Beranda blog Halaman 2203

BLT UMKM Rp1,2 Juta Dipastikan Cair Sebelum Lebaran

0

Nukilan.id – Kementerian Koperasi dan UKM memastikan bakal mencairkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM 2021 tahap kedua, sebelum Lebaran. Di mana diprediksi Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah akan jatuh pada 13 Mei mendatang.

“Rencananya, iya (sebelum Lebaran),” kata Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya, seperti dilansir okezone, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Kabar Gembira! THR Cair, BLT Subsidi Gaji Juga Cair Rp2,4 Juta

Meski begitu, Eddy masih enggan membocorkan ihwal tanggal pasti penyaluran BLT UMKM tersebut. Dia mengaku hanya diberikan informasi dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) bahwa para pedagang sudah menerima BLT UMKM sebelum Lebaran.

“Dari KPC PEN demikian,” ujarnya.

Seperti diketahui, pemerintah memutuskan untuk BLT UMKM pada tahun ini. Program BLT UMKM untuk 12,8 juta pelaku usaha mikro memiliki anggaran sebesar Rp15,36 triliun.

Baca juga: Awal Mei Pemerintah Cairkan BLT UMKM 2021, Ini Tahapannya

Untuk tahap I, telah tersedia anggaran sebesar Rp11,76 triliun bagi 9,8 juta pelaku usaha mikro. Kini, untuk tahap kedua ditargetkan BLT UMKM disalurkan kepada 3 juta pedagang.[]

Gugatan Kubu Moeldoko Soal AD/ART Partai Demokrat Dinyatakan Gugur!

0

Nukilan.id – Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menggugurkan gugatan kubu Moeldoko terkait Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat tahun 2020 pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Gugatan gugur lantaran kubu Moeldoko tidak memenuhi panggilan sidang sebanyak tiga kali.

“Mengadili, menyatakan gugatan para penggugat gugur,” ujar hakim ketua Saifuddin Zuhri di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (4/5/2021).

Hakim mengatakan alasan digugurkannya gugatan adalah kubu Moeldoko tidak memenuhi panggilan. Padahal kubu Moeldoko sudah dipanggil tiga kali oleh pengadilan.

“Menimbang para penggugat tidak hadir dan tidak menyuruh orang mewakilinya, meskipun sudah dipanggil untuk sidang 21 April 2021, 27 April 2021, 4 Mei 2021, sedangkan para tergugat hadir. Menimbang oleh karena kehadiran penggugat bukan dikarenakan suatu halangan sah, maka gugatan harus dinyatakan gugur,” tegas hakim.

Gugatan ini tercatat di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakpus dengan nomor 213/Pdt.Sus-Parpol/2021/PN Jkt.Pst. Duduk sebagai penggugat:

1. Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat
2. La Moane Sabara SSos
3. Jefri Prananda SH MSi
4. Laode Abdul Gamal
5. Muliadin Salemba
6. Ajrin Duwila

Sedangkan tergugatnya adalah DPP Partai Demokrat 2020-2025 (Tergugat I), DPP Partai Demokrat 2015-2020 (Tergugat II). Turut tergugat adalah Menteri Hukum dan HAM.

Berikut tuntutan mereka:

Dalam Provisi

1. Menerima Permohonan Provisi para Penggugat.
2. Melarang Tergugat I melakukan segala tindakan hukum baik keluar maupun ke dalam atas nama Partai Demokrat, termasuk melarang tindakan-tindakan Tergugat I yang melakukan pemecatan-pemecatan terhadap para peserta KLB Partai Demokrat Sibolangit Deli Serdang.

Dalam Pokok Perkara

1. Mengabulkan gugatan PENGGUGAT untuk seluruhnya.
2. Menyatakan Tergugat I dan Tergugat II terbukti telah melakukan perbuatan melanggar hak politik dan perdata Para Penggugat.
3. Menyatakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat Tahun 2020 bertentangan dengan Pasal 15 Undang-Undang Partai Politik.

Forum KMBSA Santuni Pemulung dan Masyarakat Miskin di Kota Sufi

0

Nukilan.id – Forum Komunitas Muda Barat Selatan Aceh (KMBSA) menyalurkan bantuan yang dikumpul selama ini kepada pemulung, penyapu jalan, tukang parkir, petugas sampah dan Janda miskin dalam kota Meulaboh alias kota tauhid sufi, selasa (4/5/2021).

Bantuan yang dikemas menjadi paket ramadhan dan idul fitri 1442 H disalurkan oleh panitia pelaksana kegiatan amal Forum KMBSA di sekretariat lembaga tersebut selasa sore disaksikan pengurus juga koordinator Markas Wartawan Arif fahmi

Masyarakat miskin kota yang sejak pukul 15.30 wib telah berdatangan ke sekretariat Forum KMBSA sesuai dengan kupon undangan yang dibagikan panitia, Mereka sabar menunggu dan tetap menjaga protokol kesehatan

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Amal Aminullah, ST didampingi sekretaris Rafi Alvad dafi, ST kepada media usai penyaluran paket bantuan mengatakan sangat senang dan bahagia bisa berbagi dengan masyarakat miskin dikota sufi

“Alhamdulillah kami sangat terharu bisa bisa berbagi di bulan suci dengan Masyarakat miskin, semoga semua Mereka tulus menerima walaupun tak sesuai harapan,” Ujar Amin

Ketua Umum Forum KMBSA Fitriadilanta dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan panitia untuk menyalurkan paket ramadhan dan idul fitri 1442 H

Dihadapan Masyarakat miskin Fitriadi memohon maaf karena tidak mampu memenuhi bantuan untuk seluruh kaum marginal, karena keterbatasan bantuan sehingga panitia hanya mampu menyiapkan 105 paket bantuan

“Jangan dilihat jumlah penerima dan besaran bantuan, panitia sudah berusaha maksimal namun hanya segitu kemampuan kita, mohon doa semoga berkah dan kedepan lebih maksimal,” harapnya dan diamini Masyarakat yang menunggu bantuan.

Didampingi wakil ketua umum Romy saputra dan Sekretaris Jenderal Azhari, M. Ag fitriadi sangat memehon dukungan semua pihak untuk meningkatkan kepedulian pada Masyarakat miskin kota, kalau bukan kita yang peduli karena sedikit ada kelebihan fikiran, lalu pada siapa pemulung termasuk rakyat jalanan lainnya mengadu.

Sekali lagi kami mohon maaf karena tahun ini belum bisa kita gelar acara buka puasa bersama seperti sebelumnya mengingat pemerintah masih melarang sebab masih dalam kondisi covid 19, lagian ketua umum Forum KMBSA sampai saat ini masih tercatat sebagai terdakwa kasus pembagian vidio insiden pendopo awal 2020 lalu, mohon doa semoga kasus tersebut nantinya mendapat keadilan di Mahkamah Agung, tutupnya diamini masyarakat

Pantauan Media, paket ramadhan dan idul fitri diserahkan secara simbolis kepada perwakilan cleaning servis, penjaga parkir, penyapu jalan, pemulung dan janda miskin, semua penerima tersenyum bahagia kemudia disusul lainnya,

Bagi masyarakat yang hadir ke lokasi namun tidak ada kupon bantuan, akhirnya inisiatif panitia membelah bantuan dan membagikan ala kadar ada kebagian semangka dan juga mendapatkan sirup, tidak Masyarakat yang pulang kosong.[]

Aceh Catat Realisasi Investasi Rp 3,6 Triliun pada Kuartal I 2021

0

NUKILAN.ID – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Marthunis, ST. D.E.A menyampaikan capaian realisasi investasi pada triwulan I (Januari – Maret) Tahun 2021 sebesar Rp. 3.63 triliun dengan jumlah serapan tenaga kerja sebesar 2.868 orang.

Nilai tersebut merupakan hasil dari penghimpunan laporan kegiatan penanaman modal terhadap 1.014 sektor investasi yang disampaikan oleh 443 perusahaan PMA/PMDN yang berkegiatan dalam Wilayah Aceh.

Dibandingkan pada tahun sebelumnya (y-o-y), realisasi investasi pada triwulan 1 2021 ini tumbuh positif sebesar 12,06% atau bertambah Rp. 390,82 milyar dari tahun sebelumnya Rp. 3.23 triliun menjadi Rp. 3.63 triliun pada triwulan 1 2021.

Sementara perkembangan secara (q-to- q), realisasi pada triwulan 1 tahun 2021 tumbuh signifikan mencapai 77,01% atau bertambah sebesar Rp. 1.579,4 triliun dari triwulan 4 tahun 2020.

Hal ini dapat menunjukkan bahwa kepercayaan para investor terhadap iklim investasi di Aceh semakin membaik dan kita berharap kondisi ini terus dapat dipertahankan sehingga citra Aceh sebagai daerah tujuan utama investasi di Indonesia dapat benar-benar terwujud.

Menurutnya peningkatan realisasi investasi pada triwulan I 2021 secara signifikan disumbangkan oleh jenis investasi PMDN sebesar Rp. 3.459,8 milyar atau 95,30% sedangkan investasi PMA hanya menyumbang sebesar Rp. 170,5 milyar atau 4,70%.

Namun bila dibandingkan dengan capaian realisasi PMA pada tahun sebelumnya, capaian pada triwulan 1 2021 ini jauh lebih baik, dimana realisasi pada triwulan 1 2020 hanya mencapai Rp. 12,6 milyar, artinya dampak pengaruh covid-19 yang sudah melanda selama 1 tahun lebih ini, berangsur sudah mulai membaik sehingga aktivitas dilapangan juga sudah berjalan relatif normal.

Jenis Investasi Berdasarkan Sektor
Untuk jenis investasi PMDN, sektor usaha paling dominan yang menyumbangkan nilai investasi terbesar adalah sektor listrik, gas dan air sebesar Rp. 2.498,5 milyar atau 72,22% , selanjutnya sektor kontruksi Rp. 257,1 milyar atau (7,43%), sektor jasa lainnya Rp. 165,4 milyar (4,78%), industri makanan Rp. 162,7 milyar (4,70%), industri kimia dan farmasi Rp. 137,1 milyar (3,96%), serta sektor lainnya sebesar Rp. 239,1 milyar (6,91%). Sedangkan realisasi investasi yang

disumbangkan oleh Penanaman Modal Asing (PMA) terbesar disumbangkan dari sektor listrik, gas dan air juga yaitu sebesar US$.9.034.649, selanjutnya dari sektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan US$. 1.673.855, pertambangan US$. 313.862, perikanan US$. 278.388, jasa Lainnya US$.270.371 serta sektor lainnya sebesar US$.103.611.

Asal Negara Investor
Untuk Penanaman Modal Asing (PMA), realisasi investasi triwulan I tahun 2021 berdasarkan asal Negara disumbangkan oleh negara Hongkong RRT, Belgia, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Spanyol, R.R Tiongkok, Brazil dengan total investasi sebanyak US$. 11.674.736, atau setara dengan Rp. 170, 4 Milyar ( US$ 1 = Rp. 14.600).

Negara Hongkong RRT menyumbang konstribusi terbesar yaitu sebesar US$. 7.934.912 atau 67,97% dari total nilai investasi, selanjutnya Belgia US$ 1.673.855 (13,34%), Korea Selatan US$ 1.097.260 (9,40%), Singapura US$ 964.096 (8,26%) dan Malaysia US$. 3.093 (0,03%).

Pencapaian triwulan I pada tahun ini merupakan hal yang positif mengingat total pencapaian realisasi investasi saat ini sudah mencapai 54,6% dari nilai yang ditargetkan oleh Pemerintah Aceh pada tahun 2021 adalah sebesar Rp. 6,65 Triliun. Menurutnya, capaian realisasi investasi pada triwulan I tahun 2021 merupakan upaya bersama dan komitmen DPMPTSP Aceh bersama DPMPTSP Kab/Kota se Aceh untuk terus mengawal dan mengeksekusi investasi yang ada di seluruh Aceh.

Meskipun demikian, Kepala DPMPTSP Aceh Marthunis berharap kegiatan pemantauan, pembinaan dan pengawasan terkait perkembangan investasi di Aceh terus ditingkatkan dan dilakukan secara lebih intensif lagi sehingga dapat meningkatkan arus investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Selanjutnya Martunis juga meminta agar dalam menjalankan tugas pengawasan, lebih fokus pada investasi yang berkualitas dan investasi yang mengandeng UMKM agar dapat menciptakan Multiplier Effects bagi Masyarakat Aceh.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Marthunis juga menyampaikan bahwa perkembangan realisasi investasi dari tahun 2017 hingga tahun 2018 sempat mengalami penurunan, namun pada tahun 2019 hingga tahun 2020 terus mengalami peningkatan dan menunjukkan tren yang positif, disebabkan oleh Koordinasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh yang mengintegrasikan Kabupaten/Kota dalam pembinaan terhadap tata cara pengisian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Online dari Perusahaan PMA/PMDN di Daerah masing-masing, sehingga jumlah perusahaan yang menyampaikan pelaporan LKPM Online secara berangsur meningkat dari pencatatan sebelumnya, sehingga nilai realisasi Investasi yang di catat juga meningkat.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Marthunis, ST. D.E.A mengatakan agar realisasi investasi berjalan cepat dan lancar, semua permasalahan yang menghambat investasi agar cepat di selesaikan dan di perlukan keterlibatan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten/Kota secara aktif untuk mendukung percepatan Realisasi Penanaman Modal di Provinsi Aceh. (DPMPTSP/Nu)

Pemerintah Aceh Raih WTP Enam Kali Berturut-turut

0

Nukilan.id – Laporan keuangan pemerintah Aceh tahun anggaran 2020 kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). WTP tersebut merupakan yang keenam kali diterima Pemerintah Aceh secara berturut-turut mulai dari tahun 2015.

Hasil pemeriksaan laporan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan itu diserahkan Staf Ahli Bidang Keuangan Pemerintah Pusat, Beni Ruslandi, SE, M. Com, Ak, CA, CSFA, CFrA.

Hal itu dilakukan dalam rapat paripurna penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Aceh Tahun Anggaran 2020 dan Laporan Hasil Pemeriksaan kinerja atas upaya peningkatan pajak Aceh dalam rangka mendukung kemandirian fiskal pada Pemerintah Aceh, di gedung DPRA, Selasa (4/5/2021).

Rapat Paripurna dibuka oleh Ketua DPRA, H. Dahlan Jamaluddin, S.IP dan didampingi oleh Wakil Ketua DPR Aceh, H. Dalimi, SE.Ak, Hendra Budian, SH, Safaruddin, S.Sos, M.S.P. Dan dihadiri oleh Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT, Sekda Aceh dr.Taqwallah serta seluruh kepala SKPA, Kepala Biro Setda Aceh dan Kepala Perwakilan BPK Provinsi Aceh, Arif Agus, SE, MM, Ak, CPA.

Beni mengatakan, WTP yang didapat Pemerintah Aceh selama enam tahun berturut-turut merupakan sesuatu yang patut disyukuri. 

“Menjadi kebanggaan bersama yang patut untuk terus dipertahankan,” ujarnya.

Beni juga mengatakan bahwa, BPK berupaya agar laporan yang telah diberikan agar dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi pemangku kepentingan di pemerintah Aceh.

Sementara itu, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengucapkan terima kasih kepada BPK RI yang telah melakukan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Aceh Tahun Anggaran 2020.

Ia menyebutkan, WTP ke enam kali berturut-turut tersebut berkat kerja keras dan kedisiplinan semua pihak dalam mengelola anggaran Pembangunan Aceh.

“Tentunya Ini merupakan sebuah rahmat Allah kepada kita di bulan suci Ramadhan dan harus kita syukuri, dengan terus mempertahankan dan meningkatkannya di masa-masa mendatang,” kata Nova.

Terakhir, Ketua DPRA, Dahlan Djamaluddin menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada BPK RI beserta jajarannya yang telah bekerja keras dalam melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah Aceh tahun anggaran 2020 dan LHP kinerja atas upaya peningkatan pajak Aceh dalam rangka mendukung kemandirian fiskal pada pemerintah Aceh.

“Apapun predikat yang dicapai, mari kita berikan apresiasi dan penghargaan atas kerja keras BPK-RI dan segenap jajarannya di BPK perwakilan Aceh,” tutupnya.

MUI Imbau Umat Muslim di Zona Merah Tidak Saling Berkunjung Saat Lebaran

0

Nukilan.id Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengimbau umat Muslim di zona merah Covid-19 agar menahan diri untuk berkunjung ke sanak saudara saat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Abbas menegaskan, mencegah penyebaran virus Covid-19 jauh lebih penting daripada tradisi silaturahim yang biasa dilakukan umat Muslim tiap kali Lebaran.

“Karena ada petunjuk dalam agama, kita enggak boleh mencelakai diri kita dan enggak boleh mencelakai orang lain. Kalau saling berkunjung tentu ada risiko, apalagi banyak orang tanpa gejala, kita enggak tahu siapa yang kena,” kata Anwar Abbas kepada Kompas.com, Selasa (4/5/2021).

Oleh karena itu, Anwar Abbas menilai masyarakat harus bersikap bijak dengan tetap melihat pada kondisi daerahnya masing-masing.

Jika pandemi Covid-19 di suatu daerah masih terkendali, ia menilai boleh saja saling berkunjung dengan protokol kesehatan ketat.

“Tergantung zonanya kan. Kalau enggak terkendali ya jangan lah (saling berkunjung),” kata Abbas.

Khusus untuk zona merah atau yang virusnya tak terkendali, ia menyarankan umat Muslim saling bersilaturahim dengan video call.

Kunjungan ke rumah saudara atau orangtua bisa dihindari, apalagi jika orangtua sudah masuk dalam kelompok lanjut usia yang kondisinya rentan.

“Orangtua pun harus menyadari juga, kalau dia sakit gara-gara anaknya kan repot juga,” ujarnya.

Pemerintah telah melarang warga untuk mudik pada periode 6-17 Mei, guna mencegah penyebaran Covid-19.

Meski demikian, masih banyak warga yang mencuri start pulang kampung sebelum masa larangan mudik berlaku.

Sebelumnya, kasus Covid-19 selalu melonjak setelah libur panjang. Terakhir, penyebaran tidak terkendali setelah libur panjang akhir tahun lalu.[kompas]

Ayus Cerita Momen Pertemuan Pertama dengan Nissa Sabyan

0

Nukilan.id – Anggota grup musik Sabyan Gambus, Ayus, berbagi cerita momen pertemuan dengan Nissa Sabyan.

Ayus mengatakan, pertama kali bertemu Nissa di acara pernikahan pada 2016 di daerah Bekasi, Jawa Barat, sebelum dara kelahiran 1999 itu menjadi vokalis.

Kata Ayus, kala itu grupnya belum menemukan seseorang yang cocok mengisi posisi sebagai vokalis.

“Ketemu, ngobrol sama Kamal dan yang lain. Karena Nissa bisa bawain lagu Arab, lagu dangdut, lagu kasidah, banyak macam-macam genre,” kata Ayus, dikutip dari YouTube Trans TV, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Digugat Cerai Istri, Ayus Sabyan Sudah 4 Kali Selingkuh

Saat pertama kali Nissa bergabung, Ayus dkk tidak langsung menerima Nissa sebagai vokalis tetap Sabyan Gambus.

“Jadi waktu itu sempat manggung di suatu gedung ngisi acara puasa, selesai itu ngobrol di tempat makan, terus Nissa yang ngomong ‘sudahlah gabung sama Sabyan’,” ujar Ayus.

Meski jago membawakan berbagai macam genre lagu, status keanggotaan Nissa masih digantung selama enam bulan.

“Kami belum berani yes, ya sudah coba aja ikut-ikut dulu. Selama enam bulan itu barulah kami, teman-teman ngobrol serius, gimana nih oke enggak (Nissa jadi vokalis),” ungkap Ayus.

Baca juga: Tampil Perdana, Nissa Sabyan Sampai Lupa Lirik

Nissa kemudian mengungkapkan alasannya yang lebih dulu meminta gabung dengan Sabyan Gambus.

“Pas gabung ketemu sama Sabyan, musiknya sama Nissa itu klop. Nissa suka pop, Nissa suka dangdut, Nissa suka gambus, pengin jadi grup, ternyata Sabyan juga lagi nyari vokalis,” ujar Nissa.

Karena keadaannya saat itu masih sekolah, Nissa mengatakan, dia baru berkomitmen penuh sebagai vokalis setelah lulus sekolah.[kompas]

Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku 15 Mei, Ini Dampaknya

0

Nukilan.id – Jika tak ada perubahan, Kebijakan privasi baru WhatsApp akan mulai berlaku pada 15 Mei 2021. Pengguna akan diminta untuk menyetujui kebijakan ini. Bila tidak begini nasib akun milik kamu.

Inti dari aturan kebijakan privasi baru WhatsApp adalah pengguna mengizinkan WhatsApp membagikan data pengguna kepada induknya Facebook. Praktik pembagian data dengan Facebook telah lama dijalankan oleh WhatsApp.

Data yang dibagikan ke Facebook seperti level baterai, kekuatan sinyal perangkat, versi aplikasi, informasi browser, jaringan seluler, informasi koneksi (termasuk nomor telepon, operator seluler atau ISP), bahasa dan zona waktu, alamat IP, informasi sistem operasi perangkat, dan identifikasi unik terkait dengan perangkat atau akun yang sama.

WhatsApp sendiri mengatakan kebijakan privasi tidak mengubah cara berkomunikasi antar pengguna. End-to-end encryption juga tetap digunakan dalam seluruh pesan, yang artinya WhatsApp tidak bisa mengintip pesan pengguna, dikutip dari situs WhatsApp, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Berlaku Mei 2021, Ini Dampak Aturan Privasi Baru WhatsApp

Melansir BGR, pihak WhatsApp memastikan perusahaan tidak bisa melihat lokasi yang dibagikan pengguna. Bahkan juga tidak akan memberikan kontak penggunanya pada Facebook.

Jika kamu menolak aturan baru, WhatsApp akan memberikan kamu waktu selama 120 hari untuk berpikir kembali keputusan tersebut. Setelahnya akun WhatsApp kamu akan terhapus secara otomatis.

Jika kamu memilih menghapus akun WhatsApp dan menginstal kembali, kamu juga perlu menyetujui aturan privasi baru itu. Jika kamu menggunakan nomor ponsel baru, kamu juga perlu menyetujui aturan privasi baru itu sebelum bisa menggunakan WhatsApp.

Dalam 120 hari tersebut akun WhatsApp kamu akan dikategorikan tidak aktif. Selama itu, sejumlah fungsi WhatsApp tidak akan bisa digunakan yakni membaca dan menulis pesan. Fungsi yang masih dapat digunakan adalah menerima panggilan serta notifikasi.[cnbcindonesia]

Mendagri Ajak Belajar dari ‘Tsunami’ Covid-19 di India

0

Nukilan.id – Mendagri RI, Tito Karnavian ajak pemerintah daerah belajar dari ‘tsunami’ Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) India. Negara Asia Selatan itu kini dalam kondisi mencekam.

Saban hari ratusan ribu warganya terinfeksi virus corona. Angka kematian melonjak tajam. Petugas rumah sakit pun mulai kewalahan memenuhi kebutuhan oksigen bagi pasien-pasien yang diserang sesak nafas.

Bahkan, petugas pemulasaran jenasah pun kini mulai kesulitan memperoleh kayu bakar untuk memenuhi kebutuhan kremasi ribuan korban Covid-19 itu.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media massa di Banda Aceh, usai mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 secara virtual di Pendopo Gubernur Aceh, Senin (3/5/2021).

Baca juga: PAKAR Minta Gubernur Aceh Serius Tangani Covid-19, Jangan Ala Kadarnya

Pada rapat koordinasi yang diikuti Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT bersama  Forkopimda dan seluruh gubernur bersama Forkopimda setanah air  itu, Menteri Tito mengatakan, tiga event yang menciptakan kurumunan massa diduga telah memicu gelombang kedua Pandemia Covid-19 di India.

Ketiga even tersebut, pemilu daerah (Pilkada) di lima negara bagian, acara ritual keagamaan, dan pesta olah raga nasional (Cricket) yang digelar di tengah Pandemi Covid-19.

“Massa yang berkerumum pada tiga even tersebut umumnya abai pada prokol kesehatan Pandemi Covid-19,” tutur pria yang akrab disapa SAG itu.

Sebagaimana dilansir banyak media, ribuan massa politik India terlibat dalam kampanye di Bengal Barat, Tamil Nadu, Kerala, Assam, dan Puducherry, tanpa memakai masker dan menjaga jarak.

Kemudian, lima juta orang diperkirakan ikut dalam acara tradisi Kumbh Mela di sungai Gangga pada 14 Januari 2021. Kebanyakan peserta ritual keagamaan itu tampak mengabaikan protokol kesehatan (Protkes) saat mandi di sungai suci, di India Utara itu. Sejurus kemudian, selang beberapa hari usai ritual suci itu, lebih seribu orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Selanjutnya, India menggelar pesta olah raga nasional Cricket. Para penikmat nasional game itu memenuhi Stadion Arun Jaitley, New Delhi, untuk menyaksikan laga Cricket antara Rajasthan vs Mumbai Indian itu. Di tengah massa yang sesak dan penuh semangat itu sulit mengatur jarak fisik, dan virus corona pun bebas menular siapa pun di tengah kerumunan itu.

Sementara itu  SAG menuturkan, ajakan Mendagri itu patut disahuti semua pihak di Aceh, mulai di provinsi hingga di kabupaten/kota. Pihaknya mengaku prihatian terhadap tragedi yang dihadapi rakyat India itu. Kita juga berduka atas ribuan kematian yang terjadi hampir tiap hari di sana.

“Di balik tragedi kemanusia di India tersebut, ada pelajaran yang patut dipetik;  jangan pernah abaikan Proktes,” tukasnya.

Baca juga: Mendagri: PPKM Mikro Harus Diterapkan Sampai ke Tingkat Desa

Pakailah masker, cuci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan, hindari berpergian bila tidak mendesak, serta biasakan perilaku hidup bersih dan sehat, setiap saat, ajak Juru Bicara yang mudah diakses para wartawan itu.

Covid-19 Aceh

Kemudian, seperti biasa, SAG melaporkan data akumulatif kasus Covid-19 di Aceh, per  3 Mei 2021. Jumlah kasus Covid-19 secara akumulatif sudah mencapai 11.293 kasus/orang. Para penyintas Covid-19 yang sudah sembuh  9.784 orang. Pasien masih dirawat 1.061 orang, dan penderita yang meninggal dunia mencapai 448 orang.

Data akumulatif tersebut sudah termasuk 56 kasus konfirmasi baru Covid-19 dalam waktu 24 jam terakhir, pasien yang sembuh bertambah 14 orang, dan satu orang yang dilaporkan meninggal dunia.

Kasus positif  baru 56 orang meliputi warga Banda Aceh 17 orang, Aceh Tamiang 12 orang, Aceh Besar delapan orang, Aceh Tengah enam orang, warga Sabang dan Aceh Selatan, masing-masing dua orang. Kemudian warga Aceh Tenggara, Aceh Utara, Pidie Jaya, dan  Aceh Jaya, sama-sama satu orang. Sedangkan lima lainnya warga dari luar daerah.

Selanjutnya, rinci SAG, pasien yang sembuh 14 orang, meliputi warga Aceh Tamiang 10 orang, Banda Aceh tiga orang, dan warga Aceh Singkil sebanyak satu orang. “Satu orang yang dilaporkan meninggal dunia tercatat sebagai warga Aceh Besar,” tambah SAG.

Lebih lanjut, kasus probable secara akumulatif sebanyak 709 orang, meliputi 624 orang sudah selesai isolasi, 9 orang isolasi di rumah sakit, dan 76 orang meninggal dunia. Kasus probable merupakan kasus-kasus yang menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, urai SAG.

Baca juga: Tampung Keluhan, KPK Luncurkan Fitur JAGA Covid-19

Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 8.911 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 8.715 orang, sedang isolasi di rumah 147 orang, dan 49 orang sedang isolasi di rumah sakit, tutupnya.

Progres vaksinasi

Sementara itu, SAG juga melaporkan progres vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga kesehatan (Nakes), petugas pelayanan publik, para Lansia, dan Calon Jamaah Haji (CJH) 2021 di Aceh. Per tanggal 3 April 2021, Nakes yang telah divaksinasi dosis I sebanyak 54.983 orang, atau 97,4 persen dari sasaran 56.470 orang. Nakes yang sudah suktik dosis II sebanyak 51.312 orang, atau 90,9 persen.

Petugas pelayanan publik yang telah mendapat vaksinasi Covid-19 dosis I sebanyak 57.690 orang, atau 12,1 persen dari target 478.489 orang. Mereka yang sudah melakukan suktikan dosis kedua sebanyak 42.404 orang, atau sekitar 8,9 persen.

Sedangkan para Lansia yang telah mendapatkan suktikan dosis I sebanyak 3.659 orang, atau 0,8 persen dari target 435.651 orang Lansia di Aceh. Sementara Lansia yang telah melengkapi vaksinasi dengan dosis II sebanyak 2.263 orang, atau 0,5 persen, rincinya.

SAG juga mengabarkan vasinasi Lansia dan kelompok rentan yang akan menunaikan ibadah haji (CJH) 2021, berdasarkan data per 2 Mei 2021. CJH yang telah melakukan penyuntikan dosis I sebanyak 3.778 orang, atau 90,23 persen dari jumlah kuota haji sebanyak 4.187 orang. CJH yang telah melakukan vaksinasi dosis II sebanyak 2.195 orang atau 52,42 persen.

“Vaksinasi Covid-19 merupakan prasyarat memasuki Arab Saudi dalam masa pandemi ini, karena itu para JCH segera tuntaskan vaksinasi dosis II agar tidak ada kendala saat waktu pemberangkatan tiba,” demikian SAG mengingatkan.

Kabar Gembira! THR Cair, BLT Subsidi Gaji Juga Cair Rp2,4 Juta

0
Ilustrasi

Nukilan.id – Pekerja swasta akan mendapatkan rezeki nomplok. Setelah THR cair H-7 Lebaran, pekerja swasta juga berpeluang mendapatkan sisa BLT Subsidi gaji tahun anggaran 2020 usai Lebaran.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengatakan akan segera mengajukan dana sisa Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT subsidi gaji 2020 ke Kementerian Keuangan. Hal tersebut dikarenakan tahapan rekonsiliasi data penyaluran bantuan bersama dengan Bank Penyalur telah selesai.

Baca juga: Awal Mei Pemerintah Cairkan BLT UMKM 2021, Ini Tahapannya

“Realisasi penyaluran BSU hasil rekonsiliasi sebesar 98,89%. Alhamdulillah hasil rekonsiliasi ini dapat dicapai berkat dorongan, dukungan, dan bimbingan tim BPK RI selama proses pemeriksaan laporan keuangan Kemnaker,” kata Direktur Kelembagaan Kerja sama Hubungan Industrial (KKHI) Kemnaker, Aswansyah.

Diperkirakan, penyaluran BLT subsidi gaji sebesar Rp2,4 juta kepada pekerja akan dilaksanakan setelah Lebaran, mulai dari Juni atau Juli 2021.

Baca juga: [OPINI Ghazali Abbas Adan] Mubazir, Hapus Saja Lembaga Wali Nanggroe Dalam UUPA

“Nanti setelah Lebaran atau Juni atau Juli. Yang penting intinya kita udah berusaha untuk memperjuangkan mereka yang belum dapat, harus klir dulu datanya,” kata Aswansyah.[okezone]