Beranda blog Halaman 1581

Achmad Marzuki Ingatkan BUMN Perhatikan Masyarakat Sekitar Industri Besar di Aceh

0
Pj. Gubenur Aceh Achmad Marzuki, memaparkan sejumlah permasalahan yang ada di Aceh saat melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi dengan Wakil Menteri (Wamen) BUMN I, Pahala Nugraha Mansury, di Kementerian BUMN, Selasa, 23/8/2022. (Foto: Humas BPPA)

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengingatkan pihak Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar memperhatikan masyarakat di sekitar industri besar yang ada di Aceh.

“Sebagaimana kita ketahui beberapa industri besar kurang memperhatikan wilayah sekitarnya sehingga bermasalah,” kata Pj Gubernur dalam pertemuan dengan Wakil Menteri (Wamen) BUMN I, Pahala Nugraha Mansury di Jakarta, Selasa, 22 Agustus 2022.

Ia menyebutkan, Aceh yang menjadi daerah termiskin di Sumatera sangat membutuhkan lapangan pekerjaan yang baru bagi masyarakat. Karena selama ini tidak ada kemajuan. “Kami mengharapkan bimbingan teknis bagaimana masuk PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), mengajari karyawan-karyawan kita, kepala dinas. Begitu juga UMKM daerah bisa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan PT PIM dan lain-lain,” katanya.

Maka tambahnya, jika dilibatkan masyarakat setempat dalam kegiatan industri tersebut, perekonomian masyarakat Aceh akan tumbuh, sehingga akan menurunkan angka kemiskinan itu sendiri.

Anggota DPR RI, Salim Fahkri juga menyetujui apa yang disampaikan Pj Gubernur Aceh yang mendorong kementerian BUMN agar membuka lapangan pekerjaan kepada masyarakat Aceh di sana. “Hari ini kita buktikan pak Gubernur, ketua DPRA, anggota DPR-RI hadir bersama-sama dengan seluruh pihak mengharap bantuan khususnya dari kementerian BUMN dengan adanya pengembangan PIM tadi masyarakat Aceh bisa merasakannya dan sejahtera,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua DPRA, Saiful Bahri, yang menginginkan masyarakat Aceh tidak lagi merasa sebagai sasaran kemiskinan. Untuk itu ia meminta dukungan dari pemerintah pusat agar membantu Aceh.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh Mahdinur, menyampaikan mengenai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe yang asetnya masih di bawah Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) dan pengelolaan oleh PT Patriot Nusantara Aceh (Patna). “Mungkin dalam waktu dekat ini akan ada investor yang datang untuk membuat tempat penyimpanan gas,” katanya.

Selanjutnya ia meminta kepada kementerian BUMN menyangkut dengan pengeboran minyak secara ilegal yang dilakukan masyarakat di Aceh Timur, diharapkan bisa memberikan pembinaan yang lebih baik. “Karena ini wilayah kerjanya Pertamina. Jadi bagaimana nanti Pertamina memberikan izin atau membina masyarakat setempat cara mengambil minyak. Karena masyarakat di sana pendapatan juga dari pengeboran itu,”

Kemudian terhadap kewajiban DMO 25 % penjualan Batubara untuk kebutuhan dalam negeri, agar bagaimana ada kebijakan terhadap batubara dari Aceh yang mempunyai kalori rendah sekitar 3400 Kkl dapat diterima kebutuhan PLN di seluruh Indonesia sesuai dengan mekanisme yang telah diatur, katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Mohd Tanwier juga menyampaikan apa dikatakan Pj Gubernur Aceh yakni untuk mengikut sertakan masyarakat setempat bisa beraktivitas di perusahaan BUMN yang ada di Aceh. “Kami mengharap bisa mengikut sertakan masyarakat setempat, sekurang-kurangnya bisa berbagi ilmu teknologi kepada mereka. Sehingga masyarakat di Aceh bisa mengikuti perkembangan,” ungkapnya.

Sementara itu Wamen BUMN I, Pahala Nugraha Mansury mengatakan baru dua minggu lalu dirinya ke Tanah Rencong untuk melihat perkembangan PT PIM. Kunjungan itu terkait dengan pengembangan dua pabrik di Aceh yakni revitalisasi dari PIM I dan pabrik NPK yang bergerak di bidang pupuk. “Harapannya kita juga bisa membangun kawasan industri di PIM. Kita juga berharap ini nanti kesamaan dengan Pertamina group , dan pupuk Indonesia group bagaimana merevitalisasi kawasan tersebut untuk bisa dikembangkan menjadi industri hijau karena potensinya sangat bagus,” sebutnya.

Terkait pengeboran minyak yang dilakukan masyarakat di wilayah kerja Pertamina, ia akan mempertimbangkan bagaimana cara kerjanya nanti. “Tapi nanti kita lihat dulu apakah akan jadi suatu bentuk kerjasama yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Dia juga menambahkan bahwa potensi KEK Arun sangat bagus jika dikembangkan. Sebab, kata dia ketersediaan infrastruktur yang sudah ada dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin. “Kita berharap kalau bisa dikaji, apakah bisa dikerjasamakan dengan pengelolaan industri. Sehingga nantinya bisa dicari kalau memang punya akses kepada calon-calon yang akan menggunakan itu bisa dilakukan dengan PT Patna sebagai pengelola untuk bisa mengembangkan kawasan ini,” ujarnya.

Kegiatan itu dihadiri juga oleh Staf Khusus Menteri BUMN, Nezar Patria Msc, Ketua DPRA, Saiful Bahri, Anggota DPRA dr Purnama Setia Budi SpOG, Anggota DPRA, Teuku Raja Keumangan dan Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Akkar Arafat SSTP MSi. []

“Ratoh Jaroe” Sanggar Keumala Intan Pukau Pengunjung Festival Kopi Nusantara 2022

0
penampilan Tari Ratoh Jaroe Sanggar Keumala Intan. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Sanggar Tari Keumala Intan berhasil memukau penonton pembukaan Festival Kopi Nusantara 2022 yang di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Selasa (23/8/2022).

Penampilan para gadis muda dengan tari Ratoh Jaroe itu, berkali-kali membuat penonton takjub, terutama ketika melakukan gerakan serentak, cepat, dan tiba-tiba berhenti.

Dari amatan, Sanggar tari pimpinan Munira itu, sejak dari persalaman sudah menampakan gerakan yang memikat, tabuhan Rapai dengan gerakan serentak penari, yang diikuti vocal, terlihat padu.

Ketua Sanngar Keumala Intan, Munira, kepada media mengatakan penampilan anak asuhnya telah disiapkan selama 1 Minggu, namun dirinya tidak kuatir, sebab tim penari memang sudah memiliki pengalaman cukup untuk kegiatan-kegiatan seremoni.

“Kami persiapkan selama kurang lebih satu minggu, dan anak-anak sudah menguasai gerak karena memang yang tampil sudah berkjali-kali tampil. Hanya tentu tetap ada warna tersendiri untuk festival kopi ini,” kata Munira.

Festival Kopi Nusantara adalah rangkaian Festival Kemerderkaan yang digelar Kodam Iskandar Muda selama 4 hari, 23-27 Agustus 2022. Acara juga akan diisi dengan “Kicau Kemerdekaan”, “Festival Merah Putih Krueng Aceh”. dan hiburan artis-artis Aceh.

Festival Kopi Nusantara Dibuka bersama oleh Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, Wali Nanggroe Malik Mahmud Al Haytar, dan Pandam Iskandar Muda Mayjen TNI Mohamad Hasan.[]

Editor: JS

Festival Kopi Nusantara Kodam IM 2022 Dimulai

0

Nukilan.id – Inspektur Kodam Iskandar Muda (Irdam IM) Brigjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr (Han), mewakili Pangdam IM secara resmi membuka Festival Kopi Nusantara Kodam Iskandar Muda Tahun 2022 di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh. Selasa (23/08/22).

Festival Kopi Nusantara dilaksanakan mulai tanggal 23 s.d. 27 Agustus 2022, yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan memeriahkan peringatan HUT ke 77 Kemerdekaan RI yang diselenggarakan oleh Kodam IM dan Pemda Aceh, yang diberi tajuk “Kenduri Kemerdekaan”.

Dalam sambutan Pangdam IM yang dibacakan Irdam IM disampaikan bahwa maksud digelarnya acara ini disamping menjadi ajang silaturahmi antara Kodam IM dengan berbagai elemen masyarakat Aceh, juga menjadi ajang promosi dan apresiasi bagi para pengusaha kopi nusantara, kopi lokal, produsen dan penikmat kopi, serta menjadi daya tarik wisata di Banda Aceh guna mewujudkan destinasi wisata ngopi populer se-Indonesia.

“Dalam Festival Kopi Nusantara ini diikuti oleh puluhan peserta dengan berbagai stand tenda dari TNI, Polri, Instansi Pemerintah, BUMN/BUMD dan perwakilan UMKM dari masing-masing Kota/Kabupaten Provinsi Aceh”, ujar Irdam IM.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Wali Nanggroe Aceh, Kabagops Binda Aceh, Kapoksahli Pangdam IM, Para Asisten dan Kabalakdam IM, Danlanud SIM, Danlanal Sabang dan seluruh unsur Forkopimda Aceh. [Wanda]

Kemenag dan Pokjawas Madrasah Aceh Gencar Sosialisasi Kurikulum Merdeka

0

Nukilan.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh melalui Bidang Pendidikan Madrasah bekerjasama dengan Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Provinsi Aceh menggelar sosialisasi kurikulum merdeka.

Kegiatan bertema “Prinsip Pembelajaran dan Asesmen dalam Implementasi Kurikulum Merdeka” digelar di hotel Oasis Banda Aceh, Selasa 23 Agustus 2022.

Kakanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg ketika membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa perlunya sosialisasi yang berkelanjutan guna melahirkan komitmen tentang penerapan Kurikulum Merdeka.

“Kita harus se-arah, satu visi misi. Makanya duduk bersama ini penting dilakukan dan digencarkan, dan nantinya menumbuhkan komitmen yang baik dan seragam dalam menerapkan kurikulum merdeka di madrasah,” katanya.

Kata Iqbal, meskipun kurikulum merdeka sudah mulai berjalan, tapi kita harus tetap selalu mengawal dengan seksama, sehingga tujuan pendidikan secara nasional dalam rangka memberikan kebebasan berekspresi dan mencerdaskan anak bangsa dapat tercapai.

Dikatakannya, kekuatan guru sangat luar biasa saat ini dan peran Kemenag dalam dunia pendidikan juga sangat besar

“Sebab itu, kita yang diamanahkan sebagai guru dibawah Kemenag, jagalah marwah dan nama besar Kementerian Agama dengan terus berinovasi, meningkatkan moral, etika dan lain sebagainya yang menjadi unggulan dan prioritas Kemenag dalam dunia pendidikan,” katanya.

Menurutnya, pokjawas, guru dan kepala madrasah perlu terus berbenah dan berbuat memperbaiki dan mencapai target prestasi.

“Guru adalah role model, yang terus ditiru dan diteladani, makanya guru wajib menjaga marwahnya, jauh dari sikap yang tidak baik, dan menjadi panutan semua generasinya termasuk perannya yang memberi manfaat di tengah masyarakat,” ucap Iqbal.

Sementara Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Provinsi Aceh, Drs Nopia Dorsain mengucapkan terimakasih kepada Kakanwil Kemenag Aceh atas suppor dan arahannya terhadap kinerja Pokjawas selama ini.

Ia merincikan kegiatan tersebut diikuti perwakilan dari 23 Kab/Kota terdiri atas 53 orang Kepala Madrasah, 21 guru pengawas 30 orang.

Pembukaan turut dihadiri Kabid Penmad, H Zulkifli SAg MPd dan para Subkoordinator di Bidang Penmad Kanwil Kemenag Aceh.[]

Kapolda Aceh Salurkan Bantuan untuk Masjid Almunawarah Alu Naga

0

Nukilan.id – Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar menyalurkan bantuan sosial berupa Al-Qur’an, yasin, ambal salat, dan kipas angin untuk Masjid Al-Munawarah Gampong Alu Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh Selasa, 23 Agustus 2022.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Imam Masjid Al-Munawarah Gampong Alu Naga Teungku Mulyadi, didampingi Kepala Desa beserta pengurus masjid lainnya.

Ahmad Haydar mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri, dalam hal ini Polda Aceh, yang bertepatan pada HUT ke-77 Republik Indonesia.

Selain itu, bantuan ini juga merupakan bentuk kepedulian Polda Aceh untuk pembangunan tempat ibadah, agar masyarakat bisa melaksanakan ibadah dengan nyaman.

“Semoga bantuan yang kami berikan ini bermanfaat dan menjadi amal jariah bagi seluruh anggota Polri,” harapnya.

Sementara itu, Imam Masjid Al-Munawarah Gampong Alu Naga Teungku Mulyadi mengucapkan terima kasih yang tak terhingga khususnya untuk Kapolda Aceh, umumnya untuk seluruh anggota Polri yang telah membantu masjid yang ia pimpin.

“Semoga apa yang dilakukan ini menjadi amal ibadah bagi anggota Polri semuanya. Aamiin,” ucap Teungku Mulyadi. [Wanda]

Pj Bupati Aceh Besar Lepas Mahasiswa Penerima Beasiswa Aceh Carong

0
Penjabat Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, S.STP MM melakukan silaturahmi dan pelepasan mahasiswa penerima beasiswa D3 Program Aceh Carong untuk keluarga miskin dan korban konflik tahun 2022 di Aula Dekranas, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Selasa siang (23/8/2022). Foto Bagian Prokopim Setdakab Aceh Besar

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, S.STP MM, Selasa (23/8/2022) siang, melepaskan keberangkatan putra/putri Aceh Besar dari kalangan tak mampu dan akhirnya menjadi penerima beasiswa Aceh Carong.

Penerima beasiswa Aceh Carong itu memperoleh beasiswa D3 Program Aceh Carong untuk keluarga miskin dan korban konflik tahun 2022 di Aula Dekranas, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Selasa siang (23/8/2022).

Hadir dalam kesempatan itu, Asisten I Setdakab Aceh Besar Farhan AP, Plt Kadisdikbud Aceh Besar Agus Jumadi SPd MPd, Sekretaris BKPSDM Aceh Besar Edi Hermansyah ST MT, Kabag Prokopim Zayadinur SSTP, Sekretaris MPD Aceh Besar Ramzi SAg, dan pejabat terkait lainnya.

Kabag Keistimewaan dan Kesra Setdakab Aceh Besar Zaini SH MH melaporkan, jumlah mahasiswa asal Aceh Besar yang lulus Program D3 Aceh Carong sebanyak 10 orang, masing-masing Alfin Faturrahman (lulus di Poltek Jember, Jatim), Apprilia Bintang Zahra (Poltek Manufaktur Bandung), Cut Magdhalena (Poltek Negeri Jember), Dhea Tharina (Poltekkes Aceh). Selanjutnya, Fatimah Azzuhra Arista (Politeknik Aceh), Nora Maulifa (Politeknik Aceh), Puja Zahratul Saleha (Poltekkes Aceh), Putri Yamara Asyifa (Poltekkes Aceh) Rival Maulana (Politeknik Manufaktur Bandung) dan Said Fahril (Politeknik Aceh).

“Yang mendaftar awal sebanyak 35 orang mahasiswa. Alhamdulillah, setelah diseleksi oleh tim dari Provinsi Aceh, sebanyak 10 orang mahasiswa Aceh Besar dinyatakan lulus,” jelas Zaini.

Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto mengharapkan agar mahasiswa itu belajar secara tekun serta sungguh-sungguh. “Jaga nama baik daerah dan terus mengabdi untuk Provinsi Aceh, khususnya Aceh Besar,” pesan Muhammad Iswanto.

Beasiswa tersebut, jelasnya, menggunakan uang daerah. Untuk itu, selalu belajar dengan tekad yang kuat agar sukses dalam menempuh pendidikan serta kelak mengabdi untuk kemajuan daerah.

Iswanto berkeyakinan, dengan belajar secara tekun, para mahasiswa tersebut akan membawa nama baik keluarga, daerah, dan kelak menjadi unggulan di kampus masing-masing.

Kepada Bagian Keistimewaan dan Kesra Setdakab, Pj Bupati meminta supaya memonitor dan mengevaluasi terus perkembangan proses pembelajaran mahasiswa D3 Program Aceh Carong tersebut. Hal ini bertujuan agar para mahasiswa dapat terus menggapai kesuksesan. []

Polda Aceh Tanam 77 Ribu Pohon Mangrove Secara Serentak

0
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ahmad Haydar bersama Wali Nanggroe, Malek Mahmud Al Haythar dan seluruh jajaran Forkopimda Aceh, di Desa Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Selasa (23/8/2022).

Nukilan.id – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menyelenggarakan kegiatan penanaman pohon mangrove sebanyak 77.000 batang secara serentak di seluruh Kabupaten/Kota di Aceh.

Kegiatan yang mengusung tema “Aceh Hijau” ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penanaman pohon mangrove ini dilakukan secara simbolis oleh Kapolda Aceh Irjen Pol. Ahmad Haydar bersama Wali Nanggroe, Malek Mahmud Al Haythar dan seluruh jajaran Forkopimda Aceh, di Desa Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Selasa (23/8/2022).

Dalam kesempatan itu, Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ahmad Haydar menyampaikan, penanaman pohon mangrove ini bertujuan untuk melestarikan lingkungan dan melindungi ekosistem di wilayah pesisir pantai Aceh.

“Pohon mangrove memiliki banyak manfaat untuk pesisir pantai, salah satunya untuk mencegah abrasi,” kata Ahmad Haydar kepada awak media di sela acara tersebut.

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini kedepannya dapat membawa berkah untuk seluruh wilayah pesisir pantai yang ada di Aceh.

Penanaman pohon mangrove secara simbolis di Desa Alue Naga ini turut dihadiri perwakilan Pj Gubernur Aceh, Ketua DPRA, Ketua Bhayangkari Aceh, Ketua MPU Aceh, Ketua Pengadilan Tinggi Aceh, Kepala Basarnas, Kepala BPBD, akademisi, aktivis lingkungan, dan masyarakat setempat.

Reporter: Reji

Alumni UIN Ar-Raniry Diharapkan Jadi Duta Kemajuan Kampus

0

Nukilan.id – Alumni Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh diharapkan menjadi duta dan mitra untuk kemajuan kampus di masa mendatang.

Hal itu disampaikan Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman, M.Ag disela prosesi Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda semester genap tahun akademik 2021/2022 di Auditorium Prof Ali Hasjmy Kopelma Darussalam Banda Aceh, Senin (22/8/2022).

Prof Mujib mengajak para wisudawan untuk menjadi alumni sejati yang senantiasa menjaga nama baik almamater serta berkiprah sebagai duta dan mitra untuk kemajuan universitas di masa mendatang.

“Harapan kami kepada alumni yang telah diwisuda nantinya ketika kembali ke masyarakat dan dunia kerja mereka akan terus menjadi duta dan mitra kampus ditengah-tengah masyarakat, sebah keberadaan alumni sangat memiliki energi dan kemudian bersinergi dengan perguruan tinggi, merekalah yang mengkokohkan perguruan tinggi ke depan,” harapnya.

Lanjutnya, keberadaan alumni juga diyakini akan membawa energi positif kepada masyarakat, dimana informasi-informasi yang ada di kampus serta para alumni akan menjadi duta kampus untuk mempromosikan universitas, ini akan menambah minat masyarakat untuk menjadi bagian dari keluarga besar UIN Ar-Raniry di masa mendatang.

Untuk itu, Prof Mujib menyatakan akan meningkatkan kapasitas layanan akademik, sesuai dengan target yang ingin dicapai oleh kampus jantong hate rakyat Aceh ini, bahwa pada tahun 2023 UIN Ar-Raniry akan meraih akreditasi perguruan tinggi unggul.

“Dengan akreditasi perguruan tinggi unggul, maka banyak fasilitas dan layanan bisa kita tingkatkan serta animo masyarakat untuk masuk ke UIN Ar-Raniry ini juga akan lebih meningkat lagi, dan diyakini ke depan UIN Ar-Raniry Banda Aceh akan menjadi distinasi pendidikan baik lokal, nasional bahkan luar negeri,” katanya.

Lebih lanjut, Prof Mujib menyebutkan, semester Genap Tahun Akademik 2021/2022, UIN Ar-Raniry meluluskan 1.848 wisudawan program pascasarjana dan sarjana, 472 di antaranya lulus predikat Cum Laude, 461 orang memperoleh predikat Pujian, 843 orang memperoleh predikat sangat baik dan 72 orang memperoleh predikat Baik.

Prosesi wisuda tersebut dilaksanakan secara daring dan luring yang berlangsung selama tiga hari, pada tanggal 22-24 Agustus 2022. Kepada lulusan UIN Ar-Raniry Rektor berharap para wisudawan harus tampil sebagai motor penggerak perubahan di tengah masyarakat dan menjadi lulusan yang berkualitas serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman terutama perkembangan teknologi dan informasi.

“Saat ini anda akan memasuki dalam kehidupan bermasyarakat yang sangat heterogen dan dinamis. Untuk itu, eksistensi anda sangat dibutuhkan sesuai dengan potensi yang anda miliki,” kata Prof Mujib dalam amanatnya dihadapan wisudawan.

“Falsafah hidup yang menjadi pegangan kita yaitu Ilmu, Budi dan Bakti. Ini merupakan Golden Triangle (segitiga emas) yang saling berkaitan untuk mencapai kesempurnaan hidup. Seorang yang telah berilmu mesti ia semakin mulia akhlak dan karakternya, bukan sebaiknya semakin rusak moralnya, sombong dan takabur,” ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Prof Dr H Gunawan Adnan, MA PhD dalam laporannya menyebutkan pada rapat senat terbuka wisuda doktor, magister dan sarjana Semester Genap Tahun Akademik 2021/2022 berhasil meluluskan 1.848 lulusan, terdiri dari 11 orang lulusan Program Doktor, 96 lulusan Program Magister dan 1741 orang lulusan Program Sarjana.

Lebih lanjut, Gunawan merincikan bahwa pada semester ini Fakultas Syari’ah dan Hukum meluluskan 263 orang, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan 556 orang, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat 113 orang, Fakultas Dakwah dan Komunikasi 147 orang, Fakultas Adab dan Humaniora 121 orang.

Kemudian Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 245 orang, Fakultas Sains dan Teknologi sebanyak 166 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan 81 orang, dan Fakultas Psikologi sebanyak 49 orang.

“Dengan bertambahnya 11 lulusan Doktor, 96 lulusan Magister, 1741 lulusan sarjana, maka jumlah alumni UIN Ar-Raniry Banda Aceh sampai saat ini berjumlah 50.593 lulusan,” kata Gunawan dalam laporan tertulis, Senin (22/8/2022).

Sementara untuk lulusan paling banyak dalam wisuda Semester Genap kali ini , kata Gunawan adalah dari Prodi S1 Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan yaitu sebanyak 74 orang, dan yang paling sedikit adalah dari S1 Studi Agama-Agama dari Fakultas Ushuluddin dan Filsafat yang meluluskan 1 orang lulusan.

Pada kesempatan tersebut, Rektor UIN Ar-Raniry juga memberikan penghargaan (bungong jaroe) kepada 51 lulusan terbaik perwakilan dari setiap program studi serta para aktivis mahasiswa berprestasi. []

Pentingnya Peran Pemilik Hewan Ternak dalam Pencegahan PMK

0
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Suksesnya pengendalian dan penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) di Aceh tidak terlepas dari peran aktif masyarakat, khususnya para pemilik hewan ternak.

“Ada beberapa peran pemilik hewan ternak yang sangat mendukung pengendalian PMK, salah satunya adalah mengandangkan hewan ternak yang terinfeksi PMK,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy, Selasa, 23 Agustus 2022.

Winardy menyampaikan, jumlah kesembuhan hewan ternak terinfeksi PMK terus meningkat, terhitung Senin, 22 Agustus 2022, angka kesembuhan capai 45.932 ekor.

Tentunya, kata Winardy, semua ini merupakan hasil dari kerja keras semua unsur, baik TNI Polri, Pemda, dan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemilik hewan ternak.

Namun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk tetap aktif melakukan pencegahan, seperti pembersihan kandang, disinfeksi, dan tidak membiarkan ternak berkeliaran agar kesembuhan terus meningkat.

“Masyarakat yang mengetahui atau hewan ternaknya sendiri terinfeksi PMK agar segera melaporkannya kepada petugas untuk dilakukan penanganan. Hal itu agar angka kesembuhan makin naik,” ujar Winardy.

Pembangunan Ruas Jalan Tol Trans Aceh dan Sumatera Utara Dikebut

0
Foto: Dok Hutama Karya/CNBCIndonesia

Nukilan.id – PT Hutama Karya (Persero) mempercepat pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahap I, khususnya pada dua ruas utama di utara Pulau Sumatera, yakni Tol Binjai – Pangkalan Brandan dan Tol Sigli – Banda Aceh.

Saat ini progres konstruksi di Ruas Tol Binjai – Pangkalan Brandan seksi 2 (Stabat – Tanjung Pura) sepanjang 26,2 km mencapai 57% dengan jalan yang sudah rigid sepanjang 10 km. Sementara Seksi 3 (Tanjung Pura – Pangkalan Brandan) sepanjang 18,9 km telah mencapai 27,67% dengan jalan yang sudah rigid sepanjang 1,8 km.

Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro mengatakan bahwa hingga saat ini konstruksi dan progres lahan khususnya pada Tol Binjai – Pangkalan Brandan seksi Stabat – Tanjung Pura – Pangkalan Brandan masih sesuai target dan diharapkan selesai lebih cepat.

“Kami fokus penyelesaian pembangunan dengan progres konstruksi yang cukup signifikan,” terang Koentjoro dikutip dari siaran pers, Selasa (23/8/2022).

Lebih lanjut Koentjoro menyampaikan bahwa Hutama Karya berupaya juga menyelesaikan pembangunan Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tidji – Seulimum), Seksi 5 (Blang Bintang – Kutobaro), dan Seksi 6 (Kutobaro – Simpang Baitussalam) sepanjang 74,2 km.

“Pada Tol Sigli – Banda Aceh, progres konstruksi juga cukup signifikan yakni Seksi 1 sudah mencapai 79.51%, Seksi 5 dengan progress 90,19%, dan Seksi 6 mencapai 81,36%, dengan target selesai konstruksi pada awal 2023 mendatang,” ujar Koentjoro.

Adapun Tol Sigli – Banda Aceh sendiri dioperasikan sebanyak 3 seksi, di antaranya Seksi 2 Seulimeum – Jantho (6,35 km), Seksi 3 Jantho – Indrapuri (16 km), dan Seksi 4 Indrapuri – Blang Bintang (14 km), dan mencatatkan peningkatan Volume Lalu Lintas (VLL). Di mana pada semester I-2022, VLL mencapai 276.637 atau bertumbuh hingga 57% jika dibandingkan dengan Semester I-2021.

“Pertumbuhan ini karena beroperasinya Seksi 2 sejak 27 April 2022 yang membuat konektivitas antar daerah semakin panjang,” ujar Koentjoro.

Dia menjelaskan bahwa Jalan Tol Binjai – Pangkalan Brandan dan Tol Sigli – Banda Aceh dibangun secara bertahap dengan tujuan menghubungkan konektivitas antar provinsi Sumatra Utara dan Aceh dan meningkatkan perekonomian dan pariwisata di kedua wilayah. Selain itu, untuk memangkas waktu tempuh perjalanan dari Binjai ke Pangkalan Brandan dari 2 jam via jalan arteri menjadi kurang lebih 1 jam via jalan tol, juga dari Sigli – Banda Aceh dari 2-3 jam via jalan arteri menjadi kurang lebih 45 menit hingga 1 jam via jalan tol dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam.

“Ke depan pergerakan orang dan pergerakan barang akan lebih cepat sehingga biaya akan lebih efisien dengan hadirnya JTTS ini,” tutup Koentjoro.

Lebih lanjut, pembangunan JTTS juga mendapatkan dukungan dari Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun. Dalam keterangan resmi, dia menyampaikan apresiasi dengan sudah beroperasi nya seksi 1 Ruas Binjai – Langsa, Binjai – Stabat.

“Jalan nasional Binjai-Stabat selama ini sudah sangat padat oleh truk-truk CPO (crude palm oil) dan truk angkutan barang dari kebun dan dari (jalan) lintas Aceh, sehingga waktu tempuh dari Medan ke Stabat bisa 2,5 jam. Tetapi sejak adanya jalan tol yang diresmikan dan digagas Pak Jokowi ini, waktu tempuh hanya tinggal 40 menitan dari Medan ke Stabat,” ungkap Rudi.

Dampak lain juga terlihat dari pasar properti sebagaimana diungkapkan oleh Head of Advisory Services Colliers International Indonesia, Monica Koesnovagril. Menurutnya, sebelum adanya JTTS, pasar industri perhotelan dan destinasi wisata masih banyak yang tak terlihat serta banyak yang terlupakan karena minimnya akses untuk penyebaran moda transportasi.

Namun dengan kehadiran JTTS, usaha pada industri perhotelan dan destinasi wisata makin giat dan marak dikarenakan kemudahan akses menuju lokasi tersebut.

“Hotel atau fasilitas akomodasi muncul di titik-titit kawasan pertumbuhan ekonomi baru yang dapat di akses dari exit tol, melengkapi eksisting di pusat kota,” ujar Monica.

Hal senada disampaikan Wakil Direktur Eksekutif Indef Eko Listiyanto. Ia berpendapat dengan hadirnya Tol Sigli – Banda Aceh dan upaya mengkoneksikan Pulau Sumatera melalui jalan bebas hambatan ini merupakan momentum pemerintah untuk perlu memperkuat perekonomian di pulau tersebut, yang secara geografis bersinggungan langsung dengan Selat Malaka.

“Memang sudah waktunya mulai menjadikan daerah-daerah Sumatera, termasuk Aceh, sebagai gerbang arus investasi dan logistic nasional melalui langkah-langkah pembangunan strategis,” pungkasnya. [CNBCIndonesia]