Beranda blog Halaman 206

Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito Tekankan Peran Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana

0
Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian saat menghadiri forum Silaturahmi Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) dengan Ulama Aceh di Pondok Pesantren Dayah Mahyal Ulum Al Aziziyah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Selasa (10/2/2026).(FOTO: Dok. Kemendagri)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan pentingnya penguatan spiritual bagi masyarakat terdampak bencana. Ia menilai, dukungan dari tokoh agama, khususnya ulama, memiliki peran strategis dalam memulihkan kondisi mental para korban.

Pernyataan tersebut disampaikan Tito saat menghadiri forum Silaturahmi Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) dengan Ulama Aceh di Pondok Pesantren Dayah Mahyal Ulum Al Aziziyah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Selasa (10/2/2026), sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com.

Dalam kesempatan itu, Tito mengapresiasi kontribusi ulama Aceh yang terus memberikan penguatan keagamaan dan mental kepada para pengungsi. Ia juga memohon dukungan agar upaya pemulihan pascabencana dapat berjalan maksimal.

“Mohon dukungan dan doanya agar kami bisa menjalankan ibadah ini. Ibadah kemanusiaan ini,” ujarnya.

Tito menegaskan, peran ulama menjadi sangat penting seiring langkah pemerintah memulihkan infrastruktur dan menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat terdampak.

Ia juga menekankan komitmen pemerintah pusat dalam menangani dampak bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) secara menyeluruh dan terkoordinasi.

Menurut Tito, sejak hari pertama bencana terjadi, Presiden RI Prabowo Subianto langsung menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah, termasuk para menteri, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), untuk segera bergerak ke wilayah terdampak.

Pemerintah telah memetakan 52 daerah terdampak di tiga provinsi tersebut. Dari hasil pemetaan itu, Aceh tercatat sebagai wilayah dengan dampak paling signifikan dibandingkan Sumut dan Sumbar.

“Sehingga semua kekuatan kemudian difokuskan ke Aceh, tanpa menafikan Sumbar dan Sumut. Ada alokasi pembagian tugas,” tegas Tito.

Sejak ditunjuk Presiden sebagai Kasatgas PRR, Tito mengaku langsung menggelar rapat intensif bersama kepala daerah terdampak dan pihak terkait. Ia juga turun langsung meninjau kondisi di lapangan bersama unsur pemerintah lainnya.

“Dari situ kami bisa melihat benar atau tidak masalahnya dan kemudian kami melakukan pembagian tugas,” jelas Tito.

Dalam proses pemulihan, pemerintah pusat membagi tanggung jawab lintas kementerian dan lembaga. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bertugas memperbaiki infrastruktur, sementara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) difokuskan untuk menghidupkan kembali pasar serta aktivitas ekonomi masyarakat. Di sisi lain, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan layanan rumah sakit tetap berjalan.

Pembagian tugas tersebut diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah terdampak.

Forum silaturahmi itu turut dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto, Hidayat Nur Wahid, Eddy Soeparno, Edhie Baskoro Yudhoyono, A M Akbar Supratman, serta jajaran pimpinan MPR RI lainnya.

Hadir pula Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Dayah Mahyal Ulum Al Aziziyah Faisal Ali, Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh Muhammad Nuruzzahri, dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Korban Banjir Aceh Tamiang Jalani Ramadhan di Pengungsian, Minta Dukungan Pemerintah

0
Tanggul Sungai Rusak, Banjir Kembali Rendam Permukiman di Aceh Tamiang. (Foto: CNN Indonesia)

NUKILAN.ID | KUALA SIMPANG – Warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat untuk membantu kebutuhan mereka menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.

Pasalnya, Ramadhan tahun ini diperkirakan masih akan mereka jalani di tenda-tenda pengungsian. Sejumlah penyintas mengaku belum memiliki penghasilan setelah lebih dari dua bulan terdampak bencana.

“Kami harap mulai disalurkan kebutuhan pengungsi selama Ramadhan, mulai sirup, penganan berbuka dan sahur. Sebab, kami tidak bekerja dan tidak punya penghasilan selama dua bulan lebih ini,” kata Ananda, warga Dusun Makmur, Desa Alur Jambo, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang, dikutip dari Kompas.com, Selasa (10/2/2026).

Permintaan serupa disampaikan Wahyu Rahmah, warga Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang. Ia menuturkan, selama Ramadhan para pengungsi membutuhkan peralatan dapur, seperti rice cooker, untuk menyiapkan serta menyimpan makanan hingga waktu sahur.

“Kalau bisa diberi bantuan persiapan untuk Ramadhan,” ujar gadis yang akrab disapa Wara tersebut.

Huntara Belum Rampung

Ananda menjelaskan, di Desa Alur Jambo saat ini tengah dibangun 65 unit hunian sementara (huntara) bagi korban banjir. Namun, proses pembangunan belum sepenuhnya rampung.

Selain untuk warga setempat, huntara tersebut juga diperuntukkan bagi penyintas banjir dari Desa Batang Ara dan Desa Perkebunan Alur Jambo.

“Huntara belum siap seluruhnya, sebagian sudah siap. Jadi, Ramadhan di tenda pengungsian itu sudah bisa dipastikan terjadi di desa kami,” katanya.

Ia berharap pihak rekanan dapat mempercepat pengerjaan dengan bekerja siang dan malam agar para pengungsi segera menempati hunian yang lebih layak.

Sinyal dan Air Bersih

Lebih lanjut, Ananda mengungkapkan bahwa hingga lebih dari dua bulan setelah banjir, jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut belum sepenuhnya pulih. Kondisi itu menyulitkan warga dalam berkomunikasi.

“Sinyalnya masih sangat jelek, timbul tenggelam di kampung kami,” terangnya.

Selain persoalan jaringan, ketersediaan air bersih juga masih menjadi kendala bagi para penyintas. Ia berharap relawan maupun lembaga pemerintah dapat membantu pembangunan sumur bor berkapasitas besar untuk memenuhi kebutuhan air warga.

“Desa kami perbukitan, sulit mendapatkan sumber air. Mungkin bisa dibangun sumur bor kapasitas besar sehingga bisa mencukupi untuk warga,” tuturnya.

Tonggak Baru Kedokteran Aceh: PPDS Radiologi FK USK Lahirkan Dua Dokter Spesialis Pertama

0
PPDS Radiologi FK USK Lahirkan Dua Dokter Spesialis Pertama. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) mencatatkan pencapaian penting dalam sejarah pendidikan kedokteran di Aceh. Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Radiologi FK USK resmi meluluskan dua dokter spesialis radiologi angkatan perdana pada prosesi Yudisium Universitas Syiah Kuala yang berlangsung di Auditorium AAC Dayan Dawood, Selasa, 11 Februari 2026.

Bedasarkan keterangan yang diterima Nukilan.id, dua lulusan tersebut yakni dr. Raudhatul Jannah, Sp.Rad dan dr. Denny Andrea, Sp.Rad. Keduanya tidak hanya menjadi lulusan pertama dari program yang berdiri pada 2022 itu, tetapi juga berhasil meraih predikat cumlaude, menandai capaian akademik yang membanggakan bagi prodi yang relatif baru.

Prosesi yudisium tingkat universitas dipimpin langsung oleh Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, sedangkan prosesi di tingkat fakultas dipimpin Dekan FK USK, Dr. Safrizal Rahman, M.Kes., Sp.OT. Kelulusan ini sekaligus menjadi penanda kesiapan Aceh dalam menyelenggarakan pendidikan dokter spesialis secara mandiri di daerah.

Ketua Program Studi Radiologi FK USK, Prof. Dr. dr. Iskandar Zakaria, Sp.Rad, Subsp. RI (K), menyebut keberhasilan tersebut sebagai bukti kematangan sistem pendidikan yang dibangun bersama RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) sebagai rumah sakit pendidikan utama.

“Kelulusan perdana ini membuktikan bahwa kami mampu mendidik PPDS secara optimal dan memenuhi standar kompetensi ketat yang ditetapkan oleh Kolegium Radiologi Indonesia,” kata Prof. Iskandar.

Hal senada disampaikan Sekretaris Departemen Radiologi FK USK, dr. Teuku Muhammad Yus, Sp.Rad. Ia menjelaskan bahwa pendidikan radiologi memiliki tantangan tersendiri karena sangat bergantung pada perkembangan teknologi pencitraan medis yang terus mengalami kemajuan.

“Radiologi membutuhkan sistem pendidikan terstruktur dan dukungan modalitas teknologi yang canggih. Alhamdulillah, dengan dukungan institusi dan kerja sama tim yang solid, kita telah mampu melahirkan lulusan perdana yang siap mengabdi,” ungkapnya.

Untuk memastikan kualitas lulusan setara dengan standar nasional, peserta didik PPDS Radiologi FK USK juga menjalani rotasi pendidikan intensif selama lima bulan di FK Universitas Indonesia/RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, serta sejumlah rumah sakit jejaring lainnya. Program rotasi ini bertujuan memperkuat kompetensi klinis sekaligus memperdalam penguasaan bidang subspesialistik.

Saat ini, Prodi Radiologi FK USK tercatat memiliki 28 peserta didik aktif. Kehadiran lulusan baru tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi keterbatasan jumlah dokter spesialis radiologi di berbagai rumah sakit daerah di Aceh. Dengan semakin kuatnya layanan diagnostik berbasis pencitraan medis, kualitas pelayanan kesehatan masyarakat diharapkan meningkat secara signifikan. (XRQ)

Jelang Ramadhan 1447 H, Gubernur Aceh Instruksikan Pasar Murah Serentak di 23 Daerah

0
Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem). (FOTO: Agus Setyadi/detikSumut)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menginstruksikan pelaksanaan pasar murah secara serentak di 23 kabupaten dan kota di seluruh Aceh.

Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa tekanan lonjakan harga.

Pasar murah tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 16 Februari 2026. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi respons Pemerintah Aceh dalam menjaga ketahanan pangan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah.

Dalam keterangannya, Muzakir Manaf menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam menjamin ketersediaan pangan yang terjangkau bagi masyarakat.

“Menjelang Bulan Suci Ramadhan ini, kami ingin memastikan tidak ada warga kita yang kesulitan mendapatkan bahan pokok karena harga yang melambung. Pasar Murah ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk melayani masyarakat, agar kita semua bisa menyambut bulan yang penuh berkah ini dengan hati yang tenang dan kebutuhan yang tercukupi,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah telah menyiapkan subsidi cukup besar untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Kita telah menyiapkan subsidi yang besar, mulai dari beras, gula, hingga telur ayam. Saya minta tim di lapangan memastikan distribusi ini tepat sasaran di 69 titik lokasi. Kepada masyarakat Aceh, kami berpesan belilah sesuai kebutuhan, jangan berlebihan, agar stabilitas harga ini bisa kita jaga bersama-sama hingga Idul Fitri nanti,” pungkasnya.

Adapun rincian subsidi yang disalurkan melalui program pasar murah ini meliputi beras premium dengan subsidi Rp5.000 per kilogram dengan total kuota 414 ton, gula pasir subsidi Rp6.000 per kilogram dengan kuota 69 ton, minyak goreng kemasan subsidi Rp6.000 per kilogram dengan kuota 69 ton, serta telur ayam subsidi Rp15.000 per papan dengan total kuota 34.500 papan.

Gubernur juga memberikan instruksi khusus kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh sebagai pelaksana teknis di lapangan untuk memastikan distribusi berjalan optimal.

“Saya instruksikan kepada Disperindag Aceh agar mengawal ketat pendistribusian ini hingga ke titik-titik lokasi. Jangan sampai ada kendala di lapangan; pastikan stok tersedia tepat waktu dan kualitas barang tetap terjaga. Saya ingin seluruh proses ini transparan dan benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam berbelanja selama pelaksanaan pasar murah.

“Kepada masyarakat, kami mengimbau agar membeli sesuai kebutuhan, bukan keinginan. Mari kita jaga stabilitas pangan dan distribusi ini bersama-sama agar kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Aceh dapat terjamin selama bulan suci ini,” tutupnya.

Kegiatan pasar murah ini berada di bawah koordinasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh dan direncanakan dibuka secara resmi oleh Gubernur Aceh pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Bencana Hidrometeorologi di Aceh, Bener Meriah Berstatus Waspada dalam Dua Periode

0
Ilustrasi cuaca ekstrem. (Foto: Liputan6)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda menerbitkan peringatan dini terkait potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Provinsi Aceh. Informasi kewaspadaan tersebut berlaku pada pertengahan hingga akhir Februari 2026.

Peringatan itu tertuang dalam surat resmi bernomor e.B/ME.02.04/008/KBTJ/II/2026. Dalam dokumen tersebut dijelaskan adanya gangguan atmosfer berupa pola siklonik yang memicu terbentuknya belokan angin (shearline) serta konvergensi di wilayah Aceh. Kondisi atmosfer ini berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Amatan Nukilan.id, berdasarkan pemetaan wilayah rawan bencana yang dilampirkan, Kabupaten Bener Meriah menjadi daerah yang mendapat perhatian khusus. Tidak seperti sejumlah wilayah lain yang hanya berpotensi terdampak pada satu periode, Bener Meriah diperkirakan menghadapi risiko bencana dalam dua fase sekaligus, yakni:

  1. Periode I: 11–15 Februari 2026

  2. Periode II: 16–20 Februari 2026

Situasi tersebut menempatkan wilayah Bener Meriah pada status waspada secara berkelanjutan selama sekitar sepuluh hari. Dengan kondisi geografis berupa dataran tinggi, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana seperti tanah longsor, terutama di kawasan tebing dan jalur lintas jalan nasional, angin kencang, serta banjir luapan atau banjir kiriman.

Kepala Stasiun Meteorologi, Nasrol Adil, juga mengimbau pemerintah daerah, termasuk Gubernur Aceh dan jajaran pemerintah kabupaten, agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem tersebut.

“Kami mengharapkan perhatian dan kesiapsiagaan bersama untuk meminimalisir dampak dari potensi bencana hidrometeorologi ini,” tulisnya dalam dokumen tersebut.

BMKG turut mengingatkan masyarakat, khususnya di Kabupaten Bener Meriah, untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG serta menghindari aktivitas di ruang terbuka maupun kawasan lereng perbukitan ketika hujan lebat disertai angin kencang terjadi. (XRQ)

Ibas Ajak Demokrat Aceh Solid, Tekankan Percepatan Rehabilitasi Pascabencana

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengajak seluruh kader Partai Demokrat di Aceh memperkuat soliditas partai sekaligus aktif mengawal percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi bagi masyarakat terdampak bencana.

Hal itu disampaikan Ibas kepada kader disela kunjungan pimpinan. MPR RI di Ruang VIP bandara Iskandar Muda, Selasa (10/2/2026).

Dalam arahannya kepada pengurus dan kader Demokrat Aceh, Ibas menegaskan bahwa Aceh masih menghadapi berbagai tantangan pascabencana, mulai dari banjir hingga longsor yang berdampak di sejumlah kabupaten/kota. Ia mengingatkan bahwa penderitaan masyarakat harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga partai politik dan seluruh elemen bangsa.

Menurut Ibas, kebutuhan dasar masyarakat seperti sandang, pangan, dan papan harus menjadi prioritas utama. Ia juga menekankan pentingnya memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan cepat, tepat sasaran, dan berbasis data yang valid agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Ia menyebut pemerintah pusat telah mengalokasikan berbagai bentuk bantuan, termasuk dukungan anggaran rehabilitasi, bantuan sosial bagi warga terdampak, serta program pembangunan hunian sementara dan hunian tetap. Namun, pengawalan di lapangan dinilai tetap penting agar proses berjalan transparan dan efektif.

Selain itu, Ibas mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, mulai dari TNI-Polri, kementerian, hingga relawan dan masyarakat lokal dalam membantu penanganan bencana. Ia juga mendorong pelibatan masyarakat dalam kegiatan pemulihan ekonomi dan pembangunan agar pemulihan berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Ibas mengingatkan kader Demokrat di Aceh untuk menjaga kekompakan menjelang berbagai agenda konsolidasi partai. Ia menekankan bahwa perbedaan pandangan merupakan hal wajar, namun harus diselesaikan secara musyawarah dan tetap mengutamakan kepentingan besar partai.

“Kesuksesan tidak bisa dicapai sendiri, tetapi melalui kebersamaan dan kerja kolektif,” ujarnya.

Ibas menutup arahannya dengan mengajak seluruh kader untuk terus hadir di tengah masyarakat dan menjadikan Demokrat sebagai partai yang konsisten memperjuangkan kesejahteraan rakyat, khususnya di Aceh.

Kehadiran Ibas di Aceh dalam rangka kunjungan pimpinan MPR-RI terkait pascabencana di Aceh.

Turut hadir dalam arahan kepada kader Demokrat Aceh tersebut, Penjabat (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat Aceh Rian Firmansyah, Sekretaris Arif Fadillah, Bendahara Nurdiansyah Alasta, unsur Fraksi Demokrat DPR Aceh, unsur DPRK, dan kader utama Partai Demokrat.

Ibas didampingi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat yang juga wakil ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono Suratto dan Anggota DPR RI Komisi III H. T. Ibrahim.[]

Gelar GOTF 2026 dengan Diskon 140 Ribu Kursi, Rute Banda Aceh Belum Masuk Promo Garuda

0
Ilustrasi Pesawat Garuda Indonesia. (Foto: detik.com)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia kembali menggandeng Bank Mandiri sebagai mitra perbankan dalam penyelenggaraan Garuda Indonesia Online Travel Fair (GOTF) 2026. Program ini menawarkan sekitar 140 ribu kursi penerbangan domestik dan internasional dengan potongan harga hingga 65 persen.

Sebagaimana diberitakan Republika, Kamis (29/1/2026), Direktur Niaga Garuda Indonesia Reza Aulia Hakim menyampaikan bahwa penjualan tiket GOTF 2026 dibuka mulai 29 Januari hingga 4 Februari 2026, dengan periode perjalanan berlaku sampai 3 Februari 2027. Tiket promo dapat diakses melalui situs resmi Garuda Indonesia, Mobile App Fly Garuda, aplikasi Livin’ SUKHA, serta sejumlah online travel agent domestik dan internasional.

“Memasuki penyelenggaraan ke-10, GOTF kembali hadir bertepatan dengan peringatan HUT ke-77 Garuda Indonesia dengan membawa semangat ‘Melayani dengan Hati, Melaju untuk Negeri’,” ujar Reza dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (29/1/2026) lalu.

Ia berharap GOTF dapat mempermudah masyarakat dalam merencanakan perjalanan udara dengan harga kompetitif, khususnya menjelang libur Lebaran dan libur sekolah 2026. Melalui kanal pembelian digital, pengguna jasa diharapkan dapat mengakses layanan tiket kapan saja dan di mana saja selama periode GOTF berlangsung.

“Sementara itu, penyelenggaraan dari tahun ke tahun ini juga sejalan dengan animo masyarakat terhadap pembelian melalui kanal digital yang terus tumbuh,” sambung Reza.

Selain diskon harga tiket, GOTF 2026 juga memberikan berbagai nilai tambah, antara lain Welcome Bonus 1.000 miles bagi anggota GarudaMiles yang baru mendaftar selama GOTF, serta diskon 30 persen seat selection untuk penerbangan domestik dan internasional.

Sementara itu, Senior Vice President Bank Mandiri Agus Hendra Purnama menuturkan bahwa kolaborasi Bank Mandiri dan Garuda Indonesia dalam ajang GOTF merupakan bentuk sinergi strategis antara sektor perbankan dan penerbangan. Kerja sama ini bertujuan memperkuat brand awareness, memudahkan layanan perjalanan, serta mendorong transaksi nontunai.

Pada GOTF 2026, Bank Mandiri memberikan berbagai promo bagi nasabah pemegang Mandiri Kartu Kredit dan Mandiri Debit, mulai dari diskon hingga Rp3,5 juta, cashback hingga Rp500 ribu, serta fasilitas cicilan hingga 12 bulan dengan Mandiri Kartu Kredit.

“Melalui GOTF 2026, Bank Mandiri mempertegas komitmen dalam mengakselerasi layanan finansial perjalanan sekaligus memperkuat sinergi dengan Garuda Indonesia,” kata Agus.

Daftar Rute Promo GOTF 2026

Berdasarkan penelusuran Nukilan.id, berikut adalah daftar rute promo GOTF 2026:

Rute Domestik:

  • Jakarta–Ambon pulang pergi Rp5 jutaan

  • Jakarta–Kupang pulang pergi Rp4,2 jutaan

  • Jakarta–Lombok pulang pergi Rp2,6 jutaan

  • Jakarta–Padang pulang pergi Rp2,8 jutaan

  • Jakarta–Pangkalpinang pulang pergi Rp1,8 jutaan

  • Jakarta–Pontianak pulang pergi Rp2,4 jutaan

Rute Internasional:

  • Jakarta–Hong Kong pulang pergi Rp4,3 jutaan

  • Jakarta–Kuala Lumpur pulang pergi Rp2,7 jutaan

  • Jakarta–Seoul pulang pergi Rp5,8 jutaan

  • Jakarta–Singapura pulang pergi Rp3 jutaan

  • Jakarta–Sydney pulang pergi Rp7,5 jutaan

  • Jakarta–Tokyo (Haneda) pulang pergi Rp5,9 jutaan

Rute Interline Maskapai Rekanan:

  • Jakarta–Auckland pulang pergi Rp9,9 jutaan

  • Jakarta–Barcelona pulang pergi Rp13,7 jutaan

  • Jakarta–Busan pulang pergi Rp7,7 jutaan

  • Jakarta–Mumbai pulang pergi Rp7,8 jutaan

  • Jakarta–Osaka pulang pergi Rp10,2 jutaan

  • Jakarta–Sapporo pulang pergi Rp6,7 jutaan

Namun, berdasarkan amatan Nukilan.id, Banda Aceh belum tercantum dalam daftar rute penerbangan yang mendapatkan harga khusus pada gelaran GOTF 2026. Kondisi ini kembali memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat Aceh, mengingat harga tiket penerbangan dari dan menuju Banda Aceh selama ini kerap menjadi sorotan karena dinilai relatif tinggi.

Sebagai wilayah paling barat Indonesia, Aceh memiliki ketergantungan besar terhadap transportasi udara untuk mobilitas pendidikan, pekerjaan, hingga layanan kesehatan ke luar daerah. Karena itu, akses terhadap program promosi penerbangan berskala nasional menjadi isu yang terus diperhatikan publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat informasi lanjutan dari pihak Garuda Indonesia terkait kemungkinan pembaruan daftar rute promo GOTF 2026, termasuk apakah Banda Aceh akan masuk dalam periode berikutnya. (XRQ)

Kunker ke Aceh, Pimpinan MPR Bagikan 30 Ribu Paket Sembako dan Perlengkapan Ibadah

0
ir mancur di Gedung DPR. (Foto: Liputan6.com)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir di Aceh. Total sebanyak 30 ribu paket bantuan disalurkan, terdiri dari 15 ribu paket sembako dan 15 ribu paket perlengkapan ibadah.

Bantuan tersebut diserahkan saat kunjungan kerja pimpinan MPR RI ke Aceh dan berlangsung di Kantor Gubernur Aceh, Syiah Kuala, Banda Aceh, Selasa (10/2/2026).

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menjelaskan, paket sembako yang diberikan berisi kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga untuk membantu masyarakat menghadapi bulan suci Ramadan.

“Karena itu hari ini untuk sebagai sebuah oleh-oleh untuk menghadapi bulan puasa, pimpinan majelis membawa paket sembako yang terdiri dari mie instan, minyak goreng, gula pasir, teh, susu kental manis, biskuit, tolak angin, autan, minyak kayu putih, pampers anak, dan pembalut perempuan. Jumlahnya 15.000 paket,” kata Ahmad Muzani.

Selain sembako, MPR RI juga menyalurkan bantuan berupa paket ibadah kepada masyarakat di daerah terdampak bencana.

“Di samping itu juga ada paket ibadah, ada Al-Quran, Al-Quran terjemahan, ada sajadah, ada sarung, ada mukena, ada kaos, dan ada kerudung jumlahnya juga 15.000 paket untuk 8 kabupaten kota ini,” ujarnya.

Muzani mengatakan, seluruh bantuan tersebut didistribusikan ke delapan kabupaten/kota di Aceh yang terdampak bencana banjir. Ia berharap bantuan ini dapat memberikan semangat dan optimisme bagi masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.

“Mudah-mudahan apa yang kita berikan ini menjadi sebuah semangat bersama-sama bahwa optimisme kita akan lebih baik. Ini adalah sebuah bencana, ini adalah sebuah musibah yang bencana itu di mana-mana saja tentu saja tidak kita harapkan,” kata Muzani.

Ia menambahkan, bencana yang terjadi merupakan ujian berat bagi masyarakat, namun diharapkan membawa hikmah ke depan.

“Tapi ini datang tiba-tiba, tidak kita harapkan, tidak kita pikirkan, dan itu sebuah ujian yang sangat berat, ujian yang terus kita rasakan di luar kemampuan kita. Kita berdoa mudah-mudahan ini jadi yang terakhir dan mudah-mudahan di balik ujian yang ada akan membawa kebaikan bagi kita pada masa-masa yang akan datang,” imbuhnya.

Sebagai informasi, kunjungan kerja pimpinan MPR RI ke Aceh dihadiri oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani serta Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto, Rusdi Kirana, Eddy Soeparno, Edhi Baskoro Yudhoyono, dan A. M. Akbar Supratman.

Turut hadir pula pimpinan fraksi MPR, antara lain Sonny Tri Danaparamita, Ferdiansyah, Robert Rouw, Chusnunia, dan Anton Sukartono Suratto. Hadir juga Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, perwakilan DPD Dedi Iskandar Batubara, Kepala BPOM Taruna Ikrar, Ketua Badan Sosialisasi MPR Abraham Liyanto, Plt Sekjen MPR Siti Fauziah, Deputi Bidang Administrasi Heri Herawan, serta sejumlah staf khusus.

Kejati Aceh Gencarkan Program Jaksa Masuk Sekolah untuk Edukasi Hukum Pelajar

0
Kejati Aceh menggelar program jaksa masuk sekolah di Banda Aceh, Senin (9/2/2026). (Foto: ANTARA/HO-Humas Kejati Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh terus menggencarkan program jaksa masuk sekolah sebagai upaya meningkatkan kesadaran hukum sekaligus mencegah pelanggaran hukum di kalangan pelajar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, mengatakan program tersebut bertujuan membekali pelajar dengan pemahaman hukum agar terhindar dari berbagai bentuk pelanggaran.

“Program jaksa masuk sekolah bertujuan membekali pelajar dengan pemahaman hukum yang komprehensif agar terhindar dari pelanggaran hukum seperti tawuran, perundungan, penyalahgunaan narkoba, judi, dan lainnya,” kata Ali Rasab Lubis di Banda Aceh, Senin (9/2/2026).

Pernyataan itu disampaikan saat pelaksanaan program jaksa masuk sekolah di SMA Negeri 7 Banda Aceh yang diikuti puluhan pelajar serta dewan guru.

Dalam kegiatan tersebut, Ali Rasab Lubis turut menjelaskan tugas dan kewenangan Kejaksaan Republik Indonesia sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia.

“Tugas jaksa tidak semata-mata sebagai penuntut umum di persidangan, tetapi juga mengawal perkara sejak tahap penyidikan hingga pelaksanaan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah,” ujarnya.

Ia memaparkan, setelah penyidikan oleh kepolisian selesai, berkas perkara diserahkan kepada jaksa penuntut umum untuk diteliti. Jika dinyatakan lengkap, jaksa akan menerbitkan surat P-21 dan melimpahkan perkara ke pengadilan.

“Dalam persidangan, jaksa bertindak mewakili negara untuk menuntut terdakwa berdasarkan alat bukti dan fakta hukum yang terungkap. Setelah putusan hakim inkrah, jaksa kembali berperan sebagai eksekutor melaksanakan putusan tersebut,” kata Ali Rasab Lubis.

Ali Rasab Lubis juga menyoroti maraknya praktik judi daring atau online yang menyasar generasi muda. Menurutnya, perjudian merupakan perbuatan melawan hukum yang dapat berdampak serius secara psikologis, sosial, dan ekonomi.

“Di Aceh, perjudian masuk dalam jarimah maisir yang diatur dalam Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat. Qanun tersebut mengatur sanksi berupa hukuman cambuk, denda emas, atau pidana penjara,” katanya.

Selain itu, pelajar diingatkan agar bijak menggunakan media sosial. Berbagai tindakan di ruang digital seperti perundungan, penghinaan, pencemaran nama baik, pemerasan, dan pengancaman dapat berujung pada persoalan hukum.

“Gunakan media sosial secara bijak. Jangan sampai hanya karena bercanda, saling mengejek, atau mengirim konten tertentu, justru berujung pada permasalahan hukum. Kami berharap dari program jaksa masuk sekolah ini, pelajar menjadi panutan dalam menaati hukum yang berlaku,” kata Ali Rasab Lubis.

Densus 88 Ingatkan ASN Bappeda Aceh Waspada Intoleransi dan Radikalisme

0
Densus 88 Ingatkan ASN Bappeda Aceh Waspada Intoleransi dan Radikalisme. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh memfasilitasi kegiatan pembekalan terkait bahaya intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Jumat (6/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Majid Ibrahim, Lantai 4 Kantor Bappeda Aceh ini merupakan tindak lanjut atas permintaan Detasemen Khusus Antiteror (Densus) 88 AT Polri.

Pembekalan tersebut menghadirkan narasumber dari Densus 88, Ipda Said Martunis, dan diikuti oleh jajaran ASN Bappeda Aceh. Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dan berjalan lancar dengan partisipasi peserta yang terlihat serius menyimak materi.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai kelompok teror dan organisasi terlarang yang ada di Indonesia. Ia menegaskan bahwa terorisme tidak berkaitan dengan agama tertentu, melainkan merupakan tindak pidana yang harus dilihat dari perbuatannya.

ASN juga diingatkan untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai dasar Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan setia kepada pemerintah yang sah. ASN diposisikan sebagai perekat dan pemersatu bangsa.

Disampaikan pula bahwa keterlibatan atau dukungan terhadap organisasi terlarang yang telah dicabut status badan hukumnya dapat berujung pada sanksi tegas. Sanksi tersebut mencakup pemberhentian tidak dengan hormat sebagaimana diatur dalam PP Nomor 11 Tahun 2017 junto PP Nomor 17 Tahun 2020 serta PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK.

Selain membahas aspek ideologi, sosialisasi ini juga mengulas berbagai modus perekrutan terorisme melalui ruang digital. Kelompok radikal disebut kerap menyisipkan pesan melalui konten menarik di media sosial dan komunitas daring, memanfaatkan algoritma rekomendasi untuk mendorong konsumsi konten yang semakin ekstrem.

Tidak hanya itu, kelompok tersebut juga memanfaatkan game online, komunitas virtual, hingga fitur voice chat sebagai sarana pendekatan. Pola manipulasi psikologis seperti menanamkan rasa bersalah, mengeksploitasi isu kemanusiaan, serta memanfaatkan kondisi keluarga menjadi metode lain yang patut diwaspadai.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa ASN kerap menjadi sasaran kelompok radikal, salah satunya karena faktor finansial. Bahkan, pernah terjadi penangkapan terhadap seorang ASN di lingkungan Pemerintah Aceh yang diduga terlibat dalam jaringan terorisme.

Kondisi ini menjadi pengingat penting bagi ASN untuk menjaga integritas, meningkatkan kewaspadaan, serta memperkuat ketahanan diri dan keluarga dari pengaruh paham menyimpang.

Melalui kegiatan pembekalan ini, diharapkan ASN Bappeda Aceh semakin memahami berbagai bentuk dan modus penyebaran intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme, serta mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, kondusif, dan mendukung pembangunan Aceh yang berkelanjutan.