Beranda blog Halaman 403

Gubernur Aceh Siap Dukung Program Kerja MUNA

0
Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf saat menerima Kunjungan Silaturahmi Ketua Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA) Tgk. H. Muhammad Ali (Abu Paya Pasi) beserta rombongan di Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Sabtu (23/8/2025). (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program kerja Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA). Hal itu ia sampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi jajaran ulama MUNA di Meuligoe Gubernur, Sabtu (23/8/2025).

Pertemuan tersebut berlangsung setelah MUNA menggelar rapat pimpinan (Rapim) di restoran Pendopo Gubernur Aceh. Dalam kesempatan itu, Mualem menilai rekomendasi ulama sangat penting bagi arah pembangunan Aceh.

“Ia yakin, masukan dan rekomendasi ulama akan sangat membantu Pemerintah Aceh dalam menjalankan tugas pembangunan daerah,” tulis keterangan resmi.

Selain mendukung program kerja MUNA, Mualem juga menggagas pertemuan besar ulama se-Aceh dalam waktu dekat. Menurutnya, forum itu akan menjadi wadah penting untuk memperkokoh pelaksanaan syariat Islam di Bumi Serambi Mekkah.

“InsyaAllah dengan doa ulama akan memberkahi kita semua,” kata Mualem.

Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA) saat ini dipimpin oleh Tgk. H. Muhammad Ali atau Abu Paya Pasi. Sejumlah ulama kharismatik Aceh lainnya juga terlibat dalam kepengurusan, di antaranya Abon Arongan dan Abon Nisam.

Editor: Akil

Adian Napitupulu Sindir Immanuel Ebenezer Batal Bicara Soal Korupsi Setelah Ditangkap KPK

0
Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, menyindir Noel lewat akun Instagram miliknya pada Kamis (21/8/2025) lalu. (Foto: Tangkapan Layar)

NUKILAN.ID | JAKARTA – Ironi politik kembali mencuat ke permukaan. Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan atau yang akrab disapa Noel, batal tampil sebagai pembicara dalam sebuah diskusi daring bertema pemberantasan korupsi. Pasalnya, sebelum sempat berbicara, Noel telah lebih dulu ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (20/8/2025) malam.

Padahal, ia dijadwalkan hadir dalam acara yang digelar Emerson Institute pada Senin (25/8/2025) bertajuk “Perang Melawan Korupsi” dengan tema “Hukuman Mati dan Efek Jera untuk Koruptor.” Kehadirannya kala itu dinilai penting mengingat Noel dikenal vokal menyuarakan isu pemberantasan korupsi. Namun, nasib berkata lain—Noel justru tersandung kasus hukum sebelum sempat menyampaikan pandangannya.

Penangkapan Noel tidak luput dari perhatian publik, termasuk sesama politisi. Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, menyindir Noel lewat akun Instagram miliknya pada Kamis (21/8/2025) lalu.

“Bagaimana kelanjutan Talk Show nya,” tulis Adian, dikutip Nukilan.id pada Minggu (24/82025).

Unggahan singkat itu langsung viral dan ramai diperbincangkan warganet. Banyak yang menyoroti kontrasnya keadaan: seorang pejabat yang seharusnya membahas hukuman berat bagi koruptor, justru lebih dulu dijerat kasus korupsi.

Peristiwa ini menjadi catatan tersendiri mengenai pentingnya integritas pejabat publik. Sindiran Adian pun seakan menegaskan bahwa perang melawan korupsi tak bisa berhenti pada wacana, melainkan harus dibuktikan dengan keteladanan nyata. (XRQ)

Reporter: AKil

Ahmad Dhani Bagikan Link Lagu Dewa 19 Gratis untuk Kafe, Restoran, hingga Hotel

0
Ahmad Dhani (Foto: Selvianus/MPI)

NUKILAN.ID | JAKARTA – Musisi legendaris Ahmad Dhani kembali menjadi sorotan publik dengan langkah beraninya terkait pengelolaan royalti musik di Indonesia. Pentolan grup band Dewa 19 itu mengumumkan bahwa sejumlah lagu Dewa 19 yang dibawakan bersama vokalis Ello dan Virzha kini bisa diputar secara gratis di berbagai kafe, restoran, hingga hotel.

Kabar tersebut ia sampaikan melalui akun Instagram resminya pada Rabu, 13 Agustus 2025. Dhani tak hanya memberi pernyataan, melainkan juga menyediakan tautan khusus agar para pelaku usaha bisa mendaftarkan tempatnya dan memperoleh izin resmi tanpa biaya.

“Untuk Cafe, Resto, dan Hotel yang ingin menggunakan lagu Dewa19 Ft Virzha Ello secara GRATIS, Submit sekarang juga di bit.ly/Dewa19VirzhaEllo,” tulis Ahmad Dhani dalam unggahannya, dikutip Nukilan.id pada Minggu, 24 Agustus 2025.

Langkah ini disambut positif oleh banyak pengusaha di sektor kuliner dan perhotelan. Pasalnya, kebijakan tersebut memberi kesempatan untuk menghadirkan lagu-lagu hits Dewa 19 tanpa perlu mengkhawatirkan beban biaya royalti.

Dhani menyebut, inisiatif ini merupakan jawaban dari banyaknya permintaan yang ia terima melalui pesan langsung di media sosial. “Postingan ini sekaligus jawaban bagi ribuan DM yang sudah masuk dan bertanya mengenai penggunaan lagu Dewa19,” tegasnya.

Keputusan Ahmad Dhani ini juga menjadi kelanjutan dari kritik pedas yang sebelumnya ia sampaikan terhadap Lembaga Manajemen Kolektif (LMK), khususnya Wahana Musik Indonesia (WAMI). Menurutnya, sistem penagihan royalti yang diterapkan cenderung tidak adil. Ia menilai WAMI lebih keras menagih royalti dari usaha kecil seperti kafe dan restoran, namun kurang tegas terhadap penyanyi atau band besar yang juga enggan membayar kewajibannya.

Isu pengelolaan royalti musik sendiri memang sedang ramai dibicarakan di kalangan musisi Tanah Air. Beberapa nama besar, seperti Ari Lasso dan Tompi, juga menyoroti ketidaktransparanan dalam distribusi dana royalti, termasuk dugaan kesalahan transfer.

Dengan menyediakan akses gratis melalui jalur resmi, Ahmad Dhani tidak hanya memberi solusi praktis bagi pelaku usaha, tetapi juga menyampaikan kritik nyata terhadap sistem yang ia anggap bermasalah. Inisiatif ini diharapkan dapat meringankan beban usaha kecil sekaligus menjaga karya-karya Dewa 19 tetap terdengar di berbagai tempat di Indonesia. (xrq)

Reporter: Akil

Kakanwil Kemenag Aceh Apresiasi Seluruh Peserta OSMA 2025,

0
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si, menyerahkan penghargaan kepada Juara Olimpiade Sains Madrasah Aceh (OSMA) 2025. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | Banda Aceh – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si, menyebut semua peserta Olimpiade Sains Madrasah Aceh (OSMA) 2025 adalah juara. Amatan Nukilan.id, hal itu ia sampaikan saat malam pengumuman pemenang yang berlangsung di Aula Jeddah Asrama Haji Banda Aceh, Sabtu (23/8/2025).

“Selamat bagi yang meraih juara. Bagi yang belum menang jangan sedih. Semua yang telah berkompetisi, ini semua juara. Semua juara bagi yang telah tampil di sini,” ujar Azhari dalam sambutannya.

Ia menambahkan, tampil di tingkat provinsi sudah menjadi kebanggaan tersendiri bagi para siswa. “Berbahagialah telah tampil di provinsi,” lanjutnya sebelum menyerahkan hadiah kepada para pemenang.

Dukungan Madrasah dan Guru

Azhari berharap ajang OSMA bisa terus berlanjut dengan dukungan para Kakankemenag, madrasah, dan jajaran Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kemenag Aceh. Menurutnya, ajang ini juga sejalan dengan salah satu Asta Protas Menteri Agama, yaitu digitalisasi tata kelola.

Di hadapan para guru dan kepala madrasah, Azhari juga mengingatkan pentingnya peran tenaga pendidik di tengah kemajuan teknologi. “Jangan semua diandalkan dari AI. Akhirnya guru tak tahu apa-apa,” tegasnya.

Ia menekankan, penjelasan guru tetap dibutuhkan, termasuk dalam praktik pembelajaran yang tidak bisa sepenuhnya digantikan teknologi.

Ajang Menuju Kompetisi Lebih Besar

Sementara itu, Kabid Penmad Kemenag Aceh menjelaskan OSMA menjadi ajang yang menyahuti berbagai kompetisi sebelumnya seperti KSM, OMI, atau Myres, sekaligus menyambut event mendatang yaitu KOMI.

Total peserta yang mengikuti babak final OSMA 2025 sebanyak 385 siswa dari jenjang MI, MTs, dan MA, sementara 34 siswa berhalangan hadir. Rinciannya, MI diikuti 67 peserta, MTs 103 peserta, dan MA 215 peserta. Sebelumnya, di tingkat kabupaten/kota jumlah peserta mencapai 7.021 siswa.

Semua peserta mendapat sertifikat yang diakui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Khusus juara 1, mereka berhak atas sertifikat, piala, medali, serta uang pembinaan.

Yang menarik, terdapat siswa inklusi yang berhasil masuk nominasi juara. Ajang ini juga menjadi momentum bagi Kelompok Kerja Madrasah (K2M) yang siap diberi amanah kembali dalam penyelenggaraan Porseni Aceh.

Juara Umum dan Peserta Favorit

Juara umum OSMA 2025 diraih Kota Banda Aceh (Juara Umum 1), Aceh Besar (Juara Umum 2), dan Bener Meriah (Juara Umum 3).
Peserta Favorit diberikan kepada Fahriyandi Armiaga, siswa MAS Ulumul Quran Aceh Tengah untuk mata pelajaran Geografi.

Daftar Lengkap Pemenang OSMA 2025

Matematika (MI):

  • Juara 1: Qisya Khairan Thahiran (MIN 3 Kota Lhokseumawe)

  • Juara 2: Alifa Ilhamna (MIN 1 Bireuen)

  • Juara 3: Muhammad Rijal (MIN 8 Aceh Tenggara)

  • Harapan 1: Muhammad Ikhlas (MIN 11 Aceh Besar)

  • Harapan 2: Mikhayla Putri (MIN 1 Bireuen)

  • Harapan 3: Sultan Habil Al Habsyi (MIN 4 Kota Lhokseumawe)

IPA (MI):

  • Juara 1: Rafif Adha (MIN 8 Kota Banda Aceh)

  • Juara 2: TM Fachri Azzamy (MIN 2 Kota Langsa)

  • Juara 3: Syaza Qmna Farizqia (MIN 45 Aceh Besar)

  • Harapan 1: Lathifa Anara (MIN 1 Kota Banda Aceh)

  • Harapan 2: M. Afif Rafiuddin (MIN 20 Aceh Besar)

  • Harapan 3: Rzra Abdul Razaq Hasibuan (MIN 1 Simeulue)

Matematika (MTs):

  • Juara 1: Ulfatul Jazila (MTsS Jeumala Amal, Pidie Jaya)

  • Juara 2: M. Khaidir Alfansuri (MTsN 1 Kota Subulussalam)

  • Juara 3: Padhil S. Khairi (MTsN 1 Bener Meriah)

  • Harapan 1: Izzah Hunaifa (MTsN 5 Pidie)

  • Harapan 2: Kesya Qilla Balqis (MTsN 5 Bireuen)

  • Harapan 3: Rahil Fadhla (MTs Cahaya Quran Aceh Selatan)

IPA (MTs):

  • Juara 1: Muhammad Alif Al Azzam (MTs Darul Ulum Banda Aceh)

  • Juara 2: Muhammad Hanif Aldebaran (MTsS Ruhul Qur’ani Meulaboh, Aceh Barat)

  • Juara 3: Aqyuni (MTsN 2 Bener Meriah)

  • Harapan 1: Muhammad Azhar Syafiq (MTsN 1 Banda Aceh)

  • Harapan 2: Arkanmuhadzdzib (MTsS Tgk Chiek Umar Diyan, Aceh Besar)

  • Harapan 3: Muhammad Danial Althaf (MTsN 3 Aceh Barat)

IPS (MTs):

  • Juara 1: Septian Fajarino Susilo (MTsN 1 Gayo Lues)

  • Juara 2: Rakhaul Fata (MTsS Darul Ihsan Aceh Besar)

  • Juara 3: Muhammad Fayyadh Arkaan (MTsS Ruhul Qur’ani Meulaboh, Aceh Barat)

  • Harapan 1: Fathurrahman (MTsS Tgk Chiek Omar Diyan, Aceh Besar)

  • Harapan 2: Muhammad Afdhal Arangga (MTsS Samudera Pasai Madani, Aceh Besar)

  • Harapan 3: Laitsa Qarira Farda (MTsS Ulumul Qur’an Langsa)

Biologi (MA):

  • Juara 1: Shawmy Asri Thahira (MAS Al Manar Aceh Besar)

  • Juara 2: Muhammad Rifqi (MAN 1 Banda Aceh)

  • Juara 3: Adinda Putri Khalishah (MAN 1 Banda Aceh)

  • Harapan 1: Yazid Zwagery Asiqin (MAN Insan Cendekia Aceh Timur)

  • Harapan 2: Muhammad Riziq Al Fajri (MAN Insan Cendekia Aceh Timur)

  • Harapan 3: Nabila Agustin (MAS Bunga Al-Quran Aceh Singkil)

Ekonomi (MA):

  • Juara 1: Maulana Syahputra (MAN 1 Subulussalam)

  • Juara 2: Annisa Rayyan (MAS Ruhul Islam Anak Bangsa, Aceh Besar)

  • Juara 3: Rimam (MAS Ashabil Qur’an, Simeulue)

  • Harapan 1: Alifah Rahayu Putri (MAN 1 Banda Aceh)

  • Harapan 2: Nadja Asad Putra Hayuman Hibatullah (MAN Inovasi Nagan Raya)

  • Harapan 3: Fazrul Headiansyah Manurung (MAN Insan Cendekia Aceh Timur)

Fisika (MA):

  • Juara 1: Tomi Anggara (MAN 1 Kota Subulussalam)

  • Juara 2: Faral Ghasya Alvara (MAN 1 Banda Aceh)

  • Juara 3: M. Reza Fahlevi (MAN 1 Banda Aceh)

  • Harapan 1: Nabila Salsa Kumairah (MAN Inovasi Nagan Raya)

  • Harapan 2: Fahri Fernanda (MAS Ruhul Qur’ani Meulaboh, Aceh Barat)

  • Harapan 3: Sa’adah Azizah (MAN 3 Bener Meriah)

Geografi (MA):

  • Juara 1: Sultan Al Farisi (MAN 1 Banda Aceh)

  • Juara 2: Nazriel Reyhannas (MAN 1 Aceh Barat)

  • Juara 3: Sina Auliya (MAN Insan Cendekia Aceh Timur)

  • Harapan 1: Aprillia Selfina (MAN 3 Bener Meriah)

  • Harapan 2: Wilda Alfi Ramadhani (MAN 4 Aceh Selatan)

  • Harapan 3: M. Fathin Naufal (MAS Darul Ulum Banda Aceh)

Kimia (MA):

  • Juara 1: Arsyad Putra Azizi (MAN 1 Banda Aceh)

  • Juara 2: Violindra Azzuhra (MAN Insan Cendekia Aceh Timur)

  • Juara 3: Azmi Farid (MAS Ashabil Qur’an, Simeulue)

  • Harapan 1: M. Yudha Pratama (MAN 2 Bener Meriah)

  • Harapan 2: Askia Khumaira (MAS Lamno, Aceh Jaya)

  • Harapan 3: Naylulmuna (MAN 6 Pidie)

Matematika (MA):

  • Juara 1: Haura Hafizhah Muza (MAS Ulumuddin, Kota Lhokseumawe)

  • Juara 2: Zirahayana (MAN 1 Bener Meriah)

  • Juara 3: Sitirahmadiah (MAS Ibdaul Islam, Aceh Tamiang)

  • Harapan 1: Rafdalul Ilham (MAN 3 Aceh Selatan)

  • Harapan 2: Raudhatul Aula (MAN 1 Bener Meriah)

  • Harapan 3: Thifal Ijlal (MAN 1 Bener Meriah)

Reporter: Akil (XRQ)

Persiraja Banda Aceh Bungkam ARI 98 FC 3-0 dalam Laga Uji Coba

0
persiraja
Persiraja Banda Aceh Bungkam ARI 98 FC 3-0 dalam Laga Uji Coba. (Foto: Instagram Persiraja)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Persiraja Banda Aceh berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas ARI 98 FC dalam laga Pre-Season Friendly Match yang berlangsung di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (23/8/2025) malam.

Amatan Nukilan.id di lokasi jual beli serangan langsung diperlihatkan oleh kedua kesebelasan. Meski demikian, tim berjuluk Harimau Banda lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

Gol pertama Persiraja lahir dari kaki sang kapten, Miftahun Hamdi, pada menit ke-19. Hanya berselang lima menit, tim asuhan Akhyar Ilyas kembali menggandakan keunggulan melalui aksi Matheus pada menit ke-24. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi. ARI 98 FC tampil lebih solid di lini pertahanan, membuat barisan depan Persiraja kesulitan menambah gol.

Namun, menjelang laga usai, pemain muda Persiraja, Mahyuddin, berhasil menembus pertahanan lawan dan mencetak gol pada menit ke-84. Skor 3-0 menutup pertandingan untuk kemenangan Persiraja.

Laga ini menjadi bagian dari persiapan Persiraja sebelum berlaga di Pegadaian Championship yang dijadwalkan dimulai pada 12 September 2025. Pertandingan uji coba tersebut juga menjadi ajang pematangan strategi bagi tim kebanggaan masyarakat Banda Aceh. (XRQ)

Reporter: AKil

5 Stadion Klub Pegadaian Championship Tanpa Lintasan Atletik, Bikin Penonton Lebih Dekat ke Lapangan

0
stadion
Foto udara Stadion Maguwoharjo di Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (20/3/2025). (Foto: DetikSport)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kasta kedua liga sepak bola Indonesia, Pegadaian Championship, akan resmi bergulir pada 12 September 2025 mendatang. Kompetisi musim 2025/2026 ini akan menggunakan 17 stadion di berbagai daerah.

Menariknya, dari jumlah tersebut terdapat lima stadion yang tidak memiliki lintasan atletik. Ketiadaan lintasan atletik dinilai membuat stadion terlihat lebih modern serta memberikan jarak pandang penonton ke lapangan yang lebih dekat.

Berikut Nukilan.id merangkum lima stadion klub peserta Pegadaian Championship yang masuk kategori tanpa lintasan atletik:

1. Stadion H. Dimurtala, Banda Aceh

Stadion H. Dimurthala Lampineung berlokasi di Gampong Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Stadion ini dinamakan untuk menghormati tokoh sepak bola Aceh sekaligus legenda Persiraja, H. Dimurthala atau Bang Mur. Dengan kapasitas mencapai 20.000 penonton, stadion ini menjadi markas Persiraja Banda Aceh.

2. Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang

Dikenal juga dengan sebutan SUSU atau Stadion Deli, stadion ini memiliki kapasitas 25.750 penonton dan terletak di Kompleks Olahraga Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Dibangun untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024, stadion ini menjadi venue upacara penutupan PON pada 20 September 2024. Saat ini, stadion tersebut resmi menjadi markas PSMS Medan.

3. Stadion Maguwoharjo, Sleman

Berlokasi di Kabupaten Sleman, DIY, Stadion Maguwoharjo merupakan markas PSS Sleman. Stadion ini dikenal sebagai salah satu yang paling modern dengan kapasitas terkini 20.595 kursi, usai renovasi pada 2024. Desainnya terinspirasi dari stadion legendaris San Siro, dengan ciri khas menara berlorong spiral di empat sudut tribun.

4. Stadion Surajaya, Lamongan

Stadion kebanggaan masyarakat Lamongan ini menjadi kandang Persela Lamongan. Surajaya memiliki kapasitas 11.214 kursi single seat, lengkap dengan bangku VVIP, VIP, tribun reguler, hingga fasilitas difabel. Stadion ini juga dilengkapi dengan mushala, ruang ganti, serta toilet modern, menjadikannya sesuai standar FIFA.

5. Stadion Batakan, Balikpapan

Stadion berkapasitas 40.000 penonton ini berada di Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur. Persiba Balikpapan resmi menjadikan stadion yang diresmikan pada 9 September 2017 ini sebagai kandang baru, menggantikan Stadion Persiba lama. Megah dan modern, Batakan menjadi salah satu ikon stadion terbesar di Kalimantan Timur.

Dengan hadirnya lima stadion tanpa lintasan atletik, atmosfer pertandingan Pegadaian Championship musim ini diprediksi bakal lebih semarak. Penonton dapat menikmati laga dengan jarak pandang yang lebih dekat, menghadirkan sensasi khas stadion modern di level kompetisi kasta kedua sepak bola nasional. (XRQ)

Reporter: Akil

Gaet Wisatawan, TIM Gelar Festival Kuliner dan Seni Budaya Aceh di Jakarta

0
Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PPTIM) menyelenggarakan Festival Kuliner dan Seni Budaya Aceh 2025, di Mal Plaza Festival, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Foto direkam Jumat (22/8/2025) malam. (Foto: Ist)

NUKILAN.ID | JAKARTA — Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PPTIM) menggelar Festival Kuliner dan Seni Budaya Aceh 2025 di Mal Plaza Festival, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Acara bertema “Aceh untuk Indonesia, Harmoni Nusantara Menuju Indonesia Emas” ini berlangsung sejak Jumat hingga Minggu, 22–31 Agustus 2025, mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WIB.

Ketua Umum PPTIM, Muslim Armas, mengatakan festival tahun ini semakin meriah dengan hadirnya lomba Tari Ratoh Jaroe tingkat nasional dalam rangka memperingati HUT ke-75 TIM.

“Acara ini juga turut diisi dengan lomba Tari Ratoh Jaroe tingkat nasional dalam rangka merayakan HUT ke-75 TIM,” ujar Muslim Armas, Jumat (22/8/2025).

Menurutnya, lomba tersebut diikuti sekitar 2.200 siswa SMP dan SMA se-Jabodetabek. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai sajian kuliner khas Aceh, aneka kerajinan tangan, serta pertunjukan seni budaya, mulai dari Tari Likok Pulo, pembacaan Dalail Khairat, hingga Zikir Barzanji.

“Kegiatan ini digelar untuk mempererat hubungan antarwarga Aceh dan antara warga Aceh dengan masyarakat umum, serta mempromosikan dan memperluas kecintaan terhadap kuliner, seni, dan budaya Aceh, termasuk tarian tradisional, seperti Ratoh Jaroe, dan lainnya,” jelasnya.

Muslim menambahkan, festival ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap warisan budaya Aceh sekaligus upaya menghidupkan nilai kebudayaan dalam bingkai kebangsaan.

Ia berharap penyelenggaraan festival dapat menjadi sarana promosi pariwisata Aceh kepada masyarakat luas.

“Dengan semakin kenal Aceh, maka diharapkan wisatawan akan semakin banyak yang tertarik untuk mengunjungi Aceh. Ini juga sebagai upaya kita mempromosikan pariwisata dan potensi investasi Aceh,” ujarnya.

Meski sudah dimulai sejak Jumat (22/8/2025), seremonial pembukaan baru akan digelar pada Minggu (24/8/2025). Rencananya, acara pembukaan akan dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al-Haytar, serta Gubernur Jakarta Pramono Anung.

Distanbun Aceh Pastikan Cadangan Pangan Tetap Terkendali

0
Ilustrasi Padi. (Foto: Shutterstock)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Produksi padi di Aceh terus menunjukkan perkembangan positif meskipun wilayah tersebut tengah menghadapi musim kemarau. Sejumlah program dari Kementerian Pertanian bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh disebut mampu menjaga stabilitas ketahanan pangan di daerah.

Hal ini disampaikan oleh Safrizal, SP., M.PA, Kepala Bidang Tanaman Pangan Distanbun Aceh, dalam wawancara bersama RRI Banda Aceh, Rabu (23/8/2025).

Safrizal menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian memiliki peran besar dalam mendorong petani serta pelaku usaha pertanian untuk meningkatkan produksi padi melalui berbagai fasilitas. Di antaranya penyediaan pompa air, pembangunan irigasi perpompaan dan perpipaan, serta pengoptimalan lahan pertanian.

“Langkah-langkah ini terbukti berhasil. Hingga saat ini produksi padi kita masih menunjukkan tren positif. Kami optimis sampai akhir tahun hasilnya bisa terus meningkat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti aspek ketahanan pangan berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012, khususnya terkait ketersediaan pangan yang kini dinilai terpenuhi dari produksi lokal.

“Dari sisi ketersediaan, Aceh tidak melakukan impor beras. Cadangan pangan kita pun aman karena Bulog secara masif menyerap gabah petani,” tegasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi gabah Aceh hingga pertengahan 2025 telah mencapai 1,2 juta ton. Safrizal menyebut angka tersebut memberi peluang besar untuk mencapai target 1,7 juta ton hingga akhir tahun.

Ia melihat tren produksi yang tetap stabil di sejumlah daerah yang memasuki musim panen.

“Tren produksi cenderung positif. Kami melihat peluang untuk memenuhi target cukup besar,” katanya.

Safrizal menegaskan, melalui dukungan pemerintah dan kolaborasi dengan para petani, kondisi ketahanan pangan Aceh diyakini akan terus terjaga.

18 Siswa Madrasah Aceh Selatan Ikuti OSMA 2025 di Tingkat Provinsi

0
18 Siswa Madrasah Aceh Selatan Ikuti OSMA 2025 di Tingkat Provinsi. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Sebanyak 18 siswa madrasah dari Aceh Selatan ambil bagian dalam Olimpiade Sains Madrasah Aceh (OSMA) 2025 yang digelar di Aula Jeddah, Asrama Haji Embarkasi Aceh, pada 22–24 Agustus 2025.

Para peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama Aceh Selatan. Untuk jenjang MI, peserta berasal dari MIN 8 Aceh Selatan, MIN 22 Aceh Selatan, dan MIN 27 Aceh Selatan, masing-masing satu siswa.

Pada jenjang MTs, ada MTsN 2 Aceh Selatan, MTsN 3 Aceh Selatan, dan MTsS Cahaya Qur’an yang mengirim total empat peserta. Sementara jenjang MA diwakili MAN 2 Aceh Selatan (2 peserta), MAN 3 Aceh Selatan (1 peserta), MAN 4 Aceh Selatan (6 peserta), dan MAS Darul Aitami (2 peserta).

Kegiatan OSMA 2025 tingkat provinsi ini resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Aceh, H. Khairul Azhar, S.Ag., M.Si.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Aceh Selatan, Khairul Huda, S.HI., M.Si., menyampaikan apresiasi dan dukungan bagi seluruh peserta yang tampil di ajang bergengsi tersebut.

“Dengan semangat para peserta dalam ajang OSMA ini, semoga menjadi motivasi dan menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan sains di madrasah, sehingga lahir generasi madrasah yang unggul dan berdaya saing,” ujar Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Dailami Hasmar, S.Ag., yang juga hadir mewakili Kakankemenag.

Dailami, yang juga menjabat Ketua Komite OSMA Kabupaten Aceh Selatan, berharap keikutsertaan siswa madrasah di tingkat provinsi menjadi pemicu lahirnya generasi unggul di bidang sains.

Tahun ini, OSMA tingkat Provinsi Aceh diikuti oleh 385 peserta dari 23 kabupaten/kota. Rinciannya, 67 peserta tingkat MI, 103 peserta tingkat MTs, dan 215 peserta tingkat MA.

Editor: AKil

MUI Berikan Rekomendasi Pengembalian Tanah Blang Padang ke Masjid Raya Baiturrahman

0
Surat Rekomendasi MUI untuk pengembalian tanah wakaf Blang Padang ke Masjid Raya Baiturrahman. (Foto: tangkapan layar)

NUKILAN.ID | Banda Aceh – Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi memberikan rekomendasi dan dukungan penuh terhadap upaya pengembalian Tanah Wakaf Blang Padang di Banda Aceh kepada Nazhir Wakaf Masjid Raya Baiturrahman. Persetujuan tersebut dituangkan dalam surat MUI Nomor: B-3025/DP-MUI/VIII/2025 tertanggal 14 Agustus 2025 M (20 Shafar 1447 H), yang ditujukan langsung kepada Gubernur Aceh.

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk Faisal Ali atau Lem Faisal membenarkan berita tersebut. Menurutnya, hal ini merupakan dukungan yang sangat besar bagi masyarakat Aceh terkait kembalinya tanah wakaf Blang Padang kepada Masjid Raya Baiturrahman.

“Ya, benar. Ini merupakan dukungan yang sangat membantu masyarakat Aceh,” ujarnya kepada Nukilan, Sabtu (23/8/2025).

Dia menambahkan, rekomendasi ini memberikan energi baru bagi masyarakat Aceh dan harapan kembalinya tanah wakaf Blang Padang ke Masjid Raya Baiturrahman.

“Ini menambah energi positif dalam pengembalian tanah Blang Padang ke Masjid Raya Baiturrahman,” katanya.

Dalam surat tersebut disebutkan, Dewan Pimpinan MUI memberikan rekomendasi dan dukungan sepenuhnya bagi ikhtiar pengembalian Tanah Wakaf Blang Padang di Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, kepada Nazhir Wakaf Masjid Raya Baiturrahman.

“Upaya ini ditujukan demi kemaslahatan, kemakmuran, dan kemajuan Masjid Raya Baiturrahman,” tulis surat yang ditandatangani Ketua Umum MUI, KH M Anwar Iskandar, bersama Sekjen H H Amirsyah Tambunan.

Sebelumnya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengajukan permohonan resmi kepada MUI Pusat melalui surat bernomor 400.8.2.4/954 pada 23 Juli 2025. Permohonan serupa juga diajukan Dinas Syariat Islam Aceh.

Dalam proses pembahasan, MUI melibatkan sejumlah pihak, termasuk MPU Aceh, Dinas Syariat Islam Aceh, dan Nazhir Wakaf Masjid Raya Baiturrahman. Koordinasi dilakukan secara daring pada Jumat, 8 Agustus 2025, bersama pimpinan bidang, komisi fatwa, serta komisi hukum dan HAM MUI.

Dengan keluarnya rekomendasi ini, langkah pengembalian tanah wakaf yang selama ini menjadi perbincangan publik di Aceh mendapat legitimasi dari MUI Pusat. []

Reporter: Sammy