Beranda blog Halaman 1606

Mengenal Suku dan Bahasa di Aceh

0
Rumoh Aceh @ Commons Wikimedia

Nukilan.id – Masyarakat Aceh memiliki beragam suku dan bahasa daerah. Mayoritas warga yang tinggal di provinsi ujung barat Indonesia ini bersuku dan berbahasa Aceh.

Provinsi Aceh terbagi dalam tiga wilayah yakni timur-utara, barat-selatan dan tengah. Masyarakat di wilayah timur-utara umumnya bersuku Aceh dengan bahasa daerah Aceh, dan wilayah barat-selatan berasal dari campuran dari beberapa suku dan bahasa.

Untuk masyarakat wilayah tengah mayoritas dari suku Gayo dengan bahasa daerahnya yaitu bahasa Gayo. Daerah timur-utara Aceh yakni Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa dan Aceh Tamiang.

Daerah yang termasuk wilayah barat-selatan yaitu Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Subulussalam, Aceh Singkil dan Simeulue. Sedangkan wilayah tengah terdiri dari Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara.

Dilihat detikSumut dari situs Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Aceh, Tanah Rencong memiliki 13 bahasa dengan 13 suku.

Berikut nama-nama suku asli di Aceh:

1. Suku Aceh
2. Suku Tamiang
3. Suku Gayo
4. Suku Alas
5. Suku Kluet
6. Suku Julu
7. Suku Pakpak
8. Suku Aneuk Jamee
9. Suku Sigulai
10. Suku Lekon
11. Suku Devayan
12. Suku Haloban
13. Suku Nias

Sementara bahasa daerah di Aceh yakni:

1. Bahasa Aceh
2. Bahasa Tamiang
3. Bahasa Gayo
4. Bahasa Alas
5. Bahasa Kluet
6. Bahasa Julu
7. Bahasa Pakpak
8. Bahasa Jamee
9. Bahasa Sigulai
10. Bahasa Lekon
11. Bahasa Devayan
12. Bahasa Haloban
13. Bahasa Nias

[Detik]

Tiga Pelaku Penyekapan Warga Aceh di Jambi Ditangkap, Sempat Minta Tebusan Rp 50 Juta

0
Tiga Pelaku Penyekapan Warga Aceh Utara di Jambi. (Foto:kompas.com/polda jambi)

Nukilan.id – Polisi menangkap tiga tersangka penculikan dan penyekapan warga Aceh Utara di Sarolangun, Jambi.

Ketiga pelaku berinisial PS (35), HS (31), dan BR (27) sudah diamankan di Mapolres Sarolangun untuk proses lebih lanjut.

“Penangkapan berawal dari laporan warga melalui Layanan Bantuan Polisi Via WhatsApp 0853 6055 5222 terkait adanya penyekapan warga,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Jambi Kombes Pol Mulia Prianto melalui pesan singkat, Senin (1/8/2022).

Mulia mengatakan, lewat layanan bantuan polisi, orangtua korban melaporkan penyekapan anaknya di Jambi. Penculik itu juga sudah meminta keluarga korban untuk menyerahkan uang sebesar Rp 50 juta sebagai tebusan. Dengan adanya laporan tersebut, kata Mulia, polisi langsung dan mengamankan tiga orang yang diduga penyekap.

“Ketiga pelaku diamankan di Perumahan Gunung Kembang 2, Kecamatan Sarolangun, Sarolangun, Sabtu (30/7/2022),” kata Mulia.

Sumber: Kompas.com

Gayo Musara Open Turnament Olahraga Bagi Masyarakat Aceh Tenggara

0

Nukilan.id – Organisasi masyarakat suku Gayo (Gayo Musara) menggelar turnamen sepak bola, bola voly, catur dan lomba adzan di seluruh desa gayo kabupaten Aceh Tenggara yang berlangsung 31 Juli hingga 7 Agustus 2022.

Panitia pelaksana Gayo Musara Rasyid Reda menyampaikan, tujuan perlombaan tersebut agar terjalinnya hubungan harmonis antar sesama masyarakat Gayo di seluruh kabupten Aceh tenggara.

Pertandingan akan berlangsung selama tujuh hari, dimulai pada 31 juli sampai 7 agustus 2022. Sedanglam pembagian hadian akan diadakan pada tanggal 17 Agustus 2022, nantinya sekaliagus perayaan hati kemerdekan indonesia

“Kami selaku Ketua panitia pelaksana sudah menyiapkan dan merangakai susunan acara Gayo Musara ini, mulai dari pelombaan dan persiapan hadiah untuk pemenang event Gayo Musara,” kata Rasyid dalam keterangannya kepada Nukilan, Minggu (31/7/2022).

Sementara itu, Ketua Organisasi Gayo Musara, Umar Arpa Ruqiy menuturkan, event Gayo Musara ini adalah wujud suku Gayo yang bersatu di Kabupaten Aceh Tenggara.

“Gayo musara tercipta untuk seluruh masyarakat gayo agar menjadi wadah pemersatu kita bersama,” ucapnya.

Ia berharap, kepada seluruh lapisan masyarakat Gayo agar saling menjaga kekompakan untuk kemajuan bersama demi kesejahtraaan masyarakat gayo yang ada di Aceh Tenggara.

Dalam acara pembukaan tersebut dihadiri beberapa tokoh baik nasional maupun lokal, yakni H. Irmawan S. Sos (DPR-RI) fraksi PKB dan Bupati Gayo lues H. Muhammad Amru.

Kemudian Acara pembukaan di buka oleh pemerintah kabupaten aceh tenggara, yang diwakili oleh wakil bupati Aceh Tenggara, bapak Bukhari buspa.

Reporter: Hadiansyah

Ketua HMPS-PFS dan MPI Sambut Rektor UIN Ar-Raniry di Bandara SIM

0
Ketua HMPS-PFS dan MPI Sambut Kedatangan Rektor UIN Ar-Raniry di Bandara Sultan Iskandar Muda. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Fisika dan HMPS Manajemen Pendidikan Islam menyambut kedatangan Rektor UIN Ar-Raniry di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Minggu (31/07/2022).

Seperti diketahui, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag resmi dilantik menjadi Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh periode 2022-2026 pada Kamis 28 Juli 2022 di Jakarta.

Baca Juga: Prof Mujiburrahman Dilantik Jadi Rektor UIN Ar-Raniry

Setiba di bandara Sultan Iskandar Muda, Prof. Mujiburrahman, M.Ag disambut meriah oleh Mahasiswa dan Civitas Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

Ketua Umum HMPS Pendidikan Fisika, Hafiz Rizki menuturkan, kedatangan mahasiswa dalam penyambutan ini sebagai bentuk penghargaan dan loyalitas mahasiswa terhadap kampus UIN Ar-Raniry.

“Kami sebagai mahasiswa UIN Ar-Raniry merasa bangga atas dilantiknya ayahanda kami Prof. Mujiburrahman, M.Ag sebagai rektor UIN Ar-Raniry periode 2022-2026. Kehadiran kami disini sebagai bentuk penghargaan dan loyalitas kami kepada kampus UIN Ar-Raniry,” kata Hafiz dalam keterangannya kepada Nukilan.

Hafiz berharap, dengan terpilihnya ayahanda dapat mewujudkan UIN Ar-Raniry yang Unggul, Inovatif, Nasionalis, Agamis, dan Responsif.

Sementara itu, Ketua Umum HMPS Manajemen Pendidikan Islam, Alvin Kurniawan mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas terpilihnya Prof. Mujiburrahman, M.Ag sebagai rektor UIN Ar-Raniry.

“Alhamdulillah saya ucapkan atas terpilihnya ayahanda kami Prof. Mujiburrahman, M.Ag sebagai rektor UIN Ar-Raniry. Kami mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam sangat bangga kepada ayahanda telah menjadi nahkoda baru di kampus UIN Ar-Raniry semoga dibawah naungan ayahanda UIN Ar-Raniry bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional” tuturnya.

Reporter: Reji

GePRaK Tagih Komitmen Pj Walikota Pertahankan Program Usulan Gampong

0
koordinator Gerakan Pro Rakyat Kota (GePRaK). Foto: Ist

Nukilan.id – Kendatipun ada anggota DPRK Banda Aceh dari Nasdem Daniel A. Wahab yang mengatakan di media bahwa tidak akan memangkas program kerakyatan dan usulan gampong, pihaknya secara tegas menyatakan kurang yakin dengan apa yang disampaikan anggota dewan tersebut. Pasalnya para wakil rakyat di Banda Aceh tersebut sulit dipegang ucapannya.

“Memang ada DPRK yang sampaikan tak akan memangkas program usulan gampong dan program kerakyatan. Tapi kita kan sudah sangat paham dewan Banda Aceh gimana, siploh goe luho cit (tak bisa dipegang komitmennya). Makanya kita minta Pj Walikota yang tegaskan komitmen kerakyatannya, jadi jangan diam seribu bahasa dan bungkam begitu saja. Perlu diingat Pj Walikota kepentingan pembangunan yang pro rakyat jangan selalu diwakilkan oleh wakil rakyat sebagai penerima manfaat,” ungkap koordinator Gerakan Pro Rakyat Kota (GePRaK) kepada Nukilan, Senin (01/08/2022).

Dulu, kata Fazlan, ketika awal-awal kondisi fiskal Kota Banda Aceh mulai minim karena target PAD tak tercapai di masa covid-19, para wakil rakyat itu juga pernah menyampaikan bersedia anggaran pokok pikirannya yang dipangkas. Namun, faktanya secara perlahan mereka juga terbukti tak ikhlas dan melakukan upaya-upaya agar alokasi pokirnya tetap aman dan jika perlu ditambah. “Sebenarnya untuk menutupi persoalan kas daerab yang terutang itu kan cukup kurangi pokir DPRK yang nilai totalnya bahkan mencapai Rp. 70 milyaran, sehingga hutang Pemko yang tersisa hanya Rp. 23 Milyar itu tertutupi. Berikutnya tinggal tingkatkan kembali Pendapatan Asli Daerah (PAD), apalagi kondisi saat ini tidak lagi dihadapkan dengan pandemi covid-19 seperti sebelumnya. Cuma apakah dewan dan Pj Walikita bersedia, ini yang perlu dipertanyakan,” tegasnya.

Menurut GePRaK, kondisi saat ini Pj Walikota belum terlihat komitmen tegasnya, apakah akan menghapus atau memangkas program usulan gampong dan program kerakyatan lainnya. “Rakyat Banda Aceh itu butuh ketegasan Pj Walikota Pak Bakri Siddiq, tapi sayangnya beliau sepertinya sebagai orang nomor satu masih sering diam dan masuk angin. Sehingga rakyat menjadi bertanya-tanya, apakah seorang birokrat level nasional yang katanya sering shubuh berjamaah itu akan peduli akan rakyatnya atau malah sebaliknya,” lanjutnya.

Fazlan menambahkan, jika hanya sebatas ucapan anggota dewan yang sifatnya politis dan cari muka saja maka rakyat tetap akan jadi korbannya. ” Bayangkan saja temuan BPK RI pada APBK Tahhn Anggaran 2021 itu Rp. 1,5 M dana reses dewan justru terindikasi fiktif penggunaannya, belum anggaran lainnya. Itu anggaran untuk menyerap aspirasi rakyat lho, itu saja terindikasi fiktif gimana yang lainnya. Bisa saja terkait program kerakyatan dan usulan gampong nanti dewan malah berkilah, bahwa penghapusan program usuan gampong dan program kerakyatan sesuai arahan dan kajian Pj Walikota. Itu sah-sah saja,”jelasnya.

Untuk itu, pihaknya mendesak agar Pj Walikota menyampaikan komitmennya kepada publik untuk tetap mempertahankan program usulan gampong dan program kerakyatan. “Jangan sampai APBK Banda Aceh itu digunakan untuk program mubazir yang tak sesuai dengan harapan rakyat dan kebutuhan gampong. Apalagi Pj Walikota mengucapkan dalam upacara gabungan akan mencairkan TPK PNS dan tidak disebutkan program kesehteraan rakyat. Inikan menunjukkan Pj Walikota belum punya komitmen yang jelas untuk program kerakyatan dan usulan gampong yang sudah masuk di dalam DPA Tahun Anggaran 2022, sehingga masih memungkinkan akan program kerakyatan itu akan dipangkas dan usulan masyarakat gampong akan dihilangkan. Jika itu terjadi maka kemarahan rakyat akan menggema di Banda Aceh ini,” imbuhnya.

Dia juga berharap agar Mendagri mengingatkan Pj Walikota untuk tetap komitmen berpihak kepada rakyat. ” Ini penting, karena baik buruknya, merakyat atau tidaknya kebijakan Pj Walikota akan berimbas kepada citra pemerintah pusat sebagai pemeberi mandat,” tutupnya. []

Amal Hasan Lepas 21 Atlit Hapkido Ikut Kejurnas di Padang

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Meski masih terhitung relatif baru menjadi cabang olahraga yang berada dalam binaan koni Aceh, Pengprov Hapkido Aceh mampu mengirimkan 21 atlet, 2 pelatih, 2 wasit dan 3 official untuk mengikuti event bergengsi Kejurnas Hapkindo di Padang, Sumatera Barat pada 4-7 agustus 2022.

Wakil Ketua I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, Teuku Rayuan Sukma turut hadir dan memberi semangat sekaligus melepas keberangkatan para atlet Hapkido Aceh untuk mengikuti Kejuaraan Nasional V Hapkido Indonesia di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat.

“Kita mengapresiasi kepada Pengurus Hapkido Indonesia Provinsi Aceh atas kiprahnya dalam pembinaan atlet dan pengembangan cabang olahraga beladiri hapkido di Aceh,” kata T.Rayuan dalam keterangannya kepada Nukilan, Minggu (31/7/2022).

Menurutnya, Cabang Olahraga (Cabor) Hapkido merupakan babor baru binaan KONI Aceh, tapi kita yakin cabor hapkido memiliki peluang besar menjadi salah satu andalan Aceh di pon 2024 nanti.

“Sebagai tuan rumah hapkido, kita harap dapat berbuat banyak dan mampu menoreh prestasi gemilang dievent nasional pon 2024 nanti. Hal ini didukung dengan keseriusan pengurus hapkido pengprov Aceh mengirimkan 21 Atlet, 2 pelatih, 2 wasit dan 4 Official untuk mengikuti Kejurnas di Kota Padang,” ucapnya.

T. Rayuan Sukma berharap ke-21 atlet Hapkido Aceh mampu mendapatkan medali di ajang Kejurnas Padang.

Saya tau betul dukungan dan bantuan yang di berikan KONI Aceh kepada Hapkido belumlah cukup maksimal, namun hebatnya pengurus Hapkido Aceh di Bawah Kepemimpinan Bapak Amal Hasan yang juga Direktur Dana & Jasa PT. Bank Aceh Syariah, mampu membawa 21 putra putri terbaik Aceh menuju ke Kota Padang Sumatera Barat.

Sementara itu, Ketua Umum Hapkido Provinsi Aceh, Amal Hasan mengatakan, persiapan atlet Hapkido Aceh sudah dilakukan sejak jauh hari.

“Kita tentu sangat bangga setelah melihat langsung perkembangan latihan, sehingga kami yakin untuk mengirim 21 atlet Hapkido di Kejurnas di Padang ini,” ujarnya.

Sesuai dengan program pembinaan dan pengembangan atlet secara terukur dan berkelanjutan Pengurus Hapkido pengprov Aceh bersama tim pelatih dan seluruh stakeholder akan terus memantau perkembangan para atlet secara terintegrasi sehingga persiapan2 menuju pon 2024 dapat dilakukan secara maksimal.

Amal Hasan berpesan agar seluruh tim yg dikirim ke event Kejurnas ini tetap kompak dan menjaga kesehatan serta fisik yg prima. Harapan kita semua tim dapat tampil maksimal dan dapat memanfaatkan kesempatan dikejurnas ini menjadi ajang pembuktian kapasitas dan kemampuan dalam menempa diri meraih berbagai harapan dan prestasi.

Para Atlet yang di kirimkan ke Kejurnas kali ini, 4 diantaranya merupakan Atlet Centralisasi dam 2 atlet Disentralisasi Platda PON 2024 sisanya merupakan Atlet Disentralisasi Pengprov Hapkido Aceh.

Atlet Hapkido Aceh sebelum menghadapi Kejurnas Padang mereka mendapat pembekalan di Hapkido Indonesia Training Center di Yogyakarta selama 3 Minggu. []

BMA Salurkan Bantuan Rp 40 Juta untuk Dayah Tahfiz Baitul Qur’an Aceh Besar

0

Nukilan.id – Baitul Mal Aceh (BMA) menyerahkan bantuan masa panik kepada Dayah Tahfiz Baitul Quran Aceh Besar yang mengalami musibah kebakaran.

Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp40 Juta itu diserahkan langsung oleh Ketua Badan BMA, Mohammad Haikal, yang didampingi Kabag Pemberdayaan, Abdussalam bersama tim BaGAH BMA, bertempat di komplek dayah tersebut, Gampong Siem, Kec. Darussalam, Kab. Aceh Besar, Minggu (31/07/2022). Turut hadir Keuchik Gampong Siem, M Zubir Yunus dan para pengurus dayah.

Dayah yang dipimpin oleh Ustaz Hafid Umamah itu mengalami kebakaran pada Minggu (24/07/2022). Musibah tersebut menghanguskan satu unit asrama santri beserta isinya, seperti ranjang, kasur, lemari, pakaian dan barang-barang lainnya milik santri. Saat kejadian saat para santri sedang melaksanakan shalat ashar berjamaah sehingga tidak ada barang yang bisa diselamatkan.

“Kami mewakili keluarga besar Baitul Mal Aceh turut berbela sungkawa dan merasakan kesedihan mendalam sebagaimana yang santri dan ustaz rasakan. Kami meyakini bahwa ujian Allah hanya diberikan kepada mereka yang kuat dan siap menerimanya serta ada hikmah yang besar dibaliknya,” kata Ketua Badan BMA, Mohammad Haikal.

Ia menjelaskan Baitul Mal Aceh setiap tahunnya menganggarkan dana zakat pada senif gharimin untuk masyarakat yang sedang tertimpa musibah bencana alam. Bantuan ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat dalam masa tanggap darurat setelah tertimpa musibah bencana alam.

“Alhamdulillah sejauh ini Baitul Mal Aceh selalu hadir untuk membantu masyarakat Aceh yang sedang tertimpa musibah,” ujar Mohammad Haikal.

ia menambahkan zakat yang disalurkan itu merupakan titipan dan amanah muzakki yang telah mempercayakan zakatnya pada Baitul Mal Aceh. Baitul Mal Aceh pun akan terus berkomitmen agar zakat dan infak yang akan disalurkan dapat diterima tepat sasaran sesuai ketentuan syariah.

“Bantuan yang kita salurkan memang tidak terlalu besar, namun jangan dilihat besar kecilnya jumlah bantuan tersebut. Ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Aceh melalui Baitul Mal Aceh dan juga bentuk kepedulian kita sesama muslim. Semoga bantuan ini dapat mengurangi beban yang sedang dialami,” kata Mohammad Haikal.

“Tak lupa pula kami mengajak para muzaki untuk membayar zakatnya melalui Baitul Mal. Semakin banyak zakat yang terkumpul, maka akan banyak pula mustahik yang bisa dibantu. Semoga usaha kita bersama ini akan dimudahkan urusannya oleh Allah SWT,”harapnya.

Sementara itu pimpinan Dayah Tahfiz Baitul Quran Aceh Besar, Ustaz Hafid Umamah mengucapkan terima kasih dan bersyukur atas bantuan dari Baitul Mal Aceh tersebut. Menurutnya pihak dayah sedang melakukan recovery atas musibah kebakaran tersebut. Adapun asrama yang terbakar itu dihuni oleh 16 orang santri dan untuk sementara ini santri tersebut dipindahkan ke ruang dapur.

“Alhamdulillah, atas bantuan dari Baitul Mal Aceh ini. Bantuan tersebut akan kami gunakan untuk kebutuhan yang sangat mendesak. Kami sangat berharap bangunan yang terbakar akan segera dapat dibangun kembali sehingga para santri dapat beraktivitas sebagaimana biasanya,” pungkas Ustaz Hafid Umamah. []

Pecel dan Gado-Gado Masuk 50 Salad Terbaik dunia

0

Nukilan.id – Kabar bahagia menghampiri Indonesia. Pasalnya pecel dan gado-gado masuk ke dalam jajaran makanan terbaik dunia.

Ya, pecel dan gado-gado yang umum dijumpai di Pulau Jawa dinobatkan sebagai 50 salad terbaik seantero jagat.

Gelar tersebut diberikan oleh situs panduan makanan tradisional dari berbagai negara, Taste Atlas.

Dimasukannya pecel dan gado-gado ke dalam 50 salad terbaik dunia diumumkan langsung Taste Atlas melalui akun Instagram resminya baru-baru ini.

Dua makanan tersebut bersanding dengan banyak hidangan asal Jepang, Turki, Brasil, dan Jerman.

Dalam daftar, pecel menduduki posisi ke-13 dengan nilai 4,38. Sementara gado-gado yang mendapat nilai 4,17 berada di posisi ke-13.

Masuknya pecel dan gado-gado ke dalam jajaran makanan terbaik dunia tentu patut disyukuri.

Pasalnya makanan khas Indonesia mulai dikenal di kancah internasional, menyusul masuknya putu ke dalam 50 kue terbaik dunia awal Juli ini.

Perbedaan pecel dan gado-gado

Meski pecel dan gado-gado mulai eksis, sebagian orang masih kebingungan membedakan dua makanan ini.

Nah, supaya kamu tidak kudet dan lebih paham makanan khas Tanah Air, simak perbedaan pecel dan gado-gado berikut ini.

1. Pecel

Pecel merupakan makanan yang umum dijumpai di kawasan Jawa Tengah, Yogyakarta, maupun Jawa Timur.

Makanan tersebut terdiri dari beraneka ragam sayuran, mulai dari kacang panjang, kembang turi, bayam, tauge, dan lain sebagainya.

Sayuran yang disajikan biasanya direbus terlebih dahulu hingga teksturnya menjadi lemas.

Kemudian sayur ditempatkan pada piring bersama dengan nasi putih atau nasi merah dengan tambahan saus kacang di atasnya.

Pecel umumnya juga disajikan bebarengan dengan peyek kacang dan tahu serta tempe goreng.

Akan tetapi, isian pecel bisa berbeda-beda sesuai dengan daerah makanan ini berasal.

Di Indonesia, ada sejumlah pecel yang namanya dikenal dan bisa dijumpai di luar daerah asalnya.

Seperti pecel Madiun, Pecel Ponorogo, pecel ndeso asal Solo, pecel kecombrang, pecel tumpang, atau pecel punten.

2. Gado-gado

Berbeda dengan pecel, gado-gado umumnya terdiri dari kubis, mentimun, dan tomat segar dengan tambahan tauge, telur, dan kentang yang sudah direbus.

Isian tersebut lantas diguyur dengan saus kacang -bumbu pecel yang dimasak bersama cuka, kecap, santan, dan daun salam.

Karena campuran itulah bumbu gado-gado punya cita rasa yang berbeda jika dibandingkan dengan pecel.

Usut punya usut, gado-gado merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang mendapat pengaruh dari budaya Portugis.

Makanan itu dalam bahasa Portugis artinya “campur-campur” yang akhirnya menyebar ke berbagai daerah di Indonesia.

Tidak berbeda jauh dengan pecel, gado-gado juga diadaptasi menurut masing-masing daerah.

Misalnya gado-gado Betawi asal Jakarta, gado-gado Surabaya, gado-gado Padang, atau gado-gado Sidoarjo. [Kompas]

Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Calang Aceh Jaya, Tidak Berpotensi Tsunami

0

Nukilan.id – Gempa bumi 5,6 magnitudo mengguncang Kota Calang, Kabupaten Aceh Jaya pada Kamis (31/7/2022) pagi.

Berdasarkan keterangan resmi dari laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui website inatews.bmkg.go.id, bahwa gempa tersebut terjadi tepat pukul 10:03:16 WIB.

Lebih lanjut, BMKG menjelaskan pusat gempa berada di lokasi 4.25 LU, 95.70 BT, tepatnya berada di 44 km Tenggara Kota Calang, Aceh Jaya.

BMKG juga menyatakan, gempa yang terjadi di kedalaman 56 kilometer tersebut tidak berpotensi tsunami.

Meskipun demikian, BMKG mengimbau kepada masyarakat, agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.

“Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi,” demikian peringatan yang dikeluarkan BMKG dalam situs resminya.

Reporter: Reji

Bersama Ribuan Rider, Pangdam IM Ikut Meriahkan Event Seulawah Adventure Polda Aceh

0

Nukilan.id – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Mohamad Hasan bersama beberapa pejabat Kodam IM antara lain Kapoksahli Pangdam IM dan Pamen Sahli Bidang OMP serta para Asisten Kasdam IM mengikuti event trail adventure dengan tajuk Bhayangkara Seulawah Adventure Polda Aceh (SAPA) 2022.

Kegiatan yang menjadi event penutup dari seluruh rangkaian hari Bhayangkara ke-76 tahun 2022 tersebut dilepas langsung oleh Pj. Gubernur Aceh Mayjen TNI (Purn) Ahcmad Marzuki yang didampingi Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M., bertempat di halaman Polda Aceh, Sabtu 30 Juli 2022.

Berdasarkan informasi dari panitia penyelenggara, tidak kurang dari 1.600 orang rider ikut berpartisipasi dalam event tersebut. Selain rider lokal, kegiatan event SAPA ini juga diikuti rider dari luar Aceh, seperti Sumatera Utara, baik personel Polri maupun peserta umum.

Event ini menargetkan pemulihan ekonomi daerah dan nasional serta menghidupkan kembali sektor pariwisata, hal itu sesuai dengan tema hari Bhayangkara, yaitu “Polri yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh”.

Pangdam IM bersama ribuan rider peserta, yang jumlahnya telah memecahkan rekor event trail adventure Aceh yang pernah digelar sebelumnya, dengan penuh semangat dan rasa kebersamaaan menjajal jalur sepanjang 70 km, dimana mulai start hingga kembali finish bertempat di Mapolda Aceh. []