Beranda blog Halaman 1580

Persiraja Banda Aceh Mulai Seleksi Pemain, 22 Orang Dinyatakan Lolos ke Tahap II

0
Tim Persiraja Banda Aceh bersama 22 peserta seleksi tahap I. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id – Persiraja Banda Aceh mulai melakukan seleksi pemain untuk berlaga di kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2022/2023. Seleksi ini akan berlangsung selama 4 hari, mulai 24-27 Agustus 2022.

Sebanyak 50 pemain lokal yang terdaftar berhasil mengikuti seleksi tahap pertama di Lapangan Karya Utama, Lamreung, Aceh Besar pada Rabu (24/8/2022).

Dari hasil seleksi tersebut, sebanyak 22 pemain dan 6 kiper telah dinyatakan lolos ke tahap kedua yang akan berlangsung di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh pada Kamis, 25 Agustus 2022.

Baca Juga: Persiraja Banda Aceh Resmi Bermain di Liga 2 Musim 2022/2023

Adapun 22 pemain yang dinyatakan lolos ke tahap selanjutnya yakni, M. Kadhafi, Zikri Ferdiansyah, Dani Iska, Amirul, Rahmadi, T Nur Fadhil, Saifullah, Muharir, Muammar, Nakata, dan Lutfi Fauzi.

Kemudian, UUT Mareta, Ifki, Dian A, Al Muzami, Reza Fahmi, Muzakir, Akbar, Firdaus, M. Arjun, Farizal Dillah dan Amiril. Sedangkan 6 kiper yakni, Munir, Faisal, Khairul, Fikri, Rafi, dan Muhammad Bawi.

Ketua Tim Seleksi, Anwar mengatakan, penjaringan para pemain ini dilihat dari keterampilan, fisik, kemampuan dan skil mereka masing-masing.

“Ini belum keputusan final, karena masih ada degradasi atau promosi di tahap selanjutnya,” ujar Anwar.

Kata dia, pada tahap selanjutnya para pemain akan diseleksi langsung oleh pelatih baru Persiraja Banda Aceh.

“Insha Allah, besok pelatih baru persiraja akan sampai di Banda Aceh, dan beliau langsung yang menilai pada tahap seleksi selanjutnya,” tutupnya.

Reporter: Reji

Pangdam IM Tutup TMMD Reguler Ke-114 Tahun 2022 di Aceh

0

Nukilan.id – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Mohamad Hasan secara resmi menutup TMMD Reguler ke-114 TA 2022 Kodim 0114/Aceh Jaya di Lapangan Bola Cot Pange, Kecamatan Darul Hikmah, Kabupaten Aceh Jaya, Rabu sore (24/08/22).

Kedatangan Pangdam IM di lokasi disambut langsung oleh Wadansatgas TMMD yaitu Kasdim 0114/Ajaya Kapten Inf Mulyadi, dilanjutkan pengalungan bunga dan penampilan tari ranup lampuan. Selanjutnya Pangdam disambut oleh Forkopimda Aceh Jaya mulai dari Pj. Bupati, Kapolres, Kajari, dan Ketua DPR Aceh Jaya.

Dalam amanat Kasad yang dibacakan Pangdam IM, menyampaikan bahwa dalam kegiatan TMMD ke-114 TA 2022 yang berjalan satu bulan sejak tanggal 26 Juli s.d 24 Agustus 2022 ini diharapkan dapat dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan gotong royong serta kemanunggalan antara TNI dan rakyat, dalam mengakselerasi program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Di depan insan media Pangdam IM mengatakan bahwa kegiatan di Aceh Jaya ini sekaligus menutup tiga wilayah yang melaksanakan TMMD ke-114 di jajaran Kodam Iskandar Muda, yaitu wilayah Aceh Jaya, Aceh Barat Daya dan Aceh Tengah.

“Kegiatan TMMD ini rutin dilaksanakan setiap tahun dengan sasaran yang bersifat fisik dan non fisik, untuk tahun ini lebih banyak pada sasaran fisik seperti pembukaan jalan yang menghubungkan antara desa ke kebun, seperti di Aceh Jaya ini sasaran yang kita kerjakan adalah permintaan masyarakat yang semula banyak jalan yang masih tertutup kali ini kita buka untuk mempermudah akses masyarakat”, ucap Mayjen Hasan.

Selain kegiatan sasaran fisik, dalam TMMD juga dilaksanakan sasaran non fisik yang sifatnya memberikan edukasi dan penyuluhan terhadap masyarakat, baik itu penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, masalah narkoba, termasuk layanan pengobatan gratis dan lain-lain.

“Hasil dari TMMD ini agar dipelihara dengan baik oleh masyarakat. Kita juga akan mendorong para pejabat pemerintahan setempat agar dapat meningkatkan lagi jalan yang sudah ada untuk kedepannya, sehingga bisa dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan baik. Untuk TMMD kali ini Kodam IM sudah membuka jalan sepanjang 5 km di wilayah Aceh Jaya, termasuk pembuatan gorong-gorong dan lain-lainnya”, pesan Pangdam.

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan juga prosesi penyerahan hasil TMMD dari Dansatgas TMMD kepada Pj. Bupati Aceh Jaya dan juga penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. [Wanda]

Tim Penyidik Kejari Sabang Geledah Kantor DLHK

0

Nukilan.id – Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Sabang  melakukan penggeledahan di kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Sabang terkait penyidikan  Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam kegiatan pembebasan lahan untuk pembangunan TPA Lhok Batee Cot Abeuk Kec. Sukajaya Kota Sabang T.A 2020 dengan anggaran sebesar Rp. 4.850.000.000.

Sebagaimana disampaikan oleh Kasie Inteligen Kejari Sabang Jen Tanamal SH, bahwa penggeledahan ini di lakukan setelah mendapat persetujuan izin penggeledahan dari Pengadilan Negeri Sabang  Nomor: 12/Pen.Pid/2022/PN Sab tanggal 28 Juli 2022. Pengeledahan ini dipimpin langsung oleh Kajari Sabang CHOIRUN PARAPAT SH. MH.

Penggeledahan tersebut di temukan dokumen-dokumen yang di butuhkan penyidik untuk memperkuat bukti tindak pidana korupsi pada kegiatan pembebasan lahan untuk pembangunan TPA Lhok Batee Cot Abeuk Kec. Sukajaya Kota Sabang T.A 2020 tersebut, ujarnya.

Kajari Sabang mengatakan “Penggeledahan ini dlakukan untuk mencari dan mendapatkan dukumen-dokumen tambahan yang dibutuhkan tim penyidik, karena dokumen-dokumen tersebut sangat diperlukan untuk memperkuat pembuktian dan menetapkan calon tersangka”.

Tentu saat ini tim penyidik sedang menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari tim auditor Inspektorat Kota Sabang dan setelah hasil perhitungan kerugian negara diterima penyidik maka selanjutnya akan ditetapkan tersangka perkara dimaksud, katanya.

Selama kurang lebih 4 jam dilakukan penggeledahan, tim penyidik berhasil membawa dokumen-dokumen yang diperoleh dari penggeledahan  tersebut ke Kantor Kejaksaan Negeri Sabang untuk diteliti. (M). [Wanda]

7 Kelompok Tani di Aceh Besar Terima Alat Tani dari Teuku Riefky Harsya

0

Nukilan.id – Anggota DPR RI Teuku Riefky Harsya terus berkomitmen dan berupaya meningkatkan sektor pertanian di Aceh baik sawah maupun perkebunan, salah satunya dengan pendistribusian bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan). Hal tersebut dilakukan demi meningkatkan produktifitas perkebunan dan persawahan yang ada di Aceh Besar.

Pada kesempatan kali ini Teuku Riefky Harsya menyalurkan 7 unit alat pertanian kepada kelompok tani di Aceh Besar berupa Traktor roda empat, hand traktor pompa air dan handsprayer pada Selasa, 23 Agustus 2022.

Penyerahan alat pertanian tersebut bertempat di kantor mekanisasi Alat dan Mesin pertanian kuta malaka Aceh Besar yang turut dihadiri oleh Aidil Mashendra selaku perwakilan dari Teuku Riefky Harsya, Kadis pertanian Aceh Besar Jakfar SP, Kabid sarana, Prasarana dan Agribisnis dinas pertanian Aceh Besar, Anggota DPRK Aceh Besar fraksi Demokrat Zarwatun Niam dan Yuhelmi, serta para kelompok tani penerima.

Pada kegiatan tersebut, Teuku Riefky Harsya yang diwakili oleh Aidil Mashendra (Tenaga ahli) mengucapkan terimakasih kepada dinas pertanian Aceh Besar, anggota DPRK fraksi Demokrat Aceh Besar, Tim TRH, dan masyarakat pengusul yang ikut berpartisipasi dalam pengusulan alat pertanian ini.

Beliau juga menambahkan agar alat pertanian yang sudah diserahkan pada kelompok tani ini untuk tidak berpindah tangan atau diperjual belikan karna ini adalah aset negara yang telah diberikan kepada kelompok tani .

Kadis pertanian juga mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada Teuku Riefky Harsya yang setiap tahunnya membantu alat pertanian untuk petani yang ada di Aceh khususnya Aceh Besar, harapannya semoga dengan adanya bantuan alat pertanian ini petani di Aceh Besar bisa semakin sukses dan jaya, beliau juga mengatakan bahwa alat pertanian yang diberikan kepada kelompok tani tersebut tetap dalam pengawasan dinas pertanian Aceh Besar.

Zarwatun Niam selaku anggota DPRK fraksi Demokrat Aceh Besar mengucapkan terimakasih atas pehatiannya kepada pak Teuku Riefky Harsya dan pak Kadis, menurutnya program ini dapat memberikan keuntungan untuk peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha tani, Ini juga mengatasi masalah tenaga kerja pertanian dan waktu kegiatan pertanian lebih efisien, Zarwatun Niam berharap semoga bantuan seperti ini bisa lebih banyak lagi.

Sementara itu M.Yani salah satu ketua kelompok tani penerima alsintan juga turut mengucapkan terimakasih, serta mengatakan bahwa bantuan ini sangat bermanfaat bagi petani karena selama ini mereka selalu menyewa alat pertanian dari daerah untuk mengolah sawah &kebun mereka, namun untuk kedepannya tidak akan menyewa lagi. [Wanda]

Walhi Aceh: Tambang Emas Linge Berdampak Serius Terhadap Lingkungan

0
Direktur Eksekutif Walhi Aceh, Ahmad Shalihin. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh secara tegas menolak kehadiran tambang emas yang dikelola PT. Linge Mineral Resource (LMR) di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Walhi Aceh, Ahmad Shalihin dalam keterangannya kepada Nukilan, Rabu (24/8/2022).

Menurutnya, kehadiran tambang emas di Kecamatan Linge ini akan berdampak serius terhadap lingkungan hidup, Hak Asasi Manusia (HAM) dan sosial budaya masyarakat.

“Jika tambang emas tersebut beroperasi, maka kelangsungan hidup masyarakat di Aceh Tengah kedepannya cukup berbahaya,” jelas Shalihin.

Ia menilai kehadiran tambang emas PT. LMR ini juga akan mengancam lahan pertanian masyarakat Aceh Tengah yang merupakan sumber mata pencarian mereka selama ini.

Selain itu, Shalihin mengatakan, tambang emas tersebut juga dapat merusak ekosistem keanekaragaman hayati. Perusakan lingkungan itu akan memperparah bencana ekologi di Aceh Tengah.

“Kawasan Linge itu berdekatan dengan hulu sungai Jambo Aye yang merupakan daerah cekungan air dan daerah tangkapan air. Jika itu berubah menjadi tambang maka otomatis semakin besar kerusakan ekologinya,” terang Shalihin.

Karena itu, Shalihin berharap agar industri pertambangan PT. LMR gagal dilaksanakan atau dioperasikan. Ia juga meminta pemerintah Aceh untuk lebih mendorong investasi yang berbasis sumber daya alam, bukan investasi yang dapat merusak ekosistem alam.

“Pemerintah harus mendorong investasi yang berkarya bukan investasi pada modal. Kemudian investasi yang punya perspektif lingkungan, bukan investasi yang secara kasat mata akan merusak ekosistem keanekaragaman hayati kita,” pungkasnya.

Reporter: Reji

Melalui UMKM Center, BSI Bina 1.037 UMKM di Tiga Provinsi

0

Nukilan.id – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berkomitmen mendorong perekonomian dalam negeri melalui pengembangan UMKM Center di berbagai daerah di Indonesia, sebagai wadah pelatihan dan pembinaan serta meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM.

Direktur Retail BSI Ngatari mengatakan UMKM Center merupakan wujud nyata dari sinergi antara perbankan, regulator, dan pelaku UMKM yang diinisiasi oleh BSI di berbagai daerah. “Untuk tahap awal UMKM Center baru dikembangkan di tiga provinsi. Langkah ini merupakan upaya BSI untuk menaikan kelas bagi UMKM. Melalui UMKM Center para pelaku akan bersinergi satu sama lain dan tercipta sebuah ekosistem halal.”

Saat ini, tambah Ngatari, jumlah UMKM yang dibina oleh BSI di 3 provinsi tersebut sekitar 1.037 UMKM. Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam terdapat 777 UMKM yang dibina oleh BSI, 143 UMKM di Jogjakarta, dan 117 UMKM di Surabaya.
Sementara UMKM yang sudah memperoleh pembiayaan dari BSI sekitar 777 pelaku di Aceh, 20 UMKM di Jogjakarta dan 34 UMKM di Surabaya.

Di UMKM Centre, BSI juga melakukan pelatihan bagi para pelaku pemula, selain membina UMKM eksisting untuk menaikan kelasnya. Di Aceh misalnya, tambah Ngatari, BSI sudah melakukan 14 kali pelatihan dengan jumlah peserta 1.787 orang, di Jogjakarta 3 kali pelatihan dengan jumlah peserta 123 orang, dan di Surabaya 1 kali pelatihan dengan peserta 55 orang. “Di Surabaya ini baru sekali karena belum lama diresmikan.”

Beberapa bentuk pembinaan dan pelatihan yang dilakukan oleh BSI di UMKM Center antara lain memberikan pembinaan dan pelatihan UMKM, melakukan pendampingan terintegrasi, monitoring hasil pembekalan, melakukan penilaian hasil dari pembekalan dan pendampingan, dan tujuan akhirnya adalah mendukung kegiatan UMKM Indonesia, meningkatkan minat wirausaha, memajukan Ekonomi Syariah Indonesia, menciptakan dan mengembangkan halal ecosystem, serta membuat para pelaku UMKM untuk naik kelas.

Pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR 16 Agustus lalu menekankan bahwa UMKM harus terus didukung agar segera naik kelas. “Pemerintah tetap mendorong kebijakan pembiayaan inovatif termasuk penguatan peran BUMN, dan meningkatkan akses pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, UMKM, dan ultra mikro.”

Jumlah UMKM di Indonesia per Maret 2021 mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61% atau senilai Rp 8.574 triliun menurut data dari Kementerian Koperasi & UKM RI. UMKM mampu menyerap 97% dari total tenaga kerja yang ada, serta dapat menghimpun sampai 60% dari total investasi di Indonesia.

Usaha mikro kecil menengah merupakan salah satu tulang punggung ekonomi Indonesia, posisinya begitu penting dalam perekonomian nasional, sehingga pada Presidensi G20 Indonesia 2022, pengembangan UMKM menjadi salah satu cara dalam pengentasan kemiskinan.

Untuk itu, kata Ngatari, BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, terus berupaya agar para UMKM bisa terus berkembang dan naik kelas, serta bisa bersaing di level nasional maupun internasional. Lewat pembangunan UMKM Center, BSI berharap UMKM di daerah bisa mendapatkan pembinaan, pelatihan, dan pembiayaan yang lebih mudah dan lebih terarah. Mereka juga diberikan ruang untuk membuat komunitas guna bertukar pikiran agar mereka bisa saling bersinergi satu sama lain.

DPRA Lakukan Revisi Qanun untuk Perkuat Peran Wali Nanggroe

0
Anggota Komisi I DPRA< Tgk. Irawan Abdullah. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk. Irawan Abdullah menyampaikan pihaknya saat ini sedang melakukan revisi Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2021 tentang Lembaga Wali Nanggroe. Revisi tersebut bertujuan untuk memperkuat fungsi dan peran Wali Nanggroe.

“Sehingga peran Wali Nanggroe menjadi sebuah kekhususan yang sebagaimana diamanahkan dalam MoU Helsinki dan Undang Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh atau UUPA,” kata Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu dalam keteranggannya kepada Nukilan, Rabu (24/8/2022).

Ia menilai selama ini peran Wali Nanggroe terkesan lebih kepada kegiatan seremonial dan sekedar peusijuek. Sebenarnya, banyak fungsi lain yang harus dikerjakan.

“Kedepan kita menginginkan Wali Nanggroe mempunyai peran kekhususan seperti Penguatan UUPA dan perpanjangan dana otsus 2023-2027 yang bakal tinggal satu persen,” jelas Tgk Irawan.

Saat ini, kata dia, revisi Qanun Lembaga Wali Nanggroe sudah memasuki tahap akhir dan DPRA juga sudah melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Kabupaten Aceh Utara.

“Kita sudah melakukan sekali RDPU dengan memanggil beberapa lembaga dan stakeholder di 13 Kabupaten/Kota, nantinya kita akan mengadakan RDPU sekali lagi untuk wilayah barat,” ujar Tgk Irawan.

Ia menargetkan qanun Wali Nanggroe tersebut akan selesai dalam tahun ini dan segera diparipurnakan.

“Dan kita akan menyampaikan kepada Kemendagri  supaya ini bisa di paripurna dalam tahun ini, Karena qanun ini sudah berjalan 2 tahun,” pungkas Tgk. Irawan.

Reporter: Reji

Membanggakan, Aceh Terbanyak Pendaftar Kuis Kihajar Stem 2022

0

Nukilan.id – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM mengucapkan rasa bangga atas torehan prestasi Aceh pada ajang Kuis Kita Harus Belajar (Kihajar) Sains Teknologi Engineering Mathematic (STEM) di tingkat Nasional tahun 2022, pasalnya Aceh berhasil menjadi juara pertama dengan jumlah tim terbanyak mendaftar Kihajar secara nasional.

“Saya merasa bangga karena bisa berada di depan para juara dan guru pembimbing yang hebat,” ujarnya.

Provinsi Aceh pada tahun ini berhasil meraih juara pertama sebagai daerah terbanyak mengirimkan peserta untuk mengikuti kuis Kihajar secara nasional dengan jumlah 1.098 tim terdiri dari jenjang SD sebanyak 77 tim, SMP sebanyak 97 tim, SMA sebanyak 775 tim dan SMK sebanyak 149 tim.

“Syukur Alhamdulillah Aceh berhasil menjadi juara pertama dengan jumlah pendaftaran terbanyak secara nasional,” kata Alhudri dalam sambutannya pada kegiatan Penyelenggaraan Kuis Kita Harus Belajar (Kihajar) Tahun 2022, Senin 23/8/2022 di salah satu hotel di Banda Aceh.

“Namun ini masih belum selesai sampai di sini karena adik-adik selaku perwakilan Aceh masih harus berjuang agar bisa menjadi juara di tingkat nasional,” tambah Alhudri.

Alhudri menuturkan, dengan lolosnya para siswa Aceh ke tingkat final atau nasional, maka sangat perlu dilakukan persiapan diri sebaik mungkin, termasuk pembuatan video pembelajaran dan penulisan naskah sesuai tema yang telah ditentukan oleh dewan juri tingkat nasional.

Kepada para guru pembimbing, Alhudri berharap agar dapat terus berinovasi dan berkolaborasi untuk menghasilkan karya-karya emas yang bermanfaat bagi peningkatan mutu dan kualitas pendidikan Aceh.

Dalam kurun waktu dua tahun berturut-turut. Menurut Alhudri, Aceh setiap tahunnya membawa kemenangan pada ajang kuis Kihajar Tingkat Nasional. Yaitu pada Tahun 2020, dimenangkan oleh siswi SMA Modal Bangsa sebagai juara I video stem terbaik jenjang SMA dan Tahun 2021 dimenangkan oleh tim SMP Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School Banda Aceh sebagai juara berkolaboratif jenjang SMP/MTs.

“Sehingga saya sangat berharap agar semua finalis dari Aceh mulai dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK dapat kembali menorehkan prestasi dengan menjadi juara di tingkat nasional Tahun 2022 ini,” kata Alhudri.

Menurut Alhudri, sejak tahun 2006, Pusdatin Kemendikbud Ristek telah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Aceh menyelenggarakan kuis Kihajar. Kuis Kihajar Stem merupakan wadah kolaborasi yang dapat diikuti oleh siswa mulai jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sekolah luar negeri.

Tujuannya adalah untuk mengasah keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan mampu berkomunikasi dalam menyelesaikan masalah atau project berbasis Stem (Science, Technology engineering, math) melalui pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi.

“Melalui program ini, banyak hal baru dan menarik yang akan didapat, mulai dari membuat project-project seru di bidang sains, teknologi dan matematika. Tentu setiap perlombaan ada yang menang dan ada pula yang kalah, tetapi yang lebih penting adalah adik-adik sudah berani mencoba, berani berkarya dan berani berkompetisi,” kata Alhudri menyemangati.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, T. Fariyal, S.Sos, MM mengatakan, bahwa pelaksanaan kuis Kihajar Tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Pusat Data dan Informasi Kemendikbud Ristek bekerjasama dengan dinas Pendidikan Aceh melalui UPTD Balai Tekkomdik Aceh.

Adapun pada tahun ini Kihajar STEM diselenggarakan secara daring dan terdiri dari 3 tahapan, yaitu basic, intermediate, dan final.

Pada tahap final, 2 tim terbaik dari 4 jenjang di tiap provinsi akan mengikuti tahapan pembuatan video tematik berbasis stem dan presentasi.

Adapun pada tingkat nasional, tim Kihajar terbaik dari setiap jenjang akan mendapatkan predikat juara umum, ter-berpikir kritis, ter- kreatif, ter-komunikatif, dan ter-kolaboratif.

“Adapun para peserta yang diundang pada hari ini merupakan para siswa dan guru pembimbing yang berhasil meraih juara pertama dan kedua dari setiap jenjang pendidikan,” kata Fariyal.

Selanjutnya, Fariyal juga menuturkan bahwa para finalis Kihajar tingkat provinsi dari semua jenjang pendidikan, yaitu sebanyak 24 tim akan mewakili Aceh untuk berlomba di tingkat nasional.

“Adapun bagi juara akan diberikan hadiah berupa uang pembinaan, piagam penghargaan dan trophi juara,” tutup Fariyal. Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat struktural di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh. []

Berikut nama-nama peserta Kihajar Stem yang akan mewakili Aceh ke Tingkat Nasional

SD Fatih Bilingual School Banda Aceh
Muhammad Bilal Aslan
Khailila Muna Risfani
Qanita Lailan Jameela

SD Fatih Bilingual School Banda Aceh
Farrel Welvaart Helmi
M. Hadiyatul Fata
Qaisara Shaqeela

MTSN 1 Bireuen
Muhammad Farras Hilmi
Raisa Putriyuni
Rizikia Nazilla

MTSN 07 Aceh Timur
Faizah Aliya Putri
M. Aydil
Raisya Nabila

SMAS Fatih Bilingual School Banda Aceh
Naufal Akram
Zuchri Alfarizi
Ikhsan Iskanda

SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh
Muhammad Adrian
Muhammad Jais
Siti Arifa Zahra

SMKN 2 Langsa
Nadya Rabila
Nayla Muthia Ramadhani Azzahra
Riska Agus Putri

SMKN 1 Tapaktuan
Ade Permana Fadli
Asyifatul Zahra
Farhan Helni Putri

Produk UMKM Aceh Besar Merambah Pasar Digital

0
Ilustrasi Produk usaha ekonomi kreatif Aceh. (Foto: MC Aceh)

Nukilan.id – Produk usaha ekonomi kreatif Aceh Besar kini sudah mulai merambah marketplace digital sebagai strategi untuk memperluas media penjualan.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Aceh Besar Ir. Darmansyah, ST.MSi mengatakan bahwa produk UMKM Aceh Besar sudah dikemas sangat menarik dan dapat dilihat di sentra dekranasda Aceh Besar di Gani Ingin Jaya.

“Produk ekonomi kreatif kita sudah dikemas dengan menarik”, ujar Darmansyah di Kota Jantho, Rabu 24 Agustus 2022.

Ia juga mengatakan bahwa dengan pelatihan penjualan melalui marketplace digital, maka produk pelaku usaha ekonomi kreatif kita akan merambah ke penjualan online.

“Produk UMKM hasil usaha ekonomi kreatif ini akan terus merambah ke penjualan online melalui marketplace yang ada saat ini”, katanya.

Darmansyah mengaku bahwa pelaku usaha Aceh Besar sudah memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mendukung penjualan semakin meningkat.

“Peningkatan penjualan secara langsung akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan pelaku UMKM”, katanya. []

50 Pelaku UMKM Aceh Besar Ikuti Pelatihan Peningkatan Strategi Penjualan Produk

0
(Foto: Media Center Aceh Besar)

Nukilan.id – 50 Pelaku Usaha Umkm Aceh Besar mengikuti pelatihan strategi peningkatan penjualan produk yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh di Banda Aceh, Rabu, 24 Agustus 2022.

Pelaku usaha ekonomi kreatif tersebut memiliki beragam produk usaha lokal mulai makanan ringan, produk kemasan hingga handycraf.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Aceh Besar Ir Darmansyah ST MSi mengatakan Pemerintah Aceh Besar terus mendorong dan memfasilitasi para pelaku usaha ekonomi kreatif Aceh Besar untuk memperoleh kapasitas terutama yang mendukung usaha.

“Pemerintah mendorong dan menfasilitasi para para pelaku usaha ekonomi kreatif terutama dalam peningkatan kapasitas dan pengembangan usaha,” katanya.

Darmansyah juga meminta pelaku UMKM di Aceh Besar terus melakukan inovasi dalam mengembangkan produk UMKM, sehingga produk UMKM yang ada di Aceh Besar dapat menembus pasar global.

“Kita harapkan pelaku UMKM terus berinovasi mengembangkan produk UMKM miliknya, sehingga mampu tembus pasar global,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Aceh melalui Kepala Bidang Pengembangan Usaha Pariwisata dan Kelembagaan Ismail S.Pd mengatakan bahwa pemerintah ikut andil dalam memberikan dukungan terhadap pengembangan dan kemajuan pelaku ekonomi kreatif.

“Pemerintah memfasilitasi pelatihan, membuat regulasi untuk mendukung kemajuan dan keamanan pelaku usaha,” pungkas Ismail. []