Beranda blog Halaman 1707

Fraksi Demokrat DPRA Dorong Pemanfaatan BTT dan SDM Lokal Atasi Wabah PMK

0
Nurdiansyah Alasta, Bendahara DPD Partai Demokrat Aceh. (Foto: Ist.)

Nukilan.id – Ketua Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) drh. Nurdiansyah Alasta., M.Kes meminta Pemerintah Aceh melakukan langkah cepat dan tepat dalam menangani wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Nurdiansyah meminta Pemerintah Aceh menyiapkan sarana dan prasarana, baik tenaga maupun anggaran penanganan kasus wabah PMK yang sedang melanda beberapa daerah di Aceh, termasuk menggunakan dana Belanja Tak Terduga (BTT) untuk mengatisipasi dan mengatasi wabah PMK ternak warga Aceh.

“Wabah PMK Hewan ternak perlu penanggulangan cepat dan tepat oleh Pemerintah Aceh, berdasarkan Permendagri No 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, Pemerintah Aceh dapat mengucurkan anggaran melalui Belanja Tak Terduga (BTT),” kata Nurdiansyah Alasta kepada media, Selasa (17/5/2022).

Selain itu, Alumni Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (USK) ini juga meminta Pemerintah Aceh untuk menggunakan sumber daya manusia lokal dalam mengatasi wabah PMK itu, sekaligus untuk memaksimalkan fungsi tenaga kesehatan hewan yang ada di Aceh saat ini.

“Saat ini atau kedepan perlu terus dilibatkan ahli penyakit hewan, dokter hewan yang memang pakar (expert) di bidang penanganan wabah penyakit hewan, mungkin ini moment pemerintah untuk memberdayakan dan melibatkan lulusan kedokteran hewan dari perguruan tinggi di Aceh,” katanya.

Katanya, besarnya potensi sektor peternakan yang ada di Aceh, Nurdiansyah juga meminta pemerintah Aceh untuk memprioritaskan kesejahteraan para tenaga kesahatan hewan.

“Potensi sektor peternakan di Aceh sangatlah besar. Ini harus disadari oleh semua pihak termasuk pemerintah. Pemerintah perlu memprioritaskan kesejahteraan tenaga medis hewan di Aceh. Misalnya menjadikan mereka pegawai dengan ikatan perjanjian kerja PPPK di sektor pertenakan dan kesehatan hewan,” tutupnya.

Untuk diketahui akibat dari wabah tersebut, Menteri Pertanian Republik Indonesia telah menetapkan Kabupaten Aceh Tamiang sebagai daerah darurat wabah PMK melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 404/KPTS/PK.300/M/05/2022. [rls]

Ismail Rasyid Resmi Mendaftar Balon Ketua Kadin Aceh

0

Nukilan.id – Chief Executive Officer (CEO) PT Trans Continent (Royal Group) Ismail Rasyid resmi mendaftar sebagai bakal calon ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Aceh, Selasa 17 Mei 2022.

“Seluruh persyaratan sudah lengkap 100 persen. Kita tunggu verifikasinya saja. Kami menunggu verifikasi panitia untuk pengesahan sebagai calon ketua Kadin Aceh,” kata Ismail Rasyid di Gedung Kadin Aceh, Banda Aceh, Selasa (17/05/2022).

Pengusaha kelahiran Matangkuli, Aceh Utara ini menyampaikan keinginannya untuk berkolaborasi dan bersinergi membangun Serambi Mekkah dengan segenap stakeholder lainnya.

Salah satu bukti komitmen itu dengan menggagagas dan sudah mendirikan Pusat Logistik Berikat (PLB) dan Distribution Hub di Gampong Beurandeh, Krueng Raya, Aceh Besar.

PLB dan Distribution Hub tersebut dimaksudkan sebagai titik awal konektivitas Aceh dengan dunia luar.

PLB dan Distribution Hub itu dibangun jauh sebelum Ismail Rasyid berkeinginan maju sebagai calon Ketua Umum Kadin Aceh.

Sebagai pelaku bisnis yang bergerak di bidang multimoda transport dan logistic dan juga  berpengalaman di bidang perdagangan internasional, Ismail Rasyid menilai bahwa untuk memajukan Aceh, haruslah ada penghubung antara Aceh dengan dunia investasi besar yang berada di luar negeri.

Sebagai pengusaha, Ismail Rasyid melihat peluang itu akan semakin mudah dilakukan, bila dirinya duduk sebagai Ketua Umum Kadin Aceh

Reporter: Hadiansyah

Wakapolda Aceh Terima Kunjungan Sekretaris Satgas Saber Pungli Pusat

0
Wakapolda Aceh Brigjen Agus Kurniady Sutisna, menerima kunjungan Sekretaris Satgas Saber Pungli Pusat Irjen Agung Makbul di Mapolda Aceh. (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Wakapolda Aceh Brigjen Agus Kurniady Sutisna, menerima kunjungan Sekretaris Satgas Saber Pungli Pusat Irjen Agung Makbul di Mapolda Aceh, Jeulingke, Kota Banda Aceh, Selasa, 17 Mei 2022.

“Kedatangan Satgas Saber Pungli Pusat merupakan bentuk sinergisitas serta monitoring program pencegahan dan pemberantasan pungutan liar di Aceh,” kata Agus Kurniady Sutisna, usai kunjungan berlangsung, Selasa, 17 Mei 2022.

Ia juga menyampaikan, monitoring saber pungli tersebut perlu dilakukan sebagai langkah proaktif dan preemtif pemberantasan pungutan liar demi kemajuan daerah, khususnya Aceh.

Selain itu, sambung Agus, juga untuk mensinergikan dan menyamakan program personel yang bekerja tanpa pungli dan anti pungli.

“Semoga dengan adanya monitoring ini, setidaknya bisa meminimalisir pungli di Aceh,” ujar Agus. []

Romantis, Sabda Ahessa Setia Dampingi Wulan Guritno Sampai ke Aceh

0
Wulan Guritno dan Sabda Ahessa makan bersama di Museum Aceh. Photo : VIVA/Dani Randi (Banda Aceh)

Nukilan.id – Aktris Wulan Guritno berkunjung ke Banda Aceh untuk menghadiri event balap sepeda Tour de Aceh etape II yang digelar pada Senin, 16 Mei 2022. Wulan terlihat membawa pacar brondongnya Sabda Ahessa.

Pantauan VIVA, acara yang dipusatkan di Museum Aceh itu menjadi sorotan peserta Tour de Aceh karena kehadiran Wulan Guritno dilokasi. Lengkap dengan jersey balap sepeda, Wulan juga ikut touring bersepeda dengan peserta sebelum kegiatan race dimulai.

Tidak ketinggalan, pacar baru Wulan Guritno, Sabda Ahessa juga terlihat mendampingi Wulan saat kegiatan tersebut. Mulai dari makan bersama, hingga menemani Wulan duduk di kursi VVIP kegiatan itu.

Mereka berdua juga sempat mengelilingi Museum Aceh, Museum Tsunami hingga ke berbagai pusat kuliner yang ada di Banda Aceh.

Di sela kegiatan tersebut, Wulan Guritno menyebutkan Aceh bisa jadi destinasi sport tourism karena keindahan alamnya yang luar biasa. Ia juga memuji kuliner tradisional Aceh yang menggugah selera.

“Kenapa saya tertarik ke Aceh, karena di sini pemandangannya indah banget, di kanan ada gunung di kiri laut, orangnya juga ramah-ramah. Tadi saya ikut bersepeda, pas ditanjakkan itu tadi seru banget, jadi kita bisa lihat hamparan laut yang indah,” kata Wulan kepada wartawan.

Wulan juga menyempatkan diri untuk bersantai dan menikmati Pantai Lhokseudu di Aceh Besar bersama para pesepeda.

Para pesepeda juga tidak mau ketinggalan memanfaatkan momentum untuk bisa berswafoto dengan Wulan Guritno. [Viva]

Gajah Mati di Aceh Ternyata Dibunuh Pemburu untuk Diambil Gadingnya

0
Otopsi gajah yang mati misterius di Aceh. ©CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP

Nukilan.id – Bangkai gajah Sumatera di Aceh Tenggara yang ditemukan sepekan lalu, ternyata mati diduga akibat diburu. Di lokasi kejadian, polisi dan tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menemukan kawat listrik. Selain itu, gading gajah telah hilang dipotong oleh pemburu.

Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto kepada merdeka.com, mengatakan lokasi ditemukannya gajah tersebut berada dalam wilayah perkebunan masyarakat, tepatnya di Desa Bunbun Indah (sebelumnya ditulis di Desa Gajah Mati), Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara.

“Bangkai gajah ditemukan dalam keadaan terkubur sebagian, dan sebagian lagi terbalut terpal plastik. Gadingnya hilang,” kata Agus, Selasa (17/5) pagi.

Menurutnya, berdasarkan hasil nekropsi (bedah bangkai), isi perut dan rongga dada satwa dilindungi itu sudah terburai keluar. Diduga, pemburu sengaja melakukan hal itu agar proses pembusukan bisa terjadi lebih cepat.

Gajah Sumatera berjenis kelamin jantan tersebut diperkirakan berumur sekitar 10 tahun. Kematiannya diperkirakan telah terjadi sekitar 8 hari dari saat nekropsi dilakukan.

Agus Arianto mengatakan, pihaknya memperoleh informasi temuan bangkai gajah itu pada Selasa, (10/5) pagi. Tim medis BKSDA Aceh dan polisi hutan (polhut) di hari yang sama dari Banda Aceh langsung berangkat ke Aceh Tenggara.

Setiba di sana, tim bersama polisi Polres Aceh Tenggara, TNI Koramil Kutacane dan Muara Situlen, petugas Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, Forum Konservasi Leuser, Wildlife Conservation Society, dan kelompok swadaya masyarakat Batu Gajah, bergerak ke lokasi.

Namun, Agus menuturkan, perjalanan mereka mengalami sedikit kendala akibat jauhnya lokasi temuan bangkai gajah dan ditambah akses jalan sulit. Kemudian, guyuran hujan semakin memperparah kondisi jalanan yang ditempuh.

“Kendaraan tim sering terhambat. Olah TKP dan nekropsi baru dapat dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 12 Mei,” jelasnya.

Dia mengatakan, BKSDA Aceh akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian Aceh Tenggara terkait penanganan temuan bangkai gajah liar tersebut. Sejauh ini, belum ada tersangka yang ditangkap polisi. [Merdeka]

Minyak Kelapa Pulau Simeuleu Tembus Pasar Luar Negeri

0
Hamparan pohon kelapa di Pantai Desa Nancala, Teupah Barat, Simeuleu, Aceh. ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS

Nukilan.id – Pulau Simeulue merupakan salah satu daerah penghasil buah kelapa terbesar di bagian pantai barat selatan Provinsi Aceh. Pulau ini masih dikategorikan sebagai daerah tertinggal.

Berbagai kebutuhan bahan pokok warga setempat harus didatangkan dari Aceh. Mata pencaharian masyarakat di pulau tersebut umumnya di perkebunan, pariwisata, dan nelayan.

Untuk bisa sampai ke Pulau Simeulue harus menempuh perjalanan sekitar 150 kilometer dari Ibu Kota Provinsi Aceh, Banda Aceh. Waktunya kurang lebih empat jam melalui jalur darat dan 15 jam menggunakan transportasi laut dari Pelabuhan Calang Kabupaten Aceh Jaya, Pelabuhan Kuala Bubon Kabupaten Aceh Barat, dan Pelabuhan Labuhan Haji di Kabupaten Aceh Selatan.

Pulau terluar yang berhadapan dengan Samudera Hindia dan dikelilingi ribuan pohon di sekitar pantai itu lebih dikenal sebagai pulau penghasil buah kelapa. Kelapa dalam bahasa lokal Kabupaten Simeulue disebut bonol dan bonio.

Potensi yang dimiliki Pulau Simeuleu itu menarik seorang investor dari Selandia Baru, Jane Dunlop. Dia berinvestasi lalu mendirikan pabrik industri pengolahan buah kelapa PT Green Enterprises Indonesia yang memproduksi minyak kelapa virgin coconut oil (VCO), coconut cooking oil (CCO), dan tepung.

Kehadiran pabrik tersebut memberikan peluang bagi masyarakat lokal dalam meningkatkan perekonomian seiring harga jual kelapa yang naik. Pabrik yang mempekerjakan sekitar 60 penduduk lokal, selain menampung buah kelapa dari petani setempat, itu mendatangkan buah kelapa dari Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh Barat Daya, Pulau Nias, dan Pulau Banyak dengan harga Rp 2.800 sampai Rp 3.000 per kilogram.

Dalam sehari, pabrik ini mampu mengolah 10 ton buah kelapa dengan menghasilkan 600 sampai 700 kilogram minyak VCO. Komoditas ini diekspor ke Inggris, Belanda, Prancis, Jepang, dan Amerika Serikat dengan harga jual US$ 4 hingga 6 per kilogram.

Industri pengolahan minyak kelapa yang telah memiliki sertifikat organik dalam berproduksi itu juga memberi bantuan bibit, program peremajaan kelapa serta pembinaan petani. Perusahaan mengajarkan cara dan metode terbaik agar produktivitas kelapa terjaga sehingga memicu minat dan permintaan minyak kelapa untuk pasar luar negeri. [Katadata]

Ikut Gowes, Wulan Guritno Terpesona Keindahan Aceh

0
Wulan Guritno ikut Tour de Aceh 2022. (Foto: Instagram/@wulanguritno)

Nukilan.id – Wulan Guritno mengikuti balap sepeda Tour de Aceh 2022 etape II. Dia gowes sejauh 34 km dari kota Banda Aceh. Sambil sepedahan Wulan memuji keindahan pariwisata dan kuliner Aceh.

“Pemandangannya indah banget di kanan gunung, kiri laut. Orangnya juga ramah-ramah. Pas di tanjakan itu tadi seru banget, jadi kita bisa lihat hamparan laut yang indah,” kata Wulan seperti dilansir Antara, Selasa (17/5/2022).

Wulan mengaku senang bisa kembali mengunjungi daerah berjuluk Tanah Rencong itu. Ia terlihat mengenakan jilbab khusus olahraga saat bersepeda bersama peserta lain baik dari dalam dan luar Aceh.

Selama berada di Aceh, Wulan mengaku sudah merasakan berbagai kuliner dan ke sejumlah objek wisata. Kehadiran Wulan ke Aceh juga langsung diburu para penggemar untuk berswafoto.

Menurut dia, rute etape II dari Lhokseudu, Aceh Besar, sangat menarik. Lokasi tersebut sangat cocok untuk bersepeda karena keindahan alamnya.

Selain objek wisata, Wulan juga turut menikmati Kuah Beulangong yang baru kali pertama dimakannya. Menurut dia kuliner khas Aceh ini berbeda dengan makanan yang pernah dicicipi di berbagai daerah lain.

“Ini enak banget makanannya (Kuah Beulangong). Pingin terus makan, jadi kalian yang ingin ke Aceh, wajib coba makanan ini,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Aceh Jamaluddin mengatakan Tour de Aceh 2022 bertema “Aceh Glorious” atau Pusaka Agung Aceh. Ajang ini merupakan kegiatan sport tourism guna mempercepat pemulihan ekonomi dan promosi pariwisata.

Ia menegaskan Pemerintah Aceh saat ini terus mengembangkan objek sport tourism untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke Tanah Rencong.

“Ajang ini bertujuan untuk memperkenalkan beragam objek wisata yang ada di Aceh, yang sangat cocok sebagai objek sport tourism,” kata Jamaluddin. [Detik]

FoLU Net-Sink 2030, Langkah Maju Indonesia untuk Penanganan Perubahan Iklim

0
Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong dalam webinar Green Economy Indonesia Summit 2022: The Future Economy of Indonesia, Rabu (11/05), di Jakarta. Foto: Menlhk

Nukilan.id – Keseriusan Indonesia untuk urusan penanganan isu perubahan iklim, tergambar pada inisiasi “Indonesia FoLU Net-Sink 2030”. Komitmen ini merupakan pencanangan pencapaian penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya atau FoLU (Forestry and other Land Use). Suatu kondisi dimana tingkat serapan sudah berimbang atau bahkan lebih tinggi dari tingkat emisi sektor FoLU terkait pada tahun 2030.

Langkah maju dari sektor FoLU salah satunya adalah dengan keluarnya Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 168 tentang FoLU NetSink 2030 untuk pengendalian perubahan iklim pada tanggal 24 Februari 2022.

“Melalui Kepmen LHK Nomor 168 Tahun 2022 ini, pemerintah menunjukkan keseriusan untuk mengusung konsep ‘Indonesia FoLU Net Sink 2030’ sebagai sebuah pendekatan dan strategi dimana pada tahun 2030, tingkat serapan emisi sektor FoLU ditargetkan sudah berimbang atau lebih tinggi dari pada tingkat emisinya (Net Sink),” demikian disampaikan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong dalam webinar Green Economy Indonesia Summit 2022: The Future Economy of Indonesia, Rabu (11/05), di Jakarta.

Selanjutnya, dikatakan Alue Dohong setelah 2030 Sektor FoLU ditargetkan sudah dapat menyerap GRK bersamaan dengan kegiatan penurunan emisi GRK dari aktivitas transisi energi atau dekarbonisasi serta kegiatan eksplorasi sektor lainnya, tidak terkecuali sektor pertanian.

“Dengan komitmen sektor FoLU yang ditargetkan dapat menurunkan hampir 60% dari total target penurunan emisi nasional, diharapkan ini dapat menjadi pondasi atau landasan untuk mencapai netral karbon/net-zero emission pada tahun 2060 atau lebih cepat,” tegas Alue Dohong dalam webinar yang diikuti lebih dari 2.500 peserta secara virtual.

Di samping FoLU, Pemerintah juga telah menyusun Strategi Implementasi NDC pada tahun 2017, ditindak-lanjuti dengan penyusunan Road Map NDC Mitigasi pada tahun 2019. Pada tahun 2021, Pemerintah Indonesia juga menyampaikan update NDC dan menyusun strategi jangka panjang pembangunan rendah karbon berketahanan iklim (Long Term Strategy Low Carbon and Climate Resilience 2050 atau LTS-LCCR 2050) dan telah disampaikan ke Sekretariat UNFCCC pada Juli 2021 sebelum pelaksanaan COP 26 UNFCCC di Glasgow pada November 2021 kemarin.

Penyampaian ini sesuai dengan Keputusan 1/CP.21 Pasal 4 Ayat 19 UNFCCC, yang memandatkan negara yang meratifikasi Paris Agreement untuk menyusun rencana jangka panjang rendah emisi karbon berketahanan iklim (LTS-LCCR).

“Bapak Presiden Jokowi juga telah menyampaikan target Indonesia untuk mencapai Net-Zero Emission pada tahun 2060 atau sedapat-dapatnya lebih awal. Arahan Bapak Presiden kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sangat jelas, bahwa kita menjanjikan yang bisa kita kerjakan, tidak boleh hanya retorika, karena kita bertanggung jawab pada masyarakat kita sendiri sebagaimana dijamin dalam UUD 1945,” tegasnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato yang hadir sebagai pembicara kunci dalam webinar ini, menyampaikan bahwa pengendalian perubahan iklim juga menjadi bagian dari agenda G20, dimana salah satunya adalah transisi energi.

“Di dalam transisi energi terkait juga dengan pembangunan rendah karbon. Pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan selain untuk upaya pencapaian target penurunan emisi juga perolehan dukungan finansial yang bisa mempercepat energi rendah karbon,” ungkap Airlangga.

Selain transisi energi, dikatakan Airlangga, untuk pembangunan lain berbasis hijau, pemerintah juga mendorong carbon capture dan storage. Pembangunan ini termasuk di dalamnya industri berbasis gasifikasi seperti yang ada di Sumsel dan Kaltim, dan akan dibangun prototype carbon capture dan storage di Pulau Jawa.

“Diharapkan kita bisa menghitung nilai serapan karbon yang dihasilkan sehingga target penurunan emisi 29% tahun 2030 dapat segera tercapai,” jelas Airlangga.

Turut hadir dalam webinar ini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Ego Syahrial, Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kemenperin Doddy Rahadi, dan perwakilan dunia usaha serta peserta webinar. [Menlhk]

Petani Sawit Gelar Demo di Istana Negara, Bawa 5 Tuntutan

0
Petani mengangkut tandan buah segar kelapa sawit di Kota Subulussalam, Senin (29/3/2021). (Foto: Antara).

Nukilan.id – Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesi (Apkasindo) bakal menggelar aksi demontrasi terkait larangan ekspor minyak goreng dan CPO di Istana Negara, Jakarta pada hari ini, Selasa (17/5/2022).

Selain digelar di Istana Negara, Ketua Umum DPP Apkasindo Gulat ME Manurung menyatakan Aksi Keprihatinan Petani Sawit Indonesia juga bakal digelar serentak di 22 provinsi dan 146 kabupaten/kota.

Dalam aksi yang digelar hari ini, para petani sawit membawa 5 tuntutan kepada Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tuntutan pertama adalah, Apkasindo meminta Presiden Jokowi untuk melindungi 16 juta petani sawit yang terdampak penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit sebesar 70 persen di 22 provinsi produsen sawit.

Gulat mengatakan, larangan ekspor minyak goreng dan CPO telah berdampak langsung kepada anjloknya harga TBS kelapa sawit di seluruh Indonesia, terkhusus sentra perkebunan kelapa sawit. Oleh karena itu, Apkasindo mendesak pemerintah untuk mengkaji ulang larangan ekspor sawit dan minyak goreng.

“Kami meminta Presiden untuk meninjau ulang kebijakan larangan ekspor sawit dan produk minyak goreng sawit (MGS) serta bahan bakunya karena dampaknya langsung ke harga TBS sawit,” kata Gulat dalam keterangannya, Senin (15/5/2022).

Gulat mengatakan saat ini dari 1.118 pabrik sawit se-Indonesia paling tidak 25 persen telah menghentikan pembelian TBS sawit petani. Ini terjadi setelah harga TBS petani sudah anjlok 40-70 persen dari harga penetapan Disbun dan ini terjadi secara merata sejak larangan ekspor 28 April lalu.

“Kami berpacu dengan waktu karena sudah rugi 11,7 triliun rupiah sampai akhir April lalu, termasuk hilangnya potensi pendapatan negara melalui Bea Keluar, terkhusus Pungutan Ekspor dimana sejak Februari sampai April sudah hilang Rp3,5 Triliun per bulannya,” katanya.

Menurut dia, semua permasalahan ini terjadi sejak adanya gangguan pasokan Minyak Goreng Sawit (MGS) domestik dan harga MGS curah yang tergolong mahal, padahal sudah disubsidi. Sehingga Presiden Jokowi mengambil kebijakan melarang ekspor CPO dan Bahan Baku MGS.

Oleh karena itu Apkasindo meminta Presiden tidak hanya mensubsidi MGS curah, tapi juga MGS Kemasan Sederhana (MGS Gotong Royong). Untuk menjaga jangan sampai gagal, pihaknya meminta memperkokoh jaringan distribusi minyak goreng sawit terkhusus yang bersubsidi dengan melibatkan aparat TNI-Polri.

“Kami yakin pasti klir kalau TNI-POLRI sudah dilibatkan. Contohnya saja program vaksin sukses dan cegah karhutla (kebakaran hutan dan lahan), hasilnya asap langsung hilang sejak 2015 sampai sekarang,” ujarnya.

Apkasindo juga meminta pemerintah segera membuat regulasi yang mempertegas PKS dan Pabrik MGS harus 30 persen dikelola oleh Koperasi untuk kebutuhan domestik dan ekspor diurus oleh perusahaan besar, sehingga kejadian kelangkaan MGS tidak bersifat musiman atau terus terulang.

Selain itu, lanjut Gulat, pihaknya meminta Presiden Jokowi untuk memerintahkan Menteri Pertanian supaya merevisi Permentan No. 01/2018 tentang Tataniaga TBS (Penetapan Harga TBS), karena harga TBS yang diatur di Permentan 01 tersebut hanya ditujukan kepada petani yang bermitra dengan perusahaan.

Padahal, tambahnya, petani bermitra dengan perusahaan hanya 7 persen dari total luas perkebunan sawit rakyat (6,72 juta ha) sedangkan yang 93 persen yakni petani swadaya terabaikan haknya dalam harga TBS Disbun.

Gulat mengatakan Aksi Keprihatinan Petani Sawit Indonesia pada Selasa, 17 Mei 2022 akan digelar di Kantor Kemenko Perekonomian RI dan Patung Kuda Monas. Selanjutnya, massa akan bergerak ke Istana Presiden untuk bertemu Jokowi dan menyampaikan usulan para petani sawit.

Kegiatan ini akan diikuti lebih 250 peserta yang melibatkan petani sawit anggota Apkasindo dari 22 provinsi dan 146 kabupaten/kota serta anak petani sawit yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Sawit (FORMASI) Indonesia. Aksi keprihatinan ini juga dilakukan serentak di 146 kabupaten/kota DPD Apkasindo dari 22 provinsi. [Bisnis.com]

Sekda Aceh Serahkan SK PPPK 481 Guru

0

Nukilan.id – Sekretaris Daerah Aceh, dr. Taqwallah, menyerahkan surat keputusan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) kepada 481 guru Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Guru Sekolah Luar Biasa (SLB). Mereka berasal dari Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Aceh Jaya, Pidie dan Pidie Jaya.

Hadir dalam kegiatan yang dilangsung di Anjong Mon Mata Pendopo Gubernur Aceh itu, Asisten I dan Asisten III Sekda Aceh, Kepala BKN Regional XIII Aceh, Kepala Dinas pendidikan, Kepala BKA, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh dan para Kepala Cabang Dinas dari masing-masing daerah.

Sekda Aceh berpesan agar para guru yang mendapatkan SK P3K menjadi contoh teladan yang baik bagi siswa. “Bapak dan ibu semua memilih pekerjaan memudahkan orang lain. Kalian semualah yang memberikan lmu yang bermanfaat bagi orang lain,” kata Sekda.

Taqwallah mengatakan hanya dua kunci sukses belajar: ikhlas mengajar dan murid juga ikhlas menerima pelajaran.

Sementara itu, Kadisdik Aceh, Alhudri, berpesan kepada seluruh guru yang sudah lulus PPPK untuk menjadi pendidik yang hebat. Kadisdik menekankan agar pendidik harus mampu menjadi motivator pembangunan kepribadian atau karakter siswa sekaligus menjadi inovator dalam mengembangkan pendidikan.

“Kami berharap kepada yang sudah lulus PPPK ini dapat bekerja lebih baik lagi untuk mencerdaskan generasi bangsa dan dapat menyesuaikan diri dengan teknologi pendidikan atau digitalisasi pendidikan, sehingga pendidikan dapat terus maju dan berkembang,” kata Alhudri.

Alhudri menyebutkan, ada beberapa proses tahapan yang dilalui hingga lulus menjadi PPPK, mulai dari pengumuman seleksi yang menyatakan Pemerintah Aceh mendapatkan kuota 5.218 orang untuk jenjang SMA/SMK/SLB.

“Seleksi kompetensi telah dilakukan dalam dua tahap, saya ucapkan selamat sekali lagi, ingat tanggung jawab besar ada dipundak kalian semua, maka jadilah pendidikan yang hebat,” tegasnya.

Setelah kegiatan di Banda Aceh, Sekda bersama Kadisdik Aceh akan juga turun ke daerah untuk membagikan langsung SK dan SPK kepada guru yang dinyatakan lulus PPPK. []