Beranda blog Halaman 1734

Saweu Syedara di Masjid Tuha Indrapuri, Bank Aceh Peduli Santuni Anak Yatim

0
Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh, Amal Hasan saat memberikan santunan kepada anak yatim dalam acara Saweu Syedara di Masjid Tuha, Indrapuri, Aceh Besar. Sabtu (16/4/2022). Foto: Humas

Nukilan.id – Semarakkan ramadhan 1443 Hijriah, manajemen beserta karyawan Bank Aceh gelar Saweu Syedara di Masjid Tuha, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (16/4/2022).

Acara saweu Syedara dibarengi dengan buka puasa bersama, santunan anak yatim, dan bantuan renovasi masjid, kegiatan ini menjadi agenda Bank Aceh untuk memperkuat tali kasih dengan masyarakat.

Manajemen beserta karyawan Bank Aceh saat menggelar kegiatan Saweu Syedara di Masjid Tuha, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu 16 April 2022. (Foto: Humas Bank Aceh)

Dalam kesempatan itu, Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh, Amal Hasan mengatakan, pelaksanaan kegiatan Saweu Syedara di Masjid Tuha dilakukan dengan pertimbangan objek situs cagar budaya yang patut dilestarikan dan dikembangkan potensi pariwisata yang dimiliki.

“Selain bersilaturahim dengan masyarakat yang ada dikawasan ini melalui buka puasa bersama, kami juga ingin melestarikan situs cagar budaya ini melalui donasi dalam bentuk renovasi masjid,” ujar kata Amal Hasan dalam keterangannya kepada Nukilan.

Untuk diketahui, Masjid Tuha, Indrapuri, Aceh Besar didirikan pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda pada tahun 1607-1636 M. Dan hingga sekarang Masjid ini masih kokoh berdiri dan juga menggambarkan kejayaan Islam masa lalu.

Sementara itu, Imam Masjid Tuha, Tgk. Mukhtaruddin Amin memberikan apresiasi yang positif bagi Bank Aceh yang telah hadir di tengah masyarakat untuk membaur dalam sejumlah kegiatan sosial.

“Saweu Syedara ini menjadi istilah yang sangat penting dan mendalam bagi masyarakat. Ini artinya membangun kembali silaturahim di antara sesama saudara,” ungkapnya.

Tgk Mukhtaruddin berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan sebagai upaya membangun kembali silaturahim sesama kerabat sebagaimana yang diajarkan oleh leluhur Aceh zaman dulu.

Kegiatan diakhiri dengan pengecatan simbolis oleh Direktur Dana dan Jasa, Amal Hasan, ke sisi salah satu dinding Masjid. Tercatat lima ratusan masyarakat hadir pada pelaksanaan kegiatan Saweu Syedara di Masjid Tuha.

Hadir di antaranya Camat Indrapuri, Irda Junaidi, masyarakat di empat desa di kawasan Masjid Tuha, yakni Gampong Indrapuri, Gampong Pasar Indrapuri, Gampong Lam eubok, Gampong Empe Ara. Sementara dari Bank Aceh turut dihadiri oleh Direktur Bisnis, Bob Rinaldi, Pemimpin Divisi Penyelesaian dan Penyelamatan Aset, Numairi, Pemimpin Dvisi Treasury, Erwin Konadi, Pemimpin Divisi SDI, Ziaurrahman, Pemimpin Divisi Teknologi Informas, Imamil Fadhil, Pemimpin Divisi Umum, Iskadar, dan sejumlah pemimpin cabang dan karyawan. Selain itu juga turut dihadiri Komunitas Trail Bank Aceh Syariah (Trabas) dan Bank Aceh Syariah Komunitas Motor (Baskom). []

Migrasi TV Analog ke Digital Tahap I di Aceh Dilakukan 30 April 2022

0

Nukilan.id – Kehadiran siaran televisi digital di Indonesia kini tak dapat dielakkan lagi. Sistem penyiaran televisi digital bukan hanya mampu menyalurkan data gambar dan suara tetapi juga memiliki kemampuan multifungsi dan multimedia seperti layanan interaktif. Keberadaan siaran digital ini untuk menggantikan siaran televisi analog yang telah mengudara selama hampir 60 tahun.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Aceh, Marwan Nusuf, B.HSc, MA, mengatakan dalam penyiaran televisi analog, semakin jauh dari stasiun pemancar televisi signal akan makin melemah dan penerimaan gambar menjadi buruk dan berbayang.

Berbeda halnya dengan penyiaran televisi digital yang terus menyampaikan gambar dan suara dengan jernih sampai pada titik dimana signal tidak dapat diterima lagi. Pada era penyiaran digital, penonton TV tidak hanya menonton program siaran tetapi juga bisa mendapat fasilitas tambahan seperti EPG (Electronic Program Guide) untuk mengetahui acara-acara yang telah dan akan ditayangkan kemudian.

Migrasi dari TV analog ke digital merupakan salah satu langkah perwujudan transformasi digital Indonesia. Bagian penting dalam transformasi digital di Indonesia adalah penataan frekuensi 700 Mhz. Selama ini, sistem penyiaran TV analog memakai frekuensi tersebut untuk bersiaran.

Frekuensi 700 Mhz disebut juga golden frequency. Sebagai sumber daya yang terbatas dan memiliki nilai guna yang tinggi, sangat perlu melakukan penataan frekuensi tersebut agar efisien serta dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk bangsa.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan, penghentian siaran TV analog atau peralihan ke siaran digital (Analog Switch-Off/ASO) dilakukan dengan salah satu alasannya demi penataan dan efisiensi frekuensi.

Efisiensi frekuensi itu diperlukan, mengingat selama ini masing-masing siaran televisi menggunakan satu frekuensi sehingga frekuensi yang merupakan sumber daya teknologi menjadi sangat terbatas. Peralihan dari TV analog ke digital, juga mesti dilakukan karena untuk kepentingan peningkatan layanan teknologi 5G dan early warning system (peringatan dini bencana).

Langkah migrasi ASO tersebut dilandasi oleh aturan hukum yang berkaitan dengan termaktub dalam Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran.

Siaran TV digital menggunakan modulasi sinyal digital serta sistem kompresi akan menghadirkan kualitas gambar yang lebih bersih, suara yang lebih jernih dan canggih teknologinya bagi masyarakat Indonesia.

Pemerintah melalui Kementerian Kominfo akan menghentikan siaran televisi analog secara total paling lambat 2 November 2022. Pada tahap pertama, siaran TV analog akan dihentikan paling lambat pada 30 April 2022 kemudian pada tahap kedua yakni pada tanggal 25 Agustus 2022 dan pada tahap akhir pada 2 November 2022. Tahapan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Nomor 11 tahun 2021 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 6 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penyiaran.

Sementara itu, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh, Faisal Ilyas, SE, MM, mengatakan migrasi digital menjadi momentum tumbuhnya konten lokal lebih menarik, inspiratif dan kompetitif sehingga masyarakat menerima program siaran yang lebih beragam dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Di sisi lain, peluang tumbuhnya TV lokal semakin besar. TV digital menawarkan investasi infrastruktur yang lebih ekonomis. Pada akhirnya meningkatkan ekonomi daerah dan promosi pariwisata Aceh di masa yang akan dating,” ujarnya.

Di Aceh, migrasi siaran TV analog ke digital tahap pertama atau tahap I dilakukan pada 30 April 2022 yang meliputi 8 kabupaten kota yaitu Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Dalam masa peralihan ke siaran televisi digital tahap I di Aceh sebelum tanggal 30 April 2022, masyarakat di 8 daerah tersebut di atas tetap bisa menonton siaran televisi analog namun sangat dianjurkan untuk mulai merubah tangkapan sinyal antena di rumah dari siaran analog ke digital.

Masyarakat yang ingin menikmati siaran TV digital hanya perlu menyesuaikan perangkat TV yang dimilikinya. Bila perangkat TV di rumah sudah ada tuner standar DVB-T2 (Digital Video Broadcasting-Second Generation Terrestrial) di dalamnya, cukup lakukan scanning ulang saja. Standar DVB-T2 merupakan standar TV digital di Indonesia.

Namun, bila pesawat televisi masih analog dan tidak berencana mengganti pesawat televisi, masyarakat tidak perlu khawatir. Cukup dengan menambahkan Set Top Box STB DVBT2 lalu merangkaikannya dengan televisi, siaran TV digital bisa dinikmati.

Cara menghubungkan STB DVB-T2 dengan pesawat televisi sangat mudah. Bisa melalui kabel HDMI atau kabel RCA (warna merah, kuning, putih). Setelah terhubung tinggal mengikuti petunjuk pengaturan dan scan program. Otomatis siaran TV Digital bisa tertangkap dan dinikmati di TV analog.

Kementerian Kominfo di situs https://sertifikasi.postel.go.id/sertifikat/publish telah mempublikasikan daftar perangkat STB dan televisi digital yang sudah tersertifikasi mendukung siaran TV digital di Indonesia. Sejumlah STB yang telah tersertifikasi itu mudah ditemui dan dibeli melalui sejumlah marketplace online.

Salah satu cara melakukan pengecekan keberadaan dan kekuatan siaran TV Digital yaitu melalui aplikasi sinyal tv digital yang tersedia di android/ios. Segera lakukan pengecekan dan bermigrasi sekarang. Lebih cepat beralih ke TV Digital, jauh lebih baik. []

Laris Manis, Air Tebu Jadi Minuman Favorit Berbuka Puasa di Banda Aceh

0

Nukilan.id – Dari berbagai jenis minuman yang dijajal untuk berbuka puasa, tampaknya air tebu masih menjadi salah satu minuman favorit masyarakat di Kota Banda Aceh.

Hal itu terbukti, bahwa permintaan air tebu di Banda Aceh meningkat selama bulan Ramadhan, yaitu rata-rata mencapai 80-100 batang tebu per hari.

Alhamdulillah selama bulan Ramadhan air tebu yang kami jual sangat laris. Dan jumlah tebu yang kami jual cuma 100 batang perhari atau sekitar 80 bungkus, itu tegantung dari banyaknya air tebu atau tidak,” kata salah seorang pedagang air tebu di Banda Aceh, Mahmud di Darussalam, Senin (18/4/2022).

Selain rasanya yang manis dan menyegarkan, harga air tebu yang ditawarkan Mahmud juga sangat terjangkau, yaitu hanya Rp5.000/bungkusnya.

“Kami mulai menjual air tebu pukul 16:30 WIB sampai tibanya waktu berbuka puasa, dan harganya juga sangat terjangkau, cuma Rp5.000 perbungkus,” tutur Mahmud.

Sementara itu, Mirna, salah satu pembeli mengatakan Air tebu yang rasanya manis dan dingin ini bisa menjadi minuman terbaik untuk menyegarkan diri pada cuaca  panas dan terik terik.

“Air tebu manis menjadi salah satu minuman yang saya suka. Selain menyegarkan, air tebu juga banyak mengandung vitamin yang bermanfaat bagi tubuh saat berbuka puasa nanti,” pungkas Mirna.

Reporter: Hadiansyah

Dari 21 Kasus, Petugas Amankan 44,5 Ton BBM Bersubsidi

0
Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Sony Sonjaya. (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh dan jajarannya telah mengungkap dan menindak sedikitnya 21 kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi atau ilegal jenis solar selama April 2022.

Hal tersebut diungkapkan Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Sony Sonjaya dalam keterangannya, Senin, 18 April 2022.

Sony menerangkan, pihaknya dan jajaran akan terus mrnindak siapa saja yang menyalahgunakan BBM bersubsidi.

Dalam bulan April saja, kata Sony, Ditreskrimsus dan jajaran telah menangani sebanyak 21 kasus penyimpangan distribusi BBM bersubsidi dengan 25 orang tersangka.

“Ada 21 kasus yang sudah kita proses dengan barang bukti 44.575 liter atau 44,5 ton solar, 16 unit kendaraan roda empat, dan 3 unit kendaraan roda dua,” beber Sony.

Ia juga merincikan, kasus yang sudah ditangani per 17 April 2022 adalah Ditreskrimsus 1 kasus, Polres Aceh besar 1 kasus, Aceh Utara 1 kasus, Aceh Selatan 1 kasus, Nagan Raya 4 kasus, Banda Aceh 1 kasus, Lhokseumawe 1 kasus, Subulussalam 1 kasus, Aceh Timur 1 kasus, Aceh Tamiang 1 kasus, Abdya 1 kasus, Pidie 1 kasus, Aceh Barat 1 kasus, Aceh Jaya 1 kasus, Aceh Tengah 1 kasus, Bireuen 1 kasus, Aceh Tenggara 1 kasus, Langsa 1 kasus, dan Polres Sabang 1 kasus.

“Pemantauan dan penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi akan terus dilakukan. Polda Aceh juga menjamin ketersediaan serta kelancaran pendistribusian BBM,” tandasnya. []

Cerita Enzy Storia Alami Keajaiban Usai Shalat Tahajud

0
Enzy Storia. (Foto: Instagram/@enzystoria)

Nukilan.id – Model dan presenter Enzy Storia Leovarisa pernah mengalami keajaiban usai melakukan salat tahajud. Hal ini menjadi mukjizat bagi Enzy yang saat itu merasa sangat membutuhkan pertolongan dari tuhannya.

Cerita ini disampaikan Enzy dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Daniel Mananta Network pada 2021 lalu. Saat itu, dia bercerita dirinya mengidap penyakit autoimun sejak 2009, saat dirinya masih duduk di sekolah menengah atas.

Perempuan keturunan Polandia itu bercerita, pada 2011 dirinya mendapatkan tawaran pekerjaan untuk membintangi sebuah iklan. Nominal uang yang bisa didapatkannya cukup besar, namun mensyaratkan adegan lari yang membuatnya kesulitan karena kakinya bengkak dan pincang.

“Aku enggak bisa, karena kaki bengkak,” kata Enzy Storia dikutip Minggu (17/4/2022).

Menurutnya, sampai saat itu tidak ada yang mengetahui kondisi penyakitnya tersebut. Ini lantaran Enzy selalu menutupinya sehingga tak ada yang memperhatikan kondisi kakinya tersebut. Menurut Enzy, sikap tersebut ia lakukan karena tak mau dikasihani oleh orang lain.

Saat mendapat tawaran iklan tersebut, Enzy merasa galau. Ia membutuhkan uang yang ditawarkan dari proyek tersebut untuk biaya kuliah adiknya dan pengobatan penyakitnya, namun kondisi tubuhnya tak memungkinkan untuk melakukan adegan yang diminta.

Dalam kondisi tersebut, Enzy Storia shalat tahajud dan berdoa agar tuhan memberinya kesempatan untuk bisa menjalani pekerjaan tersebut.

“Aku shalat tahajud, aku minta sama Allah, aku cuma bilang, ‘Ya Allah, aku tuh butuh uang ini besok. Mungkin enggak udah satu setengah tahun aku pincang, mungkin enggak sih kalau sehari aja enggak pincang, dalam sehari enggak sakit pas bangun tidur, terus enggak pincang, biar besok kerjanya bisa maksimal’,” katanya menuturkan.

Setelah shalat tahajud dan menyampaikan doa tersebut, Enzy tertidur masih dalam keadaan memakai mukena di atas sajadahnya. Ajaibnya, saat bangun dia sudah tak merasakan rasa sakit di kakinya.

“Aku inget banget masih pakai mukena jam 2 pagi. Pas bangun subuh, kok enggak sakit, tapi masih enggak notice,” kata Enzy.

Saat itu, Enzy Storia melihat kakinya sudah tidak bengkak. Enzy mengaku bingung dengan keadaan tersebut. Saat pergi ke kamar mandi, dia pun merasa kakinya sudah dapat berjalan normal dan tidak pincang. Namun Enzy masih lemas dan gemetaran berjalan karena tidak percaya dengan apa yang terjadi.

“Ini beneran enggak sih, satu setengah tahun aku pincang. Aku sampai hafal rasa sakitnya, hari itu hilang,” katanya.

“Aku nangis banget, “Ya Allah akhu harus gimana ya membalas ini’. Aku mikirnya aku masih banyak dosa, tapi kok masih dikasih nyata,” ujarnya lagi.

Enzy mengatakan, sejak hari itu kondisi kakinya sudah tak lagi pincang. Dia pun mengkau sangat bersyukur atas keajaiban yang diberikan tuhan pada dirinya.

“Semenjak hari itu, aku udah enggak pernah pincang lagi. Allah baik banget. Aku cuma minta satu hari, dikasihnya sampai hari ini,” ujar Enzy. [Indozone]

Komisi VI DPRA Minta Gubernur Aceh Selesaikan Kepengurusan MAA

0
Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Ustd Irawan Abdullah S.Ag (LFoto: Web)

Nukilan.id – Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Ustd Irawan Abdullah S.Ag mempertanyakan Gubernur Aceh terkait kejelasan Majelis Adat Aceh yang masih terus berlarut tanpa ada penyelesaian.

“Pasca meninggalnya Prof. Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim, MA, kemaren sempat keluar surat keputusan Mahkamah Agung untuk mengembalikan kepengurusam kepada saudara H. Badruzzaman Ismail, S.H, M.Hum. kesannya sekarang prosesnya semacam di tahan, seharusnya Gubernur mengambil sikap tegas.” kata Ustd Irawan Politisi Partai PKS, kepada Nukilan.id, Minggu (17/04/2022)..

Katanya terkait MAA, Komisi VI sudah memangil pihak sekretariat MAA untuk menjelaskan kisruh MAA.

“Untuk ini Komisi VI meminta Gubernur Aceh agar memberi kejelasan ketua MAA, siapapun itu yang ditunjuk, bukan lagi PLT karena harus jelas Jabatannya,” ujarnya.

Dijelaskannya, dulu pihaknya memang pernah menginteruksi agar jabatan Ketua dikembalikan kepada H. Badruzzaman Ismail, S.H, M.Hum yang sudah memiliki putusan hukum, agar tidak melanggar konstitusi Mahkamah Agung hingga kepengurusan selesai 2023.

“Jadi kita berharap kepada Gubernur Aceh dimasa akhir jabatan beliau ini bisa segera menyelesaikan masalah itu, dan silahkan tempuh nilai prosudural yang berlaku,” jelas Ust. Irawan lagi.

Namun–katanya–soal MAA hingga hari ini Gubernur Aceh belum mengajak komisi VI untuk duduk membahas perihal ini.[]

Reporter: Hadiansyah

VES ATR Berbagi Sembako Pada Abang Becak dan Juru Parkir di Banda Aceh

0

Nukilan.id – Komunitas otomotif Vitara Escudo Sidekick (VES) Atjeh Tanah Rencong, lakukan pembagian sembako di beberapa titik yang ada di Kota Banda Aceh pada Sabtu (16/04/2022).

Pembagian sembako ini ditujukan kepada para abang becak dan tukang parkir yang ada diseputaran Simpang Lima, Pasar Aceh dan Pasar Peunayong dengan cara mobile.

Koordinator VES Aceh Tanah Rencong, Andri, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggungjawab terhadap antar sesama.

Keberadaan VES Aceh Tanah Rencong merupakan perpanjangan tangan dan VES Nasional yang juga memiliki program sosial, bukan hanya komunitas otomotif yang sifatnya hura-hura,” kata Koordinator VES Aceh Andri dalam keterangannya kepada Nukilan.id Minggu (17/04/2022).

“kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab terhadap sesama, dan keberadaan kami (VES Aceh Tanah Rencong) merupakan perpanjangan tangan dan VES Nasional yang juga memiliki program sosial, bukan hanya komunitas otomotif yang sifatnya hura-hura, kami ada untuk sesama,”ucapnya.

Selain pembagian sembako, kegiatan juga diisi dengan buka puasa bersama serta silaturrahim sesama anggota dan pengurus VES Aceh Tanah Rencong yang ada di Banda Aceh atau Koetaradja dan Aceh Besar.[]

YARA Dukung Upaya Hukum Terhadap Pelaku Khalwat di Lhokseumawe

0

Nukilan.id – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Perwakilan Kota Lhokseumawe, Ibnu Sina, mendukung penuh langkah proses hukum yang dilakukan oleh Wilayatul Hisbah dan Satpol PP Kota Lhokseumawe terhadap pelaku khalwat di Komplek Panggoi, Lhokseumawe.

Hal ini disampaikan Kepala Perwakilan YARA Lhokseumawe, Ibnu Sina dalam keterangan tertulisnya pada Nukilan.id Minggu (17/4/2020).

Ibnu mengaku prihatin dengan kembali terjadinya kasus Khalwat di komplek panggoi. Apa lagi, kata Ibnu, pelaku perbuatan khalwat ini telah dua kali melakukan perbuatan yang sama, ditempat yang sama,” kata ibnu.

“YARA Kota Lhokseumawe mendukung penuh upaya pihak POL PP dan WH Kota Lhokseumawe agar segera melakukan proses lebih lanjut terhadap pelaku khalwat, ke tahap penyidikan dan pemberkasan. Sehingga, dapat segera dilimpahkan ke Mahkamah Syariah secepatnya,” ucap Ibnu.

Lebih bejad lagi, tambah Ibnu, pelaku melakukan hubungan keji tersebut pada Bulan Suci Ramadhan, dan bersama anak dibawah umur. ” Hal ini sangat menodai bulan suci dan Marfirah ini,” ucap Ibnu.

“Menurut Ibnu, sebelumnya, perwakilan Ikatan Keluarga Besar Perumahan Panggoi Indah (IKBPI), Yuswardi Mustafa, telah menyampaikan bahwa kasus khalwat ini bukan pertama kali kejadian di komplek ini, tapi sudah kedua kali, dengan pelaku yang sama.

Bahkan, Kata Ibnu, dalam kasus khalwat kedua ini, Yuswardi Mustafa, dalam pernyataannya meminta kepada Satpol PP dan WH untuk melakukan proses kasus tersebut sesuai hukum jinayah, sebagai mana yang termaktub di dalam Qanun nomor 14 tahun 2003 tentang Khalwat (Mesum).

“Meski dalam kasus pertama, pelaku sudah mendapatkan pembinaan serta hukum adat di kampung, berupa pembayaran denda adat senilai tujuh juta rupiah, sebagai perwujudan hormat terhadap adat dan nilai agama yang berlaku gampong, tapi kasus baru ini harus di proses sesuai Qanun Aceh Nomor 14 Tahun 2003,” tentang Jinayat,” ujar Ibnu.

Dalam pengungkapan Kasus Khalwat ini, YARA Kota Lhokseumawe mengapresiasi sikap dan upaya warga panggoi dalam menjaga kesucian Bulan Ramadhan ini. Apalagi, telah berhasil mengungkap pelaku Khalwat.

Ibnu menambahkan, warga panggoi dapat menjaga nilai-nilai adat dan agama seuai koridor hukum, dengan tidak melakukan tindakan anarkhis atau main hakim sendiri saat melakukan penggerebekan pelaku khalwat di perumahan panggoi ini, mesti mendapatkan apresiasi,” tutur Ibnu.

Selain itu, kerjasama antara masyarakat dengan Satpol PP-WH yang menjalin sinergisitas dalam kasus pengungkapan, hingga penangkapan pelaku khalwat pantas di jadikan contoh untuk gampong lain di Kota Lhokseumawe.

Kejadian di Perumahan Panggoi bisa menjadi contoh, bagaimana penindakannya, proses hukum syariah tetap bisa di lakukan secara tegas, tanpa melanggar hak-hak pelaku, tapi tetap tegas sesuai nilai adat dan agama,” tutup Ibnu.[]

Warga Tanjong Selamat Aceh Besar Gelar Buka Puasa Bersama

0

Nukilan.id – Dalam rangka menyambut malam Nuzulul Qur’an. Warga Gampong Tanjong Selamat, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar menggelar keunduri buka puasa bersama di Masjid setempat, Minggu (17/4/2022).

Pantauan Nukilan di lokasi, persiapan keunduri buka puasa ini telah dilakukan sejak pagi. Dan tampak Warga saling bahu membahu dalam menyukseskan kegiatan yang rutin dilakukan Warga Tanjong Selamat ini setiap tahunnya di bulan Ramadhan.

Tepat pada pukul 16.30 WIB, ratusan masyarakat terlihat mulai memadati halaman komplek Masjid Tanjong Selamat untuk melakukan buka puasa bersama.

“Buka puasa bersama ini kita lakukan dalam rangka menyambut Nuzulul Qur’an, sekaligus meningkatkan silaturrahmi antar masyarakat Gampong Tanjong Selamat,” kata Kasi Kesejahteraan Gampomg Tanjong Selamat, Irham Syahputra, S.Sos.

Ia menyampaikan, selain menyediakan menu kuah beulangong khas Aceh Besar. Masyarakat juga turut berbagi dengan membawa menu makanannya masing-masing untuk disantap bersama-sama saat tiba waktunya berbuka puasa.

Bukan hanya itu, dalam acara buka puasa bersama ini, Gampong Tanjong Selamat juga turut mengundang beberapa warga gampong lainnya, termasuk mahasiswa atau anak rantau yang sedang menetap tinggal di gampong setempat.

“Kita harap dengan adanya buka puasa bersama ini dapat meningkatkan ukhuwah islamiah bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan kepedulian kita terhadap sesama,” pungkas Irham.

Reporter: Hadiansyah

DPC PBB Serahkan Bantuan Sembako pada Warga Musibah Kebakaran di Simeulue Tengah

0

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Cabang Partai Bulan Bintang (DPC PBB) Kabupaten Simeulue menyerahkan bantuan sembako kepada korban bencana kebakaran di Desa Lakubang Kecamatan Simeulue Tengah. Kebakaran tersebut terjadi pada tanggal 13 April 2022.

Adapun sumbangan yang diberikan, berbentuk sembako yang langsung diserahkan oleh Ketua DPC PBB Kabupaten Simeulue Hj. Mirati dan juga dihadiri oleh Ketua DPRK Simeulue yang sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan Partai serta didampingi oleh beberapa orang fungsionaris Partai PBB baik tingkat Kabupaten maupun Kecamatan (PAC) Simeulue Tengah Kabupaten Simeulue.

Bantuan yang diberikan oleh DPC PBB langsung diterima oleh masyarakat yang terkena musibah kebakaran.

Ketua DPC PBB Hj. Mirati, berpesan kepada masyarakat yang terkena musibah kebakaran agar dapat bersabar dan tabah dalam menghadapi cobaan dari Allah.

“InsyaAllah akan digantikan untuk yang lebih baik, lebih banyak kedepan ini,” tuturnya.