Beranda blog Halaman 22

Gubernur Aceh Resmikan Aceh Corporate University untuk Perkuat Kompetensi ASN

0
Gubernur Aceh Resmikan Aceh Corporate University untuk Perkuat Kompetensi ASN. (Foto For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, resmi membentuk Aceh Corporate University (Aceh Corpu) sebagai sistem pembelajaran terintegrasi untuk pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kebijakan ini ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Aceh Nomor 800.1.4/212/2026 sebagai langkah strategis dalam mendorong terwujudnya birokrasi berkelas dunia di Aceh.

Pembentukan Aceh Corpu bertujuan menciptakan ASN yang profesional, berintegritas, serta memiliki kinerja tinggi guna mendukung pencapaian target pembangunan daerah. Hal ini sejalan dengan amanat Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Aceh 2025–2029.

Melalui konsep ini, Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dijadikan sebagai basis pembelajaran. Pengembangan kompetensi dilakukan secara inklusif, berdampak, efisien, serta terintegrasi dengan visi dan misi Pemerintah Aceh.

Dalam pelaksanaannya, Aceh Corpu mengacu pada Pedoman Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 306 Tahun 2024. Berbeda dari pelatihan konvensional, sistem ini menggabungkan pembelajaran formal, pembelajaran sosial seperti coaching dan mentoring, serta pembelajaran berbasis pengalaman seperti magang dan kerja tim.

Dari sisi kelembagaan, Gubernur Aceh bertindak sebagai Ketua Dewan Pengarah Pembelajaran, dengan Wali Nanggroe Aceh sebagai penasehat. Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama dan Sekretaris Daerah Aceh turut menjadi anggota dewan pengarah yang bertugas merumuskan arah kebijakan pengembangan kompetensi agar selaras dengan RPJM Aceh dan manajemen talenta ASN.

Secara operasional, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh ditunjuk sebagai Koordinator Pembelajaran atau Chief Learning Officer yang bertanggung jawab mengoordinasikan pelaksanaan program serta pengembangan metode pembelajaran bagi seluruh SKPA.

Koordinasi lintas sektor juga diperkuat dengan penunjukan para Asisten Sekretaris Daerah sebagai Koordinator Kelompok Keahlian atau Chief Group Skill yang terbagi dalam tiga bidang utama, yakni pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, perekonomian dan pembangunan, serta administrasi umum.

Struktur ini dirancang untuk menghapus sekat kerja antarinstansi dan mendorong kolaborasi melalui pendekatan Whole of Government dalam menangani isu strategis seperti kemiskinan, stunting, digitalisasi, dan investasi.

Melalui tujuh elemen inti, termasuk penguatan manajemen pengetahuan dan pemanfaatan teknologi pembelajaran berbasis Learning Management System (LMS), Aceh Corpu diharapkan mampu menjamin pengembangan kompetensi ASN secara berkelanjutan.

Dengan sistem pembelajaran terintegrasi ini, Pemerintah Aceh menargetkan setiap indikator pembangunan dapat tercapai secara nyata di lapangan, sekaligus mewujudkan visi Aceh yang islami, maju, bermartabat, dan berkelanjutan.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Kapolda Aceh Tinjau Pengamanan Lebaran di Pelabuhan Balohan Sabang

0
Kapolda Aceh bersama Kapolres Sabang saat meninjau posko ketupat di Pelabuhan Balohan Sabang. (Foto: RRI/FA)

NUKILAN.ID | SABANG – Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah meninjau Pos Terpadu Operasi Ketupat Seulawah 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Sabang, Rabu (25/3/2026).

Mengutip RRI, Peninjauan dipusatkan di Pelabuhan Balohan yang menjadi pintu utama arus penyeberangan masyarakat menuju Kota Sabang saat periode libur Lebaran.

Dalam kunjungannya, Kapolda melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan Pos Terpadu, mulai dari personel gabungan hingga sarana dan prasarana pendukung. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan dan pengamanan bagi masyarakat berjalan optimal selama masa libur Idul Fitri.

Selain itu, Kapolda juga mengevaluasi fungsi Pos Terpadu sebagai pusat koordinasi, pengamanan, pelayanan, serta informasi bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Sabang. Pos tersebut diharapkan mampu menjadi titik kendali dalam mengantisipasi lonjakan pengunjung.

Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel serta sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Seluruh personel harus tetap waspada, menjaga soliditas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jika masyarakat mengalami kendala atau membutuhkan transportasi penyeberangan, dapat memanfaatkan kapal milik Airud Polda Aceh,” ujar Kapolda Aceh.

Sementara itu, Kapolres Sabang AKBP Sukoco menyampaikan bahwa pihaknya telah memaksimalkan kesiapan personel dan fasilitas di sejumlah titik strategis, seperti pelabuhan dan objek wisata.

“InshaAllah seluruh personel walaupun dalam suasana lebaran, tetap konsisten memberikan pelayanan dan pengamanan untuk masyarakat dan wisatawan,” ujarnya.

Usai meninjau Pos Terpadu, Kapolda Aceh bersama rombongan juga melakukan pengecekan ke sejumlah objek wisata di Kota Sabang guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama perayaan Idul Fitri.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda turut didampingi sejumlah pejabat utama Polda Aceh, di antaranya Dirintelkam Kombes Pol. Said Anna Fauza, Karo Ops Kombes Pol. Heri Heriyandi, Dirpamobvit Kombes Pol. Aries Setyo Budi, serta Dirreskrimum Kombes Pol. Andre Librian. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan sinergi lintas satuan dalam mendukung pengamanan arus mudik dan wisata di wilayah Sabang.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Tito Karnavian: 171 Pengungsi Bencana di Aceh Masih Bertahan di Tenda

0
Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera sekaligus Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan data terbaru jumlah pengungsi bencana di Sumatra. Hingga saat ini, tercatat masih ada 171 orang yang tinggal di tenda pengungsian, seluruhnya berada di Provinsi Aceh.

Pernyataan tersebut disampaikan Tito dalam konferensi pers terkait percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatra yang digelar di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Tito menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah mengklaim seluruh pengungsi telah keluar dari tenda.

“Presiden tidak menyampaikan bahwa seluruh daerah bencana tidak ada lagi yang di tenda. Tidak. Disampaikan bahwa mendekati 100% itu yang tidak di tenda,” kata Tito.

Ia menjelaskan, dari total 2.107.941 jiwa pengungsi pada 2 Desember 2025, kini tersisa 171 jiwa atau sekitar 0,008 persen yang masih berada di tenda.

“Bagaimana kita menghitungnya ya hitungannya 171 orang (pengungsi) saat ini dibagi 2,1 juta saat 2 Desember data saat pengungsi. Itu kurang lebih 0,008%, sehingga bisa dikatakan 99,99% tidak ada lagi di tenda. Makanya ada kata-kata hampir mendekati 100%, jadi tidak mengklaim 100%,” tambahnya.

Berdasarkan data per 24 Maret 2026, seluruh pengungsi yang masih tinggal di tenda tersebut berasal dari Aceh, dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Bireuen.

Sementara itu, di Provinsi Sumatra Barat dan Sumatra Utara, tidak lagi ditemukan pengungsi yang tinggal di tenda.

Tito menjelaskan, masih adanya pengungsi di Aceh disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya kendala geografis di wilayah pedalaman seperti Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, yang menyulitkan pembangunan hunian sementara.

Selain itu, di Kabupaten Bireuen terdapat warga yang memilih tidak menempati hunian sementara.

“Mereka mau langsung dari tenda ke hunian tetap,” kata Tito.

Pemerintah sendiri telah menyiapkan dua skema untuk mempercepat relokasi pengungsi, yakni melalui pembangunan hunian sementara (huntara) dan pemberian dana tunggu hunian (DTH).

Sebagian besar korban bencana saat ini telah memanfaatkan fasilitas tersebut, baik dengan menempati huntara maupun menyewa tempat tinggal menggunakan bantuan DTH.

Sementara itu, bagi warga yang masih berada di tenda, pemerintah tengah mempercepat pembangunan hunian sementara, khususnya di Desa Sekumur, agar seluruh pengungsi segera mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News.

Pendaftaran Beasiswa S2-S3 Unhan 2026 Dibuka 1 April, Ini Syarat dan Jurusannya

0
Universitas Pertahanan Republik Indonesia. (Foto: Kompas.com)

NUKILAN.ID | JAKARTA Universitas Pertahanan Republik Indonesia membuka pendaftaran beasiswa Pascasarjana untuk Program Magister (S-2) dan Doktor (S-3) Tahun Akademik 2026/2027.

Dilansir Nukilan.id dari akun Instagram resmi @unhan_ri pada Selasa (17/3/2026), program ini ditujukan bagi putra-putri terbaik bangsa yang ingin mengembangkan keilmuan, kepemimpinan, serta berkontribusi di bidang pertahanan negara.

“Program ini menjadi peluang bagi putra-putri terbaik bangsa untuk mengembangkan keilmuan, kepemimpinan, serta kontribusi strategis dalam bidang pertahanan negara dan pembangunan nasional,” tulis akun tersebut.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman penerimaan.idu.ac.id mulai 1 April hingga 5 Juni 2026.

Pilihan Program Studi

Program beasiswa ini mencakup berbagai fakultas dan program studi.

Untuk program Magister, tersedia jurusan seperti Strategi Perang Semesta, Peperangan Asimetris, Diplomasi Pertahanan, Manajemen Pertahanan, Ekonomi Pertahanan, Manajemen Bencana, Keamanan Maritim, hingga Teknologi Pertahanan Siber.

Sementara untuk program Doktor, tersedia Program Doktor Ilmu Pertahanan dengan konsentrasi Strategi Pertahanan, Manajemen Pertahanan, Keamanan Nasional, Teknologi Pertahanan, serta Kesehatan Pertahanan.

Persyaratan Umum

Calon pendaftar harus memenuhi sejumlah persyaratan umum, di antaranya:

  • Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing
  • Usia maksimal 45 tahun (umum), 50 tahun untuk Magister dan 53 tahun untuk Doktor bagi TNI/Polri/ASN/BUMN
  • Tidak pernah terlibat perkara pidana atau perdata (dibuktikan dengan SKCK)
  • Sehat jasmani dan rohani

Selain itu, peserta dari instansi seperti TNI, Polri, ASN, dan BUMN wajib melampirkan surat izin dari pimpinan. Pendaftar juga diutamakan belum pernah menerima beasiswa magister dari pemerintah.

Seluruh peserta yang lolos seleksi diwajibkan mengikuti pembekalan karakter bela negara.

Persyaratan Khusus

Untuk persyaratan akademik, pelamar harus lulusan perguruan tinggi dengan akreditasi minimal Baik Sekali.

IPK minimal untuk program Magister adalah 3,00 (sosial/humaniora) dan 2,75 (eksakta). Sementara untuk program Doktor, IPK S2 minimal 3,50 dari skala 4,00.

Bagi peserta dari TNI/Polri dan ASN, terdapat ketentuan pangkat dan masa dinas tertentu. Selain itu, beberapa program studi mensyaratkan latar belakang pendidikan di bidang STEM.

Tahapan Seleksi

Proses seleksi meliputi:

  • Seleksi administrasi
  • Tes Potensi Akademik (TPA) dengan skor minimal 550
  • Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) dengan skor minimal 500
  • Tes psikologi dan kesehatan
  • Wawancara mental ideologi
  • Wawancara akademik dengan paparan proposal penelitian

Program ini menjadi salah satu peluang beasiswa strategis bagi calon mahasiswa yang ingin berkarier di bidang pertahanan dan keamanan nasional. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Bandara Sultan Iskandar Muda Masuk 10 Besar Pintu Masuk Wisman via Udara di Indonesia

0
bandara sim
Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh. (Foto: Dishub Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Sultan Iskandar Muda International Airport masuk dalam daftar 10 besar pintu masuk wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia melalui jalur udara pada awal 2026.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Januari 2026 yang dilansir Nukilan.id, jumlah wisman yang masuk melalui bandara tersebut tercatat sebanyak 3.886 orang.

Secara nasional, total wisman yang masuk ke Indonesia melalui jalur udara mencapai 800.527 orang. Ngurah Rai International Airport menjadi pintu masuk terbesar dengan 500.121 wisman, disusul Soekarno–Hatta International Airport dengan 212.826 wisman.

Sementara itu, Bandara Sultan Iskandar Muda berada di posisi ke-10, di bawah sejumlah bandara utama lainnya seperti Kualanamu International Airport, Juanda International Airport, hingga Minangkabau International Airport.

Masuknya bandara di Aceh dalam 10 besar ini menunjukkan adanya potensi peningkatan arus wisatawan asing ke wilayah paling barat Indonesia tersebut, meskipun jumlahnya masih relatif kecil dibandingkan destinasi utama seperti Bali dan Jakarta.

Capaian ini dinilai dapat menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk terus mendorong pengembangan sektor pariwisata, termasuk melalui peningkatan konektivitas penerbangan internasional serta promosi destinasi unggulan di Aceh.

Dengan dukungan infrastruktur dan strategi promosi yang tepat, Aceh memiliki peluang untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing pada masa mendatang. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News.

Pramuka Saka SAR Banda Aceh Gelar Karya Bakti Lebaran 2026 di Pelabuhan Ulee Lheue

0
Pramuka Saka SAR Banda Aceh Gelar Karya Bakti Lebaran 2026 di Pelabuhan Ulee Lheue. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Pramuka Saka SAR Kota Banda Aceh bersama sejumlah Satuan Karya lainnya, seperti Saka Wira Kartika, Saka Kencana, dan Saka Kalpataru, melaksanakan kegiatan Karya Bakti Lebaran 2026 di Pelabuhan Ulee Lheue.

Dari keterangan yang diterima Nukilan.id, kegiatan tersebut berlangsung selama 12 hari, mulai Senin (16/3) hingga Jumat (27/3), dengan melibatkan 30 peserta yang tergabung dalam satuan tugas gabungan. Mereka memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya penumpang yang melakukan perjalanan mudik melalui jalur laut menuju Pelabuhan Balohan maupun sebaliknya.

Dalam pelaksanaannya, para peserta ditempatkan di sejumlah titik strategis, seperti dermaga kapal cepat, dermaga kapal lambat, posko terpadu, area parkir, lobi tiket, hingga gerbang utama pelabuhan. Penempatan ini bertujuan memastikan seluruh area pelayanan dapat terpantau dan berjalan optimal.

Setiap hari, kegiatan diawali dengan apel kesiapan, kemudian dilanjutkan dengan penugasan di masing-masing pos. Para anggota bertugas mengarahkan arus penumpang, memberikan informasi jadwal keberangkatan, membantu antrean tiket, serta menyampaikan imbauan keselamatan.

Selain itu, mereka juga membantu penumpang lansia, anak-anak, serta penanganan barang bawaan agar proses keberangkatan berjalan tertib dan aman.

Selama kegiatan berlangsung, para anggota turut bersinergi dengan petugas pelabuhan dan instansi terkait dalam menjaga ketertiban serta merespons berbagai situasi di lapangan. Di Posko Terpadu, mereka juga berperan dalam penyampaian informasi umum serta membantu koordinasi jika terjadi kendala pelayanan.

Berdasarkan pemantauan, arus penumpang sejak H-7 hingga H-2 Lebaran terpantau ramai, namun tetap lancar dan kondusif. Memasuki H+3 Lebaran, terjadi lonjakan penumpang yang menyebabkan kepadatan dan sempat menimbulkan kemacetan di sekitar pintu masuk pelabuhan.

Meski demikian, kondisi tersebut dapat dikendalikan melalui pengaturan lalu lintas serta koordinasi lintas sektor yang berjalan baik.

Melalui kegiatan ini, Pramuka menunjukkan peran nyata dalam pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan Karya Bakti Lebaran diharapkan tidak hanya memberi manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi anggota Pramuka dalam meningkatkan kepedulian, kedisiplinan, dan semangat gotong royong. (xrq)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Sekda Aceh Pimpin Apel Perdana Pasca Idul Fitri, Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Disiplin

0
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir, memimpin apel pagi perdana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Gubernur Aceh, Rabu (25/3/2026). (Humas Aceh)
NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir, memimpin apel pagi perdana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Gubernur Aceh, Rabu (25/3/2026).
Apel tersebut diikuti oleh seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), para pejabat struktural, serta aparatur sipil negara (ASN) dan non-ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh.

Dalam amanatnya, Sekda menyampaikan bahwa momentum pasca Idul Fitri harus dimaknai sebagai titik awal untuk memperbarui semangat pengabdian sebagai aparatur pemerintah. Ia mengajak seluruh ASN untuk meningkatkan kinerja, memperkuat disiplin, serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Momentum ini hendaknya kita maknai sebagai ajakan untuk memacu kembali kinerja, memperkuat disiplin, dan menjaga integritas dalam setiap tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sekda membacakan pesan pimpinan Pemerintah Aceh.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program dan penyerapan anggaran daerah dengan perencanaan yang matang dan pengawasan yang ketat, guna memastikan target pembangunan dapat tercapai secara optimal.

Sekda turut mengingatkan perlunya penguatan sinergi lintas sektor, khususnya dalam upaya percepatan rehabilitasi dan pemulihan pascabencana, agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit.

“Bekerjalah dengan lebih cepat, lebih cermat, dan lebih berdampak, agar hasil kerja benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat Aceh,” lanjutnya.

Mengakhiri amanat, Sekda atas nama pimpinan Pemerintah Aceh menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, seraya mengajak seluruh jajaran untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan.

Usai pelaksanaan apel, Muhammad Nasir bersama seluruh kepala SKPA dan jajaran ASN langsung melaksanakan tradisi salam-salaman dan maaf-maafan dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. []

ASN ESDM Aceh Gelar Apel Perdana dan Halal Bihalal, Perkuat Komitmen Kinerja Pasca Idul Fitri

0
ASN ESDM Aceh Gelar Apel Perdana dan Halal Bihalal Perkuat Komitmen Kinerja Pasca Idul Fitri. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh menggelar apel perdana yang dirangkai dengan kegiatan silaturahmi pada hari pertama masuk kerja setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (25/03/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan mengacu pada Surat Edaran Gubernur Aceh Nomor 000.8.3/18528 tanggal 1 Desember 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, yang turut mengatur pelaksanaan apel dan halal bihalal pasca Idul Fitri.

Apel yang dimulai pukul 08.00 WIB itu berlangsung di halaman Kantor ESDM Aceh dan diikuti para kepala bidang, pejabat eselon IV, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan ini dipimpin oleh Sekretaris Dinas ESDM Aceh, Endra, S.T., M.Si.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal sebagai momentum saling memaafkan antarpegawai, kemudian ditutup dengan kenduri makan bersama di aula serbaguna kantor.

Dalam amanatnya, Endra menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H sekaligus mengajak seluruh ASN untuk kembali pada fitrah dan memperkuat semangat kebersamaan.

“Saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Momentum ini menjadi saat yang tepat bagi kita untuk saling memaafkan agar kembali suci, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menjalankan tugas ke depan,” ujar Endra.

Ia menegaskan bahwa semangat Ramadhan dan Idul Fitri harus menjadi dorongan baru dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Semangat Ramadhan dan Idul Fitri harus menjadi energi baru bagi kita semua untuk bekerja lebih disiplin, lebih produktif, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya.

Endra juga mengapresiasi tingkat kehadiran ASN pada hari pertama kerja yang dinilai sangat baik. Menurutnya, hal tersebut menjadi indikator positif bagi peningkatan disiplin dan kinerja.

“Tingkat kehadiran hari ini sangat menggembirakan. Ini menunjukkan komitmen kita bersama untuk kembali fokus bekerja. Saya berharap semangat ini terus terjaga, tidak hanya dalam kehadiran, tetapi juga dalam peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan,” katanya.

Ia turut menyampaikan pesan Kepala Dinas ESDM Aceh, Asnawi, S.T., M.S.M., yang pada saat bersamaan menghadiri apel dan halal bihalal bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh.

“Bapak Kepala Dinas menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh ASN ESDM Aceh, serta mengajak kita semua untuk menjadikan momentum ini sebagai titik awal meningkatkan semangat kerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan daerah,” ujar Endra.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat kegiatan halal bihalal dan kenduri makan bersama. Kepala Dinas ESDM Aceh, Asnawi, S.T., M.S.M., juga menyempatkan diri bergabung bersama para ASN. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh, Taufik, S.T., M.Si., yang juga merupakan mantan Kepala Dinas ESDM Aceh.

Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan seluruh ASN ESDM Aceh dapat memperkuat sinergi, menjaga semangat kebersamaan, serta meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan publik yang lebih optimal pasca Ramadhan dan Idul Fitri.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP 2026 Tahap 1 Berubah, Ini Rinciannya

0
Laman resmi Beasiswa LPDP 2026. (https://lpdp.kemenkeu.go.id/)

NUKILAN.ID | JAKARTA – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi mengumumkan perubahan jadwal pada sejumlah tahapan seleksi Beasiswa LPDP 2026 tahap 1 di berbagai jalur.

Perubahan ini diumumkan setelah tahap seleksi administrasi selesai dan hasilnya telah dirilis pada 13 Maret 2026.

“Artinya? Strategi kamu juga perlu ikut menyesuaikan. Jangan sampai masih berpatokan pada jadwal lama ya, karena satu tanggal yang terlewat bisa berdampak besar pada persiapanmu,” tulis LPDP dalam akun Instagram resminya @lpdp_ri, dikutip Nukilan.id pada Rabu (25/3/2026).

Perubahan jadwal tersebut mencakup tiga tahapan utama, yakni Seleksi Bakat Skolastik, Seleksi Substansi, serta pengumuman hasil seleksi. Penyesuaian berlaku pada sejumlah jalur beasiswa.

Untuk jalur Beasiswa STEM Industri Strategis dan SHARE, seleksi substansi jalur LoA dijadwalkan pada 20 April hingga 8 Mei 2026. Sementara Seleksi Bakat Skolastik berlangsung pada 2 hingga 9 Mei, dengan pengumuman hasil pada 14 Mei. Adapun Seleksi Substansi dijadwalkan pada 19 Mei hingga 12 Juni 2026.

Pada jalur Beasiswa Kerja Sama Khusus—yang meliputi Beasiswa Penghargaan dan Peningkatan Prestasi Keolahragaan, Beasiswa Pendidikan Kader Ulama/Ulama Perempuan, Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional, serta Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis—jadwal seleksi substansi jalur LoA berlangsung pada 20 April hingga 8 Mei. Seleksi Bakat Skolastik digelar pada 2–9 Mei dan hasilnya diumumkan 14 Mei. Sementara Seleksi Substansi berlangsung pada 18 Mei hingga 12 Juni 2026.

Khusus untuk Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research, perubahan hanya terjadi pada tahapan Seleksi Bakat Skolastik yang dijadwalkan 2–9 Mei, serta pengumuman hasil pada 14 Mei.

Sementara itu, untuk jalur Beasiswa Co-Funding yang mencakup kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri seperti UNSW, Tsinghua, hingga University of Dundee, jadwal Seleksi Substansi jalur LoA berlangsung pada 20 April hingga 8 Mei. Seleksi Bakat Skolastik digelar 2–9 Mei dengan pengumuman pada 14 Mei, dan Seleksi Substansi pada 18 Mei hingga 12 Juni 2026.

Adapun untuk Beasiswa Netherlands Program Master, perubahan terjadi pada tiga tahapan, yakni Seleksi Bakat Skolastik (2–9 Mei), pengumuman hasil (14 Mei), serta Seleksi Substansi (18 Mei–12 Juni).

Sedangkan untuk program Beasiswa NUS Business School, NUS MSVC, dan UST Korea Program Master dan Doktor, perubahan hanya terjadi pada dua tahap, yaitu Seleksi Bakat Skolastik pada 2–9 Mei dan pengumuman hasil pada 14 Mei.

LPDP mengingatkan para peserta untuk mencermati perubahan jadwal ini agar tidak tertinggal dalam setiap tahapan seleksi. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News.

Minat Baca Indonesia Naik Lampaui Korea Selatan, Gramedia Optimistis Ekspansi Toko Buku

0
Sejumlah anak membaca buku. (Foto: Republika/Prayogi)

NUKILAN.ID | JAKARTA – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan media sosial, minat baca masyarakat Indonesia ternyata masih tergolong tinggi. Bahkan, Indonesia disebut melampaui Korea Selatan dalam hal minat membaca buku.

Berdasarkan laporan Countries that Reads The Most Books 2024 dari CEOWORLD Magazine, Indonesia menempati peringkat ke-31 dunia. Data tersebut menunjukkan rata-rata waktu membaca masyarakat Indonesia mencapai 129 jam per tahun atau sekitar enam buku.

Mengutip Kompas.com, Director Corporate Secretary Gramedia, Yosef Adityo, menyebut capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi industri literasi di Tanah Air.

“Minat baca Indonesia menduduki peringkat 31 dengan 129 jam (baca) per tahun atau 5,91 buku. Setahun (sekitar) 6 buku ya. Banyak itu. Jadi rata-rata dua bulan baca buku satu selesai,” ungkap Adityo dalam acara JEDA (Jendela Edukasi & Dialog Media) di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026).

Sebagai perbandingan, Amerika Serikat menempati posisi teratas dengan rata-rata 357 jam membaca per tahun.

Selain itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2024 menunjukkan tingkat kegemaran membaca di kalangan generasi Z juga meningkat hingga 72,44 persen.

Fakta tersebut mendorong Gramedia untuk tetap agresif dalam memperluas jaringan toko buku di Indonesia. Hingga saat ini, Gramedia telah memiliki 148 toko yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

“Ini sebuah fakta yang sangat menarik membuat kita optimis, sehingga Gramedia sebagai salah satu institusi yang saat ini masih fokus dalam dunia literasi, masih semangat untuk buka toko lagi, buka konsep baru lagi, berinovasi dan lain-lain,” kata Adityo.

Dalam waktu dekat, Gramedia juga berencana membuka gerai baru dengan konsep serupa Gramedia Jalma yang sebelumnya viral di Blok M, Jakarta Selatan. Konsep ini mengusung ruang interaksi, komunitas, dan aktivitas sosial yang lebih luas bagi pengunjung.

“Next Jalma di mana sih? Ini di Semarang nanti, (Jalan) Pandanaran, dengan konsep lebih luas, lebih longgar sehingga harapannya aktivitas di Gramedia dengan konsep sebagai ruang bertemu, sebagai ruang berinteraksi, ruang untuk berkomunitas, bersosialisasi menjadi lebih leluasa di Gramedia Jalma Semarang,” tutur Adityo.

Selain itu, Gramedia juga terus beradaptasi dengan kebutuhan pasar melalui konsep toko baru seperti Makarya dan Prose & Petals.

Dalam kesempatan yang sama, penulis ternama Eka Kurniawan turut berbagi pengalaman kreatifnya. Ia mengungkapkan bahwa proses menulisnya kerap berawal dari riset dan berbagai sumber inspirasi, mulai dari buku, sejarah, hingga cerita yang ia dengar.

“Mungkin ini bisa dibilang metode atau apa terserah. Tapi biasanya ketika aku pengin nulis, itu berbekal pengetahuan yang sebelumnya sudah saya tahu. Bisa karena membaca, karena keingintahuan, dan macam-macam,” tutur Eka.

Ia juga membagikan kebiasaannya menulis di pagi hari untuk mendapatkan fokus maksimal.

“Pagi-pagi sudah pasti paling enak gitu ya karena habis subuh sudah nggak boleh tidur. Dahsyat kalau sudah bangun itu. Jadi ya buka laptop nulis, mumpung belum ada kerjaan, anak-anak belum bangun berangkat jam 8 ke sekolah. Ada waktu lah 2-3 jam, ya sudah saya nulis. Dan pikiran masih masih fresh gitu ya, masih enggak overthinking, masih enggak terpapar oleh berita apa pun gitu. Triknya adalah jangan buka media sosial dulu pagi-pagi, karena begitu ketemu ada berita tertentu udah lanjut dengar berita,” ucap Eka.

Temuan ini menunjukkan bahwa di tengah gempuran digitalisasi, budaya membaca di Indonesia masih memiliki peluang besar untuk terus berkembang, terutama jika didukung oleh inovasi dan akses literasi yang semakin luas.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News.