Beranda blog Halaman 2156

Ini Formasi CPNS Badan Narkotika Nasional 2021, Total 148 Formasi

0

Nukilan.id – Beredar informasi soal formasi CPNS Badan Narkotika Nasional (BNN) di media sosial Instagram, Jumat (4/6/2021).

Informasi itu diunggah oleh akun Instagram @rekrutmencpns.id.

Dalam unggahan itu, diperlihatkan beberapa foto berupa tangkapan layar Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB).

Di akhir foto terdapat tanda tangan MenpanRB beserta capnya. Apakah informasi tersebut valid?

Kepala Biro Humas dan Protokol Badan Narkotika Nasional (BNN) Brigjen (Pol) Sulistyo Pudjo Hartono membenarkan bahwa itu merupakan formasi CPNS BNN.

“Betul,” kata Sulistyo, saat dikonfrimasi Kompas.com, Jumat (4/6/2021).

Meski demikian, dia tidak menjelaskan kapan pendaftaran bisa dilakukan dan apa saja persyaratannya.

Sebelumnya, Plt Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik KemenPAN RB, Mohammad Averrouce menyampaikan pendaftaran CPNS 2021 belum dibuka.

Dia juga mengatakan, Kementerian PANRB telah menyampaikan penetapan kebutuhan/formasi kepada K/L/Pemda secara resmi.

“Informasi resmi terkait formasi CASN dapat dilihat pada website resmi instansi K/L/Pemda masing-masing,” kata Averrouce kepada Kompas.com, Kamis (3/6/2021).

Formasi CPNS BNN 2021 diatur dalam Keputusan MenpanRB Nomor: 737 tahun 2021 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Badan Narkotika Nasional tahun Anggaran 2021 tertanggal 22 April 2021.

Penetapan rincian kebutuhan pegawai ASN di BNN sejumlah 148, yang terdiri atas tenaga kesehatan sejumlah 12 orang dan tenaga teknis sejumlah 136 orang.

Berikut ini formasi CPNS BNN 2021 tenaga kesehatan:

1. Ahli Pertama – Apoteker

Kualifikasi pendidikan: Apoteker

2. Ahli Pertama – Dokter

Kualifikasi pendidikan: Dokter Umum

3. Ahli Pertama – Psikologi Klinis

Kualifikasi pendidikan: Psikolog Klinis/Psikolog

4. Terampil – Asisten Apoteker

Kualifikasi pendidikan: D-III Farmasi

5. Terampil – Perawat

Kualifikasi pendidikan: D-III Keperawatan

6. Terampil – Pranata Laboratorium Kesehatan

Kualifikasi pendidikan: D-III Analis Farmasi/D-III Analis Farmasi dan Makanan/D-III Analis Kimia.

Berikut ini formasi CPNS BNN 2021 tenaga teknis:

1. Ahli Pertama – Analis Anggaran

Kualifikasi pendidikan: S1 Akuntansi/S1 Manajemen Keuangan/S1 Manajemen/S1 Ekonomi/S1 Ekonomi Pembangunan/S1 Statistik

2. Ahli Pertama – Analisis Pengelolaan Keuangan APBN

Kualifikasi pendidikan: S1 Akuntansi/S1 Manajemen Keuangan/S1 Manajemen/S1 Ekonomi

3. Ahli Pertama – Assessor SDM Aparatur

Kualifikasi pendidikan: S1 Administrasi Negara/S1 Administrasi Publik/S1 Manajemen SDM/S1 Psikologi/S1 Manajemen dan Kebijakan Publik

4. Ahli Pertama – Auditor

Kualifikasi pendidikan: S1 Akuntansi/S1 Manajemen Keuangan/S1 Manajemen/S1 Ekonomi/S1 Teknik Informatika/S1 Sistem Informasi/S1 Teknik komputer/S1 Hukum

5. Ahli Pertama – Konselor Adiksi

Kualifikasi pendidikan: S1 Bimbingan dan Konseling/S1 Kesehatan Masyarakat/S1 Kesejahteraan Sosial/S1 Psikologi/D-IV Pekerjaan Sosial/D-IV Rehabilitasi Sosial

6. Ahli Pertama – Penerjemah

Kualifikasi pendidikan: S1 Bahasa Inggris/S1 Pendidikan Bahasa Inggris/S1 Bahasa Mandarin/S1 Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok

7. Ahli Pertama – Pengelola Pengadaan Barang/Jasa

Kualifikasi pendidikan: S1 Akuntansi/S1 Manajemen/S1 Ekonomi/S1 Ekonomi Pembangunan/S1 Administrasi Bisnis/S1 Hukum/S1 Teknik Informatika

8. Ahli Pertama – Penyuluh Narkoba

Kualifikasi pendidikan: S1 Komunikasi/S1 Kesehatan Masyarakat/S1 Sosiologi/S1 Psikologi/S1 Hukum

9. Ahli Pertama – Perancang Peraturan Perundang-Undangan

Kualifikasi pendidikan: S1 Hukum

10. Ahli Pertama – Perencana

Kualifikasi pendidikan: S1 Manajemen Keuangan/S1 Manajemen/S1 Ekonomi/S1 Ekonomi Pembangunan/S1 Ilmu Pemerintahan/S1 Administrasi Negara/S1 Perencanaan Wilayah dan Kota/S1 Administrasi Publik/S1 Manajemen dan Kebijakan Publik

11. Terampil – Pranata Keuangan APBN

Kualifikasi pendidikan: D-III Keuangan/D-III Administrasi Keuangan/D-III Manajemen Keuangan/D-III Akuntansi/D-III Komputerisasi Akuntansi/D-III Sistem Informasi Akuntansi

12. Analis Kelembagaan

Kualifikasi pendidikan: S1 Administrasi Negara/S1 Administrasi Publik/Ilmu Pemerintahan/S1 Hukum/S1 Sosial/S1 Manajemen dan Kebijakan Publik

13. Analis Naskah Rancangan Perjanjian

Kualifikasi pendidikan: S1 Hukum/S1 Administrasi Publik/S1 Administrasi Negara/S1 Ilmu Pemerintahan/S1 Manajemen dan Kebijakan Publik

14. Pengelola Laboratorium

Kualifikasi pendidikan: D-III Analis Farmasi/D-III Analis Farmasi dan Makanan/D-III Analis Kimia

15. Penyusun Bahan Bantuan Hukum

Kualifikasi pendidikan: S1 Hukum

16. Verifikator Keuangan

Kualifikasi pendidikan: D-III Keuangan/D-III Administrasi Keuangan/D-III Administrasi Perkantoran/D-III Manajemen Keuangan/D-III Akuntansi. []

Firli Tak Hadiri Debat Terbuka Bahas TWK dengan Direktur KPK

0
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri

Nukilan.id – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri tidak memenuhi undangan menghadiri debat terbuka dengan Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Giri Suprapdiono. Debat terbuka yang digelar di ruang wartawan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, membahas polemik tes wawasan kebangsaan (TWK).

“Kami coba panggil peserta debat TWK pertama, yaitu Bapak Giri Suprapdiono. Selanjutnya, kami panggil untuk datang ke debat TWK karena sebelumnya surat sudah dikirimkan secara resmi ke KPK untuk mengundang Ketua KPK Pak Firli Bahuri untuk bisa datang pada siang hari ini. Namun, tampaknya belum terlihat sosok Pak Firli di ruangan ini,” kata Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana yang menjadi pembawa acara debat tersebut, Jumat (4/6/2021).

Kurnia pun selanjutnya memulai acara membahas masalah TWK. Giri Suprapdiono diketahui merupakan salah satu dari 75 Pegawai KPK yang tidak memenuhi syarat dalam TWK tersebut. 

“Jadi, mungkin kami bisa ngobrol-ngobrol dulu dengan peserta debat kali ini dan nanti teman-teman kalau Pak Firli berani untuk mendatangi ruangan ini untuk debat TWK maka acara ini akan dimoderatori oleh Mbak Najwa Shihab yang sudah berada di platform zoom,” ujar Kurnia.

Dalam debat tersebut, Giri menilai bahwa TWK justru menyingkirkan pegawai-pegawai yang mempunyai kesungguhan dalam memberantas korupsi. “Yang kita saksikan dalam satu bulan ini ternyata polemik TWK ini justru menyingkirkan orang-orang yang memang mempunyai kesungguhan dalam memberantas korupsi,” kata Giri.

Selain itu, Giri juga meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat menyelamatkan nasib 75 Pegawai KPK tersebut.

“Saya bilang saya ini siapa lah, saya tidak bisa meminta-minta Presiden tetapi Presiden juga meminta pertimbangan tidak seperti kita Mas Kurnia ditanya kemudian bereaksi. Dia mengumpulkan informasi dan harapannya informasi itu informasi yang tepat sehingga bisa menyelamatkan 75 orang ini,” ujar Giri.

Acara tersebut berlangsung sekitar 40 menit, namun Firli juga tak kunjung hadir di ruang wartawan Gedung Merah Putih KPK.[]

Kemenag Aceh: Jama’ah Calon Haji yang Batal Berangkat Jadi Prioritas Tahun Depan

0
Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Arijal M.Si. (Foto: Website Kemenag Aceh)

Nukilan.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh menyatakan, jamaah calon haji yang batal berangkat tahun ini akan jadi prioritas pada musim haji 1443 H/2022 M. Berdasarkan kuota nasional, sebanyak 4187 jama’ah calon haji asal Aceh ikut terdampak pembatalan haji tahun ini.

Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Arijal M.Si mengatakan, akibat pembatalan haji tahun ini, masa tunggu haji Provinsi  Aceh mencapai 30 tahun dengan jumlah jamaah yang masuk dalam daftar tunggu mencapai 127 ribu orang.

Menurutnya, jamaah calon haji yang gagal berangkat tahun ini secara otomatis menjadi jamaah calon haji 1443H/2022 M dan menjadi prioritas jika telah melunasi dana setoran pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (Bipih).

“Untuk Aceh  semua sudah melunasi setoran pelunasan Bipih sebanyak 4187 orang, cuma ada beberapa orang yang meninggal dan sakit permanen. Sehingga ada yang mengembalikan dana, ada yang memberikan pelimpahan kepada ahli warisnya. Jadi pemberangkatannya ini jatahnya untuk 2020, dan seyogyanya juga diberangkatkan tahun 2021. Namun, pemerintah berkomitmen bahwa yang menjadi prioritas tahun depan adalah jamaah yang telah melunasi itu,” kata Arijal.

Arijal menuturkan, jika mau, jamaah calon haji dapat mengambil kembali setoran pelunasan Bipih. Namun pemerintah juga menjamin keamanan uang jemaaah meskipun tidak diajukan pengembaliannya oleh jamaah yang bersangkutan.

“Kemarin sudah disampaikan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang punya otoritas untuk menjelaskan tentang dana haji. BPKH menjelaskan bahwa dana yang disetorkan masyarakat, baik setoran awal maupun setoran lunas itu dijamin keamanannya. Bagi jamaah yang ingin meminta kembali nanati melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota nanti diajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan bagi jamaah haji yang menunda pelunasannya. Ini dibolehkan,” ungkapnya.

Arijal menjelaskan, pembatalan keberangkatan haji tahun ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M.

“Ada tiga hal yang penting saya lihat dalam KMA itu yang pertama untuk menjaga kesehatan masyarakat, menjamin keselamatannya, kedua belum disampaikannnya oleh pemerintah Arab Saudi tentang kuota untuk Indonesia, ketiga  menyangkut dengan persiapan yang jumlah jamaah haji tidak sedikit 210 ribu orang untuk Indonesia, 4187 untuk Aceh. Tentunya butuh waktu persiapan, jadi tiga hal inilah menjadi pertimbangan  pembatalan keberangkatan jamaah haji ke Arab Saudi,” ujar Arijal.

Ia berharap jamaah yang batal menunaikan ibadah haji tahun ini untuk menerima dengan lapang dada, memperdalam manasik, menjaga kesehatan sesuai protokol kesehatan, dan menunggu informasi pelaksanaan haji tahun 2022 dari Kementerian Agama.

“Tanyakan  informasi haji kepada mereka yang berhak untuk menyampaikan informasi kalau di Kankemenag itu ada Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah atau KUA di kecamatan. Bisa jadi informasi di luar itu bisa mengacaukan informasi kepada masyarakat. Seyogyanya  kami akan menyampaikan informasi ini secara hirarki, baik di Kankemenag maupun KUA akan kami panggil untuk menyampaikan informasi ini sehingga masyarakat tidak mendapatkan informasi yang tidak benar  atau informasi hoaks,” katanya.[]

Kasus Covid-19 Tambah 209 Orang, Sembilan Meninggal Dunia

0
Juru bicara satgas penanganan covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG)

Nukilan.id – Kasus terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Aceh bertambah lagi sebanyak 209 orang, sembuh 39 orang, dan sembilan orang dilaporkan meninggal dunia. Sementara itu, perilaku menjaga jarak dan menghindari kerumunan di Aceh sama dengan rata-rata nasional, namun kepatuhan memakai masker perlu ditingkatkan.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani secara tertulis kepada awak media di Banda Aceh, Jumat (4/6/2021).

“Perilaku protokol kesehatan itu kita ketahui dari hasil monitoring personil pemantauan perubahan perilaku masyarakat di daerah,” ujar Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu.

Ia menjelaskan, Satgas Covid-19 Nasional, selain merilis Peta Zonasi Risiko Covid-19 di daerah, juga melaporkan hasil pengamatan perubahan perilaku masyarakat di setiap daerah kabupaten/kota, di tanah air. 

Hasil pengamatan periode 24 Mei – 30 Mei 2021, masyarakat yang memakai masker 83,19 persen di Aceh, dan yang menjaga jarak dan menghindari kerumunan sekitar 87,79 persen. Sedangkan presentase rata-rata nasional pemakaian masker pada periode yang sama sekitar 88,45 persen, dan perilaku menjaga jarak dan menghindari kerumunan sekitar 87,6 persen.

Data-data tersebut menunjukkan tingkat kepatuhan masyarakat Aceh terhadap protokol kesehatan sudah relatif baik, namun belum lebih baik dari capaian rata-rata nasional, khususnya pada disiplin memakai masker. Masker merupakan alat pelindung mulut dan hidung dari percikan liur atau percikan bersin (lawan bicara), yang merupakan pembawa virus (carrier), jelas SAG. 

“Gunakanlah masker secara benar dan disiplin saat berada di tempat-tempat umum agar terlindung dari infeksi virus corona,” ajaknya.

Data akumulatif

Selanjutnya SAG mengatakan, bila kita lihat secara akumulatif kasus Covid-19 di Aceh, per  4 Juni 2021, telah mencapai 15.663 kasus/orang. Rinciannya, para penyintas, yang sudah sembuh dari Covid-19, sebanyak  11.978 orang. Penderita yang sedang dirawat 3.070 orang, dan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 615 orang.

Data pandemi Covid-19 di atas sudah termasuk kasus positif baru sebanyak 209 orang dalam 24 jam terakhir, yang meliputi warga Banda Aceh 69 orang, Aceh Besar 33 orang, Aceh Tengah 25 orang, Langsa 17 orang, Pidie Jaya 14 orang, Pidie 11 orang, dan Lhokseumawe 10 orang.

Kemudian warga Bireuen sebanyak lima orang, Aceh Timur empat orang, warga Aceh Utara dan Aceh Jaya sama-sama tiga orang. Sementara warga Bener Meriah dan Aceh Barat masing-masing dua orang.
Selanjutnya warga Aceh Tamiang, Sabang, Nagan Raya, dan warga Aceh Barat Daya, masing-masing satu orang. Sedangkan tujuh orang lainnya merupakan warga luar daerah.

Sementara itu, pasien Covid-19 yang dilaporkan sudah sembuh bertambah 39 orang, yakni warga Banda Aceh 17 orang, warga Lhokseumawe dan Bireuen sama-sama tujuh orang. Kemudian warga Aceh Barat Daya dan Aceh Selatan masing-masing tiga orang. Sedangkan dua orang lainnya warga Aceh Tengah.

“Korban meninggal dunia yang dilaporkan bertambah sembilan orang,” katanya.

Kesembilan kasus meninggal dunia tersebut meliputi warga Aceh Besar sebanyak tiga orang, dan masing-masing satu orang warga Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Banda Aceh, Aceh Barat, dan warga Simeulue, katanya. 

Lebih lanjut SAG memaparkan data akumulatif kasus probable, yakni sebanyak 836 orang, meliputi 729 orang selesai isolasi, 28 orang isolasi di rumah sakit, dan 79 orang meninggal dunia. Kasus probable yaitu kasus yang menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, jelasnya. 

Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.470 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.195 orang, sedang isolasi di rumah 206 orang, dan 69 orang sedang isolasi di rumah sakit, tutupnya.[]

Dukungan Mengalir untuk Anindya Bakrie Jadi Ketua Kadin Indonesia

0
Anindya Novyan Bakrie, (Foto: Instagram)

Nukilan.id – Dukungan berbagai pihak kepada Anindya Novyan Bakrie untuk menjadi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia terus mengalir.

Menurut pantau Litbang Nukilan.id, dukungan tersebut datang dari berbagai pihak, mulai dari Artis, Menteri, Gubernur, Bupati dan Wali Kota, Kadin Indonesia, Kadin Provinsi, Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (Ismi) Aceh, dan Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI).

Berikut pernyataan langsung dari para pendukung Anindya Novyan Bakrie untuk menjadi Ketua Umum Kadin Indonesia:

Artis

  • Ade Fitrie Kirana dikenal melalui perannya sebagai Anna di sinetron Islam KTP SCTV. Selain berakting, ia juga dikenal sebagai pebisnis dan pengusaha. Ade Fitrie Kirana diketahui memiliki bisnis di bidang multimedia, properti dan klinik kecantikan.

Berkecimpung di dunia usaha membuat Ade Fitrie Kirana bergabung dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin). Menurutnya, banyak pekerjaan rumah yang harus dibereskan Kadin untuk berkontribusi memajukan industri usaha di Indonesia.

“Peran utama dari Kadin itu adalah menjembatani kepentingan dari para pengusaha dengan pemerintah, itu saya kira yang paling utama. Dengan demikian kepentingan dunia usaha yang sampai dan dikoordinasikan dengan baik kepada pemerintah,” kata Ade Fitrie Kirana kepada pewarta, Jumat (21/5/2021).

“Supaya kepentingan-kepentingan dari dunia usaha itu bisa dikomunikasikan,” ujarnya.

“Karena yang akan menjadi objek dari regulasi, yang menjalankan kan dunia usaha. Kalau tidak ada komunikasi, ya regulasi itu bisa menjadi tidak efektif, atau regulasinya bisa berdampak negatif,” kata Ade Fitrie Kirana.

Saya serta para pengusaha lain yang mendukung Anin sebagai Ketua Kadin itu dengan sukarela memberikan bantuan,” imbuhnya. [liputan6.com, Jum’at (21/5/2021)]

Menterikool

  • Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan figur yang tepat untuk memimpin Kadin Indonesia itu orangnya ada di antara peserta silaturahmi yang hadir. Saat itu, satu-satunya Calon Ketua Umum Kadin yang hadir dalam acara silaturahmi dan diskusi dengan para Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin Indonesia bertajuk ‘Meningkatkan Peran Asosiasi sebagai Pilar Penggerak Ekonomi Nasional’ yang digelar di Ritz Carlton, Pacific Place, SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (30/4/2021) adalah Anindya Novyan Bakrie. [tvonenews.com]

Gubernur

  • Dukungan dari Edy Rahmayadi diberikan usai Anindya Bakrie bersilaturahmi dengan Gubernur Sumatera Utara di rumah dinas Gubernur Sumut di Jalan Sudirman, Kota Medan, Selasa petang, (2/5/2021). “Semoga sukses dan sehat selalu,” kata Edy Rahmayadi kepada Anindya Bakrie.
  • “Secara pribadi saya mendukung, mendoakan Mas Anin. Insyaallah akan ada Munas Kadin dan akan ada sebuah kepengurusan baru yang akan dihadirkan, saya doakan lancar,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam pertemuan khusus dengan Anindya Bakrie di Gedung Pakuan, Bandung, seperti dilansir bisnis.com, Selasa (9/3/2021).
  • Gubernur Sumatera Selatan dan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sumatera Selatan mendukung penuh Anindya Novyan Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia pada periode mendatang. Seperti dilansir wartaekonomi.co.id, Jum’at, (4/4/2021).
  • Gubernur dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepulauan Riau (Kepri) , Ansar Ahmad, solid dukung Wakil Kadin Indonesia Anindya Bakrie menjadi Ketua Umum Kadin periode 2021-2026. Seperti dilansir okezone.com, Jum’at (21/5/2021).
  • Ganjar secara terang-terangan menyambut baik pencalonan Anindya Bakrie sebagai calon Ketum Kadin. Ia menilai Anin sangat pas untuk memimpin Kadin kedepan. Apalagi, selama ini Anin mempunyai kepedulian tinggi terhadap UMKM
  • “Kan tadi kita berbincang bagaimana sih meningkatkan ekonomi, Kadin berkomitmen untuk membantu. Karena selama ini kami dengan Kadin Jateng sudah berjalan kerja sama untuk membantu wabil khusus yang berkaitan dengan UMKM,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Kamis, (4/3/2021).
  • Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah juga secara terang-terangan mendukung Anindya Bakrie untuk jadi Ketua Umum Kadin Indonesia. Terlebih Zulkieflimansyah adalah mantan ketua Kadin Daerah yang pernah berinteraksi langsung dengan Anin. Untuk itu, ia berpesan bahwa Anin adalah figur yang tepat karena sudah paham dan pernah berinteraksi dengan kadin daerah dan bila Kadin ada di bawah kepemimpinannya akan lebih maju ke depannya. Seperti dilansir antvklik.com, Senin (3/5/2021).
  • “Waktu kami dengar Pak Anin mau datang ke sini, kami sampaikan akan kami terima dengan senang hati. Terima kasih atas kunjungannya. Atas izin Allah nanti, Pak Anin menjadi ketua Kadin. Bisa terpilih secara aklamasi,” kata Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, saat menerima Anindya dan rombongan, di Sumbar, seperti dilansir tribunnews.com, Minggu (2/5/2021).

Bupati/Walikota

  • Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mendukung Anindya Bakrie menjadi Ketum Kadin Indonesia dan berharap Anindya bisa membangun sinergi untuk kebangkitan ekonomi Lamongan pascapandemi Covid-19.
  • Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, Anindya Bakrie merupakan figur yang luar biasa dan sudah terlihat hasilnya selama berkiprah di Kadin Indonesia. Sehingga, dirinya ikut mendukung Anin untuk maju sebagai kandidat Ketua Umum Kadin Indonesia. Hendi berharap, di bawah kepemimpinan Anin nanti Kadin bisa mengungkit perekonomian di Jawa Tengah, khususnya di Semarang pascapandemi Covid-19. [antvklik.com, Senin (3/5/2021).
  • Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Umar Ahmad, menyatakan dukungannya kepada Anindya Bakrie untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) pusat. “Semoga yang menjadi niat dan hajat Anindya N. Bakrie dapat terwujud. Kami Pemkab Tubaba meminta Kadin dapat menemani langkah ke masa depan menuju Tubaba maju,” katanya seperti dilansir lampost.co, Sabtu (24/4/2021).

Kadin Indonesia dan Kadin Provinsi

  • “Dengan banyaknya dukungan Kadin Daerah dan Asosiasi kepada Anindya Bakrie, diharapkan mampu memuluskan langkah Pak Anin untuk menjadi pemimpin dari para pelaku usaha di Indonesia. Dengan dukungan teman-teman di sini kita doakan yang terbaik untuk Pak Anin ke depannya. Saya senang lihat semangatnya bakerja di tengah pandmei ini semangat yang harus terus berjalan,” kata Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani di acara Silaturahim Nasional (Silatnas) Kadin Indonesia yang digelar di Hotel Four Season Jakarta, seperti dilansir viva.co.id, Jumat (28/5/2021).
  • “Sudah tidak usah diragukan lagi, kapasitas Pak Anindya di Kadin sudah teruji. Pak Anin sudah lebih dari 15 tahun mengabdi untuk Kadin Indonesia,” kata Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Cucu Sutara seperti dilansir ayobandung.com, Selasa (9/3/2021).
  • “Kami menyatakan mendukung Mas Anindya Bakrie sebagia Ketum Kadin Indonesia. Maju terus, sukses buat mas Anin,” kata Ketua Umum Kadin Kalimantan Barat (Kalbar) Joni Isnaini seperti dilansir viva.co.id, Jum’at (7/5/2021).
  • “Kadin Lampung sejak awal menjadi pendukung utama Anindya N Bakrie,” kata Wakil Ketua Umum Bidang UMKM Kadin Provinsi Lampung, Romi Junanto Utama, seperti dilansir rmollampung.id, Minggu (25/4/2021).
  • “Kadin Sumatera Utara sudah menentukan pilihan. Karena bung Anin, bukan orang baru di Sumut ini. Kami mendukung saudara Anin sebagai Ketua Kadin. Ini saya sampaikan pesan tertulis dari ketua Kadin kabupaten/kota di Sumut,” kata Ivan Batubara dalam acara silaturahim dan deklarasi dukungan Kadin Provinsi Sumatera Utara di Hotel JW Marriot, Kota Medan, seperti dilansir viva.co.id, Sabtu (1/5/2021).
  • “Dengan tegas dukung pencalonan Pak Anin. Semoga Pak Anin akan memperoleh berkah dan amanah dari Allah,” kata Ketua Kadin Gorontalo Muhalim Litty, seperti dilansir viva.coc.id, Kamis (1/4/2021).
  • “Kami mantap dan bulat seluruh pengurus di Sulawesi Selatan memberi dukungan kepada Pak Anindya Novyan Bakrie sebagai ketua umum Kadin,” kata Ketua Umum Kadin Sulsel, Iwan Darmawan di Makassar, Minggu malam, seperti dilansir inews.id, Senin (10/5/2021).
  • “Sosok yang tepat di internal kadin adalah Anindya Bakrie karena beliau punya potensi dan pengalaman yang lebih dari cukup karena telah mengabdi selama 15 tahun di organisasi tersebut. Jadi, InsyaAllah pada pemilihan Ketua Umum Kadin yang akan datang saya akan dukung Anin” kata Ketua Kadin Provinsi Sulawesi Barat, M Taslim Tammauni, seperti dilansir inews.id, Senin (10/5/2021).
  • “Hampir semua daerah mendukung Anindya Bakrie. Dia meyakini Anindya pilihan terbaik untuk memimpin Kadin Indonesia,” kata Wakil Ketua Kadin Aceh Indra Azmi, seperti dilansir viva.co.id, Jum’at (19/3/2021).
  • “Kita mendukung siapa pun yang maju menjadi ketua umum Kadin. Hari ini Anindya Bakrie datang ke NTT untuk bertemu dengan sejumlah kader Kadin di Kota Kupang,” kata Ketua Kadin Nusa Tenggara Timut, Paul Lianto di Kupang, seperti dilansir berita.yahoo.com, Selasa, 20 April 2021.
  • “Terlihat dalam suasana keakraban, kami juga mendampingi Mas Anin juga artinya bersama dengan teman-teman daerah lain yang mendukung Mas Anin ke depan, saya siap dari awal,” kata Ketua Kadin Nusa Tenggara Barat, Faurani seperti dilansir viva.co.id, Kamis (1/4/2021).
  • Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua Barat, Imanuel Yenu, mengaku sangat mendukung Anindya Bakrie yang akan mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Kadin pada periode selanjutnya menggantikan Rosan Perkasa Roeslani. Seperti dilansir viva.co.id, Jum’at (19/3/2021).
  • “Jadi (Ketum baru) harus ada yang jalani program pak Rosan dan tentunya yang sejalan dengan beliau, salah satunya ada Wakil Ketua I Bidang Organisasi yaitu Pak Anindya Bakrie. Karena alasan itu Kadin Banten yang pertama punya gagasan untuk mencalonkan pak Anindya Bakrie jadi Ketum, dan Insya Allah 23-24 Provinsi akan sepakat dukung Pak Anin di Munas Kadin,” kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten, Mulyadi Jayabaya seperti dilansir antvklik.com, Kamis (25/3/2021).
  • Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Maluku Utara mendukung deklarasi Anindya Bakrie maju sebagai calon ketua umum Kadin Pusat, Jumat 7 Mei 2021. Mereka menilai Anin, panggilan akrab Anindya, mampu membawa Kadin Indonesia lebih baik. Seperti dilansir viva.co.id, Jum’at (7/5/2021).
  • “Kalau kita sudah sepakat Kadin Jatim untuk mendukung Mas Anin (Anindya) maju sebagai kandidat Ketua Kadin. Kita sangat mendukung, gak hanya maju, tapi harus jadi (Ketum),” kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, Adik Dwi Putranto seperti dilansir detik.com, Kamis (4/3/2021).
  • “Kalau saya pribadi mendukung banget Anindya Bakrie maju sebagai ketua umum Kadin Indonesia]. Tentunya kami mengenal Mas Anin sudah lama. Beliau di organisasi Kadin Indonesia juga sudah lama,” kata Ketua Kadin Daerah Istimewa Yogyakarta, GKR Mangkubumi seperti dilansir viva.co.id, Kamis (4/3/2021).
  • Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, Kukrit Wicaksono yakin Calon Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie punya resep dan kiat. Termasuk bagaimana semua segera keluar dari ekonomi yang saat ini lemah. “Insya Allah kalau nanti Mas Anin terpilih menjadi ketua Kadin Indonesia, saya rasa beliau sudah paham betul apa yang harus dilakukan, karena beliau sudah 15 tahun berkarir di Kadin Indonesia,” katanya seperti dilansir antvklik.com, Rabu (5/5/2021).
  • Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) Anton Timbang, menyatakan dukunganya kepada calon Ketua umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie. “Hari senin kami akan rapat pleno dengan seluruh pengurus, tapi yang jelas saya Anton Timbang sudah menentukan pilihan untuk memilih Anindya Bakrie di Munas Kadin,” katanya seperti dilansir rri.co.id, Minggu (9/5/2021).

Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Aceh

Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Aceh, Nurchalis mendukung penuh pencalonan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia. “Saya pribadi dan juga sebagai ketua ISMI Aceh, sangat mendukung Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin,” kata Nurchalis kepada Nukilan.id, Senin (17/5/2021).

Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI)

Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) mendukung Anindya Novyan Bakrie untuk maju sebagai Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia periode 2021-2026. “AEKI dengan segala potensi yang ada, tulus dan ikhlas memberikan dukungan sepenuhnya kepada saudara Anindya Novyan Bakrie untuk menjadi Ketum KADIN periode 2021-2026,” ujar Ketum AEKI, Irfan Anwar, dalam deklarasinya di Jakarta, seperti dilansir inews.id, Senin (3/5/2021).[]

81 Pengungsi Rohingya Terdampar di Aceh, 8 Orang Tewas di Laut

0
Ilustrasi pengungsi Rohingya (Antara Aceh/Rahmad)

Nukilan.id – Sebanyak 81 pengungsi etnis Rohingya, Myanmar, terdampar di Desa Kuala Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur. Mereka diduga kabur dari kamp pengungsian di Bangladesh.

“Dari 81 pengungsi Rohingya tersebut, sebelumnya berjumlah 90 orang. Delapan orang meninggal dan satu hilang di laut,” kata Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek, saat dimintai konfirmasi, Jumat (4/6/2021).

Para imigran itu diketahui terdampar di Aceh Timur pagi tadi. Pihak terkait serta TNI-Polri disebut sudah berada di lokasi ‘manusia perahu’ itu terdampar.

Miftach mengatakan menerima informasi imigran Rohingya itu kabur dari kamp pengungsi di Bangladesh pada 11 Februari lalu. Mesin kapal mereka disebut mengalami kerusakan beberapa hari lalu.

“Kemudian diselamatkan oleh polisi pantai Andaman, India,” jelas Miftach.

Para imigran itu disebut diberi bantuan berupa makanan dan lainnya. Setelah itu, mereka dilepaskan kembali mengarungi lautan.

“Pagi tadi mereka tiba di Kuala Simpang Ulim,” jelas Miftach.[detikcom]

Dibonceng Ridwan Kamil, Canda AHY: Kang Emil Sesuai Aplikasi Ya

0
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: DPP PD)

Nukilan.id – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dibonceng oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggunakan sepeda motor klasiknya dari Rumah Dinas Gedung Negara Pakuan ke Caffe Nara Park, Jumat (4/6) sore.

Saat Ketum AHY turun dari sepeda motor tersebut, Ketum AHY bercanda dengan Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil, layaknya pengemudi ojek online dengan penumpangnya. “Sesuai aplikasi ya Kang Emil,” kata Ketum AHY yang disambut tawa oleh keduanya. “Luar biasa spesial sekali ini, bisa dibonceng Gubernur Jabar Kang Emil,” lanjut AHY.

Kang Emil pun membalas candaan tersebut dengan menyebut Ketum AHY memesan ojek, lalu yang mendapatkan pesanan itu adalah dirinya. “Tadi Mas AHY pesan ojek, tapi yang datangnya saya,” kelakar Kang Emil.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Setelah tiba di Nara Park, Ketum AHY dan Kang Emil langsung menuju Ruang Pamor untuk melanjutkan silaturahmi. Dalam pertemuan itu, Ketum AHY menyampaikan apresiasi dan akan terus memberikan dukungan kepada Kang Emil.

“Saya hadir dalam kapasitas saya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat untuk bisa menyapa dan mengonsolidasikan Partai Demokrat di Jawa Barat. Saya merasa spesial karena bisa kembali bertemu dengan sahabat, yang juga adalah pemimpin Jawa Barat yang sama-sama kita banggakan. Sebagai sahabat dan sebagai mitra dalam berpolitik juga berdemokrasi, tentu saya bukan hanya mendoakan tetapi juga mendorong dan memberikan dukungan kepada Kang Emil sebagai Gubernur Jawa Barat untuk terus sukses. Dan saya mengapresiasi yang telah dilakukan selama ini untuk bisa menangani serta memitigasi pandemi covid-19 dan juga permasalahan permasalahan ekonomi rakyat,” tutur Ketum AHY kepada media yang hadir.

Kang Emil pun menyampaikan ia akan selalu mendukung dan mendoakan Ketum AHY. “Saya selalu mendoakan dan mendukung Mas AHY. Pada saat ada rame-rame kemarin kan Kepala Daerah yang menyatakan dukungan, mendoakan dan bicara jangan mengganggu Mas AHY adalah Gubernur Jawa Barat. Itu menandakan saya punya nilai solidaritas yaitu solidaritas generasi,” kata Emil.

Ketum AHY pun berterima kasih atas dukungan Kang Emil tersebut.
“Saya berterima kasih secara pribadi karena kemarin pada saat Partai Demokrat sedang menghadapi ujian bukan hanya kedaulatan Partai Demokrat tetapi juga ancamam terhadap Demokrasi, Kang Emil adalah salah satu tokoh yang berani menyampaikan pendapatnya, membela bahwa tadi ini bukan hanya permasalahan internal tetapi juga permasalahan demokrasi,” tutur Ketum AHY.

Terakhir Ketum AHY menghadiahi kaos hitam betuliskan ‘Muda Adalah Kekuatan’.
“Saya dihadiahi kaos bertuliskan Muda Adalah Kekuatan oleh Mas Ketum AHY. Saya mendoakan di masa depan pemimpin Indonesia datang dari generasi baru. Siapa pun itu yang Allah takdirkan bisa menjadi jawaban untuk kepemimpinan. Maka ada kaos “#MudaAdalahKekuatan,” ujar Emil usai pertemuan tersebut. [red]

Dinsos Aceh Pulangkan Fitria Ningsi ke Pihak Keluarga di NTB

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Fitria Ningsi (23) bersama dua anak perempuannya sempat terlantar di Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh, Ningsi merupakan warga asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sudah lama menikah dengan salah seorang lelaki asal Aceh Tamiang, dalam perjalanan, ia bersama suami nya terjadi ketidak sepahaman lagi hingga berujung terlantarnya Ningsi bersama dua anaknya, demikian Ningsi mengisahkan sekilas terkait ihwal terlantarnya mereka bertiga.

Kemudian, Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial (Dinsos) memulangkan Fitria Ningsi (23) bersama dua anak perempuannya ke NTB guna diserahkan kembali ke orang tuanya di Kelurahan Bada Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu provinsi NTB yang didampingi oleh pekerja sosial Dinsos Aceh, baik Fitria maupun dua anaknya bersama pendamping berangkat pada 30 Mei 2021 dengan tujuan Banda Aceh – Jakarta, pada Minggu 31 Mei 2021 Fitria Ningsi berangka dari Jakarta tujuan Mataram (NTB).

Pendamping Fitria Ningsi yang ditugaskan oleh Dinsos Aceh melaporkan, untuk sampai ke Kelurahan Bada Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu provinsi NTB, Chairunisa bersama Fitria harus menempuh sekitar 5 jam perjalanan udara, kemudian dari Bandara Mataram menuju ke tempat asal Fitria, tim dari Dinsos Aceh yang turut ditemani oleh petugas dari Dinsos Provinsin NTB harus menempuh perjalanan sekitar 14 jam lebih melalui jalur darat maupun jalur laut.

Syahdan, Tiba di NTB, Fitria Ningsi bersama dua anak nya dan juga pekerja Sosial Dinsos Aceh yang ditugaskan sebagai pendamping disambut oleh tim dari Dinsos NTB.

“setelah istirahat, kami semua, tim Dinsos Aceh, Dinsos Prov. NTB melanjut perjalanan menuju Kabupaten Dompu. Tiba disana sekitar pukul 2.50 WITA, tim dari Dinsos Kab. Dompu bersama kami semua langsung melakukan penyerahan Fitria Ningsi bersama dua anaknya Nazira syakila (5) dan Rauzatul Husna (2,5) ke pihak keluarga yang disambut oleh Ibu dan Abang kandung Fitria Ningsi di rumahnya, kelurahan Bada, Kecamatan Dompu,” demikian diceritakan Chairunnisa Rabu pagi 2 Juni 2021.

Tim Dinsos Aceh bersama Ibu dan Abang kandung Fitria Ningsi

Kemudian, Nisa juga menyebutkan, selain dibantu biaya pemulangan dari Aceh sampai ke Kediaman, Fitria Ningsi berikut anaknya juga dibantu menyelesaikan hak identitas mereka yang dibantu oleh para pekerja Sosial dinsos Kabupaten Dompu. “mereka juga akan mendaftarkan keluarga ini dalam Data Terpadu Kesejahteraan (DTKS). Sehingga kedepan akan mudah dalam pengurusan bantuan sosial dari pemerintah,” ungkap Nisa.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Aceh Dr Yusrizal mengucapkan terimakasih kepada pihak Dinas Sosial Provinsi NTB, Dinsos Kabupaten Dompu dan para pekerja Sosial disana serta para pihak yang terlibat dalam proses pendampingan dari NTB hingga ke kediaman keluarga Fitria Ningsi.

“Kemudian, terimakasih juga kami sampaikan kepada Dinsos Bireuen yang telah meringankan beban saudari kami bersama dua anaknya sehingga Fitria Ningsi bisa melalui masa sulit saat ditelantarkan oleh Suaminya,” ucap Yusrizal.
Disamping itu, Yusrizal mengajak semua masyarakat untuk selalu saling membantu untuk meringan dan mempermudah urusan orang lain agar kelak kedepannya dimudahkan urusan kita semua.

“itu sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW, “Sesungguhnya Allah menyayangi hamba-hamba-Nya yang penyayang. Balasan bagi yang meringankan beban orang lain ialah Allah akan meringankan kesulitannya. Dan balasan menghilangkan kesulitan adalah Allah akan menghilangkan kesulitannya”, maka mari kita saling bantu membantu sesama umat,” tutup Yusrizal.

Hadir saat menyambut kepulangan Fitria Ningsi bersama anaknya adalah Kadis Sosial Dinsos Prov NTB H. Ahsanul Khalik, S.Sos. MH yang diwakil oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Hj. Gustini Widijaningsih, S. Sos, M,Pd , Armansyah, A.Ks. MH Kasi RSTS KPO, Armansyah, A.Ks. MM Kasi Anak dan Lanjut Usia, Arif Budi Saputera S.ST Supervisor Sakti Peksos Perlindungan Anak NTB, Chairunnisa S.ST Pekerja Sosial Dinas Sosial Aceh.

Terkait Perkembangan Penyelidikan 2 Pejabat Aceh, Jubir KPK Ali Fikri Enggan Beri Penjelasan

0
Logo KPK. (Foto: KPK)

Nukilan.id – Nitizen dan pelaku media sosial di Aceh mempertanyakan perkembangan penyelidikan terhadap 2 pejabat utama pemerintah Aceh yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Kamis (3/6/2021).

Nukilan.id mencoba menghubungi Pelaksana Tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri sejak Jum’at pagi, namun berkali-kali ditolak, dan pesan lewat WhatsApp juga diabaikan.

Bahkan, sejak Kamis Malam, informasi yang beredar sangat tajam dengan menyebut pihak KPK sedang melakukan penggeledahan ruang Sekda, dan baru pagi ada jawawan dari pihak pemda Aceh apabila tidak ada aktifitas penggeledahan gtersebut.

Namun, upaya menghubungi jubir KPK Bidang Pencegahan Ipi Maryati Kuding menyampaikan, informasi penindakan silakan langsung menghubungi Jubir ALi Fikri.

“Informasi penindakan silakan langsung ke Jubir Ali Fikri,” kata Ipi Maryati, Jum’at sore.

Dua pejabat utama Aceh, Sekda dan Kadishub Aceh, dikabarkan sedang menjalani penyelidikan oleh KPK sejak Kamis kemarin. KPK juga sudah membenarkan penyelidikan tersebut, namun belum memberikan penjelasan kasus yang dihadapi.

Hingga berita ini diturunkan Nukilan.id belum dapat jawaban pihak KPK, kendati WA jubir KPK Ali Fikri dalam kondisi aktif.[red]

Sukseskan Musda, FKKGD Aceh Dukung Nova Iriansyah Kembali Pimpin Demokrat

0

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Daerah Forum Komunikasi Kaderisasi Generasi Demokrasi (FKKGD) Aceh turut mensukseskan Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-V Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Aceh yang akan dilaksanakan di hotel Hermes Banda Aceh pada 13-14 Juni 2021.

Ketua DPD FKKGD Aceh, Darmansyah, SP.d, MM, mengatakan bahwa, sebagai organisasi sayap FKKGD tentu menaruh harapan besar agar Musda berjalan dengan lancar dan dan menghasilkan keputusan serta program kerja yang dapat memicu semangat para kader di baik di provinsi maupun di daerah dalam mengadapi pemilu serentak 2024 mendatang.

“Tentu masih banyak harapan para keder kepada ketua DPD PD Aceh untuk meneruskan kepemimpinan DPD PD Aceh dan besar harapan kami pun demikian,” tambahnya.

Selain itu, Sekretaris DPD FKKGD Aceh, Abdul Muthalib, ST, mengapresiasi keberhasilan kepengurusan Partai Demokrat dibawah kepemimpinan Nova Iriansyah dengan menguasai 10 Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) priode 2019-2024 dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) sebanyak 75 kursi dilegislatif serta ditambah dengan amanah menjadi eksekutif sebagai Gubernur Aceh.

“Dengan demikian kami kader muda Partai Demokrat Aceh sangat mengdukung penuh Bapak Nova Iriansyah dapat kembali memimpin Partai Demokrat Aceh kedepan,” ujarnya.

“Kami juga sangat berharap Bapak Nova mencalonkan diri sebagai Gubernur Aceh kembali untuk meneruskan program Aceh Hebat,” tambah Abdul Muthalib yang juga pengurus DPD Partai Demokrat Aceh.[]