Gunung Merapi Sinabung, Tanah Karo, Sumatera Utara
Nukilan.id – Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali memuntahkan awan panas setinggi 2 Kilometer yag mengarah ke timur dan Selatan, Selasa (16/2/2021).
Kepala Pos Pengamatan Gunung Sinabung Armen Putra mengatakan, cuaca cerah dan berawan dan angin bertiup lemah hingga sedang ke arah tenggara dan selatan, dengan suhu udara 19-26 derajat Celcius.
“Saat ini, gunung Sinabung masih berada pada status level III atau siaga. Kepada masyarakat dan wisatawan setempat, diimbau agar selalu waspada,” katanya.
Armen Putra meminta masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 Km dari puncak gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 Km untuk sektor selatan-timur dan 4 km untuk sektor timur-utara.
Sementara itu, bila terjadi hujan abu, Armen mengimbau masyarakat memakai masker untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.
“Masyarakat yang bermukim di dekat sungai yang berhulu dari gunung Sinabung agar waspada terhadap bahaya lahar,” demkian Armen Putra.[]
Nukilan.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) menerbitkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) kedua untuk vaksin Covid-19 asal Sinovac yang diproduksi PT Bio Farma. EUA ini untuk 13 juta dosis yang dicanangkan selesai diproduksi pada Kamis (11/2/2021) pekan lalu.
“Sehingga EUA untuk vaksin yang diproduksi oleh PT Bio Farma pada hari ini 16 Februari 2021 bisa disetujui dan mendapatkan EUA dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia,” kata Kepala BPOM Penny K Lukito dalam konferensi pers, Selasa (16/2/2021).
Penny mengatakan, vaksin Covid-19 yang diproduksi PT Bio Farma ini diberi nama vaksin Covid-19 dengan nomor EUA yakni 2102907543A1.
Setelah Disuntik Dua Dosis Vaksin Sinovac Menurut Penny, vaksin Covid-19 ini mempunyai bentuk vial dengan sediaan 5 ml untuk 10 dosis vaksin. Vial ini dikemas di dalam dus.
“Vaksin stabil disimpan pada suhu 2 sampai 8 derajat Celcius. Setiap vial dilengkapi dengan dua dimensi barcode, menunjukkan identitas masing-masing vial,” ujarnya
Penny mengatakan, meski BPOM pernah menerbitkan izin penggunaan darurat untuk vaksin Sinovac namun pemberian EUA untuk hasil produksi terbaru ini harus dilakukan untuk menjamin mutu, khasiat, dan keamanan vaksin.
“Ini membutuhkan pengujian, evaluasi khusus dan pemberian EUA yang terpisah, karena adanya perbedaan tempat produksi, perbedaan kemasan, sebelumnya adalah simbol dus sekarang menjadi multicodus, ini lebih efektif lebih efisien,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, PT Bio Farma menargetkan produksi 13 juta dosis vaksin Covid-19 rampung pada Kamis, 11 Februari 2021. Vaksin tersebut berasal dari 15 juta dosis bahan baku vaksin asal Sinovac yang tiba di Indonesia pada 12 Januari 2021
Juru Bicara Vaksinasi Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan, produksi vaksin tersebut masih berlangsung dan sesuai jadwal. “Iya, on schedule,” kata Bambang kepada Kompas.com, Rabu (10/2/2021).
Bambang menuturkan, produksi vaksin dibagi menjadi 13 batch. Setiap batch menghasilkan 950.000-1.000.000 dosis vaksin jadi.
Kendati demikian, izin penggunaan vaksin tersebut tetap harus menunggu sertifikat lot release dan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM).
Ia menyebut, nomor izin penggunaan darurat untuk 13 juta dosis vaksin ini berbeda dari EUA 1,2 juta dosis vaksin Sinovac yang sebelumnya telah diterbitkan BPOM. Sebab, ada perbedaan kemasan produk. Namun, penerbitan izin penggunaan darurat tetap mengacu pada hasil evaluasi vaksin Sinovac yang sebelumnya sudah dilakukan oleh BPOM.
Nukilan.id – Adanya pandemi Covid-19 menyebabkan jumlah penduduk miskin di Indonesia semakin meningkat, bahkan levelnya kembali menembus dua digit.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, persentase penduduk miskin pada September 2020 sebesar 10,19%, meningkat 0,41% poin terhadap Maret 2020 dan meningkat 0,97% poin terhadap September 2019. Sehingga jumlah penduduk miskin pada September 2020 menjadi 27,55 juta orang, meningkat 1,13 juta orang terhadap Maret 2020 dan meningkat 2,76 juta orang terhadap September 2019. Angka kemisikinan ini dihitung dua kali dalam setahun di bulan Maret dan September.
“Pada September 2020, jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 27,55 juta jiwa, atau setara dengan 10,19%,” kata Kepala BPS, Suhariyanto, Senin (15/2/2021).
Diungkapkan Suhariyanto, meskipun terjadi peningkatan jumlah penduduk miskin, tetapi kenaikannya tidak sedalam yang diduga. Misalnya saja pada Juni 2020 lalu, World Bank membuat sebuah simulasi, apabila tidak ada program perlindungan sosial dari pemerintah, angka kemiskinan di Indonesia akan mengalami kenaikan hingga di level 10,7% hingga 11,6%.
“Hasil BPS menunjukkan, meskipun terjadi kenaikan jumlah penduduk miskin, tetapi kenaikannya pada September 2020 ini hanya sebesar 0,97%. ini menunjukan berbagai program perlindungan sosial yang dirancang selama masa pandmei sangat membantu, terutama untuk masyarakat lapisan bawah,” kata Suhariyanto.
Nukilan.id – Menanggapi rilis terbaru BPS yang menyebut jumlah penduduk miskin di Aceh meningkat, juga posisi Aceh sebagai provinsi termiskin di Sumatera, Pemerintah Aceh mengatakan akan terus berupaya mengatasi masalah tersebut.
Hal tersebut diakui tidak mudah, terlebih dalam kondisi pandemi yang terjadi saat ini.
Namun Kepala Bappeda Aceh Teuku Ahmad Dadek tak mau pesimis. “Kita akui harus bekerja lebih keras lagi tahun ini,” seru Dadek.
Pada tahun 2021 anggaran yang dikantongi daerah totalnya Rp 9.384 triliun. Terdiri dari APBA Rp 8.058 triliun, APBN Rp 1.285 triliun, dan CSR Rp 41 miliar.
“Ini belum masuk Dana TP dan Tekon 2021, Dana Desa, dan APBD kabupaten/kota,” tambahnya.
Dadek juga berharap agar dana desa difokuskan untuk pemberdayaan ekonomi, terutama dalam menghadapi pandemi sambil menunggu proses vaksinasi. Demikian halnya sektor swasta dan UMKM yang harus dirangsang bangkit pada tahun ini.
“Semoga mereka bisa lebih tahan dan kreatif dalam mempertahankan aura bisnisnya,” harap Dadek.
Dalam pandangan Dadek, tingginya angka kemiskinan di Aceh tak bisa dilepaskan dari faktor masa lalu. Konflik dan tsunami memang telah berlalu, tetapi dampaknya masih ada sampai sekarang. Salah satunya adalah kemiskinan yang tingkatnya tinggi.
“Ini artinya kemiskinan di Aceh tidak bisa disamakan dengan daerah lain. Pemerintah Aceh harus bekerja keras dua kali lipat (dibandingkan daerah-daerah lain),” Dadek menjelaskan.
Dalam suasana pandemi ini, Indonesia harus bekerja keras mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan. Angka kemiskinan Indonesia juga meningkat dari 9,22 % menjadi 10,19% atau naik 0,93 poin, sedangkan Aceh 2019 angka kemiskinan Aceh 15,01 % tahun 2020 menjadi 15,43% dalam naik sebesar 0,42% masih rendah dibandingkan dengan kenaikan sebesar 0,93 poin.
Di Aceh ada enam sebab dan strategi pengentasan kemiskinan. Pertama, menekan pengeluaran masyarakat lewat program JKA, perumahan, dan lain-lain. Kedua, meningkatkan pendapatan masyarakat dengan berbagai bantuan. Ketiga, meningkatkan SDM dengan pelatihan kerja dan pendidikan. Keempat, menekan transaksi ekonomi dengan meningkatkan jalan dalam keadaan baik. Kelima, menjaga stabilitas pangan. Keenam, menangani dampak bencana.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, jumlah penduduk miskin di Aceh pada September 2020 sebanyak 833,91 ribu orang, bertambah 19 ribu orang dibanding Maret 2020 yang sebesar 814, 91 ribu orang.
Nukilan.id – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo merilis sebuah target baru yang mengejutkan banyak pihak.
Satgas telah menargetkan Indonesia dapat mengendalikan pandemi virus corona (Covid-19) pada 17 Agustus 2021 nanti, tepat pada hari peringatan kemerdekaan Indonesia ke-76 tahun.
Untuk mewujudkan target tersebut, kebijakan penanganan pandemi yang tepat dan penjagaan kepatuhan masyarakat sangat diperlukan.
“Target kita adalah pada 17 Agustus yang akan datang kita harus betul-betul terbebas dari Covid. Artinya Covid betul-betul pada posisi yang dapat dikendalikan,” kata Doni dalam rapat koordinasi yang digelar secara virtual di kanal Youtube Pusdalops BNPB, Senin (15/2), sebagaimana dilansir CNN Indonesia.
Doni mengatakan pemerintah daerah juga harus melibatkan masyarakat dalam menangani Covid-19. Menurut dia, masyarakat bisa bersama-sama mencari cara terbaik dalam menanggulangi pandemi.
Menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu, semua pihak harus menyadari bahwa salah satu kunci utama dalam penanggulangan wabah Covid-19 adalah kedisiplinan dan kepatuhan warga dalam menjalani protokol kesehatan.
Oleh sebab itu, Doni meminta agar warga tetap menaati semua ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah, termasuk soal aturan-aturan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Pulau Jawa yang sudah berlangsung sejak 8 Februari hingga 22 Februari mendatang.
“Lewat komando Presiden Jokowi kita lebih fokus pada pendekatan berbasis mikro, RT/RW,” ujarnya.
“Kita berharap setiap daerah yang padat penduduknya, terutama perkotaan yang memiliki pemukiman padat seperti rusun bahkan apartemen hendaknya bisa didapatkan cara terbaik bagaimana meredam kasus harian maupun aktif,” kata Doni menambahkan.
Kasus positif virus corona di Indonesia sendiri sudah mencapai 1.223.930 hingga Senin (15/2). Dari jumlah tersebut, 1.032.065 di antaranya telah sembuh dan 33.367 meninggal dunia.
Nukilan.id – Ketua Peusaba Aceh Mawardi Usman meminta pemerintah dan pihak proyek jalan tol untuk tidak mengganggu kawasan pemakaman para Ulama sufi dan keluarga Raja yang berada di area pembangunan Gerbang Tol Kajhu Baitussalam Aceh Besar.
“Kompleks situs sejarah itu tidak boleh dipindahkan dan digusur,” kata Mawardi Usman lewat rilis yang dikirim ke Nukilan.id, media online di Aceh, Selasa (16/2/2021).
Katanya, Fatwa Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh nomor 5 tahun 2020, yang mengharamkan perusakan dan pelecehan situs sejarah makam dan cagar budaya Islami, turut memperkuat sikap bahwa kawasan makam ulama dan keluarga raja harus dilindungi.
“Jadi dilarang keras adanya penggusuran situs sejarah untuk pembangunan,” ujarnya mengutif Fatwa MPU.
Dalam sejarah Aceh– hanya Belanda yang menghancurkan makam para Raja dan Ulama untuk membuat jalan. Jika pemerintah dan pihak proyek serta antek-anteknya tetap bersikeras mengorek atau memindahkan makam para ulama sufi Aceh, itu berarti menantang rakyat dan bangsa Aceh secara terbuka.
“Pemerintah Pusat harus menghargai Aceh, dan tidak berusaha memanaskan keadaan di Aceh dengan membiarkan penghancuran dan pelecehan makam para Raja dan ulama Aceh dalam pembangunan proyek-proyek nasional di Aceh,” kata Mawardi.
Mawardi Usman menggambarkan pengalam pemusnahan secara Aceh di masa silam, yakni:
Jangan sampai terulang kejadian sebagaimana makam para ulama yang Kawasan Kajhu, Lambada dan Kuala Gigeng dulu adalah kawasan penting dimana keluarga Sultan dan Para Raja tinggal. Dikawasan ini tinggal Wazir Panglima Paduka Sinara yang melatih militer keluarga Kesultanan Aceh Darussalam, dan juga menjabat Ulebalang Lhok Gulong dan Mukim Paya di Pulo Weh yang langsung berada dibawah Sultan, sehingga dikenal dengan Nanggroe Wakeuh.
Dikawasan Kuala Gigheng Lambada berdiam Bentara Gigeng. Dalam Qanun Meukuta Alam ketika Wazir Sri Maharaja Lela datang maka dibunyikan Meriam 21 kali dan untuk penyambutan Bentara Gigeng dibunyikan Meriam 9 Kali. Ini menandakan kawasan Kajhu, Lambada, Gigieng dan sekitarnya adalah kawasan inti era Kesultanan Aceh Darussalam.
Di Lamreh Krueng Raya bahkan terdapat kerajaan Lamuri yang sudah ada jauh sebelum Masehi dan di dekat Ladong ada Benteng zaman pra Islam Kuta Indrapatra. Di kawasan Ladong juga ada kawasan Rumoh Seuribee Kaway Kuta (Rumah Seribu yang mengawal Kuta) tempat Wisma Negara Kesultanan Aceh Darussalam yang kemudian di Bakar Raja Siujud dan mempermalukan Sultan Iskandar Muda di dunia Internasional saat itu. Akhirnya Iskandar Muda mengarahkan militer mencapai 40 ribu prajurit menyerang Raja Si Ujud atau Portugis di Malaka.
“Khazanah Aceh adalah khazanah yang sangat kaya yang membuat Aceh sejak dulu terkenal keseluruh dunia, maka segala peninggalan sejarahnya wajib dilestarikan,” demikian Mawardi.[]
Akademisi USK, Dr. Nasrul Zaman. (Foto: Dok. Pribadi)
Penulis: Dr. Nasrul Zaman
Jumlah masyarakat miskin seperti dilansir BPS Aceh pada Maret 2020 yaitu 14.99%. Pada September 2020 angkanya meningkat tajam, mencapai 15.43%, dan menjadikan Aceh sebagai provinsi termiskin di Sumatera.
Meski secara umum semua provinsi angka kemiskinannya meningkat tajam, namun Aceh telah menyalib Bengkulu yang pada mulanya daerah termiskin di Sumatera.
Hal itu tidaklah mengherankan karena sejak awal banyak pengamat sudah mengingatkan pemerintah Aceh tentang begitu buruknya pola penanganan Covid-19 dan antisipasi dampaknya.
Dalam tiga aksi besar penanganan Covid-19, yaitu layanan kesehatan, jaring pengaman sosial, dan pemulihan ekonomi mikro, semuanya tidak mampu dilakukan secara paralel dan sinergis oleh Pemerintah Aceh.
Misalnya hasil refocusing yang cukup besar sejumlah Rp 1,7 trilliun, tidak mampu digunakan secara tepat dalam penanganan ketiga aksi besar itu (kesehatan akibat Covid-19, social safety net, economic recovery) tahun 2020 di Aceh.
Dampaknya kemudian adalah SILPA Aceh 2020 yang mencapai Rp 2 trilliun lebih, yang juga mengindikasikan penyebab meningkatnya angka kemiskinan di Aceh karena penggerak utama roda ekonomi di Aceh bukanlah UMKM atau sektor lainnya tetapi adalah disburse APBK setiap tahunnya.
Secara langsung meningkatnya angka kemiskinan Aceh menjadi terburuk di Sumatera sepenuhnya akibat manejemen kepemimpinan daerah yang lemah, tak mampu mengelola semua sumber daya dan potensi yang ada untuk digunakan menjadi pendorong kesejahteraan rakyat.
Jack Komboy, mantan bek tanggung Persipura FC yang kini jadi anggota DPRD Papua. Foto: indosport.com
Nukilan.id – Karier umumnya pemain sepak bola tidak lama. Jarang sekali ada yang masih berkiprah di kancah sepak bola profesional di atas usia 37 tahun.
Selain faktor umur, babak-bakat muda yang terus bermunculan membuat beberapa pemain ada yang beralih profesi dari dunia sepak bola. Sebagian lain tetap berkarier di dunia sepak bola tetapi bukan sebagai pemain.
Hal demikian terjadi pada sejumlah mantan pesepak bola Indonesia.
Mereka justru semakin sukses setelah gantung sepatu atau pensiun. Ada yang sukses sebagai wirausahawan, bahkan di antaranya ada yang berjaya di dunia politik.
Berikut lima pesepak bola Indonesia yang sukses pascapensiun:
5. Ferry Rotinsulu
Ferry Rotinsulu yang kini berusia 36 tahun telah memutuskan pensiun dari sepakbola Indonesia pada 2015 lalu setelah membela Sriwijaya FC selama 8 tahun. Sejak saat itu dia sibuk menjadi menjadi pelatih kiper Sriwijaya FC.
Selain menjadi pelatih, Ferry memiliki kesibukan lain. Dia menjadi seorang wirausaha yang membuka berbagai bisni. Ferry mempunya bengkel dan rumah makaan yang diberi nama Golazo.
Ferry Rotinsulu saat membela Sriwijaya FC. Foto: okezone.com.
4. Aji Santoso
Dia adalah salah satu pemain terbaik yang pernah memperkuat Tim Nasional Indonesia. Eks pemain yang menjadi bek sayap ini juga memiliki jiwa kepemimpinan sehingga dia sering ditunjuk menjadi kapten saat membela sejumlah klub yang dibelanya, seperti Arema.
Setelah memutuskan pensiun, Aji yang pernah menjadi asisten pelatih tim nasional U-23, mempunyai bisnis yang masih terkait dengan sepakbola. Dia mendirikan Aji Santoso Football Academy (Asifa) untuk pendidikan sepakbola bagi anak usia dini. Asifa berada di Kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Jawa Timur.
3. Mursyid Effendi
Dia dilarang seumur hidup untuk bermain di kancah sepakbola internasional. Musababnya karena Mursyid dianggap terlibat pengaturan skor di turnamen AFF 1998. Mursyid mencetak gol ke gawang Timnas Indonesia, saat melawan Thailand.
Sejak pensiun, Mursyid tetap berkarier di dunia sepakbola dengan menjadi pelatih sekolah sepakbola, PON Jatim. Dia juga berkiprah di dunia usaha dengan membuka gelangang olahraga (GOR).
2. Vennard Hutabarat
Perjalanan karier Vennard Hutabarat memang lebih mentereng di futsal. Namun tidak banyak tahu jika Vennard pernah berkarier bersama Persija Jakarta.
Setelah berkiprah di level junior, Veve pun ditarik memperkuat Persija senior pada awal perhelatan Liga Indonesia jilid dua dan bermain dengan Patar Tambunan, Mbeng Jean, Rahmad Darmawan, Widodo C. Putro dan Rochy Putiray.
Setelah meninggalkan karier sebagai pesepak bola dan futsal, Vennard menekuni bidang lain, namun masih terkait dengan sepakbola. Dia kerap membawakan acara-acara sepakbola serta menjadi komentar pertandingan sepakbola.
1. Jack Komboy
Kamasan Jacob Komboy alias Jack Komboy adalah pemain sepakbola Indonesia, yang memperkuat lini pertahanan Persipura Jayapura. Pada 2008-2009 Jack Komboy ikut merasakan tim Mutiara Hitam raih gelar Indonesia Super League (ISL).
Usai meraih gelar itu, Jack Komboy tidak lagi masuk dalam skuad utama Persipura. Jack Kamasan Komboy memilih jalan sebagai anggota DRP Papua bersama Partai Hanura pada 2009. Loncat ke 2020, dia terpilih sebagai Ketua Komisi V DPR Papua yang membidangi olahraga.
Adanya pandemi Covid-19 menyebabkan jumlah penduduk miskin di Indonesia semakin meningkat, bahkan levelnya kembali menembus dua digit.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, persentase penduduk miskin pada September 2020 sebesar 10,19%, meningkat 0,41% poin terhadap Maret 2020 dan meningkat 0,97% poin terhadap September 2019. Sehingga jumlah penduduk miskin pada September 2020 menjadi 27,55 juta orang, meningkat 1,13 juta orang terhadap Maret 2020 dan meningkat 2,76 juta orang terhadap September 2019. Angka kemisikinan ini dihitung dua kali dalam setahun di bulan Maret dan September.
“Pada September 2020, jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 27,55 juta jiwa, atau setara dengan 10,19%,” kata Kepala BPS, Suhariyanto, Senin (15/2/2021).
Diungkapkan Suhariyanto, meskipun terjadi peningkatan jumlah penduduk miskin, tetapi kenaikannya tidak sedalam yang diduga. Misalnya saja pada Juni 2020 lalu, World Bank membuat sebuah simulasi, apabila tidak ada program perlindungan sosial dari pemerintah, angka kemiskinan di Indonesia akan mengalami kenaikan hingga di level 10,7% hingga 11,6%.
“Hasil BPS menunjukkan, meskipun terjadi kenaikan jumlah penduduk miskin, tetapi kenaikannya pada September 2020 ini hanya sebesar 0,97%. ini menunjukan berbagai program perlindungan sosial yang dirancang selama masa pandmei sangat membantu, terutama untuk masyarakat lapisan bawah,” kata Suhariyanto [BeritaSatu.com].
Nukilan.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh memanggil Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Aceh, Junaidi ke Kantor Kejati Aceh terkait Permintaan Keterangan Mengenai Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pada Dinas Perhubungan Aceh Tahun 2019.
Kadishub Aceh Junaidi, dipanggil untuk bertemu Kasi C Bidang Intelijen Kejati Aceh sebagai Pengguna Anggaran (PA) Dishub Aceh.
Surat bernomor R-56/L.1.3/Dek.1/02/2021 yang ditandatangani Asisten Intelijen atas nama Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Mohammad Rohmadi juga meminta Kadishub Junaidi membawa sejumlah dokumen antara lain;
Dokumen Persiapan Pengadaan
Pengadaan dan Pemasangan Rolling Guardrail di Pegunungan Geurutee
Pemasangan Paku Marka LED Glass Eye dan Rolling Guardrail U-Turn di – AcehTimur dan Kota Langsa
Pengadaan dan Pemasangan Rolling Guardrail di Pegunungan Seunapet
Pemasangan Rolling Guardrail Aceh Selatan- Aceh Barat Daya
Pemasangan Rolling Guardrail U-tum dan daerah rawan kecelakaan di Provinsi Aceh
Pengadaan Rolling Guardrail, Chevron, Cermin, Deliniator, dan Paku – Marka dilintasan Bener Meriah pada
Simpang Bogor, Gelelungi – Lintasan Jagung Jeged dan Bintang. KAK