Beranda blog Halaman 1926

Jokowi Minta Energi Hijau Tak Bebankan Negara dan Rakyat

0
Presiden RI, Joko Widodo

Nukilan.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya buka suara terkait pembangunan energi baru terbarukan (EBT) RI. Presiden Jokowi meminta agar pembangunan EBT di Tanah Air tidak membebankan negara maupun masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka acara The 10th Indonesia EBTKE ConEx 2021 di Istana Presiden, Jakarta, Senin (22/11/2021).

Presiden Jokowi menilai, pengembangan EBT ini akan berdampak pada peningkatan biaya. Pasalnya, biaya listrik berbasis energi baru terbarukan pastinya akan lebih tinggi dibandingkan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara.

Jika pada akhirnya harga EBT ini akan lebih tinggi dari listrik berbasis batu bara, dia berharap jangan sampai selisih biaya ini dibebankan kepada negara maupun rakyat.

“EBT potensinya sangat besar sekali, tapi harus ingat para pemimpin dunia sampaikan sudah lama dan kita sudah tanda tangan kontrak pakai namanya batu bara, skenario seperti apa misalnya pendanaan datang, kalau EBT ini datang harganya lebih mahal dari batu bara, siapa yang bayar gap biaya ini? Ini yang belum ketemu. Dibebankan ke negara kita gak mungkin, berharap ratusan triliun, atau dibebankan ke masyarakat, tarif naik juga gak mungkin, ramai nanti gegeran kenaikan sangat tinggi sekali naik 10-15% demi tiga bulan,” papar Jokowi di hadapan Menteri ESDM Arifin Tasrif dan juga sejumlah pemimpin perusahaan bergerak di sektor EBT ini, Senin (22/11/2021).

Oleh karena itu, dia menegaskan kepada para menteri di kabinetnya, termasuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri ESDM, Menteri BUMN, serta Menteri Investasi/ Kepala BKPM agar memaparkan skenario yang jelas dan konkret terkait transisi energi ini.

“Ini yang saya tegaskan ke Pak Menko Maritim dan Investasi dan Pak Menteri ESDM dan Menteri BUMN yang konkret-konkret saja, tapi kalkulasi yang riil, ada hitungan-hitungan angka yang riil, kalau ini bisa mentransisikan pasti ada harga yang naik, pas naik ini pertanyaannya siapa yang tanggung jawab? pemerintah? masyarakat? apa masyarakat global mau nombok ini? Ini bukan sesuatu yang mudah tapi negara kita miliki potensi besar sekali,” tuturnya. []

Xavi si Pelatih Baru, Kemenangan dan Kepercayaan Diri untuk Barcelona

0
Reaksi Xavi usai Barcelona mencetak gol ke gawang Espanyol pada pekan ke-14 La Liga 2021/2022 © AP Photo

Nukilan.id – Kemenangan 1-0 Barcelona atas Espanyol terasa begitu berarti bagi para pemain. Hasil ini jadi torehan 3 poin perdana untuk Xavi si pelatih baru.

Gol tunggal Barca kali ini dicetak oleh Memphis Depay lewat titik putih di awal babak kedua. Permainan Barca belum maksimal, tapi kemenangan tetaplah kemenangan.

Xavi sendiri mengakui masih ada banyak PR untuk mengembalikan Barca ke level top. Dia butuh waktu untuk membuat perubahan-perubahan yang diperlukan Blaugrana.

Pentingnya kemenangan kali ini pun diakui langsung oleh si gelandang senior, Sergio Busquets. Apa katanya?

Kemenangan dan kepercayaan diri

Laga kontra Espanyol kemarin adalah laga pertama Barca setelah jeda internasional, sekaligus jadi saksi debut Xavi sebagai pelatih. Tentu ada banyak kepentingan dalam pertandingan tersebut.

Terlebih, skuad Barca sedang tidak dalam kondisi terbaiknya. Mereka tenggelam dalam kesulitan dalam beberapa bulan terakhir era Ronald Koeman.

“Kami membutuhkan kemenangan ini untuk tim terus berkembang dan mendapatkan kepercayaan diri,” ujar Busquets kepada Sport.

“Kami punya pelatih baru, filosofi baru, dan kami akan menemukan cara untuk bangkit.”

Skor tipis

Busquets mengakui Barca tidak bermain maksimal, tapi dia yakin permainan tim akan semakin membaik. Ada banyak hal yang perlu diperbaiki dari Barca, baik secara mental maupun teknis.

“Menurut saya, secara umum kami sudah bermain baik. Saya tahu skornya tipis. Mereka mendapatkan sejumlah peluang, tapi kami membutuhkan kemenangan ini,” sambung Busquets.

“Kami harus yakin, untuk mendapatkan kembali kepercayaan diri, perlahan-lahan kami akan semakin bagus.”

“Dengan gagasan baru, filosofi baru, kami akan menemukan cara untuk naik ke atas,” tandasnya.

Sumber: Bola.net

Muslim Jadi Ketua Demokrat Aceh, TSA Ucapkan Selamat dan Harapan  

0

Muslim Jadi Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, TSA Ucapkan Selamat

Nukilan.id – Wakil Ketua BPOKK DPP IMDI Teuku Salsabil Ali menyampaikan ucapan Selamat atas terpilihnya Muslim, SHI, MM sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh periode 2021-2026.

“Selamat dan sukses atas terpilihnya Bang Muslim, SHI. MM sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh. Semoga bisa membawa perubahan partai ke arah yang lebih baik kedepannya”, ucap, Teuku Salsabil Ali yang akrap disapa (TSA) saat menerima konfirmasi dari tim media ini. Senin, (22/11/2021).

Sebagaimana diketahui Muslim, Anggota DPR-RI tiga periode itu di tetapkan sebagai nahkoda partai berlambang mersi tersebut setelah yang bersangkutan melewati fit and proper test.

Informasi itu di sampaikan Deputi Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat, Jemmy Setiawan, Ia mengatakan bahwa uji kepatutan dan kelayakan tersebut dilakukan oleh Tim Tiga, yang terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, dan Kepala BPOKK.

“Perwakilan Tim Tiga sudah menghubungi kedua kandidat dan Muslim ditetapkan sebagai Ketua DPD Demokrat Aceh untuk periode 2021-2026,” ujar Jemmy Setiawan, Minggu, 21/11/2021.

TSA menaruh harapan ke Bang Muslim.

Dimasa kepemimpinan Muslim, SHI. MM Partai Demokrat Aceh harus bisa mengembalikan kepercayaan publik dan marwah partai.

“Saya mendukung penuh terhadap kepemimpinan Bang Muslim. Terus mengawal dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Seperti slogan yang disampaikan Mas AHY Ketua Umum Partai Demokrat “Berkoalisi dengan Rakyat”. Harap TSA Wakil Ketua BPOKK DPP Insan Muda Demokrat Indonesia.

Reporter: Hadiansyah

Resmi Dipecat! Manchester United Akhirnya Depak Ole Gunnar Solskjaer

0
Ole Gunnar Solskjaer. © AP Photo

Nukilan.id – Raksasa Premier League Manchester United akhirnya resmi memecat Ole Gunnar Solskjaer, Minggu (21/11/2021) petang WIB.

Pemecatan itu resmi diumumkan kurang dari sehari usai Manchester United dipermalukan oleh Watford di matchday 12 Premier League 2021-22. Bermain di Vicarage Road, MU dipermak dengan skor telak 4-1.

Usai laga tersebut, ada kabar bahwa manajemen Man United menggelar rapat darurat. Dewan klub dikabarkan ingin agar Solskjaer segera dipecat.

Pada akhirnya, rapat itu menghasilkan keputusan bulat bahwa pria asal Norwegia itu akan memutuskan kontraknya dengan MU. Keputusan itu juga sudah direstui oleh pemilik Setan Merah yakni keluarga Glazer.

Pengumuman Resmi Manchester United

Keputusan pemecatan Ole Gunnar Solskjaer ini diambil pada Minggu (21/11/2021) pagi WIB. Keputusan itu tak segera diumumkan karena manajemen Manchester United masih harus merumuskan besaran kompensasi yang akan diterima oleh Solskjaer.

Selain itu, pihak MU juga berusaha menyusun pernyataan yang penuh respek pada Solskjaer. Ini bisa dimaklumi karena ia termasuk sosok legenda di Old Trafford.

Berikut pernyataan resmi dari Man United.

“Manchester United mengumumkan bahwa Ole Gunnar Solskjaer telah meninggalkan perannya sebagai manajer.”

“Ole akan selalu menjadi legenda di Manchester United dan dengan menyesal kami telah mencapai keputusan sulit ini. Sementara beberapa minggu terakhir mengecewakan, mereka seharusnya tidak mengaburkan semua pekerjaan yang telah dia lakukan selama tiga tahun terakhir untuk membangun kembali fondasi untuk kesuksesan jangka panjang.”

“Ole pergi dengan ucapan terima kasih kami yang tulus atas usahanya yang tak kenal lelah sebagai Manajer dan harapan terbaik kami untuk masa depan. Tempatnya dalam sejarah klub akan selalu aman, tidak hanya untuk kisahnya sebagai pemain, tetapi sebagai pria hebat dan Manajer yang memberi kami banyak momen hebat. Ia akan selamanya diterima kembali di Old Trafford sebagai bagian dari keluarga Manchester United.” Demikian pernyataan resmi dari Man United.

Pengganti Ole Gunnar Solskjaer

Untuk saat ini, Manchester United belum resmi menunjuk pelatih baru. Sebab mereka butuh waktu mencari kandidat yang tepat.

Jadi sekarang Man United akan ditukangi oleh pelatih interim. Sebelumnya sempat muncul kabar ada dua orang yang akan bertanggung jawab menangani skuat MU untuk sementara.

Mereka adalah Darren Fletcher dan Michael Carrick. Keduanya adalah asisten Ole Gunnar Solskjaer dan juga eks gelandang Manchester United. Namun MU mengumumkan bahwa yang menjadi caretaker adalah Carrick.

“Michael Carrick sekarang akan memimpin tim untuk pertandingan yang akan datang, sementara klub mencari untuk menunjuk seorang manajer sementara hingga akhir musim.”

Sumber: Bola.net

KMP Aceh Hebat 3 Kembali Beroperasi

0
KMP Aceh Hebat 3. (Foto: Dishub Aceh)

Nukilan.id – Aktivitas penyeberangan dari Pelabuhan Penyeberangan Singkil menuju Pulau Banyak kembali berjalan optimal seiring kembali beroperasinya KMP Aceh Hebat 3.

Operasional Kapal Aceh Hebat 3 sempat berhenti beroperasi sementara, sejak 18 Oktober 2021, guna pelaksanaan docking atau perawatan tahunan.

Docking tahunan tersebut merupakan proses yang wajib dilakukan sesuai regulasi sebagai salah satu upaya memelihara kapal agar tetap memenuhi persyaratan operasional pelayaran.

Aktivitas docking juga untuk memastikan kondisi kapal tetap dalam keadaan baik selama beroperasi.

Hal ini dilakukan tentu saja untuk menjamin keselamatan penumpang, sebagai pengguna jasa, saat kapal berlayar.

Hal serupa juga disampaikan oleh Nakhoda KMP Aceh Hebat 3, Capt. Laode Mat Salim, yang ditemui hari ini, Minggu, (21/11/2021).

Ia menyebutkan bahwa proses docking kapal Aceh Hebat 3 dilakukan untuk memastikan keselamatan pelayaran. Kondisi kapal menjadi tetap layak sehingga aman untuk berlayar.

“Alhamdulillah, kondisi kapal dan mesin bagus, makanya kita kembali ke lintasan,” sebutnya.

Sebelum kembali beroperasi telah dilakukan serangkaian pengujian untuk memenuhi persyaratan operasional pelayaran, kapal Aceh Hebat 3 juga melaksanakan sea trial yang diawasi oleh Marine Inspector dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah I Aceh pada Jumat, (19/11/2021).

Sea trial meliputi pemeriksaan dan pengujian alat keselamatan, navigasi, performa mesin, dan Syarat Pelayanan Minimum (SPM).

Rangkaian pengujian juga melibatkan petugas dari Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) Cabang Belawan Sumatera Utara, pihak BKI meneliti kembali berbagai dokumen kapal. Pemeriksaan ini sebagai prosedur wajib yang harus dilalui sebelum kapal kembali beroperasi setelah docking.

Selama kapal Aceh Hebat 3 docking, periode awal November, banyak masyarakat yang menanyakan kapan kapal kembali beroperasi.

Hal ini menunjukkan animo masyarakat yang terus meningkat untuk berlayar dengan kapal tersebut dan lebih nyaman saat kondisi cuaca penghujan di penghujung tahun.

Pada hari perdana berlayar, Sabtu kemarin, 20 November 2021, kapal Aceh Hebat 3 mengangkut 62 penumpang dan 12 kendaraan roda dua. []

TKN PSL Gelar Workshop Gerakan Sedekah Sampah Indonesia

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Sebagai perwujudan sinergi antara pendekatan agama dan kesadaran lingkungan, Sekretariat Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut (TKN PSL) menggelar acara Serial Workshop 1 Gerakan Sedekah Sampah Indonesia (GRADASI): “Potensi Sampah sebagai Penggerak Ekonomi dan Pemberdayaan Umat” pada Minggu, (21/11/2021).

Acara ini juga turut bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Majelis Ulama Indonesia, dan United Nation Development Program (UNDP) Indonesia.

Kegiatan yang melibatkan pengurus Masjid Penggerak Gerakan Sedekah Sampah Indonesia (GRADASI) ini diselenggarakan di Masjid Baitul Makmur, Perumahan Telaga Sakinah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Acara Serial Workshop 1 GRADASI ini merupakan kegiatan lanjutan dari peluncuran Gerakan Sedekah Sampah Indonesia pada April lalu.

Diadakannya kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pengurus masjid GRADASI agar dapat membangun hubungan kemitraan yang baik dengan pemangku-kepentingan atau stakeholder dan dapat mendukung berkembangnya kegiatan sedekah sampah.

Selain itu, acara workshop ini juga merupakan pengembangan dan upaya untuk menyebarluaskan Gerakan Sedekah Sampah Indonesia yang sebelumnya sudah ada 6 Masjid Penggerak lainnya.

Dalam sambutannya, Hayu Susilo Prabowo, Direktur LPLH MUI menyatakan, gerakan sedekah sampah merupakan penerapan dari fatwa MUI no. 47/2014, sehingga pengelolaan sampah ini menjadi bagian dari ibadah dalam meningkatkan iman dan takwa seorang muslim.

“Serta mencerminkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin, Islam yang memberikan rahmat bagi seluruh alam,” ucapnya.

Kegiatan ini pun disambut dengan baik oleh Novrizal Tahar, Direktur Pengelolaan Sampah KLHK, Ia berharap masjid dapat menjadi pusat perubahan perilaku.

“Memilah sampah dari rumah harus menjadi sebuah kesadaran, dimana kemudian gerakan sedekah sampah dapat berjalan,” ujar Novrizal.

Natural Resource and Climate Governance Adviser UNDP Indonesia, Abdul Wahib Situmorang juga menambahkan, jika dulu bank sampah menjadi khas Indonesia, sekarang gerakan sedekah sampah juga menjadi khas Indonesia.

Selain itu, Ahmad Bahri Rambe dari Sekretariat TKN PSL juga menyampaikan, melalui sedekah sampah, masyarakat dapat bersedekah dengan memberikan sampah yang ada di rumah dan di sekitarnya.

“Program ini dapat membantu mencapai dua hal penting bagi pemerintah dan masyarakat. Selain itu, program ini juga dapat mewujudkan lingkungan yang bersih dan membantu perekonomian sesama masyarakat,” jelasnya.

Saat ini, pendekatan keagamaan sangat penting, karena selain meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan, pendekatan agama juga dapat mengedukasi dan memberi contoh baik untuk mengelola sampah sesuai dengan syariat terhadap fatwa tentang kebersihan.

Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mengatasi permasalahan sampah plastik di laut. Hal ini terbukti dengan diterbitkannya Peraturan Presiden No. 83/2018 tentang Penanganan Sampah Laut, dimana didalamnya terdapat target penanganan sampah plastik di laut sebesar 70% pada tahun 2025.

Melalui Perpres ini, dibentuk pula Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut (TKN PSL) dan Rencana Aksi Nasional Penanganan Sampah Laut (RAN PSL) yang memberikan arahan-arahan strategis bagi kementerian/lembaga untuk menangani permasalahan sampah laut.

Dalam sesi pemaparan materi mengenai “Pemilahan sampah dalam upaya implementasi sirkular ekonomi”, Wilda Yanti sebagai Pendiri Xaviera Global Synergy mengatakan, dibanding pendekatan sosial dan ekonomi, pendekatan agama jauh lebih efektif.

“Kunci dari gerakan ini adalah pilah sampah dari sumbernya,” ungkapnya.

Selanjutnya, Karyanto Wibowo selaku Director of Sustainable Development of Danone Indonesia juga menyampaikan, penyelesaian sampah tidak dapat dilakukan oleh salah satu pihak saja, melainkan dibutuhkan kolaborasi antar-stakeholder pada sesi penyampaian materinya mengenai “Pentingnya Kemitraan dalam Membangun Kesadaran Masyarakat Untuk Mengelola Sampah”.

Rangkaian serial workshop ini nantinya akan terus dilaksanakan dalam rangka mendukung aktivitas GRADASI berbasis Masjid.

Gerakan ini merupakan aksi yang dilakukan dalam rangka mengurangi pencemaran sampah di laut dengan cara mengajak masyarakat dan komunitas agama untuk mengkampanyekan kebiasaan memilah sampah untuk kemudian disedekahkan ke masjid sebagai sebuah amal baik dan berguna bagi kemaslahatan umat.

Kegiatan GRADASI dilakukan dengan cara mengkampanyekan kebiasaan mengurangi dan mengolah sampah plastik dengan cara mengedukasi dan mengajak masyarakat, terutama umat Muslim untuk mendorong melakukan sedekah di masjid.

Dengan mengkampanyekan program Gradasi, masyarakat bisa bersedekah dalam bentuk sampah yang memiliki nilai ekonomis. Selain dapat meraih pahala dan menanam kebaikan, program ini juga bertujuan untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, membiasakan perilaku memilah sampah, serta mendukung program pemerintah dalam mengurangi sampah plastik agar dapat mendorong perekonomian bangsa melalui penerapan ekonomi sirkular.

Sejauh ini, Gerakan Sedekah Sampah Indonesia Berbasis Masjid telah diterapkan di 6 masjid yang menjadi percontohan dan penggerak yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia, yaitu Masjid Baitul MakMur di Bekasi, Masjid Raya Bintaro Jaya di Tangerang, Masjid Az-Zikra di Bogor, Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Jakarta, Masjid Al-Muharram di Yogyakarta, dan Masjid An-Nazhofah di Jakarta. Dari keenam masjid tersebut, tercatat sudah lebih dari 14,1 ton sampah yang tertangani dan terkumpul dari gerakan sedekah sampah ini.

Gerakan ini pun mendapatkan banyak respon positif dari masyarakat sekitar, dan juga mulai banyak masjid-masjid lain yang tertarik untuk mengadaptasi gerakan ini.

“GRADASI memiliki banyak manfaat, saya pribadi merasa termotivasi untuk melakukan sedekah sampah. Selain memiliki nilai untuk dijual, ternyata sampah juga memiliki manfaat untuk beramal.” ujar Zuhri, salah satu warga sekitar Masjid Penggerak sekaligus pengurus Musholla An-Nur, Bekasi.

Sedekah Sampah diharapkan dapat menjadi sebuah gerakan yang diaplikasikan dan diterapkan di masjid-masjid lainnya di seluruh Indonesia. Tidak hanya untuk mewujudkan pengurangan dan pengelolaan sampah di masyarakat, tetapi juga untuk meningkatkan kesalehan individu dan memaksimalkan peran masjid sebagai unsur penting dalam menjalankan kegiatan Islam.

Tentang TKN PSL

Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mengatasi permasalahan sampah plastik di laut. Hal ini terbukti dengan diterbitkannya Peraturan Presiden No. 83/2018 tentang Penanganan Sampah Laut, dimana didalamnya terdapat target penanganan sampah plastik di laut sebesar 70% pada tahun 2025.

Melalui Perpres ini, dibentuk pula TKN PSL dan RAN PSL yang memberikan arahan-arahan strategis bagi kementerian/lembaga untuk menangani permasalahan sampah laut selama jangka waktu 8 tahun (2018-2025).

TKN PSL diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai ketua harian.

Selain itu Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bertindak sebagai Ketua Tim Pelaksana RAN PSL dan Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan, Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi bertindak sebagai Wakil Ketua Tim Pelaksana RAN PSL. Sebanyak 16 kementerian dan 1 lembaga tergabung dalam TKN PSL.

Saat ini, 80% sampah laut Indonesia berasal dari daratan dan 30% diantaranya dikategorikan sebagai sampah plastik. Setiap tahunnya, 0,27 – 0,59 juta ton sampah plastik masuk ke perairan Indonesia dan berkontribusi terhadap akumulasi sampah lokal (LIPI, 2018). Hal ini turut dipengaruhi oleh pasang surut ombak di laut (Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, 2018).

Tentang HartLogic

HartLogic Enterprise selaku konsultan konferensi pers, konten, dan media untuk UNDP, TKN PSL, dan KLHK, merupakan wadah pengusaha. HartLogic adalah wadah pengusaha yang mendukung pengusaha di seluruh dunia melalui 3 pilar yaitu Foundation, Enterprise dan Society. Didirikan pada 2012, organisasi HartLogic yang berbentuk NGO (Non-Governmental Organization) dikelola oleh Hartrooper dan didukung oleh Mitra.

HartLogic, memiliki visi untuk mendukung pengusaha di seluruh dunia. Dengan misi untuk menciptakan koneksi baru, mendukung kolaborasi, menyediakan wawasan, meningkatkan keterampilan pribadi, dan membangun organisasi. “Kita Wujudkan, Sekarang.” adalah motto dari HartLogic.

Dirlantas: Kecelakaan di Leupung Aceh Besar Diduga Sopir Mengantuk, Satu Meninggal

0

Nukilan.id – Kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Banda Aceh-Meulaboh, tepatnya di Desa Layeun, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, pada Minggu (21/11/2021) diduga karena sang pengemudi mengantok.

Hal tersebut diklarifikasi langsung oleh Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H. melalui keterangan persnya, Minggu malam (21/11).

Dicky menjelaskan, mobil penumpang merek Honda Brio dengan Nopol BL 1840 C yang dikemudikan Nasmadi (56) melaju dari arah Meulaboh menuju Banda Aceh, setiba di lokasi yang bersangkutan diduga mengantuk sehingga hilang kendali dan menabrak besi pembatas jalan.

Akibatnya, sebut Dicky, satu penumpang atas nama Rusnarawita (46) yang juga merupakan istri pengemudi meninggal dunia.

“Dugaan sementara karena pengemudi mengantuk, sehingga mobil oleh dan menabrak pembatas jalan. Akibatnya satu penumpang, yang juga istri pengemudi meninggal dunia. Kerugiaan materi diperkirakan 10 juta rupiah,” ujar Dicky dalam klarifikasi tersebut.

Dalam kesempatan itu juga, Dicky menghimbau kepada masyarakat agar tidak memaksakan membawa kendaraan dalam keadaan mengantuk.

“Kalau memang mengantuk, lebih baik istirahat di Rest Area yang tersedia atau tempat-tempat yang memungkinkan untuk beristirahat,” tutupnya.

Untuk diketahui, selama tahun 2021, ada 100 lebih kasus kecelakaan lalu lintas di Provinsi Aceh yang disebabkan karena mengantuk. []

Dipenjara 2,5 Tahun di India, Tiga Nelayan Aceh Dipulangkan

0

Nukilan.id – Sebanyak tiga nelayan asal Aceh Barat Daya (Abdya), yang sudah mendekam dalam penjara di India selama dua tahun enam bulan akhirnya bisa kembali ke rumahnya.

Ketiga nelayan yang bernama Dendi R (33) , Putra Haris Munandar(25), dan Ibnu Hajar (43) kembali ke Bumi Serambi Mekah pada Sabtu (20/11/2021) pagi.

“Mereka dipulangkan dari Jakarta, dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia, melalui Bandaran Soekarno-Hatta, berangkat sekitar pukul 07.00 WIB,” kata Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Almuniza Kamal dalam keterangannya, Minggu (21/11/2021).

Sebelum kembali ke Aceh, ketiga orang itu sudah menjalani karantina selama tiga hari di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta.

Ketiga nelayan itu ditangkap oleh otoritas kelautan India, di kawasan Andaman, pada 22 Maret 2019 saat mencari ikan dengan kapal Mata Ranjau.

Mereka dianggap telah masuk ke perairan India secara ilegal.

“Mereka telah menjalani masa hukumannya di Penjara Port Blair, Andaman dan Nicobar. Dan telah dibebaskan pada 12 November 2021, kemudian dipindahkan ke Détente Imigrasi Port Blair,” kata Almuniza.

Badan Penghubung Pemerintah Aceh mendapatkan kabar pemulangan mereka dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) New Delhi, untuk memfasilitasi penjemputan di Jakarta. [kompas]

AHY Tetapkan Muslim Sebagai Ketua Demokrat Aceh

0

Nukilan.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menetapkan Muslim, SHI, MM sebagai Ketua Dewan Pimpinan  Daerah (DPD) Provinsi Aceh periode 2021-2026.

Deputi Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat, Jemmy Setiawan membenarkan terpilihnya Muslim sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh.

“Benar, Ketum AHY telah tetapkan Muslim sebagai Ketua DPD Provinsi Aceh,” kata Jemmy dalam keterangannya kepada Nukilan.id, Minggu (21/11/2021).

Seperti diketahui, penetapan Muslim sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh telah dilakukan pada Rabu (17/11/2021) kemarin.

Sebelumnya, pada Musyawarah Daerah (Musda) V partai Demokrat Aceh yang dilaksanakan 23 September 2021 lalu, ada dua kandidat calon Ketua yaitu, Muslim, SHI, MM dan Ir. Nova Iriansyah, MT merupakan calon incumbent yang saat ini menjabat Gubernur Aceh.

Hasil Musda tersebut, menetapkan dua nama sebagai calon ketua, yaitu Muslim dengan memperoleh dukungan 13 suara DPC Demokrat, sedangkan Nova Iriansyah mendapatkan dukungan 10 suara DPC.

Selanjutnya, kedua kandidat tersebut menjalani fit and proper tes serta menunggu hasil keputusan DPP Partai Demokrat.

Setelah menjalani proses yang panjang. Akhirnya DPP Partai Demokrat menetapkan Muslim, SH sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Aceh periode 2021-2026. []

Adakan Camp Discussion, Gebrak Resmi di Launching

0

Nukilan.id  – Generasi Bergerak (Gebrak) Resmi Launching di Universitas Kopi Banda Aceh, bersamaan dengan kegiatan Camp Discussion yang merupakan program dari gebrak. Gebrak merupakan sebuah platform yang berfokus pada ranah Edukasi, Sosial dan Ekonomi.  di Banda Aceh Sabtu (20/11/2021).

Selaku founder & CEO Gebrak Hakimil Mahmud mengatakan, ada 3 (tiga) program unggulan dari grebak ini yang pertama  ada program Camp Discussion yang bertujuan untuk menambah pemahaman pembagunan narasi dengan bentuk Fokus Grup Diskusi (FGD). Yang kedua Program Edu Action yang bertujuan sebagai pembinaan dan pemberdayaan khazanah Ekonomi Lokal Aceh, dengan mengedepankan kearifan lokal Aceh. Selanjutnya yang ketiga ada program Gebrak Gallery yang bertujuan sebagai tempat fisik untuk pendidikan dari produk-produk yang dihasilkan oleh gebrak dan mitra UMKM yang bekerjasama dengan Gebrak.

Gebrak hadir dengan tujuan untuk membuktikan potensi UMKM lokal yang ada di Aceh dan juga menjadi penghubung dengan mitra UMKM lokal yang ada di Aceh, karena tidak bisa dipungkiri sekarang potensi Market Digital Indonesia begitu besar. Jelasnya

Dalam Camp Discussion tersebut, narasumber mengatakan “Sebagai generasi penerus kita memiliki peran yang sangat vital dalam pembangunan, dan sebagai generasi muda memiliki peran generasi Z yaitu sebagai agen perubahan di segala aspek lingkungan”.

Founder & CEO Gebrak menyampaikan harapan nya untuk Gebrak kedepannya ” Saya sebagai founder & CEO berharap semoga Gebrak terus konsisten menjadi platform dalam mewadahi UMKM untuk menghasilkan produk tradisional Aceh dengan kualitas terbaik agar dapat menembus pasar Nasional maupun Internasional,” Tuturnya.

Dalam rangkaian acara Launching Gebrak menghadirkan Wais Alqarni, seorang akademisi Universitas Syiah Kuala sebagai Narasumber pada Camp Discussion dengan tema “Peluang dan Tantangan Generasi Muda dalam menghadapi Era Digitalisasi”. Acara tersebut di pandu oleh Naufal Abdullah selaku moderator dan Cut Aja Wafira selaku Master Of Ceremony.[]