Beranda blog Halaman 494

Mengenang BJ Habibie di Hari Kelahirannya

0
BJ Habibie (Foto: Wikipedia)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Setiap tanggal 25 Juni, bangsa Indonesia mengenang hari kelahiran Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie, tokoh penting dalam sejarah teknologi dan politik Tanah Air. Menurut informasi yang dilansir Nukilan.id dari situs Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Habibie lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936.

BJ Habibie menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada 12 Mei 1962. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua putra, Ilham Akbar dan Thareq Kemal.

Namanya dikenal luas sebagai tokoh utama di balik lahirnya pesawat N250 Gatot Kaca, pesawat turboprop pertama buatan Indonesia yang mengudara pada 1995. Pesawat ini dirancang bersama tim dari Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN), dengan kapasitas angkut sekitar 50 penumpang dan potensi pengembangan hingga 70 penumpang.

Sebelumnya, Habibie juga terlibat dalam pengembangan pesawat CN-235 bersama insinyur dari perusahaan Spanyol, CASA. Prototipe pesawat tersebut berhasil mengudara pada akhir 1983.

Di bidang keilmuan, Habibie dikenal berkat temuannya dalam teori Crack Progression Theory yang kemudian disebut sebagai Teori Habibie. Teori ini mampu menjelaskan titik awal munculnya retakan pada sayap dan badan pesawat, serta menghitung lokasi dan besarnya retakan pada struktur pesawat.

Habibie pernah menjabat sebagai Wakil Presiden ke-7 RI dalam Kabinet Pembangunan VII, dari 14 Maret 1998 hingga 21 Mei 1998. Setelah Presiden Soeharto mengundurkan diri, Habibie ditetapkan sebagai Presiden ke-3 Indonesia dan menjabat dari 21 Mei 1998 hingga 20 Oktober 1999.

BJ Habibie wafat pada 12 September 2019 akibat gagal jantung. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, tepat di samping makam istrinya yang telah lebih dulu meninggal pada 22 Mei 2010. (XRQ)

Reporter: AKil

17 Tenant Kantin RSUDZA Terima Sertifikat Halal dari LPPOM MPU Aceh

0
17 Tenant Kantin RSUDZA Terima Sertifikat Halal dari LPPOM MPU Aceh. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Ketua Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) MPU Aceh, Deni Candra, ST., MT, menyerahkan Sertifikat Halal kepada 17 pelaku usaha tenant kantin Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. Penyerahan berlangsung di ruang rapat Gedung LPPOM MPU Aceh, Selasa (24/6/2025).

Dalam sambutannya, Deni Candra menyampaikan harapannya agar para pelaku usaha terus menjaga kehalalan produk yang mereka sajikan kepada konsumen.

“Saya berharap agar kita semua berkomitmen penuh untuk selalu menjaga kehalalan ini. Ini juga merupakan pilot project penguatan ekonomi syariah di sektor kuliner,” ujarnya.

Sebelum sertifikat diserahkan, tim auditor halal dari LPPOM MPU Aceh telah melakukan proses audit terhadap bahan baku, proses produksi, hingga penyajian makanan di setiap tenant yang beroperasi di kantin RSUDZA.

Kantin KPN RSUDZA sendiri saat ini telah ditetapkan sebagai zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) pertama di Aceh. Zona ini diresmikan beberapa hari sebelumnya oleh Gubernur Aceh yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Restu Andi Surya, S.STP, MA.

Editor: Akil

Komisi III DPRK Banda Aceh Tinjau Proyek Jembatan dan Infrastruktur Lainnya

0
Komisi III DPRK Banda Aceh, saat meninjau progres jembatan gantung sepanjang 80 meter yang menghubungkan Lambhuk dengan Lamseupeung, menuju Masjid Haji Keuchik Leumiek, pada Selasa (24/06/2025) (Foto: Humas DPRK Banda Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh melakukan peninjauan terhadap sejumlah proyek strategis di wilayah kota, Selasa (24/6/2025). Salah satu yang dikunjungi adalah pembangunan jembatan gantung sepanjang 80 meter yang menghubungkan Gampong Lambhuk dan Lamseupeung menuju Masjid Haji Keuchik Leumiek.

Ketua Komisi III, Royes Ruslan, memimpin langsung kunjungan tersebut bersama Wakil Ketua Tuanku Muhammad, Sekretaris Komisi Sofyan Helmi, serta anggota Ramza Harli dan Faisal Ridha. Peninjauan turut diikuti oleh perwakilan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Banda Aceh serta pihak balai yang terkait.

Royes menyebut kehadiran jembatan ini akan memberi manfaat besar bagi masyarakat, khususnya pejalan kaki yang beraktivitas menuju masjid. Ia menilai, jembatan ini juga berpotensi menjadi daya tarik wisata baru di Banda Aceh.

“Jembatan ini akan sangat membantu masyarakat, baik dari gampong Lambhuk maupun Lamseupeung. Apalagi aksesnya langsung ke masjid yang menjadi pusat kegiatan masyarakat. Bahkan bisa menjadi spot wisata baru. Namun, harus diantisipasi dari sekarang agar tidak menimbulkan persoalan baru, terutama dari sisi pengelolaan dan keamanan,” kata Royes.

Selain jembatan, Komisi III juga meninjau pembangunan jalan Angsa di Gampong Batoh dan progres pembangunan Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranas) Banda Aceh. Monitoring ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur di kota.

Editor: Akil

Pelaku Pembunuhan Berantai di Aceh Tenggara Ditangkap setelah Delapan Hari Buron

0
Polisi memperlihatkan AS, tersangka pembunuhan berantai di Mapolres Aceh Tenggara, Selasa (24/6/2025). (FOTO: POLRES ACEH TENGGARA)

NUKILAN.ID | KUTACANE — Tim Polres Aceh Tenggara berhasil menangkap AS, pelaku pembunuhan berantai yang terjadi di Desa Uning Sigugur, Kecamatan Babul Rahmah, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (16/6/2025). Dalam peristiwa tersebut, lima orang dilaporkan meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, pada Selasa (24/6/2025), menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan setelah pelaku buron selama delapan hari. AS yang merupakan warga Desa Pegunungan Kompas, diketahui bersembunyi di kawasan pegunungan di wilayah Aceh Tenggara.

“Pelaku lari dari kebun ke kebun untuk sembunyi,” ujar Kapolres.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah parang yang digunakan dalam aksi pembacokan, dua unit telepon genggam, lampu, dan air mineral.

Kapolres menjelaskan bahwa antara pelaku dan korban memiliki hubungan keluarga. Beberapa korban diketahui merupakan keponakan dan adik kandung dari ibu pelaku. Saat ini, tim penyidik masih mendalami motif di balik tindakan yang disebut sebagai kejahatan keji tersebut.

“Motif pasti dari tindakan keji ini masih dalam tahap pendalaman oleh tim penyidik,” ungkap AKBP Yulhendri.

Atas perbuatannya, AS dijerat dengan Pasal 340 KUHP dan/atau Pasal 80 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman bagi pelaku adalah hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara selama 15 hingga 20 tahun.

“Ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun dan atau minimal 15 tahun,” kata Kapolres.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan proses hukum akan berjalan secara profesional.

“Kami berkomitmen untuk menegakkan hukum secara adil dan profesional. Terima kasih kepada masyarakat atas informasi yang diberikan sehingga pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan,” tuturnya.

Editor: Akil

Plt Sekda Aceh Lantik Lima Komisioner Komisi Informasi Aceh Periode 2025–2029

0
Plt Sekda Aceh Lantik Lima Komisioner Komisi Informasi Aceh Periode 2025–2029. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir, secara resmi melantik lima komisioner Komisi Informasi Aceh (KIA) untuk masa jabatan 2025–2029. Pelantikan berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Selasa, 24 Juni 2025.

Kelima komisioner yang dilantik yakni Junaidi, Dian Rahmat Syahputra, M Nasir, Sabri, dan Vicky Bastianda.

“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan ucapan selamat kepada para komisioner KIA yang dilantik pada kesempatan ini. Amanah ini adalah kehormatan besar sekaligus tanggung jawab yang memerlukan komitmen moral dan profesional yang tinggi,” ujar M Nasir.

KIA, menurutnya, merupakan lembaga independen yang berperan menjalankan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, termasuk menyelesaikan sengketa informasi publik melalui mediasi atau ajudikasi non-litigasi.

Ia menegaskan pentingnya peran KIA dalam memastikan akses publik terhadap informasi yang akurat, cepat, dan terpercaya.

“Di tengah derasnya arus informasi digital saat ini, keterbukaan informasi merupakan kebutuhan dasar sekaligus syarat mutlak bagi pemerintahan yang demokratis. Sejalan dengan hal tersebut, KIA bukan hanya bertugas untuk menyelesaikan sengketa, tetapi juga merupakan pilar penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara,” kata M Nasir.

Ia mendorong para komisioner yang baru dilantik untuk menjaga integritas, memperkuat kolaborasi, serta memanfaatkan teknologi demi memperluas akses informasi publik yang inklusif dan efisien.

Selain itu, KIA diharapkan terus mengawasi pelaksanaan keterbukaan informasi di seluruh badan publik di Aceh, mendorong inovasi layanan informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat, dan menyelesaikan sengketa secara objektif.

M Nasir juga mengajak seluruh jajaran pemerintah, dari provinsi hingga gampong, untuk mendukung pelaksanaan tugas-tugas KIA. Ia turut mengimbau masyarakat agar menggunakan hak atas informasi dengan bijak dan bertanggung jawab.

“Mari kita manfaatkan keterbukaan ini untuk membangun kesadaran kolektif, memperkuat kontrol sosial yang sehat, dan tetap menjunjung tinggi etika dalam berkomunikasi,” pungkasnya.

Editor: Akil

Olah Pakan Secara Mandiri, Peternak Aceh Besar Diapresiasi Bupati

0
Bupati Aceh Besar, Muharram Idris saat melakukan kunjungan ke peternakan ayam petelur milik warga di Gampong Cot Suruy, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar pada Senin (23/6/2025) (Foto: Media Center Aceh Besar)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, mengunjungi peternakan ayam petelur milik warga di Gampong Cot Suruy, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, pada Senin (23/6/2025). Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar, Jakfar, serta Kepala Bidang Peternakan, Uzir.

Dalam kunjungan itu, Bupati menyampaikan apresiasinya kepada Edi, pemilik peternakan, yang dinilai berhasil membangun usaha secara mandiri, terutama dalam hal pengelolaan pakan. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk kemandirian yang patut dicontoh oleh peternak lain.

“Ini potensi yang sangat bagus untuk dikembangkan di Aceh Besar. Edi mampu mengelola pakan ternaknya sendiri, tidak tergantung pada pakan pabrikan. Ini contoh kemandirian yang luar biasa dan bisa menjadi inspirasi bagi peternak lainnya,” ujar Bupati.

Edi mengungkapkan bahwa ketergantungan pada pakan dari luar daerah, khususnya dari Medan, membuat usaha menjadi tidak stabil karena harga yang fluktuatif dan ditentukan oleh distributor. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk memproduksi pakan secara mandiri.

“Kalau beli dari Medan, usaha ini tidak akan berkembang karena harga bisa naik sewaktu-waktu dan kami tidak punya control. Jadi kami mengelola sendiri, bahkan hasilnya cukup memuaskan. Rata-rata produksi telur harian mencapai lebih dari 5.000 butir. Kami juga sedang melakukan pembibitan untuk menambah populasi ayamnya,” jelas Edi.

Saat ini, peternakan milik Edi yang dikenal dengan nama “Edi Kandang” memelihara sekitar 9.000 ekor ayam, dengan 6.000 ekor di antaranya sudah dalam masa produksi.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sendiri tengah mempertimbangkan kerja sama dengan Edi Kandang sebagai bagian dari upaya penguatan program ketahanan pangan daerah sekaligus peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor peternakan.

Editor: Akil

Tol Sigli-Banda Aceh Hampir Tersambung Penuh, Waktu Tempuh Kian Singkat

0
Ruas jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh). (Foto: Dok. Resmi)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Pembangunan jalan tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) sepanjang 74,2 kilometer kini hampir rampung. Tol pertama di Provinsi Aceh ini menyisakan dua seksi terakhir yang ditargetkan selesai tahun ini, yakni Seksi Padang Tidji–Seulimeum dan Seksi Kuto Baro–Simpang Baitussalam.

Hingga saat ini, progres fisik seluruh trase telah mencapai 96,67 persen. Seksi Padang Tidji–Seulimeum sepanjang 24,67 kilometer tengah memasuki tahap akhir konstruksi dengan progres 99,46 persen. Sementara itu, untuk Seksi Kuto Baro–Simpang Baitussalam sepanjang 5 kilometer, bagian jalan utama sudah selesai 100 persen dan hanya menyisakan pembangunan simpang susun yang telah mencapai 87 persen.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dody Hanggodo, menyebut keberadaan jalan tol sangat penting untuk mempercepat arus logistik dan menekan biaya transportasi.

“Karena diharapkan dapat memangkas waktu tempuh antar wilayah pada sektor logistik, sehingga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru,” kata Dody dalam keterangan resminya, Rabu (25/6/2025).

Pembangunan tol ini telah dimulai sejak semester kedua tahun 2018, dimulai dari ruas Indrapuri–Blang Bintang. Tol Sigli–Banda Aceh terdiri dari enam seksi. Empat di antaranya telah diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 9 September 2024, yakni Seksi 2 (Seulimeum–Jantho), Seksi 3 (Jantho–Indrapuri), Seksi 5 (Blang Bintang–Kuto Baro), dan Seksi 6 (Kuto Baro–Baitussalam).

Beberapa ruas sudah beroperasi lebih dulu. Seksi 2 sepanjang 6,26 kilometer mulai digunakan sejak 8 Maret 2022, Seksi 3 sepanjang 16,37 kilometer sejak 26 Februari 2021, dan Seksi 4 (Indrapuri–Blang Bintang) sepanjang 14,6 kilometer telah beroperasi sejak 1 Juli 2020. Sementara Seksi 5 sepanjang 7,3 kilometer juga sudah beroperasi.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Heri Yugiantoro, menjelaskan bahwa untuk Seksi Kuto Baro–Simpang Baitussalam, hanya simpang susun yang masih dalam tahap penyelesaian.

“Untuk Seksi Kutabaro – Simpang Baitussalam hanya simpang susun saja yang belum tuntas, saat ini progresnya sudah 87%, sementara untuk mainroad sudah operasi,” ujarnya.

Setelah seluruh seksi tersambung, jalan tol ini akan menghubungkan Kota Banda Aceh dengan Kabupaten Pidie secara penuh. Kehadirannya diharapkan memperlancar mobilitas warga, distribusi barang, serta membuka akses menuju pusat-pusat ekonomi di Aceh.

Tol Sigli-Banda Aceh juga menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), ditujukan untuk mendorong pertumbuhan dan pemerataan pembangunan di kawasan barat Indonesia.

Editor: Akil

Menteri PU Tinjau Proyek Irigasi Jambo Aye, Tekankan Manfaat untuk Petani

0
Menteri PU didampingi kepala BWS Sumatera 1 berkunjung ke irigasi Jamboe Ayee. (Foto: SDA PU)

NUKILAN.ID | LHOKSUKON — Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, meninjau langsung progres pembangunan Saluran Irigasi Jambo Aye di Aceh Utara, Selasa (24/6/2025). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I.

Proyek irigasi ini menjadi salah satu program strategis pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Aceh Utara dan sekitarnya.

Dody meminta agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai jadwal dan anggaran digunakan secara efisien.

“Saya minta agar anggaran digunakan sebaik mungkin, tepat sasaran, dan proyek ini selesai sesuai jadwal. Yang paling utama, proyek ini harus memberi manfaat langsung bagi rakyat, khususnya para petani,” kata Dody di lokasi.

Ia menambahkan, saluran irigasi Jambo Aye memiliki peran penting dalam membantu petani memperoleh akses air, terutama saat musim kemarau.

Selain meninjau proyek, Menteri PU juga berdialog dengan petani setempat dan mendengarkan masukan mereka terkait kebutuhan pertanian. Pemerintah, kata dia, berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur yang merata guna menunjang sektor pertanian secara berkelanjutan.

Editor: Akil

Disdik Aceh Pastikan Penerimaan Siswa Baru Dilaksanakan Secara Transparan

0
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Dinas Pendidikan Aceh menegaskan bahwa proses penerimaan siswa baru jenjang SMA, SMK, dan SLB untuk Tahun Ajaran 2025/2026 dilaksanakan secara transparan dan sesuai aturan.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A., menjelaskan bahwa seluruh tahapan pendaftaran mengacu pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025. Aturan ini mengatur jalur penerimaan, seperti jalur domisili, afirmasi, serta perpindahan tugas orang tua atau wali.

“SPMB tahun ini kami pastikan berjalan bersih dan terbuka. Tidak ada ruang untuk kecurangan atau praktik yang merugikan calon peserta didik. Orang tua tidak perlu risau—semua anak pasti mendapatkan kesempatan untuk bersekolah,” kata Marthunis dalam keterangannya, Senin (24/6/2025).

Ia juga mengingatkan bahwa semua sekolah negeri di Aceh memiliki standar mutu yang sama. Masyarakat diharapkan tidak lagi memandang adanya perbedaan kualitas antar sekolah.

“Tidak ada lagi dikotomi antara sekolah favorit dan non-favorit. Semua sekolah negeri memiliki standar mutu yang sama, baik dari sisi kurikulum, tenaga pengajar, maupun sarana prasarana. Yang terpenting adalah memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk belajar,” ujarnya.

Sebagai langkah penguatan integritas, Gubernur Aceh Muzakir Manaf telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.3.1/7031 yang melarang praktik gratifikasi, pungutan liar, dan suap dalam proses penerimaan peserta didik baru.

“Tidak boleh ada imbalan dalam bentuk apapun kepada panitia, kepala sekolah, maupun guru. Jika ada pihak yang mencoba bermain curang, silakan laporkan. Kami akan tindak tegas,” tegas Marthunis.

Disdik Aceh juga mengajak masyarakat untuk turut mengawasi jalannya penerimaan siswa baru demi terciptanya sistem pendidikan yang adil dan berintegritas di seluruh wilayah Aceh.

Editor: Akil

Pemkab Aceh Barat Akan Pajang Foto ASN Selingkuh di Baliho

0
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, didampingi Wakil Bupati Said Fadheil, SH. (Foto: RRI)

NUKILAN.ID | MEULABOH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat akan mengambil langkah tegas terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti melakukan perselingkuhan. Salah satu bentuk sanksi yang disiapkan yakni dengan mempublikasikan foto mereka di ruang publik melalui baliho milik pemerintah daerah.

“ASN jangan selingkuh, kalau selingkuh kita munculkan wajahnya di baliho pemerintah daerah,” ujar Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP MM, kepada wartawan di Meulaboh, Selasa (24/6/2025).

Tarmizi menyebut, kebijakan tersebut merupakan bentuk peringatan serius kepada ASN, baik pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), agar menjaga etika dan moralitas dalam kehidupan pribadi maupun profesional.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya kerap menerima laporan terkait adanya kasus perselingkuhan yang terjadi di lingkungan instansi pemerintah, seperti dinas, badan, maupun kantor di bawah naungan Pemkab Aceh Barat.

“Yang selingkuh ini suami orang dan isteri orang, artinya yang selingkuh ini rata-rata yang sudah punya pasangan sah atau sudah punya keluarga,” kata Tarmizi.

Menurutnya, tak sedikit gugatan perceraian yang masuk ke pemerintah daerah disebabkan oleh persoalan perselingkuhan, dengan pelakunya berasal dari kalangan ASN.

Tarmizi menambahkan, pemerintah daerah ingin menciptakan keteladanan di kalangan ASN dan PPPK, khususnya dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Ia menekankan bahwa perceraian kerap berdampak negatif terhadap anak-anak dalam keluarga.

Ancaman publikasi wajah ASN yang berselingkuh melalui papan reklame, lanjutnya, diharapkan menjadi upaya preventif agar aparatur pemerintah lebih berhati-hati dan menjaga martabat keluarga.

“Maka dari itu jangan selingkuh, kalau selingkuh kita munculkan wajahnya di baliho,” tegasnya.

Editor: Akil