Beranda blog Halaman 6

Komnas HAM Aceh Edukasi Ratusan Siswa SDN 50 Banda Aceh tentang Nilai-Nilai HAM

0
KOMNAS HAM ACEH
Komnas HAM Aceh Edukasi Ratusan Siswa SDN 50 Banda Aceh tentang Nilai-Nilai HAM. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Sekretariat Komnas HAM Provinsi Aceh menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) kepada ratusan siswa SD Negeri 50 Banda Aceh pada Rabu, 29 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman utama sekolah tersebut bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya perlindungan HAM serta mengenalkan berbagai bentuk pelanggaran HAM yang perlu dihindari.

Kepala Subbagian Umum Sekretariat Komnas HAM Provinsi Aceh, Cut Ernawati, menegaskan bahwa pendidikan HAM perlu diberikan sejak usia sekolah dasar agar anak-anak memahami hak dan kewajibannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak adalah kelompok rentan. Edukasi ini bertujuan agar mereka memahami haknya dan menghargai hak temannya,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun kesadaran HAM sebagai landasan dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

“Kesadaran akan hak asasi manusia merupakan fondasi utama terciptanya masyarakat yang adil dan beradab. Sekolah adalah tempat pembekalan terbaik,” tambah Cut Ernawati.

Dalam sosialisasi yang dikemas secara interaktif tersebut, Komnas HAM Aceh menyampaikan berbagai materi terkait pelanggaran HAM yang kerap terjadi di lingkungan sekolah. Beberapa di antaranya adalah tindakan perundungan atau bullying, kekerasan terhadap teman, perusakan fasilitas sekolah, perusakan lingkungan, hingga perilaku diskriminatif yang dapat merugikan orang lain.

Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan yang diselingi dengan kuis dan permainan edukatif. Metode penyampaian yang menarik membuat para peserta lebih mudah memahami materi yang diberikan.

Pihak SD Negeri 50 Banda Aceh menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap edukasi yang diberikan oleh Komnas HAM dapat memperkuat pembentukan karakter siswa serta mendorong terciptanya budaya disiplin yang mengedepankan penghormatan terhadap hak setiap individu tanpa kekerasan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Komnas HAM dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai hak asasi manusia melalui pendekatan langsung ke berbagai institusi pendidikan. Dengan melibatkan siswa dan tenaga pendidik secara aktif, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang aman, inklusif, serta menjunjung tinggi martabat dan hak setiap warga sekolah.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Kumpulan Doa di Hari Arafah 2026

0
doa
Ilustrasi dia. (Foto: Freepik)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Hari Arafah menjadi salah satu momentum istimewa bagi umat Islam menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Pada hari tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, zikir, doa, hingga amalan sunah untuk meraih keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.

Pada tahun 2026, Hari Arafah yang bertepatan dengan 9 Zulhijah 1447 H jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026. Selain diisi dengan berbagai amalan ibadah, banyak umat Islam juga membagikan doa serta ucapan Hari Arafah melalui media sosial sebagai bentuk syiar dan pengingat untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Keistimewaan Hari Arafah

Dikutip Nukilan.id berdasarkan penjelasan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Hari Arafah merupakan hari ketika jemaah haji melaksanakan wukuf di Padang Arafah yang menjadi puncak ibadah haji. Hari tersebut memiliki kemuliaan besar dalam Islam dan menjadi waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa serta zikir.

Dalam laman resmi MUI disebutkan bahwa Rasulullah SAW menyampaikan doa terbaik adalah doa pada Hari Arafah. Karena itu, umat Islam dianjurkan memanfaatkan momen tersebut untuk memohon ampunan, rahmat, serta keberkahan kepada Allah SWT.

Bagi umat Islam yang tidak sedang menjalankan ibadah haji, Hari Arafah juga identik dengan puasa Arafah yang dilaksanakan pada 9 Zulhijah. Berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW, puasa Arafah memiliki keutamaan berupa penghapusan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Tidak hanya itu, Hari Arafah juga menjadi momentum memperbanyak amal saleh, membaca takbir, berzikir, hingga mempererat silaturahmi menjelang Iduladha.

Zikir dan Doa Hari Arafah

Merujuk penjelasan MUI dan hadis yang diriwayatkan mengenai doa Hari Arafah, berikut beberapa zikir dan doa yang dianjurkan untuk dibaca pada hari tersebut.

Zikir dan Doa Utama

Arab: لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin: Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir.

Artinya: “Tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat

Arab: رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin: Rabbanaa aatinaa fid dun-yaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar.

Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa api neraka.”

Doa Memohon Ampunan

Arab: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ

Latin: Allaahummaghfir lii warhamnii watub ‘alayya.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosaku, rahmatilah aku, dan terimalah taubatku.”

Selain membaca doa-doa tersebut, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak istigfar, selawat, doa memohon ampunan, serta memanjatkan harapan dan kebaikan untuk diri sendiri maupun orang lain.

Kumpulan Ucapan Hari Arafah 2026

Berikut beberapa ucapan Hari Arafah 1447 H yang dapat dibagikan kepada keluarga, sahabat, maupun di media sosial:

  • “Selamat Hari Arafah 1447 H. Semoga Allah SWT melimpahkan ampunan untuk kita.”
  • “Mari sambut Hari Arafah dengan doa, zikir, dan amal terbaik.”
  • “Semoga puasa dan doa di Hari Arafah membawa keberkahan dalam hidup kita.”
  • “Selamat menjalankan puasa Arafah 2026. Semoga penuh pahala dan ampunan.”
  • “Hari Arafah menjadi pengingat untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT.”
  • “Semoga setiap doa yang dipanjatkan di Hari Arafah diijabah oleh Allah SWT.”
  • “Selamat Hari Arafah. Semoga hati kita dipenuhi ketenangan dan keikhlasan.”
  • “Mari perbanyak istigfar dan zikir di Hari Arafah yang mulia ini.”
  • “Semoga Hari Arafah membawa keberkahan bagi keluarga dan orang-orang tercinta.”
  • “Selamat Hari Arafah 1447 H. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita.”
  • “Hari Arafah menjadi kesempatan memperbanyak amal saleh dan doa terbaik.”
  • “Semoga setiap langkah kita selalu berada dalam rahmat Allah SWT.”
  • “Selamat menyambut Hari Arafah dan Iduladha 1447 H.”
  • “Jadikan Hari Arafah sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat iman.”
  • “Semoga ibadah dan doa kita diterima Allah SWT di Hari Arafah ini.”
  • “Selamat Hari Arafah. Mari tebarkan kebaikan dan saling mendoakan.”
  • “Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, rezeki, dan keberkahan untuk kita semua.”
  • “Hari Arafah adalah waktu terbaik untuk memohon ampun dan keberkahan.”
  • “Selamat menjalani Hari Arafah 2026. Semoga penuh kedamaian dan keberkahan.”
  • “Mari sambut Hari Arafah dengan hati yang bersih dan penuh rasa syukur.”

Hari Arafah menjadi salah satu momen penting menjelang Iduladha yang dipenuhi berbagai amalan utama. Umat Islam dianjurkan memanfaatkan hari tersebut dengan memperbanyak ibadah, doa, zikir, serta menyebarkan ucapan penuh kebaikan kepada sesama. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

BMKG: Hujan dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi saat Libur Iduladha di Banda Aceh dan Aceh Besar

0
Ilustrasi hujan dan angin kencang. (Foto: Antara)

NUKILAN.ID | Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Aceh mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi hujan, petir, dan peningkatan kecepatan angin di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar selama periode libur Iduladha 1447 Hijriah.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Aceh, Betsi, mengatakan kondisi cuaca di dua wilayah tersebut dipengaruhi potensi pertumbuhan awan hujan yang dapat memicu hujan intensitas ringan hingga sedang disertai petir pada waktu tertentu.

“Selama periode libur Iduladha masyarakat diimbau mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai petir serta peningkatan kecepatan angin, terutama saat beraktivitas di luar ruangan dan melakukan perjalanan,” kata Betsi kepada Nukilan, Selasa (26/5/2026).

Berdasarkan data prakiraan cuaca, Aceh Besar berpotensi mengalami hujan sedang hingga petir pada Kamis, 28 Mei 2026, terutama siang sampai malam hari. Cuaca petir diprediksi muncul pada pukul 13.00 WIB dan berlanjut dengan hujan petir hingga malam, dengan kecepatan angin berkisar 11 kilometer per jam.

BMKG juga memprakirakan hujan ringan kembali terjadi di Aceh Besar pada Minggu, 31 Mei 2026. Sementara itu, kecepatan angin diperkirakan meningkat hingga 31 kilometer per jam pada Senin, 1 Juni 2026, sehingga perlu diwaspadai karena berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat.

Di Kota Banda Aceh, potensi cuaca ekstrem diperkirakan terjadi pada Kamis, 28 Mei 2026, dengan prakiraan petir pada malam hari. Kecepatan angin tercatat mencapai 22–23 kilometer per jam, lebih tinggi dibanding sejumlah periode sebelumnya.

Selain itu, BMKG memprediksi potensi petir kembali muncul di Banda Aceh pada Minggu, 31 Mei 2026, dengan suhu udara berkisar 25–30 derajat Celsius.

Menurut Betsi, masyarakat yang merencanakan perjalanan mudik, pelaksanaan kurban di ruang terbuka, maupun aktivitas wisata selama libur panjang perlu terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi BMKG.

“Waspadai perubahan cuaca yang dapat berlangsung cepat, khususnya pada sore hingga malam hari,” ujarnya.

BMKG mengimbau warga menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi jalan licin dan gangguan akibat angin kencang. []

Reporter: Sammy

BRIN Gelar Kompetisi Riset IRIFair 2026 untuk Mahasiswa D4 hingga S2, Sediakan Hadiah Jutaan Rupiah

0
PENELITIAN
Ilustrasi Penelitian. (Foto: Freepik)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali membuka peluang bagi mahasiswa Indonesia melalui kompetisi riset dalam rangkaian Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair) 2026.

Kompetisi ini menghadirkan dua program utama, yakni B-Creative dan BRINathon, dengan pendaftaran dibuka hingga 15 Juni 2026.

IRIFair 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 26 September 2026 mendatang. Program tersebut menjadi bagian dari upaya BRIN dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi nasional melalui pengembangan talenta muda di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hasil penelusuran Nukilan.id, B-Creative atau BRIN Competition for Advanced Research and Innovation merupakan kompetisi riset tugas akhir yang ditujukan bagi mahasiswa jenjang S2. Peserta diwajibkan telah menyelesaikan sidang tesis sebelum masa pendaftaran ditutup dan masih berstatus mahasiswa aktif pada September 2026.

“Peserta B-Creative merupakan individu yang telah menyelesaikan sidang tesis sebelum masa pendaftaran berakhir dan masih berstatus mahasiswa aktif pada September 2026,” ujar Ketua Tim Pelaksana Program Manajemen Talenta Riset dan Inovasi I BRIN, Citra Arisiswati, Selasa (26/5/2026).

Sementara itu, BRINathon atau BRIN Idea Marathon menjadi kompetisi ide riset bagi mahasiswa S1 dan D4. Kompetisi ini dapat diikuti secara berkelompok dengan jumlah maksimal tiga orang yang berasal dari fakultas yang sama.

Dalam pelaksanaannya, BRIN turut bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti saintek) serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) guna memperluas partisipasi mahasiswa dalam penguatan riset dan inovasi nasional.

Direktur Manajemen Talenta BRIN, Ajeng Arum Sari mengatakan bahwa IRIFair merupakan bagian dari program manajemen talenta nasional yang dirancang untuk menumbuhkan minat dan kompetensi mahasiswa di bidang riset dan inovasi.

“Riset tidak dihasilkan secara instan, tetapi dimulai dari rasa ingin tahu, berpikir kritis, keberanian mencoba, dan ide yang berkembang menjadi inovasi,” jelas Ajeng.

Ia menambahkan, IRIFair 2026 hadir sebagai ruang kompetisi sekaligus pembinaan bagi mahasiswa yang memiliki minat terhadap dunia riset dan inovasi melalui kolaborasi BRIN dan LPDP.

Melalui kegiatan tersebut, BRIN juga ingin mendorong peningkatan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan riset serta memperkuat ekosistem talenta nasional di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikti saintek, Beny Bandanadjaja menilai kompetisi riset menjadi ruang penting bagi mahasiswa dalam membangun budaya ilmiah serta mengembangkan kapasitas sebagai peneliti dan inovator muda.

“Kompetisi riset seperti IRIFair bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi wahana membangun budaya ilmiah, hilirisasi ide, serta penguatan kapasitas mahasiswa,” ujar Beny.

Dalam kompetisi ini, terdapat empat klaster bidang ilmu yang dapat diikuti peserta B-Creative maupun BRINathon, yaitu ilmu teknologi dan rekayasa terapan, ilmu kebumian, antariksa dan kelautan, ilmu alam dan hayati, serta ilmu sosial dan humaniora.

Tahapan kompetisi meliputi seleksi administrasi, seleksi substansi, pengumuman finalis, workshop, technical meeting hingga final kompetisi yang digelar saat IRIFair September mendatang.

Untuk peserta B-Creative, syarat yang harus dipenuhi yakni mengunggah ringkasan tesis dan full paper melalui sistem IRIFair. Peserta juga akan menjalani presentasi riset di hadapan dewan juri, mengikuti 3-Minute Research Pitch, serta pameran poster riset sebagai bagian dari penilaian.

Sementara peserta BRINathon diwajibkan mengirimkan Idea Concept Paper (ICP) sesuai tema yang ditentukan panitia. Proposal maksimal tiga halaman tersebut harus memuat judul, abstrak, tujuan, metode, dan potensi dampak riset.

“Pada tahap final, peserta akan menyusun ICP tematik dalam waktu 1×24 jam sebelum mempresentasikan gagasannya kepada tim penilai,” ujar Citra.

Pada masing-masing program nantinya akan dipilih 10 finalis untuk mengikuti tahap akhir kompetisi. Para pemenang berkesempatan memperoleh hadiah uang tunai dengan total jutaan rupiah.

Juara pertama akan mendapatkan Rp20 juta, juara kedua Rp15 juta, juara ketiga Rp12 juta, sedangkan peserta peringkat empat hingga sepuluh memperoleh Rp6 juta.

Selain hadiah uang tunai, seluruh finalis dan pemenang juga akan mendapatkan sertifikat. Khusus juara satu hingga tiga akan memperoleh piala penghargaan.

Informasi lengkap dan tutorial pendaftaran IRIFair 2026 dapat diakses melalui laman resmi irifair.brin.go.id. (xrq)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Pemkab Abdya Tambah Libur Iduladha Sehari, ASN Terapkan WFA untuk Ganti Jam Kerja

0
Surat Bupati Aceh Barat Daya tentang Hari yang Diliburkan Setelah Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.(Foto: Dok Pemkab Abdya)

NUKILAN.ID | Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menetapkan tambahan hari libur selama satu hari bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat Bupati Aceh Barat Daya Nomor 000.9.3/202 tentang Hari yang Diliburkan Setelah Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya tertanggal 20 Mei 2026 yang ditujukan kepada seluruh kepala perangkat kabupaten.

Penetapan itu merujuk pada Keputusan Gubernur Aceh Nomor 100.3.3.1/397 tentang penetapan hari yang diliburkan setelah Iduladha serta Surat Edaran Gubernur Aceh Nomor 000.9.3/5231 tanggal 8 Mei 2026.

Dalam surat tersebut, pemerintah daerah menetapkan tambahan libur bagi ASN pada Jumat, 29 Mei 2026.

“Diberikan tambahan hari libur selama 1 (satu) hari yaitu pada hari Jumat tanggal 29 Mei 2026 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya dalam pelaksanaan hari-hari besar Islam (Idul Adha),” demikian bunyi poin pertama surat tersebut, dikutip Nukilan, Selasa (26/5/2026).

Meski memperoleh tambahan hari libur, ASN diwajibkan mengganti jam kerja pada waktu yang telah ditentukan pemerintah daerah melalui mekanisme kerja fleksibel.

“Mengganti jam kerja pada hari yang diliburkan sebagaimana dimaksud pada angka 1 di atas pada hari Sabtu tanggal 6 Juni 2026 yang dilaksanakan secara fleksibel melalui mekanisme Work From Anywhere (WFA),” tulis poin kedua surat tersebut.

Pemerintah Kabupaten Abdya juga memastikan pelayanan publik yang bersifat kedaruratan tetap berjalan selama periode libur tambahan. Layanan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan fasilitas kesehatan diminta beroperasi menggunakan sistem piket.

“Untuk layanan emergency pada BPBD dan seluruh fasilitas kesehatan pemerintah kabupaten agar tetap berjalan seperti biasa dengan menggunakan sistem piket.”

Selain itu, pimpinan perangkat daerah diminta melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan WFA guna menjaga efektivitas dan disiplin kerja ASN selama penggantian jam kerja berlangsung. []

Reporter: Sammy

HMTP USK Gelar Pengabdian di Pulo Breueh, Hadirkan Edukasi hingga Pemanfaatan Energi Terbarukan

0
HMTP USK
HMTP USK Gelar Pengabdian di Pulo Breueh, Hadirkan Edukasi hingga Pemanfaatan Energi Terbarukan. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTP) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan HMTP Mengabdi 2026 yang berlangsung pada 22–24 Mei 2026 di Gampong Lhoh, Pulo Breueh, Kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat Dalam Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi Melalui Pendidikan dan Pengabdian” tersebut melibatkan sekitar 90 mahasiswa Teknik Pertambangan USK yang terjun langsung ke tengah masyarakat melalui berbagai program pendidikan, sosial, dan teknologi tepat guna.

Ketua panitia, Roby Awlyansyah, mengatakan HMTP Mengabdi merupakan agenda tahunan yang menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap masyarakat.

“HMTP Mengabdi bukan sekadar kegiatan turun lapangan, tetapi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat. Kami ingin ilmu yang dipelajari di kampus dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga,” ujar Roby.

Selama tiga hari pelaksanaan, mahasiswa menjalankan sejumlah program yang berfokus pada bidang pendidikan, energi terbarukan, dan eksplorasi sumber daya air. Salah satu kegiatan utama adalah sosialisasi pendidikan di SD Negeri Lampuyang yang mencakup edukasi kesehatan, pentingnya pendidikan, serta pengenalan energi ramah lingkungan kepada para siswa.

Kegiatan tersebut berlangsung interaktif dan mendapat sambutan positif dari siswa maupun tenaga pendidik setempat.

Selain memberikan edukasi, mahasiswa juga melaksanakan program pengadaan dan sosialisasi penggunaan panel surya sebagai alternatif sumber energi bagi masyarakat Gampong Lhoh. Sebanyak 10 unit panel surya berkapasitas 1.500 watt dipasang di sejumlah fasilitas umum desa.

Empat unit dipasang di mushalla desa, dua unit di kantor balai desa, dua unit di WC umum, dan dua unit lainnya di kawasan pelabuhan. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memanfaatkan energi terbarukan, khususnya di wilayah kepulauan.

Dalam kegiatan yang sama, mahasiswa turut melakukan survei geolistrik guna mengidentifikasi potensi sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi keilmuan teknik pertambangan dan geologi secara langsung di lapangan.

HMTP Mengabdi 2026 juga dipadukan dengan kegiatan akademik melalui kuliah lapangan untuk mata kuliah Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Geologi Struktur. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar langsung mengenai kondisi geologi kawasan pesisir dan kepulauan.

Keuchik Gampong Lhoh, Yasin, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan mahasiswa Teknik Pertambangan USK kepada masyarakat desanya.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa HMTP USK. Program solar panel ini sangat membantu masyarakat, terutama di beberapa fasilitas umum. Kehadiran mahasiswa juga memberi semangat baru bagi anak-anak dan warga di sini,” ungkapnya.

Sementara itu, dosen pembimbing kegiatan, Ir. Febi Mutia, S.T., M.Sc., menilai HMTP Mengabdi menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepedulian sosial sekaligus mengaplikasikan ilmu yang dimiliki untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga mampu hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat. HMTP Mengabdi menjadi contoh bagaimana Tri Dharma Perguruan Tinggi dijalankan secara seimbang antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian,” jelasnya.

Melalui berbagai program yang dijalankan, HMTP Mengabdi 2026 menjadi bukti nyata peran mahasiswa dalam mendukung pembangunan masyarakat sekaligus mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang berkelanjutan.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Rimueng Nanggroe Bawa Pulang Empat Medali di U-MINE FEST 2026, Harumkan Nama USK

0
Rimueng Nanggroe Bawa Pulang Empat Medali di U-MINE FEST 2026, Harumkan Nama USK. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDUNG – Mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Tim delegasi yang mengusung nama “Rimueng Nanggroe” berhasil membawa pulang empat medali pada ajang U-MINE FEST 2026 yang diselenggarakan Universitas Islam Bandung (Unisba) pada 18–24 Mei 2026.

Hasil penelusuruan Nukilan.id, kompetisi bergengsi tersebut mempertemukan mahasiswa teknik pertambangan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam rangkaian perlombaan Mining Games yang menguji kemampuan akademik, teknis, serta kerja sama tim di bidang pertambangan.

Dari keterangan yang diterima Nukilan.id, Tim Rimueng Nanggroe diperkuat oleh tujuh mahasiswa Teknik Pertambangan USK, yakni Fazlin Adela selaku manajer tim, T. Syafama Adha, M. Ikhsan Juwanvikho, Rahmad Zulfikar, Ohi Dermawan T., Muhammad Rayyan, dan Qinan Habil Syahreza.

Selama kompetisi berlangsung, delegasi USK menunjukkan performa yang konsisten dan berhasil meraih empat penghargaan, yaitu Juara 2 Mining Academic Challenge, Juara 3 Tie In Underground, Juara 3 Underground Mine Survey, serta Juara 3 Mapping Competition. Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah dilaksanakan pada Minggu, 24 Mei 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Teknik Pertambangan USK mampu bersaing secara kompetitif di tingkat nasional, baik dalam aspek akademik maupun keterampilan teknis. Mining Games sendiri dikenal sebagai salah satu kompetisi prestisius yang menantang peserta untuk menyelesaikan berbagai persoalan teoritis dan praktis yang berkaitan dengan dunia pertambangan.

Dosen pembimbing tim, Ir. Febi Mutia, S.T., M.Sc., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para mahasiswa selama mengikuti kompetisi.

“Prestasi ini bukan hanya tentang medali, tetapi juga tentang proses pembelajaran, keberanian untuk bersaing, dan kemampuan mahasiswa dalam menunjukkan kompetensi Teknik Pertambangan USK di tingkat nasional. Saya sangat bangga atas dedikasi dan semangat yang ditunjukkan seluruh anggota tim selama kompetisi berlangsung,” ujar Febi Mutia.

Apresiasi serupa juga disampaikan Ketua Program Studi Teknik Pertambangan USK, Ir. Haqul Baramsyah, S.T., M.Eng. Sc. Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik.

“Keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi nasional seperti U-MINE FEST merupakan bagian penting dalam pengembangan kompetensi lulusan. Kami mengapresiasi perjuangan dan pencapaian Tim Rimueng Nanggroe yang telah membawa nama baik Program Studi Teknik Pertambangan USK di tingkat nasional,” ungkap Haqul Baramsyah.

Partisipasi Tim Rimueng Nanggroe dalam U-MINE FEST 2026 juga mencerminkan komitmen mahasiswa Teknik Pertambangan USK untuk terus meningkatkan pengalaman, memperluas jejaring, serta mengasah kemampuan profesional di bidang pertambangan.

Selain menjadi arena kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi wadah kolaborasi dan pertukaran wawasan antar mahasiswa pertambangan dari berbagai daerah di Indonesia. Keberhasilan meraih empat medali diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, berinovasi, dan mengharumkan nama Universitas Syiah Kuala di berbagai ajang nasional maupun internasional. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

DPRA Setujui Pasal Kelola Migas Offshore hingga ZEE dalam Revisi UUPA

0
DPRA
Pimpinan DPR Aceh saat memberikan penjelasan terkait revisi UUPA dalam RDP bersama Banleg DPR RI, di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Screenshot live TV Parlemen)

NUKILAN.ID | JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyetujui perubahan Pasal 160 dalam rancangan revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) yang mengatur pengelolaan bersama minyak dan gas bumi (migas) lepas pantai atau offshore di atas 12 mil laut hingga Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

Amatan Nukilan.id, persetujuan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRA, M Ali Basrah, dalam rapat dengar pendapat (RDP) penyusunan revisi UUPA bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Jakarta, Senin (25/5/2026).

“Usulan perubahan pasal 160 kami setuju dan telah sesuai dengan usulan DPRA yang telah diparipurnakan,” kata M Ali Basrah.

Dalam rapat tersebut, Ali Basrah menjelaskan terdapat tiga poin utama yang diusulkan dalam perubahan Pasal 160. Pertama, terkait sumber daya alam minyak dan gas bumi yang berada di atas 12 mil laut. Kedua, aktivitas pengambilan gas di atas 12 mil laut yang berpotensi memberikan dampak terhadap wilayah daratan apabila terjadi bencana.

“Ketiga, pemanfaatan sumur bekas minyak dan gas bumi (depleted reservoir) dimanfaatkan untuk pembangunan dan pengembangan masyarakat Aceh,” ujarnya.

Menurut Ali Basrah, usulan pengelolaan bersama migas hingga wilayah ZEE perlu terus disampaikan karena hingga saat ini belum menjadi keputusan Panitia Kerja (Panja) Baleg DPR RI.

“Sehingga, hal ini perlu disampaikan dalam rangka meyakinkan pimpinan dan anggota Baleg DPR RI terkait dengan usulan pengelolaan bersama minyak dan gas bumi sampai di ZEE tersebut,” kata Ali Basrah.

Sementara itu, Wakil Ketua Baleg DPR RI, M Ahmad Iman Sukri, menyatakan usulan tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut, terutama terkait kewenangan pemerintah daerah dalam mengelola wilayah ZEE.

“Kita kroscek soal ZEE itu boleh tidak pemerintah Aceh sampai ke situ, prinsipnya kita sesuaikan, karena ini UU khusus,” kata Ahmad Iman Sukri.

Rapat dengar pendapat antara DPRA dan Baleg DPR RI tersebut digelar untuk mencari jalan keluar terhadap sejumlah materi revisi UUPA yang masih menjadi pembahasan, baik yang telah maupun belum disepakati di tingkat Panja.

Selain Pasal 160 mengenai pengelolaan bersama migas hingga ZEE, pembahasan juga mencakup Pasal 251A tentang pembagian pendapatan dari seluruh sektor pajak dan nonpajak, serta Pasal 270 yang berkaitan dengan pemaknaan frasa “sesuai perundang-undangan”.

Ketiga substansi tersebut menjadi bagian dari 27 isu krusial yang dibahas dalam proses revisi UUPA yang saat ini masih berlangsung di tingkat DPR RI. (xrq)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Matahari Tepat di Atas Ka’bah, Kemenag Aceh Imbau Warga Periksa Arah Kiblat pada 27-28 Mei 2026

0
KABAH
Ilustrasi Matahari Tepat di Atas Ka’bah. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh mengajak masyarakat memanfaatkan fenomena istiwa a’zam atau rashdul kiblat yang akan terjadi pada Rabu dan Kamis, 27-28 Mei 2026, untuk memeriksa kembali ketepatan arah kiblat.

Pelaksana Harian Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Zulfikar, menjelaskan bahwa berdasarkan data astronomis, pada 27 dan 28 Mei 2026 yang bertepatan dengan 10 dan 11 Zulhijah 1447 Hijriah, matahari akan berada tepat di atas Ka’bah pada pukul 16.18 WIB atau 17.18 WITA.

“Pada waktu tersebut, bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus di permukaan bumi akan mengarah lurus ke Ka’bah. Momen ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mencocokkan kembali arah kiblat secara sederhana dan akurat,” kata Zulfikar di Banda Aceh, Selasa (26/5/2026).

Menurutnya, fenomena rashdul kiblat dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia bagian barat dan tengah yang masih memperoleh cahaya matahari pada saat peristiwa berlangsung. Adapun wilayah Indonesia bagian timur tidak dapat mengamati fenomena tersebut karena matahari sudah terbenam sehingga tidak terbentuk bayang-bayang benda.

Zulfikar juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan beberapa hal saat melakukan pengecekan arah kiblat. Benda yang digunakan sebagai penunjuk harus berdiri tegak lurus dan dapat dibantu menggunakan lot atau bandul. Selain itu, permukaan tempat pengukuran harus datar dan rata.

Ia menambahkan, waktu pengukuran juga harus mengacu pada waktu resmi yang dikeluarkan oleh BMKG, RRI, atau Telkom agar hasil yang diperoleh lebih akurat.

“Kami mengajak masyarakat, pengurus masjid, mushalla, maupun lembaga pendidikan Islam untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai pedoman dalam memastikan arah kiblat,” ujarnya.

Fenomena tahunan ini menjadi salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk memastikan arah kiblat secara lebih tepat tanpa memerlukan peralatan khusus, cukup dengan memanfaatkan arah bayangan benda pada waktu yang telah ditentukan.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Bupati Armia Serahkan Dua Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo untuk Warga Terdampak Banjir

0
ARMIA
Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH menyerahkan secara simbolis bantuan kemasyarakatan berupa dua ekor sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat terdampak banjir di Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak dan Kampung Purwodadi, Kecamatan Kejuruan Muda, Selasa (26/5/2026). (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | KUALASIMPANG – Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH menyerahkan secara simbolis bantuan kemasyarakatan berupa dua ekor sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat terdampak banjir di Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak dan Kampung Purwodadi, Kecamatan Kejuruan Muda, Selasa (26/5/2026).

Penyerahan sapi kurban dengan bobot masing-masing lebih dari satu ton itu dilakukan langsung oleh Bupati Armia kepada Datok Penghulu dari masing-masing kampung penerima bantuan.

“Atas nama Presiden Prabowo, Saya Bupati Aceh Tamiang menyerahkan Sapi Kurban ini,” ucapnya.

Hewan kurban tersebut dijadwalkan akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Rabu (27/5) besok. Selanjutnya, daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat di kampung setempat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Tamiang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian Presiden RI kepada masyarakat Aceh Tamiang, khususnya warga yang sedang terdampak bencana banjir.

Menurutnya, bantuan sapi kurban tersebut memiliki makna besar bagi masyarakat dan diharapkan dapat membantu menguatkan semangat warga yang tengah menghadapi kondisi sulit akibat bencana alam.