Beranda blog Halaman 1887

Pimpinan dan Amil Baitul Mal Aceh Tunaikan Zakat Penghasilan Lainnya

0
Ketua Badan BMA, Prof Nazaruddin A Wahid. (Foto: BMA)

Nukilan.id – Para pimpinan badan dan amil Baitul Mal Aceh (BMA) menunaikan zakat penghasilan lainnya melalui Baitul Mal Aceh, Jumat (24//12/2021). Zakat yang ditunaikan tersebut bersumber dari pendapatan atau penghasilan lain di luar pendapatan yang sudah dipotong langsung oleh pemerintah.

Kegiatan menunaikan zakat bersama para amil yang sudah bertatus muzaki tersebut dimulai oleh para pimpinan, yaitu ketua badan, anggota badan, kepala sekretariat, dan diikuti para amil lainnya. Ada yang menyerahkan secara manual melalui konter pengumpulan zakat, maupun langsung mentransfer melalui rekening zakat atau aplikasi digital lainnya, termasuk QRIS.

Ketua Badan BMA, Prof Nazaruddin A Wahid mengatakan, jika seseorang sudah berstatus sebagai muzaki, maka berapa pun penghasilannya di luar yang sudah dizakati, maka wajib dikeluarkan lagi zakatnya. Ia menamsilkan seorang ASN di Aceh yang zakatnya sudah dipotong langsung, kemudian ia mendapatkan penghasilan lain seperti honor isi materi, sisa biaya perjalanan dinas, atau apa pun yang tidak dipotong zakatnya saat diterima, maka wajib mengeluarkan 2,5 persen dari penghasilan tersebut.

“Semoga setiap rezeki dan harta yang kita miliki dan kita peroleh mendapatkan keberkahan dari Allah dengan menunaikan zakat, karena dalam setiap harta kita ada hak orang lain yang harus kita keluarkan,” ujar guru besar UIN Ar-Raniry tersebut.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Rahmad Raden mengatakan, sesuai Surat Keputusan (SK) Dewan Pertimbangan Syariah Baitul Mal Aceh Nomor 04/KPTS/2020 tentang Penyesuaian Kembali Nishab Zakat Penghasilan (Profesi), disebutkan bahwa nisab zakat penghasilan selama setahun Rp82.900.000 atau Rp6.900.000 per bulan.

“Bagi yang penghasilannya belum mencapai nisab, maka cukup berinfak saja dan berdoa agar suatu saat bisa menjadi muzaki,” tambahnya.

Oleh karena itu, Rahmad mengajak semua Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan masyarakat muslim di Aceh yang penghasilannya sudah mencapai nisab agar menunaikan zakat melalui amil resmi Baitul Mal Aceh atau Baitul Mal Kabupaten/Kota. Jika tidak dapat datang langsung, zakat juga bisa disetor melalui Baitul Mal Gampong setempat atau melalui rekening zakat Baitul Mal Aceh atau Baitul Mal Kabupaten/Kota.

Rahmad berkomitmen untuk menyalurkan zakat secara amanah kepada mustahik yang berhak menerimanya. Setiap mustahik dipastikan sudah melalui proses verifikasi terlebih dahulu, sebelum ditetapkan layak sebagai penerima manfaat zakat. [BMA]

AHY: Selamat Gus Yahya Ketum PBNU, Demokrat Siap Bersinergi

0
Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan ucapan selamat dan harapannya atas terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026.

“Selamat serta barakah atas terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) sebagai Ketua Umum PBNU periode (2021-2026), menggantikan KH Said Aqil Siradj,” ucap Ketum AHY melalui akun twitter pribadinya @AgusYudhoyono, Jumat (24/12) siang.

“Semoga NU semakin kokoh dalam merawat pilar keislaman dan keindonesiaan, meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian umat, mempromosikan corak Islam Wasathiyah sebagai fondasi perdamaian global. Kami Partai Demokrat siap bersinergi untuk menghadirkan kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan negara,” harap Ketum AHY.

KH Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, terpilih menjadi ketua umum PBNU Periode 2021-2026 setelah penghitungan suara yang dilaksanakan dalam rangkaian Muktamar ke-34 NU yang digelar di Lampung, Jumat (24/12), Gus Yahya meraih 337 suara. Sementara petahana, KH Said Aqil meraih 210 suara.

Prediksi Piala AFF: Timnas Indonesia vs Singapura, 25 Desember 2021

0
Duel Singapura vs Timnas Indonesia di leg pertama semifinal Piala AFF 2020 di National Stadium, Kallang, Rabu (22/12/2021) malam WIB. (c) AP Photo

Nukilan.id – Timnas Indonesia akan berjumpa Timnas Singapura pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020, Sabtu (25/12/2021) malam WIB. Pemenang laga di National Stadium ini dipastikan bakal menjadi salah satu kontestan final Piala AFF 2020.

Pada leg pertama, Indonesia harus puas ditahan imbang Singapura dengan skor 1-1. Sempat unggul dari aksi Witan Sulaeman, Skuad Garuda harus rela berbagi angka setelah Ikhsan Fandi mencetak gol.

Faktor kelelahan menjadi andalan mengapa Indonesia gagal mengamankan kemenangan. Selain itu, masalah pelik di lini depan juga belum menemui titik terang. Empat penyerang yang dibawa ke Piala AFF masih belum menjanjikan.

Sejauh ini, top skor Indonesia di Piala AFF 2020 dipegang Irfan Jaya dengan tiga gol. Irfan Jaya diprediksi akan kembali jadi andalan. Tapi, kali ini dia akan mendapat bantuan dari Egy Maulana Vikri yang siap bermain.

Indonesia harus menang jika ingin lolos ke final. Sebab, hasil imbang akan membuat laga dilanjutkan ke babak adu penalti. Pelatih Shin Tae-yong tidak berpikir itu adalah opsi yang ingin ditempuh.

“Saya bahkan tidak berpikir untuk pergi ke adu penalti dan kami ingin menyelesaikan pertandingan sebelum itu. Tentu saja ada kemungkinan tetapi adu penalti tapi sama sekali tidak ada dalam rencana saya,” ucap Shin Tae-yong.

Semangat Tuan Rumah

Singapura menunjukkan dua wajah yang berbeda pada leg pertama melawan Indonesia. Pada babak pertama, mereka tampil gugup dan gagal mendapatkan level terbaiknya. Performa mereka membaik pada babak kedua.

Singapura punya kombinasi yang bagus di lini depan, Faris Ramli dan Ikhsan Fandi. Nama pertama adalah kreator serangan yang piawai. Dia punya kemampuan dribel yang bagus. Visi umpan pemain 29 tahun juga apik.

Sementara, soal Ikhsan Fandi, tidak ada yang perlu diragukan darinya. Penyerang 22 tahun telah mencetak tiga gol di Piala AFF. Ikhsan Fandi tipe penyerang yang lengkap. Dia kuat, cepat, dan tajam.

Tapi, Singapura punya titik lemah di sektor sayap. Pada leg pertama, Indonesia beberapa kali punya peluang berbahaya dari sisi lapangan. Bukan tugas yang mudah bagi pelatih Tatsuma Yoshida untuk memperbaiki tim dalam waktu singkat.

“Kami tidak dapat meningkatkan level keterampilan atau level taktis kami dalam waktu sesingkat itu, tetapi kami dapat meningkatkan semangat dan motivasi tim kami dan saya selalu percaya dan percaya pada tim saya,” ucap Yoshida.

Statistik Pertemuan dan Performa

5 Pertemuan Terakhir

22/12/21 Singapura 1 – 1 Indonesia
09/11/18 Singapura 1 – 0 Indonesia
25/11/16 Singapura 1 – 2 Indonesia
28/11/12 Indonesia 1 – 0 Singapura
04/11/09 Singapura 3 – 1 Indonesia

5 Laga Terakhir Indonesia

09/12/21 Indonesia 4 – 2 Kamboja
12/12/21 Laos 1 – 5 Indonesia
15/12/21 Indonesia 0 – 0 Vietnam
19/12/21 Malaysia 1 – 4 Indonesia
22/12/21 Singapura 1 – 1 Indonesia

5 Laga Terakhir Singapura

05/12/21 Singapura 3 – 0 Myanmar
08/12/21 Filipina 1 – 2 Singapura
14/12/21 Singapura 2 – 0 Timor-Leste
18/12/21 Thailand 2 – 0 Singapura
22/12/21 Singapura 1 – 1 Indonesia

Perkiraan Susunan Pemain

Singapura (3-5-2: Hassan Sunny; Zulfahmi Arifin, Safuwan Baharudin, Irfan Fandi; Nazrul Nazari, Song Ui-yong, Shahdan Sulaiman, Hariss Harun, Nur Adam Abdullah; Faris Ramli, Ikhsan Fandi

Pelatih: Tatsuma Yoshida (Jepang)

Timnas Indonesia (4-3-3): Nadeo Argawinata; Asnawi Mangkualam, Fachruddin Aryanto, Alfeandra Dewangga, Pratama Arhan; Rachmat Irianto; Rikcy Kambuata, Witan Sulaeman; Egy Maulana Vikri, Kushedya Hari Yudo, Irfan Jaya

Pelatih: Shin Tae-yong (Korea Selatan)

Jadwal Pertandingan

Sabtu, 25 Desember 2021
National Stadium, Kallang
Kick-off: pukul 19.30 WIB
Siaran langsung: RCTI
Live streaming: Vidio
Link live streaming: https://www.vidio.com/categories/215-aff-suzuki-cup 

Sumber: Bola.net

Polda Aceh: Secara Nasional, Vaksinasi Aceh Sudah Mulai Meningkat

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – “Usaha tidak Mengkhianati Hasil”. Mungkin itulah ungkapan yang pantas untuk Polda Aceh yang sukses menaikkan rangking vaksinasi secara nasional, Jumat (24/12/2021).

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si. dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, sebelumnya Polda Aceh berada di posisi ke-33 dari 34 Polda yang ada di tanah air.

Namun saat ini, sebutnya, setelah berbagai macam upaya baik sosialisasi maupun edukasi, posisi tersebut naik ke peringkat 31, dengan capaian sebesar 52,68 persen.

“Tentunya, ini merupakan hasil positif yang patut kita syukuri. Namun, kita juga jangan lupa dengan target capaian pada akhir Desember ini sebesar 70 persen,” kata Winardy, Sabtu pagi (25/12/2021).

Ia juga menyampaiakan hasil vaksinasi per tanggal 24 Desember 2021. Capaian harian vaksinasi Polda Aceh berjumlah 81.572 orang, yang terdiri dari dosis I sebanyak 65.528 orang dan dosis II 16.044 orang.

Jumlah tersebut hampir mendekati target capaian harian yang sudah ditetapkan Polda Aceh, yaitu sebanyak 86.200 orang.

Namun demikian, Winardy terus mengimbau kepada masyarakat yang belum vaksin agar segera melaksanakannya. Karena vaksin merupakan upaya kita bersama untuk meminimalisir efek apabila terpapar Covid-19, terlebih varian baru Omnicron.

“Kami sangat berharap agar masyarakat yang belum vaksin untuk segera vaksin. Ini ikhtiar kita semua untuk terhindar dari paparan Covid-19, termasuk varian baru omnicron,” tutupnya. []

Daftar Pemain Persiraja Banda Aceh, 80 Persen Tampil dengan Wajah Baru

0
Daftar pemain yang sudah didepak oleh skuat Persiraja Banda Aceh. /Kolase foto/instagram/@persiraja_official

Nukilan.id – Persiraja Banda Aceh kini menjadi klub yang paling banyak mendepak pemain atau tidak memperpanjang kontrak skuatnya.

Tercatat hingga pertengahan pembukaan jendela transfer pemain BRI Liga 1 Indonesia 2021, tercatat sudah ada 10 pemain yang didepak.

Mereka yang tidak lagi menjadi bagian dari skuat berjuluk Laskar Rencong ini bukan hanya pemain lokal, namun dua pemain asing mereka juga turut didepak.

Dari deretan pemain yang didepak, terbaru adalah pemain asing bernama Vanja Markovic yag berkewarganegaraan Serbia, pada Senin 20 Desember 2021.

Sebelumnya gelandang asing dari Jepang Shori Murata juga tidak diperpanjang kontraknya oleh manajemen Persiraja.

Kemudian 8 nama lokal yakni Zamzani, M. Isa, Supriadi, M. Nadhif, dan Redi Rusmawan. Kemudian Husnuzhon, Al Fasyimi, dan yang terbaru adalah pemain senior M Roby.

Kini setelah ada ‘bersih-bersih’ skuat, para pemain baru sudah mulai berkumpul untuk menggelar latihan.

Skuat Laskar Rencong sudah mulai berlatih di Lapangan Carlos, Lhoknya, Rabu (23/12/21).

Dalam latihan tersebut, sejumlah pemain sudah bergabung, termasuk Andika Kurniawan, eks Borneo FC yang juga sudah pernah membela Persiraja saat Liga 2 2019.

Latihan perdana tersebut dipimpin asisten pelatih, Akhyar Ilyas, Effendi HT bersama pelatih fisik tim, Irwansyah.

Para pemain tampak berlatih semangat di hari latihan perdana tersebut, meski beberapa pemain belum bergabung, termasuk Defri Riski dan Fakrurrazi Quba.

“Kita ucapkan selamat datang kepada pemain-pemain baru, boleh dibilang pemain-pemain ini 80 persen baru semua,” kata Irwansyah dilansir dari laman resmi klub Persiraja.

Dalam persiapan ini, menurutnya latihan fisik akan lebih dikedepankan lagi, termasuk di lapangan dan gym untuk menjaga kondisi pemain kembali bugar setelah libur beberapa waktu terakhir.

Dalam latihan tadi, enam pemain jebolan PON Aceh, Rizky Yusuf, Alfin, Akhirul Wadhan, Ridha Umami, Yasvani, dan Khairil Anwar jug sudah bergabung.

Pemain-pemain lama seperti Ramadhan, Rolas, Aji Bayu, Paulo Henrique, dan M. Rifaldi juga tampak bersemangat di latihan perdana.[potensibandung]

Antisipasi Anya Geraldine Usai Alami Pelecehan Seksual di Dunia Nyata dan Maya

0
Anya Geraldine (Foto: Instagram/@anyageraldine)

Nukilan.id – Anya Geraldine bercerita soal kekerasan dan pelecehan seksual yang pernah dialaminya. Bukan hanya di dunia nyata tetapi juga di dunia maya.

Dilansir dari unggahan Instagram @anyageraldine, Anya berpose memamerkan tangannya yang sudah diberi lambang huruf “D”.

Dalam unggahan foto tersebut juga, Anya berkata ingin membagikan cerita tentang kekerasan terhadap perempuan.

“Dengan banyaknya berita-berita tentang kekerasan perempuan, aku rasa ini waktu yang tepat untuk mengedukasi dan memberikan info ini ke kalian,” tulis selebgram cantik 25 tahun itu.

“Banyak orang yang berasumsi bahwa kekerasan dan pelecehan yang dilakukan terhadap perempuan terjadi hanya di ruang publik. Tapi nyatanya tidak, pelecehan juga sering terjadi di ruang digital. Tidak jarang aku mendapatkan banyak kata-kata yang tidak pantas, itu juga pelecehan loh,” tambahnya.

Dalam ceritanya itu juga Anya memberi tahu dan mengajak para pengikut Instagramnya untuk mengikuti pelatihan “Stand Up” , bercerita, melawan dan mengantisipasi pelecehan seksual.

“Lalu apa yang bisa kita lakukan? kita semua bisa dan harus menjadi bagian dari solusi dalam upaya penghapusan kekerasan,” ungkapnya.

“Aku sudah ambil pelatihannya! aku jadi tau apa saja yang bisa dilakukan jika melihat kekerasan seksual terjadi di sekitar,” tambahnya.[okezone]

Syarat Mutlak Buat Timnas Indonesia kalau Ingin Lolos ke Final Piala AFF 2020

0
Skuat Timnas Indonesia sebelum berlaga lawan Singapura di leg pertama semifinal Piala AFF 2020 di National Stadium, Kallang, Rabu (22/12/2021) malam WIB. (c) AP Photo

Nukilan.id – Leg kedua babak semifinal Piala AFF 2020 akan menjadi partai hidup mati buat Timnas Indonesia, Sabtu (25/12/2021). Skuat Garuda akan kembali bertemu dengan Singapura selaku tuan rumah kompetisi dalam laga penting itu.

Timnas Indonesia bermodalkan hasil imbang 1-1 melawan Singapura pada leg 1 semifinal Piala AFF 2020 (22/12/2021). Secara matematis, peluang kedua tim sama-sama masih ada.

Tim yang ingin meraih tiket final wajib meraih kemenangan pada laga leg 2. Caranya bisa melalui 90 menit pertandingan, babak perpanjangan waktu 2×15 menit, hingga adu tos-tosa pada tendangan penalti.

Jadi, syarat yang harus dilalui Timnas Indonesia adalah wajib menang. Begitu juga dengan Singapura bila ingin lolos ke final, maka laga diprediksi bakal berlangsung sengit.

Kedua tim akan bermain agresif untuk bisa mencetak gol sebanyak-banyaknya. Situasi itu yang membuat pertandingan bakal berlangsung menarik dan seru sejak babak pertama.

Tim yang berhasil meraih kemenangan dalam duel Timnas Indonesia Vs Singapura akan lolos final Piala AFF 2020. Lawannya adalah pemenang duel Vietnam melawan Thailand yang juga akan diketahui pada Minggu (26/12/2021).

Tak Ada Aturan Gol Tandang

Piala AFF 2020 tak menggunakan aturan gol tandang. Penyebabnya adalah turnamen ini digelar terpusat di Singapura alias tanpa sistem kandang dan tandang.

Artinya, hasil yang diraih pada leg pertama akan ditambah dengan skor pada leg kedua. Dengan demikian, menang atau kalah dengan skor berapapun tak akan ada artinya.

Dengan demikian, Timnas Indonesia wajib mengerahkan segala kekuatan untuk bisa meraih kemenangan. Namun, Singapura juga diprediksi bakal bermain agresif untuk meraih kemenangan.

Sama-sama Pede

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menatap percaya diri duel melawan Singapura. Shin Tae-yong bertekad memenangi duel melawan Singapura pada waktu normal, bukan ditentukan melalui adu penalti.

“Saya tidak memikirkan penendang untuk adu penalti. Sebab, saya ingin menyelesaikan pertandingan sebelum adu penalti,” kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers virtual sebelum bertanding, Jumat (24/12/2021).

Semangat yang sama juga dimiliki Singapura. Pelatih Tatsuma Yoshida memastikan timnya akan menampilkan permainan berbeda demi mengalahkan Timnas Indonesia.

“Kami harus meningkatkan penampilan dan motivasi untuk meraih sesuatu yang diinginkan. Saya tetap menaruh kepercayaan pada kemampuan para pemain,” tegas pelatih asal Jepang itu.[bola.net]

Sidak Pelabuhan Ulee Lheue, Penumpang Diminta Tunjukkan Surat Vaksin

0

Nukilan.id – Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H. yang juga Kasatgasda Ops Lilin Seulawah 2021 melakukan sidak di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, Jumat (24/12/2021).

Dicky menyebutkan, dalam inspeksi mendadak (sidak) tersebut penumpang diminta menunjukkan kartu tanda vaksin dan mendowload aplikasi Peduli Lindungi.

Dari hasil sidak tersebut juga didapati lonjakan penumpang kapal yang akan menuju Sabang dan rata-rata merupakan Wisatawan Domistik.

“Dalam sidak itu kita mendapati lonjakan penumpang yang merupakan Wisatawan Domistik. Mereka ada yang dari Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, dan Jakarta. Namun semuanya kita minta untuk tunjukkan surat vaksin dan aplikasi Pesuli Lindungi,” kata Dicky, Jumat (24/12/2021).

Dicky juga menghimbau semua pihak yang bekerja di Pelabuhan Ulee Lheue agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, sehingga wisatawan yang berkunjung ke Sabang merasa nyaman. Hal ini nantinya juga akan ikut memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian di Aceh.

Sementara itu, Kepala Pelabuhan Ulee Lheue Ismayadi menyatakan, armada kapal yang ada baik kapal cepat maupun lambat sudah siap menghadapi lonjakan penumpang saat Nataru.

“Insyaallah armada kita sudah siap. Kami juga pastikan semua penumpang baik lokal maupun domestik akan terlayani dengan baik,” ucapnya. []

Didampingi Kapolres, Wakapolda Aceh Tinjau Vaksinasi di Aceh Jaya

0

Nukilan.id – Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Dr. Drs. H. Agus Kurniady Sutisna, MM., MH. yang didampingi langsung oleh Kapolres Aceh Jaya AKBP Harlan Amir, S.E.Ak., M.M. meninjau pelaksanaan vaksinasi, Jumat (24/12/2021) di Gerai Vaksin Gedung Kader Lamno, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya.

Dalam keterangan persnya, Harlan Amir menyampaikan, peninjauan tersebut merupakan bentuk kepedulian Wakapolda dalam memastikan kegiatan vaksinasi di Provinsi Aceh, Khususnya Aceh Jaya berjalan dengan lancar.

Hal tersebut, kata Harlan, juga bahagian dari upaya untuk meningkatkan capaian target harian vaksinasi di Aceh Jaya, sehingga pada akhir Desember 2021 nanti target capaian yang ditetapkan Kapolri sebesar 70 persen bisa terpenuhi.

“Wakapolda sangat konsisten dalam hal meningkatkan capaian vaksin di seluruh jajarannya. Dan semua elemen masyarakat juga patut dan perlu untuk mendukungnya,” sebut Harlan, Jumat (24/12).

Harlan berharap, masyarakat dan seluruh stakeholder khususnya di Aceh Jaya untuk bersama-sama mengejar ketinggalan vaksinasi agar tembus target 70 persen pada akhir Desember ini.

Di akhir keterangannya, Harlan juga mengimbau kepada masyarakat yang belum vaksin agar segera melaksanakannya. Karena vaksin merupakan upaya kita bersama untuk meminimalisir efek apabila terpapar Covid-19, terlebih varian baru Omnicron.

“Kami sangat berharap agar masyarakat yang belum vaksin untuk segera vaksin. Ini ikhtiar kita semua untuk terhindar dari paparan Covid-19, termasuk varian baru omnicron,” tutupnya.

Dalam peninjauan itu juga turut hadir Karo Rena Polda Aceh, Dir Intelkam, Wakil Ketua MPU Aceh Jaya, Kabag Ops Polres Aceh Jaya, Kasat Intelkam, Muspika Jaya, Vaksinator, dan peserta vaksin.

Jelang Nataru, BPOM Lakukan Pengawasan Pangan Olahan

0
(Foto: Tangkapan layar)

Nukilan.id – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) melalui 73 Unit Pelaksana Teknis (UPT) di seluruh Indonesia melakukan intensifikasi pengawasan pangan secara serentak ke sarana peredaran online seperti gudang e-commerce maupun sarana peredaran konvensional seperti importir, distributor, dan ritel melalui pengawasan mandiri maupun pengawasan terpadu dengan lintas sektor di daerah.

Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito  mengatakan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), setiap tahunnya terjadi peningkatan belanja masyarakat, terutama produk pangan olahan (makanan dan minuman).

Sebagai upaya memberikan keamanan dan ketenangan bagi masyarakat dalam berbelanja pangan olahan secara online.

“Tahun ini intensifikasi pengawasan diperluas pada sarana gudang e-commerce, di samping pelaksanaan cyber patrol,” kata Penny dalam acara konferensi pers secara virtual, Jumat (24/12/2021).

Perluasan target sarana ini menyesuaikan pergeseran tren belanja masyarakat dari konvensional/langsung menjadi serba online, dengan target pengawasan pangan Tanpa Izin Edar (TIE) atau ilegal, pangan kedaluwarsa, dan pangan rusak.

Pada periode ini juga ditemukan sebanyak 41.306 pcs produk yang Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK), dengan nilai keekonomian sebesar Rp.867.426.000,-. Temuan produk didominasi oleh pangan kedaluwarsa (53%), dan diikuti oleh temuan produk Tanpa Izin Edar/TIE (31,3%) serta produk rusak (15,7%).

Selain itu, Penny menyampaikan, jumlah temuan produk TMK dari tahun 2020 ke tahun 2021 secara signifikan mengalami penurunan. Penurunan temuan TMK tersebut mengindikasikan adanya peningkatan kepatuhan dan pemahaman pelaku usaha di bidang distribusi/peredaran pangan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

Di samping itu, kata dia, program jemput bola registrasi dan pendampingan/pembinaan yang masif yang dilakukan secara berkala sepanjang tahun 2021 ini telah meningkatkan antusiasme pelaku usaha untuk memproses registrasi produk dan sertifikasi sarananya. Diharapkan melalui kegiatan tersebut semakin banyak produk yang memiliki izin edar dan jumlah sarana peredaran yang menerapkan Cara Peredaran Pangan Olahan yang Baik (CPerPOB) meningkat.

“Produk kedaluwarsa merupakan temuan tertinggi baik di importir, distributor maupun ritel. Produk TIE yang merupakan temuan di sarana peredaran konvensional maupun hasil pengawasan cyber patrol menurun sebesar 4,3% dibandingkan dengan tahun 2020,” ujar Penny.

Lanjutnya, jika dibandingkan dengan data intensifikasi pengawasan pangan olahan tahun 2020 periode yang sama, hasil temuan produk TMK tahun 2021 hanya sebesar 49% dari temuan tahun lalu dan Penny memastikan bahwa tidak ada perbedaan perlakuan antara sarana peredaran konvensional maupun sarana peredaran online.

“Selama peringatan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Badan POM berkomitmen untuk senantiasa mengawal keamanan pangan dan melindungi kesehatan masyarakat, meski dalam masa darurat pandemi COVID-19. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan untuk menjaga petugas, pelaku usaha, dan masyarakat dari risiko penyebaran virus COVID-19,” ungkapnya.

Karena itu, Penny mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama melindungi diri dengan membeli pangan olahan yang aman dan bermutu dengan selalu menerapkan “Cek KLIK“ (Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin edar, dan Cek Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi pangan olahan.

Reporter: Hadiansyah