Beranda blog Halaman 732

Pj Gubernur Dorong Kadin Aceh Hidupkan Sektor Industri

0
Pj Gubernur Aceh, Safrizal ZA saat menerima silahturahmi pengurus Kadin Aceh, di Banda Aceh. (Foto: HUMAS Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Safrizal ZA, menegaskan pentingnya peran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh dalam menghidupkan sektor industri di wilayah tersebut. Menurutnya, kebangkitan ekonomi Aceh sangat bergantung pada kontribusi sektor swasta.

“Kadin Aceh harus dapat menghidupkan sektor industri di Aceh. Karena hanya lewat sektor swasta lah perekonomian Aceh dapat dihidupkan secara signifikan,” ujar Safrizal dalam pertemuan dengan pengurus Kadin Aceh di Banda Aceh, Selasa (7/1/2025).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana silaturahmi tersebut juga membahas agenda Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Aceh. Safrizal menyatakan, pemerintah berkomitmen mendukung iklim usaha yang kondusif dan melihat Kadin sebagai elemen kunci dalam mendorong pengembangan dunia usaha.

“Pemerintah siap untuk menyediakan fasilitas penunjang agar sektor usaha di Aceh berkembang dengan baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Safrizal menyampaikan komitmen untuk melibatkan pengusaha lokal dalam proyek-proyek pemerintah, termasuk program swasembada pangan dan pencetakan sawah yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar perusahaan-perusahaan lokal di Aceh turut dilibatkan.

Selain itu, Safrizal meminta dukungan Kadin untuk mempercepat rencana pembangunan pabrik minyak goreng di Aceh, mengingat produksi sawit yang melimpah di provinsi tersebut.

“Sudah sewajarnya Aceh memiliki pabrik minyak goreng sendiri, tanpa bergantung pada daerah lain. Dengan berkembangnya sektor industri, perekonomian Aceh tidak akan lagi hanya bertumpu pada belanja pemerintah,” katanya.

Ketua Kadin Aceh, Muhammad Iqbal, menyambut baik dukungan dari Pj Gubernur. Menurutnya, dunia usaha di Aceh saat ini menghadapi banyak tantangan, dan perhatian dari pemerintah sangat diperlukan.

“Harapan kita, pelaku usaha di Aceh bisa lebih baik dengan dukungan Pj Gubernur, karena kondisi hari ini belum lebih baik,” ujar Muhammad Iqbal.

Ia mengapresiasi upaya Safrizal dalam membangun sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha untuk memperkuat fondasi perekonomian daerah.

Editor: Akil

H. Ermursid Ajak Masyarakat Sambut Tahun Baru dengan Semangat Bersatu untuk Aceh Selatan Maju

0
Tokoh masyarakat Aceh Selatan, H. Ermursid. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – H. Ermursid, tokoh masyarakat Aceh Selatan yang dikenal luas di Kecamatan Tapaktuan, menyampaikan pesan persatuan dan semangat baru di awal tahun. Pensiunan pegawai BUMN Telkom ini memegang peran penting dalam Pilkada Aceh Selatan 2024 sebagai Ketua Tim Pemenangan Kecamatan Tapaktuan untuk pasangan H. Mirwan MS, SE., M.Sos dan H. Baital Mukadis, SE. Pasangan yang diusung tersebut berhasil memenangkan pemilihan dan akan memimpin Aceh Selatan sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2025-2030.

Dalam pernyataannya, H. Ermursid menegaskan pentingnya menyambut tahun baru dengan optimisme dan semangat persatuan. Menurutnya, masyarakat perlu mengalihkan fokus dari ketegangan politik yang terjadi selama Pilkada menuju kolaborasi yang positif demi kemajuan bersama.

“Pilkada yang telah kita lalui tentu menguras banyak energi dan waktu. Oleh karena itu, mari kita sambut tahun baru ini dengan semangat baru dalam bingkai persatuan, demi mewujudkan Aceh Selatan maju sebagaimana yang kita cita-citakan bersama,” ungkap H. Ermursid.

Ia menambahkan bahwa hasil Pilkada adalah kemenangan seluruh masyarakat Aceh Selatan. Karena itu, hasil tersebut harus diterima dengan lapang dada dan semangat penuh sukacita. Dia juga mendorong warga untuk mendukung Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam menjalankan visi dan misi mereka.

“Mari kita sambut hasil Pilkada ini secara positif dan membersamai kepemimpinan H. Mirwan MS, SE., M.Sos dan H. Baital Mukadis, SE. Bersama-sama, kita bisa menciptakan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan kemajuan Aceh Selatan,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, H. Ermursid kembali menekankan bahwa kemajuan dan kesejahteraan adalah kebutuhan bersama yang hanya bisa dicapai melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Kesejahteraan dan kemajuan Aceh Selatan adalah cita-cita kita semua. Dengan kolaborasi progresif, setiap impian akan lebih mudah diwujudkan. Mari menjadi bagian dari perubahan positif ini untuk kemajuan Aceh Selatan,” pungkasnya.

Pesan H. Ermursid menggema sebagai ajakan inspiratif, mengingatkan bahwa persatuan adalah kunci dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat Aceh Selatan.

Editor: Akil

Jumlah Bencana di Aceh Menurun, Kerugian Capai Rp 123 Miliar Sepanjang 2024

0
Ilustrasi. Banjir Bandang Tangse, Pidie (Foto: Dok. BPBD)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat sebanyak 273 kejadian bencana melanda Provinsi Aceh sepanjang tahun 2024. Angka ini menurun signifikan dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 418 kejadian.

Kepala BPBA, Teuku Nara Setia mengatakan, berbagai bencana tersebut telah mengakibatkan 12 orang meninggal dunia dan 4 orang luka-luka. Total dampak bencana menimpa 44.641 KK atau setara dengan 159.141 jiwa, dengan 4.144 orang harus mengungsi. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 123 miliar, turun dari Rp 430 miliar pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan catatan BPBA yang diterima Nukilan, kebakaran pemukiman mendominasi dengan 86 kejadian dan kerugian mencapai Rp 69 miliar. Disusul banjir sebanyak 68 kejadian yang berdampak pada 5.062 rumah dan berbagai infrastruktur. Kebakaran hutan dan lahan menempati posisi ketiga dengan 63 kejadian yang menghanguskan 214 hektar lahan.

Dampak bencana juga merusak berbagai fasilitas publik, termasuk 40 sarana pendidikan, 3 sarana kesehatan, 11 sarana pemerintahan, dan 12 sarana ibadah. Kerusakan infrastruktur mencakup 157 ruko, 16 jembatan, 18 tanggul, dan 250 meter badan jalan.

“Ini merupakan hasil kerjasama kita bersama dalam meningkatkan mitigasi bencana sehingga angka kejadian bencana masih bisa kita turunkan tiap tahunnya,” kata Nara, Selasa (7/1/2025).

Menghadapi tahun 2025, BPBA berkomitmen untuk terus meminimalisir dampak bencana dan mendorong partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam penanganan bencana. Nara menghimbau masyarakat untuk menjaga kelestarian alam dan menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar hutan.

“Mari bersama-sama kita melakukan upaya pengurangan risiko bencana, karena penanggulangan bencana adalah urusan bersama, baik pemerintah maupun masyarakat dari berbagai elemen termasuk di dalamnya adalah media,” tutup Nara.

Reporter: Rezi

Lezat dan Kaya Rempah, Mie Midi Peuniti Sajikan Cita Rasa Autentik Mie Aceh

0
Mie Midi Peuniti. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Mie Aceh dikenal luas sebagai salah satu sajian khas yang menggugah selera dengan cita rasa rempah yang kuat. Dibandingkan sajian mie dari daerah lain, Mie Aceh memiliki bumbu khas yang kaya rempah dengan tekstur mie yang lembut, menciptakan rasa autentik yang memanjakan lidah.

Penikmat Mie Aceh dapat memilih berbagai topping sesuai selera, seperti daging sapi, udang, cumi, telur, hingga kepiting. Racikan bumbu yang berpadu dengan topping pilihan menghasilkan sajian yang sempurna untuk dinikmati bersama keluarga.

Di antara banyak penjual Mie Aceh di Banda Aceh, warung Mie Midi di kawasan Peuniti menjadi salah satu yang legendaris. Berdiri sejak tahun 1996, Mie Midi telah menjadi destinasi kuliner favorit bagi masyarakat setempat maupun wisatawan yang ingin mencicipi kuliner ikonik ini. Keberadaannya yang telah melintasi generasi membuat tempat ini memiliki pelanggan setia.

Seorang pelanggan setia, Rahmat, mengatakan bahwa rasa khas Mie Midi selalu membawanya kembali.

“Rasa rempahnya kuat dan bikin nagih. Saya sudah langganan di sini sejak kuliah, dan kualitas rasanya tetap konsisten,” kata Rahmat kepada Nukilan.id, Selasa (7/1/2025).

Pilihan menu di Mie Midi cukup beragam, mulai dari mie goreng, mie tumis, hingga mie rebus. Pengunjung juga bisa memilih varian mie goreng basah yang menawarkan tekstur kuah kental dengan aroma rempah yang menggoda.

Untuk harga, Mie Midi menawarkan sajian yang ramah di kantong. Satu porsi Mie Aceh daging hanya seharga Rp30.000, sedangkan harga menu lainnya berkisar antara Rp13.000 hingga Rp50.000, tergantung topping yang dipilih. Selain mie, warung ini juga menyediakan aneka martabak telur dan jus segar sebagai pelengkap santapan.

“Kalau mampir ke Banda Aceh, wajib coba Mie Aceh di sini. Selain rasanya otentik, porsinya juga mengenyangkan,” tambah Nurul, seorang wisatawan asal Medan.

Dengan cita rasa yang memikat dan pengalaman panjang melayani pelanggan, Mie Midi Peuniti terus menjadi bagian tak terpisahkan dari kekayaan kuliner Aceh yang patut dicoba setiap pengunjung yang singgah di Tanah Rencong. (xrq)

Reporter: Akil

Jaksa Selidiki Dugaan Korupsi Dana BOS di SMAN 9 Banda Aceh

0
Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Suhendri. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh tengah melakukan penyidikan terkait dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Negeri 9 Banda Aceh tahun anggaran 2021, 2022, dan 2023.

Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Suhendri menyatakan bahwa penyelidikan kasus ini telah dimulai sejak Oktober lalu. Setelah ditemukan indikasi penyelewengan dana BOS, status kasus ditingkatkan ke penyidikan.

“Penyelidikan dimulai Oktober, dalam penyelidikan ditemukan adanya dugaan penyelewengan dana BOS sehingga dinaikkan statusnya ke penyidikan,” kata Suhendri kepada Nukilan, Selasa (7/1/2025).

Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Banda Aceh, Putra Masduri, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa sekitar 25 hingga 30 orang saksi terkait kasus tersebut.

“Kita sudah periksa puluhan saksi, sekitar 25 hingga 30 orang saksi, yang sebagian besar berasal dari internal sekolah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Putra menambahkan bahwa pihaknya kini sedang menunggu hasil audit dari Inspektorat untuk menghitung besaran kerugian negara yang terjadi. “Kita masih menunggu hasil audit dari Inspektorat yang nantinya menjadi dasar dalam penetapan tersangka,” jelasnya.

Reporter: Rezi

Angka Inflasi Aceh Tengah Terendah di Aceh, Ekonomi Kian Terkendali

0
Ilustrasi inflasi (Foto: freepik)

NUKILAN.id | Takengon – Kabupaten Aceh Tengah menorehkan capaian membanggakan sebagai daerah dengan inflasi terendah di Provinsi Aceh pada Desember 2024. Prestasi ini semakin memperkokoh posisi Aceh Tengah yang juga menempati peringkat kedua dalam pertumbuhan ekonomi tertinggi di wilayah tersebut.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh Tengah, inflasi tahunan daerah itu terkendali di angka 1,63 persen, sesuai target nasional 1,5 hingga 3,5 persen. Kepala BPS Aceh Tengah, Dr. Nuri Rosmika, menegaskan bahwa inflasi yang stabil mencerminkan kondisi ekonomi yang sehat dan tidak membebani masyarakat.

“Artinya inflasi di Aceh Tengah tergolong masih sehat karena masih mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus tidak memberatkan masyarakat,” ujar Nuri, Senin (6/1/2025).

Pj Bupati Aceh Tengah, Subhandhy, menyambut gembira pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari kebijakan pengendalian harga kebutuhan pokok yang diterapkan pemerintah daerah, serta dukungan aktif semua pemangku kepentingan dan masyarakat.

“Kita patut merasa bangga atas pencapaian ini, karena hal tersebut bukan hanya hasil dari kerja keras pemerintah daerah, tetapi juga dukungan penuh dari semua pemangku kepentingan dan masyarakat,” kata Subhandhy.

Dengan angka inflasi yang terkendali, Aceh Tengah diharapkan terus memperkuat fondasi ekonomi yang stabil dan berkelanjutan, memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warganya.

Editor: Akil

Polres Aceh Tamiang Ungkap Kasus Narkotika Jenis Kokain Seberat Dua Kilogram

0

NUKILAN.id | Kuala Simpang – Satresnarkoba Polres Aceh Tamiang Polda Aceh berhasil mengungkap kasus narkotika jenis kokain yang ditaksir bernilai empat milyar rupiah. Dalam pengungkapan itu, petugas kepolisian juga mengamankan satu pelaku dengan barang bukti berupa kokain seberat dua kilogram.

“Alhamdulillah, kita telah berhasil mengungkap kasus narkotika dalam jumlah besar, yaitu berupa kokain seberat dua kilogram. Nilainya ditaksir mencapai empat milyar,” kata Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi, dalam konferensi pers di Aula Dhira Brata Polres Aceh Tamiang, Selasa, 7 Januari 2025.

Muliadi menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang mengetahui adanya seorang laki-laki berinisial M (34) yang akan mengantar narkotika jenis kokain menggunakan sepeda motor ke Desa Upah, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu malam, 29 Desember 2024.

Mengetahui informasi penting itu, personel Satresnarkoba Polres Aceh Tamiang yang dipimpin Kasat AKP Erwo Guntoro, langsung melakukan penyelidikan. Setelah, memastikan informasi itu benar, kata Muliadi, petugas langsung menangkap dan menginterogasi pelaku.

“Setelah ditangkap, petugas melakukan penggeledahan di rumah pelaku M, yang ikut didampingi oleh perangkat desa. Dari hasil penggeledahan, ditemukan dua paket kokain yang disimpan dalam jerigen bekas oli. Pelaku M juga mengaku, bahwa kokain tersebut didapat dari pria berinisial Z—sudah ditetapkan sebagai DPO,” kata mantan Kasubdit Tipidter Polda Aceh itu.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Aceh Tamiang AKP Erwo Guntoro menambahkan, penangkapan narkotika jenis kokain itu merupakan yang pertama kali di Aceh Tamiang. Karena, kokain termasuk narkotika yang sulit didapatkan dan langka di Aceh.

“Dengan pengungkapan ini, akan menjadi pembuka pintu untuk dapat terus dilakukan pengembangan. Karena pengungkapan ini yang pertama, tentu saja akan terus dikejar, sehingga pemasok bisa kita ungkap dan kita tangkap,” ujarnya

Ia juga merincikan, dari pelaku M yang berhasil ditangkap, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa satu plastik bening klip merah berisi serbuk putih yang diduga kokain dengan berat bruto 0,71 gram, satu plastik bening berisi serbuk putih yang diduga kokain yang bertulisan FEDEX, dan satu plastik bening berisi serbuk putih yang diduga kokain yang terdapat gambar kartun atau animasi manusia memegang bendera Brasil dengan berat bruto 2.244 gram. Selain itu juga turut diamankan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku untuk bertransaksi, dan satu jerigen bekas oli.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) dari Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun atau pidana mati atau seumur hidup atau pidana denda maksimum Rp10 miliar. []

Kejari Aceh Besar Selamatkan Keuangan Negara Rp 20,2 Miliar di Tahun 2024

0
Konferensi Pers Capaian Kinerja Kejaksaan Negeri Aceh Besar tahun 2024. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar mencatatkan capaian luar biasa dalam penyelamatan keuangan negara sepanjang tahun 2024. 

Berdasarkan laporan kinerja, Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Aceh Besar berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 20.265.837.658.  

Kepala Kejari Aceh Besar, Jemmy Novian Tirayudi, menjelaskan bahwa angka ini merupakan hasil kerja keras tim di bidang Datun yang berkomitmen mendukung pengelolaan keuangan negara secara transparan dan akuntabel. 

“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan keuangan negara tetap terlindungi,” ujar Jemmy, Selasa (7/1/2025).  

Selain penyelamatan keuangan negara, Bidang Datun juga mencatat pemulihan keuangan negara sebesar Rp 234.125.151. 

Kejari Aceh Besar juga aktif dalam berbagai kegiatan lain, seperti pendampingan hukum (94 kegiatan), bantuan hukum nonlitigasi (9 kegiatan), hingga pelayanan hukum (25 kegiatan).  

“Kami akan terus berkomitmen memberikan layanan hukum terbaik bagi masyarakat dan mendukung program pemerintah untuk memastikan tata kelola keuangan yang bersih dan berintegritas,” tegas Jemmy.  

Capaian ini, tambah Jemmy, menjadi motivasi bagi Kejari Aceh Besar untuk terus meningkatkan kinerja pada tahun-tahun mendatang demi mendukung pembangunan daerah dan menjaga kepercayaan publik.

Reporter: Rezi

Kejaksaan Negeri Banda Aceh Pulihkan Keuangan Negara Rp 14,5 Miliar 

0
Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Suhendri dalam konferensi pers capaian kinerja tahun 2024 di Kantor Kejaksaan Negeri setempat, pada Selasa 7 Januari 2025. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh melalui bidang Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN)  berhasil melakukan pemulihan keuangan negara sebesar Rp 14,5 miliar dan penyelamatan keuangan negara sebesar Rp 950 juta sepanjang tahun 2024.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Suhendri dalam konferensi pers capaian kinerja tahun 2024 di kantor Kejaksaan setempat, pada Selasa (7/1/2024).

“Bidang Perdata dan TUN telah melakukan pemulihan keuangan negara sebesar Rp 14.515.787.298, dan penyelamatan keuangan negara sebesar Rp 950.869.458,” kata Suhendri.

Selan itu, Suhendri memaparkan beberapa kasus korupsi besar yang ditangani sepanjang 2024 mencakup penyelewengan dana bantuan pendidikan luar dan dalam negeri untuk mahasiswa Aceh dengan kerugian negara mencapai Rp 3,58 miliar. Kasus lain yang menyita perhatian adalah korupsi pengadaan tempat cuci tangan dan sanitasi untuk SMA dan SMK se-Aceh pada tahun 2020 yang merugikan negara hingga Rp 7,21 miliar.

“Kami juga berhasil mengungkap kasus korupsi pengadaan buku adat istiadat Aceh dan meubelair pada Majelis Adat Aceh tahun 2022-2023 dengan kerugian negara Rp 2,65 miliar,” ungkap Suhendri.

Lebih lanjut, kata Suhendri dalam penanganan tindak pidana pencucian uang, Kejaksaan Negeri Banda Aceh mencatat keberhasilan dengan mengeksekusi putusan Mahkamah Agung terhadap terpidana Ika Melinda binti Mansur Musa, yang menghasilkan penyetoran uang rampasan ke kas negara sebesar Rp 1,67 miliar.

Sepanjang tahun 2024, total Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berhasil disetor oleh Kejaksaan Negeri Banda Aceh mencapai Rp 2,96 miliar. Pencapaian ini menunjukkan komitmen kuat institusi dalam penegakan hukum dan pemulihan kerugian negara.

“Kita juga aktif dalam penegakan hukum umum dengan menangani 296 perkara yang dilaporkan, dimana 261 perkara telah sampai tahap penuntutan dan 282 perkara telah dieksekusi. Dalam mendukung pelaksanaan qanun di wilayah Banda Aceh, kejaksaan telah menangani 59 perkara dengan 45 perkara di antaranya telah dieksekusi,” pungkasnya.

Reporter: Rezi

WhatsApp Kembangkan Fitur Cek Keaslian Foto untuk Perangi Hoaks

0
WhatsApp kembangkan fitur bisa cek foto asli atau hoaks. (Foto: Arsip Qualcomm)

NUKILAN.id | Jakarta — WhatsApp tengah mengembangkan fitur baru yang memungkinkan pengguna memverifikasi keaslian gambar secara langsung di aplikasi. Fitur bernama search on web ini bekerja seperti pencarian gambar terbalik (reverse image search) yang memungkinkan pengguna mencari gambar berdasarkan visualnya.

Mengutip WABetaInfo, fitur ini dirancang untuk mendeteksi konten manipulatif dan informasi menyesatkan, sehingga membantu pengguna mengevaluasi kredibilitas gambar yang dibagikan.

WhatsApp kini berkomitmen menghadirkan pengalaman konsisten di seluruh platform, termasuk klien web, agar pengguna dapat memverifikasi keaslian gambar yang mereka kirim atau terima,” tulis WABetaInfo dalam laporannya, Kamis (2/1/2025).

Fitur tersebut sudah diuji coba pada versi beta Android 2.24.23.13 dan versi web WhatsApp. Cara kerjanya cukup sederhana: ketika pengguna membuka gambar yang diterima atau dikirim, mereka bisa mengakses opsi search on web dengan mengklik ikon tiga titik di pojok kanan atas. WhatsApp akan mengunggah gambar ke Google untuk melakukan pencarian gambar terbalik, memungkinkan pengguna membandingkan gambar dengan konteks asli yang tersedia di situs web.

Konteks tambahan ini membantu menentukan apakah gambar telah diedit, dimanipulasi, atau digunakan di luar konteks sebenarnya. Dalam banyak kasus, gambar yang diteruskan dari orang lain bisa menyesatkan karena kurangnya informasi pendukung.

Selama ini, proses verifikasi memerlukan langkah manual seperti mengunduh gambar dan mencarinya di Google melalui desktop. Fitur baru ini menyederhanakan proses tersebut, memberikan pintasan pencarian langsung dari aplikasi WhatsApp.

WhatsApp memastikan bahwa semua operasi pengunggahan gambar dilakukan oleh Google dan tidak memiliki akses ke konten gambar pengguna. Sebelum mengunggah, pengguna akan diberi pemberitahuan tentang kebijakan berbagi informasi dan diminta memberikan persetujuan, memastikan transparansi dan kenyamanan pengguna.

Dengan inovasi ini, WhatsApp bertujuan meningkatkan kesadaran akan informasi palsu dan membantu pengguna membuat keputusan yang lebih bijak terkait konten yang mereka terima dan bagikan.

Editor: Akil