Beranda blog Halaman 163

Wali Kota Banda Aceh Ingatkan Pemudik Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Berangkat

0
Wali Kota Banda Aceh Bersama Pemudik (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengimbau masyarakat yang akan mudik agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.

Imbauan tersebut disampaikan Illiza saat meninjau posko pemantauan arus mudik di Terminal Tipe A Batoh, Selasa (17/3/2026).

“Untuk warga kota yang meninggalkan rumah tentunya harus periksa dulu dan memastikan rumahnya aman. Jangan ada charger yang masih dicok di listrik. Kemudian semua cok harus dicabut. Kemudian gas dan kompor dipastikan juga dalam kondisi yang aman,” kata Illiza.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal selama musim mudik. Ia meminta aparatur gampong untuk mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta meningkatkan patroli.

“Rumah dipastikan terkunci dengan baik, semuanya itu harus betul-betul dipastikan aman. Insya Allah kalau kondisi sudah kita pastikan aman, kita pulang mudik akan tenang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Illiza turut menyapa para sopir angkutan umum dan masyarakat yang tengah bersiap melakukan perjalanan mudik. Ia berdialog singkat dengan para pengemudi serta mengingatkan pentingnya keselamatan selama di perjalanan.

“Kita ingin memastikan seluruh proses pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik. Para sopir maupun pengemudi harus tetap konsisten menjaga keselamatan, mengendalikan diri di jalan, dan memastikan kendaraan dalam kondisi layak,” ujar wali kota.

Menurut Illiza, pemantauan langsung ke lapangan dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang hari raya. Pemerintah Kota Banda Aceh juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi agar pengawasan dapat berjalan optimal selama 24 jam.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News.

Wali Kota Illiza Tinjau CCTV, Pastikan Warga Mudik dari Banda Aceh Aman dan Lancar

0
Wali Kota Illiza Tinjau CCTV untuk Pastikan Warga Mudik dari Banda Aceh Aman dan Lancar (Foto: Humas BNA)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, meninjau langsung ruang pemantauan CCTV yang dikelola Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh pada Selasa malam (17/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi lalu lintas serta keamanan masyarakat yang mulai melakukan perjalanan mudik menjelang Idul Fitri.

Dalam peninjauan itu, Illiza didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, Ambiya, bersama unsur TNI, Polri, dan petugas transportasi darat yang berjaga di posko pengawasan angkutan Lebaran.

Dari ruang kontrol tersebut, Wali Kota memantau langsung pergerakan arus kendaraan di sejumlah titik strategis melalui layar CCTV yang menampilkan kondisi lalu lintas secara real time selama 24 jam.

Pemantauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan perjalanan masyarakat yang meninggalkan Banda Aceh menuju berbagai daerah berlangsung aman dan lancar.

“Kita ingin memastikan masyarakat yang meninggalkan Banda Aceh untuk mudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Dengan pemantauan melalui CCTV ini, kita bisa melihat langsung kondisi lalu lintas dan memastikan semuanya tetap terkendali,” ujar Illiza.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas yang siaga selama masa angkutan Lebaran, baik dari unsur perhubungan, kepolisian, maupun instansi terkait lainnya.

Selain itu, Illiza menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi dalam mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas serta menjaga kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat selama periode mudik.

“Kita berharap seluruh perjalanan masyarakat berjalan lancar. Yang paling penting adalah keselamatan para pengemudi dan penumpang, sehingga mereka bisa sampai ke tujuan dengan selamat,” tambahnya.

Pemerintah Kota Banda Aceh, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pengawasan dan pelayanan transportasi selama arus mudik, agar masyarakat dapat bepergian dengan aman dan kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News.

Jelang Meugang, Pemkab Aceh Besar Pastikan Stok Aman dan Perketat Pengawasan Pasar

0
Para penjual daging meugang melayani pembeli di Pasar induk Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (18/3/2026). (FOTO: MC ACEH BESAR)

NUKILAN.ID | JANTHO – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, aktivitas ekonomi masyarakat mulai meningkat, terutama di Pasar Induk Lambaro, Kabupaten Aceh Besar. Lonjakan ini terjadi seiring meningkatnya kebutuhan warga dalam menyambut tradisi meugang.

Pantauan di lokasi pada Rabu (18/3/2026) menunjukkan suasana pasar yang sudah ramai sejak pagi. Warga memadati area pasar untuk membeli berbagai kebutuhan, sementara aktivitas tawar-menawar berlangsung di hampir seluruh sudut pasar.

Salah seorang pedagang daging, Muzzani yang akrab disapa Koni, mengungkapkan bahwa jumlah pembeli terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.

“Menjelang meugang Idul Fitri ini pembeli sudah mulai ramai. Hampir setiap hari meningkat, apalagi mendekati hari puncak nanti,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Hal serupa disampaikan pedagang lainnya, Darwin, yang menyebutkan aktivitas pasar kini semakin ramai namun tetap tertib dan kondusif.

“Dari pagi sudah ramai, tapi sekarang jauh lebih tertib. Pembeli juga lebih nyaman,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, M. Ali, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus melakukan pengawasan ketat untuk memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat tetap aman menjelang meugang.

Ia mengatakan, pihaknya melalui bidang peternakan terus memantau pasokan, tidak hanya untuk Aceh Besar, tetapi juga untuk wilayah Banda Aceh dan Sabang yang selama ini bergantung pada distribusi dari daerah tersebut.

“Insyaallah persediaan untuk meugang tahun ini tercukupi, karena kita terus melakukan pengawasan secara intensif,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan dilakukan oleh petugas di seluruh kecamatan melalui 12 unit Pos Kesehatan Hewan (Poskeswan). Setiap pekan, petugas memeriksa kondisi kesehatan hewan guna memastikan kelayakan sebelum didistribusikan ke masyarakat.

“Petugas kita di 12 Poskeswan (Pos Kesehatan Hewan) terus memantau kesehatan hewan setiap minggu. Ini bagian dari upaya kita agar pelaksanaan meugang berjalan sesuai harapan seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau para pedagang dan pemilik ternak untuk melakukan penyembelihan di Rumah Potong Hewan (RPH) atau RTH Lambaro yang telah memiliki sertifikasi halal.

“Kami sangat berharap kepada para toke atau pedagang yang ingin melakukan penyembelihan agar dilakukan di RTH Lambaro. Fasilitas ini sudah memiliki sertifikat halal dan memenuhi standar yang ditetapkan,” tambahnya.

Ia menyebutkan, biaya jasa pemotongan di RTH Lambaro tergolong terjangkau, yakni sebesar Rp65 ribu per ekor, sesuai dengan informasi resmi di lokasi.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus memantau aktivitas pasar guna menjaga stabilitas pasokan dan harga tetap terkendali menjelang Hari Raya Idul Fitri. Penataan pasar yang telah dilakukan sebelumnya juga mulai menunjukkan hasil positif, baik dari sisi kenyamanan maupun kelancaran distribusi barang.

Pemerintah turut mengimbau para pedagang dan masyarakat untuk menjaga ketertiban serta kebersihan pasar agar suasana kondusif tetap terjaga, terutama saat puncak aktivitas meugang.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News.

Warga Puji Kinerja Camat Kluet Utara, PJU Kota Fajar Kini Lebih Terang dan Tertata

0
Mahlianurrahman, warga Kota Fajar. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | TAPAKTUAN – Upaya perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dilakukan Camat Kluet Utara mendapat apresiasi dari masyarakat. Perbaikan tersebut dinilai membawa dampak langsung terhadap kenyamanan warga, khususnya di kawasan Kota Fajar.

Apresiasi itu disampaikan oleh Mahlianurrahman, warga Kota Fajar yang baru kembali dari perantauan. Ia mengaku melihat perubahan cukup signifikan, terutama pada kondisi penerangan jalan di wilayah tersebut.

“Saya baru pulang merantau, dan saya lihat sekarang Kota Fajar sudah jauh lebih indah. Lampu jalan juga sudah bagus dan terang, sehingga sangat membantu aktivitas masyarakat di malam hari,” ujarnya kepada Nukilan.

Sebelumnya, Camat Kluet Utara, Alman Paluti, melakukan peninjauan langsung sekaligus memperbaiki sejumlah lampu jalan yang mengalami kerusakan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kecamatan dalam meningkatkan pelayanan publik menjelang bulan suci Ramadhan.

Menurut Mahlianurrahman, respons cepat tersebut menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat lokal.

“Ini merupakan bentuk perhatian nyata dari pemerintah kecamatan. Saya sebagai masyarakat tentu sangat merasakan manfaatnya,” katanya.

Ia juga berharap kondisi Kota Fajar yang semakin terang dan tertata dapat menarik lebih banyak pengunjung dari luar daerah, terutama untuk berbelanja di pasar setempat.

“Kalau suasana kota sudah nyaman dan terang, tentu orang dari luar akan lebih tertarik datang. Harapannya, ini bisa meningkatkan aktivitas di pasar dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Ke depan, ia berharap perbaikan infrastruktur seperti PJU dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan merata, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di wilayah Kluet Utara. (xrq)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Polres Aceh Barat Perketat Pengaturan Lalu Lintas di Titik Keramaian Selama Ops Ketupat Seulawah 2026

0
Polres Aceh Barat Perketat Pengaturan Lalu Lintas di Titik Keramaian Selama Ops Ketupat Seulawah 2026. (Foto: tribratanews.polresacehbarat.com)

NUKILAN.ID | MEULABOH – Personel Pos Pelayanan (Pos Yan) Polres Aceh Barat mengintensifkan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik keramaian dalam rangka Operasi Ketupat Seulawah 2026, Rabu (18/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, khususnya di lokasi-lokasi yang mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pengaturan lalu lintas berlangsung mulai pukul 11.30 WIB hingga 12.15 WIB, dengan menyasar sejumlah titik strategis, seperti Pos Pelayanan Gardu Lantas Polres Aceh Barat, kawasan Pasar Rakyat, serta area Suzuya Mall di Kecamatan Johan Pahlawan.

Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Perwira Pengendali Ipda Septa Hardi, S.H., bersama anggota piket Regu C yang tergabung dalam Pos Pelayanan Ops Ketupat Seulawah 2026 Polres Aceh Barat.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Ipda Septa Hardi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Ketupat Seulawah 2026 dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.”

Ia menambahkan, pengaturan lalu lintas di pusat-pusat keramaian terus ditingkatkan guna mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat, sehingga arus kendaraan tetap lancar dan potensi kemacetan dapat diminimalisir.

Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar mematuhi aturan berlalu lintas serta menjaga ketertiban di jalan raya.

Tidak hanya itu, personel turut melakukan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar lokasi guna memastikan kondisi tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan operasi.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman, tertib, dan terkendali, dengan arus lalu lintas yang berjalan lancar.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News.

Dinsos Aceh Gandeng FK USK, Perkuat SDM dan Layanan Sosial Berbasis Keilmuan

0
Dinsos Aceh Gandeng FK USK Perkuat SDM dan Layanan Sosial Berbasis Keilmuan (Foto: Dinsos Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) guna meningkatkan kualitas pendidikan, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik, khususnya di bidang layanan sosial dan kemanusiaan.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Sosial Aceh, Senin (16/3/2026).

Perjanjian ini ditandatangani oleh Dekan FK USK, Dr. dr. Safrizal Rahman, M.Kes., Sp.OT, bersama Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, SKM., MKM. Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi sekaligus memperkuat peran pemerintah daerah dalam pelayanan sosial berbasis keilmuan.

Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, mengatakan kolaborasi tersebut penting dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, terutama dalam penanganan persoalan sosial dan pelayanan terhadap kelompok rentan.

“Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam bidang kesejahteraan sosial,” ujarnya.

Sementara itu, pihak FK USK menyatakan komitmennya untuk mendukung berbagai program Pemerintah Aceh melalui penguatan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan kebutuhan di lapangan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Program Studi Jurusan Psikologi USK, Dr. Mirza, S.Psi., M.Si., serta Wakil Dekan III FK USK, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., yang memberikan dukungan terhadap implementasi kerja sama lintas sektor tersebut.

Dari Dinas Sosial Aceh, hadir pula Kepala UPTD PSATAN, Michael Octaviano, SSTP, serta Kasubbag Kepegawaian dan Hukum, Agus, yang mendampingi jalannya kegiatan.

Melalui kerja sama ini, diharapkan terbangun sinergi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial di Aceh, sekaligus mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa sebagai calon tenaga profesional yang siap terjun langsung ke tengah masyarakat.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News.

Flower Aceh dan Lifeguards Aceh Konsisten Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh

0
Penyaluran Bantuan Sembako dan ODM untuk Masyarakat di Desa Bukit Tempurung Aceh Tamiang yang berlokasi di SDN Tanjung Rambut pada 15-17 Maret 2026 (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | KUALA SIMPANG – Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh sejak akhir November 2025 masih menyisakan dampak serius bagi ribuan warga, terutama kelompok rentan seperti perempuan, anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

Di tengah mulai berkurangnya relawan dari berbagai daerah, Flower Aceh bersama Lifeguards Aceh tetap konsisten menjalankan aksi kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak, seperti Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Utara, Pidie, dan Pidie Jaya.

Berbagai upaya dilakukan, mulai dari pengoperasian dapur umum, distribusi logistik, layanan pengaduan kekerasan berbasis gender, hingga penyaluran bantuan khusus bagi perempuan dan anak.

Khusus di Aceh Tamiang, relawan bekerja sama dengan Penabulu-Oxfam, WLHL, Lokadaya, serta sejumlah lembaga lainnya dalam menyalurkan bantuan berupa paket sembako, hygiene kit, shelter kit, kasur lipat, tikar, perlengkapan memasak, hingga tabung gas ke wilayah yang sulit dijangkau akibat kerusakan infrastruktur pascabanjir.

Aksi kemanusiaan ini bermula dari inisiatif mandiri para relawan. Sejak 28 November 2025, Flower Aceh dan Lifeguards Aceh telah mendirikan dapur umum di belakang Kantor DPRK Aceh Tamiang dengan menggunakan dana pribadi pengurus dan anggota.

Seiring waktu, bantuan mulai mengalir dari berbagai pihak, baik dari dalam negeri seperti Aceh, Medan, Jakarta, Bekasi, hingga dari luar negeri. Donasi yang diberikan mencakup logistik, dana tunai, operasional dapur umum, hingga pakaian baru untuk para penyintas.

Dapur umum tersebut mampu memproduksi ratusan nasi bungkus setiap hari yang didistribusikan ke sejumlah titik pengungsian, seperti Kota Lintang, Desa Kesehatan, Kampung Kota Kuala Simpang, hingga Babo. Selain makanan siap saji, relawan juga menyalurkan pakaian baru bagi korban terdampak.

Memasuki Februari 2026, distribusi bantuan diperluas dengan penyaluran sembako, shelter kit, dan hygiene kit. Proses pendataan dilakukan melalui metode rapid assessment dan rapid gender assessment untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Berdasarkan data lapangan, distribusi bantuan telah menjangkau ribuan kepala keluarga di berbagai lokasi, di antaranya Gampong Kota Kuala Simpang, Dusun Kenari, Gampong Tanah Terban, Gampong Babo, hingga kawasan Simpang Kiri.

Total sementara penerima manfaat dari rangkaian distribusi tersebut mencapai lebih dari 2.950 kepala keluarga.

Ketua Posko Relawan Flower Aceh dan Lifeguards Aceh di Aceh Tamiang, Agus Milanda, menyebutkan bahwa proses distribusi bantuan masih terus berlanjut, termasuk kegiatan monitoring yang dilakukan pada 15-17 Maret 2026 di Desa Bukit Tempurung.

“Kami tidak akan berhenti selama masih memiliki kekuatan dan sumber daya. Meskipun banjir mulai surut, pemulihan ekonomi dan pemenuhan kebutuhan dasar masih menjadi pekerjaan rumah besar. Banyak dari mereka yang kehilangan mata pencaharian dan belum bisa kembali ke rumah karena rusak berat,” ujar Agus Milanda saat ditemui di lokasi pengungsian Huntara Karang Baru, 17 Maret 2026.

Ia juga menyampaikan rencana lanjutan penyaluran bantuan pada pertengahan April 2026 sebanyak 2.557 paket sembako di tiga desa di Aceh Tamiang.

Direktur Eksekutif Flower Aceh, Riswati, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung aksi kemanusiaan ini, baik lembaga maupun donatur dari dalam dan luar negeri.

“Tanpa dukungan semua pihak, mustahil kami bisa bertahan selama ini. Ini adalah bukti bahwa solidaritas dan persaudaraan tidak mengenal batas wilayah,” ujarnya.

Flower Aceh merupakan organisasi masyarakat sipil yang berfokus pada pemberdayaan serta perlindungan perempuan, anak, dan kelompok rentan. Dalam setiap respon bencana, organisasi ini memastikan kebutuhan spesifik kelompok tersebut tetap terpenuhi, termasuk perlengkapan ibu hamil, kebutuhan bayi, serta pendampingan psikososial.

Sementara itu, Lifeguards Aceh dikenal sebagai lembaga yang bergerak di bidang penyelamatan dan penanganan bencana, mulai dari evakuasi korban hingga distribusi bantuan ke wilayah terpencil.

“Lifeguard Aceh memiliki pengalaman panjang dalam penanganan darurat, mulai dari evakuasi korban, pendirian dapur umum, hingga distribusi logistik ke daerah-daerah terpencil. Komitmen kami akan terus mendukung kerja-kerja kemanusiaan di lokasi bencana,” tegas Ketua Lifeguard, T. Ayatullah Bani Baeit.

Di tengah kondisi pascabencana yang masih sulit, kehadiran relawan menjadi harapan bagi para penyintas. Komitmen untuk terus membantu menunjukkan bahwa solidaritas kemanusiaan tetap hidup, bahkan ketika perhatian mulai berkurang.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News.

Bank Aceh Tingkatkan Action Mobile, Perkuat Keamanan dan Kinerja Aplikasi

0
Bank Aceh mobile banking. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Bank Aceh melakukan pembaruan layanan mobile banking melalui peningkatan aplikasi Action Mobile dari versi 1.2.7 menjadi versi 1.3.0. Pembaruan ini difokuskan pada penguatan sistem keamanan serta peningkatan performa aplikasi guna memberikan pengalaman transaksi yang lebih aman dan andal bagi nasabah.

Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan Bank Aceh, Ilham Novrizal, menyampaikan bahwa versi terbaru aplikasi tersebut menghadirkan peningkatan signifikan pada aspek keamanan.

Ia menjelaskan, pembaruan mencakup penguatan mekanisme perlindungan aplikasi, penyempurnaan proses autentikasi, serta peningkatan kemampuan dalam mendeteksi aktivitas tidak wajar dibandingkan versi sebelumnya.

Salah satu fitur baru dalam Action Mobile versi 1.3.0 adalah kemampuan untuk mendeteksi keberadaan aplikasi lain di perangkat nasabah yang dinilai berpotensi berbahaya atau tidak aman. Jika terdeteksi, sistem akan memberikan peringatan kepada pengguna agar segera menghapus aplikasi tersebut demi menjaga keamanan saat bertransaksi.

Selain aspek keamanan, pembaruan ini juga membawa peningkatan pada performa dan stabilitas sistem. Bank Aceh menargetkan proses transaksi menjadi lebih cepat, stabil, dan minim gangguan, sehingga mampu mendukung kebutuhan nasabah dalam beraktivitas secara digital.

Pada versi terbaru ini, nasabah juga mendapatkan kemudahan dalam proses autentikasi. Pengguna kini dapat menggunakan kata sandi tanpa karakter unik, cukup dengan kombinasi huruf besar, huruf kecil, dan angka.

Selain itu, aplikasi telah mendukung metode login berbasis biometrik, seperti sidik jari dan pemindaian wajah, yang dinilai lebih praktis sekaligus tetap aman.

Ilham juga mengingatkan nasabah pengguna Action Mobile untuk tetap waspada dalam bertransaksi. Ia menegaskan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi, termasuk user, password, PIN, dan kode OTP agar tidak disalahgunakan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Ia menambahkan, Bank Aceh tidak pernah meminta data rahasia nasabah dalam bentuk apa pun, baik melalui pesan singkat, telepon, maupun tautan tidak resmi. Karena itu, nasabah diimbau untuk selalu memastikan keamanan perangkat serta hanya mengakses layanan melalui kanal resmi yang disediakan bank.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Kak Na Sapa Anak Korban Banjir di Bireuen, Bagikan Santunan dan Baju Lebaran

0
Kak Na Sapa Anak Korban Banjir di Bireuen, Bagikan Santunan dan Baju Lebaran. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BIREUEN – Senyum hangat terus ia tebarkan, meski tak sepenuhnya mampu menyembunyikan rasa haru di wajahnya. Marlina Muzakir, Ketua TP PKK Aceh, hadir membawa semangat bagi anak-anak yang tengah menghadapi masa sulit.

Istri Gubernur Aceh yang akrab disapa Kak Na itu mengunjungi anak-anak korban banjir dan anak yatim di Gampong Dayah Mesjid, Kecamatan Kuta Blang, Rabu (18/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan santunan serta baju lebaran untuk menghibur mereka.

“Alhamdulillah, senang sekali bisa melihat senyum mereka. Tapi, kita tentu sedih membayangkan mereka akan merayakan Idul Fitri di lokasi pengungsian atau di Huntara,” ucapnya.

Di sela kegiatan, Kak Na juga menyapa langsung anak-anak. Ia bahkan sempat bercanda ringan saat memberikan bantuan.

“Kalau bajunya sedikit kebesaran gak apa-apa ya nak ya,” ucap Kak Na saat menyerahkan santunan kepada Zaskia, siswa kurang mampu yang kini duduk di kelas 3 SMP.

Sebelumnya, Kak Na bersama tim juga mengunjungi Gampong Simpang Rambong, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara. Di lokasi tersebut, ia berdialog dengan anak-anak di pengungsian serta menyerahkan santunan dan baju lebaran kepada belasan anak korban banjir dan fakir miskin.

“Selamat lebaran untuk anak-anak Bunda semua. Tetap semangat ya, tetap rajin belajar,” kata Kak Na menyemangati para bocah sebelum berpamitan.

Kehadiran Kak Na di tengah anak-anak terdampak bencana diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan kecil sekaligus memberi semangat menyambut Idul Fitri di tengah keterbatasan.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Sekda Aceh Sapa Pemudik di KMP Aceh Hebat 2, 650 Tiket Gratis Disiapkan ke Sabang

0
Sekda Aceh Sapa Pemudik di KMP Aceh Hebat 2, 650 Tiket Gratis Disiapkan ke Sabang. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir, menyapa langsung para pemudik tujuan Kota Sabang di atas kapal motor penyeberangan KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue, Rabu (18/3/2026), sesaat sebelum keberangkatan.

Program mudik gratis yang digelar Pemerintah Aceh bekerja sama dengan ASDP Indonesia Ferry menjadi perhatian dalam pelayaran tersebut. Tahun ini, kuota tiket gratis yang disiapkan mencapai 650 orang dan diberangkatkan dalam beberapa jadwal.

Dalam kesempatan itu, Nasir turut menyerahkan bingkisan kepada sejumlah penumpang penerima fasilitas mudik gratis. Ia juga menyampaikan salam dari Gubernur Aceh sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan selama perjalanan.

Salah satu pemudik, Aminah, mengaku terbantu dengan program tersebut. Ia menyebut proses pendaftaran cukup mudah karena hanya menggunakan KTP di posko pelabuhan.

“Alhamdulillah tidak ada kesulitan dalam mendaftarkan. Semoga ke depan lebih baik dan kuota lebih banyak,” ujarnya.

Dari ruang kapten kapal, Nasir juga menyampaikan imbauan keselamatan kepada seluruh penumpang melalui pengeras suara. Ia menegaskan pesan Gubernur Aceh agar masyarakat mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik Idul Fitri.

“Mewakili Gubernur, saya menyampaikan pesan keselamatan bagi seluruh penumpang menuju Pulau Sabang. Kami menghimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati di perjalanan sehingga selamat sampai tujuan. Semoga perjalanan ini menyenangkan. Sampaikan salam Pak Gubernur kepada keluarga di Sabang, dan mari terus promosikan Sabang,” ujar Nasir.

Sementara itu, General Manager ASDP Banda Aceh, Andri Setiawan, melaporkan bahwa pada trip kedua pukul 11.30 WIB tersebut, kapal mengangkut 246 penumpang, dengan 77 orang di antaranya merupakan penerima tiket gratis.

“Total tiket mudik gratis tahun ini kita sediakan 650 orang,” kata Andri.

Menanggapi hal tersebut, Nasir berharap kuota mudik gratis tujuan Sabang dapat ditingkatkan pada tahun mendatang. Ia menargetkan jumlah penerima bisa mencapai 2.500 orang, sekaligus menekankan pentingnya sosialisasi program secara lebih luas agar semakin banyak masyarakat yang memanfaatkannya.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh T. Faisal menambahkan, program mudik gratis oleh ASDP merupakan bagian dari sinergi berbagai pihak dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode lebaran, khususnya menuju wilayah kepulauan seperti Sabang.

Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah dan BUMN seperti ASDP menjadi langkah strategis untuk memperluas layanan kepada masyarakat. Selain itu, Pemerintah Aceh juga mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan berupa layanan mudik gratis kapal cepat ke Sabang dengan kuota hingga 2.500 penumpang.

Turut mendampingi Sekda Aceh dalam kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh T. Robby Irza, Kepala Biro Adpim Setda Aceh Akkar Arafat, serta Kepala Dinas Perhubungan Aceh T. Faisal.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News