Beranda blog Halaman 1969

Walikota Banda Aceh Tinjau Pembangunan Infrastruktur Pasar Al Mahirah

0

Nukilan.id – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman meninjau kembali pembangunan Infrastruktur fasilitas pendukung di Pasar Al-Mahirah, Lamdingin, Kuta Alam, Rabu, (20/10/2021).

Dalam tinjauan kali ini wali kota didampingi Asisten II Wahyudi,Kadis Kop UKM dan Perdagangan, M Nurdin, Kepala DLHK3 Hamdani Basyah, Kepala BPKK Ikbal Rokan, Kasatpol PP Ardiansyah dan para kabag di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Dalam wawancara singkat wali kota mengatakan Pemko saat ini terus menyelesaikan dan menyempurnakan sarana pendukung agar warga semakin nyaman berbelanja.

“Saat ini jalan lingkar di dalam kompleks pasar sudah hampir rampung di aspal, yang nantinya akan memudahkan akses para pembeli dan juga para pedagang dalam mendistribusikan dagangannya, serta juga bisa dimamfaatkan untuk mobil bongkar muat yang dari luar Banda Aceh,” sebut Aminullah.

Aminullah juga menyampaikan bahwa saat ini juga sedang dikerjakan sarana pendukung lainnya seperti kios kios kecil di samping bangunan dan penimbunan sirtu di lahan parkir.

“Kios ini nantinya dimamfaatkan oleh pedagang kaki lima yang dahulunya menjajakan dagangan di pinggir jalan di kawasan Peunayong, dan juga lahan parkir juga sedang disempurnakan pengerjaannya,” ungkapnya.

Wali Kota Aminullah juga meminta dinas terkait dalam hal ini PUPR agar seluruh Infrastruktur utama dan sarana pendukung Pasar Al Mahirah Lamdingin ini dituntaskan dalam kurun waktu dua bulan.

“Kita ingin dalam dua bulan kedepan semua infrastruktur utaman dan sarana pendukung seperti jalan lingkar, penimbunan sirtu perpakiran dan sarana lainnya agar segera dituntaskan, sehingga bisa segera dimamfaatkan pedagang dan pembeli,” pintanya.

Wali Kota juga menyampaikan,selain melengkapi beberapa infrastruktur pendukung, di pasar tersebut juga akan dilakukan penghijauan agar lokasi pasar rindang dan sejuk.

”Jika suasana Pasar Al Mahira indah akan menambah kenyamanan bagi para pembeli dan pedagang nantinya,” tutup Aminullah.

Aminullah Minta BSI Dukung Dunia Usaha di Aceh

0

Nukilan.id – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman meminta Bank Syariah Indonesia (BSI) memberikan dukungan untuk dunia usaha di Aceh dan mendorong pembiyaan dunia usaha, termasuk sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar terus berkembang.

Permintaan tersebut disampaikan Aminullah Usman saat menghadiri acara Gathering Agen BSI Smart, Selasa (19/10/2021) malam di Hotel Kyriad Muraya.

Didepan Direktur Retail Banking BSI Kokok Alun Akbar, Kepala BI Perwakilan Aceh Archis Sarwani, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh Mawardi, Kepala Ombudsman Taqwadin Husin, Kepala Divisi Brilink BRI Kicky Andrie Davetra, Perwakilan OJK Moishe Sofian dan sejumlah pejabat BSI yang hadir, wali kota yang juga Ketum MES Provinsi Aceh ini menjelaskan sekilas sektor dunia usaha di Banda Aceh dan Aceh secara keseluruhan sempat kesulitan karena pandemi Covid-19.

Ia juga memaparkan perkembangan dan kendala yang dihadapi pelaku UMKM. Katanya, saat di Banda Aceh terdapat 16.950 unit UMKM (Data September 2021). Jumlah tersebut meningkat pesat jika dibandingkan sebelum dirinya menjabat sebagai wali kota, yakni 8.580 UMKM (Tahun 2016).

“Alhamdulillah dengan dukungan dan kerja keras Pemko Banda Aceh, saat ini UMKM jumlahnya jadi 16.950 UMKM. Meningkat pesat hingga 99%,” ungkap mantan Dirut BPD Aceh itu.

Katanya, UMKM tersebut butuh akses pembiayaan agar mereka dapat terus bertahan dan berkembang. Selama ini sempat mengalami kesulitan karena terdampak pandemi Covid-19.

“Dan selama ini, kita sudah dukung pembiayaannya lewat Lembaga Keuangan Mikro Syariah milik Pemko, yakni Mahirah Muamalah. Tentunya akan lebih baik jika perbankan seperti BSI juga memberikan bantuan pembiayaan untuk mereka,” kata Aminullah.

Harapan lainnya, dalam kesempatan ini wali kota juga menyinggung soal fasilitas dan layanan untuk mendukung kegiatan ekspor dan impor.

“Dulunya ini dijalankan bank konvensional, tentunya ini harus dijalankan BSI untuk memudahkan pelaku usaha saat melakukan transaksi dengan pelaku usaha dari luar negeri. Saya yakin ini hal yang mudah dilakukan bank sebesar BSI,” pinta Aminullah.

Harapan lainnya, BSI dapat memberikan edukasi kepada masyarakat Aceh akan keunggulan-keunggulan sistem ekonomi syariah. Ia pun mengajak BSI berkolaborasi dengan pemerintah, lembaga keuangan lainnya dan dengan organisasi Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) yang ia pimpin.

Kemudian ia juga menyampaikan soal kemudahan yang didapat kan masyarakat Aceh daei bank konvensional harus juga didapatkan dari BSI.

“Ini penting agar masyarakat kita tidak hilang kesempatan,” ujarnya.

Terkait dengan program BSI Smart, Wali Kota menyambut baik dan memberikan apresiasi.  Menurutnya, apa yang dilakukan BSI merupakan program yang sinergis dengan Pemko Banda Aceh yang saat ini merupakan salah-satu kota pilot project di Indonesia dalam program smart city.

“Saat ini Banda Aceh merupakan salah-satu dari 100 kota smart city yang ditetapkan pemerintah pusat. Visinya menjadikan kota pintar Islami yang inovatif dan kompetitif. Tentunya BSI Smart ini selaras dengan program kota pintar Banda Aceh,” kata Aminullah.

Lanjutnya, sejauh ini Banda Aceh terus berupaya meningkatkan layanan kepada masyarakat melalui enam komponen smart city, yakni smart living, smart economy, smart governance, smart society, smart environment dan smart branding.

Sebelumnya, Direktur Retail Banking BSI Kokok Alun Akbar mengatakan melalui BSI Smart pihaknya berharap menjadi salah satu fasilitas kemudahan yang dapat diakses masyarakat Aceh.

BSI Smart, lanjutnya merupakan layanan keuangan laku pandai BSI (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) yang dapat melayani kebutuhan masyarakat, seperti pembukaan rekening, setor dan tarik tunai, transfer, pembayaran token listrik PLN dan penyaluran dana non tunai untuk bantuan sosial untuk mendukung program pemerintah.

Sementara itu, Kepala BI Perwakilan Aceh Achris Sarwani yang juga menyampaikan sambutannya sangat berharap BSI dari waktu ke waktu bisa terus berinovasi dan dimulai dari Aceh.

“Kita ingin melihat Aceh sebagai tolak ukur kesuksesan sistem keuangan syariah di Indonesia,” harapnya.[]

Irmawan Ajak Petani Kembalikan Kejayaan Sabang

0

Nukilan.id – Anggota DPR RI Asal Aceh H Irmawan S.Sos.MM melakukan kunjungan kerja perseorangan ke Kota Sabang 20-22 Oktober 2021.

Kunjungan tersebut Irmawan mengajak Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh Ir. Ferizal MSc.

Di kota Sabang Irmawan yang juga ketua DPW PKB Aceh melakukan audiensi dengan penyuluh dan petani

Dalam sambutannya ia mengatakan dulunya merupakan salah satu kabupaten penghasil komoditas perkebunan seperti cengkeh, pinang, kelapa dan komoditas lainnya akam tetapi akhir2 ini produksi komuditas ini mulai menurun bahkan cenderung tidak terdengar sama sekali.

Kota Sabang merupakan salah satu daerah pemilihan saya dari 15 kabupaten di provinsi Aceh dan tentu sebagai perwakilan masyarakat sabang di senayan kami wajib memperjuangkan aspirasi masyarakat sabang terutama di sektor pertanian dan perkebunan.

Harapan kita melalui Bimtek ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan penyuluh, petani dan stakeholder lainnya dalam memanfaatkan teknologi untuk peningkatan produksi tanaman cengkeh dan pinang yg sudah eksis di Sabang.

Kami berharap kepada para peserta untuk ikut kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar menjadi kota sabang sebagai penghasil utama cengkeh dan komoditas perkebunan lainya di provinsi Aceh.

Kami meminta kepada BPTP Aceh untuk terus memberikan bimbingan dalam pengembangan pertanian di kota sabang

Dan terakhir kita ingin sampaikan bahwa saya selaku anggota dpr ri asal aceh berkomitmen dan bersungguh2 untuk terus istiqamah memperjuangkan kepentingan masyarakat Aceh termasuk didalamnya masyarakat kota sabang tutup Irmawan didampingi Tenaga Ahlinya Munawar AR, MSI

Sementara itu kepala BPTP Aceh Ferizal mengatakan BPTP Aceh ingin memberikan teknologi spesifik bagi perkembangan pertanian di sabang sebagai kabupaten perhasil komoditas perkebunan sebagai penopang ekonomi petani.

BPTP Aceh akan mengintervensi petani cengkeh, kelapa, pinang dan komoditas perkebunan lainnya.

Perangi Narkoba, Pelajar SMA Ikuti Diklat Konselor Sebaya

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Para pelajar biasanya memiliki rasa keingintahuan yang tinggi. Untuk itu, penting sekali memberikan bekal pengetahuan yang benar. Jika tidak, dikhawatirkan mereka bisa mencoba hal yang negatif, seperti narkoba. Untuk yang satu ini harus dihindari oleh semua orang, tak terkecuali para siswa sekolah.

Hal demikian disampaikan Kepala UPTD Balai Tekkomdik, T. Fariyal, S.Sos, MM yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM saat membuka kegiatan
pendidikan dan pelatihan konselor sebaya bagi peserta didik dalam upaya pencegahan dini terhadap bahaya narkoba yang berlangsung di Aula Kantor Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Rabu, 20 Oktober 2021.

“Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan terus melakukan berbagai upaya agar dapat memutus mata rantai peredaran narkoba di masyarakat, khususnya para pelajar yang ada di seluruh Aceh. Salah satunya dengan pendidikan dan pelatihan ini,” tuturnya.

Biasanya, kata Fariyal, pelajar yang mengkonsumsi narkoba di awali perkenalannya dengan rokok. Dari kebiasaan inilah pergaulan semangkin meningkat, kemudian pelajar yang terkompilasi ini bergabung kedalam lingkungan orang yang pecandu narkoba.

“Awalnya mulai mencoba-coba hingga kecanduan. Ini sangat berbahaya pengaruh narkoba bagi kesehatan, maka jauhilah narkoba agar hidup kita selalu sehat,” pintanya.

Fariyal menjelaskan dampak negatif narkoba terhadap anak atau remaja adalah perubahan sikap, kepribadian, sering membolos, menurunnya kedisiplinan, menurunnya nilai pelajaran dan menjadi mudah tersinggung, sering mengantuk, malas, serta tidak memperdulikan kesehatan diri.

“Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan narkoba pada anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi narkoba,” tuturnya.

Maka dari itu, lanjut Fariyal kegiatan pelatihan seperti ini sangat membantu pemerintah bersinergi dengan masyarakat, orang tua, lembaga sosial, dan media yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sosial yang sehat tanpa narkoba. Kegiatan ini harus terus dilakukan secara berkelanjutan dengan metode terukur dan terarah.

Sementara Ketua Umum DPP Inspirasi Keluarga Anti Narkoba (IKAN) Aceh, Syahrul Maulidi, SE, M.Si mengatakan pendidikan dan pelatihan konselor sebaya tahap dua yang berlangsung selama tiga hari itu diikuti oleh 40 pelajar SMA dan SMK se-Kabupaten Aceh Besar.

“Melalui diklat ini, pelajar akan dikenali dan dijelaskan bahaya narkoba, lalu dilatih untuk mendeteksi dini bahaya narkoba, serta penanganan terhadap para pemakai dan pencandu narkoba,” katanya.

Syahrul menyebutkan narkoba adalah persoalan serius, karena barang ini sudah merambah ke segala lapisan masyarakat, bahkan hingga remaja dan pelajar. Remaja berumur 15 hingga 35 tahun merupakan usia yang paling rentan terpengaruh narkoba.

Pastikan Kondisi Keamanan, Kakanwil Kemenkumham Aceh Inspeksi di Rutan Sigli

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh Meurah Budiman didampingi Kasubbid Keamanan Indra Gunawan melakukan inspeksi mendadak di Rutan Kelas II B Sigli dalam rangka antisipasi gangguan Kamtib dan pengawasan pelaksanaan tugas pengamanan pada satuan kerja Rutan Sigli, Rabu (20/10/2021).

Menurut Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh Meurah Budiman kepada tim media menjelaskan inspeksi dilakukan dalam rangka tindak lanjut instruksi Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI terkait cek kesiapan pengamanan di Lapas dan Rutan pada hari libur nasional, Meurah Budiman mengatakan sesuai instruksi Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI Komjen Pol. Andap Budhi Revianto, S.I.K., MH untuk memastikan jajaran UPT pemasyarakatan dan imigrasi, lingkungan rumah dinas dalam keadaan aman, ujar Meurah Budiman.

Berada di Rutan Sigli Meurah Budiman memastikan dan memeriksa kehadiran petugas satuan pengamanan dan kelengkapan sarpras pengamanan pada hari libur. Menurut Meurah semua petugas regu jaga hadir lengkap, jumlah penghuni Rutan 418 orang berada dikamar hunian masing-masing dan area berangin-angin. Kepala Pengamanan Rutan (Ka. KPR) berada di Rutan dan Karutan berada ditempat sesaat kemudian tiba di Rutan”, ungkap Meurah.

Meurah Budiman mengingatkan jajarannya untuk tidak keluar kota meninggalkan tempat tugas dan dilarang cuti antara tanggal 18 sampai dengan 22 Oktober 2022, kecuali cuti hamil dan cuti bersalin dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dilingkungan keluarga dan masyarakat, tegas Meurah.

Selanjutnya didampingi Karutan dan Ka. KPR Rutan Kakanwil melakukan inspeksi diarea blok hunian dan pos pengamanan utama untuk memastikan CCTV berfungsi dengan baik. Karutan Sigli Faisal membenarkan Kakanwil melakukan inspeksi dan memantau kondisi area blok melalui perangkat CCTV di Pos Jaga Utama. Kakanwil juga mengingatkan agar meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini dalam pelaksanaan tugas pada hari-hari libur seperti ini, ungkap Karutan Sigli. []

Mahasiswa Minta PPID UIN Ar-Raniry Banda Aceh Transparan dan Akuntabel

0
Presiden Mahasiswa UIN Ar-Raniry, Ahmad Jaden. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Ahmad Jaden meminta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) UIN Ar-Raniry Banda Aceh untuk lebih transparan, akuntabel, agar informasinya merata kepada seluruh masyarakat, khsusunya mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

“Khususnya bagi mahasiswa minim informasi ada suatu kendala terbesar karena itu adalah kebutuhan untuk pengembangan pribadi, apalagi informasi tersebut dari kampus instansi perguruan Tinggi itu sendiri.

Selain itu, Ahmad sangat berharap PPID UIN Ar-Raniry Banda Aceh agar dapat lebih mudah di akses dan memiliki segala informasi yang dibutuhkan oleh mahasiswa termasuk pada pelayanan akademik. Baik itu informasi seputar beasiswa diploma, S1, S2 atau S3, dan yang pastinya informasi tentang lapangan kerja.

“Kami juga berharap PPID UIN Ar-Raniry mampu memberikan informasi yang valid kepada Mahasiswa dan masyarakat umumnya agar menjadi informasi satu pintu, yang mana hal tersebut dapat meminimalisir informasi hoax yang beredar tanpa tahu siapa yang bertanggung jawab,” pungkasnya. []

Reporter: Hadiansyah

4.700 Agen BSI Smart Siap Layani Masyarakat Aceh

0
Direktur Retail Banking Bank Syariah Indonesia Kokok Alun Akbar (tengah) memberikan reward dan apresiasi kepada agen BSI Smart terbaik (kanan) yang telah berperan menjadi agen literasi keuangan syariah di Aceh.

Nukilan.id – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) siap memperluas pangsa pasar di Aceh. Salah satunya, dengan meresmikan agen BSI Smart sebagai agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai).

BSI Smart menjadi wujud komitmen Bank Syariah Indonesia untuk terus memberikan layanan optimal bagi seluruh masyarakat di Aceh, dimana agen-agen BSI Smart merupakan peralihan agen dari BRILink yang sebelumnya telah beroperasi di Aceh. Sejak diberlakukannya Qonun Aceh, maka agen BRILink beralih menjadi agen BSI Smart.

Sejak Agustus 2021 lalu, peralihan seluruh agen BRILink menjadi agen BSI Smart telah mencapai 80 persen atau sekitar 4.700 agen BSI Smart yang tersebar di seluruh wilayah Aceh. Untuk meningkatkan kinerja dan bentuk apresiasi pada para agen, BSI akan memberikan penghargaan kepada agen-agen BSI Smart terbaik Tahun 2021.

“Reward diberikan kepada agen-agen BSI Smart terpilih dengan kategori transaksi tertinggi, kategori saldo terbesar serta kategori nominal transaksi terbesar selama periode Agustus – Oktober 2021. Harapannya tentu bukan semata reward, tapi lebih mengedepankan semangat membangun perekonomian syariah di Aceh dan menjadikan agen BSI Smart menjadi agen literasi keuangan syariah yang kompeten, jujur dan melayani masyarakat Aceh,” papar Direktur Retail Banking Bank Syariah Indonesia, Kokok Alun Akbar.

Tak hanya di wilayah Aceh, agen BSI Smart juga melayani nasabah yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada periode Agustus – Oktober 2021, total transaksi yang dilakukan agen BSI Smart di wilayah Aceh mencapai lebih dari 400 ribu transaksi dengan nominal transaksi mencapai Rp 860 Miliar.

BSI Smart dapat diakses melalui berbagai perangkat melalui smart phone, PC / laptop dan mesin EDC untuk melayani fitur yang beragam antara lain pembukaan rekening, setoran tunai, tarik tunai, pembayaran maupun pembelian serta turut mendukung program pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial.

Hadir dalam acara kick off BRILink menjadi BSI Smart diantaranya, Walikota Banda Aceh Aminullah Usman, Kepala Bank Indonesia Aceh Achris Sarwani, Kepala Divisi BRILink PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Kicky Andrie Devatra, Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Aceh Mawardi, Kepala Bagian Edukasi Perlindungan Konsumen OJK Aceh Moishe Sofyan A.S,Kepala Ombudsman Aceh Taqwaddin Husin dan Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Aceh Fachrial.

Retribusi Parkir Dinaikkan Rp 400 Juta, Dishub Aceh Tamiang: Kami Keberatan

0
Kepala Dinas Perhubungan Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar. (Foto: Nukilan/Poris)

Nukilan.id – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Tamiang, Yusriati, SE, M.Si, Ak.CA menetapkan kenaikkan Pendapat Asli Daerah (PAD) retribusi parkir melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh Tamiang pada anggaran perubahan tahun 2021.

Berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), pendapatan pada Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) bahwa, Anggaran Perubahan tahun 2021 berencana menetapkan setoran parkir sebesar Rp 400.000.000.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh Tamiang, Drs Syuibun Anwar menjelaskan, BPKD dan Dishub Aceh Tamiang sudah melakukan survei ke lokasi parkir yang ada di Kecamatan Karang Baru dan Kota Kuala Simpang serta melihat titik-titik parkir yang melakukan pengutipan setoran.

“Jadi, BPKD bisa melihat langsung dan bertanya berapa setiap hari setoran pakir yang dikutip oleh pihak Dinas Perhubungan Aceh Tamiang. Jadi kedatangan Kami ke lokasi hanya untuk mendampingi pihak BPKD saja,” kata Syuibun Anwar saat ditemui Nukilan.id di ruang kerjanya, Selasa (19/10/2021).

Menurutnya, membuat rencana menaikan penetapan setoran parkir ini boleh saja, itu kan hanya target.

“Namun, apakah itu bisa terpenuhi atau tidak, itu belum tau, kita lihat saja nanti,” tutur Syuibun Anwar.

Karena, sambungnya, nanti fakta dilapangan yang menentukan semua, biasanya PAD dari setoran parkir pertahun itu sebesar Rp 260.000.000, dan ini merupakan hal yang wajar, karena tidak ada penambahan lahan parkir.

“Kalau nilai setoran PAD sekarang itu memang dapat terpenuhi, walaupun kita menghadapi segala kendala yang ada,” pungkas Syuibun Anwar.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Aceh Tamiang telah menyurati Kepala BPKD Aceh Tamiang melalui surat nomor 974/2021/2021 tanggal 27 Agustus 2021 perihal ketetapan PAD perparkiran pada anggaran perubahan tahun 2021 yang ditandatangani langsung Kadishub Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar.

Dalam surat tersebut menyatakan bahwa, berdasarkan RKA SKPD pendapatan pada SIPD anggaran perubahan tahun 2021 bahwa target untuk retribusi parkir dinaikkan dari yang semula yaitu Rp. 260.000.000 menjadi Rp. 400.000.000, yang mana kenaikkannya mencapai 65% , tanpa adanya koordinasi tentang kenaikan PAD dengan Dinas Perhubungan.

“Berkenaan hal tersebut diatas, kami merasa keberatan atas kenaikkan target PAD parkir pada anggaran perubahan ini yang mencapai 65% dari target yang ditetapkan sebelumnya, dan kami mohon untuk dapat ditinjau ulang berdasarkan kondisi yang ada dilapangan,” tulis Kadishub Aceh Tamiang dalam surat itu.

Reporter: Poris

Surat Dinas Perhubungan Aceh Tamiang. (Foto: Ist)

Manparekraf Tinjau Gampong Nusa Finalis Anugerah Desa Wisata di Aceh Besar

0
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menumpangi becak motor menuju gampong atau desa wisata Nusa, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (20/10/2021). Foto: Antara.

Nukilan.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meninjau gampong atau desa wisata Nusa, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, yang masuk dalam 50 finalis Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADW) 2021.

“Gampong Nusa ini masuk sebagai 50 finalis Anugerah Desa Wisata Indonesia. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini kita bisa terus mengajak wisatawan datang ke Gampong Nusa ini,” kata Sandiaga di Aceh Besar, Rabu.

Dari gerbang Gampong Nusa, Sandiaga meminta tukang becak motor untuk mengantarkannya ke tengah-tengah Gampong Nusa, yang telah ditunggu masyarakat setempat.

Belum jauh becak motor berjalan, Menparekraf dicegat sekelompok pemuda yang sedang bermain bulu tangkis, meminta agar ikut main bersama. Hal yang sama juga dilakukan oleh anak-anak yang sedang bermain kelereng, memintanya ikut bermain.

Setiba di pusat gampong, Sandiaga telah ditunggu warga. Ia disambut dengan dua tarian tradisional daerah Tanah Rencong itu yakni Rapa’i dan Ratoh Duek.

Ketika mengelilingi gampong wisata, Menparekraf juga disuguhkan tarian seudati, proses memasak aneka kuliner, proses pembuatan kerajinan tangan, dan hasil aneka kuliner produk UMKM Gampong Nusa.

Selain itu, Sandiaga juga meninjau stand fesyen dan kriya, camping area, dan bahkan ikut memancing dengan alat pancing tradisional di sungai gampong setempat.

Pegiat Desa Wisata Nusa, Aceh Besar Rubama mengatakan desa wisata Nusa merupakan gampong yang terus bergerak mengembangkan desa wisata berbasis masyarakat.

Potensi lokal yang dimiliki terus diramu menjadi berbagai atraksi wisata dengan tujuan utama, dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

Salah satunya, saat ini Gampong Nusa telah memiliki 42 unit homestay, rumah panggung kayu tradisional dengan balutan warna-warni dari swadaya warga desa Nusa.

“Bangkit dari keterpurukan tsunami 2004 silam, banyak proses yang kita lalui sejak 2010 kita menginisiasi untuk memanfaatkan potensi di gampong berbasis based tourism. Kita ingin mewujudkan gampong berdaulat dan kemudian masyarakat sejahtera dan kuat,” kata Rubama. [antara]

Menyambut Hut ke 57, Partai Golkar Abdya Santuni Warga Kurang Mampu

0

Nukilan.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Partai Golkar Aceh Barat Daya dalam rangka menyambut Hut Ke- 57 melaksanakan kunjungan ke rumah warga kurang mampu di Gampong Alue Rambot, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya.

“Ibu halimah salah satu warga kurang mampu, mempunyai seorang putri Husnul Qatimah umur 9 tahun, mengalami kebutaan dan lumpuh sejak lahir, dan ini perlu perhatian dari semua pihak,”. kata Agusri Samhadi, SH Ketua DPD II Golkar Abdya, Rabu (20/10/2021).

“Dengan adanya kunjungan dari DPD II Golkar Abdya sedikit terbantu meringankan beban keluarga ibu Halimah dengan tanggungan 3 orang putri,” Ucap  Agusri

“Dari kondisi Rumah, masih terbuka dan kurang layak untuk tempati”

Berharap kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya untuk dapat membantu merenovasi rumah ibu halimah melalui pogram Baitul Mal atau program lain sehingga layak untuk di tempati. Sebut Agusri Samhadi

Selanjutnya kata dia, semoga Partai Golkar Abdya selalu bisa berbuat yang tebaik dan hadir di tengah-tengah masyarakat. Ikut dihadiri, Ketua, Sekretaris beserta pengurus DPD II Golkar Abdya. []