Beranda blog Halaman 2288

Doni Monardo: Plasma Konvalesen Bermanfaat Bagi Pasien Covid-19

0
Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo saat donor plasma darah. Foto: Satgas COVID-19

Nukilan.id – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo mendonorkan plasma konvalesennya di Markas PMI Kramat Raya, Jakarta Pusat. Plasma darah ini sangat bermanfaat bagi proses kesembuhan pasien Covid-19.

“Bagi para penyintas Covid-19 untuk menjadi donor darah plasma konvalesen karena akan sangat bermanfaat bagi proses kesembuhan pasien Covid-19 yang masih dalam masa perawatan,” ujar Doni.

Baca juga: Fakta Riset: Dampak Pandemi COVID-19 Buat Langit Jadi Lebih Bersih

Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu belum lama pulih dari paparan COVID-19 pada 12 Februari 2021. Doni dinyatakan positif pada 23 Januari lalu, diduga kuat karena aktivitas padat dalam memimpin penanggulangan bencana gempa Sulawesi Barat dan banjir Kalimantan Selatan.

“Alhamdulillah tentu saya bersyukur kepada Allah SWT atas hasil negatif COVID ini. Saya mengucapkan terima kasih, pertama-tama kepada keluarga. Istri, anak-anak, menantu serta cucu, adalah motivator terbaik saya sehingga tetap bersemangat menjalani isolasi mandiri mengenyahkan virus corona dari tubuh saya,” ujar Doni sebagaimana yang disampaikan Egy Massadiah, Tenaga Ahli BNPB saat itu.

Baca juga: 5 Hal Ini Perlu Diperhatikan Setelah Vaksin Covid-19

Doni juga berterima kasih kepada dokter di rumah sakit, tim dokter Satgas COVID-19 dan BNPB atas segala dukungan dan perhatian yang telah diberikan. “Termasuk doa kawan-kawan, doa dari masyarakat demi kesembuhan saya,” tambah Doni.

Di hari itu juga, Egy mengungkapkan Doni Monardo resmi menyandang predikat penyintas COVID-19 dan siap menyumbangkan plasma konvalesen.

Baca juga: Limbah Sampah Darah Expired PMI Banda Aceh Dikelola Pihak Ketiga

“Ternyata tanpa diingatkan siapa pun, beliau ingat hal itu, dan hari Jumat lalu Pak Doni berkonsultasi dengan tim dokter Palang Merah Indonesia, dan hari ini Senin 1 Maret Doni berkunjung ke Markas PMI untuk donor plasma konvalesen. Saya ingin menyampaikan nilai keteladanan dari beliau tentang hakikat konsistensi serta satunya kata dan perbuatan,” tegas Egy dalam keterangannya, Senin (1/3).

Egy menambahkan, ketika rapat koordinasi membahas plasma konvalesen beberapa bulan lalu, Doni Monardo begitu perhatian. Saat itu Doni dalam kondisi belum terpapar virus corona. Lalu kurang lebih satu-setengah-bulan kemudian positif corona.

Baca juga: Selama Pandemi, Pengunjung Makam Syiah Kuala Berkurang

“Dan saat dirinya berpredikat penyintas, langsung minta staf untuk mengatur mekanisme donor plasma konvalesen,” ujar Egy.

Dokter Linda Lukitari Ketua Bidang Pelayanan Darah Palang Merah Indonesia (PMI), yang mendampingi Doni saat donor plasma menyampaikan ihwal 15 kriteria inkluasi donor plasma konvalesen. Antara lain, berusia antara 18 sampai 60 tahun. Berat badan minimal 55 kg.

“Yang tak kalah penting, ada pernyataan sembuh dari pihak rumah sakit,” kata dr Linda Lukitari.

Baca juga: Temuan Situs Makam Raja dan Ulama Besar Aceh di Gerbang Tol Kajhu
Sumber: Kumparan

Selama Pandemi, Pengunjung Makam Syiah Kuala Berkurang

0
Lokasi Makam Syiah Kuala (Foto: Yuli Asmiati)

Nukilan.id – Penanggung jawab makam Syiah Kuala, Teuku Abdul Wahed ben Teungku Keuchik Syech mengatakan selama pandemi Covid-19 pengunjung makam berkurang, baik itu dari masyarakat lokal maunpun mancanegara.

“Pengunjung makam Syiah Kuala turun hingga 50% selama pandemi,” kata Teuku Abdul Wahed saat Nukilan.id mengunjungi makam, Selasa (2/3/2021). Teuku Abdul Waded merupakan keturunan ke 7 dari Syiah Kuala, dia sudah menjaga dan merawat makam ini sejak tahun 1982.

Baca juga: 3 Penyebab Hancurnya Bangsa Menurut Rasulullah SAW

Makam salah seorang ulama Kharismatik Aceh yang terletak di Gp. Deah Raya, Kec. Syiah Kuala ini sudah dijadikan objek wisata riligi oleh Pemerintah Kota Banda Aceh.

Teuku Abdul Wahid mengatakan pengunjung makam Syiah Kuala sebelum pandemi Covid-19 selalu ramai, bukan hanya masyarakat lokal tetapi juga dari Padang dan mancanegara seperti Malaysia. Namun sekarang, selama pandemi Covid-19 pengunjung yang mendatangi dan berkunjung ke makam berkurang.

Baca juga: Menag: Lembaga Pendidikan Berperan Dalam Penguatan Moderasi Beragama

“Biasanya, sebelum pandemi banyak pengunjung, baik itu dari masyarakat Aceh, Padang dan Malaysia,” kata Teuku Abdul Waded yang merupakan keturunan ke 7 dari Syiah Kuala.

Selain itu, Ia juga mengatakan, selama pandemi Covid-19 dalam kawasan makam Syiah Kuala dibuat batas dan pengunjung harus tetap mamatuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

Baca juga: Aceh Bentuk Forum Pemuda Lintas Agama

Sementara itu, Supriadi salah seorang pengunjung mengatakan selama pendemi ini, dia baru sekali berziarah ke Makam Syiah Kuala.

“Saya datang dengan keluarga baru sekali selama pandemi,” ungkapnya saat ditanyai Nukilan.id media online di Aceh, Selasa (2/3/2021).

Reporter: Yuli Asmiati
Baca juga: Rumoh Syar’i Peragakan Busana Muslim di Aceh Wedding Expo 2021

MaTA Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Jalan Segmen 2 Blangkejeren-Tongra

0
Koordinator MaTA, Alfian. (Foto: dialeksi.com)

Nukilan.id – Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) Alfian mengatakan, pihaknya mendukung langkah pengungkapan atau pengusutan dugaan kasus korupsi proyek pembangunan jalan segmen 2 Blangkejeren-Tongra-Batas Aceh Barat Daya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2018.

Baca juga: Nama Jangko Dicatut untuk Laporan Bodong Proyek Multiyears

“Yang penting proses penyelidikan itu dilakukan harus sampai tuntas. Pengungkapannya harus selesai sampai kepada proses pelimpahan ke Kejaksaan. Di situ yang menjadi harapan kita,” kata Alfian saat dihubungi Nukilan.id, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: KPK Diminta Segera Turun ke Aceh Terkait Dugaan Korupsi Multiyears

Kita percaya, kata Alfian, pihak Polda Aceh bisa menyelesaikan (pengungkapan) kasus yang sedang dilidik tersebut. Kita berharap bisa diselesaikan secara tuntas, artinya ada kepastian hukum terhadap apa yang sedang dilidik tersebut.

Baca juga : Muatan Lengkap “Laporan Bodong” Multiyears yang Mencatut Nama Jang-Ko

Diketahui, proyek pembangun jalan yang bersumber dari APBA dengan Pagu Anggaran Rp 20 miliar dan nilai HPS Rp 19,9 miliar milik Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh itu, dimenangkan oleh PT Lembah Alas di Kabupaten Gayo Lues. Dan sekarang, proyek tersebut sedang didalami Polda Aceh terkait adanya laporan dugaan penyelewengan dan indikasi korupsi.[]

Baca juga: Dugaan Korupsi Beasiswa, Polda Aceh Minta Izin Mendagri Periksa 16 Anggota DPRA

Polresta Banda Aceh Tangkap Lima Pelaku Pencabulan Anak

0
Ilustrasi kekerasan seksual. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Polres Kota Banda Aceh menangkap lima pelaku pencabulan anak di bawah umur dalam dua bulan terakhir pada 2021 ini. Sebagian kasus sdah dilapor sejak akhir 2020.

“Untuk jumlah kasus pelecehan seksual dan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur selama dua bulan terkahir ada lima laporan,” kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP M Ryan Citra Yudha, Selasa (2/3).

Ryan merincikan, lima laporan tersebut antara lain kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di kawasan pemakaman warga Cina atau etnis Tionghoa di kawasan Aceh Besar.

“Kejadian itu menimpa NA (17 tahun) gadis asal Banda Aceh dilakukan di semak-semak samping pemakaman warga Tionghoa, Geundring, Aceh Besar pada 17 September 2020 silam,” ujarnya.

Kemudian, kasus seorang remaja di Aceh Besar berinisial SY (19) yang ditangkap atas dugaan pencabulan anak berumur 8 tahun yang tidak lain merupakan sepupunya sendiri. Kasus itu dilaporkan pada 29 November 2020.

Selanjutnya, pada Selasa (2/2), personel Sat Reskrim Banda Aceh menangkap RM (23), pria asal Kabupaten Bireuen yang menetap di salah satu rumah singgah di Banda Aceh. Ia ditangkap karena melecehkan anak berusia 8 tahun. “Kejadian ini diketahui atas laporan korban pada orang tuanya sehingga meminta pertolongan warga setempat untuk menangkap pelaku,” ujarnya.

Lalu, polisi juga menangkap salah seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Kabupaten Aceh Besar yang bertugas di Banda Aceh berinisial SUR (46). Ia didiga melecehkan anak kandungnya sendiri yang baru berumur empat tahun.

“Pelaku yang berprofesi sebagai PNS ini ditangkap karena diduga telah melecehkan anak kandungnya yang masih berstatus pelajar di taman kanak-kanak, diamankan pada Selasa (16/2),” katanya.

Terakhir pada Senin (22/2), kata Ryan, seorang ayah di kawasan Aceh Besar berinisial MUS (43) ditangkap personel Sat Reskrim karena telah memerkosa dua anak tirinya yang masih di bawah umur. Pelaku yang berprofesi sebagai kuli bangunan itu memperkosa dua anaknya yang sedang terlelap tidur di dalam kamar.

“Aksi itu dilakukan pelaku saat isterinya sedang tidak berada di rumah,” ujar Ryan.

Ryan menuturkan, semua kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur tersebut telah ditindaklanjuti dan sudah masuk pada tahapan penyidikan. “Semuanya status sudah tahap penyidikan,” katanya.

Ryan mengimbau kepada seluruh masyarakat selalu mengawasi anaknya di mana pun mereka berada, serta memberikan perhatian khusus. Apalagi, jika anak masih di bawah umur yang masih membutuhkan perhatian dan pengawasan ekstra dari orang tua.

“Jangan mudah percaya, bahkan orang dekat sekalipun seperti contoh kasus yang terakhir ini, yang seharusnya orang tua melindungi anaknya, malah terjadi hal-hal yang tidak senonoh terhadap, walaupun anak tersebut bukan darah dagingnya,” kata Ryan.

sumber: Antara

KontraS Selenggarakan Lomba Menulis Cerpen tentang Orang Hilang

0
Brosur Lomba Menulis Cerpen Penghilangan Paksa yang Diselenggarakan KontraS

Nukilan.id – Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) menyelenggarakan lomba menulis cerita pendek mengenai kasus penghilangan orang secara paksa yang pernah terjadi di Indonesia.

Lomba ini bertajuk “Berita Kehilangan”.

“Karya berupa cerita fiksi berbahasa Indonesia yang terinspirasi dari berbagai kasus penghilangan paksa di Indonesia,” tulis KontraS dalam brosur pengumuman lomba.

Pengiriman naskah lomba yang terbuka untuk umum ini dimulai sejak tanggal 1 Maret hingga 31 Maret 2021 nanti.

Penjurian karya yang masuk dilakukan mulai 1-15 April, lalu pengumuman 15 cerpek terbaik akan dirilis pada 16 April 2021.

Bagi penulis yang cerpennya masuk dalam 15 terbaik akan memperoleh hadiah masing-masing Rp 1000.000.

Selain itu, 15 cerpen tersebut akan diterbitkan dalam bentuk buku kumpulan cerpen berjudul Berita Kehilangan.

Peserta yang ingin mengirimkan naskahnya dapat mengisi formulir pendaftaran di sini:

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdlwRQRj2jaG1QW–SoEfjlKKhKZmmzwk_jdxfPW9u0TvNKtw/viewform

Untuk informasi lebih lanjut mengenai lomba, dapat dibaca pada tautan berikut:

http://beritakehilangan.kontras.org/elementor-landing-page-65/

TNI, Polri, BPBD Fokus Padamkan Karhutla di Aceh

0

Nukilan.id – Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada menegaskan saat ini prajurit TNI, Polri, BPBD, bersama jajaran pemerintah daerah di Aceh kini terus memfokuskan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah di Aceh.

“Memang ada lahan yang terbakar, tapi karena lahannya gambut maka harus tetap dilakukan pemadaman api,” kata Kapolda Wahyu Widada saat melakukan peninjauan ke lokasi kebakaran lahan di kawasan perbatasan Aceh Barat-Nagan Raya, Selasa.

Baca juga: Kabut Asap Mulai Merambat Ke Pemukiman Warga di Aceh Barat

Menurutnya, pemadaman yang dilakukan secara gabungan tersebut guna memadamkan api yang selama ini telah membakar lahan di kedua kabupaten tersebut di Aceh.

Fokus pemadaman api, kata kapolda, difokuskan pada pemadaman lahan gambut agar kebakaran lahan dapat segera padam.

“Saat ini lahan gambutnya sedang dilakukan pendinginan, artinya harus terus disiram air. Jangan nanti diatasnya padam, tapi di bawah tanah masih ada api,” katanya.

Baca juga: BPBA: Luas Lahan Terbakar Capai 107 Hektare

Ia juga mengharapkan kepada pemerintah daerah di Aceh yang daerahnya saat ini mengalami kebakaran hutan dan lahan, agar segera melakukan berbagai upaya termasuk pengadaan peralatan guna memaksimalkan pemadaman api di daerah masing-masing.

“Jadi, kalau ada alat yang kurang, segera dilakukan pengadaan,” katanya mengharapkan.

Dalam kunjungan ini, Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada turut didampingi oleh Bupati Aceh Barat Ramli MS, Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham, Danrem 012 Teuku Umar Kolonel  Djon Afriandi, Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda SIK, Kapolres Nagan Raya AKBP Risno SIK, Sekdakab Nagan Raya Ir Ardi Martha, serta sejumlah pejabat TNI, Polri dan pemerintah Aceh Barat dan Nagan Raya serta pihak PLTU 3-4 Nagan Raya.[]

Baca juga: Polisi Himbau Masyarakat Tidak Buka Lahan Dengan Membakar
Sumber: Antara

Mendagri: Indonesia Punya Banyak Potensi Sumber Energi Terbarukan

0
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian (Foto: Dok. Kemendagri)

Nukilan.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan, Indonesia memiliki banyak potensi sumber energi terbarukan. Terlebih Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki energi matahari atau solar energi yang tidak pernah habis.

“Kemudian kita juga memiliki energi air, baik laut maupun sungai yang sangat banyak, ini juga energi,” kata Mendagri saat memberi sambutan sekaligus mengukuhkan kepengurusan Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) Periode 2020-2025, melalui video conference, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Muatan Lengkap “Laporan Bodong” Multiyears yang Mencatut Nama Jang-Ko

Di samping itu, Indonesia juga memiliki potensi bioenergi yang cukup besar dengan beragam tanaman yang dapat dimanfaatkan, seperti sawit dan jagung. “Kemudian juga kita memiliki potensi yang sangat besar untuk jenis energi yang lain dengan adanya nikel misalnya,” tandas Mendagri.

Menurut Mendagri, perkembangan dunia saat ini menuju pada energi terbarukan, karena energi fosil kian lama bakal makin hilang. Berbagai penemuan teknologi pun banyak memunculkan energi-energi terbarukan. “Kita akan menuju kepada energi terbarukan, berbagai invensi penemuan teknologi dan kita sudah melihat bahwa banyak sekali energi-energi terbarukan yang muncul, dan Indonesia memiliki potensi yang sangat luar biasa,” papar Mendagri.

Baca juga: Aceh Terpapar Abu Vulkanik Gunung Sinabung

Sementara itu, kata Mendagri, kebutuhan energi diperkirakan terus mengalami peningkatan sebagai dampak pertumbuhan ekonomi dan pertambahan jumlah penduduk. Apalagi Indonesia sendiri akan mengalami bonus demografi.

“Makin banyak orang makin banyak kebutuhannya, kemudian makin banyak interaksi semakin banyak juga kebutuhannya. Dan ini memerlukan energi sebagai bagian modal penting dalam kegiatan tersebut,” imbuh Mendagri.

Baca juga: HUT Damkar, Mendagri Tekankan Misi Penyelamatan

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri menyambut baik perubahan nama asosiasi dengan menambahkan kata “energi terbarukan” di belakang namanya sehingga menjadi ADPMET. Sebelumnya asosiasi ini bernama ADPM (Asosiasi Daerah Penghasil Migas).[]

Baca juga: 150 Ton Limbah Tambang Ilegal Ditemukan di Aceh Selatan
Puspen Kemendagri

Kasus Penularan Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Sudah Muncul di Indonesia

0

Nukilan.id – Dante Saksono Harbuwono, Wakil Menteri Kesehatan, mengumumkan kasus virus corona yang telah bermutasi menjadi B.1.1.7, yang pertama kali terdeteksi di Inggris, kini telah ditemukan di Indonesia.

Pengumuman itu disampaikannya dalam acara “Inovasi Indonesia untuk Indonesia Pulih Pasca-pandemi”.

Acara tersebut disiarkan langsung di kanal YouTube Kemenristek/Brin, Selasa (2/3/2021).

“Tadi malam, saya mendapatkan informasi bahwa dalam tepat satu tahun (pandemi), hari ini kita menemukan mutasi B.1.1.7, UK (United Kingdom) mutation, di Indonesia,” kata Dante.

“Ini fresh from the oven, baru tadi malam ditemukan dua kasus,” tambahnya.

Dante mengatakan, dengan adanya temuan dua kasus yang terkait dengan mutasi B.1.1.7 ini, maka Indonesia akan menghadapi pandemi Covid-19 dengan tingkat kesulitan yang semakin berat.

Temuan dua kasus mutasi B.1.1.7 itu dari hasil pemeriksaan terhadap 462 sampel menggunakan metode pengurutan genom atau Whole Genome Sequence (WGS), yang telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir.

“Proses mutasi ini sudah ada di sekitar kita,” kata Dante.
Sebagaimana diberitakan banyak media sebelumnya, mutasi virus corona yang lebih menular telah teridentifikasi di Inggris pada November 2020.

Negara-negara lain juga telah melaporkan penemuan kasus dari varian baru virus corona ini seperti Singapura, India, Malaysia, hingga Korea Selatan.

Para ilmuwan mengatakan, mutasi B.1.1.7 ini, 70 persen lebih menular daripada sebelumnya.

Mutasi SARS-CoV-2 itu disebutkan lebih menular disebabkan karena varian virus corona ini mengalami replikasi lebih cepat di dalam tenggorokan.

Sebuah studi yang dilakukan Universitas Birmingham Inggris menemukan, pasien dengan varian baru Covid-19, B.1.1.7, mempunyai viral load tinggi. Viral load yang lebih tinggi dapat menentukan tingkat penularan subjek dan kemampuan virus untuk ditularkan.

Sebuah survei yang dilakukan oleh Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS) menemukan, orang yang terinfeksi varian baru Covid-19 merasakan gejala berikut ini dibandingkan varian sebelumnya:

  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Kelelahan
  • Nyeri otot

Sejumlah ahli menyebut, pergeseran gejala mungkin didorong oleh sifat varian yang lebih menular dan menyebar lebih cepat di tubuh. Data tersebut didapat ONS setelah bertanya kepada orang-orang tentang gejala mereka setelah menerima tes positif yang kuat untuk Covid-19 antara 15 November 2020 hingga 16 Januari 2021.

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof dr Zubairi Djoerban mengatakan, tindakan vaksinasi hampir pasti, namun tetap efektif terhadap varian baru virus corona B.1.1.7.

Zubairi mengatakan bahwa varian baru ini juga tetap akan terdeteksi menggunakan uji PCR.

“Tetap mampu mendeteksi (dengan PCR). Tes PCR ini bisa mendeteksi tiga spike (seperti paku-paku yang menancap pada permukaan virus corona) berbeda,” dia menjelaskan.

Di sisi lain, para ilmuwan sedang bekerja untuk mempelajari lebih lanjut tentang varian ini untuk lebih memahami betapa mudahnya ia dapat ditularkan dan apakah vaksin resmi saat ini akan melindungi orang terhadap varian baru tersebut.

Saat ini, tidak ada bukti bahwa varian ini menyebabkan penyakit yang lebih parah atau peningkatan risiko kematian.

(Sumber: Kompas.com)

Polda Aceh Dalami Dugaan Korupsi Proyek Jalan Segmen 2 Blangkejeren-Tongra

0

Nukilan.id – Kepolisian Daerah Aceh masih terus mendalami laporan masyarakat terkait dugaan penyelewengan dan indikasi korupsi proyek pembangunan jalan segmen 2 Blangkejeren-Tongra-Batas Aceh Barat Daya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2018.

Dikabarkan, sejumlah pihak dipanggil untuk dimintai keterangan terkait dugaan penyelewengan dan indikasi korupsi proyek tersebut, dengan pagu anggaran Rp 20 miliar yang bersumber dari APBA 2018 di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh.

Baca juga: Muatan Lengkap “Laporan Bodong” Multiyears yang Mencatut Nama Jang-Ko

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy mengatakan subdit Tipikor Ditreskrimsus masih mendalami laporan masyarakat yang diterima.

“Tim Tipikor masih mengumpulkan bahan keterangan dan melakukan validasi data-data sebelum ditindaklanjuti,” kata Kombes Pol Winardy, Selasa (2/3/2021).

Kombes Pol Winardy menjelaskan, pengumpulan bahan keterangan atau pulbaket tersebut, untuk validasi sumber-sumber data dan singkronisasi terhadap laporan yang dimiliki oleh subdit Tipikor.

Baca juga: Zulkifli Menolak Perpanjangan Penahanan Tgk. Janggot

“Saat ini proses masih berlanjut dan belum ada pihak-pihak terkait yang diverifikasi. Apabila semua data dinyatakan valid, maka akan dilakukan analisa oleh tim subdit Tipikor,” ujarnya.

Dan apabila ditemukan bukti ada indikasi, kata Kombes Pol Winardy, maka akan dilanjutkan ke proses penyelidikan serta memanggil pihak-pihak terkait.[]

Setelah untuk Gus Dur, Unimal Akan Berikan Penghargaan kepada Megawati Soekarnoputri

0
Presiden Indonesia ke-5, Megawati Soekarnoputri. (Foto: For Nukilan)

Nukilan.id – Setelah menyerahkan penghargaan kepada keluarga almarhum Gus Dur pada 26 Februari lalu, pihak Universitas Malikussaleh berencana memberikan penghargaan yang sama kepada Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri.

Rencana itu diungkapkan Kepala UPT Kehumasan dan Hubungan Eksternal Unimal Teuku Kemal Fasya kepada Nukilan.id pada Selasa (2/3).

Penegerian Unimal memang diprakarsai Gus Dur. Tetapi setelah Gus Dur dilengserkan, proses birokrasi penegerian Unimal terus bergulir hingga diresmikan presiden berikutnya, Megawati Soekarnoputri, pada1 Agustus 2001 melalui Keppres Nomor 95 /2001.

“Yang menginisiasi Gus Dur. Tapi Gus Dur, kan, terlanjur dilengserkan pada 23 Juli 2001. Jadi secara protokol birokrasi maka Megawati-lah yang menandatangani SK penegerian Unimal,” kata Fasya

Meski demikian, Unimal tetap melihat Megawati sebagai sosok yang juga cukup berjasa dalam penyuksesan Unimal menjadi kampus negeri.

Saat ini pihak Unimal sedang menjajaki pertemuan dengan presiden perempuan pertama di Indonesia tersebut.

“Tapi masih sulit sekali. Kemungkinan adalah melalui Sekjen PDIP,” ungkap Fasya.

Kesulitan tersebut adalah soal protokol kesehatan. Menurut Kemal, Megawati menghindari pertemuan langsung selama pandemi, mengingat usianya yang sudah tergolong ke dalam umur rentan terinfeksi virus.

“Kemungkinan akan melakukan (penyerahan penghargaan) secara Zoom dengan beliau,” kata Fasya.

Penyerahan itu rencananya akan dilakukan pada acara Dies Natalis Unimal ke-52 tahun yang jatuh  pada 12 Juni 2021 nanti.

Artinya, pada tanggal tersebut akan ada acara perayaan yang diselenggarakan, dengan penyerahan penghargaan kepada Megawati Soekarnoputri sebagai salah satu isi acara tersebut.