Beranda blog Halaman 1746

Bangun Masjid di Mamuju, Gubernur Sulbar: Terima Kasih Masyarakat Aceh

0

Nukilan.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Muhammad Ali Baal Masdar menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah dan masyarakat Aceh atas kepedulian Aceh terhadap masyarakat Sulawesi Barat.

Hal itu disampaikan Masdar dalam sambutannya saat peletakan batu pertama pembangunan kembali Masjid Al-Munawarah Nanggroe Aceh di Kelurahan Te’beng Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju – Sulawesi Barat, Rabu 6 April 2022.

“Saya atas nama Pemerintah dan masyarakat Sulawesi Barat menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tertinggi kepada pemerintah dan masyarakat Aceh atas bantuan rumah ibadah ini,” kata Masdar.

Peletakan batu pertama pembangunan masjid bantuan masyarakat Aceh itu dilakukan Gubernur Sulawesi Barat Muhammad Ali Baal Masdar bersama Gubernur Aceh Nova Iriansyah.
Prosesi itu juga diikuti dengan antusias oleh warga sekitar. Selain itu prosesi tersebut juga turut diikuti para pejabat Pemprov Sulbar, pejabat Kabupaten Mamuju dan pejabat Pemerintah Aceh.

Di antara mereka yang hadir yakni yang mendampingi Gubernur Aceh, Ketua TP PKK Aceh Dyah Erti Idawati, Asisten II Sekda Aceh Junaidi, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh Muhammad Adam, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh Ilyas, hingga Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh Almuniza.

Sementara dari pihak tuan rumah hadir Gubernur Sulawesi Barat Muhammad Ali Baal Masdar, Sekretaris Daerah Sulawesi Barat Muhammad Idris, Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Sulawesi Barat Muhammad Jamil, yang mewakili Bupati Mamuju, para pejabat kabupaten Mamuju hingga tokoh kecamatan Tapalang.

Gubernur Sulawesi Barat dalam kesempatan itu juga menjelaskan kilas balik peristiwa gempa yang melanda provinsi itu pada pertengahan Januari 2021 lalu.
Dari sejumlah daerah yang terdampak, Kecamatan Tapalang disebut merupakan salah satu kawasan dengan guncangan yang terasa begitu kuat.

Gempa itu disebut berkekuatan 6,2 SR yang melanda pesisir barat Pulau Sulawesi, pada 15 Januari 2021, pukul 02.28 WITA. Pusat gempa berada di 7 km timur laut Majene, Sulbar dengan kedalaman 10 km.

Sementara itu, Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam sambutannya pada acara itu mengatakan, pembangunan Masjid Al Munawwarah ini berasal dari donasi yang dikumpulkan oleh masyarakat Aceh. Sehari pasca gempa melanda provinsi itu, kata Nova, dirinya selaku Gubernur Aceh menyerukan penggalangan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa.

“Sekda Aceh, Pak Taqwallah, kemudian menugaskan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Aceh, Bapak Ilyas Yunus untuk berkoordinasi dengan Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Aceh Pak Nasir Nurdin, guna menggalang bantuan dari masyarakat, Satuan Kerja Pemerintah Aceh beserta jajarannya, dan Pemerintah Kabupaten/Kota,” kata Gubernur.

Lebih lanjut, penggalangan bantuan tersebut kata gubernur didukung penuh oleh Pemerintah Aceh dengan dibukanya rekening khusus untuk menampung donasi di Bank Aceh Syariah.

“Alhamdulillah, total donasi yang berhasil dihimpun mencapai lebih kurang Rp 1.210.000.000,” kata Gubernur.

Selanjutnya Nova menjelaskan, pihaknya menugaskan Tim Aceh untuk melakukan assesment ke Sulbar, guna menentukan sasaran pemanfaatan bantuan. Kemudian, tim tersebut dengan berkoordinasi bersama Pemprov Sulbar dan Pemda Mamuju, turun ke beberapa lokasi untuk mensurvei masjid dan rumah ibadah yang hancur akibat gempa.

Setelah menerima laporan hasil assesment tim, dari
empat calon lokasi pembangunan masjid di Kabupaten Mamuju, diputuskanlah bahwa donasi akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk membangun kembali Masjid Al Munawarah.

Keputusan itu, kata Gubernur muncul karena beberapa pertimbangan, antara lain kondisi Masjid Al-Munawarah yang hancur total akibat gempa; sedangkan lokasinya sangat strategis dengan view menghadap laut di pinggiran Jalan Poros Mamuju-Majene, serta menjadi tempat singgah pengemudi dan para penumpang sebelum memasuki Kota Mamuju.

“Rencana pembangunan ini kemudian kita diskusikan bersama masyarakat, alim ulama serta Pemerintah Sulbar dan Mamuju. Alhamdulillah, semua sepakat dan hari ini kita akan memulai pembangunannya dengan diawali seremonial peletakan batu pertama,” kata Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan, jika pembangunan masjid itu terealisasi, maka akan menjadi masjid ketiga yang dibangun dengan memanfaatkan bantuan masyarakat Aceh untuk korban bencana di seluruh Indonesia.

Masjid pertama adalah Masjid An-Nur di Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Lalu yang kedua adalah Masjid Jamik Nurul Hasanah di Kota Palu, Sulawesi Tengah. []

Agenda Event Menarik di Aceh hingga Akhir Tahun 2022

0
Wisata Puncak Tebing Laut Lamreh di Aceh Besar (Foto: Instagram/@syrzki))

Nukilan.id – Pelancong yang berkunjung ke Aceh bakal disuguhkan beragam event menarik hingga akhir tahun 2022. Event wisata itu berbasis alam, budaya hingga sejarah. Bagi Anda yang hobi jalan-jalan, catat tanggalnya, ya!

Beragam event tersebut dikemas dalam Khazanah Piasan Nanggroe 2022 yang sebelumnya dikenal dengan nama Calendar of Event (CoE). Dari sejumlah event yang bakal digelar, tiga di antaranya masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Ketiga event itu yakni Aceh Festival Ramadhan, Aceh Culinary Festival dan Aceh Perkusi. Berbagai atraksi wisata itu digelar untuk menarik wisatawan melancong ke Tanah Rencong.

“Tahun ini Khazanah Piasan Nanggroe akan menampilkan 101 event wisata dan budaya yang merupakan hasil kurasi event-event berkualitas pengajuan dari 23 kabupaten/kota,” kata Kadisbudpar Aceh Jamaluddin, baru-baru ini.

Beberapa event telah digelar sejak awal tahun. Jamaluddin mengatakan, atraksi wisata yang bakal digelar akan dikemas semenarik mungkin agar wisatawan betah berlama-lama di Aceh.

“Semakin banyak jumlah atraksi wisata akan semakin berkembang destinasi baru di Aceh, dan semakin terbukanya Aceh kepada wisatawan sebagai destinasi yang aman dan nyaman,” ujar Jamaluddin.

Berikut daftar lengkap beragam agenda atau kalender wisata di Aceh hingga akhir tahun:

Sabang

  • Rally Yacht, 30 Maret-18 Juni
  • Sabang Open Diving Festival, 18-19 Juni 2022
  • Festival Nol Kilometer, 13 Agustus 2022

Banda Aceh

  • Festival Ramadhan, 13-19 April 2022
  • Festival Pesona Barat Selatan, 13-15 Mei
  • Festival Krueng Daroy, 20-22 Mei 2022
  • Tour de Aceh, 15 Mei 2022
  • Festival Pulo Aceh, 27-28 Mei
  • Camping Tourism Community, 28-29 Mei 2022
  • Pameran Seni Kriya, 1-23 Juni
  • Pagelaran Tari Garapan Baru, 2-3 Juni
  • Festival Tari Kreasi, 7-8 Juni
  • Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara, 9 Juni 2022
  • Festival Kopi Koetaraja, 11 – 13 Juni
  • Festival Busana Adat Aceh, 21 – 23 Juni
  • Pameran Temporer Alam dan manusia, 16 Juli 2022
  • Fun Bike, 17 Juli 2022
  • Festival Seni Rapai Tuha, 30 Juli 2022
  • Aceh Cullinary Festival, 6 Agustus 2022
  • Aceh Vespa Festival, 20-21 Agustus
  • Pertunjukan Sandiwara Aceh, 22-23 Agustus
  • Pemilihan Agam Inong Aceh, 6-11 September 2022.
  • Maulid Raya, 22 Oktober 2022
  • Anugerah Pesona Indonesia, November 2022
  • Peringatan 18 Tahun Tsunami Aceh, 26 Desember 2022

Aceh Barat

  • Festival Kuliner Aceh Barat, 17 Desember 2022

Aceh Tengah

  • Pameran Kerajinan dan Makanan, 21-22 Mei
  • Resam Munuling, 20 Juni
  • Expo Aceh Tengah, 27-28 Agustus 2022

Aceh Tamiang, Karang Baru

  • Tamiang Fun Bike dan Fun Walk, 7 April 2022
  • Festival Seni Aceh Tamiang, 5-6 Agustus 2022

Langsa

  • Festival Seni Kota Langsa, 22-23 Juli
  • Clean and Green Mangrove, 27 Agustus 2022
  • Mangrove Fun Bike, 28 Agustus
  • Langsa Adventure Bike, 15-16 Oktober
  • Aceh Forest Explorer, 20-23 Oktober

Subulussalam

  • Ramadhan Fair Kota Subulussalam, 2 April-2 Mei 2022
  • Festival Perahu Lae Soraya, 14 Agustus 2022
  • Graviti Race Tahura Lae Soraya, 10 – 11 September

Bireuen

  • Festival Teater, 11-13 September 2022
  • Parade Seni Budaya, 12-15 Oktober 2022

Aceh Barat Daya

  • Abdya Motor Cross Adventure, 5 April 2022
  • Festival Rapai Geleng, 10 April 2022
  • Kenduri Laot, 26 Agustus 2022

Aceh Besar

  • Fun Fishing, 18-19 Juni
  • Festival Seni Budaya Tarek Pukat, 3 – 4 September
  • Aceh Trail Adventure, 16 Oktober

Bener Meriah

  • Bener Meriah Trail Adventure, 15 Mei 2022
  • Puteri Pintu Ecocamp, 28-29 Mei 2022
  • Elephant Rafting Festival, 18 Juni 2022
  • Bener Meriah Bike Adventure, 16 Juli 2022
  • Ekspedisi Burni Telong, 13-14 Agustus
  • Festival Negeri Antara, 19-20 Agustus
  • Bener Meriah Mancing Mania, 26 – 27 Agustus
  • Bener Meriah Coffee Trail, 11 September
  • Bener Meraih Offroad Advebture, 30 Oktober
  • Kenduri Kopi Gayo, 14 November 2022
  • Pacuan Kuda Tradisional Gayo, 19-25 Desember.

Gayo Lues

  • Gayo Tradisional Pacuan Kuda, 9 Mei 2022
  • Festival Karawang, 7 Juni 2022
  • Festival Musik Etnik, 10-11 Juni
  • Festival Kalaborasi Seni Budaya Gayo, 14-15 Juni
  • Festival Saman, 22-23 November 2022

Aceh Singkil

  • Festival Penyu, 4 Juni 2022
  • Gathering Wisata, 6 Juni 2022
  • Pulau Banyak Fun Fishing, 7 Juni 2022

Pidie Jaya

  • Festival Seni Pidie Jaya, 14-15 Juni
  • Bazar Kuliner Pidie Jaya, 15-16 Oktober 2022

Aceh Tenggara

  • Festival Leuser, 20-26 Juni 2022
  • Alas River Rafting Championship, 15-21 September
  • Festival Durian Tanah Alas, 20-26 Juni 2022

Pidie

  • Festival Seni Pidie, 28-29 Juni

Aceh Selatan

  • Festival Bazar UMKM Produk Unggulan dan Kuliner, 12 Agustus 2022
  • Kota Naga Trail, 10-11 Desember 2022

Aceh Utara

  • Aceh Perkusi, 29-30 Juli 2022

Aceh Timur

  • Festival Dikee, 7-8 Oktober 2022
  • Festival Kuliner Aceh Timur, 14-16 Oktober 2022.

Sumber: Detik.com

Nova Lantik Kepala DPMG dan Kepala Biro PBJ

0

Nukilan.id – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melantik dan mengambil sumpah dua pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Aceh.

Pelantikan tersebut berlangsung di Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis, (7/4/2022).

Kedua pejabat yang dilantik tersebut adalah Dr. Ir. Zulkifli, M.Si sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) dan T. Aznal Zahri, S.STP, M.Si sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Aceh.

Keduanya terpilih berdasarkan
Keputusan Gubernur Nomor Peg 821.22/025/2022 tanggal 5 April 2022 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Aceh, sesuai rekomendasi Ketua KASN Nomor B-1221/JP.00.00/03/2022 tanggal 28 Maret 2022, Hal: Rekomendasi Hasil Seleksi Terbuka Pengisian JPT Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Aceh.

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dalam sambutannya menyampaikan sejumlah pesan kepada kedua pejabat tersebut.
Ia mengingatkan supaya keduanya melihat kembali Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) sebagai landasan merumuskan program kerja.
Ditambahkan, tahun ini menjadi tahun terakhir untuk merealisasikan target dalam RPJMA 2017-2022.

Kemudian Gubernur juga mengingatkan agar seluruh amanah dalam pakta integritas yang pernah ditanda tangani, supaya dilaksanakan sebaik mungkin.

“Jadilah pemimpin, bukan sekedar pejabat. Pejabat memiliki kewenangan, pemimpin memiliki kepengikutan. Itu dua sisi mata koin. Yang satu namanya Leadership, yang satu lagi namanya followership,” kata Nova.

Nova juga meminta keduanya untuk membangun tim kerja yang solid. Seluruh tim harus bekerja sebagai satu kesatuan. Iklim kerja yang sehat dan suasana yang positif harus dibangun dan diciptakan.

“Saya selalu pesankan pada semua, jangan takut mencoba sesuatu yang baru, dan jangan pernah takut salah. Tapi takutlah mengulangi kesalahan. Saudara sekalian, anda menjadi bagian dari tim yang berada di lingkar pucuk kepemimpinan Pemerintah Aceh,” ujar Nova.

Menurut Nova, sebagai pimpinan instansi, kedua pejabat tersebut dituntut untuk dapat membangun komunikasi yang baik dengan seluruh jajarannya. Selain itu, iklim yang kolaboratif dalam bekerja juga harus bisa dibangun oleh pimpinan instansi.

“Kita sedang dalam tahap percepatan pelaksanaan kegiatan Tahun 2022. Pastikan pelaksanaan kegiatan tahun ini berjalan sesuai janji dan komitmen yang saudara tetapkan,” kata Nova.

Nova juga meminta kedua pejabat tersebut untuk memberi perhatian khusus dan memastikan kesinambungan pelaksanaan program BEREH (Bersih, Rapi, Elok dan Hijau) di instansi masing-masing. Demikian pula halnya dengan
kegiatan rutin donor darah dan zikir pagi.

“Apa yang sudah berjalan selama ini, agar bisa terus dipertahankan bahkan
ditingkatkan. Saya yakin kegiatan ini akan begitu bernilai pada waktunya,” kata Nova.

Hadir dalam acara pelantikan tersebut, Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Sekda Aceh M Jafar, Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh Iskandar, Kepala Badan Kepegawaian Aceh Abdul Qohar, Kepala Badan Kesbangpol Aceh Mahdi Efendi, Kepala Biro Hukum Setda Aceh Amrizal J Prang, dan Kepala Biro Umum Setda Aceh, Adi Darma. []

Kelicikan Snouck Hurgronje Melemahkan Islam di Aceh

0
Snouck Hurgronje. (Foto: Sindonews)

Nukilan.id – Muslihat Snouck Hurgronje menjadi muslim untuk melemahkan Islam di Aceh. Siasat Snouck Hurgronje sebagai aktor jahat dalam perang Aceh melawan pemerintah kolonial Belanda Snouck Hurgronje benar-benar melemahkan Islam di masa itu.

Siapa Snouck Hurgronje hingga menjadi tokoh fenomenal yang melegenda. Christiaan Snouck Hurgronje lahir di Oosterhout pada 8 Februari 1857 dan meninggal pada 26 Juni 1936. Semasa hidup, Hurgronje dibesarkan dalam keluarga Protestan yang taat.

Dia menjadi mahasiswa teologi diUniversitas Leidenpada tahun 1874 hingga menerima gelar doktor di Leiden pada tahun 1880 dengan disertasinya’Het Mekkaansche feest’ (“Perayaan Mekah”). Dengan kefasihannya berbahasa Arab dan keluwesan dalam bergaul, Hurgronje diizinkan masuk Mekkah pada tahun 1884.

Hurgronje menjadi sarjana budaya Oriental Barat pertama yang melakukannya. Menurut Algadri, Hamid (1994) melalui Dutch Policy Against Islam and Indonesians of Arab Descent in Indonesia yang diterbitkan LP3ES, Hugronje membuat kesan kepada orang-orang bahwa ia masukIslam.

Dalam buku “Snouck Hurgronje, Seorang Agnostik & Munafik Tulen (bag 1)” yang terbit 19 Mei 2013, dia mengaku berpura-pura menjadi Muslim seperti yang dijelaskannya dalam surat yang dia kirim kepada teman kuliah, Carl Bezold pada 18 Februari 1886 yang kini diarsipkan diPerpustakaan Universitas Heidelberg.

Hurgronje menjadi profesor Melayu pada 1889 di Universitas Leidendan penasihat resmi pemerintah Belanda untuk urusan kolonial. Dia menulis lebih dari 1.400 makalah tentang situasi di Aceh dan posis Islam di Hindia Belanda, serta pada layanan sipil kolonial dan nasionalisme.

Dalam perang Aceh(1873-1913), Hurgronje memainkan peran merancang strategi untuk menghancurkan perlawanan penduduk Aceh, mengakhiri perang 40 tahun dengan perkiraan korban sekitar 50.000 dan 100.000 penduduk tewas dan sekitar satu juta terluka. Kesuksesannya dalamPerang Acehmemberinya kekuasaan dalam membentuk kebijakan pemerintahan kolonial.

Ketika koloni Hindia Belanda (sekarang: Indonesia) didirikan pada 1800, agama monoteistik dominan bagi sebagian besar masyarakat adat di Hindia Belanda adalahIslam. Karena sinkretisme agama yang kuat, bentuk Islam dicampur dengan unsur-unsur dari agama yang lebih tua. [Sindonews]

Kapolres Aceh Jaya Minta Personelnya Siaga Bencana dan Karhutla

0
Apel bersama kesiapan karhutla yang diikuti oleh Dandim 0114/AJ, Setdakab Aceh Jaya, Kadis PUPR, Kalak BPBK, Kasat Pol PP, Ketua PMI, Danki Kompi Senapan E Yonif 116, Danki Brimob, PJU Polres, dan Kapolsek Jajaran. (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Kapolres Aceh Jaya AKBP Yudi Wiyono meminta personelnya selalu siap siaga apabila sewaktu-waktu terjadi bencana alam serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Jaya.

Hal itu disampaikan Yudi saat memimpin apel kesiapan penanganan karhutla di Mapolres Setempat, Kamis, 7 Maret 2022.

Dalam amanatnya Yudi mengatakan, aprl kesiapan itu digelar untuk mengetahui jumlah kekuatan personel dan sarana prasarana serta dukungan masyarakat dalam penanganan apabila terjadi karhutla di Kabupaten Aceh Jaya.

Menurut Yudi, dalam mencegah dan menangani karhutla perlu keterlibatan semua pihak, terutama untuk mencari solusi permanen. Sehingga hal tersebut menjadi prioritas bersama.

“Penanganan karhutla menjadi tanggung jawab kita bersama dan jangan ragu melakukan tindakan terhadap pelaku. Presiden sendiri sudah menegaskan untuk menerapkan sanksi tegas bagi pelaku karhutla baik sanksi administrasi, perdata, maupun pidana,” kata Yudi tegas.

Di akhir amanatnya, Yudi mengucapkan terima kasih kepada stakeholder yang terlibat dalam kegiatan apel kesiapan penanganan karhutla itu. Ia berharap niat baik ini bernilai ibadah.

Selanjutnya, Yudi mengecek sarana dan prasarana kekuatan personel, serta dilanjutkan dengan simulasi pemadaman karhutla.

Apel kesiapan tersebut juga diikuti Dandim 0114/AJ, Setdakab Aceh Jaya, Kadis PUPR, Kalak BPBK, Kasat Pol PP, Ketua PMI, Danki Kompi Senapan E Yonif 116, Danki Brimob, PJU Polres, dan Kapolsek Jajaran. []

Silaturahmi ke Ponpes Al Munawir Krapyak, AHY Didoakan Bu Nyai, Para Kyai dan Santri

0
Agus Harimurti Yudhoyono bersilaturrahmi ke Ponpoes Al Munawir Krapyak, Rabu (6/4/2022). Foto: Dok.Ist

Nukilan.id – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melanjutkan Safari Ramadhan 1443 H di Yogyakarta dengan bersilaturahmi ke Ponpes Al Munawir Krapyak (6/4).

AHY disambut langsung oleh Ibu Nyai Hj. Ida Fatimah Zainal, istri alm. Mbah Kyai Zainal, putra alm. KH. Muhammad Munawir, yang mendirikan pesantren bersejarah ini pada tahun 1911. Semasa hidupnya alm. Mbah Kyai Zainal dekat dengan Pak SBY dan dianggap gurunya. Sedangkan semasa hidupnya, almh. Ibu Ani Yudhoyono bersahabat baik dengan Bu Nyai Ida.

“Sudah lama saya ingin ke Krapyak, namun baru sekarang ada kesempatannya. Tadi pagi saya juga cerita ke Pak SBY bahwa akan mampir ke sini, beliau titip salam buat semuanya,” ucap AHY yang mengenakan baju Muslim dan sarung khas Yogya dengan motif parang.

“Alhamdulillah, waktu saya ditelpon Pak (Munawar) Fuad (Ketua Departemen 8 DPP PD) bahwa Mas AHY akan silaturahmi ke sini, saya sangat senang. Alhamdulillah masih ingat saya, dan alm. Mbah Zainal,” ujar Ibu Nyai di ruang tamu yang bersahaja, didampingi sejumlah pimpinan pondok pesantren.

“Saya langsung buka-buka kitab, dan ketemu hadits. Rasulullah Saw pernah bersabda Mas, peliharalah sahabat-sahabat dari orang tuamu, insya Allah besok di hari kiamat bersinarlah wajahnya. Mudah-mudahan apa yang disabdakan Rasulullah Saw benar-benar terjadi,” sambung Ibu Nyai.”Silaturahmi menambah umur, menambah rezeki.”

Bu Nyai Ida bersama para Kyai kemudian bersama-sama mendoakan almarhumah Bu Ani, mendoakan Ketum AHY serta mendoakan Indonesia agar menjadi negeri yang baldatun thoyyibatun wa rabbun ghaffur (makmur, baik dibawah lindungan Allah yang Maha Pengampun).

Sebelum pamit, para santri laki-laki maupun perempuan secara spontan minta foto bersama, dan juga mendoakan AHY agar sukses dalam perjalanannya.

Ponpes Al Munawir Krapyak merupakan pondok pesantren tertua di Yogyakarta. Semula didirikan untuk menghafal Al-Qur’an, ponpes Al Munawir kini berkembang pesat, dengan ribuan santri.

Pada kunjungan kali ini AHY didampingi, Wasekjen Agust Jovan Latuconsina, Kepala Departemen Agama dan Sosial DPP Partai Demokrat Munawar Fuad, Kabalitbang Tomi Satryatomo, Ketua DPD Partai Demokrat DIY Erlia Risti serta Sekretaris DPD Fuad Burhan.

Dari pihak ponpes, Bu Nyai didampingi pimpinan pengasuh ponpes KH. R. Abdul Hamid Abdul Qadir, Ketua Takmir Masjid Al Munawir Krapyak KH. Muhtarom Busyro, Imam Masjid Al Munawir Krapyak KH. Fuad Asnawi, Ketua Yayasan Al Munawir Krapyak KH. Fairuzi Afiq Dalhar. []

Tammikha Dilumpuhkan Karena Dianggap Membahayakan Petugas

0
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, S.H., S.I.K., M.Si. (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Tindakan tegas dan terukur terpaksa dilakukan Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh terhadap DPO kasus narkotika jenis sabu seberat 4,30 gram Tammikha alias Black (25) karena dianggap membayakan nyawa petugas.

“DPO itu berupaya melarikan diri. Saat dikejar juga sempat mengeluarkan senjata tajam berupa keris. Hal itu tentu membahyakan petugas, sehingga terpaksa dilumpuhkan,” kata Winardy dalam keterangannya, Kamis, 7 April 2022.

Winardy juga menjelaskan, saat di lapangan banyak kendala yang dialami petugas, termasuk serangan balik yang sewaktu-waktu dilakukan oleh pelaku kejahatan yang hendak ditangkap.

Namun, kata Winardy, perlu diketahui tentang adanya wewenang petugas berupa diskresi dalam mengambil keputusan pada situasi tertentu yang membutuhkan pertimbangan petugas itu sendiri.

“Setiap petugas punya diskresi untuk memutuskan atau bertindak di saat dirinya berada pada situasi tertentu. Masyarakat harus paham ini,” ujar Winardy menjelaskan.

Kemudian, terkait adanya laporan dari pihak keluarga, Winardy menyebut sah-sah saja dan tetap akan diproses sesuai dengan tahapan proses hukum.

Yang penting, harap dia, jangan sampai hal tersebut menggiring opini masyarakat yang terkesan polisi ada keragu-raguan ketika menindak pelaku kejahatan. Tentunya, apa yang dilakukan anggota di lapangan sudah sesuai SOP.

“Apa yang dilakukan anggota kami di lapangan sudah sesuai SOP. Masyarakat juga harus tau, yang dihadapi itu adalah DPO sekaligus residivis narkoba yang bisa saja mengancam nyawa petugas,” pungkasnya. []

Perkiraan Tunjangan Hari Raya Bagi Pekerja Swasta

0
Ilustrasi pekerja. Foto: MI/Ramdani

Nukilan.id – Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan tunjangan setiap pekerja atau buruh sebelum memasuki Hari Besar Keagamaan (HBK). Hari keagamaan yang dimaksud salah satunya adalah Hari Raya Idulfitri.

Momen ini sangat ditunggu-tunggu oleh banyak pekerja dan buruh, sebab bisa menambah tebal dompet sebagai ‘gaji tambahan’ di perayaan hari raya keagamaan.

Apalagi, dua tahun belakangan ini selama pandemi banyak perusahaan yang tidak mampu membayar THR atau tidak penuh membayar, dengan alasan tekanan ekonomi.

Pemerintah mengatur ketentuan soal THR bagi pekerja melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja atau Buruh di Perusahaan.

Permenaker tersebut sekaligus mencabut aturan tunjangan hari raya sebelumnya, yakni Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER.04/MEN/1994 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan.

Lantas, bagaimana cara menghitung THR bagi pekerja swasta? Berikut ulasannya.

Pemerintah memberikan kewajiban bagi perusahaan untuk memberikan THR kepada pekerja dengan masa kerja minimal di atas 1 bulan. Tunjangan ini berlaku bagi pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) dan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Dengan begitu, baik pekerja tetap maupun pekerja kontrak berhak mendapatkan THR yang sama sesuai dengan gaji yang didapat dari perusahaan di tempat bekerja.

Bagi pekerja dengan masa kerja di atas 12 bulan, tentu akan mendapatkan THR penuh atau setara dengan gaji satu bulan. Namun, pekerja dengan masa kerja di bawah 12 bulan akan mendapatkan THR sesuai dengan masa kerjanya.

“Pekerja atau buruh yang mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus, tetapi kurang dari 12 bulan, diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan masa kerja dibagi 12 dikali 1 bulan upah,” tulis Pasal 3 ayat 1 aturan tersebut.

Sebagai contoh, Amir bekerja di perusahaan X selama 9 bulan dengan gaji Rp4 juta per bulan. Maka, perhitungannya adalah 9 bulan dibagi 12 dikali Rp4 juta. Dengan begitu, THR yang akan diterima Amir sebesar Rp3 juta.

Nantinya, perusahaan wajib memberikan THR kepada pekerja paling lambat 7 hari menjelang hari raya keagamaan dan dibayarkan secara tunai dalam bentuk rupiah.

Sementara itu, bagi pekerja atau buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) 30 hari sebelum hari raya keagamaan tetap berhak mendapatkan tunjangan tersebut.
“Pekerja atau buruh yang hubungan kerjanya berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu dan mengalami PHK terhitung sejak 30 hari sebelum hari raya keagamaan, berhak atas THR keagamaan,” tulis Pasal 7 Ayat 1 tersebut.

Senior Financial Planner OneShildt Financial Independence Erlina Juwita mengatakan bahwa perusahaan dapat menggunakan anggaran khusus untuk memberikan tunjangan ini. Namun, apabila belum memiliki anggaran untuk THR, maka bisa menggunakan opsi lain.

“Kalau swasta, perusahaan yang akan menyiapkan dan bergantung dengan kondisi internal masing-masing perusahaan. Perusahaan bisa menggunakan dana darurat perusahaan sampai mengajukan pinjaman usaha,” kata Erlina kepada CNNIndonesia.com, Rabu (6/4).

Jika perusahaan tidak mampu menjalankan kewajibannya, pihak manajemen harus sepakat dengan karyawan untuk tidak memberikan THR. Kemudian, perusahaan harus melapor ke dinas ketenagakerjaan setempat dan membuat laporan ketidakmampuan untuk membayar THR pekerjanya.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Danang Girindrawardana mengatakan sumber dana THR berasal dari internal perusahaan. “THR kan (anggarannya) dari perusahaan masing-masing,” katanya.

Di lain sisi, bagi pekerja yang pindah perusahaan dan belum menerima THR dari perusahaan lama, maka perusahaan baru wajib memberikan tunjangan tersebut.

Bagi perusahaan yang telat membayarkan THR kepada pekerja, maka akan dikenakan denda sebesar 5 persen dari total THR dan perusahaan tetap wajib memberikan THR kepada pekerja.

Sementara itu, pengawas ketenagakerjaan akan menjatuhkan sanksi administratif bagi perusahaan yang tidak memberikan THR kepada pekerjanya. [CNNIndonesia]

 

Jokowi Umumkan Cuti Bersama Lebaran 2022

0
Keterangan Pers Presiden RI terkait Cuti Bersama Idulfitri 1443 H, Istana Bogor, Rabu (6/4/2022). Foto: Tangkapan layar youtube setpres RI

Nukilan.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan langsung cuti bersama Lebaran tahun 2022. Ini berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana disampaikan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy.

Jokowi menyampaikan pengumuman cuti bersama Lebaran 2022 melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4/2022). Alasan Jokowi mengumumkan langsung pun terungkap.

“Cuti bersama tahun ini kan rada spesial karena sudah dua tahun berturut-turut tidak ada cuti bersama,” ujar Muhadjir lewat pesan singkat.

Pada tahun ini, ada dua hari libur Lebaran 2022. Sedangkan cuti bersama Lebaran 2022 sebanyak 4 hari. Hal itu telah disampaikan Jokowi.

“Pemerintah telah menetapkan libur nasional hari raya Idul Fitri 1443 H pada tanggal 2 dan 3 Mei 2022 dan juga menetapkan cuti bersama Idul Fitri, yaitu pada 29 April, 4, 5, dan 6 Mei 2022. Keputusan mengenai cuti bersama ini akan diatur lebih rinci melalui keputusan bersama menteri-menteri terkait,” kata Jokowi.

Cuti bersama ini, kata Jokowi, dapat digunakan untuk bersilaturahmi dengan orang tua dan keluarga di kampung halaman. Namun demikian, Jokowi mengingatkan masyarakat untuk tetap berdisiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Namun perlu tetap saya tegaskan bahwa pandemi belum sepenuhnya selesai. Kita semua harus selalu waspada, bersegeralah melengkapi dengan vaksin booster, harus tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin dan harus selalu bermasker pada saat di tempat umum atau dalam kerumunan,” ujar Jokowi.

Berikut ini daftar lengkap libur dan cuti bersama Lebaran 2022:

  • 29 April: cuti bersama
  • 30 April-1 Mei: libur Sabtu-Minggu
  • 2-3 Mei: libur Lebaran
  • 4-6 Mei: cuti bersama
  • 7-8 Mei: libur Sabtu-Minggu

Sumber: Detik.com

C20 Minta Pemulihan Hutan Jadi Bagian Utama Rencana Aksi G20

0
Deforestasi akibat ekspansi perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah. (Foto: Yudi Nofiandi/Auriga)

Nukilan.id – Pertemuan pertama para menteri lingkungan hidup negara-negara G20 (Environmental Deputies Meeting-EDM) dan juga kelompok kerja keberlanjutan iklim (Climate Sustainability Working Group) telah berakhir. Dalam pertemuan itu Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya Bakar menyebut G20 dapat menjadi momentum untuk aksi bersama yang tegas dalam rangka memperoleh solusi bagi tiga krisis global, yaitu krisis iklim, keanekaragaman hayati yang terancam punah, dan over populasi.

Ada tiga isu prioritas yang diangkat dalam EDM-CSWG itu, yakni mendukung pemulihan yang berkelanjutan, meningkatkan aksi berbasis darat dan laut untuk tujuan perlindungan iklim, dan mobilisasi sumber daya untuk mendukung tujuan lingkungan dan iklim.

Kelompok Kerja C20 untuk Lingkungan Keadilan Iklim, dan Transisi Energi atau Environment, Climate Justice and Energi Transition Working Group (ECEWG) berpandangan tiga isu itu saja kurang. Agar dapat bangkit dan pulih bersama, diperlukan adanya penekanan dalam sejumlah isu.

Isu pertama, menghentikan dan mengembalikan hilangnya hutan global serta degradasi lahan harus menjadi bagian utama dari rencana aksi negara G20 untuk pemulihan ekonomi yang berkelanjutan. Melindungi bentang hutan alam yang tersisa dan juga mempercepat restorasi ekosistem vital tidak hanya akan memberikan manfaat bagi mitigasi iklim, tetapi juga akan menghentikan hilangnya keanekaragaman hayati dan menciptakan keberlanjutan bagi air.

Selain itu, hal ini akan memberikan mekanisme adaptasi yang sangat dibutuhkan oleh kelompok rentan dalam menghadapi resiko hilangnya sumber penghidupan, kerusakan properti, serta hambatan untuk dapat pulih dari pandemi.

“Menjamin adanya pendanaan yang cukup serta kebijakan yang memungkinkan adanya praktik adaptasi berbasis ekosistem dan sistem pertanian yang berkelanjutan dengan partisipasi penuh dari kelompok rentan menjadi suatu agenda yang harus diprioritaskan,” kata Kelompok Kerja ECEWG C20 dalam siaran pers yang diterima, Minggu (27/3/2022).

Isu kedua, mengurangi produksi plastik harus menjadi salah satu aksi prioritas dalam menangani permasalahan polusi plastik global, termasuk permasalahan sampah laut. Oleh karena itu, kami mendukung gagasan negara-negara G20 dalam menyuarakan perlunya perjanjian internasional untuk meregulasi polusi sampah plastik dengan pendekatan solusi siklus hidup, dimana pengurangan polusi plastik dimulai dari sumbernya.

Ketiga, ECEWG C20 yakin tidak ada pemulihan berkelanjutan tanpa adanya pendekatan yang berdasarkan inklusivitas dan pemenuhan hak. Menghormati hak asasi manusia dan memprioritaskan aksi untuk melindungi kelompok rentan seperti rumah tangga berpenghasilan rendah, lansia, pemuda/i, perempuan, penyandang disabilitas, petani kecil, dan masyarakat adat.

“Mereka harus dilibatkan dalam rencana aksi pemulihan ekonomi serta mitigasi dan adaptasi. Pun mereka juga harus diprioritaskan dalam akses pendanaan. Hal ini termasuk dalam rangka memenuhi janji untuk meningkatkan pendanaan bagi pengakuan dan perlindungan terhadap masyarakat adat serta komunitas lokal, sebagaimana tertuang dalam IPLC Forest Tenure Joint Statement pada COP26 di Glasgow.”

Terakhir, ECEWG ingin menekankan salah satu karakteristik dari presidensi G20 Indonesia yang telah disampaikan oleh Sherpa beberapa bulan yang lalu, yaitu inklusivitas dan representasi yang seimbang.

“Kami menghargai inisiasi presidensi G20 Indonesia dalam hal inklusivitas, tetapi kami berharap pertemuan EDM-CSWG juga memberikan ruang bagi perwakilan masyarakat sipil sebagai salah satu perwujudan inklusivitas tersebut.”

“Dalam rangka memaksimalkan keterwakilan dari masyarakat sipil, kami akan senang jika EDM-CSWG dapat mempertimbangkan permintaan kami untuk dapat menggelar diskusi bersama mengenai isu prioritas dan juga menyampaikan rekomendasi kami untuk isu iklim dan lingkungan.” [Betahita]