Beranda blog Halaman 1941

MoU Batal, GP Ansor: Langkah Pemerintah Aceh Gaet Investor ke Dubai Sudah Benar

0
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Azwar A.Gani. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Aceh, Azwar A.Gani mengatakan bahwa, dari sudut kajian investasi keberangkatan Pemerintah Aceh ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) dalam hal menggaet investor sudah benar.

“Karena pihak UEA sudah beberapa kali ke Aceh melakukan kunjungan kerjanya dan Pemerintah Aceh baru kemarin melakukan kunjungan balasan terkait rencana investasi tersebut,” kata Azwar kepada Nukilan.id di Banda Aceh, Selasa (9/11/2021).

Menurutnya, dalam hal kerjasama investasi, kunjungan balasan merupakan suatu sinyal bahwa Pemerintah Aceh berkomitmen menyambut kedatangan investor ke Aceh.

“Terlepas pertemuan tersebut membuahkan hasil atau tidak itu merupakan sudut pandang yang lain,” ujar Azwar.

Namun, kata dia, terkait dengan kerugian negara yang selama ini diklaim oleh publik, saya rasa itu hal yang wajar. Sisi positifnya adalah publik masih peduli dan ini juga membuktikan control publik atas pemerintahan di Aceh masih berjalan.

“Tidak bisa kita langsung klaim bahwa keuangan daerah rugi akibat gagalnya penandatangan MoU tersebut. Pak Nova selaku kepala daerah ke UEA itu mewakili daerah, ya wajar menggunakan anggaran belanja daerah,” ungkap Azwar.

Selain itu, Azwar menegaskan, jika kepentingan investasi tersebut atas nama pribadi, maka Gubernur Aceh, Nova Iriansyah akan kita gugat sama-sama.

“Tapi jika untuk kepentingan daerah kita harus mendukung kebijakan investasi tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Azwar juga menyarankan bahwa, Pemerintah Aceh harus melakukan evaluasi kembali terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Karena selama ini kami menilai bahwa Badan Usaha tersebut tidak memberikan keuntungan kepada daerah,” terangnya.

Menurut Azwar, BUMD ini harus dikelola oleh orang-orang profesional, agar dapat membawa keuntungan untuk daerah.

Reporter: Hadiansyah

Himapol Indonesia Gelar Kongres VI dan Seminar Nasional

0
Acara Konggresb VI Himapol Indonesia dan Seminar Nasional (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Indonesia melaksanakan Kongres ke-VI Tahun 2021 di DKI Jakarta. Rangkaian kegiatan kongres diibuka dengan seminar nasional yang bertempat di Ballroom D Hotel Jakarta Selatan pada hari Senin (8/11/2021).

Seminar nasional membumikan tema “Peran Organisasi dalam Mereparasikan Konstitusi” dibuka oleh Adriansyah selaku Biro Pemerintahan dalam hal ini mewakili Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta, mengajak mahasiswa untuk berkonstribusi dalam membangun negeri dan mengawal jalannya pemerintahan.

Selanjutnya, sambutan kedua dari Agung Laksono selaku Dewan Pertimbangan Presiden mengatakan bahwa dalam sebuah kongres tidak hanya dijadikan untuk sarana pergantian ketua, melainkan kongres dalam sebuah organisasi itu dianggap penting sebagai konsolidasi antar mahasiswa terutama bagi mahasiswa politik, untuk mewujudkan peran organisasi, dan unsur reparasi konstituasi tersebut diperlukan adanya sebuah kongres.

Dengan demikian dapat memunculkan mahasiswa yang disegani, berprestasi, dan berperan aktif. Setelah melakukan sebuah sambutan dan beberapa pembicara kunci, Bapak Agung Laksono secara resmi membuka kegiiatan kongres Himapol Indonesia ke-VI pada pukul 09:30 WIB.

Dilanjutkan dengan Acara diskusi panel dengan dua pemateri oleh Anggota DPR RI Muslim dan anggota DPD RI Fachrul Razi, yang berjudul “Organisasi sebagai Wadah bagi Para mahasiswa untuk aktif intelek, kreatif, dan inovatif”.

Anggota DPR RI Muslim menjelaskan, mengenai manfaat masuk organisasi, tips rahasia dalam berorganisasi, dan hal apa yang harus kita hindari dalam berorganisasi. Pemaparan materi tersebut ditutup dengan beliau memberikan sebuah filosofi perahu.

“organisasi adalah perahu yang akan membawa mahasiswa menuju kehidupan yang tidak disangka, unik, butuh perjuangan, bahagia, dan kenangan”. Ucap Muslim

Lalu diskusi selanjutnya dipaparkan oleh Bapak Fachrul Razi. Beliau memaparkan mengenai ruang lingkup DPD RI, seperti agenda prioritas, agenda lainnya, tujuan, ruang lingkup dan jangkauan perubahan. Seminar nasional ditutup dengan sesi tanya jawab dan penyerahan plakat kepada narasumber.[]

BPBD dan Distanbunak Aceh Tamiang Buka Taman Hortikultura

0
(Foto: Nukilan/Poris)

Nukilan.id – Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerjasama dengan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak) Aceh Tamiang membuka taman hortikultura (Hortipark) berbasis pemberdayaan masyarakat di lahan sekitar 1 hektar yang terletak di belakang kantor BPBD Aceh Tamiang.

“Sebelumnya lahan ini adalah hutan dan sekarang kita manfaatkan sebagai areal perkebunan untuk ketahanan pangan dan menambah ekonomi masyarakat. Apalagi di masa pandemi Covid-19 sekarang ini, ekonomi masyarakat sangat memprihatinkan,” ungkap Kepala BPBD Aceh Tamiang, Syahril, SP.

Ia mengatakan, dalam tehnik pengolahan lahan ini, pihaknya melibatkan Dinas Pertanian, mulai dari proses penanaman hingga proses pemupukan.

“Disini kita menanam sayuran, seperti bayam, kangkung, sawi dan juga kita tanaman bawang serta lain sebagainya. Dan kita memakai pupuk organik, agar cepat menghasilkan,” jelas Syahril.

Selain itu, Syahril menambahkan bahwa, tanaman ini menggunakan dana swadaya bersama. Penghasilan dari tanaman ini kurang lebih Rp. 100.000/hari

“Dan tanaman ini selama 20 hari tanam sudah dapat dipanen. Hasil panen nantinya diambil oleh agen sayur, dari penjualan itu bisa menambah penghasilan mereka,” tuturnya.

Syahril juga mengatakan bahwa, kedepan pihaknya akan berusaha menjadikan sistem agrowisata yaitu tempat rekreasi masyarakat.

Reporter: Poris

Tersangka Korupsi Jembatan Kuala Gigieng Diperiksa, Kuasa Hukum: Klien Kami Sangat Kooperatif

0
Praktisi Hukum, Kasibun Daulay, SH. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Kuasa Hukum PPTK (Kurniawan) yang merupakan salah satu tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) penyimpangan pada pembangunan Jembatan Kuala Gigieng Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Pidie tahun anggaran 2018, Kasibun Daulay, SH menyatakan bahwa kliennya sangat kooperatif dalam menjalani seluruh pemeriksaan yang dilakukan oleh Jaksa Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh.

Saat dikonfirmasi Nukilan.id, Selasa (9/11/2021) dia membenarkan bahwa kliennya telah memenuhi panggilan dan sangat kooperatif dalam pemeriksaan sebagai tersangka pada Senin (8/11/2021) kemarin.

“Benar klien kami telah memenuhi panggilan Jaksa Penyidik Kejati Aceh kemarin. Ia sangat kooperatif. Karena ini demi terungkapnya fakta-fakta yang sebenarnya dan tidak boleh ada lagi ruang gelap dalam perkara ini,” ungkap Kasibun Daulay.

Pemanggilan tersebut sebagaimana tertuang dalam Surat Panggilan Kejaksaan Tinggi Aceh Nomor B–3693/L.1/Fd.1./11/2021 tertanggal 01 November 2021. Yang mana selain Kurniawan sebagai PPTK, panggilan itu juga ditujukan kepada Ir. Fajri, MT selaku Kadis PUPR Aceh Tahun 2018 dan Ir. Jhonneri Ferdinan, MT selaku KPA/Kepala UPTD Wilayah 1 Tahun 2018.

Didampingi Faisal Qasim, SH, MH yang merupakan Penasehat Hukum Kurniawan lainnya, Kasibun mengungkapkan bahwa apa yang disangkakan Penyidik kepada kliennya tersebut tidak seluruhnya benar, karena menurutnya kliennya sebagai PPTK dalam proyek tersebut telah menjalankan tugas sesuai aturan dan sesuai perintah atasan.

“Klien kami hanya anak buah yang bekerja secara teknis, tidak memiliki kewenangan bertindak diluar arahan dan petunjuk atasan,” ujarnya.

Sementara itu, Faisal Qasim, SH MH menegaskan bahwa sebagai warga negara yang baik, kliennya akan taat hukum dan akan mengikuti seluruh proses hukum yang sedang berjalan dengan sebaik-baiknya.

“Klien kami tersebut sangat kooperatif dan tidak pernah mempersulit, mulai dari proses penyelidikan maupun proses penyidikan di Kejaksaan Tinggi Aceh, ia sangat kooperatif,” pungkas Faisal.

Sebagaimana diketahui penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan Penyimpangan pada Pembangunan Jembatan Kuala Gigieng Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Pidie memasuki babak baru yaitu penetapan para tersangka, yang melibatkan Pengguna Anggaran Ir. Fajri, MT, Kuasa Pengguna Anggaran, Ir. Jhonneri Ferdinan, MT, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan juga rekanan pelaksana dan konsultan. Surat penetapan tersangka tersebut dikeluarkan oleh Kejati Aceh pada tanggal 22 Oktober 2021 di Banda Aceh. []

Tiga Penyidik Dinonaktifkan, Razman Ucapkan Terima Kasih dan Apresiasi Polda Aceh

0
(Foto: Nukilan/Hadiansyah)

Nukilan.id – Pengacara Nasional, Dr. H. Razman Arif Nasution, SH, S.Ag, MA, Ph.D mengapresiasi Kepolisian Daerah (Polda) Aceh yang telah merespon dan menindaklanjuti laporannya terkait perilaku oknum penyidik Polda Aceh yang diduga telah melakukan pemerasan terhadap kliennya Sunardi.

Sunardi merupakan salah satu tersangka kasus pengurangan kadar emas dan juga pemilik toko emas di Kampung Baru, Kota Banda Aceh.

“Tentu yang pertama sekali lagi saya ucapkan terima kasih karena bapak Kapolda, bapak Wakapolda, bapak Irwasda dan bapak Kabid Propam telah menindaklanjuti laporan kami, dan kami sangat mengapresiasinya,” ucap Razman kepada Nukilan.id dalam konferensi pers, Selasa (9/11/2021).

Menurutnya, perilaku oknum penyidik Polda Aceh tersebut telah melanggar etika penyidikan dan juga melanggar KUHP. Namun, tentang apa dan seperti apa hukumannya diserahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang dan tentunya kepada Kapolda Aceh, Bapak Irjen Pol Ahmad Haydar.

“Yang paling pokok adalah ada indikasi tentang apa yang kami lapor. Indikasi itu sama dengan praduga tak bersalah, tersangkanya pun begitu. Jadi dengan telah dinonaktifkan tiga penyidik saya mengucapkan terima kasih,” ujar Razman.

Karena, sambungnya, dengan dinonaktifkan tiga penyedik Polda Aceh ini, artinya ada indikasi yang dilakukan.

“Kalau tidak ada, tidak mungkin dinonaktifkan. Meskipun klien saya hari ini statusnya terdakwa, tapi itu dimulai dari proses yang tidak normal,” pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh menetapkan empat orang tersangka terkait kasus pengurangan kadar emas yang dilakukan oleh empat toko emas di Kota Banda Aceh. Penetapan tersangka ini dilakukan Polda Aceh, Kamis (22/7/2021) melalui gelar perkara. Para tersangka itu merupakan pemilik dari empat toko emas tersebut.

Praktik curang ini terungkap karena adanya informasi yang diterima oleh Ditreskrimsus Polda Aceh. Berdasarkan informasi itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mendapati empat toko emas yang melakukan hal tersebut.

Pengungkapan penjualan emas tak sesuai kadar itu diketahui setelah adanya penyelidikan dan dibuktikan dengan hasil yang dikeluarkan oleh Laboratorium Balai Besar Kerajinan Batik yang berada di Yogyakarta.

“Sudah diperiksa di laboratorium dan hasilnya memang benar. Hasil pemeriksaannya menunjukkan adanya pengurangan kadar emas,” kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy. []

Reporter: Hadiansyah

Bibit Siklon Terdeteksi di Laut Aceh, Gubernur Imbau Bupati/Wali Kota Waspada

0
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, memberikan sambutan pada Pembukaan Webinar Seizing Opportunities in the Western Part of Indonesia, Investment Project Showcase Aceh, yang diselenggarakan Lembaga Pusat Promosi Indonesia, di Rumah Dinas Wakil Gubernur, Banda Aceh, Kamis (12/8/2021).

Nukilan.id – Gubernur Aceh Nova Iriansyah, menghimbau seluruh bupati/wali kota, di wilayah yang berpotensi terjadinya curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat untuk siaga, dan bersiap-siap jika terjadi bencana banjir, banjir bandang dan tanah longsor, Senin (8/11/2021).

Himbauan tersebut disampaikan oleh Gubernur menyikapi peringatan dini yang disampaikan oleh Nasrol Adil, selaku Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Stasiun Meteorologi Kelas 1 Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, yang telah menyampaikan informasi tersebut, melalui Surat Nomor ME.02.04/007/KBTJ/XI/2021, dengan hal Info Siaga Bencana Hidrometeorologi Aceh tanggal 8 November 2021.

“Kesiap-siagakan penting, agar jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan instansi terkait bisa segera mengaktifkan rencana kontijensi menjadi rencana operasi penanggulangan bencana,” ujar Gubernur.

Gubernur Aceh juga telah memerintahkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh Ilyas, untuk memantau perkembangan situasi day to day, dan berkoordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten/Kota serta mitra kerja lainnya seperti Dinas Sosial, TNI dan Polri.

Menyikapi hal tersebut, Kalak BPBA Ilyas mengimbau agar masyarakat senantiasa waspada.

“Jika terjadi fenomena alam atau bencana segera berkoordinasi dengan BPBD setempat. Kami juga terus akan memonitor setiap potensi yang akan terjadi,” imbuh Ilyas.

Dalam surat yang disampaikan kepada Gubernur Aceh, Nasrol menyampaikan, bahwa saat ini mulai terdeteksi tumbuhnya bibit siklon tropis 91B di Samudera Hindia Barat Aceh.

“Kondisi tersebut berpotensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang serta dapat menyebabkan bencana banjir dan longsor, hingga tanggal 9, 10, dan 11 November 2021,” ujar Nasrol.

Lebih lanjut Nasrol menambahkan, berdasarkan pantauan AoM TCWC (Tropical Cyclone Warning Centre) Jakarta, terdapat potensi daerah tekanan rendah atau Bibit siklon tropis 91B di Samudera Hindia Barat Aceh dengan kecepatan angin di pusatnya mencapai 20 Knots dan tekanan udara 1010 MB, bergerak ke arah Barat (menjauhi wilayah Indonesia).

“Bibit siklon ini berpotensi untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan dalam kategori rendah,” sambung Nasrol.

Dalam suratnya, Nasrol juga menjelaskan, bibit siklon 91B ini membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di pesisir barat hingga selatan Aceh. Mulai dari Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, dan Simeulue, dan daerah pertemuan angin (konfluensi) di Selat Malaka sebelah Timur Aceh.

Kondisi ini sambung Nasrol, dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan konvektif yang dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut. []

Deretan Selebriti Tanah Air yang Miliki Yayasan Sosial

0
Foto: minews.id

Nukilan.id – Menjadi seorang selebriti jelas merupakan pekerjaan yang sangat menguntungkan secara finansial, dan sering kali, orang terkenal ingin memberikan sebagian hartanya kembali kepada masyarakat dengan mendirikan yayasan atau menyumbang untuk amal. Kegiatan sosial ini biasanya mereka lakukan secara diam-diam.

Inilah deretan selebrti yang memiliki yayasan sosial dan layak dijadikan sorotan.

1. Dian Sastrowardoyo

Selain memiliki paras cantik dan bakat akting yang luar biasa, sosok Dian Sastrowardoyo ternyata memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Dian mendirikan Yayasan Dian Sastro yang didirikan tahun 2009, bersama ibunya, Dwi Parwati Setyorini. Yayasan tersebut berfokus pada pendidikan perempuan yang kurang mampu.

2. Cinta Laura

Aktris cantik blasteran Jerman ini ternyata memiliki sebuah yayasan yang bergerak di bidang pendidikan bernama Sekarseno Peduli. Yayasan yang didirikan oleh Cinta bersama keluarganya ini membiayai pendidikan anak-anak yang tidak mampu dan telah menaungi belasan sekolah di Bogor, Jawa Barat.

3. Agnez Mo

Penyanyi yang sukses menembus kancah internasional ini telah membangun sebuah yayasan bernama Anak Muda Foundation. Yayasan yang di bangun Agnez Mo ini mengumpulkan donasi untuk membantu para korban bencana alam. Kedepannya, sang diva ini juga memiliki cita-cita membangun yayasan khusus untuk anak-anak.

4. Alena Wu

Alena Wu menyediakan program sekolah gratis bagi anak-anak yang kurang mampu melalui Alena Free Foundation. Setelah itu, ia mengembangkan sebuah sekolah bersama dengan teman-temannya. Sekolah yang dikenal sebagai Alena Sahabat Anak ini telah mengakomodasi ratusan murid setiap pertemuan.

5. Nadia Mulya

Pada 2014, presenter cantik ini mendirikan sebuah yayasan sosial di bidang bencana dan pendidikan bersama Kanaya Tabitha dan Aline Adita. Yayasan tersebut diketahui telah berkontribusi pada penanganan bencana Sinabung bertahun-tahun lalu dengan mengajarkan bahasa inggris dan trauma healing pascabencana.

6. Celine Evangelista

Celine Evangelista menjabat sebagai pimpinan Yayasan Pendidikan Bunga Kasih di Sidoarjo, Jawa Timur. Yayasan ini mendirikan sekolah untuk anak kurang mampu dengan biaya gratis. Mantan istri Stefan Willian ini mengandalkan penghasilannya dari dunia entertainment dan bantuan beberapa donatur untuk menjalankan yayasannya.

7. Tompi

Penyanyi dengan suara merdu yang khas, Tompi, mendirikan sebuah yayasan sosial bibir sumbing bersama beberapa rekannya. Menurut dokter bedah plastik itu, operasi untuk bibir sumbing menghabiskan biaya yang besar. Untuk itu, ia bersama rekan-rekannya membuka yayasan untuk meringankan biaya operasi bibir sumbing bagi mereka yang tak mampu.

Sumber: minews.id

BMKG: Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Aceh, Waspada Banjir dan Longsor

0
Ilustrasi Hujan Lebat dan Angin Kencang. (Foto: BNPB)

Nukilan.id – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Nasrol Adil menyampaikan informasi siaga bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh mulai 9-11 November 2021.

Informasi itu disampaikannya melalui surat nomor ME.02.04/007/KBTJ/XI/2021 tanggal 8 November 2021, perihal Info Siaga Bencana Hidrometeorologi Provinsi Aceh yang ditujukan kepada Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Dalam surat tersebut, Nasrol menjelaskan, siaga bencana hidrometeorologi itu berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Aceh yang dapat menyebabkan banjir dan longsor.

“Sehubungan dengan terdapatnya bibit siklon tropis 91B di Samudera Hindia Barat Aceh, berikut kami sampaikan informasi siaga bencana hidrometeorologi berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petit dan angin kencang serta dapat menyebabkan bencana banjir dan longsor, berlaku tanggal 9, 10, 11 November 2021,” jelas Nasrol dalam surat tersebut.

Sementara itu, Koordinator Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I SIM, Zakaria mengatakan, potensi hujan lebat tersebut dapat terjadi di seluruh wilayah Aceh, namun yang lebih dominan dapat terjadi wilayah pantai Barat Selatan Aceh.

“Yang lebih berefek itu pada wilayah Barat Selatan, karena siklon tropis ini tumbuh di Samudera Hindia. Sementara untuk wilayah Timur dan Utara, terdampak dari belokan angin akibat siklon tropis ini,” kata Zakaria, Senin (8/11/2021).

Sebab itu, kata dia, bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perkotaan, hilir, dataran rendah hingga wilayah cekungan, agar dapat waspada potensi bencana banjir.

“Untuk warga yang tinggal di wilayah pegunungan, perbukitan terutama dengan kemiringan di atas 45 derajat untuk waspada terhadap bencana tanah longsor,” imbaunya. [red]

1 Pelaku Penembakan Pos Pol Panton Reu Ditangkap, 6 Lainnya Masih Diburu

0

Nukilan.id – Satu pelaku penembakan Pos Pol Panton Reu Polres Aceh Barat berinisial JH berhasil ditangkap Tim Gabungan Polres Aceh Barat dan Ditreskrimum Polda Aceh. Sedangkan 6 lainnya sampai saat ini masih diburu petugas.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si., dalam keterangan tertulisnya kepada awak media, Senin malam (8/11/2021).

Winardy menyampaikan, JH ditangkap karena diketahui terlibat dalam penembakan pos polisi tersebut. Ia mengakui perannya sebagai pemantau sekaligus operator HT dalam penembakan itu.

“JH ini melakukan pemantauan dengan menggunakan HT, baik sebelum maupun sesudah penembakan terjadi,” sebut Winardy.

Berdasarkan pemeriksaan yang sudah dilakukan, sebutnya, motif penembakan itu diketahui karena mereka sakit hati terhadap aparat kepolisian yang sering melakukan penindakan terhadap tambang ilegal di daerah tersebut.

Dalam pemeriksaan juga terungkap, kalau senjata yang digunakan dalam penembakan tersebut adalah jenis AK 56 dan jenis M16. Namun, saat ini baru 2 unit HT dan satu sepeda motor yang sudah berhasil diamankan. Saat ini JH diperiksa maraton dan diperdalam kembali untuk mengetahui asal usul senjata.

Terkait 6 pelaku lainnya yang masih DPO, Winardy mengimbau agar segera menyerahkan diri.

“Kepada para DPO yang terlibat, diharapkan segera menyerahkan diri. Yang pastinya, nama-namanya sudah dikantongi petugas dan saat ini terus diburu, Polisi tidak akan segan memberikan tindakan tegas dan terukur kalau terjadi perlawanan saat akan diamankan,” imbaunya.

Sebelumnya, Polda Aceh sudah mengamankan sebanyak 5 orang terkait penembakan Pos Pol Panton Reu, Polres Aceh Barat. Namun, 4 orang sudah dilepaskan karena tidak terlibat dalam penembakan tersebut.

Polisi hanya melakukan penahanan terhadap DP dan dikenakan UU Darurat karena diketahui menyimpan 3 butir peluru aktif kaliber 5,56 mm tetapi setelah dilakukan pendalaman alibi dan motif nya secara _scientific investigation_ oleh penyidik maka penyidik berkesimpulan DP tidak terlibat penembakan Pos Pol.

Dan karena ada jaminan dari keluarga, keuchik dan pengacara maka saat ini penahanan DP ditangguhkan. Yang bersangkutan selama pemeriksaan juga sangat koperatif. []

Jelang Dies Natalis UTU, HMTS Gelar Ajang CRANE 5 dan Ini Pemenangnya

0

Nukilan.id – Jelang Dies Natalis ke-12, Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) Universitas Teuku Umar (UTU) kembali menggelar kegiatan tahunan yaitu CRANE (Civil Race and Exhibition) ke-5 tahun 2021 dengan tema “Adaptation for Action”.

Adapun rangkaian kegiatan yaitu Open Ceremony dan Webinar Nasional, Olimpiade Fisika dan Matematika (OFIKA) yang diikuti tingkat SLTA se Aceh Barat – Nagan Raya, Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional(LKTIN) yang diikuti berbagai Perguruan Tinggi di tanah air, Lomba Poster Nasional dan diakhiri dengan HMTS Awards dan Clossing Ceremony.

Rangkaian kegiatan dimulai pada tanggal 01 November s/d 03 November 202 dan dipusatkan di Kampus Intergratif Universitas Teuku Umar Alue Penyareng, Meulaboh, Aceh Barat.

Kegiatan CRANE 5th 2021 dibuka langsung secara daring (via zoom dan youtube) oleh Rektor UTU yang diwakili oleh Wakil Rektor III Bapak Dr. Mursyidin, MA, Senin (1/11/2021).

Wakik Rektor UTU berharap, kegiatan positif seperti CRANE ini agar terus dipertahankan karena sangat berguna bagi internal dan eksternal apalagi dalam konteks kampus merdeka.

Setelah pembukaan langsung dilanjutkan dengan Webinar Nasional “Implementasi metode BIM dalam Pengembangan Infrastruktur”.

Hari kedua dilanjutkan dengan kegiatan perlombaan yaitu LKTIN secara daring dan OFIKA secara luring di Aula Gedung Kuliah Terintegrasi (GKT) UTU, yang dilaksanakan sehari penuh.

Selanjutnya, Dekan Fakultas Teknik UTU, Dr Ir M Isya, MT, turut memberikan apresiasi kepada seluruh komponen yang terlobat dalam ajang CRANE V tahun 2021, ini merupakan bagian dari pembinaan dan pengembangan kemahasiswaan sebagaimana yang diamanatkan dalam tridarma perguruan tinggi, sekaligus implementasi dari program Kampus Merdeka Belajar Merdeka.

Pada puncak kegiatan CRANE V, digelar acara HMTS Awards dan Clossing Ceremony, berupa penobatan Dosen Terbaik dan Terfavorit Pria-Wanita, pemberian penghargaan kepada demisoner dan SC, serta pentas seni dari sanggar seni HMTS UTU, dilaksanakan, Rabu, 3 November 2021 di Aula Kampus UTU.

Dekan FT diwakili oleh Wadek I bidang kemahasiswaan FT UTU, Samsunan, S.T., M.T dalam sambutan penutupan kegiatan menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut berpartisipasi atas pelaksanaan Crane yang ke-5 berjalan dengan baik dan lancar.

“Baik untuk panitia, para pengurus Ormawa, para alumni, dukungan dan dorongan para dosen, para dewan guru, serta para sponsorship yang ikut mendukung acara tersebut. Walaupun ada rasa was-was karena pelaksanaan dalam masa pandemik Covid-19, Alhamdulillah acaranya berjalan dengan tertib dan sukses, dengan tetap menerapkan protocol kesehatan,” ungkapnya.

Selanjutnya ucapan selamat kepada para pemenang dan para peserta yang belum menang agar terus belajar agar lebih baik. Karena acara lomba ini hanya untuk mencapai nilai-nilai kopetisi dengan sehat.

“Tidak ada yang kalah, yang ada hanya kesempatan belum tercapai. Yang menang adalah yang terbaik diantara teman-teman yang baik, jadi jangan berkecil hati. Harapannya untuk tahun depan agar bisa dilaksanakan yang lebih meriah lagi, jika pandemik sudah berakhir,” kata Warek.

Ketua HMTS-UTU, Riza Marzi menjelaskan bahwa dalam rangka menyemarakkan Dies Natalis UTU ke 15, serta Wisuda UTU ke 12, yang dilaksanakan pada 14 November nanti, untuk perlombaan LKTIN dan OFIKA, panitia telah menyiapkan selain trophy dan sertifikat juga menyerahkan uang santunan kepada masing-masing pemenang lomba, Juara 1 sebanyak Rp. 1.000.000,Juara II, sebanyak Rp 750.000, Juara 3, sebanyak Rp, 500.000.

Mewakili panitia, Riza Marzi menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut berpartisipasi atas pelaksanaan Crane yg ke-5 berjalan dengan baik dan lancar.

Hadir dalam acara ini, Rektor UTU, Dekanad FT UTU, ka prodi Teknik Sipil, para dosen, teman-teman HMTS dan panitia, para senior alumni teknik sipil, para mahasiswa dan dosen dari berbagai peguruan tinggi peserta lomba LKTI, para dewan guru dan siswa peserta lomba OFIKA, serta para sponsorship yang ikut mendukung acara tersebut.

Selanjutnya, turut hadir sebagai undangan dalam acara puncak tersebut, Said Fadhlain, S. IP., M.A salah satu dosen pendidikan karakter di FT UTU, memberikan respek sekaligus apresiasi kepada HMTS UTU beserta panitia pelaksana ajang CRANE V khsusunya, dimana adek-adek mahasiswa/I dari rumpun keilmuan eksakta (Teknik Sipil), telah merpetunjukkan bagaimana nilai-nilai kolaborasi, kompetisi, kretifitas, inovasi dipadukan dalam sebuah perhelatan akbar khususnya jelang milad dan wisuda UTU tahun 2021. Ditengah-tengah Pandemik Covid 19, mampu mengusung kebersamaan agar terus berkarya dan berinovasi mewujudkan kampus UTU sebagai sumber inspirasi dan refferensi peradaban bangsa.

Berikut para pemenang ajang lomba LKTI dan OFIKA :

Pemenang LKTI

Juara I

Tim Circle Maya dari Universitas Diponegoro, Semarang

Juara II

Tim Gautama dari Politeknik Negeri Jakarta

Juara III

Tim Base Angel dari Universitas Teuku Umar

Pemenang Olimpiade Matematika

Juara I

Fhara Diva (MAN 1 Aceh Barat)

Juara II

Muri Rahman (MAN 1 Aceh Barat)

Juara III

Fitri Malini (MAN 1 Aceh Barat)

Pemenang Olimpiade Fisika

Juara I

Muhammad Bintang Indra Hidayat (MAN 1 Aceh Barat)

Juara II

Yuliza Maita (SMA Negeri 1 Kuala)

Juara III

Daffa Suci Inggriani (MAN 1 Aceh Barat)

Untuk Ajang HMTS Award:

Dosen terfavorit pria, Muhammad Ikhsan, ST., MT

Dosen terfavorit perempuan, Cut Suciatina Silvia, ST., MT

Dosen Terbaik Pria, Samsunan, ST., MT

Dosen Terbaik Perempuan, Meylis Safriani, ST., MT. []