NUKILAN.ID | ACEH UTARA — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Djamari Chaniago, meresmikan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (14/3/2026).
Sebanyak 104 unit rumah yang dibangun tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI sebagai bagian dari upaya pemulihan dan rehabilitasi pascabencana yang sempat melanda wilayah itu.
Peresmian turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Pangdam Iskandar Muda, Kapolda Aceh, Bupati Aceh Utara, Danrem 011/Lilawangsa, Dandim 0103/Aceh Utara, Kapolres Aceh Utara, serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Aceh Utara. Sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama juga hadir menyaksikan penyerahan hunian kepada warga.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan langsung ke lokasi hunian tetap yang telah selesai dibangun. Deretan rumah tampak tertata rapi dan siap ditempati oleh para penerima manfaat. Di kawasan tersebut juga tersedia satu unit mushalla untuk mendukung aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan warga.
Selanjutnya, Menteri secara simbolis menyerahkan kunci rumah kepada perwakilan warga. Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian yang disaksikan oleh Wakil Gubernur Aceh, jajaran Forkopimda, dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Menteri mengajak masyarakat untuk bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah serta mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat hunian tersebut.
“Alhamdulillah pembangunan sudah selesai dan sudah bisa sodara tempati,” kata Menteri.
Selain itu, sebagai bentuk perhatian terhadap kearifan lokal, Menteri juga menyerahkan lima ekor sapi untuk mendukung tradisi meugang, yang menjadi bagian penting dalam menyambut hari raya di Aceh.
Dengan diresmikannya hunian tetap tersebut, para korban bencana yang sebelumnya tinggal di penampungan sementara diharapkan dapat segera menempati rumah yang lebih layak, sehingga kehidupan mereka dapat kembali pulih secara bertahap.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News











