Beranda blog Halaman 1684

GeRAK Latih Muda-Mudi Aceh Peka Terhadap Demokrasi

0
Foto: Dok.Ist

Nukilan.id – Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh melatih puluhan mahasiswa dari berbagai komunitas untuk peka dan terlibat aktif dalam demokrasi, sehingga dapat berperan dalam melakukan kontrol sosial terhadap perpolitikan di Indonesia khususnya Aceh.

“Pelatihan ini untuk mewujudkan harapan agar pemuda Aceh dapat terlibat aktif dalam merawat demokrasi,” kata Ketua Pelaksana Destika Gilang Lestari, di Banda Aceh, (Selasa 31/5/2022).

Pelatihan youth camp democracy yang dilaksanakan melalui program Koalisi Anak Muda Demokrasi Resilience (Kamu Demres) oleh GeRAK Aceh ini berlangsung 30 Mei sampai 1 Juni 2022 di Gampong Nusa Aceh Besar.

Gilang menyampaikan, peran kontrol sosial masyarakat sipil, khususnya dari kalangan anak muda menjadi sangat penting dilakukan. Peran untuk mengawasi, mengkritisi, dan melakukan advokasi untuk merawat ketahanan demokrasi di Indonesia harus dilakukan secara kolektif dan berkelanjutan.

Langkah ini, kata Gilang, sangat penting mengingat demokrasi di Indonesia juga menghadapi ancaman dari segi melemahnya oposisi, dimana sejumlah partai yang tadinya oposisi kemudian bergabung dalam kabinet pemerintahan, sehingga pada praktiknya tidak lagi bersikap kritis dan objektif terhadap kekuasaan.

“Kebutuhan memperkuat check and balance dan kontrol sosial dari masyarakat sipil, khususnya dari kalangan anak muda dalam mengawal ketahanan demokrasi di Indonesia perlu dibarengi dengan pengetahuan dan informasi yang memadai,” ujarnya.

Karena itu, tambah Gilang, anak muda perlu dibekali dengan banyak kemampuan,pengetahuan, dan pemahaman yang utuh tentang pentingnya merawat demokrasi untuk mewujudkan harapan masyarakat.

“Kita berharap kegiatan ini mampu memberikan pengetahuan kepada generasi muda untuk dapat terlibat aktif dalam mengawal dan merawat ketahanan demokrasi,” demikian Gilang. []

Teuku Riefky Harsya Bantu Penderita Bocor Jantung asal Banda Aceh

0

Nukilan.id – DPR-RI asal Aceh Teuku Riefky Harsya (TRH) kembali membantu penderita bocor jantung Cahaya Permata (14 tahun) untuk menjalani pengobatan di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta.

Cahaya Permata merupakan warga gampong Punge Blang Cut, Jaya Baru, Kota Banda Aceh. Cahaya Permata atau biasa di sapa Tata ini juga dampingi ibu kandungnya Nurliana saat ini sudah berada di Rumah Jabatan Anggota DPR RI Teuku Riefky Harsya kawasan Jakarta Selatan.

Aidil Mashendra selaku Tenaga Ahli Teuku Riefky Harsya di DPR RI mengatakan selama di Jakarta, segala kebutuhan Tata dan ibunya selama menjalani pengobatan juga ditangung oleh Teuku Riefky.

“Kita akan mengawal proses pengobatan dan memfasilitasi segala kebutuhan seperti tempat tinggal, akomodasi, konsumsi, dan kebutuhan lainya, karena kalau biaya rumah sakit sudah di tanggung BPJS,” ujar aidil.

Putra asal labuhanhaji ini juga menjelaskan sebelumnya beliau (Cahaya Permata) sudah pernah berobat di jakarta, namun karena menunggu antrian operasi yang sangat lama (5 sampai 6 bulan) dan keterbatasan biaya sehari-hari bahkan tidak memiliki tempat tinggal selama di Jakarta, maka mereka pulang kembali ke Aceh.

“ini keberangkatan yang kedua dan semua keluhan mereka sudah kami tangani,” imbuhnya.

Sebelumnya Mauza Dilara bocah Bocor Jantung Asal Desa Lhok Buya, Sampoiniet Aceh Jaya telah beberapa hari lalu tiba di Jakarta untuk menjalani pengobatan di Rumah Sakit Harapan Kita.

Mauza Dilara yang di damping ibu kandungnya Vera Happy kini Juga menempati Rumah jabatan Anggota DPR RI itu. Di informasikan bahwa Tata ini merupakan pasien ke 14 yang telah di bantu oleh Sekjen DPP Demokrat tersebut.

Teuku Riefky saat di hubungi awak media mengatakan, kami akan memfasilitasi semua kebutuhan pasien dan yang mendampinginya seperti tempat tingal,konsusmi,akomodasi dan transportasi selama di jakarta. Hal ini kami harapkan agar pasien dan keluarga dapat fokus untuk kesembuhan pasien itu sendiri.

“Kepada Cahaya Permata dan Mauza Dilara jangan patah semangat, jalani hari dengan semangat, terus bersemangat untuk kesembuhnya,” Tutup Anggota DPR RI Asal Aceh.

Nurliana sangat bersyukur atas kebaikan Teuku Riefky yang telah membantu segala kebutuhan putrinya selama menjalani pengobatan di Rumah Sakit Harapan Kita.

“Alhamdulillah, sekarang putri kami dapat menjalani pengobatan di jakarta, dulunya kami pernah kesini, namun karena keterbatasan biaya untuk menunggu jadwal operasi kami harus kembali ke aceh, atas bantuan bapak Riefky kini kami bisa tenang tanpa memikirkan biaya sepeser pun sehingga kami bisa fokus untuk pengobatan putri kami”. Ungkap Nurliana dengan nada penuh haru.

Mewakili seluruh keluarga besar, Nurliana mengucapkan ribuan terimakasih kepada Teuku Riefky Harsya dan seluruh tim TRH yang telah bekerja membantunya.

“Kami mohon doanya, semoga putri kami Cahaya permata (Tata) segera di berikan kesembuhan oleh Allah, sehingga putri kami dapat kembali berkumpul bersama keluarga di Banda Aceh,” tandasnya. []

Dirjen Bina Keuda Kemendagri Tinjau Samsat Riau di Pekanbaru

0

Nukilan.id – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni meninjau langsung pelayanan Samsat Drive Thru (layanan tanpa turun) yang berlokasi di depan Kantor Badan Pendapatan (Bapenda) Provinsi Riau, Jalan Jendral Sudirman, Kota Pekanbaru. Peninjauan tersebut dalam rangka memantau dan memonitor pelayanan Samsat di Provinsi Riau.

Ditemani Kepala Bapenda Provinsi Riau Syahrial Abdi, Fatoni melakukan pemantauan di area pelayanan. Pemantauan itu mulai dari pelayanan Samsat di dalam ruangan, hingga area pelayanan Samsat Drive Thru yang berada di halaman gedung Bapenda Riau.

Fatoni mengatakan, monitoring tersebut untuk melihat secara langsung pelayanan bagi masyarakat terkait wajib pajak yang mudah dalam melakukan pengurusan pembayaran pajak.

“Kami sangat mengapresiasi ini. Banyak inovasi, pelayanannya cepat, dan sudah berbasis digital yang diterapkan oleh Samsat Provinsi Riau. Semoga dengan adanya inovasi dan pelayanan ini bisa memudahkan masyarakat dalam mengurus pembayaran pajak kendaraan,” ujar Fatoni dalam peninjauannya tersebut, Sabtu (28/5/2022).

Pada kesempatan itu, Syahrial turut mempresentasikan beberapa layanan Samsat mobile yang tersedia. Mulai dari armada bus Samsat keliling, hingga layanan Samsat Tanjak (Samsat Antar Jemput Antar Kampung).

“Tanjak ini merupakan layanan Samsat yang bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Petugas Tanjak akan hadir di pusat-pusat keramaian dan juga sesuai permintaan dari wajib pajak. Sampai saat ini, Tanjak telah hadir di sejumlah kantor desa, kantor camat, pasar, pusat perbelanjaan, hingga rumah sakit. Semuanya dalam rangka mempermudah masyarakat untuk membayar pajak kendaraan,” beber Syahrial.

Adapun peninjauan itu juga dilakukan ke berbagai fasilitas yang tersedia di Samsat Simpang Tiga. Peninjauan tersebut untuk memantau mulai sistem antrean, pintu masuk pelayanan, ruang tunggu, loket, sanitasi toilet, hingga fasilitas tambahan bagi penyandang disabilitas. Pantauan juga menyasar ke ruang bermain anak serta ruang MPASI.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut sejumlah pihak, di antaranya Kabid Pajak Daerah, Kepala UPT Simpang Tiga, dan Jajaran Pejabat Eselon IV di UPT Pengelola Pendapatan Simpang Tiga.

Percasi Aceh Gelar Kejuaraan Catur Berhadiah Puluhan Juta

0

Nukilan.id – Pengurus Provinsi Percasi Aceh bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh menggelar turnamen bertajuk Kejuaraam Catur Aceh 2022 berhadiah puluhan juta rupiah.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Percasi Aceh Ihsanuddin MZ di Banda Aceh, Selasa, mengatakan turnamen catur tersebut merupakan ajang pembinaan sekaligus uji coba bagi atlet catur Aceh.

“Kejuaraan ini juga program Pengurus Provinsi Percasi Aceh menggalakkan dam memajukan olahraga catur. Kejuaraan ini diharapkan menjadi ajang uji coba bagi atlet catur Aceh meningkatkan kemampuannya,” kata Ihsanuddin.

Selain itu, juga pemanasan bagi atlet Aceh yang mengikuti pemusatan latihan daerah atau pelatda Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, di mana Aceh dan Sumatera Utara menjadi tuan rumah pesta olahraga terbesar di Indonesia tersebut, kata Ihsanuddin.

Didampingi Ketua Harian Pengurus Provisi Percasi Aceh Qamaruzzaman Hagny, Ihsanuddin mengatakan Kejuaraan Catur Aceh 2022 juga ajang pemanasan bagi atlet yang lolos Pekan Olahraga Aceh (PORA) di Kabupaten Pidie pada tahun ini. Kejuaraan Catur Aceh digelar 1 hingga 7 Juni 2022 di Banda Aceh, memperebutkan total hadiah Rp40 juta.

“Sebagai ajang uji coba, panitia mengundang tiga atlet catur muda berprestasi di tingkat nasional. Mereka akan bertanding dengan atlet Aceh dalam kejuaraan tersebut,” kata Ihsanuddin.

Kejuaraan Catur Aceh 2022, merupakan turnamen ketiga digelar Pengurus Provinsi Percasi Aceh yang terbentuk Agustus 2021. Kejuaraan catur sebelumnya digelar di Sigli, Kabupaten Pidie, Februari 2022 dengan total hadiah Rp60 juta dan di Banda Aceh pada Desember 2021 dengan hadiah Rp80 juta.

Sekretaris Pengurus Provinsi Percasi Aceh Teuku Ardiansyah memgatakan hingga kini peserta yang sudah mendaftar Kejuaraan Catur Aceh 2022 mencapai 100 orang dari 23 kabupaten kota di Aceh.

“Setiap pengurus Percasi kabupaten kota di Aceh hanya boleh mengirimkan maksimal empat atlet. Kabupaten kota lolos PORA dan Kota Banda Aceh sebagai tuan rumah diberi kuota peserta lebih dengan jumlah terbatas,” kata Teuku Ardiansyah.

Panitia pelaksana kejuaraan, kata Teuku Ardiansyah, menggratiskan biaya pendaftaran peserta serta menyediakan akomodasi dan konsumsi bagi pengurus Percasi kabupaten kota mengirimkan pesertanya.

“Akomodasi yang disediakan berupa satu kamar hotel untuk tiga orang dan konsumsi makan tiga kali sehari selama kejuaraan berlangsung,” kata Teuku Ardiansyah. []

Kadisdik Tinjau Hasil Kerajinan Tangan Pelajar SMKN 1 Masjid Raya Aceh Besar

0

Nukilan.id – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM meninjau produk hasil kerajinan tangan pelajar SMKN 1 Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Selasa 31 Mei 2022. Bersama Kadisdik, hadir juga Anggota DPRA daerah pemilihan Banda Aceh – Aceh Besar, Sulaiman, SE.

Kunjungan itu dilakukan Alhudri bersama rombongan untuk melihat langsung hasil kerajinan tangan pelajar dari sekolah yang memiliki enam jurusan itu, yaitu kriya kayu, kriya logam, tekstil, tata busana, TKR (Teknik Kendaraan Ringan), dan Multimedia. Sekolah yang beralamat di Jalan Laksamana Malahayati, Gampong Neuheun, Kecamatan Masjid Raya itu memiliki 365 siswa.

Setelah melihat langsung, Alhudri sangat menyukai dan mengapresiasi karya-karya para pelajar yang dipajang dalam ruangan khusus di sekolah itu. Banyak hasil kerajinan tangan yang membuat Kadisdik Alhudri kagum seperti baju yang dirancang bahkan corak batik, motif dan warna baju dibuat sendiri oleh para pelajar. Bahkan Kadisdik juga ikut membatik bersama para pelajar.

Menurut Alhudri, karya-karya para pelajar memiliki kualitas yang tak kalah jauh dari produk-produk yang sudah memiliki nama di pasaran.

Tak hanya itu, hasil karya pelajar dari jurusan kriya kayu dan kriya logam yang memproduksi berbagai alat kebutuhan rumah tangga juga membuat kadisdik Alhudri bangga.

“Produk yang dibuat oleh adik-adik kita ini cukup bagus, tidak kalah dengan yang sudah memiliki nama di pasaran, tinggal bagaimana cara memasarkannya saja,” kata Alhudri.

Dalam kunjungan itu Alhudri bertekad untuk menggandeng Dinas Koperasi dan UKM Aceh untuk memasarkan produk-produk kerajinan tangan para pelajar SMK.

“Sehingga hasil karya adik-adik kita ini nanti laku dipasaran,” kata Alhudri yang diamini Anggota DPRA, Sulaiman.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Salma Simahate. S.Pd mengapresiasi kunjungan Kadisdik Alhudri ke sekolahnya. Menurut Salma, kunjungan ini akan membangkitkan gairah para pelajar untuk meningkatkan lagi hasil produktivitasnya,

“Kan tadi Pak Kadis kasih motivasi itu pada anak-anak dan ikut juga membatik. Anak-anak tentunya tambah semangat,” kata Salma.

Salma menuturkan, anak-anak didiknya sudah memiliki produk yang tidak kalah dengan produk yang dijual di pasaran, hanya saja sekolahnya masih memiliki kelemahan dalam bidang marketing, sehingga banyak produk tidak tersalurkan ke pasaran.

“Kita berharap Dinas Pendidikan di bawah kepemimpinan Pak Kadis dapat mencari jalan keluar agar produk-produk anak-anak kita dapat laku di pasaran,” harap Salma.[]

Relawan The Erick Thohir Deklarasi Balon Presiden di Aceh Tenggara, Ini Harapannya

0

Nukilan.id – Relawan The Erick Thohir Aceh kembali menggelar Deklarasi kepada Menteri BUMN sebagai bakal calon Presiden di Aceh Tenggara, Selasa (31/5/2022).

Deklarasi tersebut berjalan dengan sukses dan yang di prakarsai oleh ketua The Erick Thohir Aceh. Digelar di tempat objek wisata Lawe Sikap, Aceh Tenggara.

Kendati jarak yang kita tempuh gunung dan jurang curam, namun kita tetap semangat untuk mengunjungi saudara kita Kabupaten di ujung tenggara Aceh ini, itu semua karena niat dan kecintaan mereka kepada sosok pemimpin muda yang energik ini,” kata Ketua The Erick Thohir Provinsi Aceh, Chairan Manggeng dalam keterangan tertulis kepada Nukilan.id Selasa, (31/5/2022).

“Kita berharap relawan yang telah di bentuk dapat memberikan satu konstribusi yang baik di tengah masyarakat, seperti kita ketahui pak Erick selalu mengedepankan Akhlak setiap kerjanya,” Pungkasnya.

Untuk saat ini, kecintaan masyarakat terhadap pengusaha Melenial yang kini menjabat menteri BUMN RI terus mengalir, sehingga kita sedikit sulit dalam mengatur jadwal kunjungan ke Daerah.Tegas pria kelahiran Manggeng Abdya itu.

”Sukses buat teman teman dia Aceh Tenggara dengan kepengurusan relawan yang baru saja terbentuk, semoga teman-teman menjadi garda terdepan dalam membantu masalah masalah sosial Masyarakat ke depan,” pintanya.

Sementara Nurbaiti, selaku ketua relawan The Erick Thohir Aceh Tenggara menyampaikan, “kami sengaja dengan teman-teman mencari keberadaan pengurus The Erick Thohir di Provinsi Aceh, dan alhamdulillah kami berjumpa dan dapat di kukuhkan sebagai pengurusnya”.

Selaku masyarakat Kabupaten Aceh Tenggara sangat simpati dan mencintai sosok pak Erick, hal ini disebabkan kepedulian sosialnya kepada Masyarakat bawah. Ungkapnya

” Apalagi beliau sudah menjadi orang besar dan Menteri, ia mau turun ke bawah menyapa orang orang kecil. Padahal beliau bisa saja tidur enak menikmati uang yang banyak miliknya,” Sebut Baiti.

Yang membuat kami terharu, kata dia — Nurbaiti, ketika melihat pak Erick mewujudkan impian Nurlela seorang Tuna Netra berjumpa dengan artis idolanya Judika, sehingga mereka bisa bernyanyi bersama, saya amat terharu.

“Untuk apa beliau susah-susah turun dan membantu, dan yang luar biasa lagi saat keluhan kami yang sering kami naikkan di media sosial tentang buang air kecil di SPBU harus bayar, dan itu langsung direspon dengan cepat,” kata Baiti.

”pak Erick langsung turun ke SPBU dan memarahi petugas dan pemilik SPBU, dan beliau langsung mengatakan Closed di SPBU merupakan servis dan pelayanan gratis untuk konsumen, masak orang sudah isi minyak harus bayar lagi saat kencing “, sapa Baiti sambil tertawa.

Oleh karena itu, kata Nurbaiti, kami sudah mantap, dukungan dan pilihan kami kali ini jatuh kepada kedua putra terbaik negeri ini, pak Erick fan serta Ganjar, mereka adalah pemimpin baik yang dimiliki Indonesia pengganti pak Jokowi kedepan.

Kami cinta keduanya, tentang posisi siapa presiden dan wakil tidak menjadi masalah bagi kami, yang penting Pak Erick dan Ganjar harus jadi pemimpin kami, Tutup Nurbaiti berharap. []

Perwakilan PBB Salut dengan Perdamaian dan Kerukunan Ummat Beragama di Aceh

0

Nukilan.id – Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh. Kunjungan ini bertujuan melakukan peninjauan implementasi program-program PBB dan juga melakukan pertemuan dengan para staff PBB dan Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Aceh, Senin (30/5/2022).

Saat pertemuan dengan Perwakilan PBB tersebut, FKUB menunjuk 12 orang Anggotanya, terdiri dari Ketua FKUB Aceh, H.A Hamid Zein, SH., M.Hum, Wakil Ketua FKUB, Drs.Tgk.H. Abdullah Usman, Sekretaris FKUB/Akademisi, Hasan Basri M. Nur, S.Ag,.M.Ag, Wakil Sekretaris FKUB, Zulfahmi, S.Ag., M.Si, Tokoh Ormas Islam NU, Tgk Asnawi M. Amin, Tokoh Ormas Islam Muhammadiyah, Drs. H. Suardi Saidy, M.Ag, Tokoh Agama Buddha, Bpk Yuswar, SE, Tokoh Agama Katolik, Baron Ferryson Pandiangan, S.Ag, M.Th, Tokoh Agama Hindu, Ir. Paini, Praktisi Akademisi UIN Ar-Raniry, Dr. Nurjannah Ismail, M.Ag, Tokoh Islam Ormas Perempuan, Cut Intan Arifah, SE, Pemuka Agama Islam, Dr. Muslem Daud, M.Ed, dan GPIB- Aceh, Pdt Samuel.

Dalam pertemuan itu, Ketua Delegasi Perwakilan PBB, Ms. Valerie Juliand ingin mendalami beberapa hal, antara lain, ingin mendapat masukan bagaimana kerukunan hidup antar umat beragama di Aceh.

“Aceh sangat unik, menerapkan otonomi khusus dan bersifat istimewa, lalu bagaimana kaitannnya dengan penerapan azas Pancasila yang dianut di Indonesia, khusus dalam hubungannnya dengan kerukuran hidup umat beragama,” tanya Valerie dalam pertemuan itu.

Ia juga menanyakan bagaimana kondisi Aceh pasca konflik dan tsunami dalam kaitan dengan kerukunan hidup antar umat beragama. Dan pasca konflik Aceh, bagaimana upaya rehabilitasi dan rekonsiliasi yang diadakan dalam kaitan dengan kerukunan hidup antar umat beragama.

“Kemudian, dalam penerapan hukum syariah di Aceh , apakah ada hal hal yang melanggar HAM dan apakah umat non muslim dapat menerima penerapan hukum tersebut?,” lanjut Valerie.

Selain itu, kata Valerie, PBB sangat konsen pada bidang lingkungan hidup, apakah ada kebijakan Pemerintah Aceh dalam menjaga kelestarian alam dan apakah dari FKUB ada diminta masukan?.

 

Terakhir, Valerie menyampaikan, PBB siap memfasilitasi dan membantu apabila FKUB membutuhkan dukungan PBB dalam upaya merawat dan menjaga kerukunan hidup antar umat beragama di Aceh, utamanya dalam pembangunan.

Sementara itu, untuk memenuhi harapan pertanyaan dari Ketua Delegasi PBB tersebut, secara umum Ketua FKUB Aceh, A. Hamid Zein menyampaikan, FKUB telah berperan aktif bersama stakeholder lainnya, termasuk Pemerintah, organisasi keagamaan dan para pemuka agama dalam menjaga kerukunan ummat beragama di Aceh.

“FKUB ini adalah lembaga resmi yg dibentuk oleh Pemerintah Aceh dengan tugas antara lain, melakukan dialog dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat, menampung aspirasi ormas keagamaan dan aspirasi masyarakat, menyalurkan aspirasi organisasi masyarakat keagamaan dan kemasyarakatan dalam bentuk rekomendasi sebagai bahan kebijakan Gubernur;L, melakukan sosialisasi peraturan perundang-undangan dan kebijakan di bidang keagamaan yang berkaitan dengan Kerukunan dan Pemberdayaan Umat Beragama,” jelasnya.

Secara khusus, kata Hamid Zein, dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, FKUB tidak membuat aturan atau kebijakan. Pihaknya hanya menjalankan ketentuan atau kebijakan yang sudah diatur dalam berbagai regulasi nasional dan regulasi khusus yang ditetapkan dengan Qanun (Peraturan Daerah).

“Untuk melihat bagaimana kerukunan hidup antar umat beragama di Aceh, janganlah dilihat secara parsial, akan tetapi lihatlah secara menyeluruh dan holistik. Sebab Aceh adalah salah satu daerah di Indonesia yang menerapkan otonomi khusus, lagi bersifat istimewa, termasuk dalam pelaksanaan kehidupan beragama,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Hamid Zein, berdasarkan pantauan FKUB, kondisi kekinian kerukunan ummat beragama di Aceh saat ini kian membaik, di mana secara garis besar interaksi kehidupan internal ummat muslim sebagai mayoritas di Aceh dalam kondisi baik. Bila pun ada kendala komunikasi, lebih disebabkan oleh pengamalan ibadah (misalnya perbedaan dalam cara pengamalan menurut mazhab berbeda dalam Islam). Hal ini diselesaikan melalui Pemerintah Daerah yang dibantu oleh FKUB dan jajaran terkait lainnya. Pendekatan dialog lebih dikedepankan.

“Kehidupan antar umat beragama juga positif. Kami terus memantau perkembangan dan menurut hemat kami terutama dalam setahun terakhir tidak ada kendala antar umat beragama, baik di tingkat Provinsi , maupun Kabupaten/Kota,” ungkapnya.

Menurutnya, ummat muslim di Aceh terus memberikan rasa tentram kepada ummat beragama lainnya. Begitu juga ummat beragama lain tidak merasa terusik dalam pelaksanaan ibadah mereka baik ummat Kristen, Katolik, Hindu dan Budha.

“Begitu juga, Umat beragama lainnya juga tidak mengusik dan mengganggu pelaksanaan ibadah yang dilakukan oleh ummat Islam. Malah berdasarkan observasi kami, terdapat ummat beragama lain yang berjualan makanan untuk ummat Muslim berbuka puasa. Hal dapat menjadi salah satu indikasi ketentraman yang mereka rasakan, khususnya di area perkotaan layaknya Banda Aceh,” tutur Hamid Zein.

Kata dia, FKUB Aceh akan terus bekerja bersama stakeholder terkait untuk terus membantu Pemerintah Aceh dan juga Pemerintah Pusat dalam menjaga kerukunan umat beragama di Aceh ini. Namun kami Pengurus FKUB masa bakti 2022-2025 ini tergolong masih baru karena baru di-SK-kan sekitar dua bulan lalu.

“Sebagai bagian dari induksi dan bekal mencapai target kerja lebih baik, maka kami berharap agar FKUB dapat difasilitasi program studi komparasi ke beberapa tempat dan negara lain yang kehidupan dan kerukunan umat beragama lebih harmonis,” kata Hamid Zein.

“Forum Kerukunan Umat Beragama-FKUB terbuka untuk program kerja dan kerjasama menuju harapan bersama hidup dalam harmony,” tutupnya.

Pada akhir pertemuan, Ketua Delegali PBB, Ms. Valerie Juliand memberi apresiasi dan salut atas pengakuan dan penjelasan dari beberapa tokoh agama terkait upaya upaya merajut perdamaian dan kerukunan hidup antar umat beragama di Aceh.

“Kami salut dan Terimakasih atas informasi yang diberikan, bahwa ternyata Penerapan Kerukunan Hidup Antar Umat beragama dan penerapan hukum lokal yang berlaku sudah diterapkan di Aceh , jauh sebelum kemerdekaan dan jauh sebelum Pancasila dijadikan azas negara di Indonesia,” ucapnya.

Turut hadir dalam pertemuan itu, Kepala Penasehat Keamanan Kantor PBB di Indonesia, Mr. Joseph Katuramu, Joint Programme Officer, Ms. Sarah Aver, dan Field Security Coordinator UNDSS Western Region, Mr. Daudi Mssika, []

Nazaruddin Lantik IPI Kota Banda Aceh

0
Pemasangan Pin IPI Aceh secara simbolis dari Ketua PD IPI Aceh kepada Ketua IPI Kota Banda Aceh usai dilantik dan dikukuhkan Selasa (31/5/2022).

Nukilan.id – Ketua PD-IPI Provinsi Aceh, Nazaruddin Musa MLIS PhD resmi melantik Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD-IPI) Kota Banda Aceh periode 2022-2024 bertempat di Aula Lantai III, Gedung Rektorat UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa (31/5/2022).

Mereka yang dilantik dan dikukuhkan masing-masing, Yusrawati MIP sebagai Ketua, Wakil Ketua Nellyza SIP, Sekretaris Musnahayati SIP, Wakil Sekretaris Verawati dan Mariaton SIP sebagai Bendahara serta sejumlah ketua bidang lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Nazaruddin mengatakan bahwa sesuai dengan tema yang usung pada peringatan ulang tahun perpustakan nasional RI yang ke-42 yaitu Transformasi Perpustakaan untuk Mewujudkan Ekosistem Digital Nasional.

Menurut Nazar, tema ini merupakan respon Perpustakaan Nasional terhadap perkembangan teknologi dan ekspansi peran perpustakaan berbasis inklusi sosial, di mana Perpustakaan diharuskan untuk melakukan transformasi dalam berbagai aspeknya, mulai dari transformasi koleksi, layanan sampai dengan transformasi peran pustakawan.

“Seiring perkembangan media baru yang berdampak pada tersedianya informasi dalam berbagai media dan format, maka pustakawan dituntut untuk mampu beradaptasi sehingga dapat melayani informasi yang diperlukan oleh masyarakat dengan cepat dan tepat,”kata Nazaruddin dalam sambutannya usai melantik pengurus IPI Kota Banda Aceh, Selasa (31/5).

Nazaruddin juga mengingatkan bahwa secara umum IPI memiliki dua peran penting yaitu, peran internal dan eksternal. Secara internal IPI berperan sebagai rumah untuk melindungi, meningkatkan kompetensi serta mengadvokasi jika ada permasalahan yang dihadapi oleh pustakawan.

Sementara secara eksternal IPI berperan sebagai mitra pemerintah maupun swasta dalam upaya pengembangan perpustakaan dan pengembangan indeks literasi masyarakat.

Sebelumnya, Ketua PD IPI Kota Banda Aceh, Yusrawati usai dilantik mengatakan bahwa keberadaan organisasi IPI Kota Banda Aceh diharapkan dapat menjadi organisasi profesi yang mulia, mandiri, mampu berperan dalam mewujudkan terciptanya layanan informasi yang kompetitif dalam upaya mencerdaskan dan memasyarakatkan perpustakaan dan budaya literasi Kota Banda Aceh yang gemilang dalam bingkai syariah.

Atas pelantikan tersebut Wali Kota Banda Aceh melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banda Aceh, Alimsyah SPd MS mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik. Ia berharap semoga pengurus IPI Kota Banda Aceh dapat saling berkolaborasi dalam mendukung kemajuan pembangunan dan literasi di Kota Banda Aceh.

“Teruslah bergerak, bersinergi melalui terobosan dan ide dalam membudayakan kegemaran membaca di Kota Banda Aceh khususnya dan di Aceh pada umumnya melalui wadah organisasi profesi IPI, sehingga profesi ini menjadi pilihan generasi kedepan,”harap Alimsyah.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Kepala DPKA, Dr Edi Yandra SSTP MSP, Kadispersip Kota Banda Aceh, Alimsyah SPd MS, Kepala Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, perwakilan Perpustakaan USK dan sejumlah Kabid dilingkungan DPKA dan Dispersip Kota Banda Aceh. []

Rektor: Pimpinan Mahasiswa se UIN Ar-Raniry Agar Terus Menjaga Nama Baik Almamater

0

Nukilan.id – Rektor Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh melantik Kepengurusan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) periode 2022-2023 di Lingkungan Kampus tersebut. Dan berpesan agar pimpinan mahasiswa se UIN Ar-Raniry terus menjaga nama baik Almamater, Selasa (31/5/2022).

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr H Warul Walidin AK, MA dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada pimpinan mahasiswa UIN Ar-Raniry yang terpilih untuk menjalankan amanah kepemimpinan, khususnya organisasi di lingkungan kampus UIN Ar-Raniry.

Ditambahkan, Rektor mengucapkan terimakasih kepada seluruh pimpinan dan pengurus Ormawa periode 2021-2022 yang telah bekerja dengan baik dan berdedikasi tinggi untuk kampus UIN Ar-Raniry yang merupakan kampus jantung hati rakyat Aceh.

“Selamat kepada pimpinan mahasiswa yang terpilih untuk menjalankan roda organisasi di masa mendatang, selanjutnya kami menyampaikan terimakasih kepada pengurus senior yang telah memimpin pada periode sebelumnya, mereka telah mendidikasihkan dirinya sebaik mungkin untuk kampus kita tercinta ini yaitu UIN Ar-Raniry,” ucapnya.

Rektor Warul berpesan kepada pimpinan mahasiswa UIN Ar-Raniry agar terus menjaga nama baik almamater, serta mengajak melakukan berbagai pengabdian kepada masyarakat secara bersama-sama, baik sesama organisasi mahasiswa internal UIN Ar-Raniry maupun dapat berkolaborasi dengan ormawa di kampus lainnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry, Prof Saifullah Idris menyebutkan bahwa sebanyak 22 organisasi kemahasiswaan UIN Ar-Raniry periode 2022-2023 dilantik secara bersamaan, antara lain terdiri dari Pengurus SEMA Universitas, DEMA Universitas dan 20 UKM dan UKK di Lingkungan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

“Dengan pelantikan bersama ini, kita mengaharapkan kepada para pimpinan Ormawa ini menjadi awal dari pergerakan mereka dalam menjalankan roda kepemimpinan lembaga organisasi mahasiswa menyusun berbagai program kerja yang dapat meningkatkan lembaga UIN Ar-Raniry dari berbagai sektor,” ujarnya.

Dikatakan, dengan kebersamaan yang dibangun sejak awal tersebut, tentu akan menjadi semangat baru bagi mereka bekerja sama antar UKM dan UKK serta terjalin koordinasi yang baik dengan DEMA dan SEMA universitas.

Cegah Radikalisme dan Terorisme, Prof. Yusni Saby: Surga dan Neraka Dimulai dari Keluarga

0
Prof Yusni Saby saat menjadi pembicara kegiatan BNPT dan FKPT Aceh di Banda Aceh. (Foto: Ist.)

Nukilan.id – Cendikiawan dan Akademisi Prof. Dr. Yusni Saby, P. hD meminta kaum perempuan untuk berperan dalam mencegah Radikalismi dan Terorismre di lingkungan dan keluarganya, berperan mengurangi Intoleransi, Radikalisme, Ektrimisme yang semuanya bermuara ke Negatif.

“Perempuan harus bisa berperan lebih TOP (Teladan, Optimis dan Produktif),” kata Yusni Saby saat menjadi pemateri “Perempuan Top Viralkan Perdamaian” yang digelar BNPT dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh di lantai 3 Gedung Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Darussalam Banda Aceh, Selasa (31/5/2022).

Yusni Saby menyampaikan itu berdasar kasus-kasus di pengadilan Mahkamah Syari’ah dimana otoritas perempuan lebih mendominasi.

“Sebagai ibu-ibu sekalian adalah sebagian sari patinya masyarakat Aceh, apapun pengalaman hari ini adalah menjadi bahan Ibu-ibu sekalian untuk di sebarkan ke Masyarakat luas,” ujar Yusni Saby.

Untuk itu–Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Aceh itu meminta masyarakat agar memperkuat solidaritas melalui lembaga dengan nilai budaya lokal, dan selalu waspada kemungkinan yang dapat memicu intoleransi dan sejenisnya.

“Kita harus tetap menjaga nilai-nilai kehidupan beragama bersama, dan sinergitas serta kekompakan tokoh masyarakat,” ujarnya.

Prof. Yusni Saby juga mengkaji apa saja yang mungkin dapat jadi penangkal intoleransi? “Surga dan Neraka dimulai dari Keluarga,” demikian Prof. Yusni Saby.

Kegiatan tersebut dihadiri kalangan perempuan lintas Agama, tokoh perempuan Aceh, kalangan Dosen, aktivis perempuan, pengurus BNPT dan FKPT Aceh, dan Kaban Kesbangpol Aceh yang diwakili Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Badan Kesbangpol Aceh Dedy Andrian.

Tampil sebagai pemateri kegiatan tersebut Pengajar dan Peneliti Program Vokasi UI Mila Viendyasari, S.Sos., M.Si., Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT Kolonel (Czi.) Rahmad Suhendro, dan Cendikiawan/Akademisi Prof. Drs. Yusny Saby, MA, Ph.D. Moderator tokoh Perempuan Moderator Suraiya Kamaruzzaman, S.T. L.LM., M.T. [js]