Beranda blog Halaman 1831

Rakor PORA Pidie Tetapkan Jadwal dan Hal Teknis Lainnya

0

Nukilan.id – Dalam rangka persiapan pelaksanaan PORA XIV Pidie Tahun 2022, para stakeholder terkait mengadakan Rapat koordinasi (Rakor) yang digelar di Oproom Kantor Bupati Pidie, Sigli 29 Januari 2022.

Rakor tersebut diikuti antaralain oleh Bupati Pidie Roni Ahmad, Ketua Umum KONI Aceh H. Muzakir Manaf beserta sejumlah pengurus, Ketua DPRA H. Dahlan Jamaluddin beserta anggota Komisi V, Ketua DPRK Pidie Mahfud Ismail, Kadispora Aceh Dedy Yuswadi AP beserta jajarannya, perwakilan dari Badan Pengelola Keuangan Aceh, Ketua Umum KONI Pidie Samsul Bahri beserta sejumlah pengurus, dan sejumlah pihak-pihak terkait lainnya.

Sekum KONI Aceh M. Nasir Syamaun, MPA menjelaskan, ada beberapa poin yang disepakati dari hasil Rakor tersebut dalam rangka persiapan penyelenggaraan PORA yang diikuti oleh lebih kurang 5.045 atlet dari 23 kabupaten/kota se-Aceh dan mempertandingkan 36 Cabang olahraga (Cabor) tersebut.

“Pertama forum meminta agar segera diusulkan draft Panitia Penyelenggara (PP) PORA oleh Bupati Pidie kepada Ketua Umum KONI Aceh terkait nama-nama PP PORA untuk ditetapkan dengan Surat Keputusan Ketua Umum KONI Aceh, sesuai Pasal 38 Ayat 4 huruf c ART KONI,” kata M. Nasir.

Terkait penetapan sarana dan prasarana pertandingan, Rakor juga memutuskan agar penetapan rencana venue yang akan digunakan dan pembangunan venue baru sesuai yang direncanakan agar segera dipacu proses tender dan pembangunannnya, dengan semangat bahwa penyelenggaraan PORA Pidie tetap dilaksanakan di tahun 2022.

Pengadaan peralatan pertandingan juga diminta disiapkan mekanismenya, dan disesuaikan dengan kebutuhan 36 Cabor yang telah ditetapkan sebagai peserta PORA Pidie

Untuk proses pendaftaran peserta, kata M. Nasir, panitia diminta untuk menyiapkan website atau aplikasi pendaftaran paling telat pada Februari 2022. Untuk itu juga diminta agar panitia segera melakukan pelatihan operator dari KONI Kabupaten/kota peserta PORA.

“Pendaftaran dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu, pendaftaran Cabor, pendaftaran entry by number dan by Name serta pendaftaran official kontingen,” kata M. Nasir.

Kemudian penyiapan akomodasi dan konsumsi kontingen meliputi; penetapan rencana penginapan Kontingen Kabupaten/kota, segera melakukan strategi penyediaan konsumsi Kontingen Kabupaten/kota, menetapkan rencana penginapan untuk tamu VVIP dan Pimpinan Kontingen, Pemerintah Aceh, Panwasrah dari KONI Aceh dan tamu undangan lainnya, serta segera menetapkan rencana penginapan wasit/juri dan petugas pertandingan lainnya.

Rakor juga meminta mekanisme pembebanan pembiayaan akomodasi dan konsumsi untuk disampaikan sesegera mungkin, setelah perhitungan kebutuhan anggaran berdasarkan jumlah peserta yang akan hadir pada saat PORA Pidie.

“Jadwal pelaksanaan PORA XIV Tahun 2022 sebagaimana telah ditetapkan bersama Pemerintah Kabupaten Pidie, Pemerintah Aceh dan KONI Aceh yaitu pada minggu ke empat November sampai dengan minggu pertama Desember 2022,” kata M. Nasir menyebutkan hasil keputusan Rakor tersebut.

Keputusan lainnya, KONI Aceh dan KONI Kabupaten Pidie serta PP PORA segera melakukan penetapan bersama nomor-nomor pertandingan Cabor PORA. Rencana opening dan Closing Ceremony juga diminta agar segera disampaikan kepada Pemerintah Aceh dan KONI Aceh.

Terkait keamanan dan pengamanan, hasil Rakor menetapkan agar segera dilakukan koordinasi dengan pihak terkait yaitu, POLRI, TNI, dan Satpol PP. Pengamanan meliputi
keamanan kontingen di pemondokan, lokasi pertandingan, acara pembukaan dan penutupan PORA, keamanan Tamu VVIP serta keamanan dan pengamanan lainnya.

“Medali yang disediakan adalah emas, perak dan perunggu yang jumlahnya disesuaikan dengan jumlah nomor pertandingan dan jumlah medali yang dikalungkan, sesuai ketentuan dari masing-masing Cabor,” kata M. Nasir.

Hal teknis lainnya yang diminta untuk segera dilakukan sesuai hasil Rakor yaitu, penyediaan Media Center beserta fasilitas pendukung, penyediaan Sekretariat PP PORA beserta petugas yang dapat dihubungi oleh Peserta PORA. Kemudian juga menetapkan besaran honorarium atau jasa petugas pertandingan, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

PP PORA juga diminta untuk melaksanakan Rakor dengan Pengprov Cabor, KONI Kabupaten/kota, Panwasrah KONI Aceh secara berkala, agar proses persiapan dan penyelenggaraan PORA Pide dapat terlaksana sesuai harapan.

“KONI Pidie bersama Dispora Pidie agar segera membentuk timeline persiapan penyelenggaraan PORA Pidie, dan Time Line tersebut disampaikan kepada KONI Aceh dan Dispora Aceh,” kata M. Nasir.[]

Tiba di Labuhan Haji, Muslim Langsung Ziarah ke Makam Syeikh Abuya Muda Waly

0
Ketua DPD Demokrat Aceh, Muslim, SHI, MM bersama rombongan saat melakukan ziarah ke Makam Syeikh Abuya Muda Waly di Labuhan Haji Aceh Selatan, Minggu (30/1/2022). Foto: Dok. Ist.

Nukilan.id – Acara konsolidasi Ketua DPD Demokrat Aceh dan rombongan hari ini memasuki hari ketiga. Saat ini rombongan telah tiba di Labuhan Haji, Aceh Selatan. Di negeri para ulama itu rombongan akan besilaturahmi dan berkunjung ke beberapa tempat.

Tempat pertama yang dikunjungi oleh Muslim dan rombongan adalah Dayah Darussalam, yang didirikan oleh Almukarram Syeikh Haji Muhammad Waly Al-Khalidi (Syeikh Muda Waly).

Tiba di Darussalam, rombongan Demokrat Aceh diterima Abi Hidayat, salah satu Pimpinan Dayah Darussalam yang juga cucu dari Alm. Syeikh Muda Waly.

Mengawali sambutan, Muslim menyampaikan salam dari Ketum AHY dan Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya untuk semua keluarga Darussalam.

“Izinkan saya menyampaikan salam dari Ketum AHY, Sekjend Teuku Riefky untuk keluarga besar Dayah Darussalam. Alhamdulillah, kami berkesempatan Ziarah ke makam guru besar kita, Syeikh Abuya Muda Waly”, ujar Ketua DPD Demokrat Aceh ini.

Muslim mengatakan bahwa berkunjung dan berziarah adalah kegiatan yang sering dilakukan oleh Ketum AHY.

“Berziarah ke makam ulama membawa ketenangan tersendiri. Ini yang sering dicontohkan oleh Ketum AHY”, pungkas nya.

Muslim kembali menegaskan bahwa ulama dan keluarga dayah di Aceh merupakan kunci penting dalam mewujudkan pembangunan di Aceh.

“Ulama adalah bagian penting bagi perjuangan di Aceh. Menjaga hubungan baik dan meminta petuah dari ulama adalah kewajiban”, ucap anggota DPR-RI Dapil Aceh 2 tersebut.

Sementara Tgk Amal Waly yang merupakan salah satu cucu dari Alm. Syeikh Muda Waly, mewakili tuan rumah menyampaikan terimakasih kapada ketua DPD Demokrat Aceh yang telah berkunjung dan berziarah ke Makam Syeikh Abuya Muda Waly.

“Alhamdulillah, terimakasih telah berkunjung ke Darussalam dan berziarah ke makam kakek kami. Mudah-mudahan silaturahmi kita terus berlanjut” tutup Amal.

Sebelum meninggalkan Darussalam, Muslim dan rombongan dibawa berkeliling komplek Dayah Darussalam.

Turut hadir mendampingi, anggota DPRA dari Dapil 9, T. Sama Indra dan ketua Fraksi Demokrat Aceh Selatan, Baital Muqaddis. []

Dosen Unair Sebut ‘Harta Karun’ Lumpur Lapindo Sudah Lama Ditemukan

0

Nukilan.id – Harta karun lumpu Lapindo di Sidoarjo beberapa waktu yang lalu menjadi isu hangat di tengah pandemi Covid-19.

Harta karun berupa potensi logam tanah jarang ini disebut Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) jika potensi tanah jarang atau rare earth, sangat tinggi nilainya.

Namun ternyata informasi mengenai potensi ini sudah lama ada hanya informasinya sangat tertutup.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dosen Kimia Analisis dan Kimia Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga (FST Unair), Ganden Supriyanto.

“Isu mengenai penemuan logam tanah jarang di lumpur Lapindo Sidoarjo itu sebetulnya sudah lama ada, namun informasinya sangat tertutup sehingga masyarakat belum banyak yang mengetahuinya,” ungkap Ganden, dilansir dari laman Unair.

Tetapi karena kondisi sosial masyarakat yang masih belum stabil, informasi mengenai penemuan logam tanah jarang di lumpur Lapindo belum banyak diinformasikan ke media maupun masyarakat.

Bahkan Gaden memiliki data mengenai kandungan logam tanah jarang dari lumpur Lapindo yang diteliti di China.

Menurutnya, kandungan logam tanah jarang di lumpur Lapindo sebelumnya pernah diteliti di China dan ditemukan kandungan yang terbilang tinggi.

“Kan sudah kita analisakan di China dan memang terlihat logam tanah jarangnya tinggi di daerah tersebut,” jelasnya.

Ganden mengungkap, alasan luapan lumpur yang ditahan di tanggul lumpur Lapindo Sidoarjo kemungkinan dikarenakan adanya kandungan logam tanah jarang yang bernilai tinggi.

Sehingga, pembuangan lumpur Lapindo ke Sungai Porong volumenya tidak begitu banyak. Bahkan beberapa tahun yang lalu, salah satu kelompok karang taruna mengajukan izin untuk eksplorasi mengenai logam tanah jarang di lumpur Lapindo ke Gubernur Jawa Timur.

“Waktu itu masih dijabat oleh Pak Imam Utomo selaku Gubernur Jawa Timur, nah saya juga diminta oleh DLH Jawa Timur untuk menilai apakah yang dikemukakan oleh karang taruna tersebut benar,” ungkapnya.

Ganden melanjutkan, proses eksplorasi logam tanah jarang oleh karang taruna yaitu dengan mengambil lumpur lapindo yang sudah kering kemudian diberi pemanas seperti kompor dan diamati logam yang terdapat di dalamnya.

Hasil pengamatan menunjukan terdapat lebih dari 100 gram logam tanah jarang per 1 kilogram tanah lumpur Lapindo Sidoarjo.

“Jadi setelah dipanaskan dan diteliti, ternyata logamnya memang banyak di dalam lumpur Lapindo tersebut,” tutupnya. [kompas]

Siaga Perang Dunia 3! Sah, Biden Kirim Pasukan ‘Hajar’ Rusia

0

Nukilan.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memberi tekanan lagi ke Presiden Rusia Vladimir Putin soal Ukraina. Ia mengumumkan akan mengerahkan pasukan ke Eropa Timur.

Biden mengatakan dia akan mengirim pasukan ke sana, meski “tak terlalu banyak”. “Untuk meningkatkan kehadiran NATO di Eropa timur karena ketegangan tetap meningkat,” tegasnya dikutip AFP.

AS sendiri sudah memiliki puluhan ribu tentara yang ditempatkan di sebagian besar Eropa Barat. Sebelumnya kapal perang dan jet tempur negara-negara NATO telah berlayar untuk latihan militer di dekat Ukraina.

Pernyataan Biden ini adalah yang terbaru pasca desakan Pentagon untuk diplomasi di hari yang sama. Pentagon menilai masih ada waktu untuk diplomasi guna menghindari perang.

Ketua Kepala Staf Gabungan, Mark Milley menyebut perang adalah hal mengerikan. Jika terjadi akan jatuh korban dalam jumlah yang besar.

“Jika dilepaskan di Ukraina, itu akan signifikan dan mengakibatkan sejumlah besar korban,” ungkap Milley, dikutip dari laman yang sama.

“Dan bisa Anda bayangkan seperti apa itu di daerah perkotaan yang padat, sepanjang jalan dan sebagainya. Ini akan mengerikan, akan buruk”.

Milley menekankan perang itu bisa membuat penduduk sipil menderita. Rusia pun juga akan menderita dengan hal tersebut.

“Jika Rusia memilih menyerang Ukraina, itu tidak bebas biaya, dalam hal korban atau efek lain,” jelasnya.

Sejalan dengan ucapan Milley, Menteri Pertahanan Lloyd Austin mengatakan konflik Ukraina masih bisa dihindari. Meskipun Putin telah mengumpulkan lebih dari 100 ribu tentara di perbatasan dua negara.

Dia mendorong Putin melakukan hal benar dan memilih mengurangi ketegangan dua negara. Menurutnya Putin bisa membubarkan pasukan yang sudah disiapkan itu.

“Tuan Putin juga bisa melakukan hal yang benar. Tidak ada alasan situasi ini berubah jadi konflik. Dia bisa memilih mengurangi ketegangan, memerintahkan pasukannya pergi,” kata Austin.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak para pemimpin Barat untuk menghindari “kepanikan” atas penumpukan pasukan besar-besaran Rusia di perbatasan negaranya. Kemarin, dalam pembicaraannnya dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Putin menyetujui perlunya de-eskalasi meski tetap menyalahkan Barat yang tak memahami Rusia. [cnbcindonesia]

Polda Aceh Inisiasi Atasi Permasalahan Tambang Rakyat

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Kepolisian Daerah (Aceh) melalui Ditreskrisus menginisiasi penyelesaian permasalahan tambang rakyat di Provinsi Aceh. Hal tersebut direalisasikan melalui rapat koordinasi lintas sektoral pada, Kamis (27/1/2022) di Mapolda Aceh.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Sony Sonjaya, S. I. K. itu membahas tentang penyelesaian masalah tambang illegal khususnya emas bukan semata melalui penegakan hukum di mana pelaku ditangkap, alat-alat disita, dan selanjutnya diproses sampai ke meja hijau, akan tetapi perlu diselesaikan secara komprehensif agar setelah dilakukan penindakan hukum kegiatan tersebut tidak bermunculan kembali.

“Mengatasi permasalahan tambang illegal yaitu pertambangan rakyat bukan hanya dengan penegakan hukum, karena tetap akan muncul pelaku-pelaku baru dengan metode baru yang akan menyebabkan lingkungan rusak,” kata Sony melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si. dalam rilisnya, Sabtu (29/1/2022).

Winardy menyampaikan, dalam rakor yang melibatkan beberapa dinas terkait itu juga membahas tentang pembinaan penambang rakyat, sehingga konstruktif bermuara pada tujuan pemenuhan kebutuhan/mata pencaharian masyarakat.

Selain itu melakukan perbaikan dan pemeliharaan lingkungan/reklamasi, yang nantinya juga akan mendongkrak PAD.

Dalam rapat itu juga disimpulkan agar Pemda mendata serta menginventarisir penambang rakyat dan membangun komunikasi, sehingga mereka bisa diarahkan untuk membentuk wadah seperti koperasi dan sejenisnya yang akan didaftarkan secara sah untuk menjadi badan usaha atau berbadan hukum.

Kemudian, badan usaha tersebut didorong untuk mendapatkan izin pertambangan rakyat sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga tanggung jawab lingkungan dapat dibebankan termasuk pemasukan berupa pajak/royalti bagi Kabupaten setempat.

Seperti pada tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah menerbitkan ijin yang pelaksana kegiatannya dilaksanakan oleh Koperasi Putra Putri Aceh.

“Dengan adanya wadah yang jelas, maka dinas terkait dapat memberikan edukasi terkait mekanisme/teknik penambangan, keselamatan kerja, dan perbaikan lingkungan/reklamasi, serta kewajiban pajak/royalti sebagai PAD kabupaten,” ucapnya.

Dalam rapat tersebut ikut hadir Kadis Perijinan Terpadu Aceh, Kepala Bapeda Aceh, Kadis ESDM Aceh, Kadis LHK Kabupaten Aceh Barat, Kadis LHK Kabupaten Aceh Jaya, Kadis LHK Kabupaten Nagan Raya, Kadis LHK Kabupaten Pidie, Kasatreskrim Polres Aceh Barat, Kasatreskrim Polres Aceh Jaya, Kasatreskrim Polres Nagan Raya, dan Kasatreskrim Polres Pidie. []

Pekikan “Hidup Demokrat! AHY! TRH! dan Muslim!” Sambut Kedatangan Ketua PD Aceh di Abdya

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Memasuki hari kedua ‘Tour 5 Wilayah DPD Demokrat Aceh’, Rombongan konsolidasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Aceh yang dikomandoi langsung Muslim, SHI,MM tiba di Blangpidie, Aceh Barat Daya.

Tiba di Abdya, Muslim disambut gegap gempita kader yang telah menunggu kedatangan rombongan. Raut bahagia dan semangat tampak jelas pada momen penyambutan ini.

Pekikan “Hidup Demokrat! Hidup AHY! Hidup TRH! Hidup Muslim!” menggema di pelataran Kantor DPC Demokrat Abdya. Rombongan lalu disambut dengan Tarian ‘Ranup Lam Puan’ (menyambut tamu).

Koordinator Acara yang juga Ketua DPC Abdya, Romi Syah Putra mengatakan jika para kader sangat antusias dan sudah menunggu kedatangan Bang Muslim dari jauh-jauh hari.

“Kami sangat membutuhkan dan menunggu momen ini. kami perlu motivasi dan arahan dalam rangka memenangkan Demokrat dan Ketum AHY di 2024”, tegas nya.

Rombongan DPD Aceh akan melakukan Apel Konsolidasi, Temu Ramah Kader, dan menginap semalam sebelum melanjutkan perjalanan ke Aceh Selatan.

Ikut dalam rombongan, Arif Fadillah (Sekretaris), Nurdiansyah Alasta (Bendahara), HT. Ibrahim (Wakil Ketua), Aidil Mashendra (Ka.BPOKK-Da), Amal Waly (Wa.Sekretaris), M.Riski (Wa.Sekretaris), M.Nasir (Wa.Bendahara), Joe Samalanga (Bakomstra), dan Ogie Andaresta(Bakomstra). []

Kejari Medan Bersama Forwakum Gelar Bakti Sosial Peduli Anak Yatim Piatu

0
(Foto: Dok. Kejari Medan)

Nukilan.id – Kejaksaan Negeri Medan bersama Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Sumatera Utara mengadakan kegiatan bakti sosial (baksos) peduli anak yatim/piatu dengan membagikan paket bahan pokok kepada Panti Asuhan pada Sabtu (29/1/2022).

Penyaluran bantuan sembako dilaksanakan dengan diikuti oleh Kasi Intelijen Kejari Medan bersama Ketua dan anggota Forwakum Sumut kepada 2 (dua) Panti Asuhan yaitu Panti Asuhan Darul Aytam (Jl. Medan Area Selatan) dan Panti Asuhan Karya Betzy (Jl. Menteng VII Medan).

Adapun total paket sembako yang diberikan yaitu 60 karung beras, 20 kotak Mie Instan dan 4 Kotak Susu (Milo) serta sejumlah uang tunai yang diserahkan melalui Pengurus Panti Asuhan.

Kepala Kejaksaan Negeri Medan Teuku Rahmatsyah melalui Kasi Intelijen Bondan Subrata mengatakan bahwa Kegiatan bakti sosial peduli anak yatim/piatu ini terlaksana dari ide bersama antara Kejari Medan dengan Forwakum Sumut yang disalurkan secara bersama langsung ke Panti Asuhan.

“Harapan kami, bantuan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak yatim/piatu di Panti Asuhan serta dapat memberikan keberkahan dan keselamatan bagi kita semua”, tambah Bondan Subrata.

Disisi lain, Ketua Forwakum Sumut, Aris Rinaldi Nasution yang hadir bersama Pengurus serta Anggota Forwakum Sumut mengucapkan terimakasih kepada Kejari Medan khususnya Kepala Kejari Medan yang sudah mau bekerjasama dengan Forwakum Sumut untuk menyalurkan bantuan kepada anan yatim/piatu di Panti Asuhan ini.

“Dimana, bersama Kejari Medan Forwakum Sumut telah beberapa kali melaksanakan kegiatan serupan yaitu bakti sosial Kejari Medan dengan Forwakum Sumut yang bertepatan pada hari sumpah pemuda Oktober 2021 lalu, serta Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) pada Desember 2021 lalu, dan terakhir di awal Januari 2022 lalu,” pungkasnya. []

Massa Bubar Paksa Bimtek DPP PNA Kubu Irwandi Yusuf

0
Pembubaran paksa Bimtek PNA kubu Irwandi Yusuf oleh sejumlah massa di Hotel Rasamala, Banda Aceh, Sabtu (29/1/2022). Foto: tangkapan layar.

Nukilan.id – Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA) di bawah kepemimpinan Irwandi Yusuf dibubarkan pasksa oleh sejumlah massa yang hadir ke lokasi saat kegiatan sedang berlangsung pda Sabtu (29/1/2022).

Kemudian, peserta Bimtek tersebut terpaksa membubarkan diri setelah sekelompok massa datang dan membuat kegaduhan dalam ruangan acara di Hotel Rasamala, Banda Aceh.

Berdasarkan video yang beredar melalui media sosial, terlihat setelah sampai di lokasi acara, sejumlah massa yang diduga dari kubu Ketua PNA versi KLB Samsul Bahri alias Tiyong itu menyatakan bahwa mereka sebagai kader PNA tidak diajak berdiskusi dan kenapa tiba-tiba keluar SK baru, sedangkan persoalan KLB belum kelar.

“Kami menganggap acara hari ini tidak legal atau ilegal. Kami menuntut semua hadirin yang hadir di sini keluar, dan acara ini dibubarkan,” kata salah seorang massa seperti dilansir Antara.

Untuk menghindari kericuhan besar, akhirnya massa Bimtek DPP PNA tersebut menghentikan acara dan membubarkan diri masing-masing.

Terkait insiden tersebut, Ketua Harian DPP PNA Syakya alis Abati mengatakan, Bimtek yang telah dihentikan hari ini akan segera dijadwalkan ulang nantinya.

“Dihentikan dengan pertimbangan menghindari benturan fisik, karena sekelompok orang yang menghentikan acara dengan paksa adalah mereka yang terprovokasi dengan fitnah dan bukan pihak yang diundang,” kata Syakya.

Dirinya menjelaskan, Bimtek tersebut dilaksanakan khusus untuk anggota DPRA dan DPRK se Acah dari PNA, serta ketua/ketua harian, sekretaris dan bendahara DPW PNA se Aceh.

“Dan daftar hadir peserta juga telah diambil oleh massa yang menghentikan acara Bimtek tersebut,” demikian Syakya. []

Dari Dataran Tinggi Gayo Lues, Muslim Tularkan Semangat ‘Siap, Setia, Jaya’

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Rombongan konsolidasi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh hari ini mengunjungi DPC Partai Demokrat Gayo Lues. Ini merupakan hari kedua agenda konsolidasi yang dilakukan oleh DPD Demokrat Aceh di 5 Kabupaten/Kota.

Rombongan disambut prosesi adat Gayo Lues yang ditandai dengan pengalungan Selendang Kerawang Gayo dan ‘Peusijuk’ (Tepung Tawar).

Acara Apel Siaga di kantor DPC Partai Demokrat ini dihadiri ratusan Kader yang terdiri dari pengurus DPC dan 11 DPAC (Kecamatan) se-Gayo Lues, para anggota Fraksi Partai Demokrat Gayo Lues, dan simpatisan lainnya.

Dengan penuh semangat, Ketua DPC Demokrat Gayo Lues, Rajudin merasa terhormat dan bangga Muslim dan rombongan hadir di Tanah Gayo ini.

“Selamat Datang di Gayo Lues Bang Muslim, dan terima kasih telah hadir menyapa kami. Ini menambah semangat kami, dan InsyaAllah kami siap bekerja keras memenangkan Partai Demokrat,” ungkap mantan anggota DPRK 3 periode ini.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Aceh Muslim, mengawali sambutannya dengan menyampaikan salam hangat dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekrektaris Jenderal (Sekjend), Teuku Riefky Harsya (TRH).

Ia melanjutkan, bahwa kunci kemenangan Partai Demokrat kedepan adalah Kesiapan dan Kesetiaan kader.

“Seperti yang selalu disampaikan Ketum AHY, hanya dengan Kesiapan dan Kesetiaan lah kita akan mampu menjemput Kejayaan di 2024,” ujar anggota DPR RI 3 periode ini.

Abdurrahman, Ketua Demokrat Kecamatan Blang Pegayon merasa senang dan terharu dengan kunjungan ini. Ia sangat bersyukur masih terus dipercayakan untuk berjuang bersama Demokrat, khususnya di Gayo lues.

“Kami bangga bersama Demokrat. Apalagi Anggota DPR RI yang kami perjuangkan, Teuku Riefky Harsya saat ini diamanahkan menjadi Sekjen DPP,” tutupnya. []

JASA: MoU Helsingki Warisan Ayah Kami untuk Rakyat Aceh

0
Pembina Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA), M. Jhony. (Foto: Nukilan)

Nukilan.id – Pembina Jaringan Aneuk Syuhada (JASA), M. Jhony menegaskan bahwa, Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki merupakan warisan peninggalan almarhum ayah mereka untuk rakyat Aceh.

“Karena itu, hari ini kami dari Jaringan Aneuk Syuhada Aceh meminta pertanggungjawaban dari para tokoh pemangku jabatan yang ada di Aceh,” tegas Jhony dalam acara Duek Pakat dan Silaturahmi di Hotel Mekkah, Banda Aceh, Jum’at (28/1/2022) malam.

Kata dia, acara Duek Pakat dan Silaturahmi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyatakan diri kesemua pihak, bahwa Jaringan Aneuk Syuhada Aceh siap melakukan apapun bila MoU Helsinki di Khianati.

“Jadi, spabila kedepan terjadi sesuatu hal di Aceh, maka kami memberi catatan penting kepada semua pihak, bahwa kami merasakan kesedihan yang mendalam, banyak pihak yang sudah mengkhianati dari pada perjuangan orang tua kami,” ungkap Jhony.

Oleh karena itu, Jhony berharap, kepada semua elemen masyarakat Aceh untuk dapat membimbing kami para anak syuhada yang juga merupakan anak korban konflik.

“Kami ingatkan kepada pemangku kepentingan politik di Aceh bahwa MoU adalah warisan dari orang tua kami terhadap rakyat Aceh. Makanya jangan coba-coba mengkhiatinya, atau kami tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

“Kami juga meminta kepada Kapolda Aceh dan Pangdam IM untuk tidak menganggap perjuangan orangtua kami adalah separatis,” pungkas Jhony mengakhiri pembicaraan.

Reporter: Hadiansyah