Beranda blog Halaman 749

Pengusaha Aceh Ajak Pelaku Usaha Dukung Pelestarian Budaya Singkil

0
Hadir di Desa Budaya, CEO PT. RKM Aceh Singkil. H. Syuhaimi ajak pelaku usaha di daerahnya dukung pelestarian kearifan lokal di Aceh Singkil. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Singkil – CEO PT Riztia Karya Mandiri (RKM), H. Syuhaimi, mengajak pelaku usaha dan seluruh pemangku kepentingan di Aceh Singkil untuk aktif berperan dalam pelestarian budaya lokal. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri peluncuran seremoni Perayaan Budaya ke-4 Kabupaten Aceh Singkil di Desa Tanjung Mas, Simpang Kanan, Jumat (27/12/2024).

“Agar kebudayaan ini terus dipertahankan dan dilestarikan melalui berbagai event budaya, kami berharap pelaku usaha di sini dapat bersinergi, berkolaborasi, dan berdiskusi untuk bersama-sama mengambil bagian dalam pengembangan budaya daerah,” ujar H. Syuhaimi kepada RRI.

Sebagai pengusaha kelapa sawit kelahiran Lipat Kajang, Aceh Singkil, 1 Januari 1965, H. Syuhaimi melihat potensi budaya lokal sebagai aset berharga yang harus dijaga. Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya memberikan warna khas bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wujud tanggung jawab kolektif untuk mempertahankan warisan leluhur.

“Termasuk perusahaan-perusahaan di daerah ini, sudah seharusnya ikut berkontribusi dalam membangun dan melestarikan budaya lokal,” tambahnya.

Perayaan budaya ini, menurut H. Syuhaimi, merupakan langkah awal menuju persiapan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA). Ia optimistis, jika budaya lokal terus dipromosikan, Aceh Singkil dapat menunjukkan eksistensinya dalam melestarikan kearifan lokal di tingkat provinsi.

H. Syuhaimi yang juga pernah berkarier sebagai abdi negara di Kepolisian hingga pensiun, kini aktif mendorong inisiatif budaya sebagai bagian dari komitmen pribadi dan perusahaannya.

“Kalau bukan kita yang melestarikan budaya ini, siapa lagi?” tutupnya dengan tegas.

Acara Perayaan Budaya ke-4 di Desa Tanjung Mas ini diharapkan menjadi momentum untuk membangkitkan semangat pelestarian budaya di Aceh Singkil, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan dunia usaha untuk bersatu menjaga identitas lokal.

Editor: Akil

Politikus: Profesi Paling Tidak Dipercaya di Indonesia Menurut Survei Ipsos 2024

0
Ilustrasi Politikus. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Jakarta – Hasil survei Ipsos Global Trustworthiness Index 2024 menunjukkan bahwa politikus menjadi profesi yang paling tidak dipercaya oleh masyarakat Indonesia. Survei ini dilakukan oleh Ipsos, lembaga riset pasar dan konsultasi global berbasis di Paris, Perancis. Survei tersebut melibatkan responden dari 32 negara, termasuk Indonesia.

Survei ini dilakukan melalui platform online Global Advisor pada 24 Mei hingga 7 Juni 2024. Sebanyak 23.530 orang dewasa dari berbagai negara diwawancarai, termasuk 500 responden dari Indonesia berusia 21 hingga 74 tahun. Ipsos menggunakan interval kredibilitas untuk menghitung ketepatan jajak pendapat online tersebut.

Hasil survei menunjukkan bahwa 45 persen masyarakat Indonesia mengaku tidak percaya pada politikus, menjadikannya profesi dengan tingkat ketidakpercayaan tertinggi di Indonesia. Posisi kedua ditempati oleh polisi dan anggota kabinet/menteri dengan tingkat ketidakpercayaan masing-masing sebesar 41 persen.

Influencer media sosial menempati posisi ketiga dengan tingkat ketidakpercayaan sebesar 25 persen, diikuti oleh pengacara dan pejabat pemerintahan (24 persen) serta hakim (23 persen). Profesi seperti dokter, sopir taksi, dan jurnalis memiliki tingkat ketidakpercayaan yang lebih rendah, di bawah 20 persen.

Sebaliknya, guru menjadi profesi yang paling dipercaya oleh masyarakat Indonesia dengan tingkat kepercayaan mencapai 74 persen. Posisi berikutnya ditempati oleh dokter (73 persen), peneliti (70 persen), pemuka agama (66 persen), dan pegawai restoran (57 persen). Tentara juga termasuk salah satu profesi yang cukup dipercaya oleh masyarakat Indonesia dengan tingkat kepercayaan sebesar 56 persen.

Indonesia mencatat tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap profesi tertentu dibandingkan negara lain, seperti dokter, guru, sopir taksi, peneliti, dan jurnalis.

Secara global, tren tingkat kepercayaan terhadap profesi serupa menunjukkan pola yang konsisten. Dokter, guru, dan peneliti menjadi tiga besar profesi yang paling dipercaya selama enam tahun berturut-turut.

Namun, politikus secara global tetap menjadi profesi dengan tingkat ketidakpercayaan tertinggi, yaitu 58 persen. Dari 32 negara yang disurvei, hanya India (40 persen vs 31 persen) dan Singapura (32 persen vs 31 persen) yang menunjukkan tingkat kepercayaan terhadap politikus sedikit lebih tinggi dibandingkan ketidakpercayaan.

Hasil survei ini menjadi sinyal kuat bahwa politikus, baik di Indonesia maupun dunia, menghadapi tantangan besar untuk membangun kembali kepercayaan publik. Transparansi, akuntabilitas, keberpihakan, dan kepekaan terhadap aspirasi masyarakat menjadi langkah penting yang harus diwujudkan guna memperbaiki citra dan hubungan dengan masyarakat.

Editor: Akil

Cek Kuota Sekolah SNBP 2025, Ini Caranya!

0

NUKILAN.id | Jakarta – Sekolah dan siswa kelas 12 SMA/SMK sederajat kini dapat mengecek kuota sekolah untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025. Pengumuman kuota ini dapat diakses mulai hari ini, Sabtu (28/12/2024), melalui link resmi yang telah disediakan oleh panitia SNPMB 2025.

Bagi sekolah dan siswa yang ingin mengetahui kuota untuk SNBP 2025, cukup mengunjungi laman resmi SNPMB di snpmb.bppp.kemdikbud.go.id. Melalui laman ini, informasi terkait kuota siswa yang eligible di masing-masing sekolah dapat diakses dengan mudah.

Berdasarkan aturan yang telah disampaikan oleh panitia SNPMB, kuota untuk setiap sekolah dibedakan berdasarkan akreditasi. Sekolah dengan akreditasi A memiliki kuota sebesar 40 persen untuk siswa terbaiknya. Sementara sekolah berakreditasi B mendapatkan kuota sebesar 25 persen, dan sekolah dengan akreditasi C memiliki kuota 5 persen.

Tahun ini, terdapat aturan baru yang memperbolehkan penambahan kuota sebanyak 5 persen untuk sekolah yang mengisi data di Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS) menggunakan e-rapor.

Cara mengecek kuota sekolah sangat mudah. Kunjungi laman resmi SNPMB, klik menu SNBP, kemudian pilih “Kuota Sekolah”. Anda dapat mencari sekolah berdasarkan lokasi atau Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Setelah menemukan sekolah yang dicari, periksa kuota yang telah ditentukan untuk SNBP 2025.

Pastikan untuk mengecek kuota sekolah Anda segera agar siap menghadapi seleksi nasional ini.

Editor: Akil

King Jok Penayong: Solusi Cepat Perbaikan Jok Motor di Banda Aceh

0
King Jok. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bagi pemilik kendaraan bermotor yang mengalami masalah pada jok, King Jok di Penayong, Banda Aceh, menjadi pilihan tepat untuk memperbaikinya. Bengkel ini menawarkan layanan spesialis perbaikan jok motor, mulai dari yang rusak, lapuk, hingga penggantian bahan dengan kualitas terbaik.

Amantan Nukilan.id, Di King Jok menggunakan bahan berkualitas dengan harga terjangkau. Mulai dari Rp75.000 hingga Rp105.000, tergantung jenis bahan yang dipilih.

Tak hanya soal harga, King Jok juga unggul dalam kecepatan layanan. Proses perbaikan hanya memakan waktu sekitar 20 menit. Pelanggan pun tak perlu menunggu lama untuk melihat jok motor mereka tampak seperti baru lagi.

“Alhamdulillah, jok motor saya jadi lebih nyaman dipakai. Prosesnya juga cepat dan hasilnya memuaskan,” ujar Rahmat, salah satu pelanggan yang ditemui di lokasi pada Sabtu (28/12/2024)

Berlokasi strategis di kawasan Penayong, King Jok telah dikenal sebagai tempat andalan bagi pengendara motor di Banda Aceh. Dengan pengerjaan profesional dan jaminan kualitas, King Jok terus menjadi solusi utama bagi masyarakat yang membutuhkan perbaikan jok motor yang cepat dan terjangkau.

Apakah Anda memiliki jok motor yang perlu diperbaiki? Datang saja ke King Jok di Penayong, Banda Aceh, dan rasakan pelayanan terbaik untuk motor kesayangan Anda.  (XRQ)

Reporter: Akil

Kerbau Berkepala Dua, Keajaiban Alam yang Memikat di Museum Aceh

0
Display kerbau berkepala dua yang diawetkan. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sebuah keajaiban alam yang langka dapat ditemukan di Museum Aceh. Seekor anak kerbau yang lahir dengan dua kepala pada tahun 1953 kini menjadi salah satu koleksi paling menarik di museum tersebut. Keunikan fisiknya menjadikannya tidak hanya sebagai objek wisata, tetapi juga simbol penting dalam pelestarian keanekaragaman hayati.

Informasi yang dihimpun oleh Nukilan.id, kelahiran kerbau dengan dua kepala ini merupakan fenomena langka yang dikenal sebagai polycephaly, sebuah kelainan genetik yang menyebabkan perkembangan dua kepala pada satu tubuh. Meskipun jarang terjadi pada mamalia besar seperti kerbau, kasus serupa telah ditemukan pada berbagai jenis hewan lainnya, menambah misteri dan keajaiban di balik kelainan tersebut.

Setelah kerbau tersebut mati, tubuhnya diawetkan dengan teknik khusus untuk mempertahankan bentuk aslinya. Pengawetan ini bukan hanya bertujuan untuk melestarikan spesimen langka, tetapi juga sebagai bahan penelitian dan edukasi bagi generasi mendatang. Proses ini memungkinkan pengunjung untuk melihat dan mempelajari fenomena alam yang sangat jarang terjadi ini dalam bentuk yang masih utuh.

Kerbau berkepala dua kini menjadi ikon yang tidak hanya menarik wisatawan lokal, tetapi juga pengunjung mancanegara. Keberadaannya memberi kesempatan untuk belajar tentang keanekaragaman hayati, evolusi, serta kelainan genetik pada hewan. Museum Aceh pun menjadi tempat yang menyajikan nilai edukasi yang tinggi, terutama bagi anak-anak yang ingin mengenal lebih dekat anatomi hewan dan proses pengawetan spesimen.

Para pengunjung pun memberikan beragam komentar positif terkait kehadiran kerbau berkepala dua ini di Museum Aceh.

“Saya sangat terkesan dengan keunikan kerbau ini. Ini adalah pertama kalinya saya melihat hewan dengan dua kepala. Ini sangat mengedukasi dan menarik,” ujar Farhan, salah satu pengunjung dari Jakarta pada Sabtu (28/12/2024).

Ia menambahkan bahwa ini adalah pengalaman yang luar biasa. Farhan tidak pernah menyangka bisa melihat sesuatu yang begitu langka.

“Ini momen langka, tentu ini juga membuka wawasan saya tentang keanekaragaman hayati,” tambahnya.

Opsetan kerbau berkepala dua ini juga mengingatkan kita akan pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati dan keseimbangan ekosistem. Museum Aceh berperan penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan melestarikan berbagai spesies langka, agar fenomena alam seperti ini dapat terus menjadi bahan pembelajaran bagi generasi berikutnya.

Bagi Anda yang tertarik untuk melihat keajaiban ini, opsetan kerbau berkepala dua dapat ditemukan di Museum Aceh, Banda Aceh. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai koleksi menarik lainnya, seperti koin kuno, pakaian adat, dan artefak sejarah lainnya yang turut memperkaya pengetahuan sejarah dan budaya Aceh. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Menyusuri Keanekaragaman Alam Lewat Koleksi Hewan Diawetkan di Museum Aceh

0
Display hewan yang diawetkan. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Aceh, dengan hutan yang membentang seluas dua juta hektare, menyimpan keindahan flora dan fauna yang luar biasa. Namun, medan sulit dan risiko di hutan kerap menjadi hambatan bagi masyarakat untuk menikmati langsung kekayaan hayati tersebut. Menjawab tantangan ini, Museum Aceh menghadirkan koleksi 12 hewan diawetkan, yang dikemas untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang keanekaragaman hayati Aceh.

Koleksi tersebut terdiri atas berbagai spesimen unik, seperti kerbau berkepala dua, harimau akar, buaya, beruang madu, hingga moncong hiu gergaji berukuran 144 cm x 21 cm x 3 cm. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat melihat ular sanca, anak gajah, musang, biawak, kupu-kupu, serta tringgiling yang diawetkan dengan sangat apik.

Dari informasi yang diperoleh Nukilan.id, seluruh koleksi ini berasal dari hewan yang mati secara alami, bukan hasil perburuan. Langkah ini diambil untuk menegaskan komitmen museum sebagai lembaga edukasi yang peduli terhadap kelestarian flora dan fauna.

Seorang pengunjung, Aisyah, mengungkapkan kekagumannya setelah menyaksikan koleksi tersebut.

“Ini menggambarkan bagaimana alam Aceh, lengkap dengan keanekaragaman faunanya, dapat disajikan secara edukatif kepada masyarakat. Sangat bagus untuk pengunjung, terutama anak-anak, agar memahami dan menjaga keseimbangan alam,” ujar Aisyah kepada Nukilan.id, Sabtu (28/12/2024).

Melalui pameran ini, Museum Aceh tidak hanya menawarkan pengalaman visual, tetapi juga memberikan pesan penting untuk melestarikan lingkungan. Museum ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam mencintai alam.

“Pameran ini sangat mendorong masyarakat untuk lebih mengenal dan mengapresiasi alam Aceh, serta menginspirasi upaya pelestarian yang lebih besar di masa depan,” tambahnya.

Museum Aceh terus berupaya bertransformasi menjadi ruang interaktif yang tidak hanya menyimpan warisan budaya tetapi juga menjadi jembatan antara masyarakat dan kekayaan alam Aceh. Dengan koleksi hewan diawetkan ini, museum kembali menunjukkan perannya sebagai penjaga warisan sekaligus pusat edukasi lingkungan yang relevan di era modern.

Bagi Anda yang ingin mengenal lebih dekat keindahan dan keunikan hutan Aceh tanpa harus menjelajahi belantara, Museum Aceh menjadi destinasi yang tak boleh dilewatkan. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Raisul Mukhlis Resmi Jabat Direktur Utama BPR Syariah Mustaqim Aceh

0
Raisul Mukhlis Resmi Jabat Direktur Utama BPR Syariah Mustaqim Aceh. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat Gubernur Aceh, Safrizal, resmi menetapkan Raisul Mukhlis sebagai Direktur Utama PT BPR Syariah Mustaqim Aceh (Perseroda). Penunjukan ini dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang melibatkan pemegang saham, Dewan Komisaris, dan Direksi Bank Mustaqim Aceh, Jumat (27/12/2024).

“Kepercayaan ini adalah amanah besar. Saya berharap Saudara dapat membawa Bank Mustaqim Aceh ke tingkat yang lebih tinggi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Safrizal saat menyerahkan Surat Keputusan pengangkatan di Ruang Rapat Gubernur Aceh.

Safrizal juga menekankan bahwa keberhasilan bank tidak hanya bergantung pada peran Direktur Utama, melainkan juga seluruh jajaran direksi dan karyawan. Ia meminta agar kepemimpinan Raisul dapat memperkuat sinergi tim serta tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian dalam perbankan.

“Bersama-sama, kita bangun Bank Mustaqim Aceh yang lebih kuat dan sehat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Safrizal mengingatkan pengurus Bank Mustaqim Aceh untuk terus menjaga kinerja agar tetap mendukung pertumbuhan ekonomi Aceh, khususnya melalui pembiayaan dan dukungan bagi pengembangan UMKM.

Sementara itu, Raisul Mukhlis memaparkan pencapaian positif bank sepanjang tahun 2023. PT BPR Syariah Mustaqim Aceh berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp 3,4 miliar, tumbuh 13,94 persen secara year on year (YoY). Total aset bank juga meningkat 10,94 persen menjadi Rp 203 miliar, dengan total pembiayaan outstanding sebesar Rp 124 miliar, naik 23,84 persen YoY.

“Kinerja kami tetap berada di jalur yang aman, dengan rasio kecukupan modal dan likuiditas sesuai ketentuan. Tahun 2024, kami optimistis dapat mencapai target dengan fokus pada sektor riil dan pengembangan UMKM,” kata Raisul.

Sebelum diangkat sebagai Direktur Utama, Raisul Mukhlis menjabat sebagai Direktur Operasional sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Utama PT BPR Syariah Mustaqim Aceh.

Editor: Akil

Waketum PMI Tinjau Pelayanan Donor Darah di PMI Banda Aceh

0
Waketum PMI Tinjau Pelayanan Donor Darah di PMI Banda Aceh. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Wakil Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, Nanan Sukarna, bersama Kepala Markas PMI Pusat, Arifin Muh. Adi, melakukan kunjungan kerja ke Markas PMI Banda Aceh, Jumat (27/12/2024). Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan dengan pengurus dan relawan, serta meninjau langsung berbagai layanan kemanusiaan yang dikelola PMI Banda Aceh.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan didampingi Ketua PMI Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri, untuk melihat berbagai fasilitas, mulai dari proses donor darah hingga distribusinya kepada pasien. Nanan Sukarna memberikan apresiasi atas pelayanan PMI Banda Aceh yang dianggap sangat penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam penyediaan darah.

“Saya bangga melihat semangat para relawan PMI di Banda Aceh. Meski daerah ini memiliki sejarah bencana besar, semangat kemanusiaan tetap luar biasa,” ujar Nanan, merujuk pada tsunami dahsyat yang melanda Aceh 20 tahun lalu. Ia juga menekankan pentingnya peran PMI dalam membangun sistem tangguh untuk menghadapi bencana di masa depan.

Selain itu, PMI Pusat juga mendukung pembangunan rumah singgah sebagai tempat perlindungan sementara bagi masyarakat terdampak bencana atau situasi darurat lainnya.

“Rumah singgah ini adalah wujud komitmen PMI dalam memperkuat solidaritas kemanusiaan di Indonesia, khususnya di Banda Aceh,” tambahnya.

Kepala Markas PMI Pusat, Arifin Muh. Adi, menyoroti pentingnya menjaga kesinambungan pelayanan donor darah. Ia memuji profesionalisme proses donor darah di PMI Banda Aceh yang dapat menjadi standar bagi PMI lainnya.

“Satu tetes darah bukan hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga memberi harapan baru bagi mereka yang berjuang,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Haeqal Asri menyampaikan bahwa dukungan dari PMI pusat memberikan motivasi besar bagi PMI Banda Aceh untuk terus meningkatkan pelayanan. Ia juga mengajak masyarakat aktif berdonor darah, mengingat manfaatnya tidak hanya bagi penerima, tetapi juga pendonor.

“Donor darah rutin tidak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi kemanusiaan,” pungkasnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi bersama relawan dan pengurus PMI Banda Aceh mengenai tantangan yang dihadapi di lapangan.

Editor: Akil

Polisi Tangkap Dua Warga Langsa dengan 1,7 Kilogram Sabu di Aceh Tamiang

0
Ilustrasi Sabu. (Foto: Polda Aceh)

NUKILAN.id | Kuala Simpang – Dua warga Kota Langsa ditangkap personel Satresnarkoba Polres Aceh Tamiang atas dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 1,7 kilogram lebih. Penangkapan dilakukan di sebuah SPBU di Desa Seunebok Baroe, Kecamatan Manyak Payed, Kamis (19/12/2024).

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi melalui Kasat Narkoba AKP Erwo Guntoro menjelaskan, kedua tersangka adalah FBR (34), warga Desa Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat, dan AD (36), warga Desa Matang Payang, Kecamatan Langsa Timur.

“Penangkapan bermula dari informasi tentang rencana transaksi narkoba di SPBU Desa Seunebok Baroe. Setelah menerima informasi, tim Opsnal Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan,” ujar AKP Erwo, Rabu (25/12/2024).

Tim berhasil mengidentifikasi seorang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Vario putih sesuai dengan ciri-ciri yang dilaporkan. Setelah menghentikan kendaraan tersebut, polisi menemukan tiga paket sabu berukuran besar di dalam jok sepeda motor yang digunakan FBR.

Penangkapan FBR membuka jalan bagi pengembangan kasus. Saat polisi menggeledah rumah FBR, mereka menemukan dua paket sabu berukuran besar dan lima paket berukuran kecil. FBR mengaku mendapat barang haram itu dari AD, yang kemudian ditangkap di sebuah rumah sakit di Kota Langsa.

Selanjutnya, polisi membawa kedua tersangka ke rumah AD di Desa Matang Payang, Kecamatan Langsa Timur. Dalam penggeledahan yang disaksikan perangkat desa setempat, tim menemukan 12 paket sabu yang disembunyikan di dalam mesin cuci.

Dari pengakuan AD, narkoba tersebut didapatkan dari PTR, warga Desa Alue Lhok, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, yang kini berstatus buron.

“Dari tangan kedua tersangka, kami mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 1,7 kilogram lebih, serta satu unit timbangan elektrik,” ungkap AKP Erwo.

Kini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Aceh Tamiang untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga tengah memburu PTR untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba ini.

Editor: Akil

Kakanwil Kemenag Aceh Serahkan Donasi Rp150 Juta untuk Palestina

0
Kakanwil Kemenag Aceh Serahkan Donasi Rp150 Juta untuk Palestina. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si, menyerahkan donasi sebesar Rp150 juta untuk program “Kemenag Aceh Peduli Palestina”. Bantuan ini disalurkan melalui Daarut Tauhid Peduli dan diterima langsung oleh Pimpinan Daarut Tauhid, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), pada Jumat (27/12/2024) di Ruang Imam Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Kakanwil Azhari menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian masyarakat Aceh, khususnya keluarga besar Kementerian Agama Aceh, terhadap perjuangan rakyat Palestina melawan penjajahan zionis Israel.

“Semoga sumbangan dari keluarga besar Kementerian Agama se-Aceh bersama mitra dan pendonor lainnya dapat membantu menambah semangat perjuangan saudara kita di Palestina. Mudah-mudahan Allah mengganjarkan amal sosial ini dengan balasan yang baik serta meridhainya,” ujar Azhari.

Acara penyerahan donasi ini turut disaksikan oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Prof. Dr. Tgk. H. Azman Ismail, M.A., Kepala UPTD Masjid Raya H. Saifannur, S.Ag., M.Si., Kepala Dinas Syariat Islam Aceh H. Zahrol Fajri, S.Ag., M.H., serta para tokoh dan jamaah lainnya.

Donasi ini merupakan kelanjutan dari aksi serupa yang telah dilakukan sejak tahun lalu oleh Kementerian Agama Aceh, baik secara personal maupun kelembagaan, dalam program “Kemenag Aceh Peduli Palestina”.

Penyerahan donasi dilakukan sehari setelah rangkaian peringatan 20 tahun Tsunami Aceh yang dipusatkan di Masjid Raya Baiturrahman. Pada kesempatan tersebut, Aa Gym juga menyampaikan tausiah kepada para jamaah. Rangkaian acara tersebut diikuti oleh Kakanwil Kemenag Aceh bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Aceh, yang juga melakukan ziarah ke kuburan massal Ulee Lheue Banda Aceh.

Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk Penjabat Gubernur Aceh, anggota DPR RI/Forbes, Forkopimda, serta masyarakat umum. Suasana penuh haru dan semangat kebersamaan tampak menyelimuti seluruh rangkaian acara.

Editor: Akil