Beranda blog Halaman 552

Fenomena #KaburAjaDulu: Ekspresi Keresahan atau Peluang untuk Berkembang?

0
Fenomena #KaburAjaDulu ramai di platform X. (Foto: Finansialku.com)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tagar #KaburAjaDulu ramai disuarakan warganet di platform X sejak Minggu (9/2/2025) dan masih menjadi perbincangan hingga kini. Ungkapan ini mencerminkan kekecewaan sejumlah orang yang merasa jenuh dengan kondisi di Indonesia, terutama dalam aspek ekonomi, pendidikan, politik, dan hukum.

Dikutip dari NetralNews.com, ada beberapa faktor yang melatarbelakangi fenomena ini, di antaranya sulitnya mendapatkan pekerjaan, sistem pendidikan yang dinilai bermasalah, ketidakadilan dalam hukum, dunia politik yang mengecewakan, serta kondisi sosial yang dianggap tidak nyaman. Karena berbagai alasan tersebut, banyak netizen mulai mempertimbangkan untuk pindah ke negara lain yang dianggap lebih nyaman, seperti Denmark, Belanda, Norwegia, Belgia, Prancis, Swedia, Jerman, Jepang, Australia, Dubai, hingga Inggris.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan: apakah benar solusi terbaik adalah meninggalkan Indonesia? Ataukah masih ada harapan untuk perubahan di dalam negeri? Untuk menjawab hal ini, Nukilan.id menghubungi Saddam Rassanjani, akademisi FISIP Universitas Syiah Kuala yang saat ini sedang menempuh studi doktoral di Britania Raya.

Menurut Saddam, fenomena #KaburAjaDulu merupakan bentuk ekspresi keresahan generasi muda terhadap kondisi di Indonesia saat ini.

“Fenomena ini merupakan ekspresi keresahan generasi muda terhadap kondisi di Indonesia saat ini terkait ekonomi, peluang kerja, dan kualitas hidup,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia memahami mengapa banyak anak muda mulai mempertimbangkan opsi untuk ke luar negeri. Menurutnya pendidikan, karier, atau sekadar mencari pengalaman baru menjadi alasan yang menjadi pertimbangan mereka.

“Saya memahami mengapa banyak yang mulai mempertimbangkan opsi ke luar negeri, baik untuk pendidikan, karier, atau sekadar mencari pengalaman baru,” katanya kepada Nukilan.id melalui pesan WhatsApp pada Kamis (13/2/2025).

Meski demikian, Saddam mengingatkan bahwa keputusan untuk pergi ke luar negeri seharusnya bukan sekadar bentuk pelarian dari masalah, melainkan harus menjadi langkah strategis untuk berkembang.

“Namun, saya menyarankan bahwa keresahan ini jangan dijadikan sekadar ‘kabur’ dari masalah, melainkan sebuah upaya untuk berkembang dan memperluas wawasan,” tambahnya.

Untuk itu, ia menekankan bahwa banyak individu hebat yang memilih pergi ke luar negeri bukan karena tidak peduli dengan Indonesia, melainkan justru ingin membawa pulang ilmu dan pengalaman yang bisa bermanfaat bagi negeri.

“Tidak sedikit orang hebat yang pergi ke luar negeri bukan karena tidak peduli dengan Indonesia, tetapi justru karena ingin membawa pulang ilmu dan pengalaman yang bisa berkontribusi bagi negeri di masa depan,” ungkapnya.

Meskipun hijrah ke luar negeri dapat menjadi solusi bagi individu yang mencari peluang lebih baik, Saddam mengingatkan bahwa keputusan ini bukanlah jalan keluar universal. Ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menetap di negara lain.

“Pindah ke luar negeri bisa menjadi solusi untuk individu yang mencari kesempatan lebih baik dalam hal pendidikan, pekerjaan, atau lingkungan yang lebih mendukung pengembangan diri,” ujarnya.

Namun, ia menegaskan bahwa tidak semua orang cocok dengan pilihan ini. Ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan, seperti kesiapan mental, keterampilan, serta adaptasi budaya dan sosial. (XRQ)

Reporter: AKil

Ulama Kharismatik Aceh Abu Kuta Krueng Meninggal Dunia

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ulama kharismatik Aceh, Tgk H Usman Ali, yang lebih dikenal sebagai Abu Kuta Krueng, meninggal dunia pada Kamis (13/2/2025) dini hari.

Berdasarkan informasi yang diterima Nukilan, Abu Kuta Krueng mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 04.30 WIB di Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Abu Kuta Krueng merupakan pengasuh Pondok Pesantren Dayah Darul Munawwarah yang berlokasi di Kuta Krueng, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Kabar duka ini juga dikonfirmasi melalui postingan dari pihak Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng Aceh melalui laman media sosial mereka.

“Keluarga Besar Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng turut berdoa atas berpulangnya ke rahmatullah Abu H. Usman bin Ali (Abu Kuta Krueng),” bunyi pengumuman yang diposting di laman Facebook pesantren tersebut.

Reporter: Rezi

Mengupas Kuliner dan Budaya, MNCTV Tayangkan Series ‘Once Upon a Time in Chinatown

0

NUKILAN.id | Iklan – MNCTV menghadirkan program dalam platinum original series Vision+, dengan berbagai series populer di Indonesia. MNCTV menayangkan series dokumenter ‘Once Upon a Time in Chinatown’ tayang Kamis, 13 Februari 2025, pukul 23.00 WIB.

Series dokumenter Once Upon a Time in Chinatown, yang mengupas tema kuliner khas di kawasan Kota Tua Jakarta, masih kental dengan nuansa budaya Tionghoa dan sejarahnya.

Dipimpin oleh Sheila Timothy sebagai sutradara dan didukung oleh Zack Lee, series ini menjadi tontonan menarik yang penuh cerita.

Series ini menampilkan kuliner-kuliner seperti Lomie, Ketupat Cap Gomeh, Siauw, Bakmie, Nasi Hainam hingga Kwetiau yang melekat dengan cita rasa masyarakat Tionghoa yang berada di ibu kota.

Dalam setiap episodenya, Once Upon a Time in Chinatown tidak hanya memperlihatkan dan mereview cita rasa dari setiap tempat kuliner yang mereka datangi, namun series ini juga memberikan kisah inspiratif, keunikan dari kuliner tersebut hingga filosofi dari setiap makanan yang mereka cicipi.

Saksikan series dokumenter Once Upon a Time in Chinatown pada Kamis, 13 Februari 2025, pukul 23.00 WIB hanya di MNCTV Selalu di Hati.

Mendagri Konfirmasi Pemotongan Dana Otsus Aceh

0
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. (Foto: Tangkapan layar YouTube DPR Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengonfirmasi pemotongan dana otonomi khusus (Otsus) Aceh sebagai dampak pelaksanaan efisiensi anggaran 2025.

Hal tersebut disampaikannya usai melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Banda Aceh pada Rabu (12/2/2024.

“Saya membaca ada memang disitu juga anggaran otsus Aceh dan Papua,” ujar Tito kepada awak media.

Meski demikian, Tito Karnavian mengaku belum mengetahui secara detail besaran angka penyesuaian tersebut. Ia menjelaskan saat ini sedang dilakukan proses rekontruksi terkait anggaran tersebut.

“Tapi saya belum lihat angkanya persis tetapi yang saya tahu sekarang ini sedang dilakukan juga rekontruksi, kita lihat nanti hasilnya seperti apa,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Aceh yang baru dilantik, Fadhullah, menyatakan bahwa kebijakan efisiensi ini berlaku secara nasional dan tidak hanya diterapkan di Aceh. 

“Nanti kami akan komunikasikan, nanti kita koordinasi dengan pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran ini,” ujarnya.

Fadhullah juga menegaskan komitmen pemerintah Aceh terkait Otsus dan menyampaikan rencana pengajuan perpanjangan Otsus yang telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun ini. 

“Kita masalah Otsus komitmen dan kita akan mengajukan sesuai dengan undang-undang yang telah kita bahas. Tahun ini pun masuk prolegnas, kita akan mengajukan perpanjangan Otsus ke depan dan kemudian angka yang diberikan mudah-mudahan sesuai dengan Papua nantinya,” pungkasnya.

Reporter: Rezi

Illiza-Afdhal Resmi Dilantik Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh

0
Proses pengambilan sumpah jabatan Illiza Sa'aduddin Djamal dan Afdhal Khalilullah sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh. (Foto: Live Streaming DPRK Banda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) resmi melantik Illiza Sa’aduddin Djamal dan Afdhal Khalilullah sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh periode 2025-2030. Pelantikan berlangsung dalam sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, pada Rabu (12/2/2024) sore.

Amatan Nukilan di kanal YouTube Humas DPRK Banda Aceh, prosesi pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Aceh atas nama Presiden Republik Indonesia di hadapan Ketua Mahkamah Syar’iah. 

Setelah pengambilan sumpah, dilakukan penandatanganan pakta integritas, pemasangan tanda pangkat, penyematan tanda jabatan, dan penyerahan surat keputusan dari Kementerian Dalam Negeri.

“Saya Gubernur Aceh atas nama Presiden Republik Indonesia dengan resmi melantik Illiza Sa’aduddin Djamal sebagai Wali Kota Banda Aceh dan Afdhal Khalilullah sebagai Wakil Wali Kota Banda Aceh masa jabatan 2025-2030,” ucap Mualem.

“Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan,” imbuhnya.

Diketahui, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh telah menetapkan pasangan Illiza Sa’aduddin Djamal-Afdhal Khalilullah sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih untuk periode 2025-2030, pasangan nomor urut 01 ini meraih 44.982 suara atau 41,24 persen dari suara sah.

Reporter: Rezi

Wali Nanggroe Aceh Kukuhkan Mualem-Dek Fadh sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2025-2030

0
Wali Nanggroe Aceh Kukuhkan Mualem-Dek Fadh sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2025-2030. (Foto: Tangkapan Layar)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al-Haythar, secara resmi mengukuhkan Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah (Dek Fadh) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2025-2030. Pengukuhan ini berlangsung setelah keduanya dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada Rabu (12/2/2025).

Pantauan Nukilan.id melalui Kanal Youtube DPRA, usai dikukuhkan, Mualem dan Dek Fadh menjalani peusijuek, sebuah ritual adat Aceh sebagai simbol doa dan restu, yang dipimpin langsung oleh Wali Nanggroe. Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, yang dikenal memiliki peran penting dalam proses perdamaian Aceh melalui perjanjian Helsinki 2005.

Dengan pengukuhan ini, Mualem dan Dek Fadh secara sah mulai menjalankan amanah sebagai pemimpin Aceh untuk lima tahun ke depan. (XRQ)

Reporter: Akil

Nasir Djamil: Aryos Nivada Suksesor Mualem – Dek Fadh

0
Mualem bersama Nasir Djamil di salah satu restoran di Jakarta. (Foto: Dok. Facebook Nasir Djamil)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Nasir Djamil, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, menyampaikan pujian sekaligus pengakuan peran Aryos Nivada dalam proses kemenangan pasangan Muzakir Manaf dan Fadhullah yang kini dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh.

Menurut pengakuan mantan jurnalis Serambi Indonesia yang juga politisi Partai Keadilan Sejahtera itu dikalangan elit Jakarta Aryos Nivada disebut sebagai suksesor Mualem – Dek Fadh.

“Elit Jakarta menyebut Aryos Nivada sebagai suksesor Mualem – Dek Fadh,” ungkap Nasir Djamil pada Rabu (12/2/2025).

Pengakuan itu menurut Nasir Djamil sangat ditentukan oleh latar belakang keilmuan Aryos Nivada dan pengalaman survey melalui Jaringan Survey Inisiatif.

“Itu yang membuat Aryos kerap diperhitungkan setiap kali pesta rakyat dimulai,” tambahnya.

Nasir Djamil juga mengakui bacaan politik Aryos khususnya dalam memprediksi kompetisi elektoral antara pasangan 01 dan 02.

“Sejak awal Aryos sudah memprediksikan Muallem akan unggul. Kini apa yang disampaikan Aryos menjadi kenyataan,” sebutnya.

Dengan apa yang sudah dilakukan oleh Aryos Nivada itu Nasir Djamil berharap Aryos tetap menjadi sosok yang menemani Mualem – Dek Fadh dalam kerja pemerintahan dan pembangunan lima tahunan.

“Tapi mayoritas publik justru mengatakan bahwa Mualem dan Dek Fadh akan beruntung jika tetap mengajak Aryos dalam pemerintahannya untuk lima tahun ke depan,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui Muhammad Nasir Djamil adalah seorang politikus andal kelahiran 1971 yang kembali terpilih menjadi anggota DPR RI untuk periode lima tahun.

Nasir Djamil memulai debut politiknya sejak 1999 dan terpilih menjadi anggota legislatif di DPRD Aceh periode 1999-2004.

Sejak itu, karir politiknya naik level ke nasional. Nasir dipercaya untuk meluncur dan menduduki kursi DPR RI dari Fraksi PKS selama empat periode, yakni 2004-2009, 2009-2014, 2014-2019 dan 2019-2024. Dan, saat ini untuk periode 2024 – 2029.

Kehebatan politik alumni IAIN Ar-Raniry itu, tidak hanya teruji di Dapil Aceh I tapi juga teruji di Dapil Aceh II. Nasir Djamil juga kerap muncul di televisi nasional bersama narasumber nasional lainnya. Sesuatu yang tidak terlihat dari politisi asal Aceh lainnya.

Editor: Akil

Lima Jurusan Paling Ketat di Universitas Syiah Kuala, Calon Mahasiswa Wajib Tahu!

0
Universitas Syiah Kuala. (Foto: Humas USK)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri unggulan di Indonesia, khususnya di wilayah Aceh. Setiap tahunnya, ribuan calon mahasiswa berjuang mendapatkan kursi di berbagai program studi (prodi) favorit. Namun, beberapa jurusan memiliki tingkat persaingan yang jauh lebih ketat dibandingkan yang lain.

Tingginya tingkat kompetisi ini dipengaruhi oleh jumlah peminat yang sangat banyak sementara daya tampung terbatas. Berdasarkan data dari Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Kemdikbud, berikut adalah lima jurusan dengan persaingan terketat di USK yang wajib diketahui sebelum mendaftar.

1. Pendidikan Dokter

Dengan daya tampung hanya 63 mahasiswa pada tahun 2023 dan jumlah peminat mencapai 1.219 orang pada 2022, jurusan ini memiliki rasio keketatan 1:19. Tak heran jika pendidikan dokter menjadi program studi dengan tingkat persaingan tertinggi di USK. Profesi dokter masih menjadi pilihan karier prestisius di Indonesia, sehingga banyak calon mahasiswa berlomba-lomba untuk masuk ke jurusan ini.

Untuk bisa lolos, selain nilai akademik yang tinggi, kamu juga harus mempersiapkan diri dengan baik dalam ujian seleksi.

2. Agribisnis

Jurusan ini semakin diminati seiring berkembangnya sektor pertanian modern dan kebutuhan tenaga profesional di industri pangan. Pada tahun 2023, USK hanya menyediakan 28 kursi, sementara peminatnya mencapai 380 orang pada 2022. Dengan rasio keketatan 1:14, calon mahasiswa yang ingin berkarier di bidang pertanian, ekonomi, dan bisnis harus siap bersaing ketat.

Jika kamu tertarik dengan dunia pertanian, ekonomi, dan bisnis, maka jurusan ini bisa menjadi pilihan yang tepat!

3. Arsitektur

Bagi mereka yang memiliki minat dalam desain, konstruksi, dan perencanaan kota, Arsitektur menjadi pilihan favorit. Jurusan ini hanya menerima 38 mahasiswa pada 2023, sementara jumlah peminatnya mencapai 303 orang pada tahun sebelumnya, sehingga menghasilkan rasio keketatan 1:8. Kreativitas tinggi serta kemampuan dalam menggambar dan menggunakan software desain arsitektur menjadi syarat utama untuk bersaing di prodi ini.

4. Teknik Sipil

Sebagai salah satu cabang teknik yang paling diminati, Teknik Sipil di USK juga memiliki persaingan yang cukup ketat. Dengan daya tampung 54 mahasiswa pada 2023 dan peminat mencapai 435 orang pada 2022, rasio keketatannya mencapai 1:8. Jurusan ini berfokus pada perancangan dan pembangunan infrastruktur seperti jembatan, gedung, dan jalan raya. Prospek kerja yang luas menjadikan Teknik Sipil sebagai pilihan menarik bagi calon mahasiswa.

5. Pendidikan Biologi

Bidang kependidikan juga memiliki jurusan dengan tingkat kompetisi tinggi. Pendidikan Biologi di USK menerima 33 mahasiswa pada 2023, sementara jumlah peminatnya mencapai 274 orang pada 2022. Dengan rasio keketatan 1:8, calon mahasiswa diharapkan memiliki dasar akademik yang kuat dalam sains, khususnya biologi dan kimia.

Persaingan di dunia pendidikan tinggi semakin ketat, terutama untuk jurusan-jurusan favorit di Universitas Syiah Kuala. Jika kamu ingin masuk ke salah satu dari lima jurusan di atas, maka persiapkan diri dengan baik, baik dari segi akademik maupun non-akademik. Perbanyak latihan soal, tingkatkan nilai rapor, dan jangan lupa untuk menggali informasi sebanyak mungkin mengenai jurusan yang kamu minati.

Bagi calon mahasiswa yang bermimpi masuk ke USK, apakah salah satu dari lima jurusan ini menjadi pilihanmu? Persiapkan diri sejak sekarang dan tetap optimis dalam mengejar impian!

Editor: AKil

Isbat Ramadan Digelar 28 Februari, Kemenag Aceh Siapkan Enam Titik Pengamatan Hilal

0
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Aceh, Azhari. (Foto: Dok. Kanwil Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh akan menggelar pengamatan rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1446 Hijriah pada Jumat, 28 Februari 2025. Pengamatan hilal ini akan dilakukan di enam lokasi strategis di Aceh.

Keenam lokasi tersebut meliputi Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang di Lhoknga, Aceh Besar; Tugu Nol Kilometer di Kota Sabang; Bukit Blang Tiron Perta Arun Gas di Lhokseumawe; Pantai Lhokgeulumpang di Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya; POB Suak Geudubang di Aceh Barat; serta Pantai Nancala Teupah Barat di Simeulue.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs. Azhari, M.Si., menjelaskan bahwa pengamatan hilal akan berlangsung setelah salat Ashar dan terbuka untuk umum.

“Pemantauan dilakukan menggunakan teleskop astronomi serta instrumen pendukung lainnya. Sebelum rukyat, akan ada pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat dan ahli astronomi Aceh,” ujar Azhari.

Sidang isbat akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, di Jakarta. Hasil pengamatan dari seluruh Indonesia, termasuk dari Aceh, akan dikompilasi dan diumumkan pada Jumat malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Ketua Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Dr. Alfirdaus Putra, SHI., MH., menjelaskan bahwa ketinggian hilal saat pengamatan diperkirakan mencapai 4,68 derajat di atas ufuk dengan elongasi geosentrik bulan dan matahari sekitar 6,4 derajat serta elongasi toposentrik 5,4 derajat. Hilal diperkirakan dapat terlihat selama 22 menit setelah matahari terbenam dengan intensitas cahaya bulan mencapai 0,22 persen.

“Bagi masyarakat yang ingin melakukan rukyat mandiri, dapat mengarahkan pandangan ke arah barat pada azimut 263 derajat dengan ketinggian hilal 4,68 derajat ketika matahari terbenam,” jelasnya.

Azhari juga mengimbau masyarakat untuk tetap menghormati perbedaan dalam penentuan awal Ramadan.

“Jika nantinya ada perbedaan dalam penetapan awal Ramadan, kita harus tetap saling menghargai. Perbedaan ini adalah rahmat dan harus dijadikan sebagai bagian dari toleransi dalam menjalankan ibadah,” katanya.

Dengan persiapan matang dan dukungan dari berbagai pihak, Kemenag Aceh berharap proses rukyatul hilal berjalan lancar dan dapat memberikan kepastian kepada umat Muslim dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Editor: Akil

Mendagri Resmi Lantik Muzakir Manaf-Fadhlullah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh

0
Prosesi pelantikan Muzakir Manaf dan Fadhlullah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh. (Foto: Tangkapan Layar YouTuber DPR Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melantik Muzakir Manaf dan Fadhlullah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2025-2030. Pelantikan berlangsung dalam Sidang Paripurna Istimewa di Gedung DPR Aceh, Banda Aceh, Rabu (12/2/2025).

Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 13 P Tahun 2025 tertanggal 31 Januari 2025 tentang pemberhentian Penjabat Gubernur dan pengesahan pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh masa jabatan 2025-2030.

“Saya Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden Republik Indonesia dengan resmi melantik saudara Muzakir Manaf sebagai Gubernur Aceh dan saudara Fadhlullah sebagai Wakil Gubernur Aceh,” ucap Tito.

Amatan Nukilan di lokasi, rangkaian acara pelantikan diawali dengan pengucapan sumpah jabatan di hadapan Ketua Mahkamah Syar’iah Aceh dan penandatangan pakta integritas . Selanjutnya, Mendagri melakukan pemasangan tanda pangkat dan penyematan tanda jabatan kepada pasangan kepala daerah terpilih tersebut.

Prosesi pelantikan ditutup dengan ritual Peusijuek Adat yang dipimpin langsung oleh Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh. 

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla,  Teuku Riefky Harsya, Kepala BIN RI, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan harapannya kepada pasangan kepala daerah yang baru dilantik. “Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melakukan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan,” katanya.

Reporter: Rezi