Beranda blog Halaman 472

Jejak Gemilang Aktris dan Aktor Berdarah Aceh di Dunia Hiburan Tanah Air

0
Artis berdarah Aceh, Cut Syifa. (Foto: Grid.id)

NUKILAN.id | Jakarta – Pesona Serambi Mekah tidak hanya terpancar dari keelokan alam dan kekayaan budayanya, tetapi juga dari sosok-sosok berdarah Aceh yang mengukir prestasi di panggung hiburan nasional. Sejumlah artis Tanah Air diketahui memiliki darah Aceh yang mengalir dalam tubuh mereka, baik dari ayah, ibu, maupun keduanya.

Melansir laman theAsianparent.com, tercatat ada 18 artis nasional yang memiliki darah Aceh. Beberapa di antaranya bahkan sudah lama malang melintang di dunia hiburan dan masih tetap eksis hingga kini. Berikut deretan aktris dan aktor berdarah Aceh yang mewarnai industri hiburan Indonesia:

1. Beby Tsabina

Memiliki nama lengkap Cut Beby Tsabina, artis muda ini dikenal sebagai penyanyi sekaligus model. Ia mulai mencuri perhatian saat membintangi sinetron Alphabet pada 2015, dan melanjutkan kiprahnya di layar lebar lewat film Dear Nathan pada 2017.

2. Cut Syifa

Aktris muda berusia 23 tahun ini memiliki nama lengkap Cut Syifa Hanasalsabila. Namanya dikenal luas berkat peran-perannya di berbagai FTV dan sinetron. Belakangan, ia memutuskan untuk mengenakan hijab dan tampil lebih tertutup.

3. Cut Meyriska

Dikenal dengan nama lengkap Cut Ratu Meyriska, istri dari aktor Roger Danuarta ini telah membintangi banyak judul sinetron sejak usia muda. Ia kerap disebut sebagai salah satu “Ratu Sinetron” di masanya.

4. Enzy Storia

Enzy Storia Leovarisa (29) mendapatkan darah Aceh dari sang ibu, sementara ayahnya berasal dari Polandia. Kariernya dimulai dari FTV, kemudian merambah sinetron, film, iklan, hingga menjadi presenter ternama.

5. Risty Tagor

Ariestia Ramadhany Tagor Harahap, atau lebih dikenal sebagai Risty Tagor (32), merupakan artis berdarah Aceh dari kedua orangtuanya. Kini, ibu tiga anak ini lebih fokus mengurus bisnis dan keluarga, sehingga jarang tampil di layar kaca.

6. Asha Syara

Dulu dikenal sebagai artis seksi, Asha Syara (34) kini mantap berhijab. Aktris berdarah Aceh-Arab ini justru terjun ke dunia hiburan secara tidak sengaja saat menemani temannya audisi, dan justru dirinya yang ditawari peran oleh agen.

7. Nova Eliza

Nova Eliza (41) telah aktif di dunia hiburan sejak 1998. Meski sempat mengurangi aktivitas keartisannya usai menikah dengan sutradara Mirwan Suwarso pada 2007, Nova tetap eksis dan kini tengah menantikan sinetron terbarunya tayang di televisi.

8. Cut Memey

Cut Meylani Decy Susanti, atau Cut Memey (41), kini menetap di Kanada mengikuti sang suami, Paul Rowler. Meski jauh dari Tanah Air, ia tetap aktif sebagai instruktur zumba dan membagikan aktivitasnya di media sosial.

9. Cut Tari

Artis senior Cut Tari pernah tersandung kontroversi, namun pesonanya tak luntur. Selain aktif di sinetron, ibu satu anak ini kerap dipercaya menjadi presenter berbagai acara televisi.

10. Cut Keke

Cut Keke (48) merupakan salah satu aktris berdarah Aceh yang telah berkarier sejak 1993. Sampai saat ini, wajahnya masih menghiasi layar kaca lewat berbagai peran sinetron.

11. Cut Mini

Meski telah berusia hampir 50 tahun, Cut Mini Teo tetap tampil awet muda dan aktif di dunia seni peran. Artis berdarah Aceh ini dikenal lewat peran-peran berkualitasnya di film dan sinetron.

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Aceh, Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah

0
Ilustrasi hujan lebat dan angin kencang. (Foto: KBKNEWS)

NUKILAN.id | Banda Aceh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sejumlah wilayah di Aceh sejak 8 hingga 10 April 2025.

Cuaca ekstrem ini ditandai dengan hujan lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang. Potensi tersebut, menurut BMKG, dipicu oleh sejumlah faktor meteorologis yang cukup kompleks.

“Adanya belokan angin (shearline), konvergensi, serta aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial turut memicu pertumbuhan awan hujan. Selain itu, anomali suhu muka laut yang hangat di perairan barat Aceh juga berkontribusi terhadap peningkatan massa uap air,” ujar Koordinator Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda, Anang Arianto, dalam keterangannya kepada RRI, Rabu (9/4/2025).

Akibat kondisi atmosfer yang labil tersebut, sejumlah daerah di Aceh berpotensi terdampak. Pada 8 April, wilayah dengan risiko tinggi antara lain Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Nagan Raya, dan Subulussalam.

Memasuki 9 April, wilayah terdampak meluas mencakup Aceh Besar, Bener Meriah, Bireuen, Lhokseumawe, Pidie, dan Pidie Jaya. Sementara itu, pada 10 April, potensi hujan lebat masih mengancam Aceh Timur dan beberapa daerah lainnya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang yang bisa terjadi akibat hujan deras berkepanjangan.

“Jika terlihat awan tebal berwarna gelap dan hujan mulai turun, terutama di wilayah pegunungan, masyarakat diimbau segera menjauh dari lereng dan aliran sungai untuk menghindari risiko bencana,” tambah Anang.

BMKG juga mengingatkan agar nelayan dan pengguna transportasi laut memperhatikan perkembangan informasi cuaca, mengingat angin kencang dapat memicu gelombang tinggi di sejumlah perairan Aceh.

Editor: Akil

Gubernur dan Wagub Aceh Tegaskan Komitmen Bersih, Transparan, dan Pro-Rakyat

0
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, didampingi Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, dan Plt. Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, saat menggelar Rapat Pimpinan bersama seluruh Kepala SKPA/Biro dan Instansi Vertikal di Gedung Serbaguna, Setda Aceh. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemerintah Aceh menegaskan arah baru kepemimpinan yang mengedepankan prinsip bersih, transparan, dan pro-rakyat. Hal ini ditegaskan langsung oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf saat memimpin Rapat Pimpinan dan Arahan Khusus di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (8/4/2025). Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Plt Sekda Aceh Muhammad Nasir, serta seluruh kepala dinas di lingkungan Pemerintah Aceh.

Dalam rapat tersebut, Gubernur menekankan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan, khususnya di lingkungan Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA). Ia mengingatkan bahwa kehati-hatian dalam pelaksanaan program adalah kunci untuk menghindari jeratan hukum yang bisa mengganggu jalannya roda pemerintahan.

“Kita jangan terjerat hukum, dan saya sendiri tidak mau SKPA dipanggil-panggil karena akan menghambat kerja. Mari kita singkirkan hal-hal yang bisa menimbulkan temuan pada kita,” kata Gubernur.

Transparansi dalam proses pengadaan barang dan jasa, khususnya di Unit Layanan Pengadaan (ULP), juga menjadi sorotan. Gubernur meminta agar semua pihak menjauhkan diri dari praktik-praktik yang berpotensi menimbulkan masalah hukum.

Tak hanya soal integritas, Gubernur juga menggarisbawahi sejumlah isu strategis yang harus menjadi fokus bersama, mulai dari perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, percepatan investasi, hingga pembenahan perizinan. Salah satu hal penting yang disorotnya adalah evaluasi izin Hak Guna Usaha (HGU) yang arealnya melebihi ketentuan.

Menurut Gubernur, banyak lahan perkebunan sawit di Aceh saat ini dikuasai oleh pihak luar daerah. Kondisi tersebut, ujarnya, tak bisa dibiarkan terus berlangsung. Ia pun meminta Dinas Pertanian dan Perkebunan untuk melakukan pengawasan lebih ketat serta mengambil langkah-langkah penertiban terhadap pelanggaran lahan.

Terkait sektor pertambangan, Gubernur menyebut akan segera disusun Qanun Pertambangan Rakyat. Tujuannya, agar aktivitas tambang rakyat dapat dikelola secara legal dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem koperasi dan kewajiban membayar pajak.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menekankan pentingnya percepatan proyek Bendungan Krueng Keuruto, yang sebelumnya telah dilaporkannya kepada Presiden. Ia meminta Dinas Pengairan untuk bergerak cepat serta menertibkan bangunan yang berdiri di atas lahan produktif milik masyarakat.

Wagub Soroti Pelaksanaan Haji dan Dana Otsus

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah turut memberikan arahan dalam rapat. Ia menyoroti pelaksanaan ibadah haji tahun ini, di mana Aceh mendapatkan kuota 36 orang untuk Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD). Wagub menegaskan bahwa pemilihan TPHD harus diputuskan langsung oleh Pemerintah Aceh.

Ia juga menyuarakan urgensi revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA), khususnya untuk memperpanjang keberlanjutan Dana Otonomi Khusus. Menurutnya, seluruh jajaran pemerintahan harus bersatu dan kompak dalam menyuarakan aspirasi ini ke pemerintah pusat dan DPR RI.

“Kita satu kapal yang sama, rakyat Aceh memberi mandat pada kita semua, jadi kekompakan harus sama-sama kita jaga,” ujar Fadhlullah.

Wagub juga meminta agar seluruh SKPA menyelaraskan program kerja dengan visi-misi kepemimpinan saat ini. Ia memberi penekanan khusus kepada Bappeda untuk segera menindaklanjuti kerja sama luar negeri, termasuk hasil kunjungan ke Uni Emirat Arab, demi mempercepat realisasi program prioritas.

Realisasi Anggaran Lampaui Target

Plt Sekda Aceh Muhammad Nasir dalam laporannya menyampaikan bahwa realisasi anggaran triwulan pertama 2025 telah melampaui target yang ditetapkan. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa waktu yang tersisa hanya sembilan bulan, sehingga seluruh perangkat kerja harus menjaga momentum dan menyesuaikan program agar sejalan dengan visi pimpinan.

Ia juga menegaskan pentingnya komitmen SKPA dalam pembahasan perubahan APBA nantinya. Alokasi anggaran, katanya, harus diarahkan secara tepat untuk mendukung pencapaian program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur.

Pembagian tugas antarasisten, lanjutnya, juga telah diatur secara rinci untuk memastikan bahwa pelaksanaan anggaran dapat berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Dengan rapat ini, Pemerintah Aceh ingin menunjukkan keseriusannya dalam menjalankan pemerintahan yang bersih, profesional, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Editor: Akil

Hari Pertama Kerja, Bupati Aceh Timur Sidak Kantor Pelayanan Publik

0
Hari Pertama Usai Lebaran, Bupati Aceh Timur Sidak Kantor Pelayanan Publik. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Idi Rayeuk – Memasuki hari pertama kerja usai libur Idul Fitri 1446 Hijriah, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, langsung turun ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor pelayanan publik, Selasa (8/4/2025).

Sidak dilakukan guna memastikan kehadiran pegawai serta kelancaran pelayanan publik pasca libur panjang lebaran. Sejumlah instansi yang disambangi di antaranya adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (DPMP2T), serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur.

“Kami hari ini melakukan sidak guna memastikan kehadiran pegawai. Dari hasil sidak tersebut, ada sebagian pegawai berhalangan hadir setelah mendapatkan izin pimpinan,” ujar Iskandar kepada wartawan di Aceh Timur.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Iskandar tidak hanya mengecek daftar kehadiran pegawai, tetapi juga menyoroti sejumlah aspek pelayanan publik, termasuk kebersihan ruang kerja hingga etika petugas dalam melayani masyarakat.

Sidak ini juga menjadi momentum bagi Pemkab Aceh Timur untuk memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat berjalan normal, meskipun baru memasuki hari pertama kerja.

“Tidak boleh ada keterlambatan dalam program pelayanan publik dan pembangunan daerah. Kita harus bekerja lebih cepat dan lebih baik. Jangan menghambat pelayanan masyarakat,” tegasnya.

Mantan Anggota DPRA itu juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk segera menyesuaikan ritme kerja usai cuti bersama, serta menyelesaikan pekerjaan yang sempat tertunda.

Lebih jauh, Iskandar menekankan bahwa pemerintahan yang baik adalah fondasi utama untuk menghadirkan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat.

“Titik fokus pertama kami menata pemerintahan yang baik. Mustahil bagi pemerintahan yang tidak baik itu mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakatnya,” kata Iskandar.

Di akhir sidak, Bupati menegaskan bahwa program-program strategis yang telah dirancang pemerintah daerah harus berjalan sesuai jadwal. Sebab, program tersebut erat kaitannya dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh Timur.

Editor: Akil

Pengunjung Padati Puncak Geurutee Saat Arus Balik Lebaran 2025

0
View samudra hindia dari Puncak Geurutee. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Calang – Puncak Gunung Geurutee di Kabupaten Aceh Jaya menjadi magnet wisata saat arus balik Lebaran 2025. Ribuan pengunjung memadati kawasan wisata ini untuk melepas penat perjalanan sambil menikmati panorama Samudera Hindia yang memukau.

Belasan warung jajanan yang berjajar di tepi jalan nasional Meulaboh–Banda Aceh tak pernah sepi dari pengunjung. Dari sajian mie instan hingga kopi panas, semua menjadi favorit wisatawan yang singgah sejenak di puncak Geurutee.

Novi, salah satu pengunjung yang ditemui pada Selasa (8/4/2025), mengaku selalu menyempatkan diri mampir ke Geurutee setiap kali kembali ke Banda Aceh.

“Tempat ini sering saya kunjungi bersama teman, karena (pemandangan) cantik dan cocok buat have fun,” ujarnya.

Menurut Novi, daya tarik utama Geurutee bukan sekadar keindahan alamnya, tetapi juga pengalaman menyantap mie instan di ketinggian dengan pemandangan laut lepas.

“Ini merupakan salah satu tempat makan mie instan dengan pemandangan terbaik,” tambahnya.

Namun, lonjakan pengunjung tak jarang menyebabkan kemacetan lalu lintas di ruas jalan lintas barat Sumatra tersebut. Ahmad, salah seorang pemilik warung, mengungkapkan bahwa terbatasnya lahan parkir membuat arus kendaraan tersendat, terutama pada akhir pekan.

“Untungnya, satlantas turun tangan untuk mengurai kemacetan,” kata Ahmad.

Meski padat, para pedagang tetap melayani pengunjung hingga larut malam. Keberadaan mereka turut mendukung geliat ekonomi lokal, terutama di momen libur panjang seperti Lebaran.

Dengan kombinasi alam, kuliner, dan keramahan warga, Puncak Geurutee terus menjadi persinggahan favorit bagi pelintas jalur barat Aceh yang ingin beristirahat sejenak, menikmati suasana, dan mengabadikan momen. (XRQ)

Reporter: Akil

Puncak Arus Balik Lebaran, Ruas Jalan Gunung Geurutee Padat Merayap

0
Suasana arus balik di Jalan Gunung Geurutee terpantau padat. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Calang – Arus balik Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah mengakibatkan kemacetan panjang di ruas jalan lintas barat Aceh yang melintasi kawasan wisata Puncak Gunung Geurutee, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Selasa (8/4/2025) sore.

Pantauan di lokasi menunjukkan, ribuan kendaraan pribadi, sepeda motor, dan bus antarkota memadati jalur tersebut. Selain menjadi jalur utama lintas barat Aceh, kawasan ini juga menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menikmati pemandangan alam, terutama saat matahari terbenam.

Musa, salah seorang pengguna jalan yang terjebak kemacetan, mengaku kepadatan lalu lintas berlangsung cukup lama.

“Macetnya lumayan lama ya, kendaraan yang melintas sangat banyak sekali,” ujar Musa kepada Nukilan.id, Selasa (8/4/2025).

Ia menyebut, kemacetan disebabkan oleh tingginya volume kendaraan dari para pemudik yang hendak kembali ke Banda Aceh, serta pengunjung yang memadati kawasan wisata tersebut. Selain itu, kondisi jalan yang sempit dan tidak mampu menampung lonjakan kendaraan turut memperparah situasi.

Mayoritas pelaku perjalanan merupakan para perantau—baik mahasiswa maupun pekerja—yang telah selesai merayakan Lebaran di kampung halaman mereka dan kini bersiap kembali ke kota masing-masing.

Cut Salsa, salah seorang pengunjung yang turut menikmati suasana di Puncak Geurutee, mengaku tak menyangka akan menghadapi kemacetan parah.

“Kami memang sengaja datang ke sini untuk menikmati pemandangan indah di Puncak Geurutee. Tidak terbayangkan bahwa kemacetan lalu lintas akan sedemikian parahnya,” ungkapnya.

Kemacetan yang terjadi memicu kekhawatiran akan lamanya waktu tempuh para pemudik, terutama mereka yang dituntut kembali beraktivitas di kota dalam waktu dekat. Hingga sore hari, antrean kendaraan masih terlihat mengular di sejumlah titik sepanjang jalur tersebut.

Pihak terkait diharapkan dapat mengambil langkah antisipatif guna mengatur arus lalu lintas, mengingat kondisi serupa diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. (XRQ)

Reporter: Akil

Plt. Sekretaris Dinas ESDM Aceh Pimpin Apel Perdana dan Halal Bihalal Usai Idul Fitri

0
Plt. Sekretaris Dinas ESDM Aceh Pimpin Apel Perdana dan Halal Bihalal Usai Idul Fitri. (Foto: Dinas ESDM Aceh)

NUKILAN.id | BANDA ACEH — Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti halaman Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh pada Selasa pagi, 8 April 2025. Plt. Sekretaris Dinas ESDM Aceh, Ikhlas, ST, M.Sc., memimpin apel pagi perdana usai libur Idul Fitri 1446 Hijriah yang dilanjutkan dengan kegiatan Halal Bihalal bersama seluruh jajaran pegawai.

Apel tersebut menjadi momentum awal bagi para ASN di lingkungan Dinas ESDM Aceh untuk kembali memulai aktivitas pelayanan publik dengan semangat baru. Dalam amanatnya, Ikhlas menyampaikan pentingnya menjaga etos kerja dan memperkuat kolaborasi pasca-lebaran.

Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Halal Bihalal. Suasana akrab dan penuh kehangatan tampak saat para pegawai saling bersalaman dan bermaaf-maafan, menandai semangat kebersamaan usai menjalani ibadah puasa selama Ramadan.

Ikhlas juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan tim dalam menghadapi tantangan kerja ke depan, terutama dalam mengawal program strategis sektor energi dan sumber daya mineral di Aceh.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa semangat Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga pemulihan semangat kerja dan mempererat tali silaturahmi dalam bingkai pengabdian kepada masyarakat.

Mencicipi ‘Guritno’, Mie Aceh dengan Topping Gurita Khas Lamno

0
‘Mie Guritno’, Mie Aceh dengan Topping Gurita Khas Lamno. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Calang – Bagi pecinta kuliner, mencicipi Mie Aceh adalah pengalaman rasa yang tak terlupakan. Jika biasanya Mie Aceh disajikan dengan topping daging sapi, ayam, atau kepiting, maka satu inovasi unik hadir dari Lamno, Aceh Jaya, yakni Mie Guritno—Mie Aceh dengan campuran gurita segar khas Lamno.

Keunikan rasa ini menarik perhatian Vira, seorang mahasiswa asal Banda Aceh, yang tengah dalam perjalanan pulang melintasi jalur barat selatan Aceh usai libur Hari Raya Idulfitri 1446 H. Ia singgah di “Waroeng Guritno”, yang sudah lama dikenal dari mulut ke mulut karena cita rasa bumbu racikannya yang khas.

Keingintahuan membawa Vira menjajal berbagai varian mie di warung tersebut pada Selasa (8/4/2025). Saat tiba, suasana tampak ramai. Amatan Nukilan.id, banyak pengendara yang sengaja berhenti untuk makan, terutama di hari terakhir libur Lebaran. Menurut Vira, ramainya pengunjung menjadi pertanda bahwa kuliner di tempat ini memang banyak diminati.

Begitu sampai, pelayan menyambut dengan ramah dan langsung membawakan daftar menu lengkap beserta penjelasan singkat setiap varian mie yang ditawarkan. Tanpa ragu, Vira memesan dua jenis mie andalan.

“Saya pesan dua menu mie di sini, saya ingin mencoba perbedaan kedua varian menu itu,” ungkapnya.

Menu pertama yang ia coba adalah Mie Guritno—dengan potongan gurita empuk yang dimasak dengan bumbu rempah khas Aceh. Menu kedua, Mie Lobster, menyajikan sensasi laut yang berbeda namun tak kalah menggugah selera.

Setelah mencicipi, Vira tak sungkan memuji kelezatan kedua menu tersebut.

Daging gurita yang disajikan terasa empuk, dengan kuah kental beraroma rempah yang kuat. Tingkat kepedasan yang ditawarkan pun pas di lidah.

Dari segi harga, Waroeng Guritno tergolong ramah di kantong.

“Kalau begini saya yakin semua yang sudah mampir di sini pasti ketagihan. Harganya sangat terjangkau, mie guritno Rp 25 ribu dan mie lobster Rp 30 ribu,” ujarnya.

Selain Mie Guritno dan Mie Lobster, warung ini juga menawarkan varian lain seperti Mie Tuna, Mie Daging Rusa, dan Mie Udang Kelong. Aneka minuman juga tersedia, mulai dari kopi, teh, hingga jus segar, menjadikan tempat ini pilihan tepat untuk beristirahat sejenak sambil memanjakan lidah.

Kuliner khas Lamno ini membuktikan bahwa inovasi dalam makanan tradisional Aceh mampu menghadirkan pengalaman baru yang menggugah selera, tanpa meninggalkan akar rasa asli daerah. (XRQ)

Reporter: Akil

70.016 Kendaraan Melintasi Tol Sibanceh Saat Lebaran 2025

0
Seksi 2, Gerbang Tol Seulimuem-Jantho, Tol Sibanceh. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) menjadi salah satu jalur favorit pemudik selama Lebaran 2025. PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak 70.016 kendaraan melintasi tol tersebut sejak H-7 Lebaran, tepatnya 24 Maret hingga 2 April 2025.

Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan, yakni meningkat 121 persen dibandingkan dengan kondisi normal. Puncak kepadatan tercatat pada Rabu, 2 April 2025, dengan total 13.451 kendaraan melintas.

Branch Manager Jalan Tol Sigli-Banda Aceh, Totok Masyadi, mengungkapkan bahwa mayoritas kendaraan yang melintas adalah golongan 1.

“Kendaraan yang melintas didominasi oleh kendaraan golongan 1, yaitu sebanyak 97 persen. Gerbang Tol (GT) Padang Tiji menjadi yang paling ramai, dengan total kendaraan sebanyak 23.930 atau sekitar 34 persen dari seluruh trafik,” jelasnya, Sabtu (5/4/2025).

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Hutama Karya mengoperasikan lima seksi tol bertarif sepanjang 48,5 kilometer. Selain itu, satu jalur fungsional tanpa tarif juga dibuka, yakni Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum) sepanjang 23,95 kilometer. Jalur ini dapat dilalui pemudik sejak 24 Maret hingga 10 April 2025, setiap pukul 08.00–17.00 WIB.

Tak hanya menyiapkan infrastruktur, Hutama Karya juga mengimbau pengguna jalan agar tetap tertib dan mematuhi aturan berkendara selama berada di tol.

“Kami juga mengingatkan agar pengguna jalan tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat serta memastikan saldo uang elektronik cukup sebelum memasuki gerbang tol,” tambah Totok.

Pemudik yang mengalami kendala selama perjalanan dapat menghubungi layanan call centre di nomor 0821-6434-6434. Sementara itu, informasi terkini terkait arus mudik dan pelayanan tol bisa dipantau melalui media sosial @Hutamakarya dan @Hutamakaryatollroad atau laman resmi www.hutamakarya.com.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan Tol Sibanceh selama musim mudik, kehadiran infrastruktur ini dinilai makin vital dalam mendukung konektivitas dan kenyamanan perjalanan masyarakat Aceh.

 

IHSG Diproyeksi Menguat, Analis Ungkap Sinyal Tren Naik dan Saham Rekomendasi Hari Ini

0
Ilustrasi Saham. (Foto: Wikipedia)

NUKILAN.id | Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (8/4/2025). Optimisme ini disampaikan analis seiring sinyal teknikal yang menunjukkan potensi tren naik dalam jangka menengah.

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan reli. Menurut dia, jika indeks berhasil menembus level krusial di 6.557, maka penguatan berpeluang berlanjut ke kisaran 6.600 hingga 6.660.

“Namun, kalau IHSG bisa melewati batas penting berikutnya di level 6.707, maka peluang untuk perubahan tren ke arah naik dalam jangka menengah akan semakin besar,” ujar Ivan dalam riset hariannya.

Ivan memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.220, 6.071, dan 5.947. Sementara itu, level resistance berada di 6.557, 6.663, dan 6.772. Dalam kondisi ini, ia merekomendasikan sejumlah saham yang patut dicermati investor, yakni AMRT, ARTO, ASII, BBRI, dan CPIN.

Sementara itu, analis sekaligus Founder WH-Project William Hartanto turut melihat adanya euforia yang masih terasa di pasar saham. Namun, menurut dia, sentimen positif kali ini terlihat lebih serius ketimbang sebelumnya.

Ia mencermati bahwa IHSG saat ini mendekati resistance kuat di level 6.574. Hal ini menjadi sinyal bahwa pasar sedang berada di ambang potensi pembalikan arah (reversal) dari tren sebelumnya.

“Selain itu, IHSG juga sudah dua kali membentuk pola candlestick khusus bernama long legged hammer, yang biasanya jadi tanda bahwa kekuatan beli di pasar sedang mendominasi,” kata William dalam risetnya.

William memproyeksikan IHSG akan bergerak pada rentang support 6.410 dan resistance 6.574. Adapun saham-saham yang ia rekomendasikan hari ini antara lain BBRI, SSMS, BREN, dan BUKA.

Untuk diketahui, pada penutupan perdagangan terakhir Kamis (27/3), IHSG berada di level 6.510, menguat 38,26 poin atau naik 0,59 persen dari sesi sebelumnya.

Mengutip data RTI Infokom, total transaksi investor mencapai Rp10,96 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 14,02 miliar saham. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 359 saham tercatat menguat, 230 saham melemah, dan 206 stagnan.