Beranda blog Halaman 1683

Tumbuhkan Minat Baca Anak Melalui Perpustakaan Desa

0
(Foto: Roja Saswita)

*Oleh: Roja Saswita

Membaca adalah salah satu kegiatan menyenangkan bagi sebagian orang. Namun, membaca juga merupakan kegiatan yang sangat membosankan bagi sebagian besar orang. Di Indonesia minat baca masyarakat sangat rendah, menurut data dari UNESCO minat baca masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan hanya 0,001% itu artinya dari 1.000 orang Indonesia cuman ada 1 yang membaca.

Hal ini tentu sangat malu, seperti kita tahu Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak nomer 4 di dunia setelah Cina, India, Amerika Serikat, dengan jumlah penduduk yang banyak seperti itu harusnya masyarakat Indonesia tergolong ke dalam negara dengan angka minat baca tertinggi. Namun, faktanya tidak sampai 1% minat baca masyarakat Indonesia hal ini tentu membuat malu kita terhadap tetangga kita Malaysia.

Ternyata minat baca masyarakat Malaysia jauh lebih unggul daripada Indonesia. Malaysia unggul dalam minat baca karena pemerintah negara itu mencanangkan gerakan Malaysia membaca dan dilaksanakan mulai tingkat pimpinan negara.

Anak-anak merupakan masa emas membentuk kebiasaan rajin membaca. Kebiasaan membaca ini harus dimulai dari masa anak-anak agar mereka terbiasa dengan namanya membaca. Pada zaman modern saat ini, anak-anak sangat terbiasa dengan smartphone, sehingga sangat jarang kita lihat anak-anak sekarang memegang buku apalagi membacanya mereka justru sibuk memegang dan memainkan gadget di tangan mereka.

Kebiasaan ini justru tidak baik bagi perkembangan mereka. Seperti yang kita tahu bahwa smartphone merupakan alat komunikasi super canggih yang tidak bisa dilepaskan kehadirannya saat ini dari anak-anak hingga dewasa semua orang menggunakan benda canggih tersebut.

Minat baca menjadi kunci penting bagi kemajuan suatu bangsa karena penguasaan Iptek hanya dapat diraih dengan minat baca yang tinggi, bukan dari kegiatan menyimak atau mendengar, sebagai contohnya Para petani di pedesaan akan mampu membuat tanamannya menjadi subur dan berproduksi melimpah ruah karena mendengarkan pengarahan dari petugas penyuluhan, namun mereka tidak akan dapat menghasilkan bibit unggul dan menciptakan teknologi pertanian yang canggih kalau tidak membaca.

Minat baca adalah keinginan atau kecenderungan hati yang tinggi (gairah) untuk membaca (Siregar, 2004 ). . Definisi itu sejalan dengan pendapat Darmono yang menyatakan bahwa minat baca merupakan kecenderungan jiwa yang mendorong seseorang berbuat sesuatu terhadap membaca (Darmono, 2001: 182). Minat baca tumbuh dari pribadi masing-masing seseorang, sehingga untuk meningkatkan minat baca perlu kesadaran setiap individu. Oleh karena itu minat baca menduduki posisi penting bagi kemajuan suatu bangsa.

Laporan bank Dunia no.16369-IND (Education in Indonesi from Crisis to recovery) menyebutkan bahwa tingkat membaca usia kelas VI Sekolah Dasar di Indonesia hanya mampu meraih skor 51,7 di bawah Filipina (52,6), Thailand (65,1) dan Singapura (74,0).Data Badan Pusat Statistik tahun 2006 menunjukkan bahwa penduduk Indonesia yang menjadikan baca sebagai sumber informasi baru sekitar 23,5%. Sedangkan yang menonton televisi 85,9% dan mendengarkan radio 40,3%.

Penyebab Rendahnya Minat Baca

Kebiasaan membaca bukan budaya turun temurun yang diwariskan nenek moyang pada generasi sekarang ini. Pada tahun 1960-an minat baca generasi muda sebenarnya sudah lumayan baik, meskipun masih sebatas pada bacaan ringan. Anak-anak muda dalam segala kegiatan banyak yang membawa komik atau novel dan setelah dibaca kemudian saling menukar dengan temannya.

Taman bacaan bermunculan di setiap kota, menyewakan bacaan novel maupun komik. Tokoh novel menjadi bahan pembicaraan pada saat mereka berkumpul. Namun gairah minat baca menjadi menurun ketika hadirnya berbagai media elektronik seperti televisi, para anak-anak maupun remaja beralih dari kegiatan membaca buku ke menonton televisi, kegiatan yang dahulu membaca beralih ke mendengar dam menyaksikan tayangan televisi. Ada beberapa hal yang menyebabkan rendahnya minat baca pada anak seperti yang di utarakan oleh hardjoprakorsa (2005:145)

• Pemerintah dan swasta dengan lembaga pendidikannya, para guru kurang memotivasi para anak didiknya untuk membaca buku-buku selain buku pelajaran.

• Para orang tua tidak memberi dorongan kepada anak untuk mengutamakan membeli buku dari pada mainan, alat pandang dengar. Mereka biasanya kurang mengetahui jenis buku yang sesuai dan disukai anak, dan mereka biasanya juga kurang memperkenalkan perpustakaan kepada anak-anak

• Para penerbit media cetak memasang harga buku yang bermutu terlalu tinggi, sehingga tak terjangkau oleh masyarakat luas • Para pengarang, penyadur dan penerjemah yang semakin berkurang, karena royalti yang tidak menentu dan masih terkena PPH.

• Perpustakaan Umum yang jumlahnya belum mencukupi di tiap Provinsi untuk melayani masyarakat.

Upaya Menumbuhkan Minat Baca

Upaya dalam meningkatkan minat baca tidak dapat dibebankan hanya pada keluarga, masyarakat, ataupun lembaga pendidikan saja. Aspek keluarga, masyarakat, dan lembaga pendidikan mempunyai peran penting dalam meningkatkan minat baca. Ketiga aspek itu perlu dilakukan bersamaan. Guru dan pustakawan berperan penting dalam meningkatkan minat baca baca peserta didik maupun masyarakat. Agar dapat berperan meningkatkan minat baca, guru an pustakawan harus mempunyai minat baca yang tinggi.

Lingkungan Rumah

Sebagian besar waktu anak adalah di rumah, berkumpul bersama keluarga. Untuk meningkatkan minat baca dapat dimulai sejak anak masih balita belum dapat membaca. Dalam hal ini peran keluarga sangat penting. Kegiatan yang dapat dilakukan di tengah keluarga adalah (1) mendongeng; (2) tersedianya bacaan di rumah, (3) mendiskusikan isi buku yang dibaca, (4) mengunjungi toko buku, (5) membiasakan memberi hadiah buku.

Lingkungan Sosial

Minat baca anak dapat ditingkatkan berdasarkan hubungan sosial pembaca sebagai anggota masyarakat. Apabila tokoh-tokoh masyarakat dapat memberi keteladanan dalam minat baca, hal ini akan berpengaruh positif pada masyarakat. Minat baca masyarakat bisa dirintis melalui perpustakaan perpustakaan kecil di tempat-tempat pertemuan (berkumpul) masyarakat, seperti di masjid (perpustakaan masjid), di kantor desa, di pasar, di terminal, bandara, dan sebagainya.

Hadirnya Perpustakaan Desa Untuk Meningkatkan Minat Baca Anak

Seperti yang dibahas sebelumnya untuk meningkatkan minat baca diperlukan kesadaran sejak dini tentang pentingnya membaca untuk meningkatkan kualitas manusia, namun kebiasaan tersebut harus juga didorong oleh orang sekitar salah satunya desa. Desa merupakan pemerintahan terkecil dari susunan pemerintah dari provinsi dan yang paling kecil adalah desa.

Meningkatkan minat baca juga harus dimulai dari hal terkecil salah satunya membangun perpustakaan desa dengan adanya perpustakaan desa dapat meningkatkan minat baca bagi anak-anak yang ada di desa tersebut. Buku -buku yang di dapat adalah buku sumbangan para donatur atau pun diperoleh dari anggaran desa, dengan adanya perpustakaan di dalam desa sendiri mampu membangkitkan gairah membaca bagi anak-anak.

Desa ujung tanah yang terletak di kecamatan samadua, kabupaten Aceh Selatan mempunyai perpustakaannya sendiri, perpustakaan tersebut dikelola oleh salah satu warga yang juga sekaligus kepala TPA yang ada di desa tersebut, dia mengatakan “buku-buku di perpustakaan sederhana ini diperoleh dari sumbangan dan beberapa juga dibeli pribadi oleh saya” perpustakaan ini mudah mudahan dapat bermanfaat bagi anak-anak ataupun masyarakat yang ada di desa ini, dia mempersilahkan siapa saja orang yang ingin membaca buku di perpustakaan ini, baik orang dari desa ini sendiri ataupun dari desa lainnya juga boleh tuturnya.

Itulah beberapa cara agar minat baca anak-anak meningkatkan salah satunya mendirikan perpustakaan di desa. Mudah mudahan minat baca masyarakat Indonesia mening.

Penulis adalah Mahasiswi Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Aceh Barat

Tim Ekspedisi ESN Temukan Pencemaran Logam Berat dan Khlorin di Krueng Aceh

0

Nukilan.id – Tim Ekspedisi Sungai Nusantara (ESN) berkolaborasi dengan Perkumpulan Telapak Aceh mendeteksi kualitas air Krueng Aceh yang mengandung tingginya kadar Phospat, Khlorin bebas dan Logam berat mangan.

“Kami akan menganalisa lebih detail terkait sumber-sumbernya, namun secara umum Khlorin bebas banyak digunakan sebagai insektisida, desinfektan sedangkan phospat selain campuran pupuk juga menjadi bahan dasar detergen atau sabun cuci sehingga bisa disebutkan sumber pencemarannya berasal dari limbah domestic,” kata Prigi Arisandi kepada Nukilan.id, Kamis (2/6/2022)

Temuan itu berdasar uji kualitas air di Krueng Aceh yang mengalir dari Aceh besar dan Bemuara di Banda Aceh. Tim ESN menguji 11 Parameter dengan acuan PP 22/2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup.

“Dalam PP 22/2021 mengatur tentang baku mutu air sungai, sebagai sungai Nasional Krueng Aceh menjadi kewenangan Menteri PUPR, kami lebih lanjut peneliti Tim ESN ini menyebutkan bahwa diperlukan pengolahan limbah cair domestic komunal, sehingga sebelum masuk ke sungai, air limbah dari kamar mandi, dapur dan laundry tidak membebani air sungai, kondisi ini harus diprioritasan penangannya mengingat Krueng Aceh juga digunakan sebagai bahan baku air minum penduduk Banda Aceh,” kata Prigi Arisandi.

Tabel Hasil Pengukuran Kualitas air di Krueng Aceh 28-29 Mei 2022
(baku mutu/warna biru PP 22/2021)

Merah artinye Melebihi baku mutu alias terjadi pencemaran
St 3 Jembatan Lambaro Aceh Besar
St 2 Krueng Keumireu Desa Indrapuri
st 1 Lambeugak, kuta Cot Glie
st 4 Jembatan Beurawe/Hilir

Reporter: Ahmad

 

 

Demokrat Pidie Dorong BPBD Cepat Cairkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung

0
Teuku Syawal menyerahkan sembako untuk korbang Puting Beling di Desa Kembang Tanjong dan Mila. (Foto: Ist.)

Nukilan.id – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pidie, Teuku Syahwal melakukan kunjungan ke rumah warga yang dilanda badai puting beliung di Kecamatan Pidie, Kembang Tanjong dan Mila, Kamis (2/6/2022).

Dalam kunjungan darurat itu, Teuku Syawal menyerahkan bantuan sembako untuk para warga yang terdampak badai tersebut.

“Sebagai bentuk belasungkawa kepada warga yang terdampak, kita juga menyerahkan kebutuhan sembako,” kata Teuku Syahwal.

Kata T Syawal, dalam kunjungan itu dirinya melihat langsung beberapa rumah warga yang atap rusak dan listrik padam. Dia meminta warga tetap waspada karena cuaca yang tidak menentu.

Sementara Korban Badai yang atap rumahnya terbang di hantam angin kencang, Muhammad Isma (40), warga Gampong Mancang, Kecamatan Pidie, berterima kasih atas kunjungan rombongan DPC Demokrat Pidie.

“Terima kasih atas kepeduliannya, dan kami hari ini sangat berharap turun tangan pemerintah Pidie secepatnya,” pinta Muhammad Isma.

Menyahuti itu, Teuku Syahwal meminta kepada BPBD Pidie agar bisa mencairkan bantuan tanggap bencana.

Penanganan bencana ini perlu diselesaikan sesegera mungkin, butuh koordinasi yang baik antara Keuchik dan Camat dalam memvalidasi warganya yang terdampak.

“Validasi data yang cepat dan tepat memudahkan penanganan bencana,” ujarnya.

Setelah Krueng Aceh Terkontaminasi Mikroplastik, di Sungai Lambadeuk Ditemukan “Sampah Popok”

0
Sampah Popok di tepi Sungai Lambeuk, Aceh Besar. (Foto: Ist.)

Nukilan.id – Tim ekspedisi Sungai Nusantara (ESN) dan Perkumpulan Telapak Aceh menemukan lebih dari 10 timbulan sampah popok di Sungai Lambadeuk di Gampong Lambadeuk, gampong Lambaro Neujid, Lamteungoh, kecamatan Peukan Bada, Aceh besar, kamis (2/6/2022).

“Akibat tidak tersedianya tempat sampah yang memadai membuat masyarakat membuang sampah popok sembarangan, padahal sampah popok termasuk kategori sampah residu yang harus ada tempat penampungan khusus,” kata peneliti tim ESN prigi Arisandi kepada media online Nukilan.id.

Kata Prigi Arisandi, sampah residu memang harus mendapatkan perlakuan khusus.

Menurutnya, dalam Undang-undang pengelolaan sampah Nomer 18/2008 setiap produsen harus ikut bertanggungjawab atas sampah yang dihasilkan.

“Sampah popok setelah digunakan konsumen harus dikelola, dan produsen juga wajib bertanggungjawab karena temuan kami sampah popok dibuang ke sungai, pantai, lahan terbuka dan pekarangan yang berpotensi mencemari lingkungan” kata Prigi.

Hasil penelitian sebelumnya Tim ESN dan Perkumpulan Telapak Teritori Aceh melakukan deteksi kesehatan di Krueng Aceh yang hulunya di Aceh Besar dan hilir ada di Banda Aceh. Dalam uji kualitas air dan kontaminasi mikroplastik, sampel air diambil di empat lokasi mewakili Segmen Hulu, Segmen Tengah dan Segmen Hilir, dan beberapa titik di Krueng Aceh telah terkontaminasi mikroplastik, akibat banyaknya sampah plastik yang dibuang di badan air sungai.[]

Reporter: Reji dan Ahmed

Polri: Interpol Terbitkan Yellow Notice Pencarian Anak Ridwan Kamil

0

Nukilan.id – Polri menyatakan bahwa Interpol telah menerbitkan atau merilis Yellow Notice terkait hilangnya Putra Sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz atau biasa dipanggil Eril di sungai Aaree, Swiss.

“Ya betul, Interpol sudah merilis Yellow Notice Eril,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jakarta, Kamis, 2 Juni 2022.

Dedi menjelaskan, dengan terbitnya Yellow Notice tersebut, seluruh negara yang menjadi anggota Interpol telah menerima informasi kehilangan anak dari Ridwan Kamil tersebut.

“Dari Interpol pusat yang ditujukan kepada seluruh anggota Interpol dunia,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, langkah penerbitan Yellow Notice yang diajukan oleh pihaknya ini merupakan langkah pro-aktif dari Polri untuk ikut membantu pencarian putra dari Ridwal Kamil tersebut.

“Polri berkerja sama dengan Interpol, kepolisian Swiss dan KBRI setempat terus memantau secara aktif perkembangan di lapangan,” ucap Dedi.

Untuk diketahui, Putra Sulung Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz atau biasa dipanggil Eril diduga hilang terseret arus sungai Aaree di Bern, Swiss, pada 26 Mei 2022 siang hari waktu setempat. []

Pertama di Indonesia, Berikut Fakta Menarik Soal Balapan Formula E 2022

0
Ilustrasi Formula E © Jens Mommens Shutterstock

Nukilan.id – Ajang balap Formula E atau Jakarta E-Prix siap digelar pada 4 Juni 2022. Meski awalnya balapan akan digelar di jalan raya sekitar Monumen Nasional, namun kemudian dipindahkan ke Jakarta International E-Prix Circuit, Jakarta Utara, yang lokasinya berdekatan dengan Pantai Karnaval Jaya Ancol dan Stadion Internasional Jakarta.

Bagi yang masih asing dengan balapan Formula E, ajang ini adalah balapan single seater dengan konsep berbeda dari Formula 1. Sementara Formula 1 memakai mesin gabungan pembakaran internal dan hybrid, Formula E menggunakan mobil dengan mesin bertenaga listrik. Dari segi kecepatan, mobil F1 pun masih jauh lebih unggul ketimbang Formula E. Keduanya tidak bisa dibandingkan mana yang lebih unggul karena mengusung konsep yang berbeda.

Ajang balap Formula E juga memiliki tujuan untuk mempromosikan penggunaan kendaraan listrik dan solusi energi terbarukan di kota-kota besar di seluruh dunia. Di Indonesia, pelaksanaan Jakarta E-Prix sempat tertunda karena pandemi Covid-19 sampai akhirnya dalam hitungan hari para penggemar balapan bisa menyaksikan langsung acara tersebut di sirkuit baru Jakarta.

Lantas, bagaimana persiapan Jakarta E-Prix, siapa saja pembalap yang akan berlaga, dan seperti apa kondisi sirkuit Ancol? Berikut beragam fakta menarik yang perlu diketahui soal penyelenggaraan Formula E pertama di Indonesia:

Formula E pertama di Indonesia

Bagi yang masih asing dengan balapan Formula E, ajang ini pertama kali diperkenalkan di Beijing, China pada tahun 2014. Baru pada musim 2020-2021, status ajang balap ini sudah menjadi kejuaraan dunia dan setara dengan Formula 1.

Jakarta E-Prix sendiri akan menjadi balapan Formula E pertama di Indonesia. Total balapan Formule E musim ini ada 16 seri. Di mana ada 10 negara yang menggelar balapan tersebut. Formule E di Jakarta merupakan seri kesembilan yang digelar musim ini dan akan diikuti oleh 11 tim dengan 22 pembalap.

Arab Saudi, Inggris, Amerika Serikat, Jerman dan Italia menggelar dua seri sekaligus. Sedangkan Meksiko, Indonesia, Maroko, Monaco hanya menggelar satu seri. Negara yang menggelar balapan satu seri maka hanya akan menggelar balapan satu hari, dan dua seri berarti dua hari pelaksanaan.

Pada Rabu (1/6/2022), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa persiapan Formula E sudah rampung dan tinggal pelaksanaannya pada Sabtu mendatang. Saat ini panitia penyelenggara tinggal memoles berbagai kelengkapan pendukung seperti pemasangan stiker dan pengecatan tahap akhir. Para pembalap pun diketahui sudah tiba 100 persen.

Presiden Joko Widodo juga dijadwalkan hadir langsung di Sirkuit Ancol untuk menyaksikan balapan Formula E Jakarta 2022. Menjelang kedatangan Presiden Jokowi, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo telah menyiapkan pengaturan arus lalu lintas dengan 1.700 personel.

Ketua Komite Penyelenggara Jakarta E-Prix, Ahmad Sahroni, memaparkan biaya penyelenggaran balapan ini mencapai Rp120-130 miliar. “Untuk aspalnya saja kan hampir Rp60 miliar, selebihnya pembangunan grandstand dan segala macamnya,” jelasnya.

Bagi yang ingin menyaksikan Formula E secara langsung, panitia menjual 60 ribu tiket yang terdiri dari lima kategori, yaitu Festival Ancol, Festival Circuit, Grandstand, VIP dan VVIP. Adapun tiket termurah dijual seharga Rp250 ribu dan Rp450 ribu, serta termahal Rp10 juta. Tiket dapat dibeli di situs resmi jakartaeprixofficial.com.

Untuk masyarakat yang akan menonton Jakarta E-Prix pun sudah disiapkan bus transit dari Jakarta International Expo (JI-Expo) Kemayoran, Jakarta Pusat, menuju Ancol.

Sirkuit dan mobil baru Formula E

Jakarta International E-Prix Circuit diketahui memiliki panjang lintasan 2,4 kilometer dengan lebar 12 meter dan memiliki trek lurus 600 meter dengan 18 tikungan. Setiap tikungan pun memiliki lebar berbeda, dari 12 meter hingga 18 meter.

Sirkuit baru ini juga memiliki bentuk lintasan seperti kuda lumping yang merupakan wujud warisan nasional. Adapun sejumlah fasilitas dan spesifikasi mumpuni telah tersedia, mulai dari pengaspalan landasan sirkuit, dilengkapi aspal tambahan untuk menghindari mobil balap yang terkadang melewati batas lintasan, dan ada lima zona yang dapat digunakan.

Ada pula banking atau lintasan miring 6 derajat, grandstand (kursi penonton bertingkat), paddock (ruangan untuk menyimpan mobil dan alat berat pendukung balapan), dan pagar di sepanjang lintasan demi kenyamanan.

Ajang Formula E disebutkan menjadi satu-satunya greensportainment di Indonesia yang menekankan pada aspek keberlanjutan lingkungan. PT PLN (Persero) dikabarkan siap menggelontorkan dana Rp7 miliar untuk memasok listrik hijau.

Co-Founder/Chief Championship Officer FEO, Alberto Longo, menilai ajang balap di Jakarta ini akan lebih menarik karena memiliki lintasan lebih lebar dan dibangun di dalam kota, sedangkan di sejumlah negara, sirkuit dibuat di jalan raya.

Sementara itu, CEO Formula E Jamie Reigle mengatakan sirkuit ini memiliki tiga keunggulan, yaitu merupakan sirkuit baru dengan suasana baru bagi pembalap, memiliki layout berbentuk kuda lumping dengan banyak tikungan, juga lokasinya dekat dengan Jakarta International Stadium (JIS) yang dapat memberi dampak baik untuk masyarakat yang gemar menikmati ajang olahraga.

Menurut Jamie, banyaknya tikungan akan berdampak positif karena mobil Formula E memiliki fitur Regenerative Brake yang berfungsi sebagai pengisi daya baterai berada di belakang supir. “Desain sirkuit memiliki banyak tikungan, itu bagus untuk meng-charge mobil ketika menginjak rem. Saya optimistis dengan event ini,” ujarnya.

Dari sisi pembalap, Stoffel Vandoorne yang merupakan pimpinan klasemen sirkuit di Jakarta akan menjadi tantangan tersendiri dan ia mengaku sangat antusias dengan balapan Formula E kali ini.

“Ini adalah sirkuit yang sama sekali berbeda, saya bahkan tidak tahu seperti apa kondisinya saat ini. Saya pernah ke Jakarta sebelumnya dan biasanya sangat panas dan lembab, ini akan menjadi tantangan. Sejauh ini, saya tidak tahu apa yang diharapkan, tetapi saya sangat menantikannya,” ujar Vandoorne.

Pada ajang Jakarta E-Prix kali ini, para pembalap akan menggunakan mobil generasi kedua. Menurut keterangan Ahmad Sahroni, perbedaan generasi mobil ini adalah perkembangan teknologi dan metode baru. Diketahui mobil generasi satu memiliki kendala besar perihal baterai. Karena kapasitas baterai tidak terlalu besar, maka pembalap harus berhenti di tengah-tengah untuk mengganti kendaraan dan melaju ke garis putaran terakhir.

Sedangkan dengan mobil terbaru, kapasitas daya penyimpanan baterainya dua kali lipat lebih besar sehingga tidak lagi diperlukan penggantian mobil di tengah laga. Bobot mobil generasi dua ini pun lebih berat, yaitu 903 kilogram dengan bobot baterai 385 kilogram.

Jadwal Jakarta E-Prix 2022 dan klasemen seri ke delapan

Berikut jadwal lengkap acara Formula E Jakarta 4 Juni 2022:

  • 10.00-10.40: pembukaan dan acara musik
  • 10.40-11.55: kualifikasi grup A dan B
  • 12.30-14.45: hiburan konser musik untuk masing-masing area tiket
  • 14.45-15.00: opening ceremony
  • 15.00-15.03: MC race announcing
  • 15.03-15.04: mobil masuk posisi start
  • 15.04-16.00: balapan digelar
  • 16.00-16.30: podium ceremony

Setelah acara inti, acara hiburan masih dilanjutkan dengan konser musik hingga pukul 22.00 WIB. Adapun hingga balapan seri kedelapan Formula E sebelumnya, pembalap dari Tim Mercedes EQ, Stoffel Vandoorne, memimpin puncak klasemen dengan 111 poin.

Berikut klasemen terbaru Formula E:

1. Stoffel Vandoorne: 111 poin

2. Edoardo Montara: 99 poin

3. Jean-Eric Vergne: 95 poin

4. Mitch Evans: 83 poin

5. Robin Frijns: 81 poin

6. Nyck de Vries: 65 poin

7. Andre Lotterer: 59 poin

8. Pascal Wehrlein: 51 poin

9. Lucas di Grassi: 49 poin

10. Antonio Felix da Costa: 42 poin

11. Jake Dennis: 28 poin

12. Sam Bird: 28 poin

13. Nick Cassidy: 16 poin

14. Oliver Rowland: 10 poin

15. Sebastien Beumi: 10 poin

16. Oliver Turvey: 6 poin

17. Oliver Askew: 3 poin

18. Alexander Sims: 2 poin

19. Maximilian Gunther: 2 poin

20. Dan Ticktum: –

21. Sergio Sette Camara: –

22. Antonio Giovinazzi: –

Sumber: GoodNewsFromIndonesia

Semua Produk Publikasi KPK GRATIS, Tidak Diperjualbelikan

0
Komisi Pemberantasan Korupsi. (Foto: Radioidola)

Nukilan.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan informasi adanya pihak-pihak yang memperjualbelikan produk-produk publikasi/edukasi KPK kepada masyarakat luas.

Diantaranya produk edukasi dalam bentuk buku yang diperjualbelikan melalui media sosial dan marketplace.

KPK mengimbau kepada pihak-pihak dimaksud untuk tidak melanjutkan tindakannya, karena telah melanggar hak cipta yang sepenuhnya dimiliki KPK dan ketentuan yang telah tercantum dalam buku tersebut.

Bahwa buku atau produk-produk edukasi KPK boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya, diperbanyak untuk tujuan pendidikan serta non-komersial lainnya, dan bukan untuk diperjualbelikan.

Adapun masyarakat bisa mendapatkannya secara gratis dengan mengunduhnya di portal pendidikan antikorupsi yang dikelola KPK melalui tautan https://aclc.kpk.go.id/pustaka/pendidikan.

Atau mengajukan permohonan kepada KPK untuk mendapatkan versi cetaknya.

Kami terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menyebarkan nilai-nilai Integritas dalam rangka membangun budaya antikorupsi, dengan tetap mematuhi mekanisme dan ketentuan yang berlaku. []

Mendagri Dorong Alumni LPDP jadi Agen Perubahan

0
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk menjadi agen perubahan (agent of change) dalam revolusi mental di Indonesia. Mendagri menjadikan sistem pendidikan di Singapura sebagai teladan dalam memajukan rakyat melalui sektor pendidikan.

Mendagri menyampaikan hal tersebut ketika menjadi keynote speaker dalam acara Persiapan Keberangkatan (PK) Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) LPDP secara virtual, Selasa (31/5/2022). Acara tersebut mengambil tema “Refleksi Merah Putih: Aku Pergi untuk Kembali”.

“Saya ingin menggambarkan bagaimana seriusnya pemerintah Singapura menginvestasikan di bidang pendidikan untuk membangun SDM yang kompetitif. Ini kita memang negara yang kaya SDA, SDM menjadi sangat penting sekali, invest di education,” kata Mendagri yang pernah menempuh pendidikan doktoral di Nanyang Technological University (NTU) tersebut.

Dalam kesempatan itu, Mendagri menyampaikan pengalamannya selama menempuh pendidikan dan tinggal di Singapura. Negara tersebut dinilai memberikan investasi yang sangat besar bagi pendidikan rakyat melalui subsidi pendidikan dasar dan pemberian beasiswa. Berkat standar pendidikan yang baik dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, Singapura mampu menjadi negara maju di kawasan Asia.

“Mereka menjadi agent of change. Itulah yang terjadi, revolusi culture, revolusi mental terjadi. Begitulah kira-kira Singapura merubah dengan salah satunya dengan membuat agent of change dari mereka-mereka yang diberikan scholarship untuk keluar negeri, ” ujarnya.

Lanjut Mendagri, setelah Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew kala itu mengirimkan gelombang ribuan anak-anak untuk berangkat keluar negeri, ketika kembali mereka diperlakukan sedemikian rupa dan tidak dilepas begitu saja.

Pemerintah Singapura, tambah Mendagri, tidak hanya memberikan beasiswa bagi masyarakat di universitas-universitas terbaik di luar negeri, tapi juga menyediakan karier yang menjanjikan untuk mereka sehingga termotivasi. Selain itu, pemerintah Singapura sangat menghargai prestasi dalam bidang keakademikan.

“Mereka kariernya diperlakukan tersendiri khusus, yaitu ekspres. Maka mereka ada percepatan untuk masuk ke posisi-posisi strategis, dan kemudian kariernya menanjak dengan cepat. Itu rata-rata menteri di sana, kepala-kepala polisi, lulusan Harvard, Oxford, Cambridge,” tandas Mendagri. []

Pimpinan DPRK Ibnu Hasim Apresiasi Pembentukan Satgas Cegah Perdagangan Ilegal Getah Vinus di Gayo Lues

0
Ibnu Hasim, Wakil Ketua DPRK Fraksi Demokrat Gayo. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues Fraksi Partai Demokrat H Ibnu Hasim memberi apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Gayo Lues dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang telah membentuk Satgas terpadu untuk mengantisipasi penyadapan dan perdagangan getah pinus secara ilegal.

“Langkah Pemkab Gayo Lues dan forkompimda membentuk satgas getah pinus ilegal sudah tepat, karena getah pinus dapat meningkatkan penerimaan negara bukan pajak, dan termasuk meningkatkan PAD. Jadi sangat tepat,” kata Ibnu Hasim di Belang Kejeren, Gayo Lues, Rabu (1/6/2022) malam.

Menurut Ibnu Hasim kerugian yang dialami atas penyadapan getah pinus ilegal tersebut adalah;

Pertama, adanya standar penyadapan yang tidak sesuai dengan standar operasional prosudur (sop) yang diterbitkan Direktorat Jendral Pengelolaan Hutan Produksi Lestari, Diretorat Usaha Jasa Lingkungan dan hasil hutan bukan kayu hutan produksi kementerian kehutanan dan lingkungan hidup nomor: sop.1/jasling/uhhbk/hpl.2/1/2020 tentang sistim evaluasi penyadapan getah pinus pada pemegang izin dan kerjasama kesatuan pengelolaan hutan, sehingga dikhawatirkan akan berdampak kepada keberlangsungan hidup pohon.

Kedua, adanya penyadapan yang dilakukan tidak mempunyai izin. Hal ini berdampak kepada tidak tertibnya penyadapan dan adanya penjualan getah keluar daerah.

Ketiga, adanya lahan pinus di dalam kawasan hutan area penggunaan lain (APL)yang merupakan lahan hak milik masyarakat yang telah besertipikat atau kepemilikan yang secara turun temurun telah dimiliki masyarakat diklaim oleh pemegang konsesi, sehingga jika pemilik lahan melakukan penyadapan dianggap ilegal dan melawan hukum. Dengan demikian pemilik lahan warga tidak bisa menjual kepada PT. Kencana Hijau sebagai perusahaan yang memiliki konsensi atau perusahaan lain yang mempunyai izin konsensi.

Kalau ada masyarakat yang mempunyai lahan pribadi menyadap dan menjual langsung ke PT. Kencana Hijau selaku perusahaan tunggal memproduksi gondurukem dan terpentin sekaligus penampung akhir getah pinus, harganya disesuaikan dengan harga yang berlaku yang tetapkan oleh PT. Kencana Hijau.

Harga tersebut bervariasi, tergantung kepada proses administrasi. Artinya apakah getah yang dibawa itu telah memenuhi kewajibannya, seperti pembayaran pada dan lain sebagainya. Jika tidak PT. Kencana Hijau memperhitungkan kewajiban yang harus dipenuhi dan setelah itu sisanya akan dibayarkan kepada petani.

Keempat, perbandingan harga di PT. Kencana Hijau dan harga diluar daerah jauh berbeda. Dikala harga lebih tinggi di luar daerah, masyarakat atau pemilik konsesi tidak akan menjual ke PT. Kencana Hijau, melainkan membawa keluar daerah.

Tindakan membawa/menjual ke luar daerah telah melanggar ketentuan yang telah ditetapkan oleh ingub nomor: 03/instr/2020, tentang moratorium getah pinus dibawa keluar daerah.

Dari kebijakan Gubernur ini telah dilakukan tindakan oleh penegak hukum dalam bentuk penangkapan barang bawaan di perbatasan.

Kelima, penetapan ingub nomor: 03/instr/2020 secara inflisit PT. Kencana Hijau sebagai agen tunggal dalam penampungan getah pinus di Gayo Lues, karena perusahaan pengolah getah pinus menjadi gondurukem dan terpentin satu satunya PT. Kencana Hijau.

Namun, pertimbangan hukum dari ingub ini tidak menyertakan aturan apa yang melarang membawa getah pinus keluar daerah. Yang ada hanya tercamtum pertimbangan logika, yaitu bahwa masyarakat Aceh saat ini sangat membutuhkan gondurukem dan terpertin.

Dari kebijakan tersebut sehingga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Aceh sementara waktu getah pinus yang ada di Aceh dilarang dibawa keluar daerah dan harus diproduksi di Aceh untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Aceh dan untuk meningkatkan harga jual getah pinus dan menampung tenaga kerja.

Dalam teori, agen tunggal terhadap suatu produk yang secara umum bisa diproduksi oleh semua orang akan dapat terjadi menopoli harga, untuk itu pihak terkait harus mengawasi harga dan juga harus sesuai harga pasar domestik.

Keenam, terhadap ingub nomor: 03/instr/2020, Ibnu Hasim sangat mengapresiasi pemerintah Aceh, namun kalau dalam perjalannya merugikan masyarakat dan pemerintah daerah, maka pemerintah Aceh agar mengkaji lebih lanjut.[]

Tingkatkan Kerjasama, PT Pupuk Iskandar Muda Gandeng Politeknik Negeri Lhokseumawe

1
Foto: Dok.Ist

Nukilan.id – Wakil Direktur III Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) Ir. Sariyusda, MT didampingi Koordinator Humas dan Kerjasama Ir. Muhammad Hatta, SST. MT, Koordinator KUI dan DUDI Ir. Azwar, ST. M.Sc, Ketua Jurusan Teknik Mesin (JTM) Hamdani, SST. MT dan Manajemen JTM PNL menyambut kunjungan kerja dan silaturahmi Manajemen PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Ruang Rapat Direktur selasa, (31/05/2022).

Ir. Sariyusda, MT sebagai Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi PNL dalam pertemuan tersebut mengucapkan apresiasi dan terimakasih atas kunjungan kerja dan silaturrahmi Manajemen PIM.

“Kehadiran Manajemen PIM memberikan motivasi dan spirit baru bagi kami untuk lebih giat bekerja dan terus berinovasi untuk pengembangan PNL ke depan. Dengan harapan, kerjasama yang sudah terjalin selama ini akan lebih baik lagi dimasa mendatang,” harap Alumni Pasca Sarjana USU ini.

Sementara itu, Vice President PKBL dan Humas PIM Nasrun menyampaikan bahwa pihaknya telah menyaksikan sendiri bagaimana Manajemen PNL melakukan banyak hal dalam waktu singkat, sehingga saat ini kampus tersebut mendapatkan reward serta achivement dari berbagai lembaga lainnya.

“Selama ini PIM dan PNL menjalin kerjasama yang baik terutama dalam bertukar ilmu di bidang industri dan pendidikan,” ungkap Nasrun.

Koordinator Humas dan Kerjasama PNL Ir. Muhammad Hatta, SST. MT mengatakan bahwa kehadiran Manajemen PIM ke PNL dalam rangka audiensi rencana kerjasama dengan JTM PNL.

“Ada beberapa hal yang dibahas mulai dari program efisiensi energi, penurunan emisi, penurunan dan pemanfaatan limbah B3 dan Non B3, melahirkan buku yang ber ISBN, begitu juga Jurnal Nasional dan Internasional, dan lain-lain,” ungkap Bung Hatta.

Bung Hatta menambahkan, acaranya berjalan dengan lancar karena lebih banyak berdiskusi. Dari PIM ada Project Manager Proper Usman yang didampingi Faria, Alfin dan tim yang lain membahas secara rinci tentang maksud dan rencana kerjasama yang bisa ditindaklanjuti secepat mungkin dengan JTM PNL.

Menurut Hatta, Manajemen JTM PNL menyampaikan kesiapannya untuk bekerjasama dengan PIM terhadap kegiatan-kegiatan yang akan disepakati dalam waktu dekat.

“Ada beberapa tawaran dari PIM. Tentunya harus kami sikapi secara baik. Mana kegiatan yang bisa dilaksanakan oleh JTM PNL sendiri, dan mana yang harus menggandeng jurusan lain yang ada di PNL,” papar Hatta.

Turut hadir Manajemen JTM PNL diantaranya Ketua JTM Hamdani, SST. MT, Sekretaris JTM, Turmizi, ST. MT, Kepala Lab. Teknik Mesin H. Adi Saputra Ismy, ST. MT dan Manajemen JTM lainnya Dr. Indra Mawardi, ST. MT, Dr. Samsul Bahri, ST. M.Si, Usman, ST. M.Eng. Ph.D, Luthfi, ST. M.Eng. Ph.D, Dr. Irwin Syahri Cebro, ST. M.Si, Marzuki, ST. M.Eng. Azwinur, ST. MT, Muhammad Razi, ST. MT. []