Beranda blog Halaman 1668

Partai Demokrat Aceh Mulai Jalankan Program Persiapan Hadapi Pemilu 2024

0
Rapat DOD Partai demokrat Aceh persiapan menghadapi Pemilu 2024. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Aceh menggelar rapat persiapan menghadapai proses tahapan pemilihan umum 2024 di kantor DPD Partai Demokrat Aceh, Luengbata, Rabu (15/6/2022).

“Insya Allah, DPD Partai Demokrat Aceh mulai melaksanakan program-program kerjanya, termamsuk melakukan konsolidasi internal partai, rapat sudah kita mulai hari ini,” kata Sekretaris DPD Partai Demokrat Aceh Arif Fadillah, S.I.Kom,M.M mewakili Ketua DPD PD Aceh Muslim, SHi.

Dijelaskan, rapat internal juga dilakukan untuk memastikan kesiapan tim Penyusunan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk 23 Kabupaten/Kota se-Aceh.

“Sudah 23 DPC menyelesaikan susuanan kepengurusan,” ujar Arif.

Terkait penyelesaian susunan kepengurusan, Arif menyebutkan akan menjadi prioritas pertama karena berkaitan langsung dengan persiapan Pendaftaran dan Verifikasi Parpol yang dimulai awal Agustus 2022 mendatang.

Rapat digelar menghadirkan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Aceh Yunus Ilyas dan Ketua Dewan Kehormatan Syafril Anthony beserta jajaran pimpinan Partai Demokrat Aceh lainnya.[]

Pertamina Subholding Upstream Gelar PHE Menyapa di Politeknik Lhokseumawe

0
Pertamina Subholding Upstream Gelar PHE Menyapa di Politeknik Negeri Lhokseumawe pada Rabu (15/6/2022). Foto: Ist.

Nukilan.id – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang merupakan Subholding Upstream Pertamina mengadakan acara PHE Menyapa di Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Provinsi Aceh pada Rabu (15/6/2022).

Acara ini merupakan bagian dari Program PHE Involvement in Improving My Education (PHE in2me) yang diinisiasi oleh para pekerja PHE yang peduli pada pendidikan generasi penerus bangsa di Indonesia dan secara sukarela memberikan waktunya untuk mengajar di perguruan tinggi.

PHE Menyapa kali ini diadakan secara luring dan daring, dihadiri oleh 250 peserta yang terdiri dari unsur Manajemen dan perwakilan mahasiswa PNL, Unimal, IAIN Lhokseumawe, Unsam Langsa dan Umuslim Bireuen Civitas.

Hadir pula Manajemen Subholding Upstream, Regional Sumatera dan Zona 1, diantaranya Muhammad Fahmi El Mubarak, VP Human Capital Subholding Upstream, Amilia Elvandari, HC Services Manager Subholding Upstream, Vera Miranda, HCBP Manager PT Pertamina Hulu Rokan-Regional Sumatera, Setiadi, NSO Field Manager, dan Djulianto Tasmat, Head of Comrel & CID Zona 1.

Muhammad Fahmi El Mubarak, VP Human Capital Subholding Upstream, menyampaikan salah satu tujuan kegiatan ini adalah Perusahaan hadir di tengah masyarakat untuk memberikan bekal kepada generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, Pertamina hadir membekali generasi muda untuk mempersiapkan wawasan dan keilmuan terkait dunia kerja. Program ini merupakan terobosan untuk memperkuat dan mempertajam kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan dan berharap para peserta bisa mendapatkan informasi yang terkini,” ujar Fahmi.

Sementara itu Direktur PNL Ir. Rizal Syahyadi, ST, M.Eng.Sc, melalui Wakil Direktur I Ir. Zamzami, ST. M.Eng, menyampaikan apresiasi kepada PHE yang telah mengadakan kegiatan PHE Menyapa.

“Kami mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Pertamina atas kedatangannya ke kampus kami dan menyelenggarakan kegiatan PHE Menyapa. Ilmu yang disampaikan sangat bermanfaat bagi mahasiswa kami,” kata Zamzami.

Dhani wibowo Ketua Program PHE in2me mengatakan, selain PHE Menyapa, program PHE in2me memiliki beberapa program lain yang akan dilaksanakan secara berkesinambungan setiap bulannya, yaitu NONGKI (Nongkrong Bareng Kakak Alumni), SOBAT (Sharing Online Biar Pintar), BOBA (Bincang Online Bareng Ahli) dan MAK COMBRANG (Mahasiswa ke Coaching Mentoring Bareng). Sasaran dari program PHE in2me adalah mahasiswa/pencari kerja secara umum, serta mahasiswa perguruan tinggi dan pelajar SMA/SMK yang berada di sekitar wilayah operasi Subholding Upstream.

“Dengan adanya #aksibaik perusahaan melalui program PHE in2me, diharapkan menjadi salah satu wujud nyata kepedulian Pertamina Subholding Upstream bagi dunia Pendidikan Indonesia. Selain itu juga meningkatkan jiwa volunteerism pekerja Subholding Upstream dan upaya untuk menciptakan calon energi baru, generasi penerus Indonesia,” terangnya. []

BI Sebut Kenaikan Harga Cabai Merah Karena Pasokan Kurang

0
Cabai Merah dijajakan di Pasar Al-Mahirah, Lamdingin, Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Rezi).

Nukilan.id – Dalam tiga minggu terakhir, harga cabai merah tercatat mengalami lonjakan sampai dengan 77% di Aceh. Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), pada akhir bulan Mei 2022, harga cabai merah masih berada di sekitar Rp51.350, meningkat signifikan jika dibandingkan dengan harga per tanggal 15 Juni 2022 yang sudah berada di angka sekitar Rp91.150.

Hal itu dijelaskan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh, Achris Sarwani dalam keterangannya kepada media, Rabu (15/6/2021).

Menurut hasil pantauan harian, kata dia, peningkatan harga terutama terjadi di Kota Banda Aceh yang mana per tanggal 15 Juni 2022 sudah mencapai Rp98.750, kemudian di beberapa titik termasuk di Pasar Inpres Lhokseumawe sebesar Rp84.750 dan Rp60.250 di Kota Meulaboh.

“Kendala kesediaan pasokan diduga menjadi penyebab utama peningkatan harga cabai merah,” ungkap Achris.

Lebih lanjut, Achris menyampaikan, kendala kesediaan pasokan ini disebabkan produksi lokal cabai merah di Aceh terganggu akibat cuaca buruk, panasnya suhu udara, sering terembus angin dan kemarau telah menjadi ancaman terhadap pertumbuhan tanaman cabai.

Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa pedagang di Pasar Ulee Kareng Banda Aceh, para pedagang menyatakan persediaan cabai merah mulai menipis dan pasokan yang diterima lebih sedikit dari biasanya.

Selain itu, para pedagang juga menyampaikan bahwa persediaan yang didapat berasal dari luar Aceh, yaitu Sumatera Utara (Sumut). Sedangkan, Provinsi Sumut sendiri pasokan cabai merah mulai menipis karena masa panen di sejumlah sentra produksi sudah habis.

“Sehingga diperkirakan masa panen cabai merah baru akan dimulai pada Agustus dengan masa puncak pada bulan September mendatang,” pungkas Achris. []

MPD Gelar Pemilihan Komite Sekolah/Madrasah Berprestasi Se-Aceh Besar

0

Nukilan.id – Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh Besar dengan dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar akan melaksanakan pemilihan Komite Sekolah/Madrasah (SD/MI, SLTP/MTs, SLTA/MA sederajat) Berprestasi Se-Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022.

“Kegiatan ini sebagai bentuk penghargaan MPD (Red. Pemerintah) Kabupaten Aceh Besar untuk komite Sekolah/Madrasah yang ada di Kabupaten Aceh Besar,” kata Ketua MPD Aceh Besar, Prof.Dr.H. Mustani Yahya, M.Sc dalam keterangannya kepada Nukilan.id, Selasa (14/06/2022).

Sementara itu, Ketua Panitia Drs. Abu Bakar, M.Si menyampaikan bahwa dengan jumlah sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Aceh Besar yaitu SD sebanyak 210 buah, MI sebanyak 51 buah, SLTP sebanyak 68 buah, MTs sebanyak 28 buah, dan SMA/MA/SMK sebanyak 54 buah, maka diharapkan akan banyak peserta yang dapat ikut kegiatan ini.

“Tentunya ini menjadi kesempatan yang cukup bagus bagi pihak sekolah/madrasah dan komite sekolah/madrasah untuk memanfaatkan momentum ini bagi kemajuan sekolahnya,” ungkap Pria yang akrab disapa pak Abu itu.

Perlu diketahui juga bahwa pemilihan Komite Sekolah/Madrasah berprestasi ini bertujuan untuk memberikan penghargaan dan pengakuan kepada Komite Sekolah/Madrasah yang secara nyata berprestasi dalam melaksanakan pengelolaan komite sekolah/madrasah, termasuk kegiatan pendukung yang hasilnya bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan.

Meningkatkan motivasi secara berkelanjutan di kalangan Komite Sekolah/Madrasah untuk terus “belajar dan bekerja lebih cerdas” guna menciptakan kinerja yang lebih produktif.

Mendorong inovasi dan kreativitas Komite Sekolah/Madrasah dalam menciptakan suasana sekolah/madrasah yang kondusif baik bagi para pendidik, peserta didik, dan tenaga kependidikan lainnya.

Dan menumbuhkan kebanggaan di kalangan Komite Sekolah/Madrasah terhadap tugas tambahannya sebagai pengurus Komite Sekolah/Madrasah.

Adapun pemilihan Komite Sekolah/Madrasah berprestasi ini sasarannya adalah Komite Sekolah/Madrasah pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah atau masyarakat/swasta, pada satuan pendidikan yang berlokasi di Aceh Besar, untuk tingkat satuan pendidikan Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah/Sekolah Menengah Kejuruan.

Yang menjadi prinsip dalam penyelenggaraan pemilihan Komite Sekolah/Madrasah berprestasi ini diantaranya: Kompetitif, Objektif, Transparan, dan Akuntabel. Selain itu juga terdapat persyaratan yang harus dipenuhi, yang umum yaitu:

  1. Memiliki SK penetapan Komite Sekolah/Madrasah yang masih berlaku dan disahkan oleh pihak yang berwenang untuk itu.
  2. Memiliki masa kerja sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun sebagai Komite Sekolah/Madrasah di sekolah/madrasah yang sama pada saat mengikuti pemilihan.
  3. Memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Komite Sekolah/Madrasah yang disahkan oleh ketua komite.
  4. Memiliki Program Kerja Komite Sekolah/Madrasah yang diketahui/disahkan oleh kepala sekolah/madrasah.
  5. Memiliki stempel pengurus Komite Sekolah/Madrasah. Dan keenam Belum pernah menjadi pemenang I pemilihan Komite Sekolah/Madrasah berprestasi tingkat Kabupaten Aceh Besar.

Kemudian Persyaratan khususnya yaitu:

  1. Memiliki rekening atas nama pengurus Komite Sekolah/Madrasah.
  2. Membuat narasi (minimal berisi sejarah pembentukan Komite Sekolah/Madrasah; kegiatan dan program kerja Komite Sekolah/Madrasah, termasuk keikutsertaan komite dalam berbagai kegiatan di sekolah/madrasah, perkembangan dan hal-hal penting yang dianggap prestasi dalam pengelolaan organisasi Komite Sekolah/Madrasah selama ini, Tulisan disertai dokumen pendukung seperti foto, uraian waktu dan tempat secara rinci sehingga meyakinkan pembaca dan Ada lembar pengesahan yang ditandatangani ketua dan sekretaris Komite Sekolah/Madrasah dan diketahui oleh kepala sekolah/madrasah).
  3. Menyerahkan foto copy KTP atau biodata pengurus Komite Sekolah/Madrasah.
  4. Mengembangkan profesionalisme Komite Sekolah/Madrasah.

Adapun mekanisme penyelenggaraan sebagai berikut:

  1. Pemilihan Komite Sekolah/madrasah berprestasi Senin tanggal 13 Juni 2022. Pengumuman dan Pengiriman surat pemberitahuan kepada Komite Sekolah/madrasah.
  2. Kamis tanggal 16 Juni 2022: Penjelasan teknis kepada para ketua Komite Sekolah/madrasah di Aula Dekranas Aceh Besar Jalan Lambaro-Blang Bintang Gampong Gani Kecamatan Ingin Jaya.
  3. Jumat 17 Juni 2022–Senin 15 Agustus 2022: Penerimaan berkas.
  4. Senin 15 Agutus 2022 pukul 01.30: Batas akhir penerimaan berkas.
  5. Selasa 16 Agustus -Senin 22 Agustus 2022: Penilaian berkas (portofolio).
  6. Selasa 23 Agustus 2022-Jumat 26 Agustus 2022: verifikasi lapangan.
  7. Senin 29 Agustus 2022: Penetapan Komite berprestasi.
  8. Pengumuman Pemenang dan Pembagian hadiah pada Senin 05 September 2022 (disesuaikan di hari Upacara HARDIKDA Kabupaten Aceh Besar).

Informasi selanjutnya dan Indikator Penilaian Komite Sekolah/Madrasah Berprestasi Tahun 2022 sebagaimana terdapat dalam panduan, yang dapat diakses melalui http://mpdacehbesar.blogspot.com.

Kemudian total hadiah mencapai Rp102.500.000,- untuk uang pembinaan komite, yaitu uang hadiah untuk enam pemenang disetiap tingkat satuan pendidikan yaitu SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK masing-masing mendapatkan; (pertama SD/MI kategori 1, 2, 3, 4, 5 dan 6; kedua SMP/MTs kategori 1, 2, 3, 4, 5 dan 6; dan ketiga SMA/SMK/MA kategori 1, 2, 3, 4, 5 dan 6).

Dengan hadiah masing-masing Hadiah 1: Rp5.000.000,- Hadiah 2: Rp4.500.000,- Hadiah 3: Rp4.000.000,- Hadiah 4: Rp3.500.000,- Hadiah 5: Rp3.000.000,- Hadiah 6: Rp2.500.000,- Dana dana Pembinaan untuk 35 Komite Sekolah/Madrasah @ Rp1.000.000,-: Rp35.000.000,-

Reporter: Hadiansyah

HT. Ibrahim Buka Usaha Warung Kopi, Bentuk Komitmen Buka Lapangan Kerja

0
Anggota DPRA Fraksi Partai Demokrat, HT. Ibrahim, ST, MM. (Foto: Nukilan/Achmad)

Nukilan.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), HT. Ibrahim, ST, MM kembali membuka lapangan kerja baru untuk masyarakat di wilayah Baitussalam, Aceh Besar.

Dirinya baru saja meresmikan Warung Kopi dengan konsep tradisonal di Jalan Laksamana Malahayati, tepatnya di samping Warung Makan Mr. Bram Geutanyoe.

Dengan bermodalkan 6 karyawan, Politisi Partai Demokrat itu sangat berkomitmen untuk mengembangkan usaha miliknya agar bisa membuka lapangan pekerjaan lebih luas bagi masyarakat.

Hal itu diungkapkan HT. Ibrahim disela acara Grand Opening Kulam Kupi Daphu Kayee pada Selasa (14/06/2022).

Tidak sampai disitu, HT Ibrahim juga turut memberikan lapak kepada pedagang lainnya untuk digunakan sebagai tempat usaha, seperti pedagang gorengan, jus buah, lontong hingga konter pulsa, secara gratis tanpa dipungut biaya sewa.

Ibrahim berharap dengan dibukanya lapangan pekerjaan ini roda perekonomian masyarakat dapat kembali berputar. Sehingga lambat laun dapat mengikis angka kemiskinan di Aceh, khususnya di Aceh Besar. [Wanda]

Dilantik Sebagai Menteri Perdagangan, Ini Profil Zulkifli Hasan

0
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kiri) dan mantan Panglima TNI Marsekal Purn Hadi Tjahjanto (kanan) mengikuti upacara pelantikan menteri dan wakil menteri yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/6/2022). Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay.

Nukilan.id – Presiden Joko Widodo melantik Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkfli Hasan sebagai Menteri Perdagangan (Mendag) di Istana Merdeka, Rabu (15/6/2022) siang. Dengan pelantikan itu, Zulkifli Hasan resmi menggantikan Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan.

Selain Zukifli Hasan, Jokowi juga menunjuk mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggantikan Sofyan Djalil.

Profil Zulkifli Hasan

Zulhas selama ini dikenal sebagai politikus ulung. Dia lahir di Lampung pada 17 Mei 1962.

Dia menghabiskan masa kecil hingga pendidikan tingkat sekolah menengah pertama di Lampung. Lalu, Zulhas pindah ke Jakarta dan lulus dari SMA Negeri 53 Jakarta pada 1982.

Zulkifli kemudian menempuh pendidikan sarjana S1 di Universitas Krisnadwipayana pada 1986. Dia kemudian melanjutkan pendidikan S2 di di Sekolah Tinggi Manajemen PPM, dan lulus tahun 2003.

Setelah lulus kuliah, Zulkifli sempat memutuskan berkarier menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Namun, dia memilih meninggalkan posisi PNS dan berwirausaha. Dia mulai membangun perusahaan dan tumbuh semakin besar.

Zulkifli tercatat pernah menjadi Presiden direktur PT Batin Eka Perkasa (1988-2004) yang berkecimpung dalam bisnis peralatan rumah tangga.

Dia kemudian pernah menjabat sebagai presiden direktur di sejumlah perusahaan lain, yakni PT Panamas Mitra Inti Lestari (1997) dan PT Sarana Bina Insani (1999).

Selain itu, Zulkifli pernah menjabat sebagai komisaris utama di PT Hudaya Safari Utama (2000) dan PT Batin Eka Perkasa (2004).

Zulkifli lantas mulai melirik untuk terjun ke dunia politik. Dia memutuskan bergabung dengan PAN karena latar belakangan kedekatan dengan Muhammadiyah.

Dalam Pemilu Legislatif 2004, Zulkifli terpilih menjadi anggota DPR dari daerah pemilihan Lampung.

Karier politiknya terus naik karena ditunjuk sebagai Ketua Fraksi PAN di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Setelah lolos menjadi anggota Dewan, Zulkifli kemudian terpilih menjadi Sekretaris Jenderal PAN periode 2005-2010.

Selama berkiprah menjadi anggota DPR, Zulkifli pernah menjadi Ketua Panitia Angket BBM DPR pada 2008 sampai 2009. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemudian mengangkat Zulkifli sebagai Menteri Kehutanan pada 2009.

Dalam Pemilu Legislatif 2014, Zulkifli kembali terpilih menjadi anggota DPR dari daerah pemilihan Lampung I.

Setelah itu, Zulkifli terpilih sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2014-2019. Saat itu dia menang dalam voting dengan meraih 347 suara.

Posisi Zulkifli di PAN semakin melesat setelah terpilih menjadi Ketua Umum melalui kongres pada Maret 2015 menggantikan Hatta Rajasa.

Dalam Kongres V PAN pada Februari 2020, Zulkifli kembali terpilih sebagai ketua umum periode 2020-2025. Sampai saat ini Zulkifli juga menjabat sebagai wakil ketua MPR RI. []

Dilantik Sebagai Menteri ATR/BPN, Ini Profil Hadi Tjahjanto

0
Mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto dilantik menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). (Foto: Suara)

Nukilan.id – Presiden Joko Widodo melantik mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Istana Merdeka, Rabu (15/6/2022) siang.

Dengan pelantikan itu, Hadi resmi menggantikan Sofyan Djalil sebagai Menteri ATR/BPN.

Selain Hadi, Jokowi juga menunjuk Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Muhammad Lutfi.

Profil Hadi Tjahjanto

Arek Malang kelahiran 8 November 1963 tersebut menggantikan menteri sebelumnya, Sofyan Djalil.

Dengan posisi baru ini, Hadi pun kembali ke lingkar pemerintahan setelah sebelumnya ia menyerahkan tongkat komando Panglima TNI kepada Jenderal Andika Perkasa pada 19 November 2021 karena purnatugas.

Pria yang identik dengan kumis tebalnya ini merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1986 dan Sekolah Penerbang TNI Angkatan Udara 1987.

Dikutip dari setneg.go.id, Hadi pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di TNI. Pada 2010-2011, Hadi dipercaya mengemban posisi Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Adi Sumarmo, Boyolali, Jawa Tengah.

Pada 2011-2013, Hadi menempati jabatan Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) pada 2013-2015.

Pada 2016, Hadi kembali memegang tongkat komando sebagai Danlanud Abdulrachman Saleh, Malang.

Tak berhenti sampai di situ, Hadi kemudian dipercaya menjadi Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) pada 2015-2016 dan Irjen Kementerian Pertahanan pada Oktober 2016.

Karier pria lulusan SMAN 1 Lawang, Malang, tersebut semakin mentereng dengan penunjukannya menjadi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) pada 2017.

Pada tahun yang sama, Hadi kemudian mengemban posisi tertinggi di TNI sekaligus menjadi puncak karier militernya, yakni sebagai Panglima TNI ke-20. Ia mengemban posisi ini sejak 2017-2021.

Setelah pensiun, Hadi kemudian dipercaya menjadi Komandan Lapangan persiapan Penyelenggaraan MotoGP Mandalika. []

Presiden Lantik Zulkifli Hasan Sebagai Mendag dan Hadi Tjahjanto Menteri ATR/BPN

0
Presiden Jokowi melantik menteri dan wamen sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/06/2022).(Foto: Humas Setkab/Rahmat)

Nukilan.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melantik 2 menteri dan 3 Wakil Menteri (Wamen) yang akan membantunya dalam pemerintahannya bersama Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin pada sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024.

Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/6/2022).

Pelantikan para menteri negara sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024 ini berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 64/P Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024 yang dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti.

Keppres tersebut ditetapkan oleh Presiden Jokowi di Jakarta pada tanggal 15 Juni 2022.

Adapun dua menteri yang dilantik adalah Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan (Mendag) serta Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Sementara, para wamen negara sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024 dilantik berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 24/M Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024 yang juga ditetapkan oleh Presiden Jokowi di Jakarta pada tanggal 15 Juni 2022.

Adapun tiga nama wamen yang dilantik yaitu Wempi Wetipo sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri, Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, dan Raja Juli Antoni sebagai Wamen ATR/Wakil Kepala BPN.

Usai pembacaan Keppres, Presiden Joko Widodo kemudian memimpin pengucapan sumpah jabatan para menteri dan wamen Kabinet Indonesia Maju sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024 tersebut.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” demikian Presiden mendiktekan sumpah jabatan.

Turut hadir dalam pelantikan antara lain Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa.

Hadir juga Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. [setneg]

Kapolres Bener Meriah Serahkan Eco Enzyme ke Camat dan Kapolsek

0

Nukilan.id – Kapolres Bener Meriah AKBP Indra Novianto, menyerahkan eco enzyme kepada para Camat dan Kapolsek di wilatah hukumnya untuk disalurkan kepada peternak hewan.

Eco enzyme tersebut merupakan pemberian Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar, yang disalurkan melalui Kapolres sebagai upaya untuk mencegah penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap hewan ternak.

“Eco enzyme ini merupakan pemberian Kapolda Aceh. Ini juga sebagai wujud kepedulian Polri dalam menanggulangi PMK,” kata Indra Novianto, saat menyerahkan eco enzyme kepada Camat dan Kapolsek di Polres Bener Meriah, Rabu, 15 Juni 2022.

Dalam kesempatan itu, Indra Novianto menjelaskan tata cara pemakaian dan penggunaan eco enzyme terhadap hewan ternak melalui beberapa aplikasi, seperti aplikasi luka kuku, badan, dan mulut, aplikasi konsumsi, dan aplikasi pembersihan kandang.

Untuk, aplikasi luka kuku, badan, dan mulut, peternak dapat menggunakan eco enzyme murni tanpa perlu pencampuran air. Kemudian disemprotkan sesering mungkin di bagian luka dengan mengunakan alat semprot tanaman. Cara ini juga bisa dikatakan terapi bagi hewan terjangkit PMK dan boleh dilakukan beberapa kali dalam sehari.

Selanjutnya aplikasi konsumsi. Pemilik hewan ternak juga dapat mengaplikasikan eco enzyme dengan mencampur ke dalam air minum hewan yang terjangkit PMK. Takarannya adalah satu liter eco enzyme untuk seribu liter air.

Kemudian aplikasi pembersihan kandang. Di mana pemilik yang hewan ternaknya terjangkit PMK dapat menggunakan eco enzyme untuk membersihkan kandang. Selain itu juga dapat dialiri ke lingkungan sekitar kandang untuk membantu memurnikan eko sistem tanah sekitar kandang.

Indra Novianto berharap, Camat dan Kaposek dapat mensosialisasikan kembali terkait aplikasi eco enzyme kepada peternak yang ada di kecamatan masing masing.

“Camat dan Kapolsek silakan disalurkan dan dijelaskan cara pengaplikasian eco enzyme ini kepada peternak hewan. Sehingga resiko penyebaran PMK di Bener Meriah dapat diminimalisir,” ujar Indra Novianto. []

Abdullah Madyah: Siapapun Pj Gubernur Aceh Harus Mampu Membawa Kesejahteraan Bagi Rakyat

0
Abdullah Madyah. (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Masa jabatan Gubernur Aceh, Nova Iriansyah tinggal hitungan hari, dan akan segera berakhir pada 05 Juli 2022 mendatang. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengirimkan surat kepada Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) tertanggal 24 Mei 2022 tentang usul pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang masa jabatannya berakhir tahun 2022.

Menindaklanjuti surat tersebut, pada tanggal 3 Mei 2022, DPRA juga telah menggelar rapat paripurna penyampaian pengumuman usul pemberhentian Nova Iriansyah dari jabatan Gubernur Aceh periode 2017-2022. Nantinya, usulan ini akan disampaikan kepada Kemendagri paling lambat 30 hari sebelum berakhirnya masa jabatan Gubernur Aceh.

Meskipun begitu, sampai saat ini masyarakat Aceh bertanya-tanya siapa kira-kira yang akan ditunjuk oleh Presiden RI, Joko Widodo melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian untuk menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Aceh mendatang.

Menanggapi hal itu, Koordinator Tim Anti Korupsi Pemerintah Aceh (TAKPA) Periode 2008-2012, Abdullah Madyah meminta, siapapun Pj Gubernur Aceh yang ditunjuk Presiden Jokowi paling utama harus mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat Aceh.

“Kita tidak mempermasalah Pj Gubernur, tapi yang kita inginkan siapapun dia harus mampu memberikan dampak positif terhadap Aceh, terutama kesejahteraan rakyat Aceh,” tegas Abdullah yang juga Ketua Lembaga Lost Children Operation (LCO) itu kepada Nukilan, Rabu (15/6/2022).

Selain itu, Abdullah juga menegaskan, Pj Gubernur nantinya harus menjalankan syariat islam serta mampu memahami masalah Aceh yang baik sejarah, sosial, politik, kearifan lokal dan merawat/menjaga adat istiadat serta budaya Aceh.

“Terutama mempunyai komitmen yang kuat untuk menjaga perdamaian, pembagunan yang berkelanjutan dan memperjuangkan penguatan kewanangan Aceh serta perpanjangan dana Otonomi Khusus Aceh melalui Revisi undang-undang No 11 Tahun 2006 tentang pemerintah Aceh,” lanjutnya.

Selain itu, kata Abdullah, Pj Gubernur Aceh juga harus mempunyai komitmen untuk menjalankan butir-butir Mou Helsingki undang-undang No 11 tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh, undang-undang no 44 tahun 1999 tentang penyelengaraan keistemawaan provinsi keistimewaan provinsi daerah istimewa Aceh dan peraturan Perundang-undangan Lainnya.

“Yang penting permasalahan Bendera dan Lambang Aceh harus segera diselasaikan, dan menuntaskan program Reintegritas Aceh yang belum terlaksana,” tegasnya.

Terakhir, Abdullah berharap kepada siapapun yang nantinya menjabat sebagai Pj Gubernur Aceh agar dapat memperjuangkan program-program strategis nasional untuk meningkatkan perekonomian, menekan angka kemiskinan, meningkatkan kwalitas pendidikan, kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia di Aceh.

“Termasuk juga mempertahankan keberlangsungan program Jaminan kesehatan Aceh (JKA), pungkas Abdullah yang juga Koordinator Lapangan Tim Asistensi Pengawasan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) Tahun 2010 – 2012 itu. []