Beranda blog Halaman 1620

Semenjak Expo, Penghasilan Pelaku UMKM Naik 50 Persen dari Hari Biasa

0
(Foto: Humas Polda Aceh)

Nukilan.id – Pergelaran Bhayangkara Seulawah Expo 2022 yang digelar Polda Aceh mendapat respon positif dari para pengunjung dan Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), Kamis, 21 Juli 2022.

Salah satunya adalah Halfi Azis, pelaku UMKM mobil kopi yang berasal dari Kabupaten Aceh Tengah yang rela ke Banda Aceh hanya untuk mengikuti pagelaran Bhayangkara Seulawah Expo 2022.

“Sebenarnya saya dan partner hadir tidak langsung pas pembukaan. Tapi hari ketiga event berlangsung. Namun, pendapatannya lumayan juga,” kata Halfi, Kamis, 21 Juli 2022.

Ia mengatakan, event ini merupakan sebuah pagelaran kegiatan positif yang membawa berkah bagi pelaku UMKM, karena secara tidak langsung akan meningkatkan penghasilan.

“Kalau hari-hari biasa, penghasilan nya itu tidak menentu, sekitaran Rp1 juta. Namun dengan adanya event ini, penghasilan kita meningkat 50 persen dari hari-hari biasa,” ujarnya, dengan wajah senang.

“Kita sangat berterima kasih kepada Polda Aceh yang sudah menggelar event ini. Sudah sejak lama Aceh tak pernah lagi ada event besar seperti ini, dan ini membuktikan juga bahwa Aceh sudah aman. Mudah-mudahan ekonomi kita cepat pulih,” harapnya.

Kajari Medan Tahan 2 Tersangka Korupsi Bank Rakyat Indonesia

0

Nukilan.id – Kejaksaan Negeri Medan melalui seksi Tindak Pidana Khusus melakukan penahahan terhadap 2 orang tersangka yang diduga melakukan tindak pidana korupsi pada PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk Unit Simpang Amplas tahun 2019-2020 dengan nilai kerugian mencapai Rp1.930.161.201.

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Rahmatsyah, melalui Kepala Seksi Intelijen, Simon, Kamis (21/7/2022).

Penahanan dilakukan terhadap 2 (dua) orang tersangka yaitu an. DA dan RTE secara langsung di Ruang pemeriksaan seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Medan.

Kepala Kejaksaan Negeri Medan, melalui Kasi Intelijen Simon, S.H., M.H., didampingi Kasi Tindak Pidana Khusus Agus Kelana Putra,S.H., M.H., menjelaskan bahwa Kejaksaan Negeri Medan melalui seksi Tindak Pidana Khusus telah melakukan penahahan terhadap tersangka DA dan RTE.

Bahwa adapun modus yang dilakukan oleh tersangka DA (Customer Service pada Bank BRI Unit Simpang Amplas) adalah:

  1. Pinjaman Kupedes agunan kas sebanyak 5 (lima) rekening yang diprakarsa, diputus dan
    direalisasikan oleh Tersangka tanpa persetujuan debitur ;
  2. Pinjaman debitur Kupedes Briguna sebanyak 6 (enam) rekening yang uang pelunasannya digunakan oleh Tersangka;
  3. Pinjaman debitur Kupedes Briguna sebanyak 9 (sembilan) rekening yang digunakan oleh tersangka;
  4. Pemalsuan 2 (dua) bilyet deposito yang uangnya digunakan oleh Tersangka.

Sedangkan modus yang dilakukan oleh tersangka RTE adalah Tersangka RTE selaku Kepala Unit Bri Unit Simpang Amplas secara sengaja tidak melakukan pengawasan dan pengendalian
sebagaimana tugas dan fungsinya sehingga memberi kesempatan kepada Tersangka DA untuk melakukan perbuatan yang menyebabkan Kerugian Keuangan Negara.

Pasal yang disangkakan terhadap kedua tersangka melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 8 Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang Undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHP.

Adapun selanjutnya tersangka DA ditahan di Rutan Perempuan Klas IIA Medan dan untuk tersangka RTE RUTAN Klas I Tanjung Gusta Medan selama 20 (duapuluh) hari guna proses penyidikan lebih lanjut.

Pertimbangan dilakukannya penahanan adalah tersangka dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana. []

Ahli Paparkan Pentingnya Peran Forensik dalam Penegakan Hukum

0
Spesialis Forensik dan Medikolegal Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Spesialis Forensik dan Medikolegal Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto memaparkan pentingnya peran kedokteran forensik dalam proses penegakan hukum di Indonesia.

“Ilmu kedokteran forensik merupakan suatu cabang spesialis dari ilmu kedokteran, dari awal mula penyidikan hingga proses pidana, forensik pasti berperan karena kami merupakan sahabat pengadilan/amicus curiae,” kata Agus, Jakarta, Kamis 21 Juli 2022.

Dalam penegakan hukum, Agus menekankan, tugas forensik yakni membantu penyidik untuk memeriksa seluruh tubuh korban baik luka maupun kesehatan yang berkaitan dengan tindak pidana.

“Metodologi pada prinsipnya kita menjalankan suatu tugas prosedur ilmiah, kita akan mengolah fakta sampai memproduksi satu alat bukti untuk nantinya menjadi bukti bukti yang akan disampaikan dipengadilan,” ujar Agus.

Sehingga, menurut Agus, pada prinsipnya prosedur ilmu kedokteran forensik di Indonesia dan diberbagai negara itu hampir sama karena proses ilmiah itu sama. Dalam hal ini, pembedanya untuk di Indonesia, tidak melakukan terapi, tidak mengobati.

“Setelah didiagnosis penyebab daripada penyakit kami akan menyimpulkan/ membuat deskripsi terkait luka, penyakit ataupun kematian,” ucap Agus.

Ia mencontohkan, seperti terjadinya peristiwa bencana atau kecelakaan pada umumnya sudah mengetahui sebabnya. Dalam hal ini, tim forensik bertugas untuk mengidentifikasi karena sebelumnya tidak mengetahui siapa korban itu.

“Tindak pidana itu gelap, dengan adanya kami, kami membantu untuk membuat terang suatu perkara, kami akan membantu penyidik dan meyakinkan jaksa, membuat surat dakwaan dan juga pada akhirnya memberi kontribusi kepada hakim untuk memutuskan,” papar Agus.

Dalam ilmu forensik, Agus menyatakan, semakin kondisi jasad dalam keadaan baik, maka hasilnya makin maksimal. Sebaliknya, apabila kondisi tubuh terbakar atau tidak dalam keadaan baik, maka nilainya akan berkurang.

Disisi lain, dalam sistematika visum itu penyidik meminta bantuan kepada ahli forensik dari segi keahlian untuk mengetahui kasus ini terjadi pidana atau tidak. Berdasarkan data dari penyidik mereka akan memerintahkan kepada forensik, jika masih hidup maka akan dicek lukanya jika sudah meninggal maka akan melalui proses otopsi.

“Autopsi ulang ialah suatu pembuktian akhir untuk memastikan suatu sebab kematian, jadi dilakukan berdasarkan masalah hukumnya, dan bisa dilakukan tapi nilai dari hasil otopsi tersebut akan berkurang. Idealnya forensik untuk menyelesaikan suatu kasus jika kasus itu jelas seperti pembunuhan yang digorok lehernya, itu langsung bisa kita membuat suatu kesimpulan. Visum itu dibuat berdasarkan sumpah, jadi kami menggunakan hati nurani kita, untuk memberikan hasil yang terbaik sesuai dengan persatuan forensik Indonesia,” tutup Agus.

Ratusan Perangkat Desa di Aceh Silaturahmi dengan Muslim di Senayan

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Ratusan perangkat desa yang terdiri Sekdes dan Kaur Desa dari Aceh, bersilaturahmi dengan Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Muslim SHI, di Gedung DPR RI, Senayan Jakarta, Kamis 21 Juli 2022.

Para perangkat desa tersebut berasal dari 68 desa di empat kecamatan di Kota Lhokseumawe, yaitu dari Kecamatan Muara Dua, Muara Satu, Banda Sakti, dan Kecamatan Blang Mangat.

Saat tiba di gedung Senayan, ratusan perangkat desa tersebut langsung disambut dengan penuh keakraban oleh Bang Muslim (BM) sapaan akrab Muslim.

BM yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Aceh turut didampingi Ketua DPC Demokrat Bireuen, Zulfikar SE atau lebih dikenal Zulfikar Apayub dan Tenaga Ahlinya Firdaus Noezula.

Sedangkan para perangkat desa itu turut didampingi Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Gampong Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Kota Lhokseumawe, Cut Finola SKM MKes, Ketua Tim Ismunazar dan Ketua Apdesi Tgk H Darkasyi.

Dalam pertemuan tersebut, para perangkat desa itu secara bergantian menyampaikan aspirasinya kepada Bang Muslim.

Diantaranya, mereka memohon arahan dan masukan dari BM untuk membangun desa mereka ke arah yang lebih baik. Selain itu dapat membantu masyarakat Kota Lhokseumawe untuk menampung berbagai aspirasi rakyat.

Sementara itu, Bang Muslim menceritakan awal mula lahirnya Undang-Undang Desa, yang ditandatangani 18 Desember 2013 dan ditandatangani oleh Presiden RI Ke-6.

Politisi Partai Demokrat asal Aceh yang sudah tiga periode duduk di Senayan ini mencatat dan menampung semua aspirasi yang disampaikan oleh perangkat desa itu.

“Setiap desa harus bisa mengembangkan desanya melalui Bumdes, baik di sektor wisata maupun sektor lainnya yang bisa menghasilkan uang atau menambah pendapatan desa untuk pembangunan desa,” kata Muslim.

Dirinya berharap perangkat desa bersama masyarakat agar dapat membangun Aceh khususnya Kota Lhokseumawe kearah yang lebih baik lagi ke depan.

“Saya berharap dengan kekompakan kita semua, seluruh desa dan Kota Lhokseumawe jauh lebih maju,” pinta Bang Muslim. []

Dian Rubianty Ajak Semua Pihak Mendukung Pemenuhan Hak-Hak Rakyat

0
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty. (Foto: Nukilan/Hadiansyah).

Nukilan.id – Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh, Dian Rubianty mengajak semua pihak untuk saling mendukung dan bekerja sama dalam memastikan hak-hak rakyat yang dijamin konstitusi dapat terpenuhi, terutama memastikan akses dan keterjangkauan untuk kelompok penduduk lanjut usia, anak-anak, perempuan dan penyandang disabilitas.

“Hal ini juga sejalan dengan fokus Bapak Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki untuk memberantas kemiskinan di Aceh,” kata Dian dalam sambutannya di acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan Ombudsman Aceh di gedung DPRA, banda Aceh, Kamis (21/7/2022).

Menurutnya, salah satu upaya yang terus dilakukan untuk menjaga keberlangsungan perdamaian di Aceh adalah memastikan penyelengaraan pelayanan publik berkualitas, inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia khususnya Aceh.

“Selain itu, dalam waktu dekat Ombusdman RI akan menyelanggarakan program penilaian kepatuhan atas pelaksanaan undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik, yang hasilnya tentang opini pelayanan publik,” sebut Dian.

Karena itu, Dian berharap dukungan dari semua sehingga berbagai program dapat diselesaikan dengan sabaik-baiknya.

“Dan pada kesempatan ini, saya ingin mengucapkan terimakasih kepada 17 Insan Ombudsman RI yang mengabdi di Ombusdman Perwakilan Aceh, karena merekalah sosok dibalik layar,” ucapnya.

Reporter: Hadiansyah

Serah Terima Jabatan Kepala Ombudsman Perwakilan Aceh

0
Kepala Ombudsman Perwakilan Aceh, Dian Rubianty. (Foto: Nukilan/Hadiansyah)

Nukilan.id – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh melaksanakan serah terima jabatan Kepala Perwakilan dari Pelaksana Tugas (Plt) Abdi Siregar kepada Kepala Perwakilan baru Dian Rubianty.

Kegiatan serah terima jabatan itu berlangsung di Gedung Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kamis (21/7/2022), dan dihadiri Perwakilan Ketua Ombudsman RI, Dadan S. Suharmawijaya, Ketua DPRA, Saiful Bahri, Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar, AP dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Abdi Siregar menyampaikan, dirinya sangat yakin dan percaya terhadap Kepala Ombudsman Perwakilan Aceh yang baru mampu melaksanakan tugasnya dengan baik dalam kurun waktu 5 tahun kedepan.

Masih banyak yang harus kita lakukan, dan kita percaya kepada Kepala Perwakilan baru dalam melaksanakan tugas dengan baik dalam 5 tahun kedepan. Dan kami meminta maaf kepada semua pihak selama 5 bulan kinerja kami dalam mengawasi pelayan publik di Provinsi Aceh,” kata Abdi yang juga Kepala Perwakilan Ombudsman Sumatera Utara (Sumut).

Sementara itu, Dian Rubianty mengaku amanah yang diembannya ini berat. Karena itu, ia berharap dukungan dan kerja sama semua pihak untuk mewujudkan visi Ombudsman Republik Indonesia sebagai lembaga pengawas pelayanan publik yang efektif dipercaya dan berkeadilan guna mewujudkan pelayanan publik berkualitas.

“Tugas dan tanggungjawab ini tidak mungkin kami jalankan di Kantor Ombudsman RI Aceh tanpa dukungan dan kerjasama dari bapak pimpinan DPRA berserta jajarannya, Pj Gubernur Aceh, segenap Forkopimda dan seluruh element masyarakat Aceh,” pungkas Dian.

Reporter: Hadiansyah

Habib Munawir Alydarus Puji Bhayangkara Seulawah Expo, Ini Alasannya

0
Habib Munawir Alydarus (kanan). Foto: Dok. Ist

Nukilan.id – Pergelaran Bhayangkara Seulawah Expo 2022 sukses dilaksanakan dengan hasil 80 persen pengunjung merasa sangat puas. Persentase itu didapat dari survei kepuasan pada even Hari Bhayangkara ke-76 tersebut, Kamis, 21 Juli 2022.

Pergelaran yang dikolaborasikan dengan konsep religi itu menuai pujian dan apresiasi dari berbagai kalangan, salah satunya dari Ketua Dewan Penasehat DPD Forum Relawan Demokrasi (Foreder) Aceh Habib Munawir Alydarus.

Menurutnya, Bhayangkara Seulawah Expo 2022 itu dianggap mampu membangkitkan semangat dan gairah pelaku UMKM setelah sekian lama terpuruk dihantam pandemi.

“UMKM Aceh mulai bangkit, di mana berdasarkan data BPS perputaran ekonomi selama expo berlangsung adalah Rp54,734 milyar atau 33,58 persen. Ini adalah output yang kita harapkan,” jelas Habib Munawir, Kamis, 21 Juli 2022.

Alumni Dayah Jeumala A’mal, Lueng Putu itu juga memuji panitia Bhayangkara Seulawah Expo yang memisahkan pengunjung pria dengan wanita. Hal ini sudah sesuai dengan syiar dan kearifan lokal di Aceh.

Ia berharap, pergelaran seperti ini bisa dicontoh oleh EO lainnya dalam menggelar even. Di mana selain untuk kepentingan pemulihan ekonomi juga tetap menjunjung tinghi syiar dan kearifan lokal.

“Bhqyangkara Seulawah Expo ini dapat kita jadikan contoh, di mana event konvesinal dikolaborasikan dengan syiar islami, seperti tilawah Al-qur’an dan selawat, serta seni tari dengan perpaduan islami. Semoga even ini akan menjadi agenda tahunan Polda Aceh,” pungkasnya. []

Bhayangkara Seulawah Expo Ditutup, 88 Persen Pengunjung Merasa Sangat Puas

0
(Foto: Humas Polda Aceh)

Nukilan.id – Rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-76 telah berakhir. Hal ini ditandai dengan penutupan Bhayangkara Seulawah Expo 2022 yang dilakukan oleh Irwasda Polda Aceh Kombes Kalingga Rendra Raharja, di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Kamis, 21 Juli 2022.

Kalingga mengatakan, rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara cukup banyak, mulai dari lomba, bakkes, baksos, festival, dan yang terakhir ada expo.

Tentunya, kata dia, seluruh rangkaian kegiatan ini untuk memeriahkan Hari Bhayangkara dan untuk menciptakan output pemulihan perekonomian masyarakat, khususnya Aceh.

Kalingga juga mengulas, bahwasanya dalam kegiatan bakkes Hari Bhayangkara, Polda Aceh telah menggelar donor darah dan mengumpulkan 106 kantong darah. Selain itu juga menggelar pengobatan gratis, sunat massal, operasi bibir sumbing, dan lain-lain.

Di samping itu, sambungnya, ada juga bakti sosial keagamaan, di mana personel membersihkan tempat-tempat ibadah.

Di bidang perlombaan, pihaknya juga menggelar berbagai perlombaan, baik olah raga fisik, maupun olah raga bersifat religi, seperti lomba azan, lomba memandikan mayat, dan lain.

Di penghujung acara, Hari bhayangkara juga dimeriahkan dengan pergelaran Bhayangkara Seulawah Expo. Di mana dalam expo tersebut menghadirkan berbagai UMKM, dan stan dari berbagai instansi.

“Dalam expo diisi dengan hiburan yang menghadirkan artis lokal dan nasional. Kemudian juga ada pergelaran budaya lokal, selawat, dan penampilan marching band,” kata Kalingga di hadapan wartawan usai penutupan Bhayangkara Seulawah Expo.

Ia juga menyampaikan, berdasarkan hasil survei kepuasan, 88,3 persen pengunjung merasa tertarik dan sangat puas dengan pergelaran Bhayangkara Seulawah Expo 2022. Hal ini tentunya menjadi tolak ukur bahwasanya pergelaran expo ini menjadi ajang sebagai langkah untuk pemulihan ekonomi daerah.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara expo ini. Mudah-mudahan ke depan pergelaran ini bisa terus kami adakan. Kalau pun ada kekurangan kami mohon maaf. Tiada yang sempurna selain Sang Pencipta,” tutup Kalingga. []

Marthunis Dilantik Sebagai Pj Bupati Aceh Singkil dan Ahmadiyah Pj Bupati Simeulue

0
Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki saat melantik Pj Bupati Aceh Singkil dan Pj Bupati Simeulue di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Kamis (21/7/2022).

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki resmi melantik Marthunis sebagai Pj Bupati Aceh Singkil dan Ahmadiyah sebagai Pj Bupati Simeulue di Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (21/7/2022).

“Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban sebagai penjabat Aceh Singkil dan penjabat Bupati Simeulu dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya dan memegang teguh UUD1945 dan menjalankan segala undang dan peraturan yang ada, serta berbakti kepada masyarakat, nusa dan bangsa,” kata Achmad Marzuki saat membacakan sumpah yang diikuti kedua Pj Bupati.

Prosesi pelantikan tersebut dilanjutkan dengan pembaca Keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 131.11-1486, 131.11-1489 tahun 2022 tentang pengangkatan Pj Bupati tersebut yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian di Jakarta, 12 Juli 2022.

Saya mewakili Presiden Republik Indonesia, dengan ini resmi melantik Ahmadiyah sebagai Pj Bupati Simeulu, Marthunis sebagai Pj Bupati Aceh Singkil,” ujar Achmad Marzuki.

Dirinya percaya bahwa Pj Bupati Aceh Singkil dan Pj Bupati Simeulue yang telah dilantik akan melakukan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan. Atas nama Presiden Republik Indonesia, Pejabat Gubernur Aceh.

“Semoga Saudara siap melaksanakan amanah dan tanggungjawab yang diberikan dengan sebaik-baiknya,” harap Achmad Marzuki.

Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki saat melantik Pj Bupati Aceh Singkil dan Pj Bupati Simeulue di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Kamis (21/7/2022).

Dilanjutkan dengan penandatangan Surat Sumpah Jabatan kedua Pj Bupati dan  pemasangan tanda pangkat serta pemberian Surat Tugas dari Kemendagri. Kemudian, penandatanganan serah terima jabatan langsung oleh kedua Mantan Bupati kepada Pj Bupati sekaligus pemberian buku memori jabatan yang disaksikan oleh Pj Gubernur Aceh, Ach mad Marzuki.

Untuk diketahui, Pj Bupati Simeulue, Ahmadiyah sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Simeulue, sementara Marthunis menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Aceh.

Reporter: Hadiansyah

Disdik Beri Reward untuk Siswa Wakili Aceh di Kompetisi Debat Nasional

0
Pemberian Reward untuk Siswa Wakili Aceh di Kompetisi Debat Nasional oleh Dsdik Aceh (Foto: Dok. Humas Disdik Aceh)

Nukilan.id – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM menyerahkan reward berupa medali, piagam penghargaan dan uang saku kepada enam siswa yang berhasil terpilih sebagai pemenang I, II, dan III pada ajang kompetisi Debat Bahasa Indonesia (LDBI) dan National Schools Debating Championship (NSDC) atau debat Bahasa Inggris jenjang SMA/MA Tahun 2022 tingkat Provinsi Aceh.

Penyerahan reward itu berlangsung Kamis, (21/07/2022), di Aula Dinas Pendidikan Aceh yang turut didampingi oleh Kepala Bidang SMA, Hamdani, S.Pd.,M.Pd para kepala cabang dinas pendidikan Aceh wilayah Banda Aceh -Aceh Besar, Kabupaten Lhokseumawe dan Kota Langsa.

Penyerahan reward di Aula Dinas Pendidikan Aceh, turut didampingi oleh Kepala Bidang SMA, Hamdani, S.Pd.,M.Pd para kepala cabang dinas pendidikan Aceh wilayah Banda Aceh -Aceh Besar, Kabupaten Lhokseumawe dan Kota Langsa.

Para siswa yang mendapat reward dari Dinas Pendidikan itu adalah, Hayatun Nisa dari SMAN 3 Putra Bangsa Aceh Utara sebagai juara I, Jasmine Ananda Balqis dari SMAN Modal Bangsa Aceh Besar sebagai juara II, dan Maulisa Askria dari SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa sebagai juara III. Ketiganya adalah pemenang dari cabang lomba Debat Bahasa Indonesia.

Sementara pemenang pada cabang lomba National Schools Debating Championship (NSDC) atau debat Bahasa Inggris adalah Keisha Manayra dari SMAN 3 Banda Aceh sebagai juara 1, Alyaa Salsabila dari SMAN 3 Banda Aceh sebagai juara II dan Aisha Kamar dari SMA Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School sebagai juara III.

Keenam para pemenang ini nantinya akan mewakili Aceh untuk mengikuti kompetisi debat Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris di tingkat Nasional.

Alhudri dalam sambutannya seusai menyerahkan reward kepada para pemenang mengatakan, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan bersama stakeholder terkait akan terus berupaya dalam meningkatkan pendidikan Aceh ke level lebih baik.

Untuk itu, dirinya sangat berterima kasih kepada para guru yang telah sangat ikhlas mendidik anak-anak Aceh hingga menjadi generasi yang membanggakan dan dapat diandalkan.

Menurut Alhudri, anak-anak Aceh adalah generasi yang dapat diandalkan hanya saja tergantung bagaimana pola asah dan asuhnya untuk mengantarkan sang anak menjadi “permata” yang bernilai tinggi.

Karena itu Alhudri berharap, agar anak-anak Aceh ke depan harus terus mengukir prestasi dan mengharumkan nama Aceh.

“Selamat kepada anak-anak kami yang telah berprestasi, semoga prestasi ini dapat menunjang semangat kalian untuk terus berprestasi hingga ke jenjang lebih tinggi,” pesan Alhudri.

Sementara itu Hamdani mengatakan, seleksi debat Bahasa Indonesia dan Debat Bahasa Inggris tahun 2022 tingkat Provinsi Aceh ini dilaksanakan dan dinilai langsung oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sejak Mei hingga Juni bulan lalu secara virtual.

Adapun para peserta adalah para siswa yang mewakili dari masing-masing sekolah seluruh Aceh. Setelah mereka mengikuti seleksi dan dinilai oleh dewan juri dari Kementerian Pendidikan dan diumumkan maka Dinas Pendidikan Aceh memanggil mereka untuk diberikan reward.

“Seleksi di tingkat provinsi ini diseleksi oleh tim Kementrian, setelah mereka lulus di tingkat provinsi maka mereka dikirim ke tingkat nasional untuk mengikuti kompetensi yang juga diseleksi secara virtual oleh pihak Kementrian Pendidikan,” kata Hamdani. []