Beranda blog Halaman 1686

Mengenal Sungai Aare di Swiss, Lokasi Hilangnya Anak Ridwan Kamil

0
Sungai Aare. foto/Istockphoto

Nukilan.id – Sungai Aare di Bern, Swiss, baru-bari ini menjadi sorotan dan perbincangan, usai Emmeril Khan Mumtadz atau Eril, anak dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil hilang di sungai tersebut.

Eril dinyatakan hilang pada Kamis, 26 Mei 2022 saat di sungai tersebut. Hanya Eril, ibu, adik dan temannya yang menetap di Swiss, yang menyambangi Sungai Aare.

Menurut keterangan Elpi Nazmuzzaman, paman dari Eril, saat hendak menepi dan naik ke daratan, pemuda tersebut malah terseret arus.

“Eril berteriak ‘help!’ kemudian keluarga yang ada di pinggir (sungai) segera berlari mencarinya. Teriakan ‘help!’ ini terdengar oleh warga yang ada di pinggir sungai dan kemudian (warga) menelepon polisi,” terang Elpi.

Hingga kini pihak kepolisian setempat masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap Eril, dengan mengerahkan seluruh bantuan.

Sungai Aare Terpanjang di Swiss

Sungai Aare terletak di Kota Bern, yang disebut sebagai salah satu sungai terbaik di Swiss untuk berenang selama musim panas.

Mengutip situs Bern.ch, ribuan pekerja kantoran di Jenewa, Basel, Bern, Zurich dan di tempat lain menghabiskan istirahat makan siang mereka untuk berenang di Sungai Aare lalu kembali untuk bekerja.

Sungai Aare membentang sepanjang 295 km, dan disebut sebagai yang terpanjang di Swiss. Sungai ini mengalir dari Bern, mengalir melewati Brienzersee dan Thunersee, lalu bertemu dengan sungai Rhein di dekat kota Waldshut, Jerman.

Airnya yang jernih dan berwarna kebiruan menjadikan sungai ini digemari oleh para wisatawan. Selain itu, air di sungai Aare memiliki kualitas kebersihan yang sangat baik.

Sungai Aare yang membentang dan melintasi beberapa kota, menyuguhkan pemandangan indah, sehingga menjadi daya tarik bagi para turis.

Mengutip situs Britannica, sungai ini bermuara di Gletser Aare di Pegunungan Alpen Bernese di Kanton Bern, dan melintasi beberapa kota.

Berbagai kegiatan tahunan akan digelar di Sungai Aare, termasuk arung jeram, karena sungai ini terkenal memiliki arus yang cukup deras.

Masyarakat lokal atau turis mancanegara biasanya berenang di musim panas, saat suhu air cukup hangat, dengan mengikuti arus sungai. Ada beberapa rute yang bisa dilalui oleh para pengunjung.

Pada 2017, Sungai Aare masuk dalam daftar UNESCO sebagai kategori warisan budaya tak benda di Swiss. Dilansir dari laman Bern, Sungai Aare memiliki sejarah bagi warga Swiss. Orang di Bern memiliki kecintaan khusus pada sungai ini.

Aare adalah kebanggaan dan pusat kehidupan sehari-hari. Pada Abad Pertengahan, khususnya, ketika kota Bern hanya tersebar di bagian bawah semenanjung, Aare memberikan perlindungan besar dari tentara asing di tiga sisi kota.

Pada 2012, sungai Aare memecahkan rekor dunia, dengan menggelar arung jeram terbesar yang diikuti oleh 1.268 peserta, yang menyeberangi sungai dari Kiesen hingga Eichholz.

Banyak Kasus Tenggelam di Sungai Aare

Kasus hilangnya putra Ridwan Kamil, Eril, bukannlah yang pertama. Menurut data statistik terbaru dari Swiss Life Saving Association menyatakan bahwa 46 orang tenggelam di danau dan sungai pada tahun 2020.

Angka ini jauh turun dari 89 kematian tenggelam yang tercatat pada tahun gelombang panas tahun 2003.

Pemerintah dan pengelola juga selalu memperingatkan turis untuk memperhatikan aspek keselamatan saat berenang di Sungai Aare.

Berikut ini adalah hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan di Sungai Aare, untuk alasan keselamatan, seperti yang dikeluarkan oleh Swiss Lifesaving Society.

1. Anak-anak kecil hanya diperbolehkan mendekat ke air jika diawasi. Anak-anak juga harus selalu berada dalam jangkauan tangan.

2. Jangan pernah mendekati air jika Anda dalam pengaruh minuman alkohol atau obat-obatan. Jangan berenang jika sedang dalam kondisi terlalu kenyang atau perut kosong.

3. Jangan melompat ke air, jika suhu tubuh Anda terlalu panas, tubuh perlu waktu untuk penyesuaian.

4. Jangan menyelam ke area air yang keruh atau tidak diketahui, karena dapat membahayakan keselamatan Anda.

5. Kasur udara dan alat bantu renang tidak boleh digunakan di perairan dalam, karena tidak menawarkan perlindungan apapun.

6. Jangan berenang jarak jauh sendirian, karena perenang handal sekalipun akan mengalami kelelahan.

Sumber: Tirto.id

BI Aceh Bersama TNI AL Gelar Ekspedisi Rupiah di Pulau Terluar

0

Nukilan.id – Salah satu tugas Bank Indonesia (BI) di bidang Sistem Pembayaran yaitu menyediakan uang Rupiah di seluruh wilayah NKRI dalam jumlah yang cukup, dengan jenis pecahan yang sesuai, serta dalam kondisi berkualitas dan layak edar.

Tidak hanya sebagai alat transaksi pembayaran, Rupiah juga berfungsi sebagai identitas dan alat pemersatu bangsa. Pentingnya Rupiah sebagai salah satu simbol kedaulatan bangsa pun ditegaskan dalam UU No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

Mengemban misi menjamin ketersediaan uang Rupiah yang layak edar di wilayah kepulauan Terluar, Terdepan, dan Terpencil (3T) di Provinsi Aceh, Bank Indonesia bekerja sama dengan TNI AL menyelenggarakan “Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Provinsi Aceh”.

Kegiatan Kas Keliling yang dilakukan oleh Bank Indonesia selama 6 hari ke depan terasa spesial karena menggunakan Kapal Perang KRI Teuku Umar – 385.

Tim kas keliling Bank Indonesia membawa modal sebesar Rp3,5 Miliar untuk melayani penukaran kepada masyarakat di 5 (lima) pulau terluar di Provinsi Aceh, yaitu: P. Weh – P. Nasi – P. Banyak – P. Simeulue – P. Breuh.

Provinsi Aceh terpilih menjadi salah satu wilayah pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat, dari total sebanyak 81 pulau di 16 provinsi di Indonesia sepanjang tahun 2022.

Dimulainya kegiatan ini ditandai dengan seremoni Pelepasan Tim Kas Keliling Bank Indonesia dan TNI AL pada hari Senin, 30 Mei 2022 di Lanal Sabang yang dihadiri jajaran Forkopimda.

Dalam sambutannya, Gubernur Aceh yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Bp. Ir. Mawardi, menyampaikan apresiasi kepada BI dan TNI AL atas pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat.

“Ini merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat Aceh yang tinggal di wilayah kepulauan terluar,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Aceh, Achris Sarwani, menegaskan komitmen Bank Indonesia bersama TNI AL dan Pemerintah Provinsi Aceh untuk memastikan uang Rupiah beredar dengan kualitas yang terjaga sehingga mendukung kelancaran aktivitas perekonomian di seluruh wilayah Aceh.

Selain melayani penukaran uang Rupiah, rangkaian kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat juga meliputi sosialisasi/edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ciri keaslian dan cara memperlakukan uang Rupiah.

Selain itu, kata Achris, di setiap pulau yang disinggahi juga akan dilakukan penyaluran bantuan di sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, sosial budaya, dan ekonomi dalam rangka Program Sosial Bank Indonesia.

“Ekspedisi Rupiah Berdaulat menjadi ajang Bela Negara bagi TNI AL dan Bank Indonesia, dimana TNI AL berkepentingan menjaga kedaulatan seluruh wilayah NKRI melalui pertahanan di batas negara dan Bank Indonesia berkepentingan menjaga kedaulatan NKRI melalui pengedaran uang Rupiah,” ungkapnya.

Karena itu, rangkaian kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat diharapkan semakin menegaskan kedaulatan NKRI yang tercermin dari ketersediaan uang Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah, yang dapat menjangkau wilayah kepulauan 3T di Provinsi Aceh. []

Jokowi Akan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Ende

0
Presiden RI Joko Widodo. (Foto: ANTARA FOTO/BPMI/rwa)

Nukilan.id – Presiden Joko Widodo diagendakan mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) besok.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Jokowi akan berangkat dari Jakarta hari ini pukul 13.00 WIB.

“Ya (Jokowi ke Ende untuk pimpin upacara Hari Lahir Pancasila),” kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono melalui pesan singkat, Selasa (31/5).

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memusatkan peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini di Ende, NTT. Daerah itu dipilih karena punya rekam sejarah yang berkaitan dengan kelahiran Pancasila.

Ende menjadi tempat pengasingan Sukarno pada 14 Januari 1934. Bung Karno diasingkan di daerah itu sebelum dipindahkan ke Bengkulu.

Wakil Kepala BPIP Hariyono menyebut Ende sebagai tempat perenungan Sukarno tentang dasar Negara. Di sana, Sukarno menyadari Indonesia bukan hanya Jawa.

“Karena di Ende ini memiliki etnis dan agama yang beragam. Walaupun Bung Karno adalah pejuang dan tokoh dari kalangan Islam, tapi di Ende dia juga berdiskusi dengan tokoh-tokoh agama lain,” ucap Hariyono, dilansir situs resmi BPIP, Sabtu (28/5).

Selain upacara, Peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende akan diwarnai parade kebangsaan, pameran ekonomi kreatif dan UMKM, pentas seni budaya, serta pembekalan penguatan pembinaan ideologi Pancasila.

Jokowi Blusukan di NTT

Heru mengatakan Jokowi akan berada di NTT hingga Kamis (2/6). Usai upacara, Jokowi akan menyambangi Ngada.

Di sana, Jokowi bakal blusukan ke sejumlah pasar. Ia pun akan berkunjung ke hutan bambu.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga akan mampir ke Waingapu. Kunjungan ke Waingapu dilakukan sebelum kembali ke Jakarta.

“Waingapu melihat panen dan tanam sorgum,” tutur Heru. [cnn]

Jokowi Kunjungi Ende NTT Peringati Hari Lahir Pancasila 1 Juni

0
Situs rumah pengasingan Bung Karno di Ende, NTT. (Antara Foto/Kornelis Kaha)

Nukilan.id – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mempersiapkan segala hal untuk pengamanan kunjungan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Ende pada peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni mendatang.

Kapolda NTT Irjen Pol Setyo Budiyanto menekankan kepada jajarannya agar meningkatkan kolaborasi pengamanan dalam persiapan kunjungan Jokowi ke Ende.

“Kita jangan anggap sepele. Semua harus berkolaborasi dalam kegiatan pengamanan, baik Polri, TNI, dan pemerintah daerah,” kata Setyo, Minggu (22/5) seperti dikutip dari Antara.

Sementara itu Kapolres Ende AKBP Andre Librian meminta para anggotanya, termasuk yang memegang kendaraan, agar mempersiapkan diri untuk pengamanan kunjungan Jokowi.

“Saya tekankan ke masing-masing anggota pemegang kendaraan untuk melakukan pengecekan dan bertanggung jawab dengan kendaraan masing-masing secara periodik. Jangan sampai mogok saat pergeseran pasukan,” kata Andre.

Apabila ada kerusakan dengan kendaraan, kata dia, para anggota harus segera memperbaiki kendaraan tersebut sehingga bisa berfungsi normal untuk pengamanan presiden.

Andre juga memerintahkan personel Polres Ende untuk memahami tugas dan tanggung jawab yang diberikan saat pengamanan. Dia memerintahkan para perwira penanggung jawab untuk berkoordinasi dengan anggota agar setiap anggota tahu tugas dan posisi pengamanan.

“Saya harap para perwira bisa mengkoordinir anggota, semua harus satu komando,” katanya.

Tempat Sukarno Gali Dasar Negara

Ende adalah wilayah yang menjadi tempat pengasingan Sukarno setelah diadili tanpa pengadilan oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda pada 1933 silam. Sukarno bersama istrinya kala itu, Inggit Ganarsih, mertua dan dua anak angkatnya menjalani pengasingan di sana selama empat tahun.

Rumah yang ditempati Presiden pertama Ri itu saat diasingkan ke Ende kemudian dijadikan museum.

Mengutip dari laman cagar budaya di situs resmi Kemendikbud, saat pengasingan di Ende, Sukarno menggali pemikiran tentang dasar negara. Buah pemikiran itu kemudian dirumuskan Panitia Sembilan menjadi Pancasila pada tahun 1945.

Dalam arahannya kepada anggota, Kapolda NTT saat inspeksi ke Ende akhir pekan lalu juga meninjau beberapa titik yang akan dikunjungi Jokowi. Beberapa tempat itu adalah Lapangan Pancasila Ende, Taman Renungan Bung Karno, Museum Tenun Ikat Ende, Situs Bung Karno, dan Pasar Mbongawani Ende.

Jokowi juga dijadwalkan menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2022 di Kabupaten Ende. [cnn]

Konflik Lahan, Insiden Penembakan Terjadi di Kebun Sawit

0
Ilustrasi konflik agraria. Foto: Internet

Nukilan.id – Seorang warga diduga mengalami penembakan oleh personil Brimob di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Insiden tersebut terjadi di dalam konsesi perkebunan kelapa sawit PT Arrtu Plantation (Kemuning Estate) yang tengah bersengketa dengan masyarakat.

Berdasarkan informasi yang diterima Betahita, korban bernama Ji’i, warga Desa Segar Wangi, Kecamatan Tumbang Titi, Ketapang. Ji’i mengalami luka di punggung dari peluru hampa.

Kepala Segar Wangi M Thamrin menerangkan insiden tersebut berawal dari klaim lahan seluas 12 hektare antara warga dengan PT Arrtu Estate Kemuning. Konflik tersebut telah lama terjadi dan belum selesai.

Menurut Thamrin, mediasi sering dilakukan oleh pihak desa maupun kecamatan. Namun, tidak berbuah kesepakatan.

Thamrin mengatakan, perusahaan juga menolak menunjukkan dokumen hak kecuali di pengadilan. Selain itu, kedua belah pihak tidak membuat surat pernyataan agar tidak melakukan aktivitas di atas lahan sengketa.

“Lahan 12 hektare sudah ditanami sawit. Jadi warga dan perusahaan merasa paling berhak melakukan panen,” ujar Thamrin dikutip Kompas.com, Minggu, 29 Mei 2022.

Kabid Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, peristiwa terjadi pada Sabtu, 28 Mei 2022, pukul 12.00 WIB. Menurut dia, sebanyak 17 orang personel pelayanan dan keamanan (yankam) PT Arrtu Plantation ditugaskan ke lahan blok K/L, Kemuning Estate.

Lokasi tersebut menjadi objek sengketa atau saling klaim antara warga bernama Suharjo dan perusahaan. Pada saat insiden, Suharjo bersama sejumlah warga tengah panen buah sawit.

Menurut Jansen, personel yankam telah mengimbau warga agar tidak melakukan pemanenan dan meminta Suharjo menyerahkan diri. “Imbauan tak diindahkan, sehingga dilakukan penangkapan,” kata Jansen.

Jansen mengklaim penangkapan dilakukan secara persuasif namun tidak berhasil. Ji’i, yang menjadi korban, disebut mengeluarkan parang dan mengejar anggota Brimob bernama Bripka Sajad Parlindungan Siahaan dan Bharatu Hadianto.

“Anggota sudah mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, tetapi pelaku tidak mengindahkannya, sehingga dilakukan tembakan ke arah warga dan mengenai bagian punggung (korban),” jelas Jansen. [Betahita]

Perlu Adanya Sentuhan, HPP-SHaF Minta Gubernur Aceh Perhatikan Daerah Perbatasan Subulussalam

0
Ketua HPP-SHaF Masran Bancin

Nukilan.id – Himpunan Pelajar Perantauan Syekh Hamzah Fansuri (HPP-SHaF) Sebulussalam, meminta Gubernur Aceh Nova Iriansyah agar memperhatikan daerah perbatasan Desa Lae Ikan Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam berbatasan dengan Sumatera Utara, karena daerah ini sangat memprihatinkan.

“Sangat perlu adanya sentuhan dari pemerintah Aceh, karena daerah tersebut sangat terpencil dan tertinggal,” kata Ketua HPP-SHaF Masran Bancin dalam keterangan tertulis kepada Nukilan.id Senin, (30/5/2022).

Menurutnya, masyarakat yang tinggal didaerah ini, sangat rawan terkena longsor, karena rata-rata rumah masyarakat di daerah Lae ikan di tepi tebing atau jurang. Kapan saja bisa terjadi longsor dan bencana alam apalagi daerah Subulussalam merupakan daerah yang sering di landa hujan yang lebat.

“Kami menganggap sangat butuh perhatian serius dari pemerintah Aceh, agar segera mencari kan solusi bagi masyarakat Lae ikan,” ucap Masran.

Selanjutnya, terkait dengan fasilitas masyarakat dan pemuda di desa ini, sama sekali tidak ada fasilitas yang bisa menjadi menunjang keterampilan dan bakat bagi masyarakat untuk dikembangkan.

Seperti fasilitas olahraga untuk pemuda, penunjang ekonomi bagi masyarakat setempat, dan hal ini bisa menimbulkan kegiatan negatif  yang dilakukan oleh pemuda di sekitaran desa ini.

Dengan harapan, agar bapak gubernur Aceh Nova Iriansyah segera melihat dan mendengarkan keluh kesah masyarakat perbatasan terkhusus Lae ikan SebulussalamSebulussalam,” tuturnya.[]

Waketum IMPAS Jakarta Dukung TNI/Polri Jadi Pj Gubernur Aceh

0

Nukilan.id – Wakil Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Pascasarjana Aceh – Jakarta (IMPAS), Muhammad Jailani mendukung penuh siapapun yang akan menduduki jabatan Penjabat (Pj) Kepala Daerah di Aceh, termasuk dari unsur TNI/Polri karena tidak melanggar Undang-Undang manapun.

Hal ini sudah sesuai dengan amanah UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Ketentuan ini tertuang di Pasal 20 yang berbunyi : (1) Jabatan ASN diisi dari Pegawai ASN, (2) Jabatan ASN tertentu dapat diisi dari: a. prajurit Tentara Nasional Indonesia; dan b. anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. (3) Pengisian Jabatan ASN tertentu yang berasal dari prajurit Tentara Nasional Indonesia dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaksanakan pada Instansi Pusat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang Tentara Nasional Indonesia dan Undang-Undang tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Sebagaimana juga yang kita ketahui bersama bahwa selain Gubernur ada 20 Bupati/Walikota di provinsi Aceh yang habis masa jabatannya sejak 7 juli mendatang, dan hal ini tentu Pemerintah pusat melalui Kementerian dalam Negeri akan menunjuk Plt bagi Gubernur dan Bupati/Walikota,” jelas Jailani kepada Nukilan, Senin (30/5/2022).

Dirinya sangat sepakat apabila ada unsur TNI/Polri yang juga turut mengisi posisi Pj di Provinsi Aceh, dikarenakan masyarakat membutuhkan figur yang kuat dan solutif untuk menyukseskan banyak agenda agenda besar di Aceh.

“Contohnya Pemilu serentak 2024 mendatang, tentu hal ini akan dapat memperluas citra Aceh yang damai dan juga bisa menjadi legacy kepada publik luas sehingga mengundang banyak investor mancanegara guna pertumbuhan ekonomi di Aceh yang lebih baik dimasa mendatang,” ujar Jailani.

Menurutnya, dipimpin oleh seorang Pj dari unsur TNI/Polri bukanlah hal yang pertama dan atau tidak pernah sebelum sebelumnya, sebagaimana juga diketahui bahwa Provinsi Aceh juga pernah dipimpin dari unsur TNI/Polri, seperti Mayor Jenderal Soedarmo yang memimpin Aceh sejak 27 Oktober 2016. Dia menggantikan Gubernur definitif Aceh saat itu, Zaini Abdullah, yang mengikuti Pilkada 2017.

Mayjend Soedarmo sendiri merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat dengan jabatan terakhir sebelum menjadi Pj Gubernur Aceh sebagai staf ahli bidang ideologi dan politik Badan Intelijen Negara (BIN).

“Karena itu, siapapun yang akan menjadi Pj Gubernur dan Bupati/Walikota di Aceh harus kita dukung demi terselenggaranya pemerintahan yang baik dan juga kami atasnama mahasiswa asal Aceh di Jakarta akan siap bermitra dalam gagasan dan program program yang akan mendukung  Aceh yang berkemajuan di masa masa yang akan datang,” pungkas Jailani.

Reporter: Hadiansyah

Ketua Lemkaspa: Terkait Sosok Pj Gubernur Aceh tidak Perlu Diperdebatkan

0
Ketua Lemkaspa Aceh, Samsul

Nukilan.id – Menjelang akhir jabatan Nova Iriansyah sebagai Gubernur Aceh pada 5 Juli mendatang, sosok PJ yang menduduki kursi nomor 1 di Provinsi Aceh kian gencar dibicarankan kalangan publik. Sebagian pihak ada yang menginginkan sosok Pj Gubernur Aceh dijabat oleh kalangan sipil, namun tidak sedikit pula kalangan yang menghendaki kalau Pj Gebernur Aceh kedepan diduduki kalangan militer.

Latar belakang sosok yang menjabat sebagai Pj kedepan bukan suatu persoalan yang harus diperdebatkan, justru yang menjadi persoalan adalah ketidakmampuan Pj kedepan dalam menyikapai persoalan-persoalan yang didera Aceh saat ini.

Hal tersebut disampaikan oleh  Ketua Lemkaspa Samsul, menanggapi munculnya beberapa statetmen yang menimbulkan keresahan dikalangan masyarakat Aceh, pada Senin, (30/05/2022).

Menurutnya, kalangan Sipil maupun Militer bukan sesuatu yang harus diperdebatkan. “Selama dia mampu membangun Aceh kearah yang lebih baik kenapa harus diperdebatkan, selama ini harapan masyarakat Aceh kedepan, sosok Pj Gubernur Aceh harus memiliki gagasan dalam menyelesaikan persoalan klasik di Aceh,” kata Samsul.

Samsul juga menerangkan, apabila ada pihak yang mengkaitkan kalangan militer dengan trauma masa lalu, ini sesuatu yang mustahil dan tidak memiliki relevansi dengan kondisi Aceh hari ini. Aceh saat sudah memasuki masa perdamaian yang harus dirawat dengan mengisi pembangunan dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aceh.

“Kondisi Aceh pasca damai sudah cukup kondusif, dalam hal ini pasti semua pihak tetap mempertahan kondisi Aceh yang damai dan masyarakat dapat menjalankan aktifitas, walaupun Pj itu diduduki kalangan militer,” kata Samsul.

Lebih lanjut tambah ketua Lemkaspa, persoalan hari ini Aceh justru berbanding terbalik dengan apa yang dikuawatirkan oleh masyarakat Aceh. Kondisi Aceh hari diselimuti dengan persoalan-persoalan yang tak kunjung selesai, contohnya kemiskinan, lapangan, kerja, dan kondisi moral masyarakat yang kian terpuruk.

Maka kedepan sosok Pj yang ideal dalam menangani hal tersebut harus memiliki kemampuan dalam hal mengatasi kemiskinan, minimal posisi Aceh tidak lagi berada dalam kategori termiskin di Pulau Sumatera, saya rasa persoalan tersebut yang perlu dipertimbangan untuk semua kalangan. Bukan mempersoalan latar belakang Pj Gubernur Aceh kedepan, demikian kata Samsul.[]

Dinyatakan Tidak Bersalah, PMI Banda Aceh Ucapkan Terima Kasih ke Jusuf Kalla dan Gubernur Aceh

0
Ketua PMI Kota Banda Aceh, Dedi Sumardi (kanan) didampingi Pengurus Bidang Diklat dan Infokom, Khairul Halim (kiri) saat melakukan konferensi pers di Markas PMI. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh menyampaikan terima kasih kepada PMI Pusat yang telah melakukan audit pelayanan di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Banda Aceh.

Hal itu disampaikan Ketua PMI Kota Banda Aceh Dedi Sumardi melalui Pengurus Bidang Diklat dan Infokom, Khairul Halim kepada media, Senin (30/5/2022).

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Aceh yang sudah cepat merespon isu indikasi jual darah di PMI Kota Banda Aceh, sehingga PMI Pusat bergerak cepat melakukan audit sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas lembaga.

“Hasil audit dari PMI Pusat sangat berarti bagi kami, karena menunjukkan PMI Kota Banda Aceh tidak melakukan kesalahan dan telah melakukan alih distribusi darah dengan taat prosedur,” ujar Halim.

Saat ini, lanjut Halim, Pengurus PMI Kota Banda Aceh sedang menunggu hasil audit dari pihak kepolisian terkait isu jual-beli darah ke UDD PMI Kabupaten Tangerang.

Ia berharap penyelidikan dari pihak kepolisian segera selesai dan mendapatkan hasil yang baik, agar integritas serta nama baik PMI khusunya PMI Kota Banda Aceh kembali pulih di mata masyarakat.

Selain itu, Halim juga berterima kasih kepada Pemerintah Aceh yang telah menginisiasi gerakan ASN berdonor dan selama ini sudah percaya dengan PMI Kota Banda Aceh sebagai mitra.

“Kami juga berharap ASN bisa kembali donor di PMI Kota Banda Aceh karena hasil audit dari PMI Pusat menunjukkan bahwa PMI Kota Banda Aceh tidak terbukti melakukan kesalahan terkait alih distribusi darah,” pungkasnya.

Halim juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap rutin berdonor darah di PMI Kota Banda Aceh agar bisa membantu pasien di rumah sakit yang sedang membutuhkan darah. Selain itu, ia berharap agar pihak yang tidak paham tentang distribusi darah berhenti menyebarkan informasi yang tidak benar terhadap PMI Kota Banda Aceh.

Seperti diketahui, Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla telah mengirimkan surat balasan yang ditujukan kepada Gubernur Provinsi Aceh Nova Iriansyah, nomor 269/UDD/V/2022, perihal Audit UDD PMI Kota Banda Aceh pada Jumat, 27 Mei 2022.

Dalam surat itu, Jusuf Kalla menyampaikan beberapa hal terkait indikasi jual-beli darah oleh UDD PMI Kota Banda Aceh ke UDD PMI Kabupaten Tangerang. Karena sebelumnya Gubernur Aceh telah mengirimkan surat ke PMI Pusat agar dilakukan audit terhadap PMI Kota Banda Aceh.

“Kami telah menugaskan staf untuk melakukan audit terhadap pelayanan di UDD PMI Kota Banda Aceh dan UDD PMI Kabupaten Tangerang, yang dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan penyimpangan alih distribusi darah antara UDD PMI Kota Banda Aceh dan UDD PMI Kabupaten Tangerang sebagaimana pemberitaan media,” tulis Jusuf Kalla dalam surat tersebut.

Selain itu, Jusuf Kalla menjelaskan bahwa, ada masa kelayakan darah untuk dapat digunakan pasien, di mana setelah masa itu lewat atau kadaluarsa, maka darah tidak dapat digunakan lagi. Karena itu PMI menerapkan kebijakan apabila ada kelebihan stok darah di suatu UDD PMI dapat dikirim ke UDD PMI lain yang membutuhkan.

“Kami menyampaikan terima kasih atas masukan Bapak Gubernur, untuk terus melakukan perbaikan dalam pengelolaan UDD dan kegiatan PMI secara keseluruhan. Kami berharap Pemerintah Aceh dapat mengaktifkan kembali kegiatan donor darah di UDD PMI Kota Banda Aceh,” pungkas Jusuf Kalla. []

Terbukti Tidak Bersalah, Jusuf Kalla Harap Pemerintah Aceh Kembali Gelar Donor Darah ASN di PMI

1
Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla. (Foto: Okezone)

Nukilan.id – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, Jusuf Kalla (JK) berharap Pemerintah Aceh kembali mengaktifkan kegiatan donor darah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Banda Aceh.

Hal itu disampaikan Jusuf Kalla melalui surat nomor 269/UDD/V/2022, perihal Audit UDD PMI Kota Banda Aceh yang ditujukan kepada Gubernur Provinsi Aceh Nova Iriansyah pada Jumat, 27 Mei 2022.

Dalam surat itu, Jusuf Kalla menyampaikan beberapa hal terkait indikasi jual-beli darah oleh UDD PMI Kota Banda Aceh ke UDD PMI Kabupaten Tangerang. Karena sebelumnya Gubernur Aceh telah mengirimkan surat ke PMI Pusat agar dilakukan audit terhadap PMI Kota Banda Aceh.

“Kami telah menugaskan staf untuk melakukan audit terhadap pelayanan di UDD PMI Kota Banda Aceh dan UDD PMI Kabupaten Tangerang, yang dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan penyimpangan alih distribusi darah antara UDD PMI Kota Banda Aceh dan UDD PMI Kabupaten Tangerang sebagaimana pemberitaan media,” tulis Jusuf Kalla dalam surat tersebut.

Selain itu, Jusuf Kalla menjelaskan bahwa, ada masa kelayakan darah untuk dapat digunakan pasien, di mana setelah masa itu lewat atau kadaluarsa, maka darah tidak dapat digunakan lagi. Karena itu PMI menerapkan kebijakan apabila ada kelebihan stok darah di suatu UDD PMI dapat dikirim ke UDD PMI lain yang membutuhkan.

Jusuf Kallah menyampaikan terima kasih atas masukan Bapak Gubernur Aceh, untuk terus melakukan perbaikan dalam pengelolaan UDD dan kegiatan PMI secara keseluruhan.

“Kami berharap Pemerintah Aceh dapat mengaktifkan kembali kegiatan donor darah di UDD PMI Kota Banda Aceh,” pinta Jusuf Kalla.

Sementara itu, Tim Audit UDD Pusat PMI, dr. Nova Hippy, M. Biomed menjelaskan, sebenarnya hasil audit UDD Pusat pada beberapa bulan di awal tahun 2021, terdapat kesenjangan antara jumlah permintaan darah dan jumlah kantong darah yang dapat disediakan UDD PMI Kota Banda Aceh, akan tetapi sejak bulan November tahun 2021 dalam pelaksanaan rekrutmen donor darah di UDD PMI Kota Banda Aceh dinyatakan telah sukses, sehingga kesenjangan darah itu dapat ditutup.

“Hal ini dapat menjadi contoh untuk wilayah lain yang masih kekurangan stok darah dengan adanya instruksi Pemda setempat yang mewajibkan donor darah sebagai salah satu syarat untuk memperpanjang kontrak kerja ASN tahun 2022,” tuturnya.

Untuk melihat secara lengkap surat dari Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla dan hasil audit UDD Pusat PMI. KLIK DISINI