Beranda blog Halaman 741

DPMG Aceh Optimistis Hilangkan 33 Gampong Sangat Tertinggal Tahun Ini

0
Kasi Pembangunan Gampong Tertinggal dan Pengentasan Kemiskinan pada Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Gampong Dinas DPMG Aceh, Murni. (Foto: Humas DPMG Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh menargetkan penghapusan status sangat tertinggal pada 33 gampong di Aceh pada tahun 2025. Berbagai langkah strategis telah diambil, salah satunya melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar pada tahun 2024 lalu.

Kasi Pembangunan Gampong Tertinggal dan Pengentasan Kemiskinan Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Gampong DPMG Aceh, Murni, mengungkapkan bahwa 33 gampong tersebut tersebar di 10 kabupaten/kota. Kabupaten Aceh Utara mencatat jumlah tertinggi dengan 14 gampong, diikuti oleh Aceh Singkil dengan lima gampong. Aceh Tenggara memiliki tiga gampong, sementara Pidie Jaya, Aceh Selatan, Aceh Timur, dan Aceh Jaya masing-masing memiliki dua gampong. Sedangkan Aceh Barat, Bener Meriah, dan Subulussalam masing-masing menyumbang satu gampong.

“Kami menargetkan tidak ada lagi gampong dengan status sangat tertinggal pada tahun ini. Untuk itu, kami terus mengidentifikasi kendala di gampong-gampong tersebut guna meningkatkan status mereka,” ujar Murni, Kamis (2/1/2025).

Murni menjelaskan, ada tiga poin utama yang menjadi tujuan utama program ini. Pertama, meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Kedua, mengurangi kesenjangan antara desa dan kota. Ketiga, meningkatkan kualitas hidup masyarakat di gampong-gampong tersebut.

Dalam rapat koordinasi lintas sektor, DPMG Aceh mengundang pemerintah kabupaten setempat yang diwakili dinas terkait seperti DPMG dan Bappeda. Fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah perbaikan dan pemutakhiran data.

“Selama ini, data-data yang masuk ke Indeks Desa Membangun (IDM) masih amburadul. Tahun ini, kami juga akan mengadakan sosialisasi khusus tentang desa tertinggal dan pemutakhiran data,” jelasnya.

Optimisme DPMG Aceh juga didukung oleh alokasi dana desa yang terus dikucurkan setiap tahun. Murni berharap kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dapat mempercepat penghapusan status gampong sangat tertinggal.

“Dengan dana desa yang tersedia, mustahil masih ada gampong yang tertinggal. Insya Allah, tahun ini kita bisa mencapai target,” pungkasnya.

Editor: Akil

BMKG: Waspada Banjir Rob di Pesisir Aceh hingga Maluku Utara

0
Ilustrasi banjir rob (Foto: Uci Setiawan/anteroaceh)

NUKILAN.id | Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah pesisir untuk waspada terhadap potensi banjir rob yang diperkirakan melanda sebagian besar wilayah pesisir Indonesia pada Jumat, 3 Januari 2025.

“Waspada potensi banjir rob di Pesisir Aceh, Pesisir Sumatra Utara, Pesisir Kepulauan Riau, Pesisir Sumatra Barat, Pesisir Jambi, dan Pesisir Lampung,” kata prakirawan BMKG, Eriska, dikutip Nukilan.id dari kanal YouTube infoBMKG, Jumat (3/1/2024).

Wilayah pesisir lainnya yang berpotensi terdampak meliputi Pesisir Banten, Pesisir Utara Jakarta, Pesisir Utara Jawa Tengah, serta beberapa pesisir di Kalimantan seperti Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. Tak hanya itu, banjir rob juga diperkirakan terjadi di Pesisir Sulawesi Utara, Pesisir Maluku, hingga Pesisir Maluku Utara.

BMKG juga mencatat tinggi gelombang laut di sebagian besar wilayah Indonesia berada pada rentang 0,5 hingga 2,5 meter. Namun, masyarakat perlu lebih waspada terhadap tinggi gelombang yang mencapai 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia Barat Bengkulu hingga Lampung, serta Samudra Hindia Selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur.

“Angin pada ketinggian 3.000 kaki di wilayah Indonesia umumnya didominasi oleh angin dari arah barat dengan kecepatan antara 10 hingga 50 km/jam. Suhu udara di kota-kota besar berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 40 hingga 100 persen,” jelas Eriska.

BMKG mengingatkan masyarakat di wilayah pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob dan gelombang tinggi, mengingat dampaknya dapat merusak infrastruktur serta mengganggu aktivitas sehari-hari. (XRQ)

Reporter: Akil

Mantan Dirjen Minerba Didakwa Rugikan Negara Rp300 Triliun dalam Kasus Korupsi Timah

0
Mantan Dirjen Minerba Kementerian ESDM periode 2015–2022, Bambang Gatot Ariyono. (Foto: CNBC Indonesia)

NUKILAN.id | Jakarta – Mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) periode 2015–2022, Bambang Gatot Ariyono, didakwa terlibat dalam kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung mengungkapkan bahwa perbuatan Bambang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp300 triliun.

“Akibat perbuatannya yang melawan hukum, negara mengalami kerugian sebesar Rp300 triliun,” ujar JPU Teuku Rahmatsyah dalam sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (31/12/2024).

Bambang didakwa melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Dalam dakwaan, JPU menyebut Bambang secara melawan hukum menyetujui Revisi Rencana Kerja Anggaran dan Biaya (RKAB) PT Timah tahun 2019 meskipun mengetahui adanya kekurangan, termasuk studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan studi kelayakan. Persetujuan tersebut diduga memfasilitasi pembelian bijih timah dari penambangan ilegal di wilayah cadangan marginal IUP PT Timah.

Bambang juga diduga memfasilitasi kerja sama pengolahan, pemurnian, dan pengelogan antara PT Timah dan sejumlah smelter swasta, termasuk PT Refined Bangka Tin, CV Venus Inti Perkasa, PT Sariwiguna Binasentosa, PT Stanindo Inti Perkasa, dan PT Tinindo Internusa. Smelter-smelter tersebut diduga mengolah bijih timah hasil penambangan ilegal.

Lebih lanjut, Bambang disebut tetap menerbitkan persetujuan project area meskipun kerja sama sewa alat pengolahan antara PT Timah dan smelter-smelter itu sudah berlangsung sebelum persetujuan diberikan. Kerja sama tersebut tidak tercantum dalam studi kelayakan dan RKAB 2019 PT Timah, sehingga membuka peluang pengolahan bijih timah ilegal.

Selain itu, Bambang didakwa menerima gratifikasi berupa uang tunai sebesar Rp60 juta serta sponsor untuk kegiatan golf tahunan oleh IKA Minerba Golf, Mineral Golf Club, dan Batu Bara Golf Club. Sponsor tersebut berupa tiga unit iPhone 6 seharga Rp12 juta dan tiga jam tangan merek Garmin senilai Rp21 juta.

Dalam kasus ini, mantan Direktur Operasi Produksi PT Timah Tbk periode 2017–2020, Alwin Albar, dan mantan Plt. Kepala Dinas ESDM Bangka Belitung, Supianto, juga didakwa. Alwin disebut gagal menjalankan tugas sesuai peraturan perundang-undangan, khususnya terkait penambangan ilegal di wilayah IUP PT Timah.

Sementara itu, Supianto didakwa secara melawan hukum menyetujui RKAB 2020 untuk dua smelter swasta, yakni PT Refined Bangka Tin dan PT Menara Cipta Mulia, yang digunakan untuk melegalkan penambangan ilegal. RKAB tersebut seharusnya hanya berlaku untuk aktivitas penambangan di wilayah masing-masing smelter.

Ketiga terdakwa menghadapi dakwaan melanggar pasal yang sama, dan proses hukum di Pengadilan Tipikor akan terus bergulir.

Editor: Akil

Kapolda Aceh Resmikan Meuligoe Tribrata di Mapolda Aceh

0
Kapolda Aceh Resmikan Meuligoe Tribrata di Mapolda Aceh. (Foto: tribratanews.aceh.polri.go.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Achmad Kartiko, S.I.K., M.H., meresmikan Meuligoe Tribrata di lingkungan Mapolda Aceh pada Selasa (31/12/2024). Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan batu prasasti oleh Kapolda Aceh, didampingi Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Misbahul Munauwar, S.H.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., menyampaikan bahwa Meuligoe Tribrata akan difungsikan untuk mendukung pelaksanaan tugas di Polda Aceh. \

“Peresmian ini menjadi langkah penting untuk mendukung tugas dan operasional kepolisian di Mapolda Aceh,” ujarnya.

Acara peresmian tersebut juga dihadiri oleh Irwasda, para pejabat utama (PJU), serta sejumlah personel Polda Aceh.

Dengan diresmikannya Meuligoe Tribrata, diharapkan fasilitas ini dapat memberikan manfaat signifikan dalam menunjang berbagai kegiatan kepolisian di wilayah Aceh.

Editor: Akil

Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Aceh Diperpanjang hingga 15 Januari 2025

0
Pj Gubernur Aceh, Safrizal ZA, memperpanjang masa program pemutihan dan denda pajak kendaraan bermotor hingga 15 Januari 2025. (Foto: Dok. Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemerintah Aceh resmi memperpanjang masa program pemutihan dan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor hingga 15 Januari 2025. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Safrizal ZA, saat melakukan tinjauan di kantor Samsat Banda Aceh, Kamis (2/1/2025).

Safrizal menjelaskan bahwa perpanjangan ini dilakukan atas dasar aspirasi masyarakat. Ia mengimbau warga Aceh untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan melengkapi persyaratan yang dibutuhkan.

“Atas aspirasi masyarakat, program pemutihan pajak ini kita perpanjang, dan diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan waktu perpanjangan ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Selain perpanjangan pemutihan, Safrizal menegaskan bahwa kebijakan pajak progresif akan tetap berlangsung hingga 31 Desember 2025.

Program pemutihan yang dimulai sejak awal 2024 ini mencakup pembebasan denda pajak kendaraan bermotor dan pajak progresif. Berdasarkan Peraturan Gubernur Aceh No. 40 Tahun 2023 dan No. 31 Tahun 2024, kebijakan ini meliputi:

  1. Pembebasan pajak kendaraan bermotor (PKB) untuk tunggakan lebih dari dua tahun.
  2. Pembebasan pajak progresif.
  3. Penghapusan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua (BBNKB II).
  4. Penghapusan denda pajak kendaraan bermotor dan pajak air permukaan.

Kebijakan ini juga sesuai dengan UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah serta Qanun Aceh No. 4 Tahun 2024 tentang Pajak Aceh dan Retribusi Aceh.

Mulai 5 Januari 2025, pemerintah akan memberlakukan Opsen PKB dan Opsen BBNKB sebagai pengganti BBNKB II.

Dalam kunjungannya, Safrizal meninjau langsung alur layanan pembayaran pajak di Samsat Banda Aceh. Ia juga memastikan fasilitas umum, seperti toilet, drainase, tempat cek fisik kendaraan, area parkir, dan gedung arsip, berada dalam kondisi bersih dan nyaman.

“Semua tempat di Samsat harus bersih dan nyaman. Kenyamanan pelayanan kepada masyarakat harus diutamakan, mengingat pembayaran pajak kendaraan bermotor adalah salah satu sektor penting yang menyumbang pendapatan untuk kas daerah,” tegas Safrizal.

Perpanjangan program pemutihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban pajak sekaligus mendukung peningkatan pendapatan daerah.

Editor: Akil

Aceh Jaya Bersiap Jadi Tuan Rumah PORA XV

0
Suasana Dialog Olahraga Luar Studio RRI Banda Aceh di Gedung Koni Aceh. (Foto: RRI Banda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV yang dijadwalkan berlangsung pada 2026 di Kabupaten Aceh Jaya menjadi fokus perhatian berbagai pihak. Wakil Ketua Umum Bimbingan dan Pengembangan Prestasi (BIMPRES) KONI Aceh, Drs. H. Bachtiar Hasan, M.Pd., mengungkapkan berbagai upaya persiapan yang sedang dilakukan demi memastikan kesuksesan ajang olahraga terbesar di Aceh ini.

Dalam Dialog Olahraga Luar Studio RRI Banda Aceh yang berlangsung di Gedung KONI Aceh, Selasa (31/12/2024), Bachtiar menekankan pentingnya koordinasi antarorganisasi untuk menghadapi tantangan, seperti pembangunan infrastruktur dan kesiapan venue.

“Sejauh ini, kami telah mengadakan beberapa pertemuan dengan pihak terkait, termasuk tuan rumah Aceh Jaya. Kami terus mempersiapkan berbagai aspek, mulai dari regulasi, venue, hingga cabang olahraga yang akan dipertandingkan,” ujar Bachtiar.

Ia menambahkan bahwa pemilihan cabang olahraga akan dibahas dalam rapat kerja yang melibatkan banyak pihak, termasuk KONI kabupaten/kota dan Pemerintah Provinsi Aceh.

“Keputusan ini tidak bisa diambil sepihak karena harus mempertimbangkan kemampuan daerah tuan rumah,” jelasnya.

Salah satu rencana penting adalah pembangunan venue besar seperti Sport Center yang dianggap krusial untuk mendukung keberlangsungan event.

“Kami telah menyusun rencana dan mengajukan anggaran kepada pemerintah Aceh. Diharapkan pembangunan venue ini bisa dimulai pada 2025,” tambah Bachtiar.

Selain sebagai ajang kompetisi, PORA XV diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas olahraga di Aceh serta memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal Aceh Jaya.

“Kami optimistis dengan kerja sama yang baik, acara ini akan sukses dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Aceh,” tutupnya.

Editor: Akil

Kanwil Kemenag Aceh Terima Donasi dari BSI untuk Peringatan HAB ke-79

0
Kanwil Kemenag Aceh Terima Donasi dari BSI untuk Peringatan HAB ke-79. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh kembali menerima donasi dari Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai bentuk kemitraan untuk mendukung peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79. Donasi tersebut diserahkan kepada Ketua Panitia HAB ke-79, H. Khairul Azhar, S.Ag., M.Si., dalam acara yang berlangsung di Gedung BSI, Jalan KH Ahmad Dahlan, Gampong Merduati, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh, pada Kamis (2/1/2025).

Penyerahan donasi ini dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si., didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Ahmad Yani. Dalam kesempatan tersebut, Azhari menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan yang diberikan BSI.

“Kami sangat berterima kasih atas kelanjutan kemitraan ini, yang terus terjalin hampir setiap tahun, khususnya pada momen peringatan HAB Kementerian Agama,” ujarnya.

Kemitraan antara Kanwil Kemenag Aceh dan BSI tidak hanya terbatas pada peringatan HAB. Sebelumnya, silaturahmi dan penjajakan kerja sama juga telah dilakukan melalui berbagai pertemuan, termasuk rapat kepanitiaan yang berlangsung di Landmark BSI, Gampong Kramat, Kuta Alam, pada 13 Desember 2024. Dalam pertemuan tersebut, Ketua Panitia Khairul Azhar bersama Wakil Ketua II Fauzan, S.H.I., M.Si., diterima oleh Deputi Kelembagaan BSI Banda Aceh, Sarful Musaddir.

Selain serah terima donasi, rangkaian kegiatan peringatan HAB juga mencakup penanaman pohon secara simbolis di lahan wakaf produktif di kawasan pesisir Banda Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan di Pesantren Al-Fikriah Al-Aziziyah, Gampong Ulee Pata, Kecamatan Jaya Baru, yang turut dihadiri oleh Kakankemenag Kota Banda Aceh, H. Salman Arifin, S.Pd., M.Ag., beserta para kepala seksi dan jajaran.

Donasi dari BSI menjadi wujud sinergi yang berkelanjutan antara dunia perbankan syariah dan lembaga keagamaan. Diharapkan, kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif bagi pelaksanaan berbagai program keagamaan di Aceh.

Editor: Akil

Melihat Galeri Sejarah Masjid Baiturrahim Ulee Lheue

0
Pengunjung sedang melihat foto-foto di Ruang Galeri aiturrahim Ulee Lheue. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Masjid Baiturrahim Ulee Lheue, yang berdiri kokoh di tepi pantai Banda Aceh, bukan sekadar tempat ibadah. Masjid ini menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Aceh, terutama saat tragedi tsunami 2004 yang mengguncang dunia. Meski diterjang gelombang dahsyat, masjid ini tetap berdiri tegak, menjadi simbol keteguhan dan keberanian masyarakat Aceh.

Bagi pengunjung yang ingin mengenal lebih dalam tentang perjalanan sejarahnya, Masjid Baiturrahim kini dilengkapi dengan galeri sejarah yang berada di sisi kanan bangunan utama. Ruangan ini menawarkan suasana nyaman dan sejuk, dihiasi koleksi foto-foto dokumentasi masjid dari berbagai masa. Mulai dari era Kesultanan Aceh, kondisi masjid sebelum tsunami, hingga rekonstruksi pasca tsunami yang tetap mempertahankan model arsitektur khasnya.

Galeri ini tidak hanya menarik perhatian wisatawan. Salah seorang pengunjung, Dini Rahmawati, asal Medan, mengaku kagum setelah melihat dokumentasi yang ada.

“Melihat foto-foto di sini membuat saya merinding. Kita bisa melihat bagaimana tsunami menghancurkan segalanya, tapi masjid ini tetap berdiri teguh. Ini benar-benar menunjukkan kekuatan iman dan sejarah Aceh yang luar biasa,” katanya saat diwawancarai Nukilan.id, Kamis (2/1/2025)

Sejak selesai direnovasi, Masjid Baiturrahim tetap mempertahankan desain khasnya yang sederhana namun penuh makna, sebagai penghormatan terhadap sejarah. Bagi Anda yang berkunjung ke Banda Aceh, sempatkanlah mampir ke Masjid Baiturrahim Ulee Lheue dan menyelami kisah perjalanan yang sarat nilai sejarah di galeri ini.

“Saya lihat bangunannya masih mirip seperti sebelum Tsunami. Ini bagus, penuh makna akan sejarah,” tambahnya.

Bagi Anda yang ingin menjelajahi galeri sejarah ini, Masjid Baiturrahim Ulee Lheue mudah dijangkau dan menjadi destinasi wajib saat berada di Banda Aceh. Selain menyaksikan bangunan masjid yang megah, Anda juga dapat menyelami cerita masa lalu yang penuh hikmah. (XRQ)
Editor: Akil

Harga Minyak Mentah Bangkit di Awal Tahun 2025, Dorongan dari Harapan Ekonomi Tiongkok

0
Ilustrasi minyak mentah. (Foto: Dok. AKR Corporindo)

NUKILAN.id | Jakarta – Harga minyak mentah mencatat kenaikan pada hari pertama perdagangan tahun 2025, Kamis (2/1), didorong oleh optimisme pasar terhadap kebijakan ekonomi Tiongkok dan berakhirnya musim liburan. Tiongkok, sebagai konsumen minyak terbesar kedua dunia setelah Amerika Serikat, menjadi sorotan karena janji Presiden Xi Jinping untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 46 sen atau 0,6 persen menjadi US$75,10 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 49 sen atau 0,7 persen ke level US$72,21 per barel.

Dalam pidato Tahun Baru, Xi Jinping menyatakan komitmennya untuk menerapkan kebijakan ekonomi yang lebih proaktif pada 2025. Hal ini memberikan angin segar bagi pasar, terutama setelah data manufaktur Tiongkok yang dirilis sebelumnya menunjukkan hampir tidak ada pertumbuhan pada Desember, meskipun sektor layanan dan konstruksi mulai pulih.

Analis pasar dari IG, Tony Sycamore, mengungkapkan bahwa risiko geopolitik dan kebijakan ekonomi AS di bawah Donald Trump turut menjadi perhatian pasar. Trump, yang resmi menjabat sebagai presiden, diperkirakan akan memacu pertumbuhan ekonomi AS secara agresif meskipun menghadapi tantangan tarif.

“Rilis data PMI Caixin Tiongkok hari ini dan data manufaktur ISM AS besok akan menjadi penentu pergerakan harga minyak mentah selanjutnya,” ujar Sycamore, seperti dikutip dari Reuters. Ia juga menambahkan bahwa grafik mingguan WTI menunjukkan pola pergerakan yang semakin ketat, mengindikasikan potensi pergerakan besar dalam waktu dekat.

Sementara itu, pasar menantikan laporan stok minyak mingguan AS dari Badan Informasi Energi (EIA), yang tertunda akibat libur Tahun Baru. Data awal menunjukkan kemungkinan penurunan stok minyak mentah dan sulingan AS, meski persediaan bensin diperkirakan meningkat.

Tahun ini, harga minyak diproyeksikan akan bertahan di kisaran US$70 per barel, melanjutkan tren penurunan untuk tahun ketiga berturut-turut setelah penurunan 3 persen pada 2024. Penyebabnya adalah lemahnya permintaan dari Tiongkok serta meningkatnya pasokan global yang berhasil menyeimbangkan upaya OPEC+ dalam menopang pasar.

Di Eropa, Rusia menghentikan ekspor gas melalui jaringan pipa era Soviet yang melintasi Ukraina pada Hari Tahun Baru. Langkah ini, meski sudah lama diantisipasi, diperkirakan tidak akan berdampak signifikan terhadap konsumen Uni Eropa, yang telah menyiapkan pasokan alternatif. Hungaria tetap menerima pasokan gas Rusia melalui pipa TurkStream di bawah Laut Hitam.

Editor: Akil

Mengembalikan Pilkada ke DPRD: Gagasan yang Berbahaya bagi Demokrasi

0
Ilustrasi pemilihan kepala daerah. (Foto: detik.com)

NUKILAN.id | Opini – Gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembalikan pemilihan kepala daerah (Pilkada) kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menuai pro dan kontra. Usulan ini, yang disampaikan pada perayaan ulang tahun Partai Golkar, digadang-gadang sebagai solusi untuk menekan biaya politik Pilkada. Namun, alih-alih menyelesaikan masalah, ide ini justru berpotensi memperparah praktik politik uang dan menjauhkan rakyat dari hak memilih secara langsung.

Dukungan terhadap gagasan ini dari sejumlah pimpinan partai politik bukanlah hal baru. Pada 2014, upaya serupa bahkan hampir menjadi kenyataan ketika Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui undang-undang yang membatalkan Pilkada langsung. Namun, langkah tersebut dibatalkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang kala itu menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk mempertahankan mekanisme Pilkada langsung.

Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, Indonesia telah membuktikan bahwa Pilkada langsung memberikan ruang bagi rakyat untuk menentukan pemimpinnya. Dalam sejumlah kasus, memang benar bahwa politik uang menjadi momok yang sulit dihindari. Namun, solusi untuk mengatasi hal ini bukanlah dengan menyerahkan proses pemilihan kepada DPRD.

Pilkada di Bawah Bayang-Bayang Mahar Politik

Salah satu argumen yang sering digunakan untuk mendukung Pilkada melalui DPRD adalah tingginya biaya politik dalam Pilkada langsung. Kandidat sering kali mengeluarkan dana besar untuk membeli suara pemilih. Namun, yang jarang diungkap adalah praktik mahar politik yang terjadi di balik layar. Kandidat sering kali harus membayar pimpinan partai politik untuk mendapatkan tiket pencalonan. Proses ini tidak hanya meningkatkan biaya politik tetapi juga berlangsung dalam ruang gelap yang sulit diawasi oleh publik.

Ketergantungan pada mahar politik menumbuhkan budaya korupsi dan praktik tidak etis di internal partai. Solusi terbaik untuk membasmi praktik ini adalah dengan menghapus ambang batas pencalonan. Pada Agustus 2024, Mahkamah Konstitusi menurunkan ambang batas pencalonan dari 20% menjadi 7,5%. Meski langkah ini membuka lebih banyak peluang, praktik mahar tetap sulit dihilangkan. Dengan ambang batas 0%, semua orang, baik dari jalur partai maupun independen, dapat mencalonkan diri. Hal ini akan menciptakan kompetisi yang lebih sehat dan transparan.

Pilkada Langsung dan Manfaatnya bagi Demokrasi

Studi menunjukkan bahwa kepala daerah yang dipilih langsung oleh rakyat cenderung lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Contoh keberhasilan ini terlihat pada Walikota Surabaya 2010-2015, Tri Rismaharini, yang berhasil meningkatkan kualitas hidup warganya melalui pembangunan ruang terbuka hijau dan program sosial. Di Banyuwangi, Bupati Abdullah Aswar Anas memperbaiki layanan kesehatan berbasis keluarga, memberikan dampak positif yang signifikan bagi warganya.

Pilkada langsung juga menghidupkan demokrasi lokal yang selaras dengan otonomi daerah. Warga diberi ruang untuk terlibat dalam proses politik dan mengekspresikan preferensi mereka. Sebaliknya, Pilkada melalui DPRD hanya akan menjadikan masyarakat sebagai penonton, tanpa kuasa untuk mengoreksi keputusan para elit.

Ancaman terhadap Demokrasi

Mengembalikan Pilkada kepada DPRD bukan hanya langkah mundur, tetapi juga membuka peluang untuk amandemen konstitusi yang lebih besar. Ada kekhawatiran bahwa langkah ini merupakan awal dari rencana untuk menghapus pemilihan presiden secara langsung. Jika gagasan ini terealisasi, maka demokrasi Indonesia akan menghadapi ancaman serius.

Presiden Prabowo sebaiknya membatalkan gagasan ini demi menjaga integritas demokrasi. Pilkada langsung bukan hanya tentang memilih pemimpin, tetapi juga tentang memberikan ruang kepada rakyat untuk terlibat aktif dalam menentukan masa depan mereka. Demokrasi yang sehat membutuhkan pemimpin yang benar-benar memahami dan mengakar di masyarakat, bukan yang hanya bergantung pada dukungan elit.

Indonesia telah banyak belajar dari masa lalu. Saat ini, yang dibutuhkan adalah upaya memperbaiki sistem Pilkada langsung, bukan menghapusnya. Mari kita jaga demokrasi ini agar tetap menjadi milik rakyat, bukan hanya segelintir elit politik.

Penulis: Akil