Beranda blog Halaman 2219

Penjelasan AHY Bila Pilkada Tidak Digelar 2022 dan 2023

0
Agus Harimurti Yudhoyono di Bireuen. (foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau biasa disapa AHY menyampaikan sikap dan pandangan Partai Demokrat terkait pilkada 2024. Demokrat  cukup clear dan jelas sejak awal alasan  apabila pilkada tidak digelar tahun 2022 dan 2023.  

Kata AHY—kalau pilkada disatukan pada 2024, sementara yang jatuh tempo pilkada 2022 dan 2023 cukup banyak, ada 271 daerah tingkat Provinsi dan kabupaten kota.

“Provinsi-provinsinya besar, penduduknya banyak, di Jawa maupun diluar Jawa, termasuk Aceh itu akan terjadi Pj (penjabat) selama 2 tahun bahkan lebih. Pj itu bukan dipilih oleh Rakyat. Padahal semangat konstitusi kita, sesuai amanah reformasi, semua pemimpin rakyat itu harus dipilih oleh rakyat secara langsung,” kata AHY dihadapan Kader Demokrat se-Aceh dan  awak Media Montana Coffee, Bireuen, Sabtu (24/4/2021) malam.

AHY menyebut, bagaimana bisa secara etika maupun psikologis ketika Pj yang tidak dipilih oleh rakyat tetapi mempunyai otoritas penuh memimpin daerah selama 2 tahun.

“Biasanya yang namanya Pj itu hanya menjabat sementara, 2-3 bulan saja dan tidak boleh mengambil kebijakan-kebijakan startegis. Apa munkin 2 tahun tidak ada mengambil kebijakan strategis. Membicarakan program, Anggaran, krisis, dan pembangunan, semua membutuhkan kebijakan strategis. Dan lagi-lagi otoritas Pj tidak penuh ketika tidak memiliki dukungan rakyat yang seharusnya dilakukan melalui mekanisme pemilihan langsung,” jelas AHY.

“Itu sebabnya kenapa Demokrat tidak setuju apabila tidak ada pemilihan pada 2022 dan 2023,” demikian AHY.  []

Reporter: JI       

Siswa SMK Negeri 1 Bener Meriah Rehab 2 Rumah Warga Dhuafa

0

Nukilan.id – Siswa SMK Negeri 1 Bener Meriah merehab 2 rumah warga dhuafa di Kampung Belang Kucak, Kecamatan Weh Pesam dan Kampung Tansaran Bidin, Kecamatan Bandar.

Kepala SMKN 1 Bener Meriah, Drs. Samsuddin mengatakan rehab rumah bagi warga kurang mampu tersebut dilaksanakan dalam rangka implementasi sedekah dari keluarga besar sekolah yang dipimpinnya tersebut.

“Terlebih saat ini masih dalam bulan Ramadhan 1442 H. Ini menjadi program unggulan kita,” kata Samsuddin.

Dikatakan lagi, SMK Negeri 1 Bener Meriah merencanakan akan melakukan renovasi 6 rumah warga dhuafa di bulan suci Ramadhan ini mulai tanggal 24 April 2021 sampai dengan tanggal 05 Mei 2021 mendatang.

“Semoga ini dapat bermanfaat bagi warga yang kurang mampu, terlebih disekolah ini memiliki jurusan Teknis Bisnis Kontruksi dan Properti,” demikian Kepsek SMKN 1 Bener Meriah, Drs. Samsuddin. []

Silaturahmi Ulama Dayah Se-Aceh, AHY Dengar Aspirasi Ulama

0

Nukilan.id – Bireuen: Di bulan yang penuh berkah ini, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berdialog dengan perwakilan ulama saat mengunjungi Dayah (Pondok Pesantren) Mudi Mesra, Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (24/4) sore. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 70 ulama karismatik dari berbagai Pondok Pesantren se-Aceh.

“Saya berharap Partai Demokrat tidak jauh dengan ulama, demi bangsa, agama, dan negara. Mudah-mudahan seluruh pengurus Partai Demokrat selalu meminta nasihat para ulama agar partai ini diberkahi Allah SWT,” harap Tgk. H. Mustafa Sarong mewakili Pimpinan Dayah Darul Abrar Aceh Jaya. Mustafa juga berharap agar seluruh pengurus Partai Demokrat dapat meneladani nilai-nilai rasulullah serta memberikan upaya yang terbaik untuk rakyat.

Mendengarkan aspirasi tersebut Ketum AHY memastikan bahwa Partai Demokrat akan terus dekat dangen para ulama. “Kami adalah partai yang menjunjung tinggi nilai keagamaan dan religiusitas Islam yang Rahmatan Lil Alamin. Partai kami adalah partai nasionalis tetapi ingin selalu bersandingkan antara nilai-nilai keagamaan Islam dengan nilai-nilai kebangsaan nasionalisme,” kata Ketum AHY. Ketika bicara keumatan, kebangsaan, dan kerakyatan, lanjut AHY, semua elemen tersebut harus dibaca dalam satu tarikan napas yang sama.

Baca juga: Silaturahmi AHY dan Ulama Dayah, Tgk Mustafa Sarung: Jangan Jauhi Ulama

“Kehadiran kami bertemu, dan bersilaturahmi dengan para ulama, diharapkan dapat membuahkan upaya bersama dalam menebar kebaikan dan memperjuangkan harapan rakyat,” terang Ketum AHY. Lebih lanjut, ia juga berharap agar seluruh pengurus Partai Demokrat bisa mengikuti sifat-sifat rasulullah. “Itu tidak mudah, tapi mudah-mudahan kami punya ikhtiar dan niat yang baik untuk memimpin rakyat dan amanah,” ucap Ketum AHY. Yang terakhir, Ketum AHY juga akan melanjutkan komitmen Partai Demokrat agar bisa terus menunjukkan kepeduliannya dan berbagi dengan rakyat melalui program-program yang pro-rakyat, terutama dalam membantu masyarakat kecil yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan yang terpisah, Ketum AHY mengaku sangat bahagia dapat bersilaturahmi dengan para alim ulama di acara ini. “Alhamdulillah saya bahagia dan tentunya bersyukur karena kita tidak selalu mudah dalam kondisi pandemi ini melakukan perjalanan jarak jauh, apalagi saat ini sudah ada aturan-aturan yang ketat. Kita ke sini tak ingin membawa masalah, justru ingin melakukan silaturahmi yang lebih baik saja,” terang Ketum AHY. “Dan ketika kami bisa mendengarkan harapan dan nasihat, itu menyejukkan hati dan patut kami jalankan sebaik-baiknya,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, kepada awak media yang hadir, Ketum AHY menyampaikan bela sungkawanya terhadap korban dari KRI Nanggala 402 yang dinyatakan tenggelam. Ketum AHY juga secara khusus menyampaikan bela sungkawanya kepada Letkol Laut (LE) Irfan Suri, putra kelahiran Manggala, Kabupaten Bireuen, Aceh yang menjadi korban tenggelamnya kapal KRI Nanggala 402.

“Kita turut berduka cita sedalam-dalamnya atas tragedi tenggelamnya KRI Nanggala 402, dan tentunya kita doakan semoga para korban kapal selam tersebut husnul khatimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Ketum AHY.

Baca juga: Di Bireuen, AHY Kunjungi Rumah Adat dan Makam Tun Sri Lanang

“Khusus kepada Letkol Laut Irfan Suri yang adalah putra asli Aceh, kelahiran Samalanga, saya berada di Samalanga hari ini, tadi kita sudah doakan bersama semoga beliau tenang di sisi Allah SWT sebagai syuhada. Kita doakan juga agar para keluarga yang ditinggalkan dan semua kerabat yang mencintai dan mengharapkan Letkol Irfan Suri bersama keluarganya diberikan kekuatan dan ketegaran,” lanjut Ketum AHY.

Turut hadir dalam kegiatan silaturahmi tersebut antara lain, Pimpinan Dayah Mudi Mesra Tgk. H. Hasanoel Basry H.G atau kerap dikenal sebagai Abu Mudi, berserta jajaran Dayah Mudi Mesra diantaranya; Abu Kutakrung, Abu Langkawi, Waled Nu, Tu Sop, Aba Said, Abi Jafar Lhok Nibong. Hadir pula Ketua HUDA Aceh Muhammad Yusuf A. Wahab berserta jajaran para Abu dan Waled dari pimpinan Dayah se-Aceh. Sementara Ketum AHY hadir didampingi Bupati Bireuen Muzakkar A. Gani, Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Anggota DPR-RI dapil II Fraksi Partai Demokrat Muslim, dan Wasekjen Partai Demokrat Jovan Latuconsina. []

Ketua Umum TP PKK Tekankan Pemakaian Masker sebagai Upaya Akhiri Pandemi

0

Nukilan.id – Selain untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, menurut Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian, penggunaan masker juga merupakan upaya perjuangan untuk mengakhiri pandemi. Untuk itu, ia ingin masyarakat menanamkan mindset itu dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita berpikir ‘Saya adalah pejuang untuk pandemi Covid-19 selesai’, Saya memakai masker, artinya saya mendukung agar anak-anak saya, cucu-cucu saya, bisa bekerja lagi seperti sebelum pandemi Covid-19,” kata Tri saat menyalurkan bantuan masker di Kantor Kepala Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (24/4/2021).

Tri menuturkan, dengan menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan, berarti juga memutus rantai penyebaran Covid-19 dalam skala global. Sebab, garakan ini juga tak hanya dilakukan di Indonesia, namun juga di seluruh dunia, sebagai cara mengatasi wabah yang meluas dalam waktu yang bersamaan.

“Jadi kita sama-sama mendukung, tidak hanya nasional, tapi seluruh dunia yaitu memakai protokol kesehatan, yaitu sehari-harinya tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan lain-lain,” tandasnya.

Penggunaan masker yang benar, dan penerapan protokol kesehatan yang ketat, juga sebagai upaya membalikkan keadaan menjadi normal, seperti sebelum adanya pandemi Covid-19. Yakni di mana seluruh masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa, tanpa adanya pembatasan-pembatasan mobilitas.

“Itu semua usaha kita untuk cepat memutus rantai pandemi Covid-19 ini agar semua kembali normal, agar kita, generasi muda kita bisa bekerja lagi, jadi jangan sampai terputus karena pandemi yang tidak habis-habis,” pungkasnya.

[Puspen Kemendagri]

Ketum TP PKK: Posyandu Ujung Tombak Pelayanan Masyarakat agar Lebih Sehat

0

Nukilan.id – Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian, dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), meninjau langsung dua Posyandu di wilayah itu, yakni Posyandu Batalyon TNI 742 Mataram, dan Posyandu Kemala di Polres Mataram.

Dalam kunjungannya pada Sabtu (24/4/2021) itu, ia ingin memastikan, bahwa pelayanan di kedua fasilitas kesehatan tersebut berjalan baik. Sebab, menurutnya, Posyandu merupakan ujung tombak dalam melakukan pelayanan masyarakat agar lebih sehat. “Ini adalah salah satu ujung tombak dari pelayanan masyarakat agar lebih sehat,” kata Tri.

Tri menuturkan, Posyandu Batalyon TNI 742 Mataram merupakan layanan kesehatan yang dibuat khusus untuk Prajurit TNI setempat. Tri pun berharap, fasilitas ini bisa dinikmati masyarakat di luar lingkungan Batalyon TNI 742 Mataram, seperti Posyandu Keluarga yang digagas Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, yang dapat melayani kesehatan para ibu hamil, balita, mencakup semua keluarga dan lansia.

“Kami yakin Posyandu di sini pasti sudah sangat baik, sudah menjalankan fungsinya dengan baik, mudah-mudahan program posyandu keluarga yang digagas oleh Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB bisa diterapkan di Posyandu ini, karena itu sangat bermanfaat sekali, jadi tidak hanya melayani lingkungan di sini, tapi juga bisa melayani masyarakat yang berada di lingkungan ini,” tuturnya.

Tak sampai di situ, Tri juga menyambangi Posyandu Kemala yang ada di Polres Mataram. Dijelaskan Tri, Posyandu tersebut merupakan program dari pemerintah yang melayani pelayanan kesehatan dasar di tengah masyarakat yang dikelola mandiri oleh masyarakat, tapi juga dibantu oleh Dinas Kesehatan, BKKBN, dan Kepolisian setempat.

“Kami melihat bahwa sudah dilaksanakan dengan baik, di mana para kadernya juga sangat semangat melayani kesehatan, tidak hanya di lingkungan Polri di sini, tapi juga masyarakat sekitarnya, di sini juga mereka melayani pemeriksaan ibu hamil, pelayanan keluarga berencana, dan melayani kebutuhan gizi anak-anak balita serta bantuan lain misalnya imunisasi, pemberian makanan tambahan, dan juga untuk penyuluhan dan sosialisasi kepada ibu hamil, ibu yang juga menyusui dan anak balita,” ujarnya.

Tri berharap kerja sama dalam menggagas layanan kesehatan tersebut, bisa dilakukan di komunitas lain. Sebab, Tri menilai, masyarakat berhak memperoleh perlindungan terhadap kesehatannya, dan negara bertanggung jawab mengatur agar terpenuhi hak hidup sehat bagi penduduknya. Di samping itu, kesehatan merupakan salah satu indikator dalam mewujudkan Sumber Daya Masyarakat (SDM) yang unggul. Karena itu, Posyandu, sebagai salah satu upaya layanan kesehatan bersumber daya masyarakat, merupakan ujung tombak dari pelayanan masyarakat agar lebih sehat.

[Puspen Kemendagri]

Jalan Tikus Pemudik Ditutup Satlantas Polres Aceh Tamiang

0

Nukilan.id – Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Tamiang mulai menelusuri sejumlah jalur alternatif yang berpotensi dijadikan akses masuk bagi pemudik Idul Fitri 1442 H. Penelusuran ini dipimpin langsung Kasatlantas Polres Aceh Tamiang AKP Handoko Suseno, dengan mendatangi beberapa perkampungan di Kejuruanmuda, Aceh Tamiang yang memiliki jalur ke Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

AKP Handoko menjelaskan, penelusuran ini mereka lakukan pada Kamis (22/4/2021) lalu, usai adanya Addendum Surat Edaran Kepala Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul fitri 1442 H dan upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selama bulan Ramadhan 1442 H.

“Untuk penyekatan akan dilakukan di Pos Perbatasan di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Seumadam, tapi kita juga harus mengantisipasi jalur alternatif yang ada di perkampungan,” kata AKP Handoko, Sabtu (24/4/2021).

Dia mengatakan, setidaknya ada tiga titik jalur alternatif yang menjadi perhatian.Dia pun sudah menyampaikan kondisi itu kepada Polsek Kejuruan Muda, untuk bersama-sama melakukan penyekatan.“Rencana di tiga titik jalur itu akan kita tempatkan personel gabungan, juga masyarakat kita libatkan dalam hal ini,” ungkapnya.

AKP Handoko menambahkan, sejauh ini pihaknya terus melakukan sosialisasi tentang larangan mudik.Di antaranya memasang baliho tentang larangan mulai 6-17 Mesi 2021 dari perbatasan Aceh Tamiang – Langsa, Aceh Tamiang – Sumatera Utara dan di tengah Kota Kualasimpang.

Terpisah, Kadis Perhubungan Aceh Tamiang Syuibun Anwar mengungkapkan, kamera thermal di Posko Perbatasan akan kembali diaktfikan untuk mendukung Pengetatan Persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442H.
Kamera ini rencananya tetap dipasang di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Seumadam yang akan dijadikan Posko Perbatasan dan mulai efektif digunakan terhitung Senin (26/4/2021).“Informasi terakhir akan dipasang senin, sejauh ini belum ada perubahan,” kata Kadis Perhubungan Aceh Tamiang, Syuibun Anwar, Sabtu (24/4/2021).

Syuibun mengungkapkan, usulan pengaktifan kamera thermal ini sudah disetujui dalam rapat koordinasi antara Pemkab Aceh Tamiang dengan Satgas Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang pada Jumat (23/4/2021).

Rapat tersebut dipimpin Wabup Aceh Tamiang H Insyafuddin dan dihadiri Dandim 0117/Atam Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita, Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta Irawan, dan sejumlah SKPK Aceh Tamiang.Dia menjelaskan, penggunaan kamera thermal ini untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang terhadap masyarakat yang tidak memiliki surat keterangan bebas Covid-19.

Berdasarkan laporan yang diterimanya pada PPDN libur tahun baru 2021, banyak pengendara yang telah dipaksa kembali ke Sumatera Utara bisa masuk ke Aceh setelah mengurus surat kesehatan “ekspres” di salah satu klinik di daerah Langkat, Sumatera Utara.“Berarti ini tidak efektif dan kasihan masyarakat yang harus membayar lebih untuk mendapatkan surat ini,” kata Syuibun.

Syuibun meyakini, penggunaan kamera thermal ini tetap lebih efektif dibanding surat keterangan sehat karena secara otomatis mampu mendeteksi suhu tubuh.“Kan nanti ada tim dari Dinas Kesehatan, yang terdeteksi suhu tinggi, langsung ditangani tim kesehatan,” sarannya.

Disepakati, tim ini akan kembali mendirikan posko perbatasan di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Seumadam untuk mengendalikan mobilisasi kendaraan terhitung mulai H-14 hingga H+7.Dalam periode 22 April hingga 5 Mei, petugas masih membolehkan semua jenis kendaraan masuk ke Aceh dengan syarat lolos pemeriksaan kesehatan di posko pebatasan.

Sedangkan pada periode 6 April hingga 18 Mei, seluruh kendaraan sama sekali dilarang masuk.Kecuali angkutan sembako, ambulans, ataupun pengendara yang memiliki alasan jelas untuk berpergian.“Itu pun dibatasi hanya dua orang, tidak boleh lebih,” tegas Syuibun.[dnaberita]

BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin kencang di Aceh

0
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

Nukilan.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat disertai kilat hingga angin kencang yang dapat terjadi di sejumlah provinsi di Indonesia, Minggu (25/4/2021).

Dalam peringatan dini cuaca, BMKG memprakirakan wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang seperti di Aceh, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara.

Kemudian Maluku, Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara. Sementara provinsi lainnya mayoritas cerah hingga cerah berawan.

“Khusus di wilayah DKI Jakarta, BMKG memprediksi seluruh wilayah mulai dari Kepulauan Seribu hingga Jakarta Selatan cerah pada pagi hari dan mulai cerah berawan sejak siang hingga malam,” tulis BMKG mengutip Antara.

Sementara di Jawa Barat berpotensi hujan disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi sebagian wilayah Garut, Bandung, Purwakarta, Sukabumi, dan Bogor pada siang hingga sore.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan lembaganya hingga kini masih menghadapi tantangan terkait upaya penyebaran informasi peringatan dini agar masyarakat lebih waspada.

Dwikorita mengatakan peringatan dini yang dikeluarkan pihaknya tidak selalu menarik maupun mendapat perhatian masyarakat, contohnya saat mengeluarkan peringatan dini dampak Siklon Tropis Seroja.

“Ada pakar sosial media yang menganalisis saat peringatan dini dikeluarkan, menjadi tren yang naik. Tapi kemudian kalah dengan trendingnya pernikahan Atta-Aurel, jadi peringatan dini dianggap tidak menarik,” kata Dwikorita.

Kasus lainnya saat BMKG mengeluarkan peringatan dini akan cuaca ekstrem Jakarta, namun tidak mendapat perhatian masyarakat meski telah diumumkan baik seminggu sebelum maupun tiga hari sebelum hujan lebat terjadi.

“Tetapi begitu Kedutaan Amerika menggunakan data BMKG untuk memberikan peringatan dini dengan karena bahasa Inggris, semuanya tertarik,” kata dia.[cnnindonesia]

Silaturahmi AHY dan Ulama Dayah, Tgk Mustafa Sarung: Jangan Jauhi Ulama

0

Nukilan.id – Seluruh kader dan pengurus Partai Demokrat jangan meninggalkan ulama, tetap meminta masukan kepada ulama agar setiap kegiatan yang dijalankan mendapat ridho dari Allah SWT.

“Mudah-mudahan itu akan bermanfaat bagi masyarakat, ulama, bangsa dan negara. Demokrat jangan menjauhkan ulama,” kata Tgk H Mustafa Sarung pada pidato mewakili pengurus dan ulama dayah se-Aceh bersilaturahmi dengan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Dayah Mudi Mesra Samalanga, Sabtu (24/4/2021).

Mustafa juga berharap Partai Demokrat menjadi salah satu partai yang dapat menjalin kerjasama dengan ulama, dan insya Allah dapat dapat menjalankan tugas sesuai porsinya.

“Insya Allah baik partai Demokrat maupun ulama dapat bekerjasama dan menjalankan fungsi sesuai tugas masing-masing.

Silaturahmi AHY dengan pengurus dan ulama Dayah se-Aceh turut dihadiri ulama dan pimpinan Mudi Mesra Abu Mudi, Waled Nu, Waled Husaini, Wakil Bupati Aceh Besar, Tusop, Aba Murdani Langsa, Abati Aramia Aceh Timur, dan ulama dari berbagai daerah di Aceh.

Sementara dari Demokrat mendampingi AHY, Sekjen Teuku Riefky Harsya, Anggota DPR-RI Muslim, SHi, Wakil Ketua DPRA Dalimi, SE, Ak, dan sejumlah pengurus DPC Demokrat Bireuen .[]

Di Bireuen, AHY Kunjungi Rumah Adat dan Makam Tun Sri Lanang

0

Nukilan.id – Samalanga: Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi Rumah Permata Ayu Tun Sri Lanang yang terletak di Jalan Matang/Desa Matang Jareung, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireun, Aceh, Sabtu (24/4) sore. “Wah luar biasa, bagus sekali rumahnya,” ucap Ketum AHY terkesima melihat rumah panggung yang terbuat dari kayu dan beratap rumbia ini. Selain bentuk rumahnya yang unik, rumah Aceh ini terdiri dari museum dan perpustakaan, yang secara fungsional dijadikan tempat kajian sejarah dan adat budaya peninggalan Tun Sri Lanang.

Tun Sri Lanang merupakan Raja/“Uleebalang” (Kepala Pemerintah dalam Kesultanan Aceh yang memimpin sebuah daerah) pertama di daerah Samalanga pada abad ke 16 atau sekitar 1613. Pria kelahiran Johor, Malaysia (1565) ini berperan besar dalam menopang perekonomian Kota Samalanga menjadi lebih baik dan makmur. Selain itu, Tun Sri Lanang juga menjadikan daerah Samalanga sebagai salah satu pusat pendidikan keagamaan.

Ia juga merupakan pujangga agung sastrawan dan budayawan yang dikenal akan karyanya yang monumental berupa kitab Salalatus Salatin. Tun Sri Lanang juga pernah menjabat sebagai Datok Bendahara (Perdana Menteri) Negeri Johor/Malaysia.

Baca juga: AHY Bertemu Ulama Dayah Se-Aceh di Samalanga

Pada kesempatan itu, Ketua Yayasan Rumah Tun Sri Lanang Pocut Haslinda yang juga merupakan ibunda dari Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, mengajak Ketum AHY berkeliling untuk melihat barang-barang peninggalan Tun Sri Lanang.

Barang-barang tersebut salah satunya adalah Pestol (Pistol) Pocut Meuligo. Senjata ini merupakan persenjataan yang digunakan oleh srikandi putri dan seorang panglima perang bernama Pocut Meuligo. Senjata ini digunakan Pocut Meuligo dan para Ulama untuk memenangkan peperangan melawan Belanda di Batee Iliek, Samalanga. Ada pula Al-Quran yang berusia kurang lebih 100 tahun. Kitab Suci ini merupakan peninggalan Tun Sri Lanang yang kemudian jatuh ke tangan Pocut Haslinda.

Di rumah adat ini Ketum AHY kemudian mengikuti upacara Adat Tepung Tawar sebagai bentuk penerimaan Ketum AHY di Aceh. Di rumah ini pula Ketum AHY diberikan cinderamata berupa Siwah dan Rencong oleh Haslinda dan Figura Topi Meukeutop oleh Teuku Riefky. Membawa semangat Bulan Suci Ramadhan yang penuh kasih, Ketum AHY memberikan santunan kepada anak yatim yang hadir. “Semoga kalian bisa menjadi anak-anak yang saleh dan salihah,” pesan Ketum AHY.

Selesai meninjau rumah adat, AHY melakukan ziarah ke Makan Tun Sri Lanang yang jaraknya sekitar 3 km dari rumah adat. Meskipun cuaca sedikit hujan, namun tidak mengurangj semangat AHY untuk berkegiatan. (adw/csa)

AHY Bertemu Ulama Dayah Se-Aceh di Samalanga

0

Nukilan.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat bersilaturahmi dengan ulama dan pimpinan Dayah se-Aceh di Dayah MUDI Mersa, Mideun Jok, Samalanga, Bireuen, Sabtu (24/4/2021).

AHY tiba bersama Sekjen DPP PD Teuku Riefki Harsya di Dayah Abu Mudi sekira pukul 17.00 WIB diterima langsung Teungku Haji Hasanoel Bashry yang lebih dikenal sebagai Abu Mudi sebagai tuan rumah.

Koordinator pertemuan AHY dan Ulama Dayah Abah Sayed Mahyiddin menjelaskan sejarah pondok pesantren Abu Mudi yang didirikan bertepatan dengan mesjid Po Teumeurohom.

“pondok Pesantren Mudi Mersa ini termasuk salah satu pondok pesantren tertua di Aceh,” kata Abah Sayed Mahyiddin.

Dijelaskan juga dibawah pemimpin Abu Mudi atau Teungku Haji Hasanoel Bashry, jumlah santri mencapai 6000 lebih, dengan ratusan pengajar.

Sebelumnya AHY dan rombongan juga melakukan ziarah ke makam Tun Sri Lanang dan berkunjung ke rumah Aceh di Samalanga.

Turut menemani AHY bersilaturahmi dengan ulama Dayah, Sekjen DPP PD Teuku Riefky Harsya yang juga anggota DPR RI asal Aceh, Anggota DPR RI Muslim, SHi, dan sejumlah pengurus DPP PD dan DPD PD Aceh, dan Ketua DPC Bireuen Muzakkar yang juga Bupati Bireuen. []