Beranda blog Halaman 2112

FKKA Komit Perjuangkan Kelanjutan Dana Migas dan Otsus Aceh

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman membuka Rapat Kerja Forum Komunikasi Pemerintahan Kabupaten dan Kota se-Aceh (FKKA) Tahun 2021 via zoom meeting di pendopo, Kamis (1/7/2021).

Aminullah selaku Koordinator FKKA dalam acara tersebut didampingi Wakil Wali Kota Zainal Arifin, Sekretaris FKKA Bahagia, Ketua DPRK Abdya Nurdianto dan Asisten I Faisal.

Koordinator FKKA Aminullah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kesediaan dan dukungan Anggota Forum KKA memenuhi undangan rapat melalui Zoom Meeting.

Dalam rapat tersebut, Aminullah menyatakan komitmen bersama Bupati/Wali Kota/Ketua DPRK se-Aceh untuk memperjuangkan pengelolaan dana Migas dan Otsus.

“Kita akan memperjuangkan dana otonomi khusus (otsus) Aceh agar berlaku tanpa ada batas atau abadi, nanti kita mengajukan surat ke presiden agar kita bertemu untuk perjuangkan dana otsus agar tidak berakhir tahun 2027,” sebutnya.

Wali Kota Aminullah juga meminta kepada Bupati, Wali Kota, Ketua DPRK agar meningkatkan sinergitas antar anggota demi mewujudkan pembangunan di Aceh. “Mari kita tingkatkan kekompakam sesama anggota demi mewujudkan kemajuan di Aceh,”.ungkapnya.

Rapat Kerja Forum Komunikasi Pemerintahan Kabupaten dan Kota se-Aceh (FKKA) Tahun 2021 via zoom meeting tersebut di ikuti seluruh Bupati/Wali Kota/ Ketua DPRK.[]

17 Juli, Aceh Tenggara Selenggarakan Pilkades Serentak

0
Foto surat keputusan Bupati Aceh Tenggara tentang Jadwal Tahapan Pilkades Serentak tahun 2021.

Nukilan.id – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 16 kecematan di Kabupaten Aceh Tenggara akan dilaksanakan pada tanggal 17 Juli 2021.

Hal itu berdasarkan surat keputusan Bupati Aceh Tenggara nomor 141/53/2021 tentang perubahan tahapan pemungutan suara dan tahapan penetapan pelaksanaan pemilihan pengulu kute (Kepala Desa) serentak di Kabupaten Aceh Tenggara tahun 2021.

Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Bambel, Muhammad Ramli saat dikonfirmasi Nukilan.id, Kamis (1/6/2021) membenarkan adanya surat keputusan tersebut yang dikeluarkan oleh Bupati Aceh Tenggara, Raidim Pinem, M.AP.

“Betul, surat keputusan tersebut dari pak Bupati,” kata Ramli.

Ia menjelaskan bahwa, dalam surat keputusan tersebut tertera jadwal penyampaian undangan pemungutan suara yang akan dilaksanakan mulai tanggal 14 Juli 2021 sampai dengan 16 Juli 2021.

“Sedangkan, untuk pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara akan dilakukan pada tanggal 17 Juli 2021,” lanjutnya.

Selain itu, kata Ramli, pada tanggal 18 Juli hingga 10 Agustus 2021 merupakan jadwal tahapan penetapan hasil pilkades tersebut.

Ia berharap, pemilihan kepala desa serentak ini menjadi ajang pemilihan yang baik bagi masyarakat Aceh Tenggara, agar terciptanya pemilihan yang adil dan damai.[Iwan]

GeTAR: USK Bertanggung Jawab Terhadap Mutu Pendidikan Aceh

0
Teuku Izin (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Sekjen Gerakan Tititpan Rakyat (GeTAR) Aceh, Teuku Izin menegaskan bahwa, Universitas Syiah Kuala (USK) bertanggung jawab dalam proses pembangunan mutu pendidikan Aceh.

Hal itu disampaikan Teuku Izin menyangkut pernyataan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof Samsul Rizal yang mengatakan kualitas pendidikan di daerah berjuluk serambi mekkah sangat rendah, hal itu merujuk pada kesalahan pemerintah dalam pengelolaannya.

“Universitas Syiah Kuala merupakan kawah candradimuka atau wadah tempat melatih lulusan para calon guru dan guru yang selama ini mengajar dan memberikan pendidikan kepada siswa/i di seluruh Aceh,” kata Teuku Izin
dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/6/2021).

Ia menerangkan, jika ingin saling menyalahkan dalam persoalan kualitas pendidikan di Aceh, maka USK adalah pihak yang paling layak untuk disalahkan.

“Universitas Syiah Kuala merupakan salah satu Perguruan Tinggi yang melahirkan sarjana-sarjana yang selama ini menjadi para pendidik yang mengajar di berbagai sekolah di Aceh dari jenjang SD, SMP hingga SMA,” ujar Apung, sapaan karib Teuku Izin.

Oleh karena itu, kata Apung, jika ingin menuding satu sama lain, tentu semua pihak akan mempertanyakan sejauh mana kualitas pendidik yang dihasilkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dari USK yang selama ini menjadi guru di hampir seluruh sekolah di Aceh.

“Jika merujuk pada banyak aspek, guru yang baik akan menghasilkan para peserta didik yang baik pula, tentu hal itu juga didukung oleh faktor-faktor lainnya. Tapi, kualitas guru juga sangat menentukan kualitas murid,” tegasnya

Apung menambahkan, jika itu dijadikan dasar penilaian, maka sudah sepantasnya juga dipertanyakan sejauh mana kualitas para sarjana pendidikan yang disiapkan oleh USK. Sebab, merekalah yang selama ini menjadi pengajar di banyak sekolah di provinsi ini.

Namun tentu, lanjutnya, untuk saat ini tidak baik saling menuding dan menyalahkan. Karenanya GeTAR mengajak Pemerintah Aceh dan USK, saling berkolaborasi dan bersinergi untuk bekerjasama meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh dengan menyusun program dan metode pengajaran yang lebih baik.

“Kerjasama dan kolaborasi antara Pemerintah Aceh dan USK menjadi penting, agar kedepannya dihasilkan metode pengajaran yang efektif, dan juga dapat menghasilkan para sarjana-sarjana pendidikan yang berkualitas,” pungkas Apung.[]

Bareskrim Polri Gagalkan Jaringan Ganja Aceh Beromzet Rp842 Miliar

0
Ilustrasi Ganja. (Shutterstock)

Nukilan.id – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap empat tersangka pelaku pengedaran narkotika jenis ganja seberat 529 kg di wilayah Aceh dengan prediksi omzet sekitar Rp842 miliar.

Jaringan ini diduga terlibat dalam peredaran narkoba di wilayah Aceh, Medan, Palembang, Jakarta hingga Bogor. Sebelum penangkapan, polisi semula mengamankan 198 bungkus narkoba seberat 223,95 kg pada Rabu (9/6).

“Kemudian tim melakukan pengembangan hingga pada Kamis (24/6), tim gabungan mengamankan 4 orang tersangka dengan barang bukti narkotika jenis ganja sebanyak 9 karung yang berisi 280 bungkus paket ganja dengan berat 304,60 kg bruto,” kata Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Jayadi dalam keterangan tertulis, Kamis (1/7/2021).

Jayadi menerangkan pihak kepolisian kemudian menelusuri informasi dari masyarakat bahwa para tersangka memiliki ladang ganja di Aceh.

Dari pendalaman yang dilakukan, ditemukan ladang tersebut yang terletak di area Gunung Leuser dengan luas 7 hektar (ha) dan mampu menghasilkan 210 ton ganja kering.

“Di daerah Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya. Jika dianalisis, jumlah batang sekitar sebanyak 630.000 batang ganja dengan perkiraan menghasilkan 210,529 ton ganja kering,” ucapnya lagi.

Diperkirakan, luas area dan barang bukti yang ditemukan tersebut senilai Rp842 miliar. Hal tersebut dihitung dari perkiraan harga per 1 kg ganja, yakni Rp4 juta.

“Dari analisis korban jiwa yang diselamatkan dari pengungkapan ladang ganja ini jika 1 kg dikonsumsi 50 orang maka 210 ton × 50 orang maka 10.526.450 jiwa,” tambah dia.

Dalam penangkapan itu, polisi total mengamankan 528,55 kg paket narkotika jenis ganja, 3 hp Samsung, 1 hp Nokia, dan alat press ganja.

Setelah itu, Jayadi menyebut ladang ganja milik tersangka dimusnahkan. Pohon-pohon ganja yang ada di ladang itu dicabut serta dibakar.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara dan denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 miliar.[cnnindonesia]

Pendaftaran 4.558 Formasi CPNS Kemenkumham RI Terbuka untuk Umum

0

Nukilan.id – Berdasarkan pengumuman resmi Kementerian Hukum dan HAM RI pendaftaran CPNS tahun 2021 telah dibuka dan para peminat dapat melakukan pendaftaran secara online, formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) dilakukan secara terbuka untuk umum.

Kemenkumham memanggil putra putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi insan pengayoman sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Adapun formasi yang diterima tahun 2021 ini sebanyak 4.558 orang terdiri dari 253 formasi tenaga kesehatan dan 4.305 formasi tenaga teknis.

Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Komjen Pol. Andap Budhi Revianto menjelaskan formasi tenaga kesehatan diperuntukkan bagi jabatan dokter, perawat, dan bidan.

Lebih lanjut, Sekjen menyampaikan bahwa Kemenkumham membuka formasi umum, formasi lulusan terbaik atau cumlaude, dan formasi disabilitas. Peserta yang memilih formasi cumlaude akan memiliki persyaratan tersendiri. Demikian juga, bagi para penyandang disabilitas.

“Sedangkan formasi tenaga teknis diperuntukkan bagi jabatan pranata komputer, analis hukum, dan pembimbing kemasyarakatan bagi jenjang pendidikan D-3, S-1, dan S-2. Ada pula jabatan penjaga tahanan serta pemeriksa keimigrasian bagi jenjang pendidikan SMA,” kata Sekjen dalam keterangan tertulis, Kamis (1/7/2021).

Sekjen menyebutkan, ada beberapa tahapan yang harus dilalui peserta untuk dinyatakan lulus seleksi CPNS. Pertama, peserta dapat melakukan pendaftaran secara online melalui laman
sscasn.bkn.go.id pada 30 Juni – 21 Juli 2021.

“Pada tahap ini, peserta diwajibkan membuat akun,” ujarnya.

Setelah berhasil membuat akun, lanjutnya, peserta mengikuti seleksi administrasi dengan mengunggah dokumen sesuai persyaratan untuk diverifikasi oleh panitia.

Seiring dengan diselenggarakannya pendaftaran online, tahap proses seleksi admnistrasi dan pengumumannya dilaksanakan sekitar tanggal 28 – 29 Juli 2021. Para calon peserta dapat secara langsung melihat apakah mereka lolos seleksi administrasi atau tidak dalam kurun waktu tersebut.

Selain itu, Sekjen menyampaikan bahwa, bagi calon peserta yang tidak lulus seleksi administrasi, diberikan kesempatan untuk melakukan sanggahan pada kisaran tanggal 30 Juli sampai 01 Agustus 2021. Panitia akan memberikan jawaban sanggah sekitar tanggal 30 Juli – 08 Agustus 2021.

“Untuk menghindari permasalahan dalam masa pendaftaran dan seleksi administrasi, disarankan sebelum mendaftar di laman BKN, calon peserta terlebih dahulu membaca secara detil dan seksama terkait berbagai syarat dan ketentuan yang diperlukan di laman cpns.kemenkumhan.go.id,” ungkapnya.

Hal ini, kata Sekjen, untuk menghindari calon peserta gugur dalam proses seleksi administrasi. Persyaratan yang disampaikan dalam laman BKN adalah persyaratan secara umum.

Bagi para pelamar CPNS Kemenkumham, secara spesifik persyaratan ada dalam laman cpns.kemenkumham.go.id. Apabila tidak teliti, calon peserta bisa gugur dalam tahap seleksi administrasi.

Tahap berikutnya adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang diperkirakan tanggal 25 Agustus – 04 Oktober 2021 dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Materi soal yang diujikan saat SKD adalah Tes Intelejensi Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Hasil SKD akan diumumkan kirakira tanggal 17 – 18 Oktober 2021.

Peserta yang dinyatakan lulus SKD selanjutnya akan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang terdiri dari CAT, Ujian Praktek dan Wawancara (bagi pelamar Non-SLTA) dan Tes Kesamaptaan, Wawancara, Pengamatan Fisik dan Keterampilan (bagi pelamar SLTA).

Adapun tanggal pelaksanaannya akan diinfokan melalui laman resmi cpns.kemenkumham.go.id.

Tahap terakhir adalah tahap yang paling ditunggu-tunggu peserta tes CPNS, yaitu tahap pengumuman. Kelulusan CPNS Kemenkumham 2021 diumumkan sekitar tanggal 18 -19 Desember 2021.

Masyarakat diberikan waktu untuk masa sanggah pengumuman akhir dari seleksi CPNS antara tanggal 20 – 22 Desember 2021. Panitia akan memberikan jawaban sanggah pada 20 – 29 Desember 2021, dan pengumuman akhir yang bersifat final dikeluarkan sekitar tanggal 30 – 31 Desember 2021.

Untuk mendapatkan kader yang berkualitas dan berintegritas, Kemenkumham berkomitmen menyelenggarakan seleksi CPNS secara profesional dan akuntabel. Peserta dihimbau untuk tidak percaya pada pihak-pihak manapun yang menawarkan bantuan dengan imbalan, karena setiap peserta akan dinilai berdasarkan kemampuannya masing-masing.

“Jika ada pihak yang menawarkan bantuan bisa meluluskan peserta, jangan percaya. Saya pastikan itu bohong,” tegas Sekjen.

Peserta dan masyarakat dapat berpartisipasi mengawasi jalannya proses seleksi dengan memberikan laporan pengaduan kecurangan ke nomor layanan pengaduan 0812 8875 1988.

“Proses seleksi dapat dipantau oleh publik. Kalau ada kecurigaan terjadi kecurangan, silahkan laporkan pada nomor layanan pengaduan yang ada. Akan kami tindak lanjuti,” tutur Sekjen.

Peserta juga diharapkan berhati-hati dengan peredaran informasi-informasi tentang seleksi CPNS Kemenkumham yang tidak akurat, karena akan merugikan peserta sendiri. Pasalnya, pada momen ini banyak akun media sosial tidak resmi yang turut menyebarkan informasi. Hati-hati juga terhadap laman atau akun fake (palsu) yang namanya dibuat mirip/identik dengan akun atau laman resmi milik kemenkumham.

Panitia hanya memberikan informasi resmi terkait seleksi CPNS di laman cpns.kemenkumham.go.id, serta akun IG @cpns.kumham dan akun @kemenkumhamri yang sudah centang biru.[]

Nazia Marwiana Yakin Lagu “Cinta Hanya Sekali” Bisa Tembus Views Setinggi  “Terdiam Sepi” 

0
Penyanyi Terdiam Sepi dan Cinta Hanya Sekali, Nazia Marwiana. (foto: Istimewa)

Nukilan.id – Penyanyi populer asal Nagan Raya Nazia Marwiana yakin, lagu  “Cinta Hanya Sekali” bakal mendapat tempat di hati penggemar pop melayu tanah air. Alasannya,, sejak dirilis 12 Juni 2021 lalu, lagu “Cinta Hanya Sekali” sudan ditonton 530,070 views youtube, Kamis (1/7/2021) lalu.

Nazia memang bukan penyanyi sembarangan, buktinya lagu “Terdiam Sepi” sudah meraih  views youtube 85 juta lebih, angka yang fantastis untuk penyanyi asal daerah. Bahkan Zia, dibawah lebel Global Musik Jakarta, terus melejit dengan lagu-lagu berikutnya,  seperti Gambaran hati yang memperoleh 15 juta views dan Jangan tinggalkan Aku dikunjungi 11 juta Views.

“Terdiam Sepi sekarang jadi video baru dengan genre Koplo. Komentar orang sih untuk menyapa penggemar di Jatim,” kata Nazia ketika dihubungi Nukilan.id, Rabu (27/6/2021).

Terdiam Sepi saat ini memang menjadi satu diantara dua lagu baru milik Zia selain Cinta Hanya Sekali. Katanya, Terdiam Sepi versi koplo sekaligus untuk menyapa penggemar di Pulau Jawa.

“Alhamdulillah diversi koplo juga mendapat respon positif dari banyak nitizen,” ujar Zia.

Miming saat ini, Zia sedang mempopulerkan lagu terdim sepi versi komplo. Palau dilihat dari youtube-nya, terlihat clip dalam versi panggung.

“Alhamdulillah versi koplo sejauh ini berjalan baik dan diterima masyarakat,” ujar Zia.

Hingga Kamis (1/7/2021) lagu Terdiam sepi versi koplo sudan dikunjungi 10,499,935 views.

“Mohon doa dan dukungan seluruh Rakyat Aceh,” kata Zia. []

Senat Mahasiswa UIN Ar-Ranry Dukung Ketua BEM UI Soal “The King of Lip Service”

0

Nukilan.id – Senat Mahasiswa (Sema) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, akan terus memberikan dukungan moril kepada Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Leon Alvinda Putra.

“Kami dari pihak Senat Mahasiswa (Sema) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry akan terus mendukung teman kami dari BEM UI agar terus menyuarakan kebenaran. Bagi kami apa yang di unggah dalam postingan tersebut adalah suatu fakta dan kebenaran yang terjadi sebelumnya dan akhir-akhir ini,” kata Mhd. Hoesni Noer selaku Wakil Sema UIN Ar-raniry Banda Aceh pada media ini, Rabu (30/6/2021).

Menurutnya, Indonesia merupakan negara Demokrasi yang memberikan kebebasan kepada seluruh elemen-elemen masyarakat agar bebas berpendapat tanpa ada intervensi dari siapa pun termasuk Pemerintah sendiri saat ini. Kritikan, masukan dan saran harus selalu di perjuangkan apapun itu ancaman nya.

Problematika ini, kata dia, sangat kontroversi mengingat apa yang dijanjikan oleh Presiden Jokowi sangat bertolak belakang dengan apa yang telah dijanjikannya.

“Antara janji dan realita sangat tidak Sinkron, kita dibisukan oleh Aturan dan peraturan yang tak masuk akal seperti janji Jokowi yang ingin menguatkan fungsi KPK, tapi sebaliknya malah Pemerintah membuat peraturan baru yaitu RUU KUHP, dll yang tentu sangat melemahkan fungsi KPK saat ini, dan masih banyak contoh lainnya yang tak sinkron dan sesuai dengan apa yang telah dijanjikan oleh Presiden,” ungkap Hoesni.

“Dengan adanya problematika seperti ini,menjadi momentum semoga kita seluruh Mahasiswa se Indonesia menjadi solid, kuat, dan terus mengawal pergerakan, mengikuti dan ikut bereaksi membantu teman-teman kita dari BEM UI untuk terus menyuarakan kebenaran,” Lanjutnya.

“Ini tugas kita bersama seluruh Mahasiswa se Indonesia dalam hal mengawal kebenaran, menjaga solidaritas serta membantu teman-teman BEM UI agar permasalahan ini segera selesai,” sambung Hoesni.

Oleh karena itu, Hoesni berharap, agar pihak Rektorat UI terus melindungi dan mendukung Mahasiswanya dalam berbicara kebenaran.

“Jangan mengintimidasi teman-teman kami disana dengan ancaman, dll,” tegasnya.

Selain itu, Hoesni mengucapkan terima kasih juga kepada BEM UI yang telah memotivasi kami mahasiswa se Indonesia dalam hal terus bergerak, dan maju bersama mengawal kebenaran, melawan segala intervensi dan intimidasi dari pihak-pihak yang ingin menghancurkan kebebasan berekspresi masyarakat.

“Apapun dinamika dan permasalah yang BEM UI hadapi adalah tugas kita bersama dan kami akan terus membersamai kalian disana,” ujarnya.

Sebelumnya, Leon Alvinda Putra mendapat banyak kecaman setelah postingan akun instagram BEM UI terkait foto Jokowi yang di cap “The King of Lip Service”.

Terutama, dari pendukung Presiden Jokowi yang menyebut BEM UI telah berpolitik. Bahkan, pihak Rektorat Universitas Indonesia (UI) berencana akan memanggil Leon untuk dilakukan klarifikasi terkait postingan tersebut.[Irfan]

Dukung Pemerintah Tangani Covid-19, Dayah Darul Ihsan Gelar Vaksinasi untuk Pengurus dan Guru

0

Nukilan.id – Dayah Darul Ihsan Krueng Kalee yang terletak di Gampong Siem, Kabupaten Aceh Besar mendukung rencana aksi pemerintah baik pusat maupun daerah dalam upaya percepatan penanganan pandemi Covid-19 dengan menggelar vaksinasi Covid 19 bagi jajaran pengurus dayah dan tenaga kependidikan di Kompleks dayah, Kamis (1/7/2021).

Ketua Yayasan Darul Ihsan Krueng Kalee Tgk Musannif Sanusi menyampaikan vaksin ini merupakan sebuah ikhtiar kita dalam menghadapi pandemi Covid 19, maka saya sangat setuju dengan adanya pelaksanaan vaksinasi di dayah Darul Ikhsan Krueng Kalee hari ini.

Musannif mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah yang telah memilih Dayah Darul Ikhsan sebagai tempat vaksin, dengan vaksin kita ingin memberikan rasa aman kepada para santri yang sehari-hari melaksanakan proses belajar mengajar di dayah, ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr Hanif M.Kes saat menyampaikan sambutan mengatakan vaksinasi ini bertujuan untuk mencapai kekebalan bersama atau herd immunity. Bukan berarti setelah di vaksin kita tidak akan terjangkit Covid 19 lagi, namun jika kita tidak disiplin Prokes maka akan terjangkit juga. Tapi berbeda efeknya jika terjangkit pada orang yang sudah divaksin, daya kekuatan virus nya melemah, ujar Hanif.

Maka untuk itu, dr Hanif berpesan kepada masyarakat agar senantiasa secara sukarela untuk melalukan vaksinasi di puskesmas terdekat atau di fasilitas-fasilitas kesehatan lainnya. Vaksin ini aman, halal dan sehat, ujarnya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri S.Ag MH menyampaikan terimakasih kepada Pimpinan dayah Darul Ihsan Krueng Kalee yang telah bersedia melaksanakan Vaksinasi di Dayah sebagai upaya membantu Pemerintah dalam percepatan penanganan pandemi Covid 19. Zahrol berharap agar gerakan vaksinasi dayah ini dapat diikuti oleh dayah-dayah yang tersebar di seluruh Aceh, pintanya. Pada kesempatan itu, Zahrol juga menyampaikan salam dari Gubernur Aceh Ir H Nova Iriansyah MT kepada tenaga kesehatan dan tenaga pendidik yang melakukan vaksin pada hari ini, semoga pandemi ini segera berlalu ujarnya yang disampaikan Zahrol di lokasi acara.

Zahrol juga menjelaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi hari ini di Dayah Darul Ihsan krueng Kalee terlaksana atas dukungan dari Forum komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, Dinas Kesehatan Aceh Besar, Koramil Baitussalam, Polsek Darussalam, Puskesmas Darussalam dan berbagai pihak lainnya.

Hadir dalam acara Vaksinasi di Dayah diantaranya Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri S.Ag MH, Kadis Kesehatan Aceh dr Hanif M.Kes, Kepala Badan Kesbangpol Aceh Drs Mahdi Efendi, Ketua Yayasan Dayah Darul Ihsan Tgk Musannif Sanusi, Kanit Binmas Polsek Darussalam Aipda Taufik, Koramil Baitussalam Kapten ARH T Bustari dan pihak lainnya.[]

Peran Istana di Balik Suksesi Pemilihan Ketum Kadin

0

Nukilan.id – Perebutan kursi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berakhir sebelum Musyawarah Nasional Kadin berlangsung, Rabu (30/6/2021).

Situasi yang sempat memanas mereda setelah dua kandidat ketua umum, yakni Anindya Bakrie dan Arsjad Rasjid bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (28/6/2021).

Ketua Umum Kadin Indonesia saat ini, Rosan P. Roeslani mengaku Arsjad dan Anindya akhirnya memutuskan untuk bersatu jelang Munas Kadin. Kedua kandidat yang bersaing ini bermufakat pembagian kursi di Kadin periode mendatang, yakni sama-sama menjadi ketua.

“Intinya, keduanya setuju keduanya menjadi ketua, yang satu menjadi Ketua Dewan Pertimbangan yaitu Bapak Anindya Bakrie, dan Pak Arsjad Rasjid sebagai Ketua Umum Kadin,” kata Rosan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (28/6/2021).

Rosan mengakui kampanye pemenangan kedua kandidat cukup keras. Namun, ia berterima kasih kedua belah pihak bersedia untuk bermusyawarah dalam proses pemilihan Ketua Kadin yang panas. Ia pun mengaku Jokowi senang bahwa polemik pemilihan Ketua Kadin berakhir musyawarah.

“Bapak Presiden sangat mengapresiasi bahwa dunia usaha ini selalu mencari solusi yang terbaik, tidak saling mau menang sendiri,” kata Rosan.

Rosan pun memberikan pandangan khusus kepada Anindya yang sudah malang melintang di Kadin.

“Saya dalam kesempatan ini sangat sangat mengapresiasi Bapak Anindya Bakrie yang telah beliau 15 tahun sebagai wakil ketua umum, dan sangat memahami dinamika ini sehingga beliau majunya sebagai ketua dewan pertimbangan. Nanti akan disahkan di dalam Munas Kadin Insyaallah akan dilaksanakan pada 30 [Juni] dan 1 [Juli]” Kata Rosan.

Benarkah Ada Intervensi Istana?

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai pengumuman ketua umum Kadin usai pertemuan dengan Presiden Jokowi menimbulkan tanda tanya.

Ia tidak memungkiri ada “intervensi istana” dalam pemilihan Ketua Umum Kadin, apalagi Ketum Kadin saat ini dekat dengan lingkaran kekuasaan.

“Di luar adanya kesepakatan internal Kadin, bukan tidak mungkin Istana lakukan intervensi, sekurang-kurangnya memberikan arahan soal siapa yang seharusnya mengetuai Kadin,” kata Dedi kepada reporter Tirto, Selasa (29/6/2021).

Dedi mengingatkan, intervensi Istana semakin nyata karena sejumlah pejabat pemerintah secara terang-terangan memberikan pernyataan tentang posisi Kadin.

Ia mencontohkan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang secara terang-terangan meminta Ketum Kadin harus beriringan dengan langkah pemerintah. Pemerintah juga perlu mengelola korporasi agar tetap bersama pemerintah.

“Secara politik stabilitas negara salah satunya dikendalikan oleh korporasi, dan Kadin punya kekuatan itu, jadi penting bagi pemerintah untuk menjamin loyalitas korporat pada kekuasaan,” kata Dedi.

Pria yang juga dosen Ilmu Politik di Universitas Telkom ini khawatir kinerja organisasi akan terganggu akibat intervensi Istana. Ekonomi dapat berjalan tidak maksimal akibat intervensi tersebut.

Di sisi lain, ada kekhawatiran muncul kelompok elite ekonomi karena menikmati “fasilitas istana.” Akan tetapi, Dedi yakin ada negosiasi kuat antara Istana dengan Anindya. Ia menduga Anindya sudah ditawari beragam hal agar kursi Kadin dipimpin Arsjad yang dekat dengan pemerintah.

“Tentu ada bargaining ekonomi yang memungkinkan Anindya luluh dan mengambil jalur mufakat, bagaimanapun dalam hitungan pemilik suara di Munas Kadin, Anindya memiliki potensi menang,” kata Dedi.

Kursi Kadin dan Lingkaran Kekuasaan

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira sudah memprediksi kemenangan Arsjad dalam kontestasi Ketua Umum Kadin. Ia menilai kedekatan Arsjad dengan pemerintah membuat bos Indika Energi itu lebih diharapkan sebagai ketua Kadin periode mendatang. Namun Bhima menyadari pentingnya intervensi Istana agar konflik Kadin tidak semakin meruncing dan memicu perpecahan.

“Sebenarnya gini, tujuannya agar friksinya tidak terlalu tajam karena hanya ada dua calon dan dua calon ini punya view politik yang agak berbeda, jadi jangan sampai juga digunakan Kadin daerah untuk memecah Kadin,” kata Bhima kepada reporter Tirto.

Bhima mengingatkan, peran Kadin sangat sentral dalam perekonomian Indonesia. Kadin merupakan organisasi yang sering menjadi wajah pengusaha Indonesia ketika berhubungan dengan investor internasional. Kemudian, Kadin menjadi agen dalam upaya pemerintah menggenjot ekspor di negara-negara destinasi.

Selain itu, banyak pengusaha Kadin yang menjadi mitra strategis pembangunan pemerintah di beragam sektor seperti infrastruktur dan properti. Kadin juga menjadi pendorong pelaksanaan program pemerintah. Ia mencontohkan bagaimana Kadin di masa Rosan mendorong program vaksinasi pemerintah lewat program vaksinasi gotong royong.

Di sisi lain, kata Bhima, kursi Ketua Umum Kadin juga sangat sentral. Ia mengingatkan, ketum Kadin bisa menjadi pebisik pemerintah secara langsung dalam mengambil kebijakan.

“Apa bedanya Kadin dengan asosiasi lain? Kira-kira kalau Pak Jokowi perlu jam 1 pagi bahas kebijakan ekonomi, itu ketemuan informal dengan ketua Kadin dulu. Itu yang orang akhirnya nggak ngerti,” kata Bhima.

Bhima menilai kedua kandidat sama-sama kuat. Apabila Arsjad kuat dengan dukungan politik pemerintah, Anindya kuat dengan hubungan para pebisnis daerah. Keduanya memiliki kekuatan yang layak menjadi ketua umum Kadin.

Kedua kekuatan ini dikhawatirkan memicu keruncingan yang berakhir pada perpecahan Kadin, kata Bhima. Ia mengatakan, proses pemilihan ketum Kadin umumnya dilakukan tidak hanya sebatas munas. Sepengetahuan Bhima, para kandidat ketua akan roadshow menggalang dukungan di daerah, sementara para pengusaha daerah menggunakan momen tersebut untuk ‘naik kelas’ dan berkomunikasi dengan pengusaha lebih besar.

Munas akan menjadi ajang penentuan siapa yang menjadi ketua Kadin, kata Bhima. Setelah penentuan Ketua Kadin, para pengusaha akan langsung bergerilya mencari kolega dan memperluas bisnis lewat pertemuan informal seperti main golf atau pertemuan privat.

Bhima mengakui, soliditas penting bagi Kadin. Selain peran strategis Kadin, Bhima menduga intervensi Istana penting agar insiden Kadin 2015 tidak terulang. Kala itu, salah satu kandidat Kadin Oesman Sapta Odang menolak hasil Munas Kadin 2015 yang menetapkan Rosan sebagai ketua umum dan membentuk Kadin tandingan. Alhasil, Kadin mengalami kesulitan dalam berkembang akibat dualisme tersebut.

Dalam kacamata pemerintah pun, kata Bhima, situasi perpecahan tidak diperlukan di tengah situasi pandemi, apalagi pemerintah mengalami tekanan ekonomi akibat COVID-19, seperti masalah pengurangan dana bantuan sosial hingga 31 persen dan mampu memberikan saran-saran dan dukungan kepada pemerintah seperti vaksinasi gotong royong maupun sumbangan APD.

“Mending didamaikan saja daripada koar-koar. Saya juga kalau jadi Pak Jokowi gitu. Kondisi kritis dan friksi yang tidak penting di internal Kadin bisa dihindari lah. Bingung nanti ada Kadin sakit hati kayak OSO,” kata Bhima.

Pihak media telah menghubungi Fadjroel Rachman, juru bicara Presiden Jokowi untuk minta tanggapan. Namun ia meminta pihak media menghubungi Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi, Arif Budimanta. Sayangnya, hingga artikel ini tayang, ia belum memberikan respons.[tirto]

AJI Mulai Berlakukan UKJ Berbasis Digital

0

Nukilan.id – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mulai memberlakukan uji kompetensi jurnalis (UKJ) berbasis digital di tengah pandemi virus corona (COVID-19).

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, Ketua Umum AJI Indonesia Sasmito Madrim mengatakan persiapan itu dimulai dari orientasi UKJ diikuti oleh 20 orang penguji UKJ secara daring mulai 30 Juni hingga 3 Juli 2021.

“Kegiatan ini digelar secara daring dan diikuti oleh 20 orang penguji UKJ yang merupakan jurnalis senior dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Sasmito.

Menurut Sasmito, orientasi ini sebagai langkah awal AJI Indonesia untuk menggelar UKJ di tengah wabah COVID-19 yang sedang mengganas.

Seperti dilansir oleh Kementerian Kesehatan, total kasus di Indonesia sudah melampaui 2 juta kasus dan pertambahannya mencapai lebih dari 20 ribu kasus per hari per Selasa (29/6).

“UKJ berbasis digital ini kami harapkan menjadi terobosan untuk meminimalisir risiko terpapar COVID-19 bagi para jurnalis. Karena kita tidak pernah tahu kapan pandemi akan berakhir dan kita berharap kondisi ini tidak terus terjadi,” kata Sasmito.

Sasmito menambahkan, UKJ dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas jurnalis saat ini agar bekerja secara profesional dan tidak ada lagi pelanggaran terhadap kode etik dan kode perilaku jurnalis.

Dia berharap kualitas pelaksanaan UKJ tidak menurun meski dilakukan secara daring.

AJI Indonesia telah mengadakan uji kompetensi sejak 2012. Uji kompetensi ini dilakukan secara tatap muka selama dua hari berturut-turut.

Namun, ketika pandemi COVID-19 datang sejak tahun lalu, AJI Indonesia memutuskan menghentikan pelaksanaan UKJ secara tatap muka untuk meminimalisir para jurnalis terpapar virus corona.

Sementara itu, Konselor Media, Diplomasi Publik, Beasiswa dan Alumni Kedutaan Besar Australia Luke Brown meyakini platform Learning Management System (LMS) akan menjangkau dan memberi peluang yang lebih besar bagi lebih banyak jurnalis di seluruh Indonesia.

“Kami tidak sabar melihat AJI menerapkan sistem LMS khususnya untuk melaksanakan UKJ secara daring dan meningkatkan kapasitas jurnalis,” kata Luke.

Orientasi UKJ berbasis digital dilaksanakan untuk memberikan pengalaman bagi penguji dalam menggunakan LMS yang telah dikembangkan oleh AJI Indonesia.

LMS ini telah dipergunakan dalam berbagai pelatihan dan kursus yang dilakukan oleh AJI Indonesia. Dari orientasi ini diharapkan ada evaluasi dan masukan dari para peserta sebelum akhirnya UKJ berbasis digital bisa digelar.[Antara]