Beranda blog Halaman 1685

Satgasres Binmas Cartenz Sampaikan Pesan Kamtibmas di Pasar Pagi Yokatapa Sugapa

0

Nukilan.id – Satgasres Binmas Operasi Damai Cartenz 2022 menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat di Pasar Pagi Yokatapa Sugapa, Intqn Jaya, Papua, Selasa, 31 Mei 2022.

Kegiatan yang dipimpin Ipda Angel Manyor tersebut dilakukan untuk mengetahui situasi dan kondisi pasar pagi Yokatapa Sugapa.

Dalam pesannya, Ipda Angel Manyor menyampaikan, Satgas Binmas merupakan kegiatan terencana dan berkesinambungan dalam rangka membina, mendorong, mengarahkan, dan menggerakkan masyarakat agar menjadi paham dan taat kepada peraturan perundang-undangan serta norma-norma sosial.

Baca juga: Satgas Cartenz Ajak Tokoh Masyarakat Suku Yali Hubla Jaga Kamtibmas

Selain itu, sambung Angel, masyarakat juga dapat berperan aktif dalam menciptakan, memelihara, serta meningkatkan ketertiban dan keamanan swakarsa yang dapat berperan sebagaimana ketentuan yang ada.

Kamtibmas sendiri, jelas dia, suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan dalam rangka tercapainnya satu tujuan yang ditandai oleh terjaminnya keamanan, ketertiban, dan tegaknya hukum, serta terbinanya ketentraman.

Karena itu, Angel mengajak masyarakat, khususnya pedagang di pasar pagi Yokatapa Sugapa sebagai mitra untuk sama-sama mendukung agar terciptanya kamtibmas yang kondusif.

“Dukungan tersebut di antaranya adalah dengan memberikan informasi kondisi kamtibmas yang terjadi di wilayahnya kepada aparat penegak hukum, aktifkan kembali siskamling, mengaktifkan kembali gerakan sadar hukum di masyarakat, meningkatkan kerja sama dan komunikasi antara masyarakat dengan TNI/ Polri di tingkat desa sebagai antisipasi gangguan kamtibmas sekaligus mencari solusinya,” katanya. []

Satgas Cartenz Ajak Tokoh Masyarakat Suku Yali Hubla Jaga Kamtibmas

0

Nukilan.id – Tim satgasres Binmas Operasi Damai Cartenz 2022 mengajak tokoh masyarakat suku Yali Hubla ikut serta dalam memelihara kamtibmas.

Hal tersebut disampaikan Katim Satgasres Binmas Ops Damai Cartenz Iptu Joni Linggi saat mengunjungi salah satu Tokoh Suku Yali Hubla, Ebenius Amohoso di Perumahan Pemda Lama, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Selasa, 31 Mei 2022.

Dalam kesempatan itu, Joni menyampaikan, Satgas Binmas merupakan kegiatan terencana dan berkesinambungan dalam rangka membina, mendorong, mengarahkan, dan menggerakkan masyarakat agar menjadi paham dan taat kepada peraturan perundang-undangan serta norma-norma sosial.

Selain itu, sambung Joni, masyarakat juga dapat berperan aktif dalam menciptakan, memelihara, serta meningkatkan ketertiban dan keamanan swakarsa yang dapat berperan sebagaimana ketentuan yang ada.

Kamtibmas sendiri, jelas dia, suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan dalam rangka tercapainnya satu tujuan yang ditandai oleh terjaminnya keamanan, ketertiban, dan tegaknya hukum, serta terbinanya ketentraman.

Karena itu, Joni mengajak tokoh Suku Yali Hubla sebagai mitra untuk sama-sama mendukung agar terciptanya kqmtibmas yang kondusif.

“Ada beberapa hal yang perlu dukungan masyarakat agar terwujud kamtibmas yang kondusif, di antaranya adalah dengan memberikan informasi kondisi kamtibmas yang terjadi di wilayahnya kepada aparat penegak hukum, aktifkan kembali siskamling, mengaktifkan kembali gerakan sadar hukum di masyarakat, meningkatkan kerja sama dan komunikasi antara masyarakat dengan aparat TNI/ Polri di tingkat desa sebagai antisipasi gangguan kamtibmas sekaligus mencari solusinya,” kata Joni. []

Rektor Lantik Pengurus Dema, Sema, UKK dan UKM UIN Ar-Raniry

0

Nukilan.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menggelar acara pelantikan serentak pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema), Senat Mahasiswa (Sema), Unit Kegiatan Khusus (UKK), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) periode 2022-2023.

Kegiatan yang bertajuk “Bergerak Bersama Dalam Satu Komitmen Untuk Melanjutkan Estafet Kepemimpinan Yang Berintegritas” ini berlangsung di gedung Auditorium Ali Hasymi UIN Ar-Raniry, Selasa (31/5/2022).

Para pengurus tersebut dilantik langsung oleh Rektor Prof. Dr. H. Warul Walidin AK, M.A, dan Wakil Rektor 3 Prof. Dr. Saifullah Idris, M.A, bidang kemahasiswaan dan kerjasama.

“Di UIN Ar-Raniry sudah banyak sekali perkembangan-perkembangan yang di capai, salah satunya sudah ada 19 prodi yang terakreditasi A, dan ada satu prodi yaitu Pendidikan Bahasa Arab yang ter akreditasi A unggul,” kata Rektor dalam keterangannya kepada Nukilan.

Rektor juga menyebutkan ada satu jurnal dari UIN Ar-Raniry yaitu jurnal Samarah yang pertama di Asia Tenggara di bidang Hukum, beliau menyebutkan ini adalah sebuah pencapaian yang luar biasa yang di raih oleh UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa UIN Ar-Raniry, Mahmuddin dalam sambutannya menyampaikan ada beberapa kendala yang sedang Aceh alami pada saat ini, yaitu masalah pendidikan di Aceh.

“Pendidikan di Aceh hari ini mengalami kemunduran atas dasar pemikiran mahasiswa yang menyepelekan sebuah ilmu tersebut dan seharusnya kampus bisa memberikan kebebasan berfikir bagi mahasiswa karena kampus merupakan manivestasi laboratorium peradaban fikiran,” ujarnya.

Seperti diketahui, kata Mahmuddin, para pendahulu kita berjuang mati-matian merebut daerah kemerdekaan dari tangan penjajah, tapi nyatanya sekarang ada 4 pulau di Aceh yang dicaplok oleh provinsi tetangga, ini disebabkan oleh lengahnya pemerintahan Aceh dan kurangnya keterbukaan di dalamnya.

Karena itu, DEMA UIN Ar-Raniry siap sebagai garda terdepan dalam mengawal pemerintahan di Aceh khususnya. Apabila pemerintah mengeluarkan kebijakan yang menguntungkan rakyat maka DEMA UIN Ar-Raniry siap menjadi pembela terdepan.

“Dan apabila pemerintah mengeluarkan kebijakan yang merugikan rakyat Aceh, maka DEMA UIN Ar-Raniry siap berdiri terdepan untuk melawan. Karena UIN Ar-raniry merupakan Jantong Hate Rakyat Aceh,” tegasnya.

Pada acara pelantikan itu turut hadir  perwakilan Gubernur Aceh, Wakil Walikota Banda Aceh, perwakilan dari Kapolda Aceh, perwakilan dari DPR Aceh, perwakilan dari Dinas Syariat Islam Aceh, dan para Dekan dan Wakil Dekan se-lingkungan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Reporter: Hadiansyah

Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Arsip Negara, 15 Personil Polres Aceh Jaya Terima Penghargaan 

0

Nukilan.id – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Aceh Jaya AKBP Yudi Wiyono memberikan apresiasi kepada 15 personelnya yang berhasil ungkap kasus tindak pidana pencurian arsip negara, Selasa, 31 Mei 2022.

Apresiasi itu diberikan sebagai bentuk penghargaan dari pimpinan atas prestasi, dedikasi, serta loyalitas personel di lingkungan Polres Aceh Jaya.

Yudi Wiyono mengatakan, apresiasi atas keberhasilan personel merupakan hal penting sebagai motivasi agar mereka dapat meningkatkan kinerja ke depan.

Adapun nama-nama personel yang mendapat reward/penghargaan adalah Ipda Rahmad, Ipda Sentosa, Aiptu Hengky Zulkarnaen, Aiptu M. Amin, Aipda Rudy Syahputra, Aipda Said Herman, Bripka Charul Laily, S.E, Bripka Haris Permadi, Brigadir Azmi Apribayu, Brigadir Rahmad Dani, Briptu Ryan Nuansyah, Briptu Eggy Juanda, Briptu Muhammad Rizky Ferdian Pohan, dan Bripda M. Ilham Ibda.

Yudi berharap, personel tersebut dapat terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja serta prestasinya.

“Seluruh personel Polres Aceh Jaya lainnya juga harus terus meningkatkan kinerja dan mengukir prestasi demi kemajuan Institusi khususnya Polres Aceh Jaya yang kita banggakan ini,” ujarnya. []

AMPES Nilai Bimtek Kades di Sumut Ajang Buang Uang Rakyat

0

Nukilan.id – Aliansi Mahasiswa Pemuda Kota Subulussalam (AMPES) menilai Kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) Kepala Desa se Kota Sebulussalam ke Sumatera Utara, itu ajang buang duit rakyat.

Dan kegiatan tersebut akan dilaksanakan dalam Minggu ini, dengan memberangkatkan seluruh Kepala Desa Ke Sumut,” kata pengurus AMPES Irwandi, dalam keternaganya ke Nukilan.id Selasa, (31/5/2022).

“Itu hanya buang-buang uang rakyat saja dengan menggunakan anggaran dana desa semata,” ucapnya.

Untuk itu, AMPES mendesak Walikota Subulussalam, segera turun tangan dalam kegiatan Bimtek di Sumatra Utara tersebut.

“Kalau hanya sekedar Bimtek, ngapain mesti keluar daerah, apa salahnya kita undang Pemateri Kota Subulussalam, sehingga tidak mengeluarkan banyak uang dan diselenggarakan di daerah sendiri” kata Irwandi.

Irwandi mengatakan, kabar yang beredar anggaran per desa untuk kegiatan tersebut mencapai 20 Juta lebih per desa kemudian kita tak tahu instansi mana yang menjadi penanggung jawab dalam kegiatan tersebut.

“Kita menduga ada kegiatan ‘jahat’ yang akan dilakukan seorang oknum yang tidak bertanggung jawab dengan kedok bimtek, ini di jadikan sebagai ajang untuk memperkaya diri dan buang duit rakyat,” sebutnya.

Sebagai mana kita ketahui kepala desa se kota Subulussalam, sebelumnya sudah juga melakukan bimtek di tempat yang sama (Medan) namun tidak menghasilkan apa-apa bahkan bermasalah,” ungkapnya.

Menurutnya, beberapa kepala desa sudah pernah di panggil pihak Kejari Subulussalam terkait dana bimtek sebelum ini.

Jika Bimtek sebelumnya bermasalah, kenapa harus dilanjutkan. Dan ini akan menimbulkan masalah barubaru,” Pungkasnya.

Kita berharap, Kejari Subulussalam agar segera mengaudit kegiatan bimtek ini sampai dengan selesai,” pintanya.

Oleh karena itu, kata Irwandi, tentunya Kejari Subulussalam harus menunjukkan kinerjanya. Jika Kejari diam saja dan tidak memperhatikan kasus bimtek ini, kami menganggap ada persengkokolan besar di dalam pengelolaan bimtek dan harus di tindak di tingkat yang lebih tinggi,” tuturnya.

Kemenag Aceh Besar Gelar Sertijab dan Peusijuk Jamaah Haji

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Keluarga Besar Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Besar menggelar serah terima jabatan (Sertijab) dan peusijuk jamaah haji asal Aceh Besar, di Aula Madrasah Terpadu Tungkop, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Selasa, 31 Mei 2022.

Kasubbag Tata Usaha (TU) Kemenag Aceh Besar, H Khalid Wardana MSi berterima kasih pada H Abrar Zym SAg MAg, yang selama ini telah melaksanakan pengabdian terbaik, dan membangun kebersamaan di instansi ini. Walaupun jadwal padat, tapi ia masih perhatian terhadap kinerja ASN.

“Terima kasih dedikasinya. Kami akan selalu mengenang bapak,” sebut Khalid Wardana dalam laporannya sebagai ketua panitia.

Ia berharap, meskipun sudah bertugas di ibu kota Provinsi Aceh, jangan lupakan kami di pinggiran kota, yaitu Aceh Besar.

Khalid Wardana meyakini, Abrar Zym nantinya pasti mampu membangun kemitraan terbaik antara Kemenag Kota Banda Aceh dengan Kemenag Aceh Besar.

Menurutnya, Abrar Zym bukan tokoh level kabupaten, tapi lebih dari itu, aktif di kancah provinsi, bahkan tingkat nasional.

Kasubbag TU meminta Satuan Kerja (Satker) Kemenag Aceh Besar bersatu dan solid memajukan instansi agama tersebut.

Kepada H Salman Arifin SAg MAg, Khalid Wardana mengucapkan selamat datang dan bertugas di Aceh Besar.

“Seleum teuma di Aceh Rayeuk,” ucapnya.

Semoga Kemenag Aceh Besar makin besar dan berkembang, dengan dukungan potensi ASN yang luar biasa.

“Kami yakin, dengan banyaknya pengalaman Pak Salman, tentu mampu memajukan Kemenag ini,” jelasnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Banda Aceh, H Abar Zym SAg MAg mengatakan baginya kerja adalah ibadah, apalagi sudah digaji pemerintah, tentu harus amanah menjalankan tanggung jawab.

“Tidak ada alasan tidak berbuat baik untuk negara,” sebut Abrar Zym, yang juga pernah menjabat kepala Kemenag Aceh Besar.

Selama kepemimpinan Abrar Zym, banyak ASN Kemenag Aceh Besar yang menoreh prestasi, namun yang naik panggungg adalah kepala Kemenag.

“ASN kita banyak yang hebat dan berprestasi, tapi yang disebut dan dipanggil ke atas untuk menerima hadiah adalah saya,” jelasnya.

Ia mengaku bahagia atas kinerja ASN Kemenag Aceh Besar selama ini. Pertahankan yang ada dan raih prestasi yang lebih baik.

Sementara itu, Kakankemenag Aceh Besar, H Salman Arifin SAg MAg mengatakan Aceh Besar wilayahnya sangat besar, maka sangat dibutuhkan hubungan silaturahmi internal instansi dalam bekerja.

“Mari saling dukung, demi kemajuan Kemenag Aceh Besar,” ajak Salman Arifin, yang sebelumnya menjabat Kakankemang Kabupaten Aceh Timur.

Ia berharap silaturahmi yang telah dirangkai dan dibangun H Abrar Zym dapat berjalanan hingga masa kepemimpinannya.

“Jika saya mampu, akan saya perbaiki. Jika tidak mampu, saya akan pertahankan yang telah dilakukan Abrar Zym selama ini,” tegas Salman Arifin.

Kepada ASN Kemenag Aceh Timur, ucap Salman, terima kasih yang meluangkan waktu dan tenaga untuk mengantarnya ke Aceh Besar.

“Ini menjadi motivasi awal bagi saya untuk berkerja di Aceh Besar,” ungkap Salman.

Kepada panitia, tegas Salman, penyambutan ini suatu kemulian. Ketika sudah dimuliakan, maka harus mampu bersikap sebagaiamana telah dimuliakan, karena ini beban moral yang wajib dijaga.

Kegitan sertijab dihadiri kepala madrasah, penghulu, penyuluh, dan ASN lainnya. Hadir juga Ketua Majelis Adat (MAA) Aceh Besar, dan tokoh yang pernah memimpin Kemenag Aceh Besar, Tgk Silahuddin.

Pemerintah Aceh Berbagi Pengalaman Penerapan SIGAP di Lombok

0

Nukilan.id – Pemerintah Aceh bersama KOMPAK melakukan kunjungan berbagi pengalaman penerapan Sistem Informasi Desa/Gampong di Kabupaten Lombok Timur dan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Minggu (15/5/2022).

Dalam Kunjungan Selama 5 (lima) hari di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTB), Pemerintah Aceh Memperkenalkan Aplikasi Sistem Informasi Gampong (SIGAP) Yang Dari Tahun 2018 Sampai Dengan Saat ini Masih Berjalan.

Dalam pemaparan. Pemerintah Aceh yang di wakili oleh Drs. Wardana, M. Si, menyampaikan bahwa Aplikasi SIGAP di back up penuh oleh Pemerintah Aceh baik secara penganggaran sampai dengan keamanan/kerahasian data pada Aplikasi SIGAP.

“Aplikasi ini di berikan secara cuma-cuma bagi Pemerintah Gampong di Aceh, dengan harapan Pemerintah Gampong secara 100% dapat mengetahui secara pasti di beberapa kondisi baik ekonomi dan sosial, sehingga Pemerintah Gampong dapat melakukan langkah secara cepat untuk mengantipasi kondisi tersebut terutama pada saat rencana penetapan anggaran pendapatan belanja Gampong.” tambah Wardana.

Penerapan Aplikasi SIGAP di Pemerintah Aceh sangat di apresiasi oleh Kepala Bappeda NTB dan Sekda Kabupaten Lombok Timur, dan berharap Aplikasi SIGAP dapat di implementasikan di NTB.

Sementara Pemerintah Aceh juga belajar banyak kepada Pemerintah NTB terkait menciptakan masyarakat yang sadar akan pentingnya data bagi perencanaan pembangunan baik di Desa maupun Daerah, sehingga Aplikasi SIGAP sangat bermanfaat untuk menetukan arah kebijakan pembangunan Desa. []

BNPT Fokus Libatkan Organisasi Sosial Cegah Pengaruh Terorisme

0
Subdit Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Kolonel Rahmad Suhendro. (Foto: Ist.)

Nukilan.id – Subdit Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Kolonel Rahmad Suhendro menyampaikan tidak ada alasan tunggal yang melatarbelakangi seseorang menjadi teroris, termasuk alasan keluarga, lingkungan sosial, dan latar belakang agama.

“Perempuan terlibat dalam terorisme dimotivasi oleh alasan-alasan pribadi dan personal. Keterlibatan perempuan dalam aksi terorisme di Indonesia saat ini sudah banyak terjadi,” kata Rahmad Suhendro saat menjadi pemateri “Perempuan Top Viralkan Perdamaian” yang digelar BNPT dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh di lantai 3 Gedung Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Darussalam Banda Aceh, Selasa (31/5/2022).

Kata Rahmad Suhendro BNPT berupaya mendorong kelompok dan organisasi masyarakat agar berperan aktif dalam pencegahan Tindak Pidana Terorisme sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“BNPT RI terus meningkatkan kapasitas kelembagaan kelompok dan organisasi masyarakat untuk dapat terlibat secara aktif dalam pencegahan Terorisme. Kami terus memberikan edukasi mengenai bahaya dan dampak tindak Terorisme melalui pendidikan formal, nonformal, dan informal,” Lanjut Rahmad Suhendro.

Menurut Rahmad, ada tiga alasan kencendrungan tindak pidana terorisme kalangan perempuan meningkat. Pertama, perempuan dianggap bisa menjadi pengikut yang loyal dan patuh, kedua mudah percaya pada sesuatu yang baru dan tunduk dengan nuansa yang berbalut ajaran agama, ketiga perempuan punya akses terhadap media sosial namun dibekali literasi rendah.

“Mereka yang terlibat umumnya ibu rumah tangga dan perempuan biasa. Terpapar karena propaganda baik dari media sosial atau suami,” demikian Kolonel Rahmad.

Kegiatan tersebut dihadiri kalangan perempuan lintas Agama, tokoh perempuan Aceh, kalangan Dosen, aktivis perempuan, pengurus BNPT dan FKPT Aceh, dan Kaban Kesbangpol Aceh yang diwakili Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Badan Kesbangpol Aceh Dedy Andrian.

Tampil sebagai pemateri kegiatan tersebut Pengajar dan Peneliti Program Vokasi UI Mila Viendyasari, S.Sos., M.Si., Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT Kolonel (Czi.) Rahmad Suhendro, dan Cendikiawan/Akademisi Prof. Drs. Yusny Saby, MA, Ph.D. Moderator tokoh Perempuan Moderator Suraiya Kamaruzzaman, S.T. L.LM., M.T. [js]

Pembangunan Arena PON 2024 di Aceh Terkendala pada Penetepan Lahan

0
Rencana lokasi PON XXI Sumut dan Aceh. / istimewa via Indozone

Nukilan.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh menyatakan pembangunan arena Pekan Olahraga Nasional (PON) di provinsi ujung barat Indonesia tersebut pada 2024 terkendala dengan penetapan lahan.

Ketua Harian KONI Aceh Kamaruddin Abubakar di Banda Aceh, Senin 30 Mei 2022, mengatakan kendala penetapan lahan tersebut menyebabkan pemerintah pusat belum bisa mengalokasikan anggaran untuk pembangunan arena PON.

“Lahan rencana lokasi pembangunan arena PON sudah dikunjungi Menpora bersama Gubernur Aceh dan Gubernur Sumatera Utara beberapa waktu lalu. Luas tanahnya mencapai 110 hektare di Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar,” kata Kamaruddin Abubakar.

Sebelumnya, Aceh dan Sumatera Utara terpilih sebagai tuan rumah PON 2024. Kedua provinsi tersebut juga sudah membagi cabang olahraga yang dipertandingkan. Aceh mendapat 33 cabang olahraga dan Sumatera Utara 34 cabang olahraga.

Didampingi Bendahara KONI Aceh Kenedy Husien, Kamaruddin Abubakar mengatakan persoalannya saat ini adalah surat keputusan penetapan lahan tersebut untuk pembangunan arena PON belum dikeluarkan Gubernur Aceh.

Padahal, kata Kamaruddin Abubakar, waktu penyelenggaraan PON 2024 tinggal dua tahun enam bulan lagi. Sementara, pembangunan arena pesta olahraga terbesar di Indonesia membutuhkan waktu paling singkat dua tahun.

“Waktu PON di Provinsi Papua saja butuh waktu empat tahun untuk membangun infrastruktur. Sedangkan Aceh, dua tahun menjelang PON belum apa-apa,” kata Kamaruddin Abubakar yang akrab disapa Abu Razak.

Abu Razak berharap Gubernur Aceh segera menetapkan lahan yang menjadi lokasi arena PON tersebut, sehingga bisa segera dibuat detail desainnya atau DED dan selanjutnya diajukan anggaran kepada pemerintah pusat.

“Sumatera Utara sudah mendapatkan alokasi anggaran untuk pembangunan arena PON dari pemerintah pusat mencapai Rp2,7 triliun. Jika lahan yang menjadi lokasi arena PON tidak segera ditetapkan, maka Aceh sendiri yang akan rugi,” pungkas Kamaruddin Abubakar. [TVOneNews]

Ketua FKPT Aceh: Trend Radikalisme dan Terorisme Menyasar Kaum Perempuan

0
Ketua FKPT Aceh Dr Mukhlisuddin Ilyas menyerahkan piagam kepada Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT Kolonel (Czi.) Rahmad Suhendro. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh Dr Mukhlisuddin Ilyas mengatakan, tren pelaku radikalisme dan terorisme saat ini sedang menyasar kaum perempuan, namun disisi lain perempuan adalah garda terdepan dalam menangkal pengaruh radikal dan terorisme.

“Trend pelaku radikalisme dan terorisme juga menyasar kaum perempuan,” kata Dr Mukhlisuddin Ilyas pada kegiatan “Perempuan Top Viralkan Perdamaian” yang di Gelar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama FKPT Aceh di Gedung Pasca Sarjana Kampus UIN Ar-Raniry, Selasa (31/5/2022).

Mukhlis menyebutkan, Trend Pelaku Radikalisme dan Terorisme saat ini menyasar kaum perempuan.

“Dari survei BNPT tahun 2020, 80 Persen trend penyebaran radikalisme paling banyak menyasar kaum muda, khususnya kaum Perempuan,” ujarnya.

Untuk itu–lanjutnya–Penyebaran Radikalisme dan Terorisme harus dilawan dengan memproduksi konten-konten Kreatif dan Positif.

“Apalagi khusus Aceh, ada Fatwa MPU Aceh 2 Tahun 2010 bahwa kegiatan Radikalisme dan Terorisme adalah Haram,” ujarnya.

Hadir pada acara tersebut perempuan dari lintas Agama, tokoh perempuan Aceh, kalangan Dosen, aktivis perempuan, pengurus BNPT dan FKPT Aceh, dan Kaban Kesbangpol Aceh yang diwakili Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Badan Kesbangpol Aceh Dedy Andrian.

Tampil sebagai pemateri kegiatan tersebut Pengajar dan Peneliti Program Vokasi UI Mila Viendyasari, S.Sos., M.Si., Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT Kolonel (Czi.) Rahmad Suhendro, dan Cendikiawan/Akademisi Prof. Drs. Yusny Saby, MA, Ph.D. Moderator Suraiya Kamaruzzaman, S.T. L.LM., M.T. [js]