Beranda blog Halaman 1851

Dinas PUPR Aceh Barat Sepakati Proyek Rp58 Miliar

0
Tanda Tangan Kontrak Proyek 58 Miliar antara PUPR Aceh Barat dengan Rekanan. (Foto: tvonenews)

Nukilan.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat melakukan penandatanganan kontrak tanda dimulainya pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan insfrastruktur jalan dan jembatan dengan sumber anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) dan Dana Transfer Umum (DTU) dengan nilai kontrak secara keseluruhan Rp58.099.256.000.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Aceh Barat, Kurdi mengatakan, ada 10 paket pekerjaan yang akan dilakukan dari jumlah anggaran Rp58 miliar tersebut.

Adapun paket yang akan dilakukan, kata dia, yakni pengadaan dan pemasangan rangka baja jembatan rangka baja Sawang Teube di Kecamatan Kaway XVI yang menghubungkan Kecamatan Kaway XVI dengan Kecamatan Pante Ceureumen, dengan nilai kontrak Rp15.844.899.000 dari pagu anggaran Rp15.924.760.000 bersumber dari DOKA yang akan dilaksanakan oleh PT. Seruway Indah Sekali.

Kegiatan pengadaan dan pemasangan rangka jembatan rangka baja Ujong Raja-Antong, Kecamatan Panton Reu dengan jumlah anggaran dengan nilai kontrak Rp13.763.220.000 dari pagu anggaran Rp13.836.220.000 bersumber dari DOKA dengan perusahaan pelaksana CV Prima Kontruksi.

“Lalu ada kegiatan peningkatan jalan Ujong Beurasok hingga Cot Semeureung Kecamatan Johan Pahlawan dan Samatiga dengan nilai kontrak 985.167.00 rupiah dari pagu Rp995.841.000 yang akan dilaksanakan oleh CV. Serba Nyaman. Peningkatan Jalan Gunong Beureugang hingga kawasan industri Beureugang Kecamatan Kaway XVI dengan nilai kontrak Rp3.244.942.000 yang akan dilaksanakan CV. Wong CIlik,” kata Kadis PUPR Aceh Barat, Kurdi saat memberikan sambutan dalam kegiatan penandatanganan kontrak kerja pelaksanaan proyek tersebut pada Senin, (17/1/2022).

Selanjutnya, kata Kurdi, peningkatan Jalan Meriam di Kecamatan Johan Pahlawan dengan nilai kontrak Rp1.576.585.000 dari pagu anggaran Rp1.601.400.000 dengan pelaksana CV. Ujong Naggroe. Peningkatan Jalan Teuku Raja Aceh yang menghubungkan Leuhan-Pasie Mesjid-Lapang yang berada di Kecamatan Johan Pahlawan dengan nilai kontrak Rp3.638.232.000 dari pagu anggaran Rp2.690.500.000 dengan rekanan pelaksana CV. Segitiga Jaya Utama.

Pemeliharaan jalan Bakat-Jawi, Kecamatan Woyla dengan nilai kontrak Rp957.892.000 dari pagu anggaran Rp970.000.000 dengan rekanan pelaksana CV. Trianizar Perkasa, pemeliharaan Jalan Layung-Gunong Meuh, Kecamatan Sungai Mas dengan nilai kontrak Rp2.296.773.000 dari pagu anggaran Rp2.325.000.000 yang akan dilaksanakan oleh CV. Naga Berlian.

Pemeliharaan jalan Seuneubok-Alue Kuyun Kecamatan Woyla Timur dengan nilai kontrak Rp1.437.000.000 dari pagu anggaran Rp1.455.000.000 yang akan dilaksanakan oleh CV. Segitiga Jaya Utama serta pembangunan Jembatan Rimba Langgeh di Kecamatan Arongtan Lambalek, Kecamatan Arongan Lambalek dengan nilai kontrak Rp14.351.987.000 dari pagu anggaran Rp14.660.000.000.

“Untuk pembangunan tiga jembatan ini merupakan kegiatan yang harus rampung pada tahun ini, lantaran tiga jembatan utama ini merupakan ruas ringroad. Perlu diketahui untuk ruas ringroad ini secara keseluruhan mencapai 153 kilometer yang merupakan inisiasi Bupati Aceh Barat,” sebut Kurdi.

Kurdi menjelaskan, dalam proyek tersebut Dinas PUPR ikut menggandeng media untuk melakukan pengawasan sehingga pelaksanaan proyek berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Selain itu kepada Rekanan, Kurdi meminta untuk bisa menyelesaikan proyek tersebut secara tepat waktu dan benar-benar memanfaatkan waktu secara efektif apalagi situasi cuaca terkadang dapat menghalangi kegiatan di lapangan.

“Perlu kami sampaikan kegiatan ini selain dilakukan pengawasan secara internal (PUPR) juga dilakukan pengawasan secara eksternal dengan melibatkan rekan-rekan wartawan agar semua pekerjaan bisa berjalan sesuai dengan yang kita harapkan. Kita juga meminta agar para rekanan bekerja secara maksimal dan memanfaatkan waktu secara efektif apalagi terkadang kita terhalang cuaca buru,” ucapnya.

Kata Kurdi, pelibatan awak media secara eksternal dilakukan bukan semata-mata mencari kesalahan dari rekanan namun akan menjadi masukan bagi dinas itu dalam melakukan pengawasan dan teguran kepada rekanan yang tidak maksimal dalam pelaksanaannya. [tvonenews]

Darwati Minta Pemerintah Aceh Perpanjang Eksistensi KPPAA

0
Ilustrasi - Anggota DPR Aceh Darwati A Gani saat bermain dengan anak-anak (Foto: Antara)

Nukilan.id – Anggota DPRA Darwati A Gani minta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh untuk memperpanjang eksistensi lembaga Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Aceh (KPPAA) yang akan berakhir Januari 2022.

“Seharusnya diperpanjang (lembaga KPPAA), mengingat kasus kekerasan anak semakin tinggi,” kata Darwati A Gani di Banda Aceh, Senin (17/1/2022).

Terkait hal ini, kata Darwati, dirinya pernah melakukan koordinasi dengan Biro Hukum Pemerintah Aceh, dan disampaikan bahwa KPPAA tidak mungkin dibubarkan karena telah memiliki payung hukum.

Hanya saja, lanjut Darwati, permasalahannya karena tidak ada alokasi anggaran pada 2022 untuk eksistensi lembaga pengawasan dan perlindungan perempuan dan anak tersebut.

“Tidak tau juga di mana masalahnya, saya yakin pasti ada kealpaan, tidak mungkinkan Pemerintah Aceh  tidak mau menyediakan dana untuk perlindungan anak Aceh, untuk perlindungan satwa aja ada,” ujarnya.

Karena itu, Darwati berharap DP3A segera menindaklanjuti permasalahan tersebut, dan segera membentuk panitia seleksi komisioner yang baru.

“Mudah-mudahan segera dibentuk pansel untuk proses pemilihan kepengurusan yang baru (apakah ini wewenang DPRA komisi V atau DP3A),” kata Darwati.

Darwati menambahkan, sejauh ini KPPAA dan semua stakeholder lainnya sudah bekerja dengan baik, namun karena kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di Aceh semakin meningkat, maka semuanya dituntut bekerja lebih ekstra lagi.

Sementara itu, Komisi KPPAA Firdaus Nyak Idin menyampaikan, berdasarkan SK (Surat Keputusan) masa kerja mereka akan berakhir pada akhir Januari 2022, dan berdasarkan pelantikan berakhir pada akhir Februari 2022.

Namun, kata Firdaus, mereka sudah mendapatkan informasi bahwa Pemerintah Aceh tidak bersedia melanjutkannya.

“Sudah ada kabar, DP3A Aceh tidak bersedia melanjutkan dukungan kelembagaan KPPAA,” kata Firdaus.

Firdaus menuturkan, berdasarkan informasi dari DP3A, tidak dilanjutkannya lembaga ini karena hasil kajian mereka tupoksi KPPAA sama dengan UPTD PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak).

“Kemudian, alasannya anggaran yang dialokasikan oleh Pemerintah Aceh ke DP3A tidak cukup. Sehingga harus ada program yang tidak mendapatkan alokasi dana,” demikian Firdaus. [Antara]

BPS Sebut Bengkulu Wilayah Termiskin Kedua di Sumatera

0
Logo BPS

Nukilan.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu menyebutkan, bahwa pada September 2021 terdapat 14,43 persen atau 29.179 warga miskin di Bengkulu. Persentasi itu membuat Bengkulu berada di posisi kedua wilayah termiskin di Sumatera setelah Provinsi Aceh.

Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal mengatakan, dibandingkan pada Maret 2021 persentase kemiskinan di Bengkulu turun sebesar 0,79 persen dari 15,22 persen. Kemudian pada September 2020 turun sebesar 0,87 persen dari 15,30 persen. Senin (17/1/2022).BP

“Dari 10 provinsi di Sumatra ada empat Provinsi yang angka kemiskinan masih dua digit yaitu Provinsi Aceh, Bengkulu, Sumatra Selatan dan Lampung,” kata Rizal.

Rincian 14,43 persen jumlah masyarakat miskin di Bengkulu, sekitar 14,73 persen berasal dari wilayah perkotaan dan 14,28 persen dari pedesaan.

Dalam mengukur tingkat kemiskinan masyarakat di Provinsi Bengkulu, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar dari sisi ekonomi menurut garis kemiskinan makanan dan garis kemiskinan bukan makanan. Kemudian, penduduk dikategorikan miskin jika memiliki rata-rata pengeluaran perkapita perbulan di bawah garis kemiskinan.

Lanjut Rizal, untuk di Bengkulu, pengeluaran per kapita sekitar Rp 572 ribu per bulan dan per rumah tangga sekitar Rp 2,4 juta per bulan. “Sebenarnya penyebab tingginya angka kemiskinan di Bengkulu disebabkan karena Covid-19,” ujarnya.

Akibat Covid-19, banyak masyarakat yang mengalami pemutusan hubungan kerja, produktivitas perdagangan terganggu. Selain itu, Bengkulu merupakan wilayah yang masih berbasis pertanian, sehingga perekonomian di Bengkulu masih terbilang miskin.

“Bengkulu sudah harus mulai beralih ke sektor yang lebih modern seperti sektor industri dan perdagangan untuk memacu percepatan perekonomian di Bengkulu,” terang Rizal. [Replubika]

Banjir 7 Kecamatan, Wakil Bupati Pidie: Stop Ilegal Logging

0
Ilustrasi. Banjir Bandang Tangse, Pidie (Foto: Dok. BPBD)

Nukilan.id – Banjir akibat hujan lebat dan disusul meluapnya air sungai ini telah merendam sejumlah Desa di Tujuh Kecamatan di Kabupaten Pidie pada Senin (17/1/2022) sore. Ketujuh Kecamatan tersebut meliputi, Kecamatan Padang Tiji, Delima, Kota Sigli, Mila, Indra Jaya, Tiro Truseb, dan Kecamatan Pidie.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud menghimbau warganya agar tidak melakukan aktifitas illegal logging atau penebangan liar.

“Jika ada aktifitas illegal logging agar segera dihentikan, karena banjir itu juga sangat terkait dengan illegal logging,” tegasnya.

Menurut Fadhlullah, banjir yang terjadi di suatu daerah itu sangat pengaruh dengan kondisi hutan dan tata cara pengelolaannya. Karena itu, dia mengajak seluruh warga untuk sama-sama menjaga hutan Pidie.

Selain itu, Fadhlullah menyampaikan, bahwa pada siang kemarin sampai dengan sore hari terjadi hujan sangat lebat di kawasan pegunungan Tangse dan sekitarnya, sehingga mengakibatkan debit air sungai naik drastis.

Kata dia, Daerah Aliran Sungai (DAS) yang naik drastis adalah DAS Krueng Baro dan DAS Krueng Teupin Raya, sehingga menyebabkan air sungai meluap dan merendam pemukiman dan persawahan warga.

“Namun, sampai dengan malam hari kondisi air meluap sudah mulai surut, kita berharap agar bisa segera normal kembali. Dan petugas kami juga sedang dalam proses menghitung berapa kerugian materil akibat banjir tersebut,” ungkap Fadhlullahm

Sementara itu, kata dia, di Kecamatan Tangse juga sempat terjadi tanah longsor yang menutupi badan jalan lintas Beureunun – Tangse tepatnya di kawasan Dusun Geuni, Gampong Lhok Keutapang.

“Namun, tanah longsor yang menutupi badan jalan ini dapat segera ditangani petugas dan lalu lintas langsung lancar kembali,” pungkasnya. [MIR]

4 Harimau Sumatera asal Aceh Dilepasliarkan di Hutan TNBBS Lampung

0
Beritasatu

Nukilan.id – Derungan Hercules sudah 30 menit meraung-raung di pagi buta. Sekitar 20 meter dari Hercules milik TNI AU, ada gestur lima harimau cemas di lima kandang yang pas ukuran seekor harimau. Sorot matanya tajam mengawasi petugas yang hilir mudik di landasan.

Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) itu sedang diperkenalkan pada gaung mesin Hercules. Bersamaan lima harimau (empat jantan dan satu betina) berkonflik dengan manusia, ikut serta satu Buaya Muara (Crocodylus porosus).

Burung besi itu siap menerbangkan harimau dan buaya dari bandara udara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar ke Kampung Pengekahan, Desa Way Haru, Kecamatan Bangkunat, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Lampung pada Juni 2008. Tim Tambling Wildlife Nature Conservation atau disingkat (TWNC) dan lain-lain mengawal penerbangan bersejarah. Pasalnya, harimau tersebut tidak dibius selama penerbangan.

Sebelum kandang itu diusung ke perut burung besi itu, harimau tersebut diajak mendengarkan desingan mesin Hercules selama 30 menit agar tidak panik dalam lambung pesawat selama tiga jam lebih. Di dalam Hercules, saya, tim dokter hewan dan lain-lain duduk saling berhadapan dengan lima harimau dan satu buaya. Syukurlah selama di penerbangan, mereka itu tidak berulah.

Dalam dunia penyayang harimau, translokasi harimau sumatera dari Aceh ke Lampung yang merupakan kerja sama kompak yang dirajut Artha Graha Peduli, Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor, Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS) Lampung, Departemen Kehutanan, dan Forum Kerjasama Harimau Sumatera, mungkin merupakan penerbangan terlama pertama di dunia bagi harimau. Penerbangan yang mendebarkan jantung tim TWNC berakhir ketika roda depan hercules mencium landasan bandara udara Raden Inten Lampung. Lalu ganti pesawat dari Hercules ke pesawat Casa take off ke Tampang-Belimbing (Tambling) untuk dikarantina beberapa hari lalu dilepasliarkan ke habitatnya.

Satwa-satwa itu dipindahkan dalam tiga shift. Pemindahan itu disponsori oleh Taman Safari Indonesia dan Artha Graha Peduli.

Translokasi harimau sumatera dengan penerbangan panjang akan menjadi catatan tersendiri bagi pengamat satwa liar. Sebab sebelumnya, Indonesia belum pernah melakukan melakukan translokasi harimau sumatera melalui udara dengan waktu yang lama. Sebelum dilepasliarkan, lima harimau diadaptasi dan direhabilitasi selama dua pekan untuk pemulihan, serta menghuni sementara areal karantina di hutan TNBBS. Kemudian di leher harimau-harimau tersebut dipasang alat deteksi posisi berteknologi satelit (Global Positioning Satellite/GPS collar) untuk memudahkan pemantauan setelah dilepasliarkan.

Tomy Winata, pendiri Artha Graha Peduli (AGP), melalui TWNC berkolaborasi dengan TNBBS, BKSDA Bengkulu serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berkomitmen untuk menjaga keseimbangan alam di wilayah Tambling di Kabupaten Pesisir Barat. Mengupayakan dukungan untuk dapat menjaga kelestarian, keaslian habitat hutan setempat di kawasan hutan TNBBS, Tambling.

Kawasan tersebut memiliki keanekaragaman hayati yang baik yaitu ada lebih dari 500 jenis tumbuhan asli Pulau Sumatera masih hidup alami sejumlah satwa liarlebih dari 40 jenis keluarga mamalia, lebih dari 180 jenis keluarga burung, harimau, gajah, buaya, kerbau liar, burung elang dan sejumlah satwa liar lainnya, terutama tiga satwa liar kunci yaitu harimau sumatera, badak sumatera dan gajah sumatera. Semua itu merupakan kekayaan alam dan aset daerah, nasional maupun dunia yang harus terus tetap terpelihara.

Empat dari lima ekor harimau asal Aceh yang dibawa ke Lampung dilepasliarkan di hutan TNBBS di Tambling, Enclave Pengekahan, Pekon Way Haru, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat. Kawasan konservasi di TWNC, TNBBS menjadi rumah baru bagi harimau sumatera menjalani rehabilitasi itu.

Pengembalian harimau sumatera ke habitatnya, menjadi begitu penting ketika penghuni hutan-hutan Sumatera itu makin menyusut populasinya. Ketika harimau kembali ke alam liar, seleksi dalam mangsa di bawahnya, kemudian hewan-hewan herbivora sebagai mangsa utamanya terseleksi, bahkan mempengaruhi sampai rumput sehingga keseimbangan ekosistem akan terwujud.

Di alam bebas, populasi predator yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan itu tinggal sekitar 400-500 ekor harimau menurut data pada tahun 2008 merujuk sumber dari the International Union for Conservation of Nature (IUCN). Populasi harimau sumatera semakin anjlok karena perburuan dan perdagangan ilegal bagian-bagian tubuh harimau, penangkapan mangsa harimau seperti babi dan rusa, dan kerusakan hutan.

Harimau senang alam liar yang seluas-luasnya. Faktanya, habitat rumah semakin sempit, geraknya terbatas hutan makin rusak. Akhirnya, harimau pun tersingkir dari habitatnya dan masuk kampung. Harimau pun menyelinap ke perkampungan untuk mencari mangsa, dan bertemu manusia yang sesungguhnya selalu dihindari.

Menjelang akhir tahun 2007, TWNC dan Taman Safari Indonesia membangun pusat rehabilitasi harimau sumatera. Kelak tempat rehabilitas ini digunakan untuk berbagai harimau yang berkonflik dengan manusia atau faktor lain, sebut saja harimau sumatera yang direlokasi dari Aceh yang bernama Pangeran, Agam, Ucok, Panti, dan Buyung menjalani rehabilitasi di Tambling di bawah pengawasan para ahli dan dokter satwa.

Pada Juli 2009, TWNC menerima satu pasien harimau sumatera dari Jambi bernama Salma. Di pusat rehabilitasi TWNC seluas satu hektare, dibangun kandang habituasi harimau. TWNC berusaha mendidik harimau untuk memunculkan sifat alaminya yang liar.

Interaksi dengan petugas TWNC diminimalkan agar sifat liar harimau tetap ada. Harimau di TWNC bukanlah harimau sirkus yang bisa diperintahkan oleh pelatih.

Pelepasliaran harimau-harimau yang telah menjalani rehabilitasi pertama dilakukan pada 22 Juli 2008. Dua dari lima harimau yang telah sehat yaitu Pangeran dan Agam dilepaskan ke alam bebas. Kemudian pada 22 Januari 2010, Panti dan Buyung menyusul dilepas ke alam liar.

Pada awal Oktober 2011, Panti terlihat di sekitar pusat rehabilitasi TWNC, telapak kakinya terluka. Tim medis TWNC menangkap Panti dan merawat lukanya. Setelah tiga pekan dirawat dengan kasih sayang, panti yang sedang berbadan dua itu melahirkan tiga anak harimau yang diberi nama Bintang, Topan, dan Petir pada 26 Oktober 2011.

Panti dilepasliarkan kembali bersama anaknya Petir pada 3 Maret 2015. Pelepasliaran harimau merupakan proses panjang, proses seleksi, verifikasi, dan parameter-parameter khusus yang harus diamati seperti, harimau menunjukkan sifat potensial individu yang layak dilepas.

Pengamatan antara lain dilakukan pada bagaimana harimau menangkap mangsa, makan, dan bereaksi saat bertemu manusia. Kesehatan, kondisi fisik dan perkembangan reproduksinya juga diamati.

Populasi harimau sumatera di TNWC ditenggarai cenderung terus meningkat dan TNBBS menjadi kawasan konservasi dengan populasi harimau paling padat di Asia Tenggara. Pada tahun 2013, Tambling bekerja sama dengan Panthera (organisasi kucing besar dari Amerika) untuk melakukan monitoring populasi harimau di area Tambling.

Monitoring dilakukan Bersama dengan polisi hutan dan Ranger TWNC dengan menggunakan kamera jebak. Hasil monitoring diidentifikasi sebanyak 24 individu harimau berada di lokasi ini.

Pada tahun berikutnya jumlah identifikasi harimau di Tambling semakin bertambah, dengan munculnya foto anak harimau di hutan. Populasi harimau di Tambling semakin bertambah karena mendapat pengawasan ketat dari polisi hutan TNBBS termasuk Ranger TWNC yang rajin berpatroli. Tim konservasi bergerak bersama mereka untuk melakukan pengamatan dan identifikasi flora dan fauna di TWNC. [Republika]

Wamen LHK Resmikan Pusat Penyelamatan Satwa Liar Dilindungi di Sumatra Utara

0
Wakil Menteri LHK Alue Dohong Saat meresmikan Pusat penyelamatan satwa liar yang diberi nama Sumatran Rescue Alliance (SRA) di Langkat, Sumatra Utara.

Nukilan.id – Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong meresmikan Pusat penyelamatan satwa liar yang diberi nama Sumateran Rescue Alliance (SRA) di Langkat, Sumatera Utara Pada Rabu lalu(12/1/2022).

Dalam sambutannya, Alue Dohong Menyampaikan apresiasinya atas upaya perlindungan dan penyelamatan satwa di Sumatera Utara melalui terbangunnya SRA.

Karena, menurut dirinya manusia memiliki tugas dan kewajiban untuk melindungi alam.

“Upaya ini merupakan wujud atas kewajiban kita sebagai manusia untuk melindungi alam, saling eksis dan hidup berdampingan dengan satwa, karena tanpa satwa-satwa tersebut maka ekosistem akan terganggu, dan berpotensi memunculkan konflik antar manusia dengan satwa,” ungkap Wamen Alue Dohong.

Dikatakan pula, bahwa hutan diciptakan Tuhan bukan untuk manusia saja, namun juga untuk makhluk ciptaan-Nya yang lain.

Tidak hanya itu, Ia juga menegaskan bahwa pemerintah sebagai simpul koordinasi dan negosiasi bagi seluruh pemangku kepentingan, sangat terbantu atas sinergi dari berbagai pihak.

“Hendaknya semua pihak dapat berkolaborasi agar dapat saling berbagi pengetahuan, sumber daya, dan sebagainya, sehingga upaya penyelamatan satwa menjadi kuat secara bersama-sama,” harapnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik, KLHK, Indra Eksploitasia melaporkan bahwa SRA merupakan salah satu dari empat pusat penyelamatan satwa yang ada di Sumatra Utara.

“Selain SRA, terdapat juga Pusat Rehabilitasi orangutan Mbatubelin, Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatra Barumun, Pusat Penyelamatan Satwa Sibolangit,” ungkapnya.

Sangat Mendukung Program Pemerintah

Sedangkan, Steering Commitee SRA, Panu Hadisiswoyo mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mendukung program pemerintah untuk melindungi dan menyelamatkan satwa liar yang dilindungi di Indonesia.

“Bersama Balai Besar KSDA Sumatra Utara, SRA melakukan penyelamatan satwa mulai dari penampungan, rehabilitasi serta habituasi untuk reintroduksi kembali ke alam liar,” tandasnya.

Seperti diketahui, bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), bekerja sama dengan para mitra membangun pusat penyelamatan satwa liar dilindungi di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara.

Pusat penyelamatan satwa ini diberi nama Sumatran Rescue Alliance (SRA) hasil sinergi antara KLHK melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Sumatra Utara dan Balai KSDA Aceh, bersama dengan organisasi Orangutan Information Center (OIC), serta Orangutan Project.

SRA mulai dibangun pada tahun 2020, di Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. Hingga saat ini telah terdapat beberapa satwa yang berhasil diselamatkan antara lain, 4 Owa ungko (Hylobates agilis), 1 Owa sarudung (Hylobates lar), 14 Siamang (Symphalangus syndactylus), 2 orangutan (Pongo abelii), serta 3 beruang madu (Helarctos malayanus).

Saat ini, di wilayah kerja BBKSDA Sumatera Utara bertambah menjadi 4 Lembaga Konservasi Khusus diantaranya, Pusat Rehabilitasi orangutan Mbatubelin, Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatra Barumun, Pusat Penyelamatan Satwa Sibolangit. [Nusadaily]

Selain Lamno, Ini Suku di Indonesia yang Bermata Biru

0
Foto: Korchnoi Pasaribu for detikTravel

Nukilan.id – Indonesia mempunyai banyak sekali suku bangsa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Suku-suku di Indonesia masih mempertahankan adat dan tradisi yang sudah ada sejak nenek moyang mereka.

Bahkan, beberapa suku di antaranya sangat unik karena punya mata biru yang mirip dengan bangsa Eropa.

Rata-rata orang Indonesia memang memiliki mata berwarna hitam, sehingga tak jarang banyak yang memakai softlens berbagai warna untuk mengubah tampilannya.

Namun, berbeda dengan beberapa suku ini, tak perlu bantuan softlens untuk mendapatkan mata biru karena diberikan anugerah yang berbeda dari kebanyakan orang Indonesia.

Zaman dahulu, Indonesia memang banyak disinggahi oleh bangsa-bangsa Eropa yang menetap dan menikahi penduduk asli Indonesia, sehingga menghasilkan peranakan bermata biru dan kulit putih seperti orang Eropa.

Berikut Telisik.id merangkum suku yang punya mata biru dilansir dari berbagai sumber:

1. Suku Lamno (Aceh)

Dilansir dari Kumparan.com, Lamno menjadi kampung yang terkenal dengan ciri fisik yang mirip orang Eropa dan berbeda dengan warga Aceh kebanyakan. Lamno terletak di Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Aceh.

Banyak warganya yang punya mata biru yang disebut sebagai anak cucu dari bangsa Portugis, mereka merupakan hasil kawin campur dengan penduduk setempat zaman dahulu kala.

Saat itu banyak orang Portugis yang berdagang di Aceh dan menikahi penduduk asli hingga menyisakan jejak. Namun, bencana tsunami Aceh 2004 silam nyaris membuat punah warga keturunan Portugis di Lamno.

2. Suku Siompu (Sulawesi Tenggara)

Dilansir dari Kompas.com, masyarakat suku Siompu bermukim di Kabupaten Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, yang juga memiliki mata biru terang dan berkulit cokelat.

Mata biru dari Suku Buton disebabkan kelainan genetik langka yang disebut Waardenburg Syndrome. Suku ini pertama kali ditemukan oleh peneliti bernama La Ode Yusrie.

Fakta lain menyebutkan, berdasarkan asal usulnya, mata biru warganya didapatkan dari pelaut Portugis yang singgah di salah satu tempat daerah pulau Siompu. Nama La Dala menjadi salah satu sebutan bagi pemilik mata biru yang diterjemahkan dalam bahasa setempat artinya ‘orang berjalan’ atau sebutan yang digunakan untuk pelaut Portugis zaman dulu.

Akan tetapi, hanya tersisa 10 orang yang punya mata biru di sana, sisanya hanya punya perawakan seperti orang Eropa, namun tidak bermata biru.

3. Suku Lingon (Maluku)

Dilansir dari detik.com, suku Lingon berada di pedalaman Halmahera, Maluku. Banyak warga suku Lingon sendiri yang memiliki mata biru dan berkulit putih. Dari sejarah yang ada di masyarakat, sekitar 300 tahun silam pernah ada di sebuah kapal dari Eropa yang tenggelam di dekat perairan Halmahera.

Beberapa penumpang yang selamat kemudian membangun pemukiman di tengah pedalaman hutan Halmahera Timur. Mereka lalu membentuk komunitas yang disebut Lingon Tribe atau Suku Lingon. [Telisik]

KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Sampaikan LHKPN Periodik 2021

0
Foto: kpk.go.id

Nukilan.id – Periode penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik tahun pelaporan 2021 telah dimulai sejak 1 Januari 2022. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau agar kewajiban itu dapat dilakukan sebelum batas waktu 31 Maret 2022.

Hal itu disampaikan Plt Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan, Ipi Maryati Kuding dalam keterangannya kepada Nukilan.id, Senin (17/1/2022).

Kata dia, Para Penyelenggara Negara (PN) atau Wajib Lapor (WL) cukup melakukan pengisian dan penyampaian laporan kekayaannya secara elektronik melalui situs elhkpn.kpk.go.id.

Meskipun batas waktu yang ditetapkan untuk penyampaian LHKPN periodik masih lama, KPK mengapresiasi 18 instansi yang telah 100 persen melaporkan. Per tanggal 14 Januari 2022 berdasarkan aplikasi e-LHKPN, KPK mencatat 6 pemerintah kabupaten/kota yang telah 100 persen lapor, yaitu Pemkab Tapanuli Selatan dengan total 680 wajib lapor, Pemkab Brebes 240 wajib lapor, Pemkab Boyolali 239 wajib lapor, Pemkot Prabumulih 195 wajib lapor, Pemkab Bolaang Mongondow Selatan 143 wajib lapor, dan Pemkab Majene 140 wajib lapor.

Kemudian, lanjut Ipi, 7 DPRD kabupaten/kota, yaitu DPRD Kab. Brebes 49 wajib lapor, DPRD Kab. Boyolali 45 wajib lapor, DPRD Kota Prabumulih 25 wajib lapor, DPRD Kab. Barru 25 wajib lapor, DPRD Kab. Malaka 25 wajib lapor, DPRD Kab. Bolaang Mongondow Selatan 20 wajib lapor, dan DPRD Kab. Pulau Morotai 20 wajib lapor.

Serta 5 instansi BUMN/D, yaitu PD Kota Gorontalo 24 wajib lapor, PD (Holding Company) Gowa Mandiri 4 wajib lapor, PT BPR Bank Daerah GunungKidul (Perseroda) 3 wajib lapor, PT Industri Gelas (Persero) 2 wajib lapor, dan Perumda Air Minum Tirta Gemilang Kab. Magelang 1 wajib lapor.

“Kepatuhan lapor ini tidak terlepas dari komitmen dan inisiatif dari instansi yang memajukan tenggat waktu pelaporan dengan beragam sanksi administratif untuk mendorong tingkat pelaporan di lingkungan instansinya,” ujar Ipi.

Hal ini menunjukkan satu bentuk komitmen dan langkah awal pencegahan korupsi dengan mendorong transparansi dan akuntabilitas Penyelenggara Negara dalam melaporkan kekayaannya.

Melaporkan harta kekayaan merupakan kewajiban bagi setiap PN sesuai amanah pasal 5 ayat (2) dan (3) Undang-undang No 28 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih Dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi, Dan Nepotisme.

“UU mewajibkan PN bersedia untuk diperiksa kekayaannya sebelum, selama, dan setelah menjabat. PN juga wajib melaporkan dan mengumumkan kekayaannya sebelum dan setelah menjabat,” pungkas Ipi.[]

115 Gol, Cristiano Ronaldo Raih Penghargaan Spesial FIFA Awards 2021

0
Cristiano Ronaldo Raih Penghargaan Spesial FIFA (Foto: FIFA)

Nukilan.id – Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo berharap ia dapat menjadikan raihan penghargaan spesial FIFA sebagai motivasi tambahan untuk membawa Manchester United bangkit di sisa musim.

Ronaldo terbang ke Zurich, Swiss untuk menerima penghargaan spesial dari FIFA atas kesuksesannya menjadi top skorer sepak bola internasional dengan 115 gol, Selasa (18/1/2022).

Dengan kondisi fisiknya yang masih cukup bugar di usia 36 tahun, Ronaldo jelas berpeluang besar untuk menambah pundi-pundi golnya sekaligus makin menjauh di daftar pencetak gol terbanyak.

Kebanggaan Cristiano Ronaldo

Tak berapa lama usai menerima penghargaan dari FIFA, Ronaldo lewat unggahan di akun Instagram pribadinya mengaku bangga atas pengakuan yang ia dapat dari induk sepak bola dunia ini.

“Memenangkan Penghargaan Terbaik Spesial FIFA adalah kehormatan yang luar biasa dan hak istimewa yang besar,” tulis Ronaldo.

“Fakta bahwa lembaga terkait memilih untuk mengakui saya sebagai Pencetak Gol Terbanyak dalam sejarah kompetisi FIFA, bagi saya, adalah puncak pencapaian individu saya dalam mewakili negara tercinta,” tambahnya.

Motivasi Cristiano Ronaldo

Lebih lanjut, Ronaldo juga ingin menjadikan momentum raihan penghargaan spesial ini sebagai motivasi untuk membawa Manchester United dan Portugal meraih kesuksesan.

“Sekarang, kembali kepada saya untuk mengubah penghargaan ini menjadi bahan bakar dan motivasi ekstra untuk membantu mencapai semua tujuan kami di Manchester United untuk musim ini, serta pertandingan play-off yang akan datang pada bulan Maret, sehingga Portugal dapat berada di Piala Dunia 2022 di Qatar, dan kita semua dapat terus menulis cerita yang luar biasa ini bersama-sama,” tutur Ronaldo.

“Terakhir, kata-kata spesial untuk semua pemain luar biasa yang mewakili Portugal di sisi saya selama dua dekade terakhir, dan untuk semua pemain internasional yang saya hadapi berkali-kali di seluruh dunia. Bakat Anda, profesionalisme Anda, dan kualitas Anda selalu berkontribusi untuk membuat saya menjadi pemain yang lebih baik. Terima kasih!” [Bolanet]

Top Skor Sementara dan Jadwal BRI Liga 1, Selasa 18 Januari 2022

0
Skuat Persebaya Surabaya merayakan gol Taisei Marukawa ke gawang Barito Putera, Sabtu (4/12/2021) © Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Nukilan.id – Jadwal pertandingan dan siaran langsung BRI Liga 1 2021/2022 di Indosiar hari ini, Selasa 18 Januari 2022. Siaran langsung BRI Liga 1 di Indosiar hari ini salah satunya duel Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya.

Duel antara dua tim papan atas klasemen BRI Liga 1, Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya akan digelar pekan ini. Duel seru ini dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa (18/1/2022) malam WIB.

Persebaya saat ini berada di posisi ke-3 klasemen BRI Liga 1 dengan 39 poin. Tim racikan Aji Santoso itu hanya terpaut satu poin dari Bhayangkara FC yang berada di atasnya.

Persebaya selalu menang pada lima laga terakhirnya di BRI Liga 1. Bajul Ijo juga tidak tersentuh kekalahan pada 13 laga beruntun. Performa apik ini ditunjang kinerja lini depan yang sangat bagus.

Sementara, Bhayangkara FC baru saja bangkit saat mengalahkan Madura United dengan skor 3-2. Sebelumnya, The Guardian gagal menang pada dua laga beruntun yakni imbang lawan Persija Jakarta dan kalah dari Arema FC.

Persib Bandung Jumpa Borneo FC

Borneo FC melawan Persib akan digelar di Stadion Ngurah Rai, Selasa (18/1/2022) malam WIB. Kedua tim meraih hasil yang kontras pada laga terakhirnya di BRI Liga 1.

Borneo FC menang dengan skor 2-0 atas Barito Putera lewat gol Wahyudi Hamisi dan Boaz Solossa. Sementara, Persib menelan kekalahan dari Bali United dengan skor 1-0 melalui gol Stefano Lilipaly.

Kedua tim punya materi pemain yang sangat bagus. Pertemuan keduanya acap kali menyajikan duel yang seru. Pada putaran pertama lalu, laga Persib melawan Borneo FC berakhir dengan skor imbang 0-0.

Simak jadwal lengkap siaran langsung BRI Liga 1 di bawah ini:

Sabtu, 15 Januari 2022

  • 19.00 WIB: Persela Lamongan 1-1 Persija Jakarta

Minggu, 16 Januari 2022

  • 18.15 WIB: Persipura Jayapura 0-0 Persiraja Banda Aceh (O Channel)

Senin, 17 Januari 2022

  • 18.15 WIB: Bali United 2-0 Persita Tangerang (Indosiar)
  • 20.45 WIB: PSIS Semarang 0-0 Arema FC (Indosiar)

Selasa, 18 Januari 2022

  • 15.15 WIB: PSS Sleman vs Madura United FC (Indosiar)
  • 15.15 WIB: PSM Makassar vs Persik Kediri (O Channel)
  • 15.15 WIB: Persikabo 1973 vs Barito Putera (Vidio)
  • 18.15 WIB: Borneo FC vs Persib Bandung (Indosiar)
  • 20.45 WIB: Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya (Indosiar)

Top Skor BRI Liga 1

  • 14 gol – Ilija Spasojevic (Bali United)
  • 13 gol – Ciro Alves (Persikabo 1973), Youssef Ezzejjari (Persik Kediri)
  • 12 gol – Marko Simic (Persija Jakarta)
  • 11 gol – Francisco Torres (Borneo)
  • 10 gol – Carlos Fortes (Arema), Taisei Marukawa (Persebaya Surabaya)
  • 8 gol- Ezechiel Ndouassel (Bhayangkara). [Bolanet]