Beranda blog Halaman 589

Monas, Ikon Kebanggaan Jakarta yang Tak Pernah Sepi Pengunjung

0
Monas, Ikon Kebanggaan Jakarta yang Tak Pernah Sepi Pengunjung. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Jakarta – Monumen Nasional (Monas) masih menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jakarta. Tugu setinggi 132 meter yang berdiri megah di jantung ibu kota ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Pada Minggu (16/2/2025), Nukilan.id berkesempatan mengunjungi Monas dan melihat langsung antusiasme para pengunjung.

Monas tidak hanya menjadi simbol kemerdekaan, tetapi juga tempat edukasi sejarah bagi masyarakat. Dibangun sejak 17 Agustus 1961, Monas diresmikan pada 12 Juli 1975 sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan. Arsitektur Monas yang unik merupakan hasil rancangan Friedrich Silaban dan R.M. Soedarsono, dengan bentuk menyerupai lingga dan yoni, simbol kesuburan dan persatuan.

Salah satu daya tarik utama Monas adalah puncaknya yang dilapisi emas seberat 50 kilogram. Dari atas, pengunjung dapat menikmati pemandangan Kota Jakarta yang luas. Selain itu, di dalam Monas terdapat museum yang menyajikan diorama perjalanan sejarah Indonesia, mulai dari era kerajaan hingga perjuangan kemerdekaan.

“Ini pertama kali saya ke Monas, dan ternyata sangat menarik. Diorama di dalamnya benar-benar memberi gambaran tentang perjuangan para pahlawan,” ujar Rina, wisatawan asal Surabaya.

Sementara itu, Agus, seorang warga Jakarta yang datang bersama keluarganya, mengatakan bahwa Monas adalah tempat wisata yang edukatif bagi anak-anak.

“Anak saya sangat antusias melihat diorama perjuangan kemerdekaan. Ini bisa jadi pembelajaran langsung yang lebih menarik dibanding hanya membaca buku sejarah,” katanya.

Monas telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti area parkir luas, mushola, toilet, serta tempat makan. Taman di sekitar Monas juga menjadi tempat yang nyaman bagi pengunjung untuk bersantai.

Monas buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, kecuali pada hari Senin terakhir setiap bulan, di mana Monas ditutup untuk pemeliharaan. Tiket masuknya pun sangat terjangkau, yakni Rp5.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak.

Dengan segala keunikan dan sejarahnya, Monas tetap menjadi ikon Jakarta yang tak lekang oleh waktu. Bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata edukatif dengan nuansa sejarah, Monas adalah tempat yang wajib dikunjungi. (XRQ)

Reporter: Akil

Prabowo Teken Aturan, Korban PHK Kini Dapat Gaji 60 Persen Selama Enam Bulan

0
Ilustrasi Gaji (Foto: infobanknews.com)

NUKILAN.id | Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menandatangani regulasi baru yang memberikan perlindungan lebih besar bagi pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2025, pekerja korban PHK kini berhak menerima uang tunai sebesar 60 persen dari gaji bulanan mereka selama enam bulan.

Aturan ini merupakan revisi dari PP 37/2021 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Berdasarkan dokumen yang ditandatangani pada 7 Februari 2025, rincian manfaat tersebut tercantum dalam Pasal 21.

“Manfaat uang tunai diberikan setiap bulan sebesar 60 persen dari upah, untuk paling lama enam bulan,” demikian bunyi Pasal 21 dalam peraturan tersebut.

Pemerintah menetapkan bahwa upah yang menjadi dasar pembayaran manfaat uang tunai adalah upah terakhir yang dilaporkan oleh pengusaha kepada BPJS Ketenagakerjaan. Namun, terdapat batasan maksimal sebesar Rp5 juta. Dengan demikian, pekerja yang memiliki upah di atas batas tersebut tetap akan menerima manfaat berdasarkan angka maksimal.

“Jika upah melebihi batas atas, maka upah yang digunakan sebagai dasar pembayaran manfaat uang tunai adalah sebesar batas atas upah,” lanjut peraturan tersebut. Artinya, pekerja dapat menerima kompensasi maksimal Rp3 juta per bulan atau 60 persen dari Rp5 juta.

Perbaikan dari Kebijakan Sebelumnya

Kebijakan ini memberikan manfaat lebih besar dibandingkan dengan regulasi sebelumnya. Dalam PP 37/2021, kompensasi yang diberikan bagi pekerja korban PHK hanya sebesar 45 persen dari upah untuk tiga bulan pertama dan 25 persen untuk tiga bulan berikutnya. Dengan aturan baru ini, jumlah uang tunai yang diterima pekerja meningkat secara signifikan.

Pemerintah berharap kebijakan ini dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pekerja yang kehilangan pekerjaan dan membantu mereka tetap bertahan di tengah masa transisi mencari pekerjaan baru.

Editor: Akil

BSI Aceh Kucurkan KUR tahun 2024 Melebihi Target

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) Regional Aceh terus berkomitmen untuk mendorong pembangunan ekonomi di Provinsi Aceh terutama sektor UMKM baik dari segi pengembangan maupun pembiayaan Kredit Usaha Mikro (KUR)

Regional CEO BSI Aceh, Wachjono menyampaikan bahwa perseroan siap mendukung Pemprov Aceh dalam mengembangkan ekonomi melalui penyediaan layanan keuangan syariah yang terintegrasi, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekosistem ekonomi berbasis syariah di Aceh.

BSI selalu berkomitmen untuk terus melakukan berbagai upaya meningkatkan fasilitas layanan keuangan syariah yang dimiliki perseroan guna mendukung perekonomian daerah di Aceh sekaligus memberdayakan masyarakat.

Dalam mendukung pertumbuhan UMKM, BSI memberikan perhatian khusus dengan menghadirkan program pengembangan di UMKM Center. Program ini tidak hanya menyediakan fasilitas pembiayaan, tetapi juga pelatihan dan pendampingan rutin agar UMKM dapat naik kelas.

Selain itu, BSI juga terus mendorong anak muda untuk menjadi entrepreneur melalui Aceh Muslimpreneur. Program ini merupakan kompetisi untuk mendorong anak muda mengembangakn ide bisnis mereka, memperluas jaringan, dan membangun komunitas pengusaha muslim. Inisiatif ini diharapkan menjadi gerbang awal menyiapkan wirausaha muda di Aceh agar mampu bersaing dan berdaya. Pada 2024, tercatat 10.400 wirausaha baru untuk membantu meningkatkan perekonomian di Aceh.

Dalam hal pembiayaan di Aceh, BSI Aceh mencatatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar 3,98 triliun kepada 49.735 penerima. Capaian ini melampaui target Rp3,1 triliun, tutup wachjono.

Editor: Akil

Prabowo: Kalau Kecewakan Rakyat, Saya Malu Maju Lagi

0
Presiden Prabowo Subianto menyatakan malu maju menjadi presiden lagi kalau sampai ia mengecewakan rakyat. (Foto: Dok. Istimewa).

NUKILAN.id | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto akhirnya buka suara terkait dorongan sejumlah pihak yang menginginkannya kembali maju sebagai calon presiden dalam Pilpres 2029. Dalam pidato peringatan HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Sabtu (15/2), Prabowo menyatakan dirinya telah menyanggupi permintaan tersebut.

Namun, Menteri Pertahanan yang kini menjabat sebagai Presiden RI itu menegaskan bahwa kesanggupan tersebut bukan tanpa syarat. Ia menegaskan tidak akan maju kembali jika program-program pemerintahannya dalam lima tahun ke depan tidak berhasil.

“Kalau program-program saya tidak berhasil, tidak perlu saudara calonkan saya terus. Saya kalau mengecewakan kepercayaan rakyat, saya malu untuk maju lagi,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Prabowo menambahkan bahwa tekadnya sejak kecil adalah melihat Indonesia menjadi negara yang hebat. Ia menegaskan bahwa ambisinya dalam dunia politik bukanlah semata demi kekuasaan pribadi.

“Dari kecil saya hanya ingin melihat Indonesia hebat. Sumpah saya sama dengan senior saya dulu, tidak ada ingin kekuasaan untuk kehebatan saya sendiri,” lanjutnya.

Sebelumnya, wacana pencalonan kembali Prabowo di Pilpres 2029 mencuat setelah Partai Gerindra menyatakan dukungannya. Sekretaris DPD Gerindra Jakarta, Rani Mauliani, mengungkapkan bahwa dorongan tersebut merupakan keputusan dari Kongres Luar Biasa (KLB) Gerindra yang digelar di Hambalang, Jawa Barat, Kamis (13/2).

“Sepakat untuk tetap menjadikan beliau sebagai Ketum Partai Gerindra, Ketua Dewan Pembina, dan Capres periode kedua nanti di 2029,” kata Rani dikutip dari CNNIndonesia.com.

Menurutnya, keputusan tersebut merupakan aspirasi yang muncul dari seluruh kader Gerindra, mulai dari tingkat DPD, DPC, PAC, hingga ranting dan anak ranting. Dukungan itu menjadi bukti bahwa kader Gerindra masih menaruh kepercayaan besar kepada Prabowo untuk kembali memimpin Indonesia di periode berikutnya.

Dengan pernyataan tegas Prabowo, publik kini menanti bagaimana program-program pemerintahannya dalam lima tahun ke depan akan dijalankan. Apakah Prabowo akan memenuhi harapan rakyat dan kembali mencalonkan diri di 2029, atau justru sebaliknya? Waktu yang akan menjawab.

Editor: Akil

Jokowi Sebut Prabowo Presiden Terkuat di Dunia, Ini Alasannya

0
Presiden ke-7 RI Joko Widodo Menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Gerindra ke-17 di Bogor, Jawa Barat. (Foto: cnn indonesia)

NUKILAN.id | Jakarta – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memuji Presiden Prabowo Subianto sebagai pemimpin terkuat di dunia. Menurut Jokowi, kekuatan ini berasal dari dukungan besar rakyat dan parlemen, menjadikan Prabowo sebagai presiden dengan legitimasi politik yang kokoh.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Partai Gerindra di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2). Dalam pidatonya, Jokowi menegaskan bahwa tidak ada pemimpin dunia saat ini yang memiliki dukungan sekuat Prabowo.

“Coba cek seluruh presiden yang ada di dunia sekarang, ini enggak ada yang sekuat Bapak Prabowo. Saking kuatnya sampai detik ini saya tidak melihat ada yang berani mengkritik,” ujar Jokowi.

Jokowi mengakui bahwa saat dirinya masih menjabat sebagai presiden, kritik dari berbagai pihak terus mengalir. Namun, situasi berbeda terjadi saat Prabowo memimpin. Menurutnya, tidak ada yang berani menyalahkan atau mengkritik kebijakan Prabowo karena ketegasan dan determinasi yang dimilikinya.

“Coba sekali-sekali nyalahin Pak Prabowo, enggak berani. Karena kepemimpinan dan determinasi Pak Prabowo sangat teruji,” imbuhnya.

Jokowi menyoroti bahwa kemenangan Prabowo dalam Pemilu Februari 2024 dengan perolehan 58,6 persen suara atau lebih dari 96 juta suara merupakan bukti kuatnya dukungan rakyat. Selain itu, Prabowo yang berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka didukung oleh 10 partai di bawah Koalisi Indonesia Maju (KIM), memperkokoh posisinya di pemerintahan.

Dari sisi dukungan parlemen, Jokowi menyebut bahwa Prabowo memiliki mayoritas dukungan dengan angka di atas 80 persen. Bahkan, survei kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo dalam 100 hari pertama mencapai 80,9 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan survei pada awal pemerintahannya dulu yang hanya 62 persen.

“Dukungan dari parlemen juga di atas 80 persen. Artinya apa? Dukungan rakyat sangat kuat sekali, dukungan politik dari parlemen sangat kuat sekali sehingga saya boleh menyampaikan Presiden Prabowo yaitu presiden dengan dukungan terkuat baik dari rakyat maupun DPR,” tutur Jokowi.

Pernyataan Jokowi ini sontak menjadi sorotan publik, mengingat selama ini kritik terhadap pemerintah selalu menjadi bagian dari demokrasi. Apakah pernyataan ini menggambarkan realitas politik yang ada atau sekadar sanjungan dalam perayaan partai, tetap menjadi perdebatan di tengah masyarakat.

Editor: Akil

Tren #KaburAjaDulu, Negara dan Pekerjaan Favorit Diaspora Indonesia

0
Fenomena #KaburAjaDulu ramai di platform X. (Foto: Finansialku.com)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tren #KaburAjaDulu tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Ungkapan ini mencerminkan minat warganet untuk meninggalkan Indonesia dan mencoba peruntungan di luar negeri, baik untuk bekerja maupun melanjutkan pendidikan.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menilai tren ini sebagai sesuatu yang positif, dengan syarat para pekerja migran membekali diri dengan keterampilan yang memadai.

“Dengan catatan, masyarakat yang memiliki keinginan (untuk) terlebih dahulu meningkatkan keterampilan dan kemampuannya,” ujarnya, dikutip dari Antara, Kamis (13/2/2025).

Ia juga mengingatkan bahwa keterampilan yang cukup akan membuka peluang bagi pekerja migran Indonesia (PMI) untuk mendapatkan pekerjaan dan gaji yang layak di luar negeri.

Negara Tujuan Favorit Diaspora Indonesia

Tagar #KaburAjaDulu bukan sekadar wacana di media sosial. Banyak warganet berbagi pengalaman dan rekomendasi mengenai negara tujuan yang paling cocok bagi mereka yang ingin bekerja atau menetap di luar negeri. Data Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menunjukkan bahwa sepanjang Januari-November 2024, sebanyak 272.164 pekerja migran Indonesia resmi bekerja di luar negeri.

Sebagian besar dari mereka bekerja di sektor informal, dengan jumlah mencapai 145.962 orang. Menariknya, pekerja migran perempuan mendominasi angka ini dengan total 187.127 orang.

Dikutip Nukilan.id dari BP2MI, tercatat negara tujuan utama para pekerja migran Indonesia sepanjang 2024 adalah:

  1. Hong Kong – 92.836 orang
  2. Taiwan – 79.031 orang
  3. Malaysia – 43.833 orang
  4. Jepang – 11.758 orang
  5. Korea Selatan – 9.870 orang
  6. Singapura – 9.739 orang
  7. Arab Saudi – 7.183 orang
  8. Italia – 3.177 orang
  9. Brunei Darussalam – 2.852 orang
  10. Turkiye – 2.561 orang

Selain itu, diaspora Indonesia juga tersebar di Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Rumania, Maladewa, Polandia, Hungaria, Papua Nugini, Slovakia, dan berbagai negara lainnya.

Menariknya, Taiwan, Malaysia, Hong Kong, Singapura, dan Italia menjadi negara yang paling banyak membuka lowongan kerja bagi pekerja migran Indonesia.

Dari sisi asal daerah, Jawa Timur menyumbang jumlah pekerja migran tertinggi dengan 74.224 orang. Disusul oleh Jawa Tengah (61.886 orang), Jawa Barat (57.117 orang), Nusa Tenggara Barat (24.451 orang), dan Lampung (23.389 orang). Sementara itu, Indramayu tercatat sebagai kabupaten asal PMI terbanyak dengan 20.139 orang, diikuti Cilacap (12.270 orang), Kabupaten Cirebon (11.002 orang), Ponorogo (10.567 orang), dan Blitar (9.952 orang).

Pekerjaan Favorit Diaspora Indonesia

Selain negara tujuan, pekerjaan yang paling banyak dijalani diaspora Indonesia juga menarik perhatian. Berdasarkan data BP2MI, lima profesi paling diminati sekaligus paling banyak membuka lowongan kerja bagi pekerja migran Indonesia adalah:

  1. Asisten rumah tangga (house maid) – 93.116 orang
  2. Perawat (caregiver) – 48.533 orang
  3. Buruh (worker) – 21.023 orang
  4. Pekerja perkebunan (plantation worker) – 15.053 orang
  5. Pekerja domestik (domestic worker) – 9.639 orang

Selain itu, pekerja bangunan, pekerja pabrik, juru masak keluarga, nelayan, hingga perawat orang tua juga menjadi profesi yang banyak digeluti oleh PMI.

Mayoritas pekerja migran Indonesia yang bekerja di luar negeri berstatus menikah, dengan total 126.004 orang. Dari segi latar belakang pendidikan, mayoritas lulusan SMA/SMK mendominasi dengan jumlah 118.213 orang.

Peluang dan Tantangan

Dengan semakin terbukanya akses bagi diaspora Indonesia untuk bekerja di luar negeri, tren #KaburAjaDulu menunjukkan bahwa banyak masyarakat yang melihat peluang lebih baik di luar negeri. Namun, kesiapan dalam hal keterampilan, pendidikan, serta perlindungan hukum tetap menjadi faktor penting bagi para pekerja migran agar dapat bekerja dengan aman dan mendapatkan hak yang layak.

Sebagai catatan, fenomena migrasi tenaga kerja ini juga menjadi refleksi bagi pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas lapangan kerja dalam negeri, sehingga bekerja di luar negeri bukan sekadar pilihan karena keterpaksaan, tetapi benar-benar menjadi langkah strategis bagi mereka yang ingin berkembang dan meningkatkan taraf hidupnya. (XRQ)

Reporter: AKil

MIN 16 Aceh Barat Raih Penghargaan LPJ Terbaik III

0
MIN 16 Aceh Barat Raih Penghargaan LPJ Terbaik III. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Meulaboh – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 16 Aceh Barat mencatat prestasi membanggakan dengan meraih peringkat Terbaik III dalam Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI). Penghargaan ini diberikan dalam acara penutupan Rapat Koordinasi (Rakor) Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat tahun 2024, yang digelar pada Rabu (12/2/2025).

Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata transparansi dan akuntabilitas MIN 16 Aceh Barat dalam mengelola laporan keuangan madrasah. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Aceh Barat, H. Abrar Zym, secara langsung menyerahkan penghargaan ini kepada Kepala MIN 16 Aceh Barat, M. Lidan.

Sebagai pemimpin yang baru menjabat selama 10 bulan, pencapaian ini menjadi catatan tersendiri bagi M. Lidan dalam meningkatkan tata kelola administrasi madrasah. Tidak hanya sukses dalam penyusunan LPJ, madrasah ini juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam bidang akademik.

“Alhamdulillah, untuk laporan keuangan MIN 16 Aceh Barat tahun 2024, kita berhasil meraih peringkat Terbaik III. Tahun 2025 nanti, kita akan berusaha lebih keras untuk mendapatkan peringkat Terbaik I,” ujar M. Lidan dikutip dari RRI, Sabtu (15/2/2025).

Prestasi MIN 16 Aceh Barat tidak hanya terbatas pada administrasi, tetapi juga dalam kompetisi akademik. Siswa-siswinya terus menorehkan prestasi gemilang dalam berbagai perlombaan di tingkat madrasah. “Tahun ini, siswa kita banyak meraih prestasi, baik dalam perlombaan yang diselenggarakan oleh MTs HBS maupun di MTs Model,” lanjut M. Lidan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tenaga pendidik dan staf administrasi yang telah berkomitmen menjaga transparansi dalam pengelolaan madrasah. “Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi MIN 16 Aceh Barat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta tata kelola madrasah di masa mendatang,” katanya.

Ke depan, MIN 16 Aceh Barat menargetkan peningkatan dalam berbagai aspek, baik akademik maupun administrasi, agar bisa meraih pencapaian lebih tinggi di tahun-tahun berikutnya.

Editor: Akil

DPRK Banda Aceh Optimistis Illiza-Afdhal Mampu Bawa Perubahan

0
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar. (Foto: Nukilan/Hadiansyah)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh menaruh harapan besar kepada pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal dan Afdhal Khalilullah, yang baru saja dilantik untuk periode 2025-2030. Dalam Rapat Paripurna Pengambilan Sumpah Jabatan yang dipimpin Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, Rabu (12/2/2025), optimisme terhadap kepemimpinan baru ini menjadi sorotan utama.

Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, menegaskan pihaknya siap bersinergi dengan Illiza-Afdhal untuk menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi kota ini. Salah satu persoalan krusial adalah kondisi keuangan daerah yang sedang dalam situasi sulit.

“Bu Illiza kembali memimpin kota di saat kondisi keuangan pemko sedang tidak baik-baik saja. Tapi kami yakin bahwa Illiza-Afdhal bisa mengambil langkah dan strategi yang tepat disertai adanya road map yang jelas agar keuangan pemko bisa kembali menjadi sehat dan mandiri. Karena kita sudah punya success story menuntaskan utang Pemko Banda Aceh pada 2023,” ujar Farid.

Farid, yang juga Ketua DPD PKS Kota Banda Aceh, menyoroti pentingnya kepemimpinan yang kuat dalam penegakan syariat Islam. Menurutnya, masyarakat memiliki harapan besar agar Illiza kembali membawa perubahan signifikan dalam pelaksanaan syariat Islam di Banda Aceh.

“Saat saya bertemu para jamaah di masjid, berdiskusi dengan para tokoh masyarakat di berbagai forum, serta ketemu warga di warkop, mereka optimis penegakan Syariat Islam akan lebih baik. Mereka menaruh harapan besar agar Bunda Illiza langsung yang memimpin upaya penegakan syariat seperti dulu saat beliau menjadi Wali Kota,” tambahnya.

Selain itu, tantangan lain yang menanti kepemimpinan Illiza-Afdhal adalah penataan kota dan peningkatan layanan publik. Masalah seperti perparkiran yang semrawut, pelayanan persampahan, penataan permukiman, serta distribusi air bersih menjadi agenda prioritas yang harus segera ditangani.

Meningkatnya kasus HIV/AIDS di Banda Aceh yang telah menembus angka 500 kasus juga menjadi perhatian serius. Farid mengingatkan pentingnya langkah konkret dan strategi terpadu untuk mengatasi masalah ini.

“Meningkatnya kasus HIV/AIDS yang sudah tembus 500 kasus harus mendapatkan perhatian khusus dan serius. Perlu penanganan secara terpadu dan komprehensif dengan melibatkan lintas instansi, meski leading sectornya ada pada Dinas Kesehatan kota. Dulu saat merebaknya kasus LGBT pada tahun 2016, Bunda Illiza sebagai Wali Kota berhasil menekan peningkatan kasus setelah membentuk Tim Terpadu Penanggulangan LGBT,” jelasnya.

Farid juga menekankan perlunya reformasi birokrasi agar aparatur pemerintah dapat bekerja secara efektif untuk mewujudkan visi-misi Illiza-Afdhal. Menurutnya, pengalaman dan jaringan luas Illiza akan menjadi modal kuat dalam menghadapi keterbatasan anggaran dan sumber daya.

“Di tengah kondisi Banda Aceh dengan sumber daya dan anggaran yang sangat terbatas, saya yakin dengan pengalaman serta jaringan dan koneksi luas yang dimiliki Bu Illiza, apalagi jika didukung tim kerja yang kuat, maka berbagai persoalan bisa diselesaikan secara bertahap. Ditambah lagi beliau memiliki hubungan yang baik dengan pemerintah atasan, baik provinsi maupun pemerintah pusat,” kata Farid.

Sebagai penutup, Farid berharap terjalinnya komunikasi yang baik antara eksekutif dan legislatif, sehingga sinergi dan kolaborasi dapat terus diperkuat demi kemajuan Banda Aceh.

Editor: AKil

Bangun Kekompakan Menuju Kesuksesan, Sekretariat DPRA Gelar Family Gathering di Pantai Riting

0
Bangun Kekompakan Menuju Kesuksesan, Sekretariat DPRA Gelar Family Gathering di Pantai Riting. (Foto: DPRA)

NUKILAN.id | Jantho – Dalam semangat mempererat kebersamaan dan kekompakan, Pimpinan dan Anggota DPRA bersama seluruh karyawan dan karyawati Sekretariat DPRA menggelar kegiatan family gathering di Pantai Riting, Aceh Besar, Minggu (16/2/2025).

Mengusung tema “Kebersamaan dan kekompakan menuju kesuksesan yang lebih baik”, kegiatan ini diikuti oleh seluruh keluarga besar Sekretariat DPRA, termasuk anggota keluarga para pegawai.

Beragam permainan tim yang seru dan menyenangkan mewarnai kegiatan ini. Suasana tampak meriah dengan gelak tawa dan sorak sorai peserta yang antusias mengikuti setiap lomba, mulai dari tarik tambang hingga balap karung berpasangan.

Kegiatan dikemas dengan nuansa kekeluargaan yang hangat. Tidak hanya sebagai ajang bersenang-senang, tetapi juga sebagai ruang untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan sinergi antarpegawai di lingkungan Sekretariat DPRA.

Salah satu peserta, Anita, menyebut kegiatan ini sangat bermanfaat. “Kami merasa lebih dekat satu sama lain. Biasanya sibuk dengan pekerjaan, tapi hari ini bisa bercengkerama seperti keluarga besar,” katanya.

Dengan semangat kebersamaan yang ditonjolkan, kegiatan family gathering ini diharapkan dapat membawa energi positif ke lingkungan kerja, serta menjadi fondasi dalam mewujudkan kinerja yang lebih baik di masa mendatang.

Editor: Akil

Qurratul Aina, Pemuda Aceh Raih Best Delegate di International Youth Academy Malaysia

0
Qurratul Aina, Pemuda Aceh Raih Best Delegate di International Youth Academy Malaysia. (Foto: Pikiran Rakyat)

NUKILAN.id | Kuala Lumpur – Nama Qurratul Aina kembali mengukir prestasi di kancah internasional. Lulusan Universitas Almuslim yang juga Mahasiswa Berprestasi Aceh 2024 ini berhasil meraih penghargaan Best Delegate dalam ajang International Youth Academy (IYA) Chapter Malaysia yang berlangsung pada 11-14 Februari 2025.

Ajang bergengsi ini mempertemukan pemuda-pemuda potensial dari berbagai negara, termasuk Indonesia dan Uzbekistan, dalam sebuah program intensif yang mencakup presentasi proyek, diskusi kelompok, kunjungan universitas, hingga pertunjukan budaya. Dengan kepemimpinan yang kuat, pemikiran kritis, dan kemampuan diplomasi yang mumpuni, Qurratul Aina berhasil mencuri perhatian dan meraih penghargaan prestisius tersebut.

Bagi Aina, pencapaian ini bukan sekadar kebanggaan pribadi, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam mendorong peran generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

“Keberhasilan ini bukan hanya untuk saya sendiri, tetapi juga untuk menginspirasi lebih banyak anak muda agar percaya diri dalam bersuara, berinovasi, dan berkontribusi bagi negeri,” ujar Aina.

Aktivis Aceh Wetland, Pejuang Kelestarian Lahan Basah

Tak hanya berprestasi dalam akademik dan kepemimpinan, Qurratul Aina juga dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dalam bidang lingkungan. Ia aktif dalam Aceh Wetland, sebuah gerakan konservasi yang berfokus pada perlindungan lahan basah di Aceh.

Sebagai putri daerah, Aina memahami betul pentingnya lahan basah sebagai benteng alami terhadap perubahan iklim, habitat bagi keanekaragaman hayati, serta sumber penghidupan bagi masyarakat pesisir. Ia dan timnya di Aceh Wetland aktif dalam berbagai program konservasi, edukasi lingkungan, hingga advokasi kebijakan untuk melindungi ekosistem yang semakin terancam oleh eksploitasi dan perubahan iklim.

“Aceh memiliki kekayaan lahan basah yang luar biasa. Menjaga kelestariannya bukan hanya tanggung jawab kita sebagai warga lokal, tetapi juga bagian dari kontribusi Indonesia untuk dunia,” kata Aina.

Dengan semangat dan kerja kerasnya, Qurratul Aina membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang bisa membawa perubahan. Lewat perjuangannya, ia mengajak lebih banyak pemuda untuk peduli dan berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan bumi.

Prestasi dan dedikasi Aina menjadi bukti bahwa pemuda Aceh memiliki daya saing global dan mampu menjadi agen perubahan di berbagai bidang. Semoga pencapaiannya menginspirasi lebih banyak anak muda untuk berani melangkah dan berkontribusi di tingkat internasional.

Editor: Akil