Beranda blog Halaman 1791

Dibuka Ihsanuddin, Catur Aceh Open Siap Digelar

0
Ketua Umum Pengprov Percasi Aceh, Ihsanuddin MZ, SE, MM. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Kejuaraan Catur Terbuka se Aceh berlebel Catur Aceh Open 2022 siap digelar di Hotel Shafira, Sigli, 28 Februari – 4 Maret 2022.

Event catur yang terbilang besar di awal tahun ini digelar atas kerjasama Dispora Aceh dengan Percasi Aceh, akan diikuti 120 pecatur dari 18 kabupaten/kota di Aceh.

Kepala Seksi Pembinaan Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Aceh, Muksalmina kepada wartawan, Minggu (27/2/2022) di Sigli menyebutkan, Kejuaraan Catur Aceh Open 2022 ini akan dibuka langsung oleh Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi Aceh, Ihsanuddin MZ, SE, MM

Disebutkannya, pertandingan akan dimulai Selasa (1/3) bertempat di aula Hotel Shafira, Sigli. Semua persiapan sudah dilakukan dan kejuaraan catur se Aceh ini siap digelar.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Percasi Aceh, Ihsanuddin MZ, SE, MM mengatakan, kejuaraan catur Aceh Open yang merupakan bagian dari program pembinaan memperebutkan hadiah total Rp 60 juta.

Ihsanuddin mengatakan, melalui event tersebut akan dapat memacu peningkatan prestasi para pecatur Aceh.

Sementara itu, Sekretaris Umum Pengprov Percasi Aceh, Teuku Ardiansyah menyebutkan, event ini mempertandingkan catur klasik sistim Swiss 9 babak.

Ia menyebutkan, sebanyak 120 pecatur dari 19 kabupaten/kota sudah mendaftar untuk mengikuti kejuaraan Aceh Open ini. Pecatur dari Aceh Singkil, Simeulue, Sabang yang yang tidak ambil bagian dalam kejuaraan ini. [MIR]

Waled Nu Imbau Menag Yaqut Minta Maaf Kepada Umat Islam

0
Tgk H Nuruzzahri akrab disapa Waled Nu. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Tgk H Nuruzzahri atau yang akrab disapa Waled Nu mengimbau Menteri Agama Yaqut Cholil Qaumas untuk meminta maaf kepada umat Islam.

Imbauan ini disampaikan Waled berbuntut pada ungkapan yang disampaikan oleh Menag Yaqut pada tamsilan azan dengan suara anjing yang menggong-gong.

Menurut Waled, aturan pengeras suara azan melalui SE Kementerian Agama tidak ada masalah, karena secara aturan sudah jelas.

Namun, lanjut Waled, hal yang dipermasalahkan umat hanyalah pada tamsilan yang disampaikan Menag Yaqut yang dirasa telah menyakiti hati mayoritas umat beragama.

“Bukan masalah di pengeras suaranya, yang jadi masalah kan tamsilnya orang azan dengan anjing gong-gong, kan itu yang dipermasalahkan. Lebih baik pak menteri mau berbesar hati meminta maaf kepada umat. Selesai masalah,” ucap Waled Nu dalam keterangannya kepada Nukilan di Banda Aceh, Selasa (1/3/2022).

Di sisi lain, Waled Nu menegaskan, apabila Menag Yaqut tetap keukeh pada pendirian dan tak mau meminta maaf, maka imbas ungkapan tamsilan yang diucapkannya di hari lalu akan dipermasalahkan dan berimbas pada hal lainnya.

“Kan biasa kalau orang-orang besar kadang kalau bicara kurang kontrol. Karena itu jadi berimbas ke yang lain. Lebih baik minta maaf saja. Selesai. Jangan nanti diperbesarluaskan lagi,” pungkas Waled Nu. []

Aminullah Usman Dinobatkan Sebagai Bapak Ekonomi Banda Aceh

0
Ketua Yayasan Aceh Kreatif Delky menyerahkan Piagam Penghargaan Penobatan kepada H. Aminullah Usman, SE.Ak, MM di Pendopo Walikota Banda Aceh, (1/3/2022)

Nukilan.id – Walikota Banda Aceh H. Aminullah Usman, SE.Ak, MM dinobatkan sebagai Bapak Ekonomi Banda Aceh. Penobatan itu dilakukan oleh ketua Yayasan Aceh Kreatif Delky Nofrizal Qutni di Pendopo Walikota Banda Aceh.

Penobatan sebagai Bapak Ekonomi tersebut memang sudah sepatutnya dan memenuhi kriteria. Mengingat kontribusi dan indikator capaian yang signifikan kemajuan sektor ekonomi Banda Aceh di bawah kepemimpinan Aminullah,” kata ketua Yayasan Aceh Kreatif Delky Nofrizal Qutni dalam keterangannya kepada Nukilan.id Selasa (1/03/2022).

“Sebagai civil society, tentunya kita tidak hanya memberikan masukan dan saran untuk perbaikan, namun sudah seyogyanya mengapresiasi serta mengakui capaian maupun prestasi yang telah dibuktikan,” sebutnya.

Menurutnya, berbagai indikator, kalau Almarhum Bapak Mawardi Nurdin dulu berhasil membangun fisik Banda Aceh pasca Tsunami sehingga sudah tepat ditetapkan sebagai bapak Pembangunan. Begitupun halnya dengan Bapak Aminullah yang telah berhasil dengan capaian-capaian terukur membangun ekonomi Banda Aceh, tentunya sangat tepat dinobatkan sebagai Bapak Ekonomi.

Delky menjelaskan, sebelumnya jumlah UMKM di Banda Aceh ialah 8.900 unit. Namun, semenjak Banda Aceh dipimpin oleh Aminullah Usman hingga tahun 2021 lalu jumlah UMKM di Banda Aceh sudah bertambah hingga 16.970 unit, dan saat ini terus mengalami peningkatan. “Tentunya  kenaikan jumlah dan pertumbuhan UMKM di Banda Aceh ini sesuatu yang sangat signifikan yakni mencapai 91% dari jumlah sebelumnya dan sangat patut diacungi jempol.

Dia menambahkan, jika kita lihat dari jumlah masyarakat Banda Aceh yang menggunakan rentenir atau tengkulak untuk mendapatkan pinjaman turun drastis. Dari yang semula 80 persen pada tahun 2018 menjadi 14 persen di tahun 2019, serta tersisa hanya 2 persen pada 2020, dan hal ini terus menurun hingga Banda Aceh sepenuhnya menjadi daerah bebas rentenir.

Oleh karena itu, ketergantungan masyarakat terhadap jasa tengkulak atau rentenir juga turut berdampak terhadap angka kemiskinan yang menurun sebesar 0,32 persen. Diketahui angka kemiskinan Banda Aceh tahun 2019 sebesar 7,22 persen, jumlah ini berkurang menjadi 6,90 persen pada 2020.

“Banda Aceh menjadi satu-satunya daerah yang masuk ke dalam zona hijau kemiskinan di Provinsi Aceh menurut data BPS. Ini menunjukkan bahwa Bapak Aminullah berhasil membangun ekonomi Banda Aceh melalui kebijaka-kebijakan ekonkmi yang pro masyarakat kecil,”tegasnya.

Dia menyebutkan, berdasarkan indikator peningkatan ekonomi, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran di Banda Aceh maka diakui ataupun tidak, memang sudah sepatutnya Bapak Aminullah ditetap sebagai Bapak Ekonomi Banda Aceh.

“Kita berharap semangat dan visi serta strategi pembangunan ekonomi Banda Aceh yang diterapkan Bapak Aminullah ini dapat menjadi role model bagi daerah lain di Aceh, sehingga ekonomi Aceh secara keseluruhan dapat ditingkatkan, dan Provinsi Aceh terbebas dari status daerah termiskin di Sumatera,” tutupnya.[]

40 Jama’ah Umrah Hadiah Vaksinasi Polda Aceh Diberangkatkan

0
Jama'ah umroh saat melakukan sesi fot bersama sebelum keberangkatan. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Sebanyak 40 orang peserta vaksin gelombang pertama yang menerima hadiah umrah program vaksinasi Polda Aceh telah diberangkatkan, Selasa, 1 Maret 2022 di Hotel Diana, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.

Keberangkatan jama’ah umrah tersebut dilepas oleh Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar yang diwakili oleh Kabid Humas Kombes Winardy, serta didampingi Kasubbid Penmas AKBP Muliadi, Kasubbid Mulmed Kompol Ricky Andria, dan Direktur PT Luzi Benjawas Wisata Luqman Benjawas.

Dalam kesempatannya, Winardy mengingatkan para jemaah untuk tetap prokes, terutama memakai masker saat berada di tanah suci.

Hal itu dikatakannya, mengingat kondisi Mekkah yang didatangi oleh jemaah dari berbagai negara dan berpotensi terpapar Covid-19, terutama varian baru Omicron.

“Semoga para jama’ah gelombang pertama ini selamat sampai tujuan. Tetap prokes, dan bila ada kendala agar segera melaporkan ke koordinator jama’ah,” pesan Winardy.

Sementara itu, Direktur PT Luzi Benjawas Wisata Luqman Benjawas mengucapkan terimakasi kepada Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar yang mengamanahkan keberangkatan jemaah umrah program vaksinasi Polda Aceh 2022.

Luqman mengatakan, hadiah umrah program vaksinasi Polda Aceh gelombang pertama berjumlah 40 orang dan nanti akan menginap di Zam Zam Tower Royal Clock Hotel, Mekkah.

“Terimakasih Kapolda Aceh telah memberikan hadiah umrah dengan fasilitas first class. Semoga Allah SWT melimpahkan Keberkahan kepada kita semua. Jangan lupa, mari kita sukseskan program vaksinasi,” kata Luqman, saat pelepasan jama’ah umrah. []

85 Santri Dayah Al Muslim Lhoksukon Kunjungi FAH UIN Ar-Raniry

0
Rombongan Santri Dayah Terpadu Al-Muslim Lhoksukon foto bersama di pelataran FAH UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Nukilan.id – Sebanyak 85 santri Madrasah Aliyah Dayah Terpadu Al-Muslimun Lhoksukon, Aceh Utara mengujungi Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa (1/3/2022).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi tentang UIN Ar-Raniry Banda Aceh, terutama proses penerimaan mahasiswa baru dan program studi yang ditawarkan khususnya dibawah Fakultas Adab dan Humaniora.

Rombongan Dayah Terpadu Al-Muslimun Lhoksukon, Aceh Utara yang dipimpin oleh Direktur Pendidikan Dr Zulfikar Ismail Lc MA disambut langsung oleh Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr Fauzi Ismail MSi bersama para  Wakil Dekan dan Ketua Prodi di lingkungan Fakultas tersebut.

Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr Fauzi Ismail MSi dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan para santri Madrasah Aliyah Dayah Terpadu Al-Muslimun Lhoksukon, Aceh Utara yang telah memilih FAH UIN Ar-Raniry Banda Aceh sebagai tujuan wisata kampus.

“Fakultas Adab dan Humaniora bertujuan untuk mempersiapkan sejarawan, budayawan, seniman Islam, ahli di bidang sastra Arab dan di bidang perpustakaan,”kata Fauzi disela-sela pertemuan yang berlangsung di lantai 3, gedung B FAH UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Lebih lanjut, Fauzi menjelaskan saat ini Fakultas Adab dan Humaniora memiliki tiga prodi masing-masing Prodi Sejarah dan Kebudayaan Islam dan Bahasa dan Sastra Arab dengan terakreditasi “A” dan Prodi Ilmu Perpustakaan dengan akreditasi B.

Pada pertemuan tersebut, secara bergantian masing-masing Ketua Prodi juga memberikan gambaran secara umum tentang profil dan prospek lulusan masing-masing Prodi yang ada di Fakultas tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Dayah Terpadu Al-Muslimun Lhoksukon, Aceh Utara turut hadir Direktur Pendidikan, Dr Zulfikar Ismail Lc MA, Wakil Kurikulum Ustad Budiman MPd, Wakil Kurikulum Mawardi MPd, Kepala MI Syahrul M Yunus MA, Syekh Muhammad Khodari Amhad Dhaif selaku utusan Universitas Al Azhar Kairo.[]

Katahati Institute Gelar Workshop Penguatan Kapasitas Jurnalis Warga

0
Workshop Penguatan Kapasitas Jurnalis Warga, (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Katahati Institute didukung Perhimpunan Pengembang Media Nusantara (PPMN) mengadakan pelatihan jurnalisme warga dengan tema “Vaksinasi Dalam Perspektif Agama dan Media Massa”, Senin (28/2/2022)

Acara yang dihadiri tiga narasumber, diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar, Anita, Anggota MPU Aceh, Abd. Gani Isa dan Korwil Sumatera Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Adi Warsidi.

Workshop penguatan kapasitas ini diikuti sepuluh unsur, diantaranya unsur tokoh agama, tokoh muda, akademisi, siswa, kelompok rentan, disabilitas dan lain sebagainya.

Pada kesempatannya, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar, Anita menyebutkan saat ini cakupan angka vaksinasi di Aceh Besar sudah dilakukan sesuai aturan yang ada.

Walaupun kebijakan untuk memutus mata rantai covid-19 sudah dilakukan, namun masyarakat tetap harus waspada, apalagi saat ini di Indonesia sudah ada emicron,” jelasnya.

Dalam hal ini, kata dia — Anita, tetap harus menjaga protokol kesehatan sehingga selalu terlindungi dari penyebaran covid-19 maupun omicron.

Selain itu, Adi Warsidi selaku Korwil Sumatera AJI juga menyampaikan pelatihan jurnalis warga itu penting untuk dilakukan.

“Jurnalis Warga tidak hanya sebatas menulis berita biasa, namun bagaimana seorang jurnalis warga mampu untuk menulis sesuai fakta, terutama di tengah-tengah pandemi ini,” terangnya.

Tidak hanya itu, Anggota MPU Aceh, Abd. Gani Isa pada kesempatannya juga menyampaikan MPU Aceh selalu berada dengan umat, dengan kegiatan amar makhruf Nahi mungkar.

“MPU Aceh proaktif dalam menyahuti berbagai masalah umat seperti mengeluarkan fatwa dan tausiah sebagai panduan dalam menghadapi berbagai fenomena saat ini,” jelasnya.

Oleh karena itu, MPU Aceh berharap untuk seluruh MPU Kabupaten-kota agar menindaklanjuti fatwa-fatwa MPU Aceh melalui penyuluhan, dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Masyarakat diharapkan selalu waspada dan mengawal anggota keluarga yang berada diluar rumah agar terjaga dari covid-19,” jelas Abu Gani Isa.[]

Dikabarkan Satu Mahasiswa Asal Aceh Telah Dievakuasi dari Ukraina

0
Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Almuniza Kamal, S.STP, M.Si. (Foto: For Nukilan)

Nukilan.id – Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Almuniza Kamal, S.STP, M.Si mengatakan kemungkinan besar ada satu mahasiswa asal Aceh dari 25 orang WNI yang telah dievakuasi dari Ukraina ke Rumania.

Informasi itu juga berdasarkan data dari Kementerian Luar Negeri.

“Kemungkinan besar mahasiswa itu bernama Arif Fazilla, asal dan usia belum diketahui,” ungkapnya seperti dilansir Dialeksis, Selasa (1/3/2022).

Ia juga menyampaikan, setelah dievakuasi ke Rumania direncanakan akan dibawa pulang ke Indonesia. Kini pihaknya juga masih menunggu informasi terbaru dari Kemenlu RI.

“Kita tetap memantau terkait warga Aceh ini, jika ada kemungkinan kembali ke Jakarta pasti kami akan jadi orang pertama yang menjemputnya atas nama pemerintah Aceh,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, terdapat sebanyak 25 Warga Negara Indonesia (WNI) di Odessa, Ukraina telah dievakuasi ke Rumania.

Evakuasi WNI dilakukan lantaran kawasan Ukraina tengah dilanda konflik dengan Rusia beberapa hari belakangan ini.

Setelah tiba di Rumania, Kemlu memastikan tim Kedutaan Besar RI (KBRI) Bucharest Rumania membawa para WNI itu menuju Bucharest.

Kemlu juga memastikan pemerintah terus mengupayakan evakuasi seluruh WNI dari berbagai kota di Ukraina. []

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Meulaboh Aceh Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

0
(Foto: inatews.bmkg.go.id)

Nukilan.id – Gempa bumi 5,3 magnitudo mengguncang Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat pada Selasa (1/3/2022) sore.

Berdasarkan keterangan resmi dari laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui website inatews.bmkg.go.id, bahwa gempa tersebut terjadi tepat pukul 18:04:11 WIB.

Lebih lanjut, BMKG menjelaskan pusat gempa berada di lokasi 3.97 LU – 95.96 BT, tepatnya berada di 26 km Barat Daya Meulaboh, Aceh Barat.

BMKG juga menyatakan, gempa yang terjadi di kedalaman 28 kilometer tersebut tidak berpotensi tsunami.

Meskipun demikian, BMKG mengimbau kepada masyarakat, agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.

“Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi,” demikian peringatan yang dikeluarkan BMKG dalam situs resminya.

Berikut keterangan lengkap dari BMKG Regional I Medan, Sumatera Utara:

Info Gempa Mag:5.3, 01-Mar-22 18:04:11 WIB, Lok:3.97 LU, 95.96 BT (26 km BaratDaya MEULABOH-ACEHBARAT), Kedlmn:28 Km ::BMKG

Peta goncangan gempa. (Foto: inatews.bmkg.go.id)

DPRA Didesak Telusuri Mobil Dinas Pemerintah Aceh yang Tak Miliki BPKB

0
DPD ALAMP AKSI saat melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRA, di Banda Aceh, Selasa (1/3/2022). (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pengurus Daerah (DPD) Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (ALAMP AKSI) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada Selasa (1/3/2022).

Aksi tersebut menuntut kesriusan DPRA untuk mengusut tuntas kasus korupsi di bumi serambi mekkah.

Koordinator Aksi, Hadiar Supandi mengungkapkan, pihaknya menemukan ada sebanyak 1.983 kendaraan Dinas pemerintah Aceh tidak memiliki Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

“Karena itu kita meminta DPRA untuk segera menulusuri keberadaan kendaraan tanpa BPKB tersebut,” tegasnya.

Berikut tuntutan DPD ALAMP AKSI kepada DPRA dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh:

1. Mendesak Kejati Aceh agar memproses secara hukum Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) atas laporan Keuangan Pemerintah Aceh tahun anggaran 2020, dengan nomor 23.B/LHP/XVIII.BAC/05/2021/tertanggal 03 Mei 2021.

2. Mendesak DPRA agar segera memanggil dan meminta pertanggungjawaban Gubernur Aceh, Sekda Aceh, dan kepala BPKA terkait LHP BPK-RI atas laporan Keuangan Pemerintqh Aceh tahun anggaran 2020, dengan nomor 23.B/LHP/XVIII.BAC/05/2021/tertanggal 03 Mei 2021.

3. Mendesak DPRA agar segera membentuk Pansus untuk menulusuri keberadaan 1.983 BPKB milik pemerintah Aceh tersebut.

Menanggapi aksi unjuk rasa DPD ALAMP AKSI ini, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Zaenal Abidin, S.Si mengatakan pihaknya sudah membentuk tim Pansus DPRA terkait dengan LHP BKP-RI.

“Jadi kalau masyarakat ada temuan kasus dan memiliki data lengkap, maka silahkan diserahkan kepada Pansus DPRA, biar segera kita tindaklanjuti temuan tersebut,” pungkasnya.

Reporter: Hadiansyah

Baitul Mal Aceh Bantu Korban Kebakaran di 7 Kabupaten Kota

0
baitul mal aceh
Sekretariat Baitul Mal Aceh (Foto. Dok. BMA)

Nukilan.id – Baitul Mal Aceh (BMA) menyerahkan bantuan kepada 13 Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran di beberapa kabupaten/kota di Aceh. Bantuan berupa uang tunai tersebut diantar langsung oleh amil BMA ke lokasi kejadian.

Kabupaten/Kota menerima bantuan tersebut, yaitu Aceh Tenggara sebanyak empat mustahik, Aceh Selatan satu mustahik, Bireuen satu mustahik, Aceh Utara satu mustahik, Aceh Timur empat mustahik, Aceh Besar satu mustahik dan Langsa satu mustahik.

“Alhamdulillah, BMA kembali menyalurkan bantuan untuk 13 KK korban kebakaran. Yang mengalami rusak berat dibantu Rp3 juta sedangkan rusak ringan Rp1,5 juta. Total bantuannnya mencapai Rp37,5 juta yang bersumber dari alokasi dana zakat senif gharimin tahun anggaran 2022,” kata Kepala Sekretariat BMA, Rahmad Raden, Selasa (1/3/2022).

Rahmad menjelaskan BMA setiap tahunnya menganggarkan dana zakat tersebut untuk korban bencana alam dan bencana kemanusiaan, seperti gempa bumi, tanah longsor, kebakaran, dan musibah bencana alam lainnya yang datang tidak pernah diduga. Maka bantuan seperti ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kita berharap dengan bantuan ini dapat meringankan beban para korban yang baru saja terkena musibah, walaupun tidak banyak setidaknya dapat digunakan untuk kebutuhan mendesak. Semoga para korban dapat memanfaatkan bantuan tersebut sebaik mungkin,” kata Rahmad Raden.

Rahmad menambahkan, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas Pemerintah Aceh melalui BMA terhadap masyarakat yang baru terkena musibah.

“Kita berdoa kepada Allah SWT semoga masyarakat Aceh dijauhkan dari bencana dan musibah. Namun demikian BMA tetap berkomitmen akan membantu siapa saja yang tertimpa musibah,” lanjutnya.

Tak lupa Rahmad mengucapkan terima kasih kepada muzaki yang telah memercayakan zakatnya melalui Baitul Mal Aceh. Semoga Allah memberkahi rezeki para muzaki dan diberikan kemudahan dalam segala urusan sehingga lebih banyak lagi mustahik dapat dibantu. [rilis]