Beranda blog Halaman 1667

BSI Siap Layani 3.600 Nasabah Hasil Konversi Bank Mantap Aceh

0
(Foto: Humas BSI)

Nukilan.id – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mulai layani nasabah Bank Mandiri Taspen (Mantap) lewat sinergi dalam bentuk konversi/pengalihan lebih dari 3.600 Nasabah dan total volume pembiayaan sebesar kurang lebih Rp 520 Miliar di wilayah Aceh.

Kerjasama BSI dengan Bank Mantap ini merupakah salah satu bentuk sinergi yang diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) pada tanggal 4 Agustus 2021 dan pada hari ini BSI serta Bank Mantap melakukan closing ceremony di Hotel Hermes Banda Aceh, Rabu (15/6/2022).

Baca juga: BSI Gema Ramadhan Dibuka, Wali Kota Banda Aceh Apresiasi Bank Syariah Indonesia Regional Aceh

BSI bekerjasama dengan Bank Mantap untuk melakukan konversi/pengalihan pembiayaan pensiunan Nasabah Bank Mantap di Aceh dalam rangka mendukung Perda Qanun Aceh Nomor 11 tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah, yang mengatur bahwa seluruh lembaga keuangan termasuk bank konvensional yang beroperasi di Provinsi Aceh wajib dilaksanakan berdasarkan Prinsip Syariah.

Untuk mematuhi perda tersebut, Bank Mantap sebagai salah satu bank konvensional yang beroperasi di Provinsi Aceh diwajibkan beroperasi secara syariah atau mengalihkan layanannya ke bank yang beroperasional secara syariah.

Bagi Nasabah Bank Mantap yang pembiayaannya telah berhasil dialihkan ke BSI, dapat menikmati layanan BSI diantaranya mengambil manfaat pensiun setiap bulan di Kantor Cabang BSI terdekat dengan domisilinya (BSI memiliki Cabang terbanyak di wilayah Aceh), juga dapat berkesempatan mengikuti seminar atau pelatihan yang diberikan BSI terkait kewirausahaan atau investasi.

Baca juga: BSI Bertekad Jadi Pelaku Utama Kembangkan Ekonomi Syariah di Aceh

“Lewat skema kerjasama konversi nasabah Bank Mantap ini, BSI berharap dapat membuka kesempatan kolaborasi sejenis atau skema yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bank-bank lainnya untuk secara bersama mengembangkan industri perbankan syariah khususnya di Aceh. Terutama dalam memberikan pembiayaan dan layanan perbankan berprinsip syariah kepada masyarakat,” ungkap Direktur Distributor BSI, Anton Sukarna.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada pegawai Bank Mandiri Taspen yang telah menjadi keluarga besar BSI dan mari bersama-sama memajukan BSI di wilayah Aceh serta meningkatkan sinargi BSI, Bank Mantap, TASPEN dan ASABRI menjadi lebih baik,” ucap Anton.

Selain itu, mereka juga dapat menikmati produk dan layanan unggulan lain dari BSI seperti BSI Mobile, yaitu aplikasi mobile banking yang dapat menemani aktivitas nasabah selama 24 jam dengan menyeimbangkan aktivitas finansial, spiritual serta sosial seperti transaksi antar bank, reminder jadwal sholat dan sedekah yang langsung terhubung ke lembaga sosial masyarakat.

Baca juga: BSI Komit Kembangkan UMKM Sebagai Upaya Pemulihan Ekonomi Nasional

Pengembangan ekosistem digital baik produk dan fitur-fitur unggulan terus dilanjutkan oleh BSI, di mana dalam waktu dekat diharapkan kanal digital banking yakni BSI Mobile dapat dimanfaatkan nasabah dan masyarakat luas untuk mengakses pembiayaan.

BSI Mobile menghadirkan sederet solusi untuk mempermudah nasabah di antaranya fitur pembukaan rekening online; kemudahan transaksi bagi nasabah melalui fitur transfer, belanja online, transaksi QRIS, top up pulsa, beli token listrik, top up e-wallet, dan pembayaran sekolah. BSI Mobile juga memiliki fitur produk BSI Tabungan E-Mas dan juga Gadai Emas via Online. BSI Mobile juga menyediakan fasilitas pembayaran Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf (ZISWAF).

Terdapat berbagai tawaran promo menarik dari produk unggulan BSI lainnya, seperti BSI Hasanah Card, yang merupakan satu-satunya kartu pembiayaan berprinsip syariah di Indonesia kemudian BSI Cicil Emas, dimana nasabah dapat memperoleh emas dengan angsuran tetap dan ringan serta masih banyak produk menarik BSI lain.

Baca juga: BSI Luncurkan UMKM Center di Aceh

Regional CEO BSI Wilayah I Aceh Wisnu Sunandar menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Bank Mantap, TASPEN dan ASABRI kepada BSI khususnya di Region Aceh dan berupaya memberikan layanan maksimal kepada segenap nasabah yang telah dikonversi ke BSI tetap mendapatkan jasa dan produk-produk perbankan syariah yang terbaik dari kami.

Turut hadir pada acara closing ceremony ini SEVP Consumer Banking BSI Wawan Setiawan, Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Elmamber Petamu Sinaga, Direktur Bisnis Bank Mandiri Taspen Maswar Purnama, dan Kepala Cabang ASABRI Banda Aceh Deni Sondana. []

Muhammad Khalis Terpilih Aklamasi sebagai Koordinator Bemnus Aceh

0

Nukilan.id – Presiden Mahasiswa Universitas Abulyatama Muhamad Khalis terpilih secara aklamasi sebagai Koordinator Badan Eksekutip Mahasiswa Nusantara Aceh (Bemnus Aceh) di Gedung Youth Center Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Kamis (9/6/2022).

Muhammad Khalis mengatakan amanah yang di berikan keatas pundak saya ini merupakan suatu tanggung jawab kita bersama dalam mengawal isu isu baik di daerah maupun pusat yang tujuanya untuk kepentingan kemajuan suatu daerah.

Disamping itu, ia berharap kepada rekan-rekan Presiden Mahasiswa yang tergabung di bawah naungan Bemnus Aceh dapat berkontribusi dan khususnya kepada Universitasnya sendiri serta daerahnya masing – masing.

Namun demikian, kata Khalis, selaku korda Aceh siap menjadi inkubator utama terhadap kampus teman-teman dalam melaksanakan suatu kegiatan yang sifatnya meningkatkan elektabilitas mahasiswa serta great Universitas.

Oleh karena itu, mari sama-sama kita hilangkan ego kita dan satukan persepsi untuk menuju BEM Nusantara Aceh yang sejahtera. Ujarnya kepada Nukilan.id Kamis (16/6/2022).

Keberangkatan Calon Jama’ah Haji Embarkasi Aceh Kloter 2 Tertunda 11 Jam

0
Ilustrasi oleh Labbaik id

Nukilan.id – Keberangkatan calon jemaah haji (Calhaj) embarkasi Aceh kelompok terbang (kloter) 2 ke Madinah, Arab Saudi mengalami keterlambatan sekitar 11 jam. Keterlambatan itu disebabkan adanya kendala teknis pada pesawat Garuda Indonesia.

Calhaj kloter 2 harusnya berangkat ke Madinah melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (16/6/2022) sekitar pukul 01.50 WIB. Pesawat disebut tidak dapat diberangkatkan karena proses perawatan (maintenance).

“Pesawat sedang dalam maintenance dan Insya Allah akan fit to fly kembali di hari yang sama. Insya Allah jemaah kloter 2 akan terbang jam 13.00 siang nanti,” kata Koordinator Humas dan Penerangan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Embarkasi Aceh, Tajri kepada wartawan.

Calhaj kloter 2 terdiri dari Banda Aceh 69 orang, Bireuen 117 orang, Bener Meriah 55 orang, Aceh Tengah 59 orang, Gayo Lues 30 orang, dan Aceh Tenggara 58 orang. Mereka sudah masuk ke Asrama Haji di Banda Aceh sejak Rabu (15/6) pagi.

Tajri mengatakan, keterlambatan tersebut berpengaruh ke jadwal penerbangan kloter 3. Calhaj kloter 3 harusnya
terbang pada Jumat (17/6) dini hari sekitar pukul 00.10 WIB bergeser ke pagi.

“Setelah direvisi, jemaah kloter 3 take off ke Madinah pada hari Jumat pagi,” jelasnya.

Adapun calhaj kloter 3 pagi ini sudah masuk Asrama Haji. Kloter tersebut terdiri dari Aceh Besar 42 orang, Pidie 153 orang, Aceh Timur 104 orang, dan Langsa 88 orang. [Detik]

Sering Dicurangi Perusahaan, Petani Sawit Nagan Raya Lapor ke YLBH-AKA

0

Nukilan.id – Petani sawit dan Asosiasi Petani Sawit Indonesia (Apkasindo) memberikan kuasa pada Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Aceh dan Keadilan Aceh (YLBH – AKA). Kuasa itu diberikan karena pihak perusahaan dinilai sering mencurangi para petani baik yang terhimpun dalam Apkasindo maupun tidak saat jual beli tandan buah segar (TBS) antara petani dengan perusahaan penampung.

Direktur YLBH AKA Nagan Raya, Muhammad Dustur, mengatakan bahwa selama ini praktik kecurangan dilakukan oleh perusahaan sawit Nagan Raya dengan modus operandi tidak sesuainya penetepan harga yang ditetapkan Dinas Perkebunan dan Pertanian Aceh dengan harga yang ditentukan perusahaan saat membeli TBS dari petani.

“Padahal penetapan sudah dilakukan secara baik dan efektif oleh dinas perkebunan dan pertanian Provinsi Aceh, sayangnya hasil penetapan tersebut tidak ada pengawasan yang maksimal oleh dinas terkait,” kata Dustur, dalam keterangan tertulis kepada Nukilan.id Rabu, (15/6/2022).

Padahal kata Dustur, para pelaku usaha diwajibkan tera ulang terhadap alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya. Ketentuan ini telah diatur dalam UU Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal.

“Kami dari YLBH AKA sudah menyurati Menteri Pertanian dan menteri perdangangan Republik Indonesia beserta pihak terkait untuk menuntaskan persoalan ini,” ucapnya.

Lanjut Dustur, praktik kecurangan yang dilakukan oleh pihak perusahaan diduga ada kecurangan pada alat timbang atau tera, padahal ini sanksi pidana bagi oknum yang melakukannya.

“Kami tim kuasa hukum berharap persolan ini agar bisa dilakukan pengawasan dan tindakan tegas kepada pihak-pihak yang melanggar aturan apabila perlu dicabut izin ISPO perusahaan tersebut,” tuturnya.[]

Cek Tarif Tol Kini Bisa Lewat Google Maps

0
Cek Tarif Tol Kini Bisa Lewat Google Maps

Nukilan.id – Google mengumumkan fitur menarik untuk Google Maps agar pengguna dapat mengecek tarif tol setiap kali bepergian.

Fitur tersebut tersedia secara bertahap di empat negara pertama yaitu Indonesia, India, Jepang, Amerika Serikat. Sementara negara lain akan mendapat fitur ini setelahnya.

Melalui akun Twitter resminya, raksasa media sosial tersebut menampilkan cuitan berupa fitur estimasi tarif tol yang bisa diaktifkan pada pengaturan rute perjalanan.

Nantinya, fitur baru Google Maps tersebut akan menyediakan informasi sekitar 2000 tarif tol untuk pengguna di perangkat Android maupun iOS.

Informasi tarif tol yang dihadirkan oleh Google Maps bekerja sama dengan otoritas lokal di masing-masing negara. Bukan hanya itu saja, navigasi peta itu juga akan menampilkan estimasi tarif pada hari tertentu apabila jalan tol tersebut memiliki jam operasional khusus, seperti diwartakan GSM Arena, dikutip Rabu (15/6/2022). [Indozone]

Tingkatkan Kelahiran Badak Sumatera, IPB Gandeng Jerman Kembangkan Teknologi Bio-Bank

0
Anak badak sumatra © Dok. Biro Humas KLHK

Nukilan.id – Kelahiran satu anak badak Sumatra pada bulan Maret lalu memang menjadi kabar baik tersendiri, karena berhasil menambah populasi hewan terancam punah tersebut. Namun, hal itu tidak serta merta menghentikan berbagai upaya untuk terus meningkatkan populasi spesies mereka menjadi lebih banyak.

Apalagi, perjalanan kelahiran kemarin memang diperoleh dengan menyita perjuangan yang besar. Baik dari induk badak hingga tenaga ahli yang terlibat, semuanya sama-sama melalui jalan panjang hingga akhirnya berhasil memperoleh kelahiran anak atau individu baru.

Sebenarnya, apa yang membuat badak begitu sulit untuk bereproduksi dan melahirkan individu baru?

Gangguan reproduksi pada badak

Kenyataan jumlah yang semakin langka, serta rusaknya habitat bukan satu-satunya alasan spesies badak menjadi terancam punah. Ada beberapa faktor yang oleh para peneliti disebut menjadi penyebab badak begitu sulit untuk bereproduksi dan memiliki keturunan.

Faktor pertama adalah fakta bahwa mereka merupakan hewan yang bersifat soliter atau cenderung hidup sendiri-sendiri. Sehingga proses mengenal antar lawan jenis terlebih untuk bereproduksi dapat dikatakan cukup sulit.

Kedua, adanya ancaman internal berupa kondisi kesehatan genetik dan reproduksi badak Sumatra yang sangat mengkhawatirkan. Hal tersebut terbukti berdasarkan penelitian yang dilakukan pada badak Sumatra di penangkaran sejak awal 1980-an sampai sekarang.

Diketahui jika lebih dari 70 persen badak di penangkaran mengalami gangguan abnormalitas organ reproduksi. Gangguan tersebut dapat berupa kista dan tumor sehingga membuat badak betina sulit untuk bunting. Lain itu, badak juga diklasifikasikan sebagai hewan efek Allee.

Efek Allee sendiri didefinisikan sebagai istilah ekologi yang menghubungkan tingkat kepadatan sebuah spesies dengan kebugarannya. Atau umumnyda dalam teori evolusi, dikenal dengan istilah survival of the fittest atau hanya mereka yang sehat dan kuat yang bisa bertahan

Kondisi tersebut menyebabkan tingkat kepadatan spesies rendah dan akan membuat badak depresi. Hal tersebut membuat kualitas keturunan menurun akibat perkawinan sejenis, dan badak sangat sulit melahirkan keturunannya.

Kesulitan reproduksi di atas yang nyatanya juga dialami oleh induk badak pada kelahiran terakhir, yakni Rosa. Badak betina tersebut sebelumnya diketahui sudah bunting dan mengalami keguguran sebanyak delapan kali sejak tahun 2015.

Rosa bahkan sempat tak kunjung hamil karena diketahui memiliki fibroid rahim atau myom pada kandungannya. Hal tersebut juga yang diyakini menyebabkan Rosa kerap mengalami keguguran saat sudah berhasil bunting.

Bahkan untuk mempertahankan janinnya pada keberhasilan yang terakhir, pemeliharaan dilakukan secara ekstra dengan memberi obat penguat janin setiap harinya.

Berangkat dari kondisi tersebut, Indonesia sendiri sejak lama telah menjajaki berbagai teknologi yang memungkinkan untuk membantu proses reproduksi badak sumatra. Dan terbaru, hal tersebut akhirnya terealisasi dengan terjalinnya kerja sama teknologi antara IPB dengan Jerman.

Reproduksi berbantu dan bio-bank

Pada pertengahan bulan Mei lalu, IPB secara resmi menggandeng Leibniz Institute for Zoo and Wildlife Research (Leibniz-IZW) Berlin, Jerman, untuk mengakselerasi Pengembangan Sains dan Pendidikan Konservasi Spesies Terancam Punah, dengan Aplikasi Teknologi Reproduksi Berbantu (ART) dan bio bank.

Teknologi Reproduksi Berbantu yang dimaksud adalah teknik yang digunakan untuk mendapatkan kehamilan menggunakan berbagai pengobatan. Pengobatan yang dimaksud terdiri dari fertilisasi, fertilisasi in vitro atau bayi tabung, maupun surogasi (sewa rahim).

Sementara bio-bank adalah perpustakaan biologi yang menyimpan sampel biologis untuk digunakan dalam penelitian. Kedua teknologi tersebut dinilai bisa melindungi dan mengamankan material genetik satwa liar sehingga memastikan badak Sumatra bisa memiliki keturunan.

Rektor IPB Arif Satria, yang berkunjung ke Leibniz-IZW Jerman untuk menandatangani nota kesepahaman mengenai kerja sama ini berharap, Indonesia dapat belajar banyak dari kerja sama yang ada untuk menyelamatkan badak sumatra dari ancaman kepunahan.

“Ini akan memberi kami kesempatan untuk memperluas pengetahuan dan pemahaman ilmiah tentang pengobatan satwa liar. Teknologi reproduksi berbantuan, dan strategi bio bank untuk menyelamatkan spesies Indonesia yang terancam punah,” ujar Arif, dalam keterangan resmi.

Sementara itu Prof. Thomas Hildebrandt dari Leibniz-IZW menjelaskan, sebelumnya teknologi ini telah berhasil diaplikasikan untuk spesies serupa yang mengalami ancaman sama.

“Kami akan mulai mentransfer hasil ilmiah kami dari proyek BioRescue – yang berhasil menyelamatkan sumber daya Genetik Badak Putih Utara dari kepunahan. Dan dapat diaplikasikan serta berhasil pada badak Sumatra,” harapnya. [GNFI]

Lengser dari Menteri ATR/BPN, Harta Kekayaan Sofyan Djalil Rp94,9 Miliar

0
Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil. (Foto: economic zone)

Nukilan.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle kabinet pada Rabu (16/6/2022). Kursi kepemimpinan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Negara (ATR/BPN) kini telah berganti.

Sofyan Djalil yang sebelumnya menduduki kursi tersebut, digantikan Mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto.

Dikutip dari laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN)/ elhkpn.kpk.go.id, Sofyan Djalil tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp94.980.402.906.

Secara rinci, Sofyan tercatat memiliki delapan bidang tanah dan bangunan dengan total nilai Rp30.902.606.000 yang tersebar di Jakarta Selatan, Depok, dan Lampung Selatan.

Sofyan pun tercatat memiliki tiga buah mobil merek Toyota dan Subaru dengan nilai total Rp360 juta. Dia pun tercatat memili harta bergerak lainnya senilai Rp684.000.000.

Tercatat pula total nilai surat berharga yang dimiliki Sofyan sebesar Rp45.832.233.215.

Sofyan juga memiliki kas atau setara kas sejumlah Rp6.956.327.409 dan harta lainnya Rp10.273.140.835. Dia pun tercatat memiliki utang Rp27.904.553. []

Gubernur Tunjuk Almuniza Sebagai Plt Kadisbupar dan Zalsufran Plt Kadisnak Aceh

0

Nukilan.id – Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. Iskandar AP., memimpin kegiatan seremonial serahterima jabatan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), dan SK Plt. Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Aceh.

Penyerahan ini dilakukan pada masing-masing instansi, Rabu (15/6/2022) sore. Hadir dalam kegiatan itu, Inspektur Aceh, Jamaluddin, Kepala Biro Organisasi Setda Aceh, Daniel Arca dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Muhammad Iswanto.

Plt. Kepala Disbudpar Aceh, kini dijabat Kapala Bidang Pengembangan Destinasi di Disbudpar Aceh, Almuniza Kamal SSTP M.Si. Sementara Plt Kepala Disnak Aceh dijabat Sekretaris Dinas Peternakan Aceh, Zalzufran, ST. Msi.

“Saya menyerahkan amanah dari gubernur untuk menjalankan tugas-tugas pengembangan kebudayaan dan kepariwisataan di Aceh,” kata Iskandar usai menyerahkan SK Pelaksana tugas kepada Almuniza Kamal.

Pada Rabu Siang, Almuniza yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta, dilantik sebagai Kapala Bidang Pengembangan Destinasi di Disbudpar Aceh.

Pelantikan Almuniza sebagai Plt Kepala Disbudpar, dilakukan setelah pada hari yang sama, Jamaluddin, dilantik sebagai Inspektur Aceh.

Iskandar meyakini, Almuniza akan mampu membawa kebudayaan dan kepariwisataan Aceh menjadi lebih maju. Berkaca dari kerja sama yang kuat antara Jamaluddin, mantan Kadisbudpar dengan Almuniza saat menjabat sebagai Kepala BPPA, menjadikan kegiatan kepariwisataan di Jakarta berjalan baik.

“Kolaborasi dengan orang lain dan dilandasi dengan bersih diri, hati dan lingkungan penting demi majunya kebudayaan dan kepariwisataan di Aceh,” ujarnya.

Iskandar berharap jika koordinasi yang baik selama ini tetap berlanjut dalam perkembangan kepariwisataan dan kebudayaan di Aceh.

Penyerahan SK Plt. Kadis Peternakan Aceh

Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. H. Iskandar, AP, S.Sos, M.Si, menyerahkan SK Plt. Kepala Dinas Peternakan kepada Zalsufran, ST, M.Si di Dinas Peternakan Aceh, Banda Aceh, Rabu (15/6/2022).

Usai Penyerahan SK Plt. Kepala Disbudpar Aceh, Iskandar juga menyerahkan SK Plt. Kepala Disnak Aceh kepada Zalsufran ST. M.Si. Mantan Kabag Humas di Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh itu, pada Rabu siang dia dilantik menjadi Sekretaris Dinas Peternakan.

Penyerahan SK Plt. Disnak Aceh kepada Zalsufran dilakukan karena Rahmandi, Kepala Dinas Peternakan mengajukan surat permohonan pengunduran diri karena ingin beralih ke Jabatan Fungsional di bidang Peternakan.

“Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut maka bapak gubernur menunjuk saudara Zalsufran, terhitung mulai tanggal 15 Juni 2022 disamping jabatannya sebagai Sekretaris Dinas Peternakan Aceh, juga sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Peternakan Aceh sampai dengan dilantiknya pejabat yang defenitif atau paling lama satu tahun sejak mulai berlakunya keputusan ini,” kata Iskandar.

Ia juga mengatakan, jabatan fungsional di pemerintah seperti yang dipilih Rahmandi, bukanlah jabatan kelas dua. Tapi Jabatan fungsional ini melekat pada pribadi dengan skill tidak bisa digantikan orang lain.

“Jabatan fungsional adalah jabatan yang sangat strategis. Kehilangan jabatan fungsional menjadi sebuah kehilangan besar bagi kita. Jabatan yang melekat pada diri kita. Ini adalah jabatan yang sangat strategis. Berbeda denngan pejabat struktural yang begitu hilang akan langsung ada penggantinya,” kata Iskandar.

Karena itu, Iskandar mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengubah paradigma bahwa jabatan fungsional kini bukan lagi sebagai jabatan tingkat 2 di ASN.

“Mungkin apa yang dicontoh oleh pak Rahmandi bisa menjadi contoh bagi kita. Kelebihan pak rahmandi, saat tidak aktif di jabatan fungsional dan tenaga beliau dibutuhkan oleh pak gubernur, beliau akan sangat dimungkinkan kembali menjadi pejabat fungsional,” ungkap Iskandar.

Apa yang dilakukan Rahmandi dipandang Iskandar sebagai langkah maju. Untuk itu, Iskandar atas nama pemerintah Aceh berterimakasih atas kebersamaan dan dedikasi Rahmandi yang dalam empat tahun terakhir menjabat sebagai Kepala Dinas Peternakan Aceh. []

Geliat Pariwisata Aceh Dipaparkan Lewat Podcat Event Wisata

0

Nukilan.id – Seperti diketahui ada 101 event wisata unggulan berbasis alam, budaya dan sejarah yang ditawarkan Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) sepanjang tahun 2022.

“Khazanah Piasan Nanggroe” yang selama ini dikenal sebagai Calender Of Event (COE) bertujuan untuk memantapkan branding The Light of Aceh atau Cahaya Aceh kepada wisatawan.

Kali ini, Pemerintah Aceh melalui Dispbudpar Aceh menyelenggarakan Podcast Event Wisata sebagai upaya untuk mengenalkan potensi pariwisata Aceh lewat event-event wisata yang sudah disusun lewat “Khazanah Piasan Nanggroe”.

Podcast ini akan ditayangkan pada kanal youtube Disbudpar Aceh pada tanggal 17 Juni 2022.

Menurut Elliati. S.Ag., M.Pd selaku sub koordinator Atraksi Wisata Disbudpar Aceh dan juga sebagai narasumber pada acara podcast event wisata ini mengatakan, pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh terus berupaya keras untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang akan berkunjung ke Aceh lewat event-event wisata yang sudah ditetapkan pada calender of event.

Sementara itu, Kepala UKM Center FEB USK, Iskandar Madjid yang juga menjadi narasumber pada acara podcast ini menyampaikan, event-event wisata yang diselenggarakan Disbudpar Aceh akan berdampak baik untuk pertumbuhan ekonomi daerah terutama terhadap produk-produk UKM yang ada di Aceh.

“Untuk itu perlu adanya penguatan terhadap produk-produk UKM dari segi branding agar bisa diterima pasar wisatawan dan menjadi kompetitif,” tambahnya.

Sebagai informasi, pada Podcast Event Wisata turut menghadirkan Praktisi Event, Harly Bomsky yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Backstagers Aceh dan Ketua Yayasan Agam Inong Aceh, Teuku Muhammad Fadil. []

Asa Kadisdik Aceh untuk ‘Anak Emas’ di Penutupan KOSN PDBK

0

Nukilan.id – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM menaruh harapan besar pada peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK) yang disebutnya sebagai ‘anak emas’ pada ajang Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) Tahun 2022 Provinsi Aceh.

Alhudri yang merupakan mantan Kepala Dinas Sosial Aceh itu mengerti betul tentang istimewanya ‘anak emas’ ini sehingga harus dididik dan ditangani oleh orang tepat agar kelak mereka dapat hidup mandiri.

“Setiap manusia terlahir dengan keunikan dan karakteristik masing-masing. Oleh karenanya, berprestasilah dengan keunikan yang kalian miliki,” kata Alhudri saat menutup Kegiatan KOSN PDBK Tahun 2022 Provinsi Aceh, Rabu (15 Juni 2022).

Alhudri menuturkan, penyelenggaraan KOSN PDBK merupakan salah satu upaya yang dilakukan Dinas Pendidikan Aceh untuk menggali potensi peserta didik berkebutuhan khusus di bidang olahraga, khususnya pada cabangg lomba Tolak Peluru, Bocce, Lompat Jauh Tanpa Awalan, Balap Kursi Roda, Tenis Meja, Bulu Tangkis, dan Bola Basket.

Kegiatan yang berlangsung sejak Tanggal 12 sampai dengan 15 Juni 2022 ini diikuti oleh peserta didik terbaik dari masing-masing wilayah MKKS, PKLK. Diantara mereka terdapat persaingan yang sangat ketat dalam memperoleh peserta terbaik.

Namun demikian, kata Alhudri siapapun yang menjadi juara, dari wilayah mana pun, janganlah cepat berbangga diri karena perjuangan masih panjang.

“Tepat hari ini kegiatan ini akan ditutup. Namun demikian, berakhirnya kegiatan ini tidaklah harus membuat peserta didik berhenti berlatih dan mengembangkan diri dan menggeluti bidang yang disukai,” kata Alhudri.

“Mari anak-anak ku kita jadikan perlombaan ini sebagai batu loncatan untuk terus menekuni bidang olahraga yang kalian minati. Mari kita tingkatkan kemandirian, kerjasama, kedisiplinan serta sikap toleransi dan menjadi pribadi yang kritis, bekerjasama serta kreatif dalam menghadapi berbagai hal. Teruslah berlatih, kuatkan tekad, dan jadikan pribadi kita berguna bagi bangsa dan agama,” tambahnya.

*Akan Wakili Aceh ke Tingkat Nasional*

Dalam kesempatan itu Alhudri juga mengucapkan selamat kepada peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Aceh pada kegiatan KOSN PDBK di Tingkat Nasional.

“Tidak ada lagi kata daerah kabupaten atau kota maupun wilayah. Kini yang ada adalah Aceh, mari kita bersatu dan memberi dukungan, berusahalah dengan maksimal serta berikan yang terbaik,” ajak Alhudri.

Sementara itu, kepada para peserta yang belum mendapat predikat juara Alhudri berharap agar tidak berkecil hati.

“Janganlah berkecil hati, tetap menjadi pribadi yang lebih baik, karena di mata kami semua, kalian adalah putra/putri terbaik penerus bangsa,” tutup Alhudri.

*Pemenang KOSN PDBK Provinsi Aceh Tahun 2022*

*Cabang Lomba Tolak Peluru SDLB*
Juara 1 Icut Irmayanti dari SLBN Aceh Barat Daya
Juara II Rania Fathin dari SLBN Pembina Provinsi Aceh
Juara III Siti Nur Aulia Rahma dari SLBN Meulaboh
Harapan 1 Faiqa Niswa dari SLBN Bireuen
Harapan II Maryata Khalisa dari SLBN Kota Langsa

*Cabang Lomba BOCCE SDLB*
Juara 1 Sella Maulita dari SLBN Aceh Jaya
Juara II Rifayki dari SLB YIBM Pondok Gajah
Juara III Asyifa dari SLBN Bambi
Harapan 1 Safiatun Karina dari SLB YTC Kuta Blang
Harapan II Diana Natasya dari SLB Cahaya Aceh Timur

*Cabang Lomba BOCCE SMPLB/SMALB*
Juara 1 Yusriah dari SLBN Kota Lhokseumawe
Juara II Ade Farah Rizki dari SLBN Meulaboh
Juara III Annisa Salsabila dari SLB Bukesra Banda Aceh
Harapan I Kintan Tarsiana dari SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang

*Cabang Lomba Tennis Meja SMPLB/SMALB*
Juara 1 M. Iqbal dari SLBN Aneuk Nanggroe
Juara II Ilyas dari SLBN Simeulue
Juara III M. Akbar SLBN Pembina Aceh Tamiang
Harapan I Ahmad Hermawan dari SLBN Jantho
Harapan II Malikul Saleh dari SLBN Pidie

*Cabang Lomba Bulu Tangkis SMPLB/SMALB*
Juara 1 Abu Laisi dari SLBN Jantho
Juara II Hamka dari SLBN Aceh Tengah
Juara III M. Rizki Barokah dari SLBN Aceh Barat Daya
Harapan I Zulfikar dari SLBN Langsa
Harapan II M. Rizki dari SLBN Seunagan

*Cabang Lompat Jauh Tanpa Awalan SDLB*
Juara 1 Rahmadani dari SLBN Silih Nara
Juara II Aisyah Almarah dari SLBN Jantho
Juara III Areola Syufa Rifa SLBN Aceh Singkil
Harapan I Nadia Muthfirah dari SLBN Aneuk Nanggroe
Harapan II Elfi Rahmayanti dari SLBN Langsa

*Cabang Lomba Basket SMPLB/SMALB*
Juara 1 Waisul Muna dari SLBN YBSM
Juara II Sulaiman dari SLBN Meulaboh
Juara III Alfansuri dari SLBN Lhokseumawe
Harapan I TM Nasrullah dari SLBN Kota Langsa

*Cabang Lomba Balap Kursi Roda SMPLB/SMALB*
Juara 1 Mukhtar Rida dari SLB Jumpa Bireuen
Juara II M. Rizki Maulana dari SLBN Nagan Raya
Juara III Martunis Sihombing dari SLBN Pidie
Harapan I Jahuriman dari SLBN Pembina Aceh Tamiang
Harapan II Zaki Ulhaq dari SLB YBSM Banda Aceh.