Beranda blog Halaman 501

BKSDA Aceh Turunkan Tim Tanggulangi Harimau Sumatra di Ladang Warga

0
Harimau sumatra. (Foto: canva.com)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menurunkan tim untuk menangani laporan warga terkait seekor harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) yang berkeliaran di ladang di Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur.

“Tim sudah berada di lokasi untuk menangani laporan masyarakat tentang keberadaan harimau di ladang warga,” ujar Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Aceh, Kamarudzaman, Selasa (18/3/2025).

Menurutnya, langkah lebih lanjut, termasuk pemasangan kandang jebak, akan ditentukan berdasarkan hasil pemantauan tim di lapangan. Saat ini, petugas masih melacak keberadaan satwa yang masuk dalam daftar spesies terancam punah tersebut.

“Kami menunggu laporan dari tim di lapangan untuk memastikan apakah harimau masih berada di sekitar ladang. Jika diperlukan, kami akan memasang kandang jebak guna menangkap dan mengevakuasi satwa ini,” kata Kamarudzaman.

Harimau Terekam di Ladang Warga

Laporan mengenai keberadaan harimau ini pertama kali disampaikan oleh seorang warga bernama Ismail pada Sabtu (15/3/2025). Saat itu, ia tengah mengambil air aren di Tembolon, Gampong Ujung Karang, Kecamatan Serbajadi.

Menurut Jemali, warga setempat, Ismail sempat memanjat pohon aren tanpa menyadari ada harimau di sekitar lokasi.

“Saat hendak turun, Ismail melihat seekor harimau di bawah. Ia kaget dan memilih tetap di atas pohon hingga harimau pergi ke semak-semak,” ujar Jemali.

Setelah turun, Ismail segera memberitahukan warga agar waspada dan membatasi aktivitas di ladang. Beberapa warga bahkan sempat merekam keberadaan harimau tersebut menggunakan ponsel.

Imbauan dan Ancaman Kepunahan

BKSDA Aceh mengimbau masyarakat, terutama peternak, untuk tidak melepasliarkan hewan ternak guna menghindari konflik dengan satwa liar. Selain itu, pihaknya telah mensosialisasikan penggunaan kandang antiharimau berbahan kawat yang dapat mencegah masuknya predator ke pemukiman warga.

Menurut data International Union for Conservation of Nature (IUCN), harimau sumatra merupakan spesies yang hanya ditemukan di Pulau Sumatera dan berstatus terancam punah. Populasinya semakin berkurang akibat perburuan liar dan perusakan habitat.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan tindakan ilegal seperti merusak hutan, menangkap, melukai, atau memperjualbelikan satwa dilindungi. Pelanggaran terhadap satwa liar ini dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Konflik antara manusia dan satwa liar sering kali terjadi akibat perusakan habitat alami. Jika tidak segera ditangani dengan baik, konflik ini berisiko menimbulkan kerugian ekonomi dan bahkan korban jiwa, baik bagi manusia maupun keberlangsungan hidup harimau sumatra itu sendiri.

Editor: Akil

Pemerintah Aceh Gelar Mudik Gratis 2025, Simak Persyaratan dan Jadwalnya

0
Pemudik di Terminal Batoh. (Foto: CNN Indonesia)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemerintah Aceh kembali mengadakan program mudik gratis bagi masyarakat pada Lebaran 2025. Program ini diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi warga serta menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Aceh, Teuku Faisal, menyampaikan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dengan berbagai stakeholder, termasuk Kementerian Perhubungan, BUMN, BUMD, dan sektor swasta.

“Kita berharap dengan adanya mudik gratis ini, inflasi daerah dapat dikendalikan serta angka kecelakaan di jalan raya dapat ditekan,” ujar Faisal dalam Rapat Kesiapan Pelaksanaan Mudik Gratis Bersama Pemerintah Aceh di Ruang Potensi Daerah Aceh, Selasa (18/3/2025).

Rapat ini dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh, Zulkifli, sebagai tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perhubungan.

Moda Transportasi dan Syarat Pendaftaran

Program mudik gratis ini akan menggunakan dua moda transportasi, yakni:
✅ Angkutan darat
✅ Angkutan penyeberangan

Faisal menegaskan bahwa kendaraan yang digunakan dalam program ini harus memenuhi standar keselamatan. Semua armada akan menjalani uji kelaikan, baik ramp check maupun uji KIR, sebelum dioperasikan.

“Kami harus memastikan kendaraan benar-benar aman dan legal, baik secara administrasi maupun kondisi fisiknya,” tegasnya.

Masyarakat yang ingin ikut program mudik gratis harus memenuhi persyaratan berikut:
🔹 Memiliki Kartu Identitas Penduduk (KTP)
🔹 Berada dalam kondisi sehat jasmani dan rohani

Upaya Pemerintah Menyejahterakan Warga

Zulkifli menambahkan, program ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Aceh dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan utama program ini adalah memberi kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat yang akan mudik, sekaligus mendukung program nasional,” katanya.

Rapat koordinasi yang digelar hari ini dihadiri oleh 22 BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta yang berpartisipasi, baik secara langsung maupun daring.

Masyarakat diimbau untuk segera bersiap dan memantau informasi jadwal pendaftaran resmi yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Editor: Akil

BI Aceh Dorong Pariwisata Halal sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

0
Kepala BI Aceh, Agus Chusaini memberikan kata sambutan dalam Aceh Economic Forum 2025. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh menyelenggarakan Aceh Economic Forum 2025 bertema “Pengembangan Pariwisata Halal sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru di Aceh” di Auditorium BI Aceh, Banda Aceh, pada Selasa (18/3/2025).

Forum tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yaitu Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Fasilitas Kemenparekraf Dwi Marhen Yono, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi Taufik Rohman, Wakil Dekan I FEBI UIN Ar-Raniry Fithriady dan Akademisi FEBI UIN Ar-Raniry Dr. Hendra Syahputra.

Kepala BI Provinsi Aceh, Agus Chusaini menyampaikan potensi pariwisata Aceh yang luar biasa memerlukan sentuhan agar dapat terealisasi secara optimal. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Aceh tahun 2024 sudah positif namun masih perlu ditingkatkan dibandingkan dengan rata-rata nasional.

“Kita perlu sumber pertumbuhan baru. Kita melihat potensi pariwisata ini bisa dikembangkan. Kalau ini besar, dia akan berkontribusi pada PDRB kita, termasuk juga untuk meningkatkan kesejahteraan, menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan,” ujar Agus kepada Nukilan usai kegiatan.

Agus juga menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan kajian terkait potensi wisata di Aceh. Hasil kajian ini diharapkan menjadi rekomendasi bagi pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk berkolaborasi dalam mengimplementasinya.

“Jadi kalau neliti saja terus nggak dijalankan, itu kayak mimpi di siang bolong. Harapannya nanti ini bisa dijalankan, baik oleh pemerintah maupun oleh pelaku industri bersama-sama,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Fasilitas Kemenparekraf, Dwi Marhen Yono, menyebutkan Aceh memiliki potensi pariwisata yang lengkap, mulai dari budaya, kuliner, alam pegunungan, hingga keindahan bawah laut di Sabang. Namun, ia mengakui bahwa layanan pariwisata di Aceh masih kalah dibandingkan Bali. 

“Aceh memang sudah komplit. Kita mau lihat budaya ada, kuliner lengkap, apalagi dengan Kopi Gayo-nya yang mendunia. Kalau mau lihat gunung banyak, underwater-nya di Sabang juga luar biasa. Tetapi di bidang layanan kita masih kalah sama Bali,” kata Yono.

Yono menekankan pentingnya meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata, karena pariwisata merupakan “bisnis kebahagiaan” yang membutuhkan pendekatan komprehensif.

“Jadi harus komprehensif bahagia. Ketika mereka makan nyaman, ke toilet juga nyaman, sholat juga di musholla atau masjid yang bersih dan harum, disapa dengan baik, dan saat berbelanja sudah ada menu beserta harganya. Ini suatu layanan yang perlu kita tingkatkan di Aceh,” pungkasnya.

Reporter: Rezi

Ketua KUPI Nilai Pengangkatan Nasir Syamaun sebagai Plt Sekda Aceh Langkah Tepat

0
Ketua KUPI Nilai Pengangkatan Nasir Syamaun sebagai Plt Sekda Aceh Langkah Tepat. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ketua Kelompok Usaha Pemuda Indonesia (KUPI), T. Ayatullah Bani Baet, menilai pengangkatan M. Nasir Syamaun sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh merupakan keputusan yang tepat. Menurutnya, sosok Nasir yang masih muda dan energik dinilai mampu bekerja secara sinergis dengan Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf, dalam mendorong kemajuan pembangunan di Aceh.

“Pengangkatan Nasir Syamaun sebagai Plt Sekda Aceh sangat cocok. Dia adalah figur muda yang penuh energi dan memiliki visi yang jelas. Hal ini sejalan dengan semangat kepemimpinan Gubernur Muzakkir Manaf yang juga mengedepankan inovasi dan kerja cepat,” ungkap Teuku Tam dalam keterangannya, Senin (17/3/2025).

Teuku Tam juga menekankan bahwa kolaborasi antara pemimpin muda seperti Nasir dengan Gubernur Muzakkir Manaf diharapkan mampu menghadirkan terobosan dalam tata kelola pemerintahan.

“Dengan semangat muda dan pengalaman yang dimiliki Nasir, saya yakin dia bisa menjadi mitra strategis bagi Gubernur dalam mewujudkan Aceh yang lebih maju dan sejahtera,” tambahnya.

Nasir Syamaun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh sebelum ditunjuk sebagai Plt Sekda menggantikan Alhudri. Pengangkatannya mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk kelompok pemuda yang melihat potensi besar dalam kepemimpinan generasi muda.

Gubernur Muzakkir Manaf juga menyambut baik keputusan tersebut. “Saya yakin dengan energi dan semangatnya, Nasir bisa membantu kami dalam mempercepat berbagai program pembangunan di Aceh,” kata Muzakkir.

Dengan sinergi antara kepemimpinan muda dan pengalaman, harapan besar pun disematkan pada Nasir Syamaun. Diharapkan, langkah ini dapat membawa perubahan signifikan bagi pembangunan Aceh yang lebih berkelanjutan dan inklusif.

Editor: Akil

PMI Banda Aceh Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Penderita Thalassemia

0
PMI Banda Aceh Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Penderita Thalassemia. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh, Selasa (18/3/2025), saat puluhan anak yatim dan penderita thalassemia berkumpul dalam acara buka puasa bersama.

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi mereka yang membutuhkan, khususnya di bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Ketua PMI Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri, menegaskan bahwa acara ini menjadi wujud nyata dari semangat berbagi dan mempererat tali persaudaraan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan dan semangat bagi mereka yang kurang beruntung, serta menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan di bulan yang penuh berkah ini,” ungkapnya.

Amatan Nukilan.id, selain berbuka puasa bersama, PMI juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan bingkisan bagi para peserta. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban anak yatim dan keluarga penderita thalassemia dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

PMI juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial dengan berdonasi atau menjadi relawan.

“Kita semua punoya tanggung jawab untuk saling membantu, terlebih lagi di bulan Ramadhan yang penuh berkah,” kata Haeqal.

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, kesehatan, dan kebahagiaan bagi seluruh peserta. Kegiatan ini pun mendapat sambutan hangat dari para penerima manfaat. Mereka berharap PMI dapat terus mengadakan kegiatan serupa, tidak hanya saat Ramadhan, tetapi juga di waktu-waktu lainnya. (XRQ)

Reporter: Akil

Perbandingan Ranking FIFA Indonesia dan Australia

0
Perbandingan Ranking FIFA Indonesia dan Australia. (Foto: CNN Indonesia)

NUKILAN.id | Jakarta – Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026, perbedaan ranking FIFA antara Timnas Indonesia dan Australia menunjukkan jurang yang cukup lebar. Berdasarkan data terbaru dari FIFA, Indonesia saat ini berada di posisi ke-127 dunia. Posisi ini mengalami penurunan dua peringkat dari sebelumnya yang berada di peringkat ke-125 pada Desember 2024.

Meski demikian, tren peringkat Indonesia dalam lima tahun terakhir mengalami peningkatan signifikan. Pada Juni 2020, skuad Garuda sempat berada di peringkat ke-173, bahkan turun lebih jauh ke posisi 175 pada Agustus 2021. Namun, seiring dengan peningkatan performa di berbagai turnamen seperti Piala Asia dan Kualifikasi Piala Dunia, Indonesia berhasil naik ke posisi saat ini.

Di sisi lain, Australia masih berada jauh di atas Indonesia dalam peringkat FIFA. Saat ini, tim berjuluk The Socceroos menempati posisi ke-26 dunia. Australia menjadi tim peringkat keempat terbaik dari Asia setelah Jepang, Iran, dan Korea Selatan.

Alhasil, perbedaan antara Indonesia dan Australia mencapai lebih dari 100 peringkat. Kendati demikian, pertandingan antara kedua tim tetap dinanti oleh para penggemar sepak bola Tanah Air.

Meskipun terdapat perbedaan peringkat yang cukup jauh, Indonesia masih memiliki peluang untuk memberikan kejutan. Berdasarkan hitungan dari Football Ranking, Timnas Indonesia bisa mendapatkan tambahan 20,76 poin jika berhasil mengalahkan Australia. Jika laga berakhir imbang, Indonesia hanya akan mendapatkan tambahan 8,26 poin. Sebaliknya, jika mengalami kekalahan di Sydney, Indonesia diperkirakan akan kehilangan 4,24 poin.

Dengan skenario tersebut, kemenangan atas Australia dapat membuat Indonesia meroket sekitar 10 hingga 11 peringkat di ranking FIFA. Namun, kenaikan ini juga bergantung pada hasil pertandingan tim lain yang juga berlaga dalam FIFA Matchday.

Pertandingan antara Australia dan Indonesia dijadwalkan berlangsung di Stadion Sydney Football pada Kamis (20/3) pukul 16.10 WIB. Laga ini menjadi krusial bagi kedua tim dalam perjuangan mereka menuju Piala Dunia 2026.

Editor: AKil

Politikus Gerindra Usulkan Dana PSU Pilkada 2024 Diambil dari Anggaran Pendidikan-Kesehatan

0
Ilustrasi Pemungutan Suara. (Foto: Detik)

NUKILAN.id | Jakarta – Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Gerindra, Longki Djanggola, mengusulkan agar kekurangan dana pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada 2024 diambil dari anggaran pendidikan dan kesehatan. Usulan tersebut disampaikan dalam rapat dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pemerintah di Komisi II DPR, Senin (10/3).

Longki menilai anggaran pendidikan dan kesehatan dapat dialokasikan hingga 20 persen dan bisa menjadi alternatif untuk menutupi kekurangan dana PSU di sejumlah daerah.

“Diskresi kepada daerah untuk menggunakan dana wajib misalnya anggaran pendidikan 20 persen dan kesehatan 10 persen,” kata Longki.

Ia menyebut pemerintah daerah bisa melakukan diskresi dengan mengalihkan sebagian anggaran tersebut kepada KPU sebagai penyelenggara. Eks Gubernur Sulawesi Tengah itu juga menilai langkah tersebut tidak bertentangan dengan instruksi Presiden terkait efisiensi.

“Saya kira perlu dipertimbangkan sepanjang kalau memang diatasi dengan kebijakan Pak Menteri yang terakhir ini itu saran saja,” ujarnya.

Namun, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menolak tegas usulan tersebut. Tito menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengorbankan anggaran wajib pendidikan dan kesehatan demi pelaksanaan PSU.

“Mohon maaf Pak Longki, kita nggak akan mengorbankan yang wajib Pak, yang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, nah itu dampaknya langsung ke masyarakat Pak,” kata Tito.

Tito menyebut anggaran untuk PSU Pilkada 2024 telah ditetapkan sebesar Rp719 miliar, lebih rendah dari usulan awal yang mencapai Rp1 triliun.

“Ini kami kira turun dari perkiraan rapat yang lalu lebih kurang Rp1 triliun karena ada efisiensi tersebut,” ujarnya.

Editor: Akil

KPK Dukung Wacana Penjara Koruptor di Pulau Terpencil

0
Komisi Pemberantasan Korupsi. (Foto: Radioidola)

NUKILAN.id | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendukung rencana pembangunan penjara khusus bagi koruptor di pulau terpencil. Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, bahkan mengusulkan agar negara tidak perlu menyediakan makanan bagi mereka selama menjalani masa hukuman.

“Pemerintah tidak perlu menyediakan makanan untuk mereka, cukup sediakan alat pertanian supaya mereka berkebun, bercocok tanam di ladang atau di sawah untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sendiri yang berasal dari hasil keringat mereka sendiri,” ujar Johanis melalui pesan tertulis, Selasa (18/3/2025).

Pernyataan ini disampaikan Johanis sebagai respons terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menyampaikan rencana membangun penjara khusus koruptor di lokasi terpencil. Prabowo menegaskan bahwa langkah tersebut bertujuan memberikan efek jera bagi para pelaku tindak pidana korupsi.

“Saya juga akan sisihkan dana buat penjara di suatu tempat yang terpencil. Mereka enggak bisa keluar. Kita akan cari pulau. Kalau mereka keluar, biar ketemu sama hiu,” kata Prabowo di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (13/3).

Lebih lanjut, Johanis juga mengusulkan agar hukuman minimal bagi koruptor diperberat menjadi 10 tahun penjara. Menurutnya, ketentuan saat ini yang masih mengatur hukuman minimal satu tahun dalam Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) belum cukup memberikan efek jera.

“Hukuman pelaku tindak pidana korupsi diperberat dengan hukuman badan minimal 10 tahun hingga hukuman seumur hidup. Harapan saya dengan begitu orang akan punya rasa takut untuk melakukan korupsi,” tegas Johanis.

Prabowo menambahkan bahwa korupsi merupakan ancaman serius bagi negara dan dapat menyebabkan kehancuran jika tidak ditindak dengan tegas. Ia bahkan menyatakan siap mengambil langkah ekstrem terhadap para pelaku korupsi.

“Mereka harusnya ngerti saya ini siap mati untuk bangsa dan negara ini. Mafia manapun saya tidak takut. Apalagi ada Kapolri dan TNI, apalagi ada guru-guru akan membantu saya,” ujar Prabowo.

Ia juga menekankan bahwa korupsi berdampak buruk bagi masyarakat, termasuk guru, dokter, perawat, dan petani. Oleh karena itu, ia mengancam akan mengusir para koruptor dari Indonesia.

“Koruptor-koruptor itulah yang buat guru susah, dokter, perawat, petani susah. Kita akan usir mereka dari bumi Indonesia kalau perlu,” pungkasnya.

Editor: Akil

BMKG: Gelombang Perairan Aceh Capai 2,5 Meter

0
Ilustrasi gelombang tinggi (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh melaporkan bahwa kondisi perairan di Aceh saat ini berada dalam kategori gelombang sedang, dengan ketinggian mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.

Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Amat Komi, dalam keterangannya kepada Nukilan.id, menyampaikan bahwa cuaca di wilayah Aceh secara umum diprediksi cerah berawan hingga berawan.

Namun, BMKG mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi. Beberapa daerah bahkan berpeluang mengalami hujan lebat yang disertai kilat dan petir.

Selain itu, angin diperkirakan bertiup dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 6 hingga 32 km/jam. Suhu udara di Aceh diperkirakan berada di kisaran 19 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembaban udara antara 65 hingga 95 persen.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (XRQ)

Reporter: AKil

Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat di Aceh hingga 20 Maret

0
Ilustrasi hujan lebat dan angin kencang. (Foto: KBKNEWS)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Aceh yang berlaku pada 18 hingga 20 Maret 2025. Sejumlah daerah diprediksi akan mengalami hujan lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Forecaster on Duty Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Amat Komi, menjelaskan bahwa kondisi atmosfer saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang meningkatkan potensi hujan lebat di Aceh.

“Terpantau adanya belokan angin (shearline) dan konvergensi di wilayah Aceh. Selain itu, aktifnya MJO pada fase 2. Beberapa kondisi tersebut dapat berpotensi terhadap pertumbuhan awan hujan di wilayah Aceh,” kata Amat Komi kepada Nukilan.id, Senin (18/3/2025).

Berdasarkan pantauan BMKG, hujan lebat berpotensi terjadi di beberapa wilayah pada hari yang berbeda. Pada 18 Maret, Aceh Barat, Aceh Jaya, dan Aceh Singkil diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.

Kemudian, pada 19 Maret, potensi hujan deras meluas ke wilayah Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Nagan Raya, dan Subulussalam. Sementara itu, pada 20 Maret, hujan lebat berpotensi kembali terjadi di Aceh Jaya dan Aceh Singkil.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan bencana hidrometeorologi akibat intensitas hujan yang tinggi. Potensi banjir, tanah longsor, serta angin kencang perlu diantisipasi, terutama di wilayah yang rawan terhadap bencana tersebut.

Selain itu, masyarakat yang berada di daerah pegunungan dan bantaran sungai diminta untuk lebih berhati-hati. Jika terlihat awan tebal berwarna hitam dan hujan mulai turun secara rintik-rintik, BMKG menyarankan agar segera meninggalkan daerah lereng serta kawasan aliran sungai untuk menghindari risiko bencana.

Pihak BMKG akan terus memantau perkembangan cuaca dan mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi guna mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem yang mungkin terjadi. (XRQ)

Reporter: Akil