Beranda blog Halaman 442

PT PEMA Perkuat Langkah ke Depan dengan Jajaran Pimpinan Baru

0
PT PEMA Perkuat Langkah ke Depan dengan Jajaran Pimpinan Baru. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Surat keputusan tentang pergantian Direksi dan Komisaris di PT Pembangunan Aceh (PEMA) Perseroda beredar luas di media sosial dan telah diterima oleh redaksi Ajnn,Rabu (30/4/2025).

Dalam surat tersebut, Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, selaku pemegang saham tunggal perusahaan daerah tersebut mengumumkan perubahan signifikan dalam susunan kepemimpinan PT PEMA.

Keputusan ini diambil sebagai pengganti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sesuai dengan ketentuan Pasal 91 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, yang memiliki kekuatan hukum yang sama dengan keputusan RUPS.

Salah satu poin yang disebutkan dalam surat keputusan tersebut adalah berakhirnya masa jabatan Komisaris Utama Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak karena meninggal dunia.

Dalam keputusannya, Gubernur memberhentikan dengan hormat sejumlah anggota komisaris, yakni Junaidi Ali dan Taufik Edi Zulkarnaini.

Selanjutnya, dilakukan pengangkatan Taufik Edi Zulkarnaini sebagai Komisaris Utama, Ermiadi Abdul Rahman sebagai Komisaris, dan Firdaus Noezula sebagai Komisaris Independen. Zaini Zubir juga masih tercatat sebagai Komisaris dalam susunan baru.

Perubahan juga terjadi di jajaran Direksi, Lukman Age, Faisal Ilyas dan Almer Hafis Sandy diberhentikan dengan hormat dari posisi masing-masing sebagai Direktur Umum dan Keuangan, Direktur Pengembangan Bisnis dan Direktur Komersil.

Gubernur kemudian mengangkat DR (c) Tgk H Muhammad Nur MSi sebagai Direktur Umum dan Keuangan, serta Naufal Natsir Mahmud sebagai Direktur Pengembangan Bisnis.
Mawardi Nur SE tetap menjabat sebagai Direktur Utama, sementara Faisal Ilyas mengisi posisi Direktur Komersil.

Dalam surat keputusan tersebut juga menyampaikan ucapan terima kasih dari Gubernur Muzakir Manaf kepada jajaran Direksi dan Komisaris yang telah selesai bertugas atas dedikasi dan kontribusi mereka selama menjabat.

Lebih lanjut, Gubernur memberikan kuasa kepada Direktur Utama Mawardi Nur untuk menyatakan keputusan ini dalam akta notaris serta memberitahukannya kepada Menteri Hukum dan HAM RI (Menkumham) terkait perubahan data perseroan.

Kepastian mengenai surat keputusan ini dibenarkan oleh Sekretaris Perusahaan PT PEMA, Reza Irwanda.
“Iya, benar,” jawabnya singkat saat dikonfirmasi AJNN, Rabu (30/4/2025).

Berikut susunan lengkap Dewan Komisaris dan Direksi PT PEMA Perseroda berdasarkan surat keputusan terbaru:

Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama: Taufik Edi Zulkarnaini, S.E.

  • Komisaris: Ermiadi Abdul Rahman, S.T.

  • Komisaris: Zaini Zubir, S.Sos., M.M.

  • Komisaris Independen: Firdaus Noezula, S.T., M.Si

Dewan Direksi:

  • Direktur Utama: Mawardi Nur, S.E.

  • Direktur Umum dan Keuangan: DR (c) Tgk. H. Muhammad Nur, M.Si

  • Direktur Pengembangan Bisnis: Naufal Natsir Mahmud, B.Eng.

  • Direktur Komersial: Faisal, S.E., M.M

Perombakan ini diharapkan membawa energi baru bagi PT PEMA dalam menjalankan misi pembangunan ekonomi Aceh ke depan.

Editor: Akil

PB POSSI 2025–2029 Resmi Dilantik, Waketum Muslim Ayub Ucapkan Terima kasih

0
Ketua Umum Koni Pusat Letjen (Purn) Marciano Norman & H. Muslim Ayub S.H.MM. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Jakarta – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman secara resmi mengukuhkan dan melantik jajaran Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI) masa bakti 2025–2029 di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Rabu (30/4/2025).

Pelantikan ini menandai dimulainya masa kepemimpinan Komjen Pol Makhruzi Rahman sebagai Ketua Umum PB POSSI yang baru. Dalam sambutannya, Marciano menaruh harapan besar pada kepengurusan kali ini agar mampu membawa olahraga selam Indonesia semakin mendunia.

“Olahraga Selam merupakan olahraga yang memiliki fasilitas serta potensi luar biasa dengan alam Indonesia. Oleh karena itu saya berharap Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB.POSSI) melakukan terobosan dengan melakukan prioritas kepada nomor-nomor yang kuat kemudian mensosialisasikan olahraga Selam kepada masyarakat Indonesia,” ujar Marciano.

Prestasi cemerlang yang telah dicapai selama kepemimpinan sebelumnya diharapkan bisa ditingkatkan di bawah kendali Makhruzi Rahman. Sebelumnya, di masa Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, PB POSSI telah mencatatkan sejumlah prestasi membanggakan.

Dalam dua edisi terakhir SEA Games, para atlet selam Indonesia menunjukkan grafik peningkatan. Dari raihan 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu di SEA Games Vietnam, meningkat menjadi 6 emas, 10 perak, dan 4 perunggu di SEA Games Kamboja. Bahkan, di kancah internasional, Indonesia meraih 3 emas, 3 perak, dan 1 perunggu dalam Piala Dunia Finswimming 2023 di Lignano, Italia.

Ajang nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 pun berjalan lancar dengan prestasi membanggakan. Sebanyak tujuh rekor nasional berhasil dipecahkan, di antaranya:

  • 100 meter Surface Putri dan 50 meter Surface Putri oleh Janis Rosalita (Jawa Timur)

  • 100 meter Bifins Putri oleh Raqi’el Az-Zahra (Jawa Barat)

  • 400 meter Surface Putri oleh Andini Muthia Maulida (Jawa Timur)

  • 50 meter Surface Putra oleh Wahyu Anggoro (Jawa Timur)

  • 200 meter Surface Putra oleh M. Amirullah Al Farizi (Jawa Timur)

  • 100 meter Surface Putra oleh Harvey Hubert M. Hutasuhut (Jakarta)

Nama terakhir bahkan berhasil memecahkan rekor tingkat Asia, menandakan potensi besar yang dimiliki Indonesia di cabang olahraga selam.

Wakil Ketua Umum PB POSSI yang baru, Muslim Ayub, menyampaikan rasa syukurnya usai pelantikan. Politikus Partai NasDem yang juga anggota DPR RI tersebut menekankan pentingnya kolaborasi dan kerja keras untuk terus mengangkat prestasi olahraga selam Indonesia.

“Terima kasih kepada Ketua KONI Pusat yang telah melantik PB POSSI pimpinan Ketua Umum Komjen Polisi Makhruzi Rahman, S.Ik., M.H. periode 2025–2029,” ucap Muslim.

Ia mengungkapkan bahwa PB POSSI sudah mulai mempersiapkan agenda-agenda besar, termasuk kejuaraan Asia Tenggara yang akan digelar pada November 2025 mendatang, di mana Indonesia bertindak sebagai tuan rumah.

“Dalam waktu dekat ini PB POSSI akan melakukan persiapan kejuaraan selam se-Asia Tenggara di bulan November 2025 di mana Indonesia sebagai tuan rumah, dan juga melakukan persiapan PON XXII/2028 di NTB dan NTT, serta persiapan kejuaraan dunia lainnya,” lanjutnya.

Muslim juga menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru mampu menghadirkan lebih banyak event nasional dan internasional, sebagai bagian dari upaya menjadikan Indonesia kekuatan utama di olahraga selam dunia.

“Dalam kepengurusan baru ini mudah-mudahan kita banyak memasukkan event-event nasional dan internasional dan terus berlatih untuk terus menjadi yang terbaik,” tutup Muslim penuh optimisme.

Perkuat Sinergi, Regional CEO BSI Aceh Temui Ketua MPU di Dayah Mahyal Ulum

0
Perkuat Sinergi, Regional CEO BSI Aceh Temui Ketua MPU di Dayah Mahyal Ulum. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Jantho  Upaya memperkuat sinergi antara lembaga keuangan syariah dengan institusi keulamaan di Aceh terus digencarkan. Regional CEO Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh, Wachjono, melakukan kunjungan silaturahmi ke Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk. H. Faisal Ali, di kompleks Dayah Mahyal Ulum, Sibreh, Aceh Besar, Selasa (30/4/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wachjono dan Abu Faisal Ali—sapaan akrab Ketua MPU Aceh—membahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat implementasi ekonomi syariah yang berbasis nilai-nilai Islam, sesuai dengan karakter masyarakat Aceh.

Pertemuan ini menjadi salah satu wujud komitmen BSI dalam mendukung pelaksanaan Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS), sekaligus mempererat kemitraan dengan MPU sebagai otoritas keulamaan di provinsi berjuluk Serambi Mekkah ini.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen BSI untuk terus menjalin hubungan erat dengan para ulama dan lembaga pendidikan Islam. Kami percaya Ulama dan Pesantren (Dayah) memiliki peran besar dalam membentuk karakter umat serta mendukung transformasi ekonomi syariah di Aceh,” ujar Wachjono.

Tak hanya itu, keduanya juga berdiskusi soal pentingnya peningkatan literasi keuangan syariah di kalangan masyarakat dan santri. Wachjono menegaskan pentingnya kolaborasi dengan MPU untuk memastikan kepatuhan syariah dalam setiap lini layanan perbankan.

“Tentunya, kami sangat mengapresiasi peran MPU dalam memberikan bimbingan dan pengawasan terhadap implementasi syariah di Aceh. Kami berharap dapat terus bekerja sama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan sesuai dengan nilai-nilai Islam,” sambung Wachjono.

Menanggapi hal itu, Ketua MPU Aceh, Tgk. H. Faisal Ali, menyambut positif inisiatif yang dilakukan BSI. Menurutnya, kolaborasi antara sektor keuangan dan lembaga keulamaan adalah kunci dalam membangun sistem ekonomi yang adil, berkelanjutan, dan sesuai syariat.

Pimpinan Dayah Mahyal Ulum itu juga mengapresiasi perhatian BSI terhadap pengembangan pendidikan Islam serta penguatan ekonomi umat melalui pendekatan syariah.

Abu Faisal Ali berharap, pertemuan ini tak hanya menjadi simbol silaturahmi, tetapi juga ditindaklanjuti dengan aksi nyata, seperti pelatihan literasi keuangan syariah untuk para santri dan masyarakat luas.

Editor: Akil

Dari Serambi Mekkah, Mahasiswa USK Serukan Boikot Produk Israel

0
Dari Serambi Mekkah, Mahasiswa USK Serukan Boikot Produk Israel. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.idBanda Aceh — Suara solidaritas menggema dari ujung barat Indonesia. Puluhan mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh turun ke jalan menyerukan aksi boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi dengan entitas pendukung agresi Israel.

Aksi damai ini digelar oleh Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Majid USK bersama Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) se-USK, berlangsung di lingkungan kampus hingga ke kawasan Simpang Galon, Gerbang Kopelma Darussalam.

Mereka tidak hanya menyuarakan protes lewat orasi, tetapi juga membawa spanduk, poster, dan puisi kemanusiaan yang menyentuh nurani. Aksi ini merupakan bagian dari gelombang solidaritas global yang terus menguat terhadap penderitaan rakyat Palestina.

“Ini bukan sekadar gerakan mahasiswa, ini adalah panggilan nurani. Kami ingin menunjukkan bahwa dari ujung barat Indonesia, suara perlawanan terhadap penjajahan dan ketidakadilan tetap menggema,” tegas M. Wudda Fauzan, Ketua Umum KAMMI Aceh Besar.

Mahasiswa juga membagikan informasi kepada publik mengenai daftar produk yang disebut memiliki keterkaitan dengan entitas pro-Israel. Tak berhenti di situ, mereka turut memperkenalkan berbagai produk lokal sebagai alternatif etis yang dapat memperkuat ekonomi umat.

Aksi ini mendapat sambutan positif. Aparat keamanan kampus mengawal kegiatan yang berlangsung tertib dan damai. Sejumlah organisasi kemahasiswaan lintas fakultas, komunitas pemuda, hingga masyarakat umum tampak bergabung dalam barisan aksi.

“Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan, sudah sepatutnya kita tidak menutup mata. Boikot ini bukan kebencian, melainkan bentuk keberpihakan terhadap hak asasi manusia,” ujar Hakan Syukur, Ketua LDK Majid USK.

Mahasiswa berharap, aksi ini tidak berhenti di Banda Aceh. Mereka ingin gelombang kesadaran ini menjalar ke kampus-kampus lain di seluruh Indonesia—menumbuhkan kepedulian dan keberpihakan terhadap perjuangan rakyat Palestina yang hingga kini belum merdeka.

Mahasiswi Aceh Besar yang Berjuang Melawan Penyakit Aneh, Dapat Dukungan dari Pemkab dan TP PKK​

0
Ketua TP PKK Aceh Besar Salurkan Bantuan Fakir Insidentil dari Baitul Mal untuk Siti Maisurah. (Foto: MC Abes)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Siti Maisura (22), mahasiswi semester akhir UIN Ar-Raniry Banda Aceh asal Desa Mon Ara, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, tengah menghadapi ujian berat dalam hidupnya. Sejak sembilan bulan terakhir, ia terbaring lemah akibat penyakit misterius yang belum terdiagnosis secara pasti.

Kondisinya semakin memprihatinkan karena keterbatasan biaya membuatnya tak dapat melanjutkan pengobatan secara optimal.

Mengetahui kondisi tersebut, Ketua TP PKK Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari, bersama Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar, turun langsung memberikan bantuan fakir insidentil kepada Siti di RSUDZA Banda Aceh pada Selasa (29/4/2025). Rita Mayasari menyampaikan rasa empatinya atas penderitaan yang dialami Siti.

“Alhamdulillah Pemkab Aceh Besar melalui Baitul Mal Aceh Besar langsung ambil langkah cepat untuk menyalurkan bantuan ini. Mudah-mudahan bermanfaat dan dapat meringankan keluarga,” katanya.​

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memantau perkembangan kesehatan Siti dan kebutuhan keluarganya.

“Kami akan terus memantau bagaimana perkembangan kondisi Siti dan ibunya. Kami harap semua pihak juga dapat membantu keringankan beban Siti dan ibunya,” terangnya.​

Siti tinggal bersama ibunya, Kartini (51), yang juga menderita penyakit kaki gajah. Sejak suaminya meninggal pada 2021, Kartini berjuang sendiri merawat Siti di tengah keterbatasan ekonomi. Mereka hanya mengandalkan bantuan dari warga sekitar dan sanak saudara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. H. Syukri A. Jalil, juga turut memberikan perhatian terhadap kondisi Siti. Ia telah menginstruksikan Baitul Mal untuk segera memverifikasi dan menyalurkan bantuan yang bersumber dari zakat senif miskin.

“Alhamdulillah, tim Baitul Mal sudah datang untuk memverifikasi kondisi Siti Maisura dan keluarganya. Insya Allah, bantuan untuk Siti dan ibunya akan segera kami salurkan,” ujar Syukri A. Jalil.

Kisah Siti Maisura menggugah hati banyak pihak. Diharapkan, dengan adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah serta masyarakat, Siti dapat kembali sehat dan melanjutkan pendidikannya untuk meraih cita-citanya.

Jalaluddin Ditunjuk sebagai Plt Sekda Banda Aceh Gantikan Bachtiar

0
Jalaluddin Ditunjuk sebagai Plt Sekda Banda Aceh Gantikan Bachtiar. (Foto: MC BNA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal resmi menunjuk Jalaluddin ST MT sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banda Aceh, Rabu (30/4/2025). Penunjukan ini dilakukan menyusul berakhirnya masa jabatan Bachtiar SSos sebagai Penjabat (Pj) Sekda.

Jalaluddin yang saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh, dipercaya untuk mengisi kekosongan jabatan strategis tersebut.

Penyerahan Surat Perintah Pelaksana Tugas bernomor 1122/800.1.13.3/2025 dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, kepada Jalaluddin dalam sebuah prosesi sederhana di balai kota.

Wawalko Afdhal menjelaskan, penunjukan Plt Sekda merupakan langkah penting dalam menjaga kesinambungan roda pemerintahan.

“Jadi dipandang perlu menunjuk seorang pelaksana tugas sampai adanya penunjukan/pengangkatan sekda definitif,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Jalaluddin tetap akan menjalankan perannya sebagai staf ahli, di samping tugas barunya sebagai Plt Sekda.

“Jadi mulai hari ini, di samping jabatannya sebagai staf ahli, Pak Jalaluddin juga akan melaksanakan tugas sebagai Plt Sekdako Banda Aceh,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Afdhal juga menyampaikan apresiasi kepada Bachtiar atas dedikasinya selama menjabat sebagai Pj Sekda.

“Sedari mengemban amanah pj sekda Oktober tahun lalu, beliau mampu menjalankan transisi pemerintahan hingga pelantikan Illiza-Afdhal dengan mulus,” ucapnya.

Bachtiar selanjutnya akan kembali melanjutkan tugasnya sebagai Asisten Pemerintahan, Kesra, dan Keistimewaan. Pemerintah Kota Banda Aceh berharap semangat kolaboratif yang telah terjalin dapat terus dipertahankan.

“Kami berharap segenap jajaran pemerintahan sebagaimana arahan Bu Wali tetap kompak dengan semangat kolaborasi yang telah ditunjukkan sejauh ini,” tutur Afdhal.

Acara penyerahan surat tugas tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat Pemko Banda Aceh, termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan Fadhil, Asisten Administrasi Umum Faisal, serta Kepala BKPSDM Banda Aceh Rizal Abdillah.

Semarak Pekan Imunisasi Dunia di Beurawe

0
Semarak Pekan Imunisasi Dunia di Beurawe. (Foto: HUMAS BNA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Suasana ceria menyelimuti halaman Posyandu Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Rabu (30/4/2025), saat pelaksanaan Pekan Imunisasi Dunia (PID) digelar dengan meriah. Sejak pagi, derai tawa anak-anak dan obrolan hangat para ibu mewarnai kegiatan yang bertujuan meningkatkan cakupan imunisasi dasar dan booster di kalangan balita.

Puncak semarak terlihat dengan hadirnya Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, bersama Ketua TP-PKK Aceh, Marlina. Keduanya disambut hangat oleh warga dan petugas posyandu yang tengah sibuk melayani peserta imunisasi dengan penuh keramahan.

Kegiatan dibuka dengan peninjauan langsung ke berbagai meja pelayanan. Suasana menjadi haru sekaligus membanggakan saat Wakil Wali Kota dan Ketua TP-PKK Aceh melakukan penetesan imunisasi polio/RV secara simbolis kepada sejumlah anak sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kesehatan anak-anak Aceh.

Tak hanya itu, anak-anak yang telah melengkapi Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) dan Imunisasi Booster Lengkap (IBL) menerima sertifikat penghargaan sebagai apresiasi atas partisipasi mereka dan orang tua dalam menjaga kesehatan keluarga.

Dalam sambutannya, Afdhal menegaskan pentingnya imunisasi sebagai investasi masa depan.

“Kita berharap seluruh anak di Banda Aceh mendapatkan imunisasi lengkap agar tumbuh sehat dan kuat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Aceh, Marlina, mengajak para orang tua agar memanfaatkan momentum PID ini dengan sebaik-baiknya.

“Saya mendukung penuh kegiatan imunisasi seperti ini sebagai wujud perhatian kita terhadap tumbuh kembang anak-anak Aceh,” ujarnya.

Antusiasme warga terasa kental sepanjang kegiatan. Salah seorang ibu peserta imunisasi mengungkapkan rasa syukurnya atas pelayanan yang diberikan.

“Saya sangat terbantu dengan adanya imunisasi gratis di Posyandu ini. Petugasnya juga sangat ramah dan memberikan penjelasan yang jelas tentang pentingnya imunisasi,” ucapnya sambil menggendong putranya yang baru saja selesai diimunisasi.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Munawar, Kadinkes Banda Aceh Lukman, Kepala DP2AP2KB Kota Banda Aceh Cut Azharida, perwakilan UNICEF, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka memperkuat sinergi berbagai pihak dalam upaya meningkatkan kesehatan anak-anak Banda Aceh melalui imunisasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

LBH Banda Aceh Ungkap Anak dan Perempuan Jadi Korban Terbanyak Kekerasan Seksual

0
Ilustrasi kekerasan seksual pada anak. (Foto: Shutterstock)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh mencatat adanya peningkatan signifikan dalam kasus kekerasan seksual di Aceh selama lima tahun terakhir. Hal ini diungkapkan oleh Siti Farahsyah Addurunnafis dari LBH Banda Aceh dalam sebuah forum grup diskusi (FGD) yang disiarkan oleh SagoeTv.

Dikurip Nukilan.id pada Rabu (30/4/2025), Farahsyah memaparkan data kasus yang masuk ke LBH Banda Aceh sejak 2019 hingga awal 2024. Menurutnya, sebelum pandemi COVID-19 melanda, kasus kekerasan seksual yang diterima oleh pihaknya tergolong masih sedikit.

“Kalau di tahun per tahunnya, 2019 itu memang sebelum COVID kita cuman mendapatkan dua kasus kekerasan seksual terhadap anak, kemudian satu kekerasan seksual terhadap perempuan. Jadi jumlahnya itu ada tiga,” ujar Farahsyah.

Namun memasuki tahun 2020, saat pandemi mulai merebak di Indonesia, angka kasus kekerasan seksual mengalami lonjakan. LBH mencatat tujuh kasus dalam setahun itu.

“Di mana enam di antaranya adalah kasus kekerasan seksual terhadap anak dan satu terhadap kekerasan terhadap perempuan,” tambahnya.

Tren peningkatan terus berlanjut di tahun 2021. LBH Banda Aceh menerima delapan laporan kasus kekerasan seksual, dengan korban terdiri dari anak-anak maupun perempuan dewasa.

Pada 2022, jumlah laporan sempat menurun, namun jenis kasus yang dilaporkan kian kompleks. Farahsyah menyebutkan adanya satu kasus kekerasan seksual terhadap anak dan satu kasus sodomi yang terjadi di lembaga pendidikan keagamaan.

“Itu yang tadi saya sampaikan di salah satu dayah yang ada di salah satu daerah di Pidie Jaya. Kemudian juga ada terjadi empat kekerasan atau pemerkosaan terhadap perempuan,” katanya.

Sementara itu, pada 2023 tercatat enam kasus kekerasan seksual, yang terdiri dari tiga kasus terhadap anak dan tiga lainnya terhadap perempuan.

“Terjadi lagi di tahun 2023 adanya tiga kasus kekerasan seksual terhadap anak, kemudian juga 3KS perempuan lagi,” ucap Farahsyah.

Memasuki tahun 2024, angka kasus kembali menunjukkan peningkatan. Hingga saat ini, LBH Banda Aceh telah menerima sembilan kasus kekerasan seksual, dengan rincian lima terhadap anak dan empat terhadap perempuan.

“Sedangkan di tahun 2024 ada terjadi peningkatan ada kasus, empat kasus kekerasan terhadap perempuan, lima kasus kekerasan lagi terhadap anak,” ungkapnya.

Data yang disampaikan oleh LBH Banda Aceh ini menunjukkan bahwa kasus kekerasan seksual di Aceh tidak hanya mengalami fluktuasi, tetapi juga mengindikasikan kegagalan sistemik dalam perlindungan terhadap anak dan perempuan.

Farahsyah menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, untuk memperkuat sistem pencegahan serta penanganan kekerasan seksual secara menyeluruh. (XRQ)

Reporter: AKil

Kasus Dugaan Penganiayaan Anak, Kuasa Hukum Anggota DPRA Ingatkan Asas Praduga Tak Bersalah

0
Akbar Dani Saputra, S.H, salah satu kuasa hukum Mawardi Basyah. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Meulaboh – Sidang perdana kasus dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur dengan terdakwa Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) H. Mawardi Basyah resmi digelar di Pengadilan Negeri Meulaboh, Senin (28/4/2025).

Dalam sidang perdana tersebut, tim kuasa hukum terdakwa yang terdiri atas Akbar Dani Saputra, S.H; Hermanto, S.H; Murtadha, S.H; Muhammad Suhendra, S.H; dan Bobar Rahmad Nur, S.H., menegaskan pentingnya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dalam setiap proses hukum.

“Kami meminta semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Negara kita adalah negara hukum, maka biarkanlah semuanya berjalan sesuai koridornya,” ujar Akbar Dani Saputra, salah satu kuasa hukum Mawardi Basyah, dalam pernyataan resminya kepada Nukilan.id, Rabu (30/4/2025).

Menurut Akbar, proses hukum yang tengah berjalan seharusnya tidak digunakan sebagai alat untuk menyerang pihak tertentu demi kepentingan politik.

“Jangan sampai proses penegakan hukum dimanfaatkan untuk menjatuhkan klien kami demi kepentingan politik. Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga soal keadilan,” tambahnya.

Tim kuasa hukum juga menyatakan keyakinannya bahwa majelis hakim akan memeriksa perkara secara objektif berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan.

“Kami percaya bahwa majelis hakim akan mempertimbangkan seluruh fakta yang terungkap dalam sidang. Kami juga akan berupaya membuktikan bahwa tuduhan yang dialamatkan kepada klien kami tidak benar dan tidak berdasar,” ujarnya.

Lebih lanjut, mereka menilai bahwa tuduhan penganiayaan terhadap anak yang diarahkan kepada Mawardi Basyah sebagai sesuatu yang tidak masuk akal.

“Menurut kami, tuduhan penganiayaan terhadap anak ini sangat di luar akal sehat,” tegas Akbar.

Dalam perkara ini, kuasa hukum juga mengingatkan bahwa kepentingan korban telah diwakili oleh Jaksa Penuntut Umum. Karena itu, mereka mengimbau publik untuk bersabar dan menahan diri hingga seluruh proses persidangan selesai.

“Marilah kita sama-sama menunggu hingga majelis hakim membacakan putusan. Itu akan menjadi penentu akhir dalam perkara ini,” pungkasnya.

Sidang lanjutan kasus ini dijadwalkan akan kembali digelar dalam waktu dekat. Perkara ini mendapat sorotan luas publik, terutama karena melibatkan seorang wakil rakyat yang selama ini dikenal aktif menyuarakan berbagai isu sosial di Aceh.

Chaplin Coffee, Tempat Menikmati Sunset dengan Hidangan Lezat di Meulaboh

0
Chaplin Coffee Meulaboh. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Meulaboh – Chaplin Coffee, yang terletak di Jalan Iskandar Muda, Kota Meulaboh, kini menjadi salah satu destinasi populer bagi para pencinta kopi dan kuliner. Kafe ini mengusung konsep unik dengan memadukan suasana kafe Instagramable di dalam ruangan dengan pemandangan pantai yang menenangkan di area luar.

Dari sekian banyak pilihan tempat, Chaplin Coffee menawarkan pengalaman berbeda yang cocok untuk muda-mudi, keluarga, hingga anak-anak yang ingin bersantai sambil menikmati makanan dan minuman sambil menikmati pemandangan alam.

Saat tim Nukilan.id mengunjungi mengunjungi kafe ini beberapa waktu lalu, pengunjung langsung disambut ramah oleh pelayan yang siap membantu. “Mau duduk di dalam atau luar, Pak?” tanya pelayan dengan cekatan.

Mengingat waktu sore menjelang senja, kami memilih untuk duduk di luar agar bisa menikmati pemandangan pantai sambil menyaksikan sunset yang indah.

Kafe ini terlihat ramai dikunjungi oleh pengunjung, baik yang datang bersama keluarga, teman, maupun pasangan.

Salah satu pengunjung, Haris, asal Nagan Raya, mengatakan bahwa ia sengaja datang ke Chaplin Coffee untuk menikmati pemandangan langit senja yang penuh dengan warna jingga dan merah jambu.

Haris pun memilih menu ayam penyet untuk berbuka puasa syawal dan kentang goreng sebagai camilan, serta jus alpukat sebagai minuman.

“Saya suka sekali suasananya di sini, apalagi bisa menikmati senja sambil makan. Ini pertama kali saya datang,” ungkap Haris pada Senin (28/4/2025).

Sedangkan kami, yang juga ingin mencoba kuliner khas Chaplin Coffee, memutuskan untuk memesan mie. Pelayan dengan ramah merekomendasikan “Indomie Chaplin,” yang menjadi salah satu menu best seller di sini. “Indomie Chaplin itu paling favorit di sini, Pak. Pasti enak,” katanya.

Tak perlu waktu lama, sekitar 10 menit, sepiring Indomie Chaplin pun disajikan. Mie ini berbeda dari mie pada umumnya, dengan berbagai sayuran segar seperti toge, bayam, dan daging ayam yang melimpah.

Kuah yang kental dan berempah menambah kelezatan hidangan ini. Tak ketinggalan, jeruk nipis dan sambal kecap yang super pedas juga disajikan sebagai pelengkap, memberikan sensasi rasa yang lebih menggugah selera.

Indomie Chapilin, kuliner khas Chaplin Coffee. (Foto: Nukilan)

Dari segi rasa, Indomie Chaplin memberikan pengalaman kuliner yang memuaskan, dengan rasa yang kuat dan bumbu yang pas. Kami memberi penilaian 8/10 untuk hidangan ini, yang cocok dinikmati bersama teman atau keluarga setelah seharian beraktivitas.

Chaplin Coffee memang menjadi pilihan tepat bagi mereka yang mencari tempat makan dengan suasana santai dan pemandangan indah. Menyajikan berbagai hidangan lezat dan minuman segar, kafe ini semakin menjadi favorit para pengunjung yang ingin menikmati sore dan malam di Meulaboh. (XRQ)

Reporter: Akil