Beranda blog Halaman 742

Erick Thohir Dorong Perbaikan Konektivitas Kereta Bandara Soetta

0
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Swaranesia)

NUKILAN.id | Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan rencana perbaikan konektivitas kereta api Bandara Soekarno-Hatta menuju pusat kota DKI Jakarta. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah pengguna kereta bandara yang saat ini dinilai masih minim.

“Saya ingin ada perbaikan konektivitas,” ujar Erick saat meninjau Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (1/1/2024).

Menurut Erick, potensi pengguna jasa kereta bandara, baik penumpang domestik maupun internasional, perlu dimaksimalkan. Ia pun telah meminta jajarannya untuk melakukan survei guna mencari solusi atas permasalahan ini.

Erick juga menyatakan dukungannya terhadap gagasan mengintegrasikan kereta bandara dengan moda transportasi lain, seperti LRT. Bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, ia berdiskusi mengenai langkah-langkah strategis untuk mencapai tujuan tersebut.

“Saya bilang, wah bagus, tinggal kita tunggu realisasinya,” tambahnya.

Saat ini, kereta bandara telah beroperasi dengan pemberangkatan awal dari Stasiun Manggarai dan berhenti di beberapa stasiun, termasuk Duri, sebelum mencapai Bandara Soekarno-Hatta. Erick berharap konektivitas yang lebih baik akan menjadikan kereta bandara sebagai pilihan utama bagi penumpang menuju pusat kota.

Editor: Akil

Investor Malaysia Citadel Siap Bangun Kawasan Pemukiman di IKN pada 2025

0
Warga berjalan-jalan dan berfoto di Taman Kusuma Bangsa, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Minggu, 18 Agustus 2024. (Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja)

NUKILAN.id | Jakarta — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengumumkan bahwa Citadel, perusahaan asal Malaysia, akan segera memulai pembangunan kawasan pemukiman di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur. Proyek ini rencananya akan memasuki tahap groundbreaking pada tahun 2025.

Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa usulan untuk menjadikan proyek Citadel sebagai bagian dari groundbreaking ke-9 telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Kami usulkan kepada Pak Presiden, karena Menteri PU mengusulkan beberapa proyek yang sudah siap untuk diresmikan,” ujar Basuki di Jakarta Selatan, Selasa (31/12).

Terkait waktu pelaksanaan groundbreaking, Basuki menegaskan bahwa jadwalnya masih menunggu konfirmasi dari Presiden.

“Kami harapkan beliau ke sana untuk meresmikan dan melakukan groundbreaking. Tapi semuanya bergantung pada jadwal beliau,” tambahnya.

Groundbreaking ke-9 di IKN ini disebut memiliki total investasi sebesar Rp6,5 triliun. Salah satu proyek utamanya adalah pembangunan kawasan permukiman oleh Citadel, yang diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk merealisasikan visi IKN Nusantara sebagai kota masa depan.

Editor: Akil

Dirlantas Polda Aceh Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Beutong Pidie

0
Direktur Lalulintas Polda Aceh, Kombes Pol Muhammad Iqbal Alqudusy. (Foto: acehprov.go.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kecelakaan tragis di Beutong, Pidie, pada Rabu (1/1) yang melibatkan truk Fuso dan kendaraan lainnya disebabkan oleh rem blong. Direktur Lalu Lintas Polda Aceh, Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy, mengungkapkan bahwa rem yang tidak berfungsi menyebabkan truk bergerak tak terkendali, hingga menabrak mobil sedan dari arah berlawanan.

“Kecelakaan ini terjadi akibat rem blong pada truk Fuso. Kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan akhirnya masuk ke jalur berlawanan, hingga menabrak mobil Hiace,” jelas Kombes Pol. Alqudusy dikutip dari RRI Banda Aceh pada Kamis (2/1/2024).

Menurutnya, pihak kepolisian tengah menyelidiki kondisi truk, termasuk kelayakan rem sebelum kejadian.

“Kami akan memeriksa lebih lanjut untuk memastikan ada atau tidaknya kelalaian pengemudi maupun faktor teknis lainnya,” tambahnya.

Kombes Pol. Alqudusy juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan rutin terhadap kendaraan, khususnya truk bermuatan berat.

“Pengemudi truk harus memastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama pada sistem rem, untuk menghindari insiden serupa,” tegasnya.

Pihak kepolisian berharap kecelakaan semacam ini tidak terulang dan mengimbau seluruh pengemudi untuk selalu mematuhi prosedur keselamatan berkendara.

“Kami ingin memastikan semua pihak lebih berhati-hati di jalan,” tutup Kombes Pol. Alqudusy.

Editor: Akil

Muhammadiyah Dukung Wacana Libur Sekolah Selama Ramadan

0
Logo Muhammadiyah. (Foto: PMM Jateng)

NUKILAN.id | Jakarta – Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, menyambut baik wacana Menteri Agama (Menag) untuk meliburkan siswa selama bulan Ramadan. Menurutnya, kebijakan ini dapat membantu siswa memahami nilai-nilai bulan suci, asalkan tetap ada aktivitas belajar yang terarah.

“Rencana dari Kemenag untuk meliburkan anak-anak selama bulan puasa patut disambut gembira agar anak-anak tahu bahwa bulan puasa adalah bulan suci yang harus dihormati. Namun, itu bukan berarti anak-anak tidak belajar dan tidak mendapatkan pendidikan,” ujar Anwar sikutip dari CNN Indonesia pada Kamis (2/1/2025).

Ia mengusulkan agar pendidikan tetap berlangsung melalui medium digital. Peran sekolah, kata Anwar, harus tetap aktif dalam memberikan arahan dan penilaian kepada siswa.

“Saya setuju sekali dengan gagasan Kemenag, asalkan pihak sekolah secara aktif memberi arahan melalui medium digital kepada siswa, orang tua, dan masyarakat agar program ini berjalan dengan baik,” jelasnya.

Anwar juga menekankan pentingnya memanfaatkan libur Ramadan untuk pengembangan berbagai jenis kecerdasan, seperti spiritual dengan salat lima waktu dan mengaji, kegiatan sosial seperti membersihkan masjid, hingga seni budaya.

Ia berharap Kemenag dan sekolah dapat menyiapkan panduan yang jelas untuk pelaksanaan program ini.

“Panduan mengenai tujuan, materi, metode, proses belajar mengajar, dan cara evaluasi harus disiapkan agar program ini benar-benar bermakna, tidak hanya bagi anak, tapi juga orang tua, masyarakat, dan sekolah,” tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan wacana ini masih dalam tahap pembahasan. “Pondok pesantren sudah libur selama Ramadan, tetapi untuk sekolah negeri dan swasta masih kita wacanakan. Tunggu saja penyampaian berikutnya,” kata Nasaruddin, Senin (30/12/2024) malam.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menilai wacana ini perlu dikaji lebih matang. Ia menyebut ada dampak positif seperti memberikan ruang bagi siswa Muslim untuk fokus beribadah dan belajar agama. Namun, dampak negatif juga perlu dipertimbangkan.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis, menyoroti pentingnya menyesuaikan kebijakan dengan kurikulum.

“Bukan soal liburnya, tapi produktivitas siswa yang harus menjadi perhatian utama,” tuturnya.

Editor: Akil

Menikamati Jamu Bu Milah, Sudah Eksis Sejak 1987

0
Jamu Bu Milah di Blang Padang. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Di tengah hiruk-pikuk Blang Padang, terdengar sapaan lembut Bu Milah, seorang penjual jamu keliling yang telah berjualan sejak 1987. Dengan senyum ramah, ia menawarkan minuman tradisional yang menyehatkan.

“Jamunya, Mas? Mau yang pahit atau manis? Kalau manis, pakai gula aren,” tawarnya sambil mengangkat botol jamu dari keranjang.

Saat ditanyai Nukilan.id, Bu Milah bercerita bahwa ia memulai harinya sejak pagi, menjajakan jamu dari Blower, Punge Blang Oi, Blang Padang, hingga Pasar Aceh. Dengan sepeda motor miliknya, Bu Milah melintasi rute panjang hingga siang hari.

Jamu yang ia jual terdiri dari dua varian utama yaitu jamu kencur sirih dan serai, yang dipercaya menjaga imun tubuh dan kebugaran, serta jamu kunyit, yang baik untuk lambung dan membantu mengeluarkan racun dari tubuh.

“Yang kencur ini bagus kalau setelah olahraga, bagus untuk daya tahan tubuh agar tetap fit,” jelas Bu Milah.

Selain menjual langsung, Bu Milah juga melayani pesanan botolan. Satu botol jamunya dihargai Rp 35.000, dan pelanggan sering membeli untuk persediaan selama seminggu.

“Biasanya pelanggan saya itu satu botol untuk seminggu minum,” kata Bu Milah sambil melayani pembeli.

Di tengah kemajuan zaman, kehadiran Bu Milah menjadi simbol ketekunan dan pelestarian budaya lokal yang patut diapresiasi. Apakah Anda tertarik mencoba jamu tradisionalnya? (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Harga Batubara Turun, Industri Tambang di Aceh Terancam Gulung Tikar

0
Aktivitas Hauling Batu Bara PT IPE di Aceh Barat (Foto: Kanalinspirasi.com)

NUKILAN.idMeulaboh – Penurunan harga batubara global terus memberikan tekanan berat pada industri pertambangan, khususnya bagi perusahaan yang mengandalkan batubara kalori rendah di Aceh. Hingga Jumat (27/12/2024), harga batubara dengan nilai kalor 3.400 kcal/kg GAR tercatat hanya USD 30,9 per ton, hampir setara dengan biaya produksi. Kondisi ini membuat sejumlah perusahaan di Aceh berada di ujung tanduk.

Koordinator Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala (USK), Ir. Pocut Nurul Alam, MT, menjelaskan bahwa penurunan harga global yang tajam menjadi tantangan besar. “Margin keuntungan perusahaan menjadi sangat tipis,” ujarnya dikutip dari RRI pada Kamis (2/1/2024)

Tidak hanya menghadapi persoalan harga, perusahaan tambang di Aceh juga harus berhadapan dengan tingginya stripping ratio. Pocut mengungkapkan, “Stripping ratio yang tinggi menyebabkan biaya operasional sulit ditekan. Untuk mendapatkan satu ton batubara, perusahaan harus mengupas tanah penutup hingga lima meter kubik. Ini jelas meningkatkan biaya produksi.”

Regulasi juga menjadi hambatan tambahan. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) yang kini diwajibkan sebesar 3% dari penjualan semakin menambah beban. Dalam kondisi harga yang terus merosot, perusahaan harus mencari jalan untuk bertahan.

Pocut menilai, perusahaan batubara kalori rendah di Aceh menghadapi tantangan efisiensi yang signifikan. Dibutuhkan investasi besar untuk menekan stripping ratio atau menerapkan teknologi baru. Namun, langkah ini sulit dilakukan tanpa dukungan dari pemerintah.

“Perlu kebijakan fiskal yang mendukung dan inovasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi,” tegasnya. Meskipun demikian, Pocut tidak menampik bahwa prospek jangka pendek untuk industri batubara kalori rendah masih suram.

Beberapa perusahaan bahkan mulai mempertimbangkan opsi penutupan tambang karena biaya produksi yang sudah tidak lagi sebanding dengan harga jual.

“Dengan kondisi seperti ini, masa depan sektor batubara kalori rendah di Aceh sangat bergantung pada langkah strategis semua pemangku kepentingan,” pungkasnya.

Industri batubara di Aceh telah menjadi salah satu sektor vital yang menopang perekonomian daerah. Namun, dengan tantangan yang ada, tahun 2024 menjadi tahun yang penuh ketidakpastian. Jika tidak ada langkah nyata untuk mengatasi masalah ini, sektor pertambangan Aceh terancam kehilangan daya saingnya di pasar global.

Editor: Akil

Persediaan Telur di Banda Aceh Aman hingga Awal 2025, Harga Mengalami Kenaikan

0
Telur di pasar Almahira, Lamdingin, Banda Aceh. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Distributor bahan pokok di Banda Aceh memastikan persediaan telur ayam untuk kebutuhan masyarakat mencukupi hingga sepekan pertama tahun 2025. Kepastian ini diungkapkan oleh H Ramli, seorang pemasok telur ayam di Banda Aceh, dikutip dari ANTARA pada Kamis (2/1/2024).

“Persediaan telur mencukupi dan pasokan tetap terjaga. Masyarakat tidak perlu khawatir karena kami terus menjaga agar pasokan tetap stabil,” ujar H Ramli, yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Aceh.

Menurutnya, pasokan telur untuk masyarakat Aceh sebagian besar didatangkan dari Medan, Sumatera Utara. Sementara itu, permintaan telur di Aceh mencapai dua juta butir per hari.

Namun, harga telur mengalami kenaikan dari Rp47 ribu menjadi Rp54 ribu per papan berisi 30 butir. Kenaikan harga ini, jelas Ramli, dipengaruhi oleh peningkatan permintaan dari Pulau Jawa, sehingga peternak di Sumatera Utara lebih memprioritaskan pengiriman ke wilayah tersebut.

“Ada kenaikan harga karena permintaan dari Pulau Jawa meningkat. Hal ini membuat pasokan untuk Aceh juga terdampak,” jelasnya.

H Ramli menyoroti ketergantungan Aceh terhadap pasokan telur dari Sumatera Utara. Saat ini, kurang dari 10 persen kebutuhan telur di Aceh dipenuhi oleh peternak lokal, sementara sisanya didatangkan dari luar daerah.

Ia berharap kepala daerah yang terpilih pada Pilkada 27 November 2024 mendatang dapat mencari solusi atas ketergantungan ini.

“Jika terus bergantung pada pasokan luar, uang masyarakat Aceh akan terus mengalir ke provinsi lain. Selain itu, harga juga akan selalu terpengaruh jika permintaan dari luar meningkat,” tutupnya.

Editor: Aki

Nikmati Pesona Banda Aceh dari Menara Masjid Raya Baiturrahman

0
Pemandangan Kota Banda Aceh saat sore hari dilihat dari menara Masjid Raya Baiturrahman. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Menara Masjid Raya Baiturrahman kini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menikmati panorama kota Banda Aceh dari ketinggian. Dengan tiket masuk yang terjangkau, hanya Rp10.000 untuk anak-anak dan Rp15.000 untuk orang dewasa, pengunjung dapat merasakan pengalaman unik melihat keindahan ibu kota Serambi Mekkah.

Nukilan.id merekomendasikan waktu terbaik untuk menikmati pemandangan spektakuler dari menara adalah saat sore hari, selepas salat Asar hingga menjelang Magrib. Dari ketinggian, pengunjung akan disuguhkan panorama matahari terbenam yang memukau, berpadu dengan lanskap kota yang tertata indah.

Bagi yang ingin merasakan suasana malam, waktu yang paling tepat adalah selepas salat Magrib. Lampu-lampu kota yang berkelap-kelip akan menciptakan suasana romantis dan menenangkan, menjadikan pengalaman memandang kota Banda Aceh dari menara sebagai momen yang sulit dilupakan.

Seorang pengunjung asal Medan, Nita Sari Siregar, mengungkapkan kekagumannya setelah menikmati panorama dari atas menara.

“Pemandangannya luar biasa indah, terutama saat matahari terbenam,” ujarnya dengan antusias kepada Nukilan.id pada Rabu (1/1/2025).

Nita mengaku bahwa kunjungan ini merupakan pengalaman pertamanya bersama keluarga ke Masjid kebanggaan masyarakat Aceh tersebut. Ia juga menilai harga tiket masuk menara sangat terjangkau dan sepadan dengan keindahan yang didapatkan.

“Kami datang sekeluarga, dan ini kali pertama kami mengunjungi masjid ini. Biaya masuk menaranya juga sangat terjangkau, dan kami sangat puas dengan pemandangannya,” tambah Nita.

Selain menyuguhkan keindahan pemandangan, pengalaman ini juga memberikan kesan spiritual yang lebih dalam di salah satu ikon arsitektur Islam paling megah di Asia Tenggara.

Dengan keindahan yang ditawarkan serta biaya yang sangat terjangkau, mengunjungi menara Masjid Raya Baiturrahman menjadi pilihan wisata yang tidak boleh dilewatkan saat berada di Banda Aceh. Pastikan Anda membawa kamera atau ponsel untuk mengabadikan momen indah dari puncak menara! (XRQ)

Reporter: Akil

USK dan Pemkab Aceh Selatan Perkuat Kerja Sama Peningkatan SDM

0
Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan bersama Pj. Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP menandatangani naskah kerjasama bidang tri dharma dan pengembangan SDM di ruang Balai Senat, Selasa 31 Desember 2024. (Foto: Humas USK)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan memperbarui komitmen kerja sama dalam upaya peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM). Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, dan Pejabat (Pj) Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP, di Balai Senat USK, Banda Aceh, Selasa (31/12/2024).

Selain peningkatan SDM, kolaborasi tersebut juga mencakup pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk mendukung pembangunan di Aceh Selatan.

“Kolaborasi ini penting untuk mendorong pembangunan SDM dan pengelolaan sumber daya alam di Aceh Selatan. Kami berharap MoU ini membuka peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sana,” kata Prof. Marwan.

Rektor USK menambahkan, kerja sama yang telah terjalin sebelumnya meliputi program magister ilmu ekonomi untuk ASN Pemkab Aceh Selatan, pengabdian masyarakat, serta pengembangan mitigasi bencana di Trumon melalui Tsunami Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) USK. Program Merdeka Belajar dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) juga menjadi bagian dari kontribusi USK bagi masyarakat Aceh Selatan.

Pj Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, mengapresiasi kerja sama ini. Menurutnya, peningkatan kompetensi SDM menjadi kunci utama dalam mendorong pembangunan daerah.

“Dengan MoU ini, kami berharap ASN dan masyarakat Aceh Selatan dapat mengakses pendidikan berkualitas yang lebih luas,” ujar Cut Syazalisma.

Penandatanganan MoU ini disaksikan oleh jajaran pejabat USK, termasuk Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemitraan, dan Bisnis, Ketua Senat Akademik, Dekan Fakultas, serta Direktur Pascasarjana. Dari pihak Pemkab Aceh Selatan, hadir pula Kepala Bappeda dan Kabag Protokol.

Kolaborasi yang terus diperkuat ini diharapkan membawa dampak nyata bagi kemajuan Aceh Selatan di masa mendatang.

Editor: Akil

Gaji Tak Cair, Petugas Pasar Banda Aceh Mengadu ke DPRK

0
Petugas pasar Aceh dan Al Mahirah saat mengadu ke DPRK Banda Aceh terkait gaji yang tak dibayarkan. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Puluhan petugas pasar Aceh dan Al Mahirah, mulai dari satgas hingga petugas kebersihan dan tukang parkir, mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Selasa (31/12/2024). Mereka menyampaikan keluhan terkait gaji yang belum dibayarkan oleh pemerintah kota selama tiga hingga lima bulan.

“Kami sangat menyayangkan situasi ini. Kami meminta Pj Wali Kota segera menyelesaikan persoalan ini agar hak-hak para petugas pasar bisa dipenuhi,” ujar Anggota DPRK Banda Aceh, Arief Khalifah, usai menerima audiensi para petugas pasar di gedung DPRK.

Menurut Arief, petugas dari Pasar Al Mahirah Lamdingin mengaku belum menerima gaji selama tiga bulan, sementara petugas Pasar Aceh menghadapi penunggakan hingga lima bulan.

“Mereka datang karena tidak menemukan solusi dari UPTD Pasar maupun dinas terkait. Pendapatan mereka sepenuhnya bergantung pada gaji, dan ini sangat menyulitkan mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Arief juga menyoroti ketidakseimbangan antara kewajiban yang tetap berjalan, seperti penarikan retribusi dari para pedagang, dengan hak petugas yang terabaikan. Ia mendesak Pemerintah Kota Banda Aceh untuk lebih serius dalam melindungi hak para pekerja.

“Penarikan retribusi berjalan normal, tapi hak para petugas ini tidak dipenuhi. Bagaimana ini bisa terjadi? Ini sangat tidak adil,” tegasnya.

Ia pun meminta Pj Wali Kota Banda Aceh, Almuniza Kamal, untuk segera memanggil dinas terkait guna menyelesaikan persoalan ini.

“Kami ingin melihat keseriusan Pj Wali Kota dalam menangani masalah ini. Hak-hak warga, terutama mereka yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan keluarga, harus menjadi prioritas,” pungkas Arief.

Editor: Akil