Beranda blog Halaman 1847

Projo Dorong Pusat Pilih Pj Gubernur Aceh yang Paham Aceh

0
Sekretaris DPD Projo Aceh, Taufiq Muhammad. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jokowi (Projo) Aceh mendorong pemerintah pusat untuk memilih calon Pj Gubernur Aceh yang benar-benar mengerti tentang kondisi daerah Aceh, terutama yang peduli terhadap Aceh dan diterima seluruh masyarakat Aceh.

Hal itu disampaikan Sektretaris DPD Projo Aceh, Taufiq Muhammad kepada Nukilan.id, Kamis (20/1/2022).

Menurut Taufiq, sosok Pj. Gubernur yang dipilih untuk memimpin Aceh harus bisa membawa Aceh ke arah lebih baik, dan dapat membantu percepatan realisasi isi perjanjian damai yang masih terkendala atau perdebatan dengan pemerintah pusat, serta dapat menyakinkan pemerintah pusat dalam memperpanjang Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh yang abadi.

“Karena pembangunan Aceh saat ini sangat bergantungan pada Dana Otonomi Khusus,” ujarnya.

Kepada Pj Gubernur Aceh terpilih nanti, Projo berharap program strategis nasional di aceh bisa terlaksana sesuai target dan lancar serta dapat menciptakan program-program baru yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN).

“Mengingat pemerintah Jokowi akan berakhir di tahun 2024, maka kami berharap agar seluruh program Indonesia Maju khususnya yang berkaitan dengan Aceh bisa terselesaikan tepat waktu dengan sempurna,” harap Taufiq.

Seperti diketahui, pendebatan Pj Gubernur Aceh menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat. Pasalnya, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah akan segera berakhir masa jabatannya pada Juli 2022 ini. Sehingga sekarang mulai muncul beberapa tokoh yang ingin dirinya ditunjukan sebagai pemimpin tertinggi di Aceh untuk masa jabatan 2022-2024.

Maka dari itu, kata dia, kami sangat berharap siapapun yang dipilih oleh Presiden melalui Mendagri nantinya bisa membawa Aceh ke arah lebih baik dan bisa menjaga suhu politik yang nyaman dalam menyambut pesta demokrasi yang besar di tahun 2024 mendatang.

“Kami yakin, Bapak Presiden Joko Widodo pasti tidak akan salah dalam memilih Pj Gubernur Aceh, beliau sangat mengerti tentang Aceh, karena Aceh merupakan kampung keduanya,” pungas Taufiq. [MIR]

The Aceh Institute Minta Bupati Nagan Raya Bentuk Gugus Tugas KTR

0
Acara Focus Group Discussion (FGD) di Aual Kantor DPMGP4, Kamis (20/1/2022).

Nukilan.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMGP4) Kabupaten Nagan Raya melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Peta Jalan Advokasi KTR Nagan Raya: Ikhtiar Aktivasi Gugus Tugas”, yang berlangsung di Aula Kantor DPMGP4, Kamis (20/1/2022).

Dalam kesempatan itu, Direktur The Aceh Institute, Fajran Zain mengatakan, FGD ini merupakan pertemuan keempat yang menghadirkan lembaga-lembaga pemerintahan lintas sektoral dan difasilitasi oleh The Aceh Institute bekerjasama dengan Satpol PP-WH Nagan Raya.

“Sebelumnya telah dilaksanakan pertemuan yang sama bertempat di Aula Sekdakab, Aula Dinas Kesehatan, dan terakhir di Aula BAPPEDA,” sebutnya saat dihubungi Nukilan.id.

Kata dia, FGD kali ini bertujuan untuk mendorong lahirnya Gugus Tugas yang akan mengawal proses advokasi Qanun Aceh nomor 3 tahun 2015 tentang KTR secara masif dan terukur.

“Hingga akhir acara, FGD berhasil menampung dan merangkum berbagai pendapat yang disampaikan oleh setiap peserta secara rinci dan point-to-point. Salah satu ide besar dan mengemuka, serta diaminkan oleh seluruh partisipan terkait pembentukan Gugus Tugas KTR,” kata Fjaran.

Oleh karena itu, Fajran meminta Bupati Nagan Raya, H. M. Jamin Idham, SE untuk segera membentuk gugus tugas KTR tersebut.

“Gugus tugas KTR ini harus segera dibentuk, dan kita dalam forum ini sepakat untuk mendorong lahir dan berdirinya gugus tugas dalam satu bulan ke depan,” tegasnya.

Fajran juga menegaskan, The Aceh Institute akan terus mendampingi proses advokasi ini, dan dirinya berharap keepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Nagan Raya untuk dapat bersinergi dan responsif.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur The Aceh Institute, Fajran Zain, Kepala Dinas Kesehatan, Hj. Siti Zaidar, SST, Perwakilan BAPPEDA, Satpol PP-WH, Disperindag, Disinfokom, MPU, dan DPMGP4.

Reporter: Hadiansyah

Mahasiswa Aceh Singkil Minta Penegak Hukum Audit Dana Hibah HIPMASIL

0
Mahasiswa Aceh Singkil Wawan Setiawan

Nukilan.id – Mahasiswa Aceh Singkil Wawan Setiawan meminta Penegak Hukum Kejaksaan Negeri dan Polres Aceh Singkil untuk mengaudit bantuan Dana Hibah Himpunan Mahasiswa Aceh Singkil (HIPMASIL) sebesar Rp65 Juta.

Adapun surat yang bernomor 188.45/223/2021 tentang penerima bantuan dana hibah Himpunan Mahasiswa Kabupaten Aceh Singkil nomor 188/233, menuai tanda tanya dikalangan mahasiswa khususnya mahasiswa yang di Banda Aceh dan Aceh besar,” kata Wawan Setiawan dalam keterangan yang tertulis kepada Nukilan.id Kamis (20/1/2021).

Ia mengatakan, pihaknya sudah melakukan diskusi terkait kegunaan bantuan dana hibah tersebut dikalangan mahasiswa Aceh Singkil, pasalnya sampai sekarang realisasi bantuan belum terlihat sama sekali untuk mahasiswa.

Untuk itu, kami sebagai mahasiswa yang menempuh pendidikan di Banda Aceh mempertanyakan terkait dana hibah tersebut dan dibawa kemana.

“Kami menduga adanya penggelapan anggaran dana hibah HIPMASIL yang di lakukan oleh demisioner periode lalu,” tegasnya.

Oleh karena itu, jangan sampai nama baik lembaga HIPMASIL diperjual belikan demi mencapai tujuan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, yang akan merusak citra mahasiswa Aceh Singkil itu sendiri.

selanjutnya, juga meminta dan menekankan kepada Majelis Pendidikan Daerah (MPD) agar terbuka ke mahasiswa mengenai dana hibah tersebut, sehingga kami selaku mahasiswa tahu kjeberadaan uang tersebut.

“Kami tekankan sekali lagi kepada pihak MPD dan para demisioner HIPMASIL tahun 2019-2020 agar segera memaparkan kemana anggaran dana hibah tersebut yang dicairkan sebanyak 65.000.000,” ungkapnya.

Didalam surat tersebut Terdapat beberapa organisasi mahasiswa kabupaten Aceh Singkil yang mendapat bantuan dana hibah, salah satu penerima adalah organisasi mahasiswa kabupaten Aceh Singkil yang di Banda Aceh dan Aceh besar disebut Himpunan Mahasiswa Aceh Singkil (HIPMASIL).[]

Surat Lampiran Dana Hibah Kabupaten Aceh Singkil

Pakar Sebut Penggunaan APBN untuk IKN akan Korbankan Program Masyarakat

0
Istana Negara di Ibu Kota Baru (Foto: Instagram)

Nukilan.id – Rencana pembangunan ibu kota negara (IKN) baru bernama Nusantara di Kalimantan Timur disebut pakar kebijakan publik akan memberatkan pos anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) yang terjepit di tengah pengeluaran besar untuk penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Dampaknya, alokasi program-program prioritas untuk masyarakat dalam APBN berpotensi besar akan dikorbankan karena dialihkan untuk IKN.

Selain itu, aktivis lingkungan melihat rencana pemindahan ibu kota juga berpotensi akan memperburuk kondisi lingkungan hidup dan merusak ruang hidup masyarakat sekitar.

Pada 2019 lalu, sebelum pandemi, Presiden Joko Widodo mengatakan, dana APBN yang digunakan untuk pemindahan IKN sebesar 19% dari APBN dengan sisanya dari swasta dan BUMN.

Namun, dilansir dari situs IKN, yang juga dikutip beberapa media, tertulis sebesar 53,5% pendanaan IKN dari total sekitar Rp466 triliun menggunakan APBN dan 46,5% sisanya menggunakan dana lain dari skema KPBU, swasta, dan BUMN.

Menteri Keuangan Sri Mulyani membantah alokasi mencapai 53,5% dalam konferensi pers di DPR, Selasa (18/01) karena pemerintah masih melakukan perhitungan.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, juga menegaskan, pembangunan IKN tidak akan memberatkan APBN dan pemerintah akan menghindari pembiayaan utang jangka panjang.

Dewan Perwakilan Rakyat telah mengesahkan UU IKN sebagai dasar hukum pembangunan ibu kota baru yang nantinya akan diberi nama Nusantara.

Prioritas pembangunan Ibu Kota Nusantara seluas lebih dari 256.000 hektare itu hingga tahun 2024 adalah pembangunan infrastruktur dasar.

Ibu Kota Nusantara juga akan berstatus pemerintah daerah khusus yang disebut otorita dan dipimpin oleh kepala otorita (setara menteri yang dipilih dan bertanggung jawab langsung kepada presiden).

Mengorbankan program masyarakat

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Roy Valiant Salomo, menilai, penggunaan APBN untuk pembangunan IKN berpotensi mengorbankan program masyarakat akibat keterbatasan dana.

“Kalau dialihkan lebih banyak untuk IKN, yang lain ada yang dikorbankan, semacam zero-sum game, IKN ditambah, yang lain dikurangi,” kata Roy saat dihubungi BBC News Indonesia.

Roy mengatakan, kini penggunaan APBN dikonsentrasikan pada penangangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Di sisi lain, pemasukan negara terpengaruh dalam dua tahun terakhir akibat pandemi.

Indonesia mengalokasikan Rp677,2 triliun untuk biaya penanganan Covid-19. Rinciannya Rp87,55 triliun untuk bidang kesehatan dan Rp589,65 triliun untuk pemulihan ekonomi nasional.

Roy menyarankan agar pemerintah meningkatkan peran swasta dan BUMN untuk pembangunan IKN.

Dilansir dari situs IKN yang juga dikutip beberapa media, tertulis pendanaan IKN dari total sekitar Rp466 triliun, sebesar 53,5% menggunakan APBN dan sisanya 46,5% menggunakan dana lain dari skema KPBU, swasta dan BUMN.

Jumlah itu meningkat dibandingkan pada tahun 2019 di saat Jokowi mengatakan rencana APBN yang digunakan sebesar 19%.

Status otorita, bertentangan UUD dan rawan konflik seperti Batam

Dari total sembilan fraksi di DPR, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) satu-satunya yang menolak pengesahan RUU IKN.

Anggota Pansus RUU IKN dari Fraksi PKS Ecky Awal Mucharam menjelaskan salah satu alasannya adalah bentuk pemerintahan daerah Otorita IKN yang tidak sejalan dengan UUD.

“Pemerintahannya harus pemerintahan daerah khusus provinsi dan dipimpin oleh gubernur, sedangkan badan otorita bersifat ad hoc, hanya mempersiapkan, membangun dan masa transisi pemindahan. Setelah itu dipimpin gubernur dengan kekhususannya,” kata Ecky.

Dalam UU IKN, Ibu Kota Nusantara akan berstatus pemerintah daerah khusus yang disebut otorita dan dipimpin oleh kepala otorita, setara menteri yang dipilih dan bertanggung jawab langsung kepada presiden.

Senada dengan itu, pengamat kebijakan publik Roy Valiant Salomo mengatakan, status itu berpotensi mengulang konflik masa lalu yang pernah terjadi dengan status Otorita Batam, yang kini bernama Badan Pengusahaan Batam.

“Masalah dihadapi Batam bisa terulang lagi, Otorita Batam konflik dengan pemda dalam pelayanan publik. Masyarakat kebingungan mengurus KTP, izin-izin karena ada dua kepemimpinan,” katanya.

Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menegaskan, Otorita IKN akan melaksanakan pemerintahan daerah khusus, dan bentuk-bentuk kewenangan khusus. Otorita juga sebagai pengguna anggaran/pengguna barang setingkat kementerian, dan hanya ada pemilu nasional.

“Apakah menyalahi UU dasar atau tidak, saya berani mengatakan tidak, karena ruang itu dibuka dalam UUD… sebenarnya pasal 18 UUD menegaskan posisi Indonesia sebagai negara kesatuan, sehingga wilayah Indonesia dibagi atas, bukan terdiri dari,” kata Suharso.

Anggaran IKN masuk program pemulihan ekonomi

Menteri Keuangan Sri Mulyani membantah angka persentase penggunaan APBN karena hingga kini pemerintah masih melakukan penghitungan.

“Jadi sebenarnya tidak ada hari ini pre-conception 54% adalah APBN. Pertama kita akan lihat tahapannya yang sudah ada dalam UU, ada 5 tahapan, tahapan paling awal 2022-2024, biasanya di front end APBN paling banyak,” kata Mulyani.

Sri Mulyani menjelaskan dari lima tahap pembangunan hingga 2045, masa paling kritis adalah periode 2022 hingga 2024 karena menjadi landasan dalam pembangunan selanjutnya, seperti pembangunan infrastruktur jalan, dan pelabuhan.

Untuk melaksanakan tahap kritis tersebut, pemerintah akan memasukan anggaran IKN dalam porsi anggaran pemulihan ekonomi.

“Seperti diketahui tahun 2022 paket pemulihan ekonomi sebesar Rp450 triliun masih belum dispesifikan sebelumnya, jadi masih bisa dimasukan dalam program pemulihan ekonomi sekaligus membangun IKN,” kata Sri Mulyani.

Tahun ini, kata Sri Mulyani, pendanaan IKN akan banyak diberikan kepada Kementerian PUPR untuk pembangunan infrastruktur dasar yang sedang berlanjut.

“Kemudian untuk tahun 2023, 2024, kita melihat perkembangan Covid-19, pemulihan ekonomi, pelaksanaan pemilu, dan IKN. Semuanya ada dalam APBN yang akan kita design dan saat yang sama defisit maksimum 3% mulai 2023, diupayakan semua tetap terjaga,” ujar Mulyani.

Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, juga menegaskan, pembangunan IKN tidak akan memberatkan APBN, sebaliknya akan menambah aset negara.

“Kita juga menghindari pembiayaan utang jangka panjang,” kata Suharso.

Ancaman banjir di daerah penyangga Ibu Kota Nusantara

Sejak dua hari lalu beberapa desa di Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur terendam banjir.

Ketua Kelompok Tani Buen Were, Arbani, 42 tahun, menyebut banjir terparah terjadi di Desa Mendik, dan Desa Sebakung, Kelurahan Longkali, berjarak sekitar 60 kilometer dari titik nol wilayah IKN.

Lahan Arbani berada di daerah penyangga IKN yang berjarak 30 kilometer dari titik nol di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Banjir sudah dua hari yang lalu tapi hari ini sedikit mulai surut,” kata dia kepada wartawan Lamanele di Kalimantan Timur, Selasa (18/01).

Arbani khawatir, kehadiran IKN justru akan memperburuk kondisi lingkungan yang telah rusak akibat dibabat ‘izin perkebunan sawit dan kayu’.

“Bahkan 2021 ada tiga kali banjir besar. Awal 2022 sudah terjadi satu kali. Kami gagal panen. Jangan sampai hadirnya IKN kami malah habis,” kata Arbani.

“SDM kami lemah, ekonomi kami juga lemah. Kami tidak mampu bersaing. Kami butuh perlindungan. Harus ada produk UU yang lindungi kami, khusus kearifan lokal kami yaitu berkebun dan berladang,” kata dia.

Hal sama juga disampaikan warga Kelurahan Sepaku, Andi Hatta. Tempat tinggal Hatta berjarak sekitar tujuh kilometer dengan titik nol IKN.

Hatta khawatir IKN akan menghilangkan mata pencahariannya sebagai petani.

“Kemampuan kami di sini nggak ada. Kami rata-rata bertani,” kata Hatta, ditambah lagi masalah lain berupa banjir yang sering terjadi.

Beban lingkungan sejak rezim Suharto

Direktur Walhi Kalimantan Timur, Yohana Tiko, mengatakan, banjir yang kerap melanda wilayah di sekitar IKN menunjukkan, area ini telah dibebani oleh masalah lingkungan dari lama, sejak investasi masuk pada rezim Soeharto.

“Perusahaan sawit, kayu, dan pertambangan mengeksploitasi wilayah tersebut dan merusak lingkungan. Dua tahun ini saja terjadi banjir besar hingga awal Januari ini,” kata Yohana.

“Pembangunan IKN akan menghancurkan kawasan hutan lindung Sugai Wain, Sungai Manggar, sumber air masyarakat Balikpapan. Lalu ancaman kepunahan hewan endemik seperti pesut, bekantan, dugong.

“Hulu habis dengan konsensi, pembangunan IKN, lalu daerah tengah dan hilir dengan industri, dan pelabuhan. Ditambah hilangnya ruang hidup masyarakat, berladang, berburu, mencari ikan, rusak semua,” kata Yohana.

Selain masalah lingkungan, Yohana melihat, pembangunan IKN menjadi “pemutihan” tanggung jawab korporasi yang telah merusak alam.

“Harusnya setelah diobrak-abrik oleh konsesi dipulihkan, ini malah korporasi diputihkan dari tanggung jawab yang diambil pemerintah,” kata Yohana.

Yohana mencatat, di area IKN terdapat 162 konsesi tambang, kehutanan, perkebunan sawit, dan PLTU batu bara. Terdapat, juga konsesi kehutanan dan 94 lubang bekas tambang batu bara yang tersebar di kawasan IKN.

“Daripada membangun IKN lebih baik dana itu untuk pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja yang lebih dibutuhkan masyarakat,” kata Yohana.

IKN terhubung dengan kabupaten-kota di Kaltim

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Sabani berharap, pembangunan IKN terkoneksi antar 10 kabupaten dan kota di wilayahnya.

Karena itu, perlu ada infrastruktur penghubung untuk mendukung pembangunan IKN.

“Sehingga koneksinya tidak hanya IKN tapi 10 kabupaten dan kota di Kaltim,” ungkap dia.

Sorotan lain, kata dia, adalah perlunya persiapan bagi SDM lokal yang memadai agar mendapat tempat di IKN. Namun, dia belum tahu kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan.

Perihal beragam masalah yang dihadapi masyarakat lokal di lingkar IKN, Sabani menyerahkan ke kabupaten dan kota yang bersangkutan.

“Jadi tidak hanya tuntas saat ini tapi dengan IKN ini bisa di-cover untuk mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat di sana,” kata dia.

Sabani juga memastikan pembangunan IKN tidak akan merusak lingkungan. Sebab dari konsep pembangunan IKN diklaim ramah lingkungan.

Alasan memilih Kalimantan Timur

Suharso dalam keterangannya di DPR, mengatakan terdapat setidaknya lima pertimbangan pemindahan IKN ke Kalimantan.

Pertama, adalah lokasi yang sangat strategis karena berada di tengah-tengah wilayah Indonesia yang dilewati alur laut kepulauan Indonesia (ALKI) II di Selat Makassar.

Kedua, lokasi IKN memiliki infrastruktur yang relatif lengkap, yaitu bandara, pelabuhan, dan jalan tol yang baik serta ketersediaan infrastruktur lain, seperti jaringan energi dan air minum yang memadai.

Ketiga, lokasi IKN berdekatan dengan dua kota pendukung yang sudah berkembang, yaitu Kota Balikpapan dan Kota Samarinda.

Keempat, ketersediaan lahan yang dikuasai pemerintah dan sangat memadai untuk pengembangan IKN. Terakhir, minim risiko bencana alam.

Luas IKN sebesar 256.142 hektare, yang lokasi inti untuk pusat pemerintahan seluas 56.180 hektare dan kawasan pengembangan IKN seluas 199.962 hektare.

Lokasi IKN berbatasan dengan Kabupaten Panajam Paser Utara, Kabupaten Kutai Kartanegara. [taboolanews]

Gapki Perkirakan Harga Sawit Terus Meningkat Hingga Maret

0

Nukilan.id – Gabungan Perusahaan Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) memperkirakan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) masih akan meningkat hingga Maret 2022. Faktor utama yang menyebabkan terjadinya kenaikan harga ini yakni tingginya permintaan CPO di pasar global.

“Harga CPO tanggal 18 Januari misalnya sudah Rp14.805 per kg dan tercatat sebagai harga paling tinggi hingga pertengahan Januari 2022,” ujar Sekretaris Eksekutif Gapki Sumatera Utara Darma Sucipto di Medan, Rabu (19/1/2022).

Lebih lanjut disampaikan Darma, harga rata-rata CPO pada 2021 tercatat sebesar Rp11.753 per kg dengan harga paling tinggi terjadi pada 3 November mencapai Rp14.893 per kg. Menurutnya, kenaikan harga CPO ini didorong permintaan yang terus meningkat baik dari dalam dan luar negeri.

Permintaan dalam negeri, imbuh Darma, meningkat akibat adanya program biodiesel B30 yang terus berkembang. Sementara permintaan yang meningkat dari luar negeri juga didorong berkembangnya industri hilir di berbagai negara.

“Harga CPO makin menguat, dampak faktor adanya kekhawatiran pasokan CPO dari negara produsen khususnya Indonesia yang makin terbatas. Akibat khawatir itu, importir membeli lebih banyak CPO sehingga mendorong kenaikan harga,” tutur Darma.

Permintaan dari pasar luar negeri diperkirakan makin meningkat dengan adanya rencana India yang menurunkan bea masuk CPO dan adanya rencana Indonesia menerapkan B40. Lebih lanjut disampaikan Darma, kenaikan harga CPO yang terjadi sejak tahun 2020 hingga awal 2022 menjadi sejarah perdagangan komoditas kelapa sawit. Biasanya, kata Darma, lonjakan harga berlangsung paling lama 3-6 bulan. [Wartaekonomi]

DPD Perkopindo dan Pertapin Aceh Gelar Musda II di Banda Aceh

0
Acara pembukaan Musyarawah Daerah (Musda II) DPD Perkopindo dan Pertapin Aceh, Kamis (20/1/2021)

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Kontraktor Profesional Indonesia (Perkopindo) Aceh dan DPD Perkumpulan Tanaga Ahli Profesional Indonesia (Pertapin) Aceh melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda II) pada Kamis (20/1/2022) di Mini Theater Iskandar Muda, Gedung Puslatbang KHAN, LAN RI Provinsi Aceh.

Kegiatan yang bertema “Dengan Kompetensi SDM, Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Kita Tingkatkan Kualitas Jasa Konstruksi” ini dibuka langsung oleh Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh, Indra Suhada, ST, MT.

“Saya merasa sangat bahagia sekali, merasa suatu kehormatan bagi saya untuk bisa membuka acara Musda ini,” ungkap Indra dalam sambutannya.

Ia berharap, para pemuda di Perkopindo dan Pertapin bisa bergerak membantu pemerintah dalam dunia kontruksi, khususnya di Aceh. Dan juga dapat berperan aktif dalam kegiatan pembangunan di Aceh.

“Bapak-bapak dan ibu-ibu yang masih muda inilah yang bisa memberikan sumbangsihnya untuk pembangunan di Aceh ini,” ujar Indra.

Ia juga berharap dengan adanya Musda II Perkopindo dan juga Musda Pertapin ini dapat memberikan konsep-konsep dan usulan-usulan yang sifatnya membangun untuk kegiatan jasa kontruksi terutama di Provinsi Aceh ini.

Terakhir, “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Musyawarah Daerah kedua DPD Perkopindo Aceh dan DPD Pertapin Aceh resmi saya buka,” ucap Indra.

Turut hadir dalam acara itu, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Aceh, T. Robby Irza, S.SiT, MT, Ketua Umum DPP Perkopindo dan juga Ketua DPP Pertapin, Mahyuddin, Ketua DPD Perkopindo Aceh dan juga Ketua DPD Pertapin Aceh, Mulyadi Muhammad, SE, M.Si, Pembina Perkopindo, Pembina Pertapin, serta seluruh Ketua DPC Perkopindo dan Pertapin Kabupaten/Kota di Aceh.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Aceh, T. Robby Irza, S.SiT, MT menyampaikan, Pemerintah Aceh saat ini, khususnya di tahun 2022 mencoba melakukan percepatan terhadap beberapa hal terkait dengan kontruksi. 2020-2021 masa pemerintah aceh berada dalam kondisi pandemic covid-19, khsususnya 2020 banyak kegiatan-kegiatan pembangunan di Aceh justru perlu penyesuaian akibat adanya refocusing.

“Semua kita tahu bahwa, refocusing itu akan menggiring beberapa anggaran pemerintah untuk pemulihan ekonomi, untuk penanganan covid-19, terutama di sektor kesehatan dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Kemudian di 2021, kata Robby, masih dalam dinamika Covid-19, kita terus melakukan pemulihan di sektor ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. Kendati demikian, beberapa program strategis pemerintah Aceh tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Kita juga melakukan optimalisasi kegiatan, sehingga apa yang telah dicanangkan di tahun 2021 bisa maksimal untuk dilakukan proses pembangunan,” ujarnya.

Selanjutnya, ditahun 2022, pemerintah Aceh mencoba melakukan percepatan, akselerasi yang dilakukan pemerintah Aceh itu sudah dibuktikan pertama pada tanggal 7 Januari 2022. Pemerintah Aceh sudah memberi informasi kepada calon penyedia barang dan jasa untuk ikut dalam proses pengadaan barang dan jasa.

“Ini merupakan impian kita, agar harapan kita ditanggal 11 Maret, Insyallah kalau semua sudah terproses, itu akan terjadi kontrak bersama, sehingga pada awal Maret nantinya sudah ada administrasi perekonomian, khususnya di sektor pembangunan,” terang Robby.

Oleh karena itu, dia meminta dukungan dari Perkopindo dan Pertapin, karena untuk mengisi pembangunan ini pemerintah tidak bisa sendiri, ada keterlibatan para asosiasi dan tenaga ahi.

“Saya sangat apresiasi dengan kegiatan musda ini, Saya berharap kepada seuluruh peserta Musda ini mendiskusikan dan merumuskan beberapa beberapa kebijakan aksi yang konkrit terhadap bagaiamana program asosiasi ini 5 tahun kedepan,” tutupnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD Perkopindo Aceh, Mulyadi Muhammad, SE, M.Si menjelaskan, bahwa Musda merupakan forum tertinggi dalam pengambilan keputusan tingkat provinsi, ada 3 agenda utama yaitu: Menyusun Program Kerja periode depan, Laporan pertanggungjawaban 5 tahun periode lalu dan Pemilihan ketua DPD untuk untu periode selanjutnya

“Salah satu masalah utama dalam aktivitas konstruksi kita adalah kurangnya SDM yang dapat diandalkan, sehingga sering terjadi masalah keterlambatan, masalah kualitas dan masalah kecelakaan kerja dalam aktivitas konstruksi kita,” ungkap Mulyadi yang juga menjabat Ketua DPD Pertapin Aceh itu.

Masalah tenaga kerja konstruksi ini, kata dia, bukan hanya soal kualitas, tetapi soal kuantitas juga masih jauh dari harapan. Undang-undang mengamanatkan tenaga kerja konstruksi harus memiliki sertifikat, namun berdasarkan data BPS, secara nasional jumlah tenaga kerja konstruksi Indonesia mencapai 8,3 juta, namun yang bersertifikat hanya 666.000.

“Begitu juga di Aceh, sebagian besar tenaga kerja konstruksi Aceh belum tersertifikasi. Selama ini, ketika lelang pekerjaan konstruksi dibuka, kontraktor kita kewalahan mencari personil tenaga kerja bersertifikat dengan kompetensi yang dipersyaratkan oleh panitia lelang, kontraktor kelimpungan mencari personil sampai harus mencari keluar daerah, belum lagi persoalan biaya yang harus dikeluarkan apabila personil yang dimasukkan dalam dokumen kontrak tersebut harus dihadirkan ke Aceh,” jelas Mulyadi.

Menurutnya, jika personil yang dipersyaratkan tersebut hanya sebatas pemenuhan dokumen lelang saja, maka akan muncul persoalan kualitas bangunan konstruksi dan lebih jauh lagi bisa muncul masalah hukum dikemudian hari bagi penanggungjawab badan usaha (kontraktor).

Dalam Pasal 30 Ayat 4-7, UU Nomor 2 Tahun 2017 menjelaskan, Badan Usaha yang mengerjakan pekerjaan konstruksi wajib memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU), SBU diajukan kepada Menteri melalui Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU), LSBU dibentuk oleh asosiasi terakreditasi.

Perkopindo merupakan asosiasi yang sudah terakreditasi, tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nomor: 36/KPTS/LPJK/XII/2021 Tentang Asosiasi Profesi, dan Asosiasi Badan Usaha Jasa Konstruksi Terakreditasi.

Perkopindo juga telah membentuk Lembaga Sertifikasi Badan Usaha dengan nama LSBU SPI (PT. Sertifikat Profesional Indonesia)

Sedangkan Pertapin, dalam Pasal 70 dan 71 UU Nomor 2 Tahun 2017, disebutkan bahwa, Tenaga kerja konstruksi wajib memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK), SKK diperoleh melalui uji kompetensi, uji kompetensi dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi( LSP), LSP didirikan oleh asosiasi terakreditasi.

Pertapin merupakan asosiasi yang sudah terakreditasi, tertuang dalam: Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor: 1410/KPTS/M/2020 Tentang Asosiasi Badan Usaha Jasa Konstruksi, Asosiasi Profesi Jasa Konstruksi Dan Asosiasi Terkait Rantai Pasok Jasa Konstruksi. Pertapin juga telah membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi dengan nama LSP KOPER (PT. Konstruksi Pertapin Raya).

Untuk diketahui, pelaksanaan Musyawarah Daerah II DPD Perkopindo dan DPD Pertapin ini dilakukan dengan waktu yang berbeda dan secara terpisah. []

Tahun Ini Erick Thohir Akan Bubarkan PLN Batu Bara

0
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Swaranesia)

Nukilan.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan akan melakukan pembubaran terhadap PT PLN Batu Bara.

“Bisa tahun ini ya (pembubaran PLN Batu Bara),” ujar Erick dalam konferensi pers, Rabu (19/1/2022).

Dalam kasus PLN Batu Bara, Erick mengaku membuka dua kemungkinan yang bisa dilakukan terhadap anak perusahaan PLN itu, yaitu dimerger atau ditutup sekaligus.

“PLN Batu Bara ya bisa aja dimerger, atau ditutup. Kemarim holding pangan kami merger seperti Perinus dan Perindo, BGR dengan PT PPI. Nah, itu yang sedang dipelajari lagi, kemungkinannya sangat bisa,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan, pihaknya sedang melakukan peninjauan secara menyeluruh.

“Kami sedang melakukan review secara menyeluruh rantai pasok batu bara. Arahan beliau, rantai pasok ini teridentifikasi terfragmentasi bisnis kompleks yang panjang berbelit-berbelit ini disederhanakan. Di mana ada titik lemah, kami percepat,” ujarnya.

Darmawan mengatakan, jika dalam prosesnya perlu ada perubahan di struktur organisasi, maka akan dilakukan. Apabila memang ada suatu organisasi yang harus diubah agar rantai pasok ini bisa mengubah yang tadinya tidak andal menjadi andal dan efektif, maka semua akan dilakukan.

“Termasuk salah satunya kami lakukan review bisnis proses legal operasional dan struktur organisasi maupun SDM untuk likuidasi PLN Batu Bara agar rantai pasoknya berjalam lebih efektif dan efisien,” ujarnya. [Wartaekonomi]

 

Sedih Lihat Kondisi Rakyat Aceh, Ihsanuddin MZ: Segera Realisasi APBA

0
Anggota DPR Aceh Ihsanuddin MZ (Foto: irfan/nukilan)

Nukilan.id – Ketua Fraksi PPP Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Ihsanuddin MZ, mengatakan dengan diawali tahun 2022, sangat sedih melihat kondisi masyarakat Aceh yang saat ini terasa kepayahan.

Untuk itu, meminta kepada  pemerintah Aceh Agar segera merealisasikan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) yang sudah disahkan sebesar Rp16,17 Triliun.

“Tentang ekonomi Aceh, sangat erat kaitannya dengan Belanja Aceh,” kata Ihsanuddin MZ kepada Nukilan.id di kediamanya, Pango Banda Aceh, Kamis (20/1/2022).

Karna Aceh bukan daerah Industri hanya daerah Agraris, kata Ihsanuddin, ini menandakan  tidak semua bisa terlibat di daerah sektor pertanian, ada juga kawasan perkotaan. Sedangkan lahan di Aceh yang semakin hari mulai terbatas dan tidak semua orang mendapatkan peluang untuk itu.

“Artinya satu-satunya sumber yang lumayan instan adalah di APBA, bisa langsung mendongkrak ekonomi sehingga bisa terjadi perputaran ekonomi di tingkat masyarakat sampai ke yang paling bawah,” ucap Ihsanuddin MZ.

Ketua Fraksi PPP DPRA ini mengatakan, dengan sudah disahkan APBA tahun 2022, meminta kepada pemerintah untuk segera merealisasikan kegiatan-kegiatan yang sudah dimasukan dalam pogram kerja pemerintah Aceh.

“Jangan sampai realisasi pogram kegiatan ini sama dengan perlakuan tahun 2021 untuk proses tender baru terjadi di bulan Oktober dan November,” ungkapnya.

Jika seperti itu, kita khawatir pada proses hasilnya dan juga akan terjadi SiLPA yang cukup besar,” jelasnya.

Ia berharap, bagaimana bulan-bulan ini terus di tayang untuk dilakukan proses pelelangan agar pekerjaan itu segera dilaksanakan.

Jika itu dilakukan oleh Pemerintah Aceh, tentunya akan Multiplier effect terhadap masyarakat di semua sekmen. Baik di jajaran Rekanan, Pekerja, Pedagang, penyedia  barang dan semua akan terjadi peningkatan ekonomi.

Oleh karena itu, langkah yang paling cepat untuk peningkatan ekonomi menyegerakan pelelangan proyek kegiatan, apa lagi kedepan ini akan dihadapkan dengan bulan Ramdhan.

“Sangat sedih kita lihat kondisi masyarakat saat ini, yang pertama baru didera oleh wabah pandemi yang berkepanjangan, ditambah lagi bencana alam terutama banjir di mana mana, hampir semua daerah padat penduduk di Aceh terdampak banjir secara menyeluruh,” jelasnya.

Masyarakat sangat kepayahan, tentu harus ada sesuatu yang bergerak di tingkat bawah yang salah satunya dengan terealisasinya APBA dan APBK untuk terbantu meningkatnya ekonomi masyarakat dan Ini harus disegerakan,” tuturnya.[Irfan]

16.000 Lebih Kendaraan di Aceh Sudah lakukan Pemutihan

0
Kepala UPTD Samsat Banda Aceh, Muhammad Rizal. (Foto: Nukilan/Achmad)

Nukilan.id – Pemerintah Aceh sedang mengadakan program pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk masyarakat. Program pemutihan ini sudah berlangsung sejak 31 November 2021 hingga 31 Maret 2022.

Selain itu, Pemerintah Aceh juga membebaskan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), BBNKB Kedua, dan Pajak Progresif. Jadi bagi masyarakat yang menunggak PKB lebih dari 4 tahun, cukup bayar 4 tahun saja dan denda dihapuskan.

Diketahui, sampai hari ini Kamis (19/1/2022), 16.000 lebih kendaraan bermotor di seluruh Aceh sudah melakukan pemutihan.

Kepala UPTD Samsat Banda Aceh, Muhammad Rizal mengatakan, khusus untuk Kota Banda Aceh, sebanyak 1.700 lebih kendaraan sudah memanfaatkan program pemutihan PKB ini.

“Kita melayani Pajak PKB tahun yang belum mati Surat Milik Kendaraan (SMK) 5 tahunan, Jadi yang kami layani di Bidang Pendapatan Samsat Banda Aceh itu yaitu PKB dan BBNKB. Sedangkan untuk yang lainnya itu di Kepolisisan, karena kita khusus untuk pendapatan pajak Aceh,” ujarnya.

Rizal menyampaikan, dalam proses pemutihan ini yang dibebadskan adalah, biaya balik nama, denda keterlambatan bayar pajak, pokok pajak PKB di atas 4 tahun bagi yang menunggak cukup bayar 4 tahun saja.

Karena itu, dia berharap, masyarakat bisa memanfaatkan kemudahan ini, karena tujuan pemerintah Aceh dalam hal ini Gubernur Aceh, Nova Iriansyah telah memberi relaksasi insentif kemudahan kepada masyarakat di masa pandemi ini.

“Dan Gubernur Aceh juga telah memberikan keringanan kepada masyarakat agar tidak membayar denda. Selain itu, bagi masyarakat yang ingin urus balik nama kepemilikan kendaran juga telah digratiskan,” pungkas Rizal.

Reporter: Hadiansyah

Jadi Tim Kunci, Persiraja Optimis Petik 3 Poin dari Persela Lamongan

0
Pemain Persiraja mengikuti latihan perdana persiapan kompetisi Liga 1 Musim 2021 di Stadion Dimurthala Banda Aceh, Selasa (25/5/2021). Antara Aceh/M Haris SA

Nukilan.id – Presiden Persiraja Banda Aceh, Nazaruddin Dek Gam optimis timnya bisa merebut tiga poin dari Persela Lamongan pada pertandingan pekan ke-21 BRI Liga 1 yang akan dihelat 26 Januari mendatang, selepas jeda kompetisi selama sepakan lebih.

“InsyaAllah kita nanti lawan Persela Lamongan menang. Saya akan ke sana (venue pertandingan di Bali), menghadiri pertandingan,” kata Nazaruddin Dek Gam seperti dimuat Antara.

Nazaruddin melihat, perkembangan pemain Persiraja pada putaran kedua Liga 1 2021/2022 ini sudah lebih baik dari sebelumnya.

Apalagi semenjak kedatangan pelatih baru asal Brasil, Sergio Alexandre serta dua pemain asing anyar; Bruno Dybal dan Jabar Sharza ke tim.

“Kita lihat sekarang progresnya sudah cukup baik. Anak-anak juga sudah mulai semangat, dengan kehadiran pelatih baru dan juga pemain asing dua orang,” ucap Dek Gam.

Selain itu, Dek Gam juga menyampaikan bahwa pada pertandingan kontra Persela nanti, pemain andalan Persiraja, Paulo Henrique bakal kembali merumput setelah dua kali absen karena cedera.

“Paulo dipastikan kembali bermain. Kemarin dia (Paulo) minta waktu pemulihan 15 hari. InsyaAllah lawan Persela bisa tampil dan siap ambil poin,” kata Dek Gam. [Suara.com]