Beranda blog Halaman 731

Polda Aceh Berhasil Gagalkan Perdagangan Anak di Bawah Umur

0
Ilustrasi anak di bawah umur. (Foto: Net)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh berhasil menggagalkan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan korban anak di bawah umur di Digital Airport Hotel Soekarno Hatta, Jakarta, Selasa, 7 Januari 2025. Sebelumnya, Polda Aceh bersama Polresta Banda Aceh juga telah berhasil menyelamatkan seorang anak korban TPPO di Malaysia.

Dirreskrimum Polda Aceh, Kombes Ade Harianto mengatakan, korban berusia 13 tahun dan merupakan warga Aceh Besar. Korban awalnya berangkat dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, menuju Balikpapan menggunakan pesawat yang tiketnya dipesan oleh orang tak dikenal.

“Keluarga korban datang ke SPKT Polda Aceh melaporkan kehilangan korban pada Senin (6/1). Ibu korban yang membuat laporan sempat pingsan karena cemas memikirkan keberadaan anaknya yang tidak diketahui usai jam pulang sekolah. Setelah menerima laporan, penyidik segera bergerak cepat untuk melacak keberadaan korban,” jelas Ade Harianto, dalam keterangannya, Rabu, 8 Januari 2025.

Setelah dilakukan penyelidikan, korban diketahui berada di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Ade kemudian memerintahkan personel untuk segera mencari dan menemukan korban.

“Berkat kerja keras penyidik, korban berhasil ditemukan di Digital Airport Hotel Soekarno Hatta, Jakarta, (Capsule Hotel), saat menunggu arahan untuk diberangkatkan ke provinsi lain,” ujar Ade.

Korban memberikan keterangan awal bahwa dirinya dihubungi oleh seseorang yang tidak dikenal untuk berangkat ke Balikpapan. Tiket pesawat dan penginapan sudah dipesan oleh pelaku, serta korban telah diarahkan terkait keberangkatannya.

“Penyidik berhasil menemukan korban tepat waktu. Jika terlambat beberapa saat saja, kemungkinan besar korban akan sulit dilacak keberadaannya,” tambahnya.

Saat ini, penyidik membawa korban kembali ke Aceh melalui Bandara Soekarno Hatta. Selanjutnya, korban akan dimintai keterangan lebih lanjut untuk mendalami dugaan keterlibatan jaringan TPPO yang mengarahkan korban ke Balikpapan.

Terakhir, Ade mengimbau masyarakat Aceh, khususnya para orang tua, untuk selalu mengawasi pergaulan anak-anak mereka agar terhindar dari tindak kejahatan, terutama TPPO. []

Ekonomi Aceh Tumbuh Signifikan, Diprediksi Tetap Positif di 2025

0
Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh, Rony Widijarto (tengah) dalam kegiatan Bincang Bareng Media di Kuala Village, Banda Aceh, pada Rabu 8 Januari 2025. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh, Rony Widijarto, mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Aceh mencatat capaian yang menggembirakan pada triwulan ketiga 2024, dengan pertumbuhan mencapai 5,17 persen. Angka ini melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Widijarto, pencapaian ini didorong oleh beberapa faktor, terutama penyelenggaraan PON (Pekan Olahraga Nasional) yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara. 

“Pertumbuhan signifikan ini didorong oleh beberapa faktor, termasuk belanja pemerintah dan penyelenggaraan event nasional PON yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara,” kata dalam kegiatan Bincang Bersama Media di Kuala Village, Banda Aceh, pada Rabu (8/1/2025).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Aceh tidak hanya bertumpu pada sektor pertanian yang selama ini menjadi kontributor utama. Sektor-sektor lain seperti akomodasi makanan minuman, transportasi, dan industri pengolahan mulai memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Yang menarik, kata Rony di tengah geliat pertumbuhan ekonomi tersebut, stabilitas harga tetap terjaga. Selama penyelenggaraan PON, tingkat inflasi Aceh tetap terkendali pada level yang ditargetkan, bahkan berada di batas bawah.

“Yang menarik pada saat event PON itu, inflasi Aceh terkendali di level sasaran bahkan di batas bawahnya,” katanya.

Menatap tahun 2025, Bank Indonesia optimis pertumbuhan ekonomi Aceh akan tetap positif meski menghadapi berbagai tantangan. “Kami berharap dapat memperbanyak event-event di Aceh yang dapat mendorong sektor pariwisata dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian di tahun 2025,” ujarnya.

Meski menghadapi berbagai tantangan, pihaknya melihat peluang pertumbuhan dari sektor UMKM, terutama melalui program-program pemerintah. Salah satunya adalah program makan siang gratis yang dicanangkan pemerintah pusat, yang diharapkan dapat memberi kesempatan bagi UMKM di sektor pengolahan pertanian dan pangan untuk meningkatkan kontribusinya sebagai penggerak ekonomi di tahun 2025.

“Program ini diharapkan dapat menggantikan peran belanja pemerintah yang dominan di tahun 2024, sehingga pertumbuhan ekonomi tetap dapat dipertahankan,” tutup Widijarto.

Reporter: Rezi

Shin Tae Yong Titip Pesan Menyentuh untuk Nova Arianto: Jaga Pemain dan Maafkan Saya

0
Mantan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memberikan arahan kepada pemain. (Foto: ANTARA FOTO)

NUKILAN.id | Jakarta – Setelah resmi dipecat oleh PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Senin (6/1), Shin Tae Yong (STY) mengungkapkan pesan perpisahan yang menyentuh hati. Meskipun belum mengeluarkan pernyataan resmi, pelatih asal Korea Selatan ini membalas unggahan mantan asistennya, Nova Arianto, yang sebelumnya menulis pesan perpisahan pada Selasa (7/1/2025).

Di kolom komentar Instagram Nova Arianto, STY mengucapkan terima kasih dan meminta maaf.

“Nova, terima kasih banyak dan maafkan saya tidak bisa menemanimu sampai akhir,” tulis STY.

Shin Tae Yong juga menitipkan pesan penting kepada Nova agar menjaga para pemain Timnas Indonesia dan memastikan mereka lolos ke Piala Dunia.

“Jaga baik-baik pemain kita dan pastikan mereka lolos ke Piala Dunia. Sampai jumpa lagi, terima kasih banyak untuk semuanya,” tambahnya, disertai emoji api, dua tangan terbuka, dan cinta.

Sebelumnya, Nova Arianto juga menyampaikan salam perpisahan yang penuh makna. “Terima kasih head coach dan para pelatih semua untuk pembelajaran selama ini. Pastinya banyak cerita di sana yang terkadang senang, sedih, dan marah,” kata Nova. “Tapi pastinya para pelatih semua akan selalu diingat dengan apa yang sudah dibuat untuk sepak bola Indonesia.”

PSSI mengumumkan bahwa kerjasama dengan Shin Tae Yong berakhir setelah hampir tiga tahun bersama. Ketua PSSI, Erick Thohir, juga mengungkapkan bahwa mereka sudah memiliki nama baru yang akan menggantikan STY sebagai pelatih Timnas Indonesia. Pelatih asal Belanda, termasuk Patrick Kluivert, menjadi salah satu kandidat yang sedang diperhitungkan.

Pelatih baru nantinya akan dihadapkan pada target ambisius untuk membawa Indonesia lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2026. Saat ini, Timnas Indonesia berada di posisi ketiga di bawah Jepang dan Australia dalam fase grup putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Editor: Akil

KPK Periksa Pembagian Bonus di PPT ETS, Dugaan Penggelapan Untungkan Pejabat Pertamina

0
Komisi Pemberantasan Korupsi. (Foto: Radioidola)

NUKILAN.id | Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan penggelapan terkait pembagian bonus di PPT Energy Trading Singapore (ETS), yang diduga sebagai strategi untuk menguntungkan sejumlah pejabat di PT Pertamina. Pembagian bonus yang menyalahi aturan ini menjadi fokus pemeriksaan tim penyidik kepada dua saksi, yakni Bayu Satria Irawan, Operation Manager PPT ETS periode 2016-2021, dan Mochamad Harun, International Director PPT ETS periode 2017-2020, yang diperiksa pada Senin (6/1/2025).

Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, mengungkapkan bahwa penyidik mendalami apakah praktik pembagian bonus tersebut sengaja dilakukan untuk menguntungkan beberapa orang yang juga menjabat di Pertamina.

“PPT ETS, yang merupakan anak perusahaan Pertamina, diduga telah mendapatkan keuntungan besar dari penjualan LNG yang dibeli dari Pertamina,” kata Tessa.

Dalam pengembangan kasus ini, KPK juga memeriksa Achmad Khoiruddin, VP LNG PT Pertamina 2019-2024, guna mendalami transaksi LNG CCL (Corpus Christi Liquefaction) antara 2019 dan 2021. Penyidik juga tengah menggali kerugian yang dialami Pertamina sebesar US$124 juta selama periode 2019-2021 akibat LNG yang dibeli tidak dapat diserap pasar.

Selain itu, KPK juga menyelidiki penandatanganan kontrak pembelian LNG saat Pertamina belum memiliki calon pembeli. Tiga saksi yang diperiksa terkait hal ini adalah Ginanjar, VP SPBD PT Pertamina 2013-2014; Cholid, Manager Legal Services Product Pertamina 2013-2016; dan Hanung Budya Yuktyanta, Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina 2012-2014.

Kasus ini merupakan bagian dari penyelidikan korupsi pengadaan LNG di PT Pertamina antara 2011 dan 2021. KPK telah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini, yakni Hari Karyuliarto, Direktur Gas PT Pertamina 2012-2014, dan Yenni Andayani, Senior Vice President Gas & Power PT Pertamina 2013-2014, yang diduga merugikan keuangan negara.

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan putusan hukuman penjara sembilan tahun dan denda Rp500 juta terhadap Galaila Karen Kardinah alias Karen Agustiawan, Direktur Utama PT Pertamina periode 2009-2014, yang terbukti terlibat dalam tindak pidana korupsi terkait pengadaan LNG.

Editor: Akil

Waspada, Potensi Hujan Lebat Masih Mengintai Aceh

0
Ilustrasi Hujan. (foto: Shutterstock)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Blang Bintang Aceh Besar memperkirakan cuaca di wilayah Aceh, Rabu (8/1/2025), akan cerah berawan pada pagi hingga siang hari. Namun, masyarakat diimbau waspada karena potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi terjadi di sejumlah daerah pada sore hingga malam.

Prakirawan BMKG Blang Bintang, Nabila, menyebutkan wilayah yang berpotensi diguyur hujan deras meliputi Langsa, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Gayo Lues, Nagan Raya, Bener Meriah, Subulussalam, Aceh Tengah, dan Aceh Besar.

“Kami memprediksi intensitas hujan sedang hingga lebat di sejumlah kabupaten dan kota tersebut, termasuk area Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) di Blang Bintang Aceh Besar,” ujar Nabila saat diwawancarai RRI, Rabu pagi.

Lebih jauh, Nabila mengungkapkan bahwa potensi hujan masih akan terjadi selama tiga hari ke depan di wilayah seperti Aceh Tenggara, Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Selatan, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, dan Aceh Tamiang.

“Masyarakat diimbau tetap waspada dan menjaga kesehatan mengingat Aceh masih berada dalam musim hujan,” tambahnya. Ia juga mengingatkan warga untuk menghindari kawasan berisiko tinggi seperti sungai, waduk, dan lereng rawan longsor selama hujan deras berlangsung.

“Selalu perhatikan kondisi sekitar, terutama saat hujan dengan intensitas lebat atau durasi panjang,” tutup Nabila.

Editor: Akil

Pemerintah Aceh Raih Penghargaan Digital Government Award 2024

0
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh, Marwan Nusuf. (Foto: Kemenpan RB)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemerintah Provinsi Aceh menunjukkan keseriusannya dalam menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) dengan meraih indeks SPBE sebesar 3,62, sebuah prestasi yang membanggakan di tingkat nasional. Pada 27 Mei 2024, Pemerintah Aceh dianugerahi penghargaan sebagai Top 10 Pemerintah Provinsi dalam ajang Digital Government Award (DGA) yang diselenggarakan dalam rangka SPBE Summit 2024. DGA ini merupakan apresiasi bagi penerapan pemerintah digital di kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang digagas oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Aceh, Marwan Nusuf, menjelaskan bahwa komitmen kuat dalam menerapkan ekosistem digitalisasi menjadi salah satu kunci kesuksesan Pemerintah Aceh. Salah satu langkah signifikan yang dilakukan adalah penguatan regulasi, dengan diterbitkannya Qanun Aceh No. 7/2020 tentang Sistem Informasi Aceh Terpadu (SIAT). SIAT ini menjadi dasar dalam pembangunan sistem informasi yang terintegrasi, mendukung Satu Data, keterbukaan informasi publik, serta konsep Aceh Cerdas yang diperuntukkan bagi pembangunan dan pelayanan masyarakat.

“Melalui qanun ini, kita merancang aturan yang mendukung penerapan SPBE. Ini adalah bentuk inovasi yang memfasilitasi penerapan teknologi dalam pemerintah,” ujar Marwan.

Marwan menambahkan bahwa untuk meningkatkan kualitas SPBE, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Aceh juga aktif berkolaborasi dengan berbagai sektor terkait. Saat ini, Pemerintah Aceh telah mengembangkan 128 aplikasi yang sudah terintegrasi, dan aplikasi yang baru dibuat harus mendapat rekomendasi dari dinas terkait melalui prosedur yang ketat, termasuk penilaian kelayakan dari tim yang terdiri dari berbagai instansi.

Selain itu, digitalisasi juga diterapkan dalam birokrasi Pemerintah Aceh, salah satunya melalui penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE). Marwan menyatakan bahwa lebih dari 95 persen pejabat di lingkup Pemerintah Aceh kini sudah menggunakan TTE sebagai bagian dari proses administrasi yang lebih efisien dan aman. Penerapan sistem Srikandi, yang kini telah diterapkan di banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD), juga mendukung kemajuan dalam administrasi pemerintahan berbasis elektronik.

Dengan berbagai terobosan ini, Marwan berharap agar digitalisasi yang telah dijalankan dapat terus ditingkatkan. Ia menekankan bahwa SPBE adalah langkah penting yang tidak boleh dihindari untuk kemajuan Pemerintah Aceh ke depannya.

“Jika kita tidak berinovasi, kita akan tertinggal. SPBE adalah keharusan dan bukan pilihan. Untuk itu, kami akan terus bekerja sama dengan Kementerian PANRB untuk memastikan pengembangan SPBE di Aceh berjalan dengan baik,” tutup Marwan.

Editor: Akil

Alih Fungsi Kawasan di Aceh: Dampak dan Kebijakan Pengelolaan yang Perlu Diperhatikan

0
Ilustrasi Hutan Adat. (Foto: Ist)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Alih fungsi kawasan hutan menjadi salah satu isu lingkungan yang semakin mendesak di Aceh. Perubahan fungsi kawasan hutan, baik itu hutan konservasi, hutan lindung, maupun hutan produksi, terus berlangsung dan menjadi kewenangan pemerintah pusat untuk kawasan hutan serta pemerintah provinsi untuk Area Penggunaan Lain (APL). Hal ini diungkapkan oleh Rikky Mulyawan, S.Hut M.Si, penelaah teknis kebijakan, dikutip dari RRI pada Rabu (8/1/2025).

Proses alih fungsi kawasan hutan, meski menguntungkan dalam jangka pendek, dapat menimbulkan dampak negatif terhadap ekosistem. Salah satunya adalah gangguan pada fungsi hidrologis hutan, yang berperan penting dalam menyimpan air dan mengurangi aliran permukaan. Data menunjukkan bahwa deforestasi di Aceh telah menyebabkan perubahan pada 188.500 hektar kawasan hutan yang kini beralih menjadi area non-produktif.

Menurut data, sekitar 46,5% dari alih fungsi tersebut digunakan untuk perkebunan dan pertanian lahan kering. Sementara 0,5% lainnya dipergunakan untuk pemukiman dan infrastruktur, seperti bandara dan pelabuhan. Dampak besar dari alih fungsi ini tak hanya merusak keseimbangan ekologis, tetapi juga mempengaruhi kualitas hidup masyarakat Aceh.

Pemanfaatan kawasan haruslah sesuai dengan tata ruang yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, Provinsi Aceh kini tengah menyusun rencana kanun tata ruang yang akan mengatur alih fungsi kawasan secara lebih terstruktur dan berbasis pada kelestarian lingkungan. Dalam hal ini, izin dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) menjadi faktor penting untuk mengawasi dan memastikan bahwa setiap perubahan yang terjadi tetap memperhatikan aspek kelestarian alam.

Rikky Mulyawan menekankan pentingnya koordinasi antar instansi pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat untuk mencegah penyalahgunaan alih fungsi lahan. Keberlanjutan lingkungan harus menjadi prioritas, sehingga setiap keputusan terkait perubahan fungsi kawasan tetap memperhatikan kepentingan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Editor: Akil

Kejari Aceh Tengah Selamatkan Ratusan Juta Uang Negara Sepanjang 2024

0
Kejari Aceh Tengah Selamatkan Ratusan Juta Uang Negara Sepanjang 2024. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Takengon — Sepanjang tahun 2024, Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tengah berhasil menyelamatkan keuangan negara hingga ratusan juta rupiah dari berbagai kasus tindak pidana korupsi yang ditangani.

Hal ini diungkapkan Kepala Kejari Aceh Tengah, Andi Hendrajaya SH MH, dalam konferensi pers bersama awak media di Aula Kejari, Selasa (7/1/2025). Ia menyebutkan bahwa penyelamatan keuangan negara terbesar berasal dari bidang pidana khusus (Pidsus), yaitu kasus tindak pidana korupsi terkait pembangunan lanjutan Rumah Sakit Regional Wilayah Tengah yang dibiayai dari APBA 2011. Dari kasus ini, negara berhasil diselamatkan dari kerugian sebesar Rp 335.505.000.

Selain itu, penyelamatan keuangan negara juga diperoleh dari kasus korupsi pengadaan Alat Permainan Edukasi (APE) untuk TK dan PAUD pada Dinas Pendidikan Aceh Tengah, tahun anggaran 2019, dengan nilai sebesar Rp 287.903.126.

“Total jumlah yang berhasil diselamatkan sekitar Rp 600 juta lebih dari dua kasus besar di tahun 2024. Untuk target penyelamatan di tahun 2025, kami sudah memiliki rencana, tetapi biarkan itu menjadi kejutan nanti,” ujar Andi.

Dalam kesempatan yang sama, Andi juga memaparkan pencapaian kinerja dari berbagai bidang lainnya, termasuk Bidang Pidana Umum (Pidum), Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), serta Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB).

Ia berharap publikasi pencapaian kinerja selama tahun 2024 dapat meningkatkan kepercayaan dan dukungan masyarakat dalam mendukung kinerja kejaksaan di tahun 2025.

“Kami ingin terus menyampaikan informasi kepada publik mengenai kegiatan yang telah kami laksanakan sepanjang tahun 2024,” pungkas Andi.

Editor: Akil

Aceh Tengah Dikepung Longsor, Ini Titik-Titik yang Terdampak

0
Aceh Tengah Dikepung Longsor. (Foto: LintasGayo.co)

NUKILAN.id | Takengon – Hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh Tengah pada Senin, 6 Januari 2024, menyebabkan sejumlah ruas jalan tertutup longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah mendeteksi beberapa titik longsor yang mengakibatkan gangguan lalu lintas.

Kalak BPBD Aceh Tengah, Andalika, pada Selasa, 7 Januari 2024, menjelaskan bahwa hujan lebat yang terjadi mulai sore hingga malam menyebabkan beberapa jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Ada ruas jalan yang tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat,” ungkap Andalika dikutip dari LintasGayo.co pada Rabu (8/1/2025).

Ia merincikan, salah satu longsor besar terjadi di ruas jalan Gelelungi-Jagong Jeget-Isaq, tepatnya di kawasan Peregen, Kecamatan Linge. Di lokasi tersebut, badan jalan mengalami amblas dan kini hanya menyisakan lebar sekitar dua meter.

“Jalan ini merupakan jalan provinsi. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak provinsi, dan mereka akan segera melakukan penanganan,” ujar Andalika.

Selain itu, longsor juga menutup akses di jalan Lukup Sabun-Lukup Sabun Barat yang berbatasan dengan Kabupaten Bener Meriah, Kecamatan Kute Panang. Longsoran tebing menutupi seluruh badan jalan, dan BPBD akan segera mengerahkan alat berat untuk membuka akses kembali.

Jalan Bale-One One di Kecamatan Lut Tawat turut terdampak dengan longsoran tebing di dua titik yang menyebabkan jalan tertutup. Penanganan sedang berlangsung di lokasi tersebut.

“Longsoran juga terjadi di jalan Gelumpang Payung-Ponok Balik, Kecamatan Kute Panang. Saat ini jalan tersebut hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua, dan kami akan segera menanganinya,” tutup Andalika.

BPBD Aceh Tengah mengimbau masyarakat yang melintasi kawasan rawan longsor untuk tetap waspada, terutama selama musim hujan yang diperkirakan masih akan terus berlangsung.

Editor: Akil

Pj Gubernur Dorong Kadin Aceh Hidupkan Sektor Industri

0
Pj Gubernur Aceh, Safrizal ZA saat menerima silahturahmi pengurus Kadin Aceh, di Banda Aceh. (Foto: HUMAS Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Safrizal ZA, menegaskan pentingnya peran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh dalam menghidupkan sektor industri di wilayah tersebut. Menurutnya, kebangkitan ekonomi Aceh sangat bergantung pada kontribusi sektor swasta.

“Kadin Aceh harus dapat menghidupkan sektor industri di Aceh. Karena hanya lewat sektor swasta lah perekonomian Aceh dapat dihidupkan secara signifikan,” ujar Safrizal dalam pertemuan dengan pengurus Kadin Aceh di Banda Aceh, Selasa (7/1/2025).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana silaturahmi tersebut juga membahas agenda Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Aceh. Safrizal menyatakan, pemerintah berkomitmen mendukung iklim usaha yang kondusif dan melihat Kadin sebagai elemen kunci dalam mendorong pengembangan dunia usaha.

“Pemerintah siap untuk menyediakan fasilitas penunjang agar sektor usaha di Aceh berkembang dengan baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Safrizal menyampaikan komitmen untuk melibatkan pengusaha lokal dalam proyek-proyek pemerintah, termasuk program swasembada pangan dan pencetakan sawah yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar perusahaan-perusahaan lokal di Aceh turut dilibatkan.

Selain itu, Safrizal meminta dukungan Kadin untuk mempercepat rencana pembangunan pabrik minyak goreng di Aceh, mengingat produksi sawit yang melimpah di provinsi tersebut.

“Sudah sewajarnya Aceh memiliki pabrik minyak goreng sendiri, tanpa bergantung pada daerah lain. Dengan berkembangnya sektor industri, perekonomian Aceh tidak akan lagi hanya bertumpu pada belanja pemerintah,” katanya.

Ketua Kadin Aceh, Muhammad Iqbal, menyambut baik dukungan dari Pj Gubernur. Menurutnya, dunia usaha di Aceh saat ini menghadapi banyak tantangan, dan perhatian dari pemerintah sangat diperlukan.

“Harapan kita, pelaku usaha di Aceh bisa lebih baik dengan dukungan Pj Gubernur, karena kondisi hari ini belum lebih baik,” ujar Muhammad Iqbal.

Ia mengapresiasi upaya Safrizal dalam membangun sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha untuk memperkuat fondasi perekonomian daerah.

Editor: Akil