Beranda blog Halaman 28

BMKG: Sejumlah Wilayah Aceh Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Hingga 3 Juli

0
Ilustrasi Hujan.(Foto: Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 1 hingga 3 Juli 2026. Sejumlah wilayah di Aceh berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh, Dedi, mengatakan potensi hujan dipengaruhi oleh aktifnya sejumlah fenomena atmosfer yang mendukung pembentukan awan hujan di wilayah Aceh.

“Terpantau gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby Ekuatorial aktif di Samudera Hindia bagian barat Sumatera. Gelombang Madden Julian Oscillation (MJO) juga aktif di wilayah Aceh. Selain itu, terdapat daerah belokan angin dan konvergensi yang mendukung pertumbuhan awan konvektif,” kata Dedi kepada Nukilan, Rabu (1/7/2026). 

Ia menjelaskan, suhu muka laut yang hangat di perairan barat dan selatan Sumatera turut meningkatkan penguapan sehingga menambah kandungan uap air di atmosfer. Kombinasi kondisi tersebut berkontribusi terhadap meningkatnya potensi pembentukan awan hujan di Aceh. 

Pada 1 Juli 2026, wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Gayo Lues, Langsa, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, Simeulue, Sabang, dan Nagan Raya. 

Sementara pada 2 Juli, potensi cuaca serupa diprakirakan terjadi di Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Besar, Sabang, Banda Aceh, Aceh Jaya, Pidie, dan Pidie Jaya. Adapun pada 3 Juli, wilayah yang masih berpotensi mengalami hujan lebat dan angin kencang adalah Aceh Barat dan Nagan Raya. 

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai hujan berintensitas sedang hingga lebat yang berpotensi terjadi secara tiba-tiba pada sore hingga malam hari akibat pemanasan yang intens pada siang hari.

“Selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan terutama saat berkendara dalam keadaan cuaca buruk yang dapat disertai angin kencang, banjir dan tanah longsor,” pungkas Dedi.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Reporter: Rezi

Aceh Diguncang 140 Gempa Sepanjang Juni

0
Ilustrasi gempa. (Foto: iStockphoto)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 140 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Aceh dan sekitarnya sepanjang Juni 2026. Dari jumlah tersebut, 13 gempa dilaporkan dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah di Aceh.

Berdasarkan infografis yang dirilis melalui akun Instagram Stageof Aceh Besar BMKG, aktivitas kegempaan selama Juni didominasi oleh gempa berkekuatan kecil dan berpusat pada kedalaman dangkal.

Dari sisi magnitudo, sebanyak 110 kejadian merupakan gempa dengan magnitudo di bawah 3 (M<3), sedangkan 30 kejadian berkekuatan 3 ≤ M < 5. Selama periode tersebut tidak tercatat gempa dengan magnitudo 5 atau lebih.

Sementara itu, berdasarkan kedalaman hiposenter, 132 gempa merupakan gempa dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer. Selain itu, terdapat 8 gempa berkedalaman menengah (60–300 kilometer), dan tidak tercatat gempa berkedalaman lebih dari 300 kilometer.

Sebaran lokasi gempa menunjukkan aktivitas tektonik tersebar di sejumlah wilayah Aceh, baik di daratan maupun perairan lepas pantai. Beberapa gempa yang dirasakan masyarakat tercatat terjadi di sekitar wilayah Pidie, Bener Meriah, Aceh Selatan, serta kawasan Simeulue.

Berdasarkan grafik kejadian harian, aktivitas gempa berfluktuasi sepanjang Juni. Jumlah kejadian tertinggi tercatat pada 27 Juni dengan 11 gempa, disusul beberapa hari lain yang mencatat hingga 10 kejadian dalam sehari.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga diminta terus mengikuti informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah Aceh dan sekitarnya.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Reporter: Rezi

BPS: Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Aceh Naik 39,75 Persen pada April 2026

0
Ilustrasi wisatawan mancanegara (Foto: Shutterstock)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Aceh pada April 2026 mencapai 3.080 kunjungan. Angka tersebut meningkat 14,75 persen dibandingkan Maret 2026 yang sebanyak 2.684 kunjungan, serta naik 39,75 persen dibandingkan April 2025 yang tercatat 2.204 kunjungan.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPS Provinsi Aceh, Abdul Hakim, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan tren positif sektor pariwisata Aceh pada awal tahun ini.

“Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung di Aceh pada April 2026 mencapai 3.080 kunjungan atau mengalami peningkatan sebesar 14,75 persen bila dibandingkan wisman yang datang pada Maret 2026 yang berjumlah 2.684 kunjungan,” kata Abdul Hakim dalam siaran langsung akun YouTube BPS Aceh, sebagaimana dilansir Nukilan, Rabu (7/1/2026).

Menurut Abdul Hakim, secara tahunan jumlah kunjungan wisatawan asing juga mengalami pertumbuhan yang signifikan.

“Jumlah wisman yang berkunjung pada April 2026 di Aceh naik 39,75 persen bila dibandingkan pada periode yang sama tahun 2025, yaitu dari 2.204 kunjungan pada April 2025 naik menjadi 3.080 kunjungan pada periode April 2026,” sebutnya.

BPS mencatat kunjungan wisatawan mancanegara ke Aceh dilakukan melalui dua pintu masuk utama, yakni Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda dan Pelabuhan Internasional Sabang. Selama periode Januari hingga April 2026, jumlah kunjungan wisman mencapai 12.146 kunjungan, atau meningkat 0,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebanyak 12.133 kunjungan.

Abdul Hakim mengatakan wisatawan asal Malaysia masih mendominasi kunjungan ke Aceh.

“Dari negara-negara asal wisman pada April 2026, Malaysia masih mendominasi jumlah wisman yang datang ke Aceh yakni sebesar 58,12 persen dari total wisman,” katanya.

Selain mencatat peningkatan kunjungan wisatawan asing, BPS juga melaporkan adanya perbaikan pada tingkat hunian hotel berbintang di Aceh. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada April 2026 mencapai 24,35 persen, meningkat 4,56 poin persentase dibandingkan Maret 2026 yang sebesar 19,79 persen. Dibandingkan April 2025, TPK hotel bintang juga naik 1,75 poin persentase dari 22,60 persen.

“Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Aceh pada April 2026 dengan rata-rata 24,35 persen atau naik 4,56 persen poin dibanding Maret 2026 sebesar 19,79 persen,” ujar Abdul Hakim.

Sementara itu, TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya pada April 2026 tercatat 19,44 persen, meningkat 2,34 poin persentase dibandingkan Maret 2026. Namun, jika dibandingkan April tahun lalu, tingkat hunian hotel nonbintang turun 1,50 poin persentase.

BPS juga mencatat rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang selama April 2026 mencapai 1,57 malam, lebih rendah dibandingkan Maret 2026 yang sebesar 1,69 malam. Secara rinci, rata-rata lama menginap tamu asing mencapai 2,05 malam, sedangkan tamu domestik rata-rata 1,56 malam. []

Reporter: Sammy

Inflasi Tahunan Aceh Capai 5,12 Persen pada Mei 2026, Aceh Tengah Tertinggi

0
Ilustrasi inflasi (Foto: freepik)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) Aceh pada Mei 2026 mencapai 5,12 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,95. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Aceh Tengah sebesar 6,09 persen, sedangkan yang terendah terjadi di Meulaboh sebesar 3,99 persen.

Plh Kepala BPS Provinsi Aceh, Abdul Hakim menjelaskan inflasi tahunan dipicu oleh kenaikan harga pada sebagian besar kelompok pengeluaran.

“Pada Mei 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 5,12 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,95. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Aceh Tengah sebesar 6,09 persen, dengan IHK 118,52, dan terendah terjadi di Meulaboh yang mengalami inflasi 3,99 persen dengan IHK sebesar 115,53,” ujar Plh Kepala BPS Provinsi Aceh, Abdul Hakim, dalam siaran langsung akun YouTube BPS Aceh, dikutip Nukilan, Rabu (7/1/2026).

Selain inflasi tahunan, Abdul mencatat inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) pada Mei 2026 sebesar 0,60 persen, sedangkan inflasi tahun kalender (year-to-date/y-to-d) mencapai 0,48 persen.

Abdul menyebut inflasi tahunan dipengaruhi kenaikan harga pada sembilan kelompok pengeluaran. Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 11,24 persen, disusul penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 10,15 persen, serta makanan, minuman, dan tembakau sebesar 6,89 persen. Sementara itu, dua kelompok mengalami penurunan indeks, yakni pakaian dan alas kaki sebesar 0,02 persen serta pendidikan sebesar 0,16 persen.

Sepuluh komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap inflasi tahunan di Aceh antara lain beras, emas perhiasan, nasi dengan lauk, Sigaret Kretek Mesin (SKM), tomat, bahan bakar rumah tangga, minyak goreng, Sigaret Kretek Tangan (SKT), daging ayam ras, serta ikan tongkol/ikan ambu-ambu. Sebaliknya, komoditas yang menahan laju inflasi di antaranya tarif air minum PAM, baju muslim wanita, bawang putih, cabai merah, kelapa, kentang, dan biaya pendidikan tingkat SMP maupun SMA.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil 2,59 persen. Komoditas yang paling besar mendorong inflasi pada kelompok ini adalah beras dengan andil 0,61 persen, diikuti SKM dan tomat masing-masing 0,24 persen, serta minyak goreng sebesar 0,19 persen.

Sementara itu, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran memberikan andil inflasi sebesar 1,08 persen, terutama dipengaruhi kenaikan harga nasi dengan lauk, mi, bakso siap santap, sayur olahan, dan ketupat/lontong sayur.

Pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, inflasi mencapai 11,24 persen dengan komoditas emas perhiasan menjadi penyumbang terbesar, yakni 0,55 persen terhadap inflasi tahunan Aceh.

Berdasarkan wilayah penghitungan IHK, seluruh daerah sampel di Aceh mengalami inflasi tahunan. Kabupaten Aceh Tengah mencatat inflasi tertinggi sebesar 6,09 persen, disusul Kabupaten Aceh Tamiang 5,69 persen, Kota Banda Aceh 4,77 persen, Kota Lhokseumawe 4,62 persen, dan Meulaboh 3,99 persen. []

Reporter: Sammy

Pengangguran Terbuka Aceh Capai 5,88 Persen

0
Ilustrasi pengangguran (Foto: Shutterstock)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Aceh pada Februari 2026 sebesar 5,88 persen. Artinya, dari setiap 100 orang angkatan kerja di Aceh, sekitar enam orang merupakan penganggur. Data tersebut merupakan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2026 yang dipublikasikan BPS Provinsi Aceh.

Dalam publikasi tersebut, BPS mencatat jumlah penduduk usia kerja di Aceh mencapai 4,188 juta orang. Dari jumlah itu, sebanyak 2,657 juta orang masuk dalam kategori angkatan kerja, terdiri atas 2,500 juta orang bekerja dan 156 ribu orang menganggur, sedangkan 1,531 juta orang tergolong bukan angkatan kerja. BPS menyebut kondisi perekonomian turut memengaruhi dinamika pasar tenaga kerja di Aceh.

“Kondisi perekonomian yang kurang baik mengakibatkan berkurangnya tenaga kerja sebanyak 55 ribu orang, dan bertambahnya pengangguran sekitar 7 ribu orang,” tulis BPS laporan tersebut, dikutip Nukilan, Rabu (1/7/2026).

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Aceh tercatat sebesar 63,44 persen. Partisipasi angkatan kerja laki-laki mencapai 81,45 persen, jauh lebih tinggi dibanding perempuan yang sebesar 45,50 persen. Berdasarkan wilayah, TPAK di perdesaan mencapai 64,25 persen, sedikit lebih tinggi dibanding perkotaan sebesar 62,34 persen.

BPS juga menyatakan pelemahan ekonomi berdampak terhadap partisipasi masyarakat di pasar kerja.

“Kondisi perekonomian yang kurang baik menyebabkan penurunan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, baik pada penduduk laki-laki maupun perempuan,” tulis BPS.

Sementara itu, Employment to Population Ratio (EPR) atau rasio penduduk bekerja terhadap penduduk usia kerja berada pada angka 59,71 persen. Artinya, dari setiap 100 penduduk berusia 15 tahun ke atas di Aceh, sekitar 60 orang bekerja.

Dari sisi status pekerjaan, kelompok terbesar merupakan buruh/karyawan/pegawai sebesar 31,44 persen, disusul berusaha dibantu buruh tidak tetap sebesar 19,18 persen, dan berusaha sendiri sebesar 18,44 persen.

“Status pekerjaan utama yang terbesar ada di buruh/karyawan/pegawai, kemudian berusaha dibantu buruh tidak tetap/buruh tidak dibayar dan berusaha sendiri,” tulis BPS.

Adapun berdasarkan lapangan pekerjaan utama, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan kontribusi 41,39 persen. Posisi berikutnya ditempati sektor perdagangan sebesar 13,41 persen, jasa pendidikan 6,97 persen, industri pengolahan 6,72 persen, dan administrasi pemerintahan 5,63 persen.

“Mayoritas penduduk bekerja di kategori pertanian, kehutanan dan perikanan,” demikian tertulis dalam laporan tersebut. []

Reporter: Sammy

Anjungan Air Minum Wakaf di UIN Ar-Raniry Jadi Simbol Jejak Sejarah Persahabatan Aceh-Turki

0
Peresmian anjungan air minum Sayyid Osman Hulusi Efendi Hazretleri di UIN Ar Raniry, Darussalam, Banda Aceh (FOTO: Humas UIN Ar Raniry)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Mujiburrahman, menegaskan bahwa pembangunan Anjungan Air Minum Sayyid Osman Hulusi Efendi Hazretleri di lingkungan kampus tidak hanya menghadirkan fasilitas publik bagi masyarakat, tetapi juga merepresentasikan hubungan sejarah yang telah lama terjalin antara Aceh dan Turki.

Menurutnya, keberadaan bangunan yang mengusung arsitektur khas Ottoman tersebut mencerminkan eratnya ikatan persaudaraan dan kolaborasi kemanusiaan antara kedua bangsa yang telah berlangsung selama berabad-abad.

“Bangunan berarsitektur Ottoman ini bukan sekadar infrastruktur penyedia air minum gratis, melainkan simbol persaudaraan dan kerja sama kemanusiaan antara dua bangsa yang telah terhubung sejak berabad-abad lalu,” kata Mujiburrahman di Darussalam, Banda Aceh, Selasa (30/6/2026).

Pernyataan itu disampaikan saat peresmian anjungan air minum yang dibangun oleh Yayasan Es-Seyyid Osman Hulusi Efendi bersama Somuncu Baba Education, Culture and Social Aid Organization dengan dukungan Yayasan Tarara Global Humanity. Program penyediaan air minum tersebut merupakan salah satu bentuk sedekah yang memberikan manfaat luas sekaligus berkelanjutan bagi masyarakat.

Rektor menjelaskan bahwa fasilitas yang diresmikan di UIN Ar-Raniry tersebut memiliki arti penting karena menjadi proyek internasional pertama yang direalisasikan yayasan tersebut di luar wilayah Turki.

“Fasilitas air minum di kampus UIN Ar-Raniry ini juga merupakan proyek pertama berskala internasional yang dibangun di luar Turki,” katanya.

Air minum yang tersedia di anjungan tersebut telah melalui proses pengolahan menggunakan teknologi reverse osmosis (RO), sehingga aman dan dapat langsung dikonsumsi. Untuk memastikan ketersediaan pasokan air tetap terjaga, pihak kampus juga membangun sistem penampungan berkapasitas 10 meter kubik yang tersambung dengan jaringan PDAM.

Selain menghadirkan fasilitas fisik, proyek tersebut juga dirancang dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan agar manfaatnya dapat dinikmati dalam jangka panjang oleh sivitas akademika maupun masyarakat umum.

“Proyek ini tidak hanya membangun fasilitas fisik, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh civitas akademika dan masyarakat,” ujarnya.

Mujiburrahman berharap hubungan kerja sama yang telah terbangun melalui proyek tersebut tidak berhenti pada penyediaan fasilitas air minum, tetapi dapat berkembang ke berbagai sektor lain, seperti pendidikan, penelitian, kebudayaan, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Di sisi lain, anggota Dewan Pengawas Yayasan Es-Seyyid Osman Hulusi Efendi, Ali Gençal, mengatakan bahwa pembangunan anjungan air minum tersebut merupakan bagian dari tradisi pelayanan sosial yang diwariskan oleh Sayyid Osman Hulusi Efendi.

Ia menjelaskan bahwa penyediaan akses terhadap air bersih memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam. Hal itu, menurutnya, sejalan dengan sabda Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa sedekah terbaik adalah memberikan minum kepada sesama.

Ali juga menilai proyek tersebut menjadi bukti nyata terus terpeliharanya hubungan persaudaraan antara Indonesia dan Turki, terutama dengan masyarakat Aceh yang sejak lama memiliki keterkaitan sejarah dengan negara tersebut.

Anjungan air minum itu dibangun dengan mengadopsi desain klasik air mancur Ottoman. Bangunan tersebut dilengkapi delapan keran, sistem pemurnian air berkapasitas 3.000 liter, serta prasasti yang ditulis dalam empat bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Turki, Inggris, dan Arab.

Tuan Rumah Meksiko Singkirkan Ekuador 2-0, Lolos ke 16 Besar

0
Timas Meksiko. (Foto: FIFA)

NUKILAN.ID | MEXICO CITY – Tim nasional Meksiko memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Ekuador dengan skor 2-0 pada pertandingan babak 32 besar di Stadion Mexico City, Rabu (1/7/2026).

Amatan Nukilan.id, dua gol kemenangan tuan rumah lahir seluruhnya pada babak pertama melalui penyelesaian Julian Quinones pada menit ke-22 dan Raul Jimenez delapan menit berselang.

Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga peluit panjang dibunyikan. Meski Ekuador tampil lebih dominan dalam penguasaan bola selepas jeda, mereka gagal membongkar pertahanan disiplin yang diperagakan El Tri.

Kemenangan ini memiliki makna lebih dari sekadar tiket menuju babak berikutnya. Meksiko mencatat sejarah sebagai tim pertama dari kawasan CONCACAF yang mampu mengalahkan wakil CONMEBOL pada fase gugur Piala Dunia.

Hasil tersebut sekaligus menjadi penebus kegagalan Meksiko dalam beberapa edisi sebelumnya. Pada Piala Dunia 2006, 2010, dan 2018, langkah El Tri selalu terhenti di babak 16 besar setelah dikalahkan tim asal Amerika Selatan, yakni dua kali oleh Argentina dan sekali oleh Brasil.

Di babak 16 besar nanti, Meksiko akan menghadapi pemenang pertandingan antara Inggris dan Republik Demokratik Kongo.

Cuaca Sempat Menunda Kickoff

Pertandingan sempat mengalami penundaan sekitar satu jam akibat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. Setelah laga dimulai, Meksiko langsung mengambil inisiatif menyerang dengan memanfaatkan dukungan puluhan ribu pendukung yang memadati stadion.

Tekanan sejak menit-menit awal akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-22. Julian Quinones sukses membawa tuan rumah memimpin setelah menuntaskan peluang yang diperoleh di depan gawang Ekuador.

Keunggulan tersebut semakin nyaman pada menit ke-30 ketika Raul Jimenez ikut mencatatkan namanya di papan skor. Gol kedua itu membuat Meksiko menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol tanpa balas.

Ekuador Mencoba Bangkit

Memasuki babak kedua, pelatih Ekuador Sebastian Beccacece melakukan perubahan komposisi pemain. Yaimar Medina dan Angelo Preciado dimasukkan untuk menggantikan Alan Franco serta Joel Ordonez demi meningkatkan agresivitas tim.

Di sisi lain, Meksiko tetap mempertahankan pendekatan menyerang meski telah unggul. Namun, Ekuador perlahan mampu mengambil alih kendali permainan.

Enner Valencia sempat menciptakan peluang berbahaya pada menit ke-52, meski gagal memperkecil ketertinggalan. Tak lama kemudian, Beccacece kembali melakukan pergantian dengan memasukkan Kevin Rodriguez menggantikan Valencia pada menit ke-59.

Perubahan tersebut membuat permainan Ekuador semakin berkembang. Mereka bahkan unggul dalam penguasaan bola dengan persentase 54 persen, sementara Meksiko mencatatkan 46 persen.

Meski demikian, dominasi tersebut tidak diiringi efektivitas di depan gawang lawan.

Pertahanan Meksiko Tampil Solid

Kesempatan terbaik Meksiko pada babak kedua hadir melalui sundulan Cesar Montes pada menit ke-66. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan secara gemilang oleh penjaga gawang Ekuador, Hernan Galindez.

Di sisi lain, Ekuador terus berusaha mengejar ketertinggalan melalui umpan-umpan langsung menuju kotak penalti. Akan tetapi, koordinasi lini belakang Meksiko yang dipimpin Cesar Montes mampu meredam berbagai ancaman tersebut.

Memasuki 10 menit terakhir pertandingan, Ekuador semakin intens menekan demi mencari gol pembuka. Namun situasi justru semakin sulit setelah Piero Hincapie menerima kartu merah beberapa saat sebelum laga usai akibat terlibat insiden dengan pemain lawan.

Bermain dengan 10 orang membuat peluang Ekuador untuk bangkit semakin menipis. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah.

Hasil tersebut memastikan langkah Meksiko menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026 sekaligus menjaga harapan mereka melangkah lebih jauh di hadapan publik sendiri.

Susunan Pemain

Meksiko (4-3-3): Raúl Rangel; Jorge Sánchez, César Montes, Johan Vásquez, Jesús Gallardo; Gilberto Mora (Brian Gutierrez 58′), Érik Lira, Luis Romo (Obed Vargas 73′); Roberto Alvarado (Israel Reyes 80′), Raul Jiménez (Santiago Gimenez 74′), Julián Quiñones (Orbelin Pineda 80′).

Pelatih: Javier Aguirre.

Ekuador (4-4-2): Hernán Galindez; Alan Franco (Yaimar Medina 46′), Joel Ordóñez (Angelo Preciado 46′), Willian Pacho, Piero Hincapié; John Yeboah (Jordy Caicedo 79′), Moisés Caicedo, Pedro Vite, Nilson Angulo (Kendry Paez 79′); Gonzalo Plata, Enner Valencia (Kevin Rodriguez 59′).

Pelatih: Sebastian Beccacece. (xrq)

Sekda Aceh Jalin Silaturahmi Bersama Praja IPDN Asal Aceh di Jatinangor

0
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, melaksanakan silaturahmi dengan para Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal Aceh di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Minggu (28/6/2026). (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.ID | JATINANGOR – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Aceh, Akkar Arafat, S.STP., M.Si, melaksanakan silaturahmi dengan para Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal Aceh di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Minggu (28/6/2026).

Agenda yang digelar mulai pukul 11.00 hingga 13.30 WIB tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Pemerintah Aceh dengan para praja yang saat ini sedang menjalani pendidikan kepamongprajaan di IPDN.

Kehadiran rombongan Pemerintah Aceh disambut langsung oleh Kepala Biro Administrasi Keprajaan, Kemahasiswaan, dan Alumni IPDN, Syamsu Khoiruddin, S.STP., M.Si.

Suasana pertemuan berlangsung akrab, hangat, dan penuh kekeluargaan. Kegiatan tersebut menjadi wujud perhatian sekaligus dukungan Pemerintah Aceh terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama para calon aparatur pemerintahan asal Aceh yang tengah menempuh pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). (XRQ)

Meksiko Perlihatkan Superioritas, Pimpin 2-0 atas Ekuador pada Paruh Pertama

0
Julian Quinones mencetak gol. (Foto: FIFA via Getty Images/Hector Vivas - FIFA)

NUKILAN.ID | Mexico City – Timnas Meksiko menunjukkan permainan yang sangat dominan saat menghadapi Ekuador pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri, El Tri menutup babak pertama dengan keunggulan meyakinkan 2-0.

Pertandingan babak 32 besar antara Meksiko melawan Ekuador berlangsung di Azteca Stadium, Mexico City, Rabu (1/7/2026) pagi WIB.

Dilansir Nukilan.id dari rilis FIFA, laga yang semula dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB harus mengalami penundaan selama satu jam. Cuaca buruk berupa hujan badai yang melanda kawasan Mexico City membuat kick-off baru dapat dilaksanakan setelah kondisi dinilai aman.

Sejak peluit awal dibunyikan, Meksiko langsung mengambil inisiatif menyerang. Pada menit kelima, Raul Jimenez memperoleh peluang emas melalui sundulan di depan gawang, namun bola masih melenceng dari target.

Tekanan kembali diberikan tuan rumah pada menit ke-15. Gilberto Mora melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti, tetapi bola hanya melintas tipis di sisi gawang Ekuador.

Ekuador mencoba memberikan respons beberapa saat kemudian. John Yeboah mendapatkan kesempatan melalui sepakan keras, tetapi upayanya belum mengarah ke gawang.

Gol yang dinantikan publik Azteca Stadium akhirnya hadir pada menit ke-22. Julian Quinones sukses memecah kebuntuan sekaligus membawa Meksiko unggul lebih dahulu.

Proses gol bermula dari umpan cungkil Roberto Alvarado yang diterima Quinones. Penyerang Meksiko itu kemudian menggiring bola menembus pertahanan lawan sebelum melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi kiper Hernan Galindez. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Meksiko.

Dominasi tuan rumah berlanjut delapan menit berselang. Tepat pada menit ke-30, Raul Jimenez berhasil menggandakan keunggulan Meksiko menjadi 2-0.

Gol kedua tercipta melalui rangkaian operan pendek yang rapi. Julian Quinones memberikan assist kepada Raul Jimenez yang menuntaskan peluang dengan tembakan tepat sasaran ke dalam gawang Ekuador.

Ekuador hampir memperkecil ketertinggalan pada menit ke-39. John Yeboah melepaskan tendangan keras yang mengarah ke gawang, namun kiper Raul Rangel melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola keluar lapangan.

Memasuki sisa waktu babak pertama, kedua tim sama-sama terus melancarkan serangan. Meski demikian, tidak ada tambahan gol yang tercipta hingga wasit meniup peluit turun minum. Meksiko pun menutup paruh pertama pertandingan dengan keunggulan 2-0 atas Ekuador.

Susunan Pemain

Meksiko: Raul Rangel; Jorge Sanchez, Cesar Montes, Johan Vazquez, Jesus Gallardo; Erik Lira, Gilberto Mora, Luis Romo; Roberto Alvarado, Raul Jimenez, Julian Quinones.

Ekuador: Hernan Galindez; Alan Franco, Joel Ordonez, Willian Pacho, Piero Hincapie; Pedro Vite, Moises Caicedo, Nilson Angulo, Gonzalo Plata; John Yeboah, Enner Valencia. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Norwegia Menang 2-1 Atas Pantai Gading, Haaland Antar The Vikings ke Babak 16 Besar

0

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Norwegia memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Pantai Gading dengan skor 2-1 pada laga 32 besar. Erling Haaland menjadi penentu kemenangan tim berjuluk The Vikings tersebut.

Pertandingan Pantai Gading kontra Norwegia digelar di AT&T Stadium, Arlington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB. Tim asal Skandinavia itu menutup laga dengan kemenangan tipis 2-1.

Amatan Nukilan.id, Norwegia membuka keunggulan pada menit ke-39 melalui Antonio Nusa. Pantai Gading kemudian mampu menyamakan kedudukan lewat gol Amad Diallo pada menit ke-74.

Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Haaland muncul sebagai pembeda. Penyerang andalan Norwegia itu mencetak gol kemenangan pada menit ke-86 sekaligus memastikan negaranya lolos ke babak 16 besar.

Jalannya Pertandingan

Norwegia langsung mengancam sejak awal pertandingan. Baru memasuki menit kedua, Erling Haaland melepaskan peluang pertama, namun usahanya masih mampu dipatahkan barisan pertahanan Pantai Gading.

Selepas peluang tersebut, Pantai Gading mulai berani keluar menyerang dan tampil lebih agresif. Mereka menciptakan dua peluang hingga pertandingan memasuki Hydrant Break, tetapi belum satu pun yang mengarah tepat ke gawang.

Pada menit ke-36, Haaland kembali memberikan ancaman melalui sundulan memanfaatkan umpan rekannya. Kali ini, kiper Yahia Fofana tampil sigap dengan menggagalkan peluang tersebut.

Keunggulan Norwegia akhirnya tercipta tiga menit berselang. Antonio Nusa melepaskan tembakan terarah ke tiang jauh yang tidak mampu dijangkau Fofana sehingga mengubah skor menjadi 1-0 pada menit ke-39.

Dua menit kemudian, Haaland nyaris menggandakan keunggulan. Ia menyambut bola hasil sundulan rekannya, tetapi penyelesaian akhirnya kembali mampu diamankan Fofana.

Pantai Gading berupaya mencari gol penyeimbang hingga penghujung babak pertama. Namun berbagai usaha yang dilakukan belum membuahkan hasil sehingga Norwegia tetap unggul 1-0 saat turun minum.

Memasuki babak kedua, Pantai Gading meningkatkan intensitas serangan. Mereka menghasilkan empat percobaan hingga Hydrant Break, tetapi seluruh peluang tersebut belum mampu menghasilkan gol.

Upaya Pantai Gading akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74. Amad Diallo melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang berhasil menjebol gawang Norwegia. Skor berubah menjadi 1-1.

Norwegia kembali memimpin ketika laga memasuki menit ke-86. Patrick Berg mengirim umpan matang ke depan gawang yang langsung disambut Haaland dengan sontekan mudah untuk membawa timnya unggul 2-1.

Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga peluit panjang dibunyikan. Berkat kemenangan ini, Norwegia melangkah ke babak 16 besar dan selanjutnya akan menghadapi Brasil.

Susunan Pemain

Pantai Gading: Yahia Fofana; Doue, Agbadou, Koussounou, Konan; Sangare, Kessie, Oulai; Yan Diomande, Pepe; Bonny.

Norwegia: Nyland; Pedersen, Ajer, Heggem, Wolfe; Aursnes, Berge, Berg, Odegaard; Nusa, Haaland, Sorloth. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News