Beranda blog Halaman 1492

Tekan Inflasi, Pemerintah Subsidi Angkutan di Aceh

0
Foto: Dishub Aceh

Nukilan.id – Peran sektor perhubungan untuk mendukung pengendalian inflasi melalui kelancaran distribusi barang dan orang menjadi sangat krusial. Apalagi Aceh yang memiliki luas daratan 57.956 km2 dan garis pantai sepanjang 1.865 km serta terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Pusat dan Daerah untuk memperkuat pengendalian inflasi di Aceh adalah dengan memastikan kelancaran pergerakan logistrik bahan pangan termasuk ke daerah 3TP (Tertinggal, Terluar, Terdepan, dan Perbatasan) melalui subsidi angkutan darat, angkutan udara, dan penyelenggaran angkutan laut.

Pada tahun 2022, sebanyak 117,09 miliar telah dianggarkan Pemerintah untuk memberikan subsidi transportasi kepada masyarakat, baik melalui sumber dana APBN (98,14 miliar), APBA (14,96 miliar), dan APBK (3,99 miliar).

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Aceh, Teuku Faisal mengungkapkan bahwa di Aceh, subsidi sektor transportasi darat tersebar pada angkutan penumpang dan barang melalui Kementerian Perhubungan RI sebanyak 11 lintasan antar Kab/Kota. Sementara, layanan Kereta Api Penumpang Cut Meutia yang setiap harinya melayani Krueng Geukuh – Bungkaih – Krueng Mane juga disubsidi oleh Kemenhub.

Di sektor pelayaran, subsidi diberikan kepada angkutan penyeberangan sebanyak lima lintasan dan angkutan laut sebanyak dua lintasan yaitu Rute R1 (Sinabang – Meulaboh – Tapaktuan – Pulau Banyak – Singkil) dan R2 (Calang – Sinabang – Singkil – Pulau Banyak – Tapaktuan). Berikutnya, untuk meningkatkan konektivitas logistik, Pemerintah juga mensubsidi program tol laut untuk trayek T-1 (Tanjung Perak – Tanjung Priok – Belawan – Lhokseumawe – Malahayati) dan trayek T-2 (Teluk Bayur – Gunung Sitoli – Sinabang – Mentawai – Pulau Baai).

Pada sektor penerbangan, subsidi ABPN diberikan pada empat rute perintis di dalam provinsi Aceh yaitu Banda Aceh – Takengon, Banda Aceh – Blang Kejeren, Banda Aceh – Kutacane, dan rute Banda Aceh – Sinabang melalui maskapai penerbangan Susi Air.

Sejak tahun 2016, Pemerintah Aceh melalui Angkutan Massal Perkotaan Trans Koetaradja telah melayani masyarakat di ibukota provinsi tanpa mengutip bayaran, pada enam koridor utama dan empat rute feeder. Sedangkan, subsidi yang didanai dari APBK lebih fokus pada bus sekolah.

“Kami menilai bahwa subsidi yang telah diberikan oleh pemerintah besarannya cukup signifikan namun belum termanfaatkan secara optimal. Padahal dengan adanya subsidi angkutan darat, laut, dan udara ini dapat mendukung pergerakan/distribusi barang dan orang dengan biaya yang terjangkau sehingga inflasi dapat lebih terkendali,” kata Faisal.

Menurutnya, diperlukan dukungan semua pemangku kepentingan untuk ikut andil dalam menyahuti arahan dari Pj. Gubernur Aceh untuk memperkuat pengendalian inflasi di Aceh.

Pj Bunda PAUD Aceh Besar Lakukan Monev Pelaksanaan Layanan PAUD HI

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh Besar, Cut Rezky Handayani SIP MM melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan PAUD Holistik Integratif (HI), Selasa (15/11/2022) di PAUD Islam Terpadu Mina, Baet Baitussalam.

Pj Bunda PAUD Aceh Besar didampingi plt Kadisdikbud Aceh Besar, Agus Jumaidi MPd dan Bunda PAUD Kecamatan Baitussalam begitu sampai langsung menyapa anak-anak di PAUD tersebut.

Dalam kesempatan itu pj Bunda PAUD Aceh Besar juga menyerahkan makanan sehat bantuan dari PDAM Tirtamontala yang merupakan lembaga/Dinas mitra.

PAUD HI merupakan program yang terintegritas dengan didukung oleh 14 Dinas terkait guna tercapainya PAUD berkualitas sehingga peserta didik dapat terjaga kesehatannya.

Cut Rezeky Handayani mengharapkan PAUD untuk terus menjaga kualitas kesehatan dan pendidikan serta layanan lainnya dengan baik sehingga anak-anak merasa nyaman selama berada di PAUD.

Plt Kadisdikbud Aceh Besar, Agus Jumaidi MPd dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada pj Bunda PAUD Aceh Besar yang telah mengunjungi dan menyerahkan makanan sehat kepada PAUD IT Mina.

“Semoga dengan kehadiran pj Bunda PAUD ke PAUD ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan layanan dan kualitas PAUD HI di Kabupaten Aceh Besar,” tutupnya. []

Masyarakat Banda Aceh Melalui KSR PMI unit USK Bantu Korban Banjir Aceh Tamiang

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Relawan KSR PPMI unit USK kerahkan 12 relawan untuk distribusi bantuan sembako dari masyarakat kota banda Aceh ke korban bencana banjir Aceh Tamiang.

Menanggapi bencana banjir Aceh Tamiang, para relawan melakukan aksi tanggap darurat selama 2 hari di desa alur cucur, kecamatan rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Para relawan KSR PMI Unit USK berangkat dari Kota Banda Aceh pada tanggal 12 November 2022 pukul 21.00 WIB dan tiba di Aceh Tamiang pada tanggal 13 November 2022 pukul 10.00 WIB.

Selama 2 hari masa tanggap darurat di Aceh Tamiang, ada beberapa aksi yang dilakukan oleh relawan, yaitu distribusi bantuan sembako, pembersihan mushola, dan psycososial terhadap anak-anak yang terdampak banjir Aceh Tamiang.

Komandan KSR PMI Unit USK mengatakan Banjir Aceh Tamiang sudah mencapai 2 meter, banyak masyarakat terdampak dari musibah banjir tersebut.

“Kami sebagai UKM (unit kegiatan mahasiswa) yang bergerak di bidang kemanusiaan tentunya sangat ingin membantu korban yang menerima dampak dari banjir tersebut. Dan kami juga mendapatkan perintah langsung dari Wakil Rektor III Universitas Syiah Kuala untuk turun langsung ke lapangan lokasi banjir Aceh Tamiang,” ujar Ismail Hakim Harahap.

Lanjutnya, selain mendistribusikan bantuan dari masyarakat kota banda Aceh yang kami dapat melalui open donasi dan membuka posko selama 5 hari di lapangan gelanggang USK, kami juga mendistribusikan titipan bantuan dari KBM (keluarga besar mahasiswa) Fakultas MIPA USK.

“Alhamdulilah sesampainya kami disana, masyarakat sangat antusias dan menerima relawan dengan baik, setelah melakukan distribusi bantuan kami melaksanakan kegiatan psycososial dengan anak-anak yang kemudian dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan lumpur di mushola desa alur cucur tersebut,” tutup Ismail. []

Atlet dan Pelatih Anggar Aceh Ikuti Training Camp ke Korea Selatan

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Sejumlah atlet dan pelatih binaan KONI Aceh dari cabang olahraga anggar, dipercayakan oleh Pengurus Besar (PB) Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) untuk menjalani training camp (TC) di Seoul, Korea Selatan (Korsel).

Kepastian tersebut disampaikan oleh Ketua Umum IKASI Aceh, M. Nasir Syamaun MPA, Selasa 15 November 2022 di Banda Aceh. “Keberangakatan mereka (atlet dan pelatih) secara resmi dilepas oleh Ketua Harian KONI Aceh Jumat lalu,” kata M. Nasir.

Para atlet dan pelatih tersebut terlebih dahulu akan bergabung dengan Tim PB IKASI di Jakarta, dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Korsel. Ada 20 atlet dan pelatih dari seluruh Indonesia yang mengikuti TC tersebut, empat atlet dan satu pelatih diantaranya berasal dari Aceh.

Mereka adalah Irwan Tona dan Yudi Anggara Putra, peraih medali emas PON Papua nomor floret putra, kemudian Ody Tasmara nomor degen individual putra, peraih medali perak Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anggar 2022, dan Ummi Nadra nomor sabel individual putri.

Sedangkan satu pelatih, yaitu dari nomor sabel atas nama Irvansyah Putra.

“Kita berharap, join training camp ini berdampak positif bagi kemajuan atlet yang selama ini rutin menjalan latihan dalam program Pelatda KONI Aceh,” kata M. Nasir.

M. Nasir menambahkan, seluruh kegiatan, mulai dari fasilitasi hingga pembiayaan sepenuhnya ditanggung oleh PB IKASI. Mereka menjalani TC selama 10 hari dari tanggal 12 hingga 22 November 2022.

Ke 20 atlet dan pelatih yang diseleksi oleh PB IKASI ini merupakan hasil talent scouting PB IKASI pada PON XX Tahun 2021 lalu di Papua.

Di Korsel, peserta TC akan menjalani sejumlah uji tanding dengan para fencer—sebutan untuk atlet anggar—Negeri Ginseng dari beberapa club yang ada disana.

Kepada para peserta TC asal Aceh, IKASI Aceh menaruh harapan agar mereka dapat menimba sebanyak-banyaknya ilmu-ilmu baru untuk kemudian dipraktekkan, dan sharing kepada para atlet lainnya di Aceh saat kembali nanti.

“Pertama tentunya kita mengucapkan selamat kepada atlet Anggar Aceh yang mendapat kesempatan berharga, mengikuti pelatihan di Korea Selatan. Ini tentu hasil kerja keras dan prestasi mereka di PON XX Papua dan Kejurnas di tahun 2022,” ujar Ketua Harian KONI Aceh H. Kamaruddin Abu Bakar atau yang akrab disapa Abu Razak saat acara pelepasan.

Abu Razak, didampingi Wakil Ketua I KONI Aceh HT Rayuan Sukma meminta agar atlet dan pelatih, benar-benar memanfaatkan peluang emas tersebut, karena tidak semua cabang olahraga bisa mendapatkan fasilitas TC bersama PB Cabang Olahraga.

Apalagi, TC dilaksanakan di Korsel, negara yang dikenal sebagai salahsatu negara yang memiliki banyak fencer profesional kelas dunia. Sekali lagi, ia meminta kepada para atlet dan pelatih untuk memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal.

“Semoga bisa menambah pengalaman dan kualitas atlet Aceh, dan bisa berbagi ilmu kepada rekan-rekannya nanti setelah training camp selesai,” kata Abu Razak. []

Pj Bupati Aceh Besar dan ASN Bantu Korban Banjir di Aceh Tamiang

0
Foto: ist

Nukilan.id – Penjabat Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, SSTP, MM, menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok yang dikumpulkan dari donasi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak Kabupaten Aceh Besar kepada korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (15/11/2022).

Muhammad Iswanto yang didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil dan Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Bahrul Jamil mengatakan, pihaknya merasakan duka yang mendalam akibat banjir yang menimpa masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang sejak seminggu yang lalu. Atas dasar itu, ia meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan penggalangan bantuan untuk korban banjir di Aceh Tamiang.

“Kami merasakan prihatin atas musibah banjir yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh Tamiang, dalam rapat dengan jajaran OPD kami meminta perhatian khusus untuk hal ini, dan Alhamdulillah bantuan yang terkumpul sudah kita antarkan dan diterima oleh Bupati Aceh Tamiang, H. Musril, SH, MKn,” katanya.

Ia berharap bantuan yang diberikan oleh jajaran ASN dan tenaga kontrak Kabupaten Aceh Besar dapat membantu meringankan masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang. Ia juga mengharapkan korban banjir segera bangkit dari musibah banjir yang menimpa.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu masyarakat Aceh Tamiang, dan banjir cepat surut dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti semula,” ungkap Iswanto.

Ia menambahkan, Pemkab Aceh Besar senantiasa peduli terhadap apapun yang terjadi di Aceh, pihaknya juga siap melakukan aksi sosial kembali jika memang Pemkab Aceh Tamiang membutuhkan. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian daerah dan membantu masyarakat yang terkena musibah.

“Jika dibutuhkan kami siap melakukan aksi sosial kembali untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh Tamiang,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang yang hadir menerima langsung bantuan Pemkab Aceh Besar, mengucapkan terima kasih atas kepedulian semua ASN, tenaga kontrak, dan masyarakat Aceh Besar kepada masyarakat Aceh Tamiang. Menurutnya, ini banjir terbesar kedua setelah musibah banjir bandang yang terjadi pada tahun 2006 silam.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan, mudah-mudahan ini dapat menjadi amal ibadah bagi ASN, tenaga kontrak, dan masyarakat Aceh Besar,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dikutip dari berbagai media kondisi banjir di Aceh Tamiang saat ini meskipun sudah mulai surut namun masih ada 31 kampung yang masih terendam banjir dan 167 kampung yang masih ada genangan air. []

Bakri Siddiq Imbau Pedagang Kuliner Tutup Sejenak Menjelang Magrib

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Bakda magrib Selasa, 15 November 2022, mobil berplat BL 1 A yang membawa Penjabat Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq mengarah ke kawasan kuliner di bantaran Krueng Aceh, tepatnya di Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala.

Kedatangan Bakri Siddiq di salah satu destinasi wisata favorit ibukota provinsi itu guna merespon aduan warga setempat terkait jam operasional kafe. “Tadi saya baru siap Salat Magrib di meunasah dekat sini, ada jemaah yang ngadu pas magrib kafe masih ada yang buka,” ujarnya saat berdialog dengan sejumlah pedagang di lokasi.

Ia pun mengimbau para pelaku usaha kuliner di sana untuk menutup sejenak tempat usahanya saat memasuki waktu salat. “Kalau udah ngaji menjelang magrib, mohon ditutup dulu sebentar warung atau kafenya. Kemudian setelah waktu salat selesai silakan buka kembali seperti biasa,” ujarnya yang diamini para pedagang.

Menurut Bakri, hal tersebut sudah seyogyanya dilakukan karena Banda Aceh dan Aceh pada umumnya adalah daerah yang menerapkan syariat Islam. “Kalau bukan kita siapa lagi yang akan menegakkan syariat dan syiar Islam di kota sendiri. Pariwisata Banda Aceh harus hidup dalam bingkai islami.”

Lebih afdal lagi, katanya, jika setiap kafe memastikan ketersedian musala untuk para pengunjung. “Dengan begitu para pengunjung atau wisatawan akan lebih nyaman lagi berkulineran dan benar-benar bisa merasakan suasana Islami di Banda Aceh.”

Pada kesempatan tersebut, pj wali kota turut didampingi oleh Kadishub Banda Aceh Wahyudi, Sekcam Syiah Kuala Eko Purnomo, dan beberapa personil Satpol PP/WH. “Nanti tolong dari pihak kecamatan untuk diberikan surat imbauan ini agar usaha kulineran di sini bisa lebih tertib,” instruksi Bakri Siddiq kepada pejabat yang ikut serta. []

Biliar Aceh Gelar Pelatihan Wasit dan Pelatih Hadapi PON Aceh-Sumut 2024

0
Ketua Umum Pengprov POBSI Aceh, Bustamam. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov POBSI) Aceh akan mengadakan pelatihan wasit dan pelatihan bertempat di Hotel Hanifa, Banda Aceh, 19 – 23 November 2022.

Ketua Umum Pengprov POBSI Aceh, Bustamam kepada wartawan, Selasa (15/11/202) mengatakan, pelatihan wasit dan pelatih sebagai suatu persiapan menghadapi PON XXI/2024 Aceh – Sumatera Utara.

“Selain yang utama menyiapkan atlet, kita juga menyiapkan sumber daya manusia (SDM) wasit dan pelatih sebagai suatu persiapan menghadapi PON Aceh – Sumatera Utara,” ujar Bustamam.

Bustaman menyebutkan, pelatihan tersebut juga sebagai pelaksanaan program Pengprov POBSI Aceh untuk pengembangan dan pembinaan olahraga bola sodok ini.

Pria berbadan gempal yang akrab dengan sebutan Bos Biliar Aceh ini menjelaskan, pelaksanaan pelatihan ini merupakan kerjasama Pengprov POBSI dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh.

Katanya, pelatihan akan diikuti 60 peserta, masing -masing 30 wasit dan pelatih utusan dari 14 pengurus kabupaten/kota (Pengkab/Pengkot) POBSI di Aceh.

Bustamam menyebutkan, pelatihan ini menghadirkan lima pemateri, masing-masing satu pelatih nasional, satu satu wasit nasional dari PB POBSI, dua orang dari akademisi dan KONI Aceh, seorang pemerhati olahraga Aceh.

“Melalui pelatihan ini kita harapkan akan bertambah wasit dan pelatih, sehingga ke depan dapat mendukung pengembangan, pagelaran event dan pembinaan prestasi olahraga biliar di Aceh,” ujarnya. (*)

Akademisi UIN Ar-Raniry Jadi Presenter pada ICP dan Elite Hybrid International Conference

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Akademisi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Safrul Muluk, SAg MA Med PhD menjadi presenter pada 1st International Class Program (ICP) UIN MALIKI Malang dan 10th Association of Lecturer of English Linguistics, Literature and Education (ELITE) kegiatan tersebut berlangsung 8-9 November 2022 di UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, Jawa Timur.

ICP dan ELITE Hybrid International Conference merupakan sebuah konferensi internasional bergengsi dalam kajian ilmu Bahasa Inggris, Lingustik, Literatur dan Pendidikan. Sebuah konferensi ilmiah yang mempertemukan ilmuwan dan pakar pendidikan yang ahli dalam bidangnya. Konferensi ini dibuka langsung oleh Rektor UIN Malang, Prof Dr Zainuddin, turut dihadiri Dekan FTK UIN Malang, Prof Dr Nur Ali.

Dalam presentasinya, Dekan FTK UIN Ar-Raniry Safrul Muluk, PhD menyampaikan artikel bertajuk “Flipping an IELTS Writing Course: Investigating its Impacts on Students’Performance and Attitudes”. Pendekatan instruktional yang terus ditingkatkan dengan teknologi telah mampu merangsang pembelajaran aktif dan mengembangkan proses belajar mengajar.

“Metode pembelajaran Flipper Classroom (FC) adalah sebuah teknologi pembelajaran bagian dari blended learning yang telah viral dan populer dalam beberapa tahun terakhir dan memberi dampak positif pada motivasi, kinerja akademik dan pembelajaran mandiri pada siswa. Implementasi FC dalam IELTS menjadi suatu tantangan,” jelas Safrul Muluk.

Safrul berharap tahun depan, kegiatan ini kiranya dapat diikuti juga oleh para dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry khususnya dosen prodi Pendidikan Bahasa Inggis. Konferensi ini menjadi ajang pengembangan karir akademik dosen sekaligus sebagai bagian dari rekognisi dan penguatan kompetensi riset dan penulisan artikel dosen PBI.

Hadir dalam konferensi tersebut para keynote speaker lintas negara, antara lain Prof Dr Ali Ramdani (Director General Islamic Education, MoRA, Indonesia), Ruchman Basori, MA (Head of Sub-Directorate for Human Resouces, MoRA, Indonesia), Mr Yaya Sutarya (Educational Attachè, Indonesian Embassy in China), Badrus Sholeh, PhD (Educational Attachè, Indonesian Embassy in Riyadh), Dr Willy Ardian Renandya (Nanyang Technological University, Singapore), Prof Dr Siusana Kweldju (State University of Malang), Prof Hisyam Al Saghbini (University of Cambridge, England). [Hadiansyah]

Dinkes Aceh: Posyandu Jadi Garda Terdepan Penanggulangan Stunting

0
Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh, dr. Sulasmi, MHSM. (Foto: Nukilan/Wanda)

Nukilan.id – Angka stunting di Aceh masih tinggi, saat ini ada dua kabupaten kota di Provinsi Aceh yang menjadi penyumbang angka stunting tertinggi, yaitu Kabupaten Gayo Lues (42.8 persen) dan Kota Subulussalam (41.8 persen).

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh, dr. Sulasmi, MHSM mengatakan bahwa Posyandu ikut berperan dalam menurunkan angka stunting di Provinsi Aceh karena pemerintah Aceh tidak bisa bekerja sendiri dalam untuk penanggulangan stuntungi, perlu dukungan dan semua pihak termaksud kader Posyandu.

“Salah satu peran yang dinilai dapat membantu menangani stunting itu sendiri adalah peran posyandu. Selain itu Kader Posyandu merupakan garda terdepan untuk melayani kesehatan anak di masyarakat,” ucap Sulasmi kepada Nukilan, Selasa (15/11/2022).

Dikatakannya, peran posyandu tersebut salah dengan memberikan penyuluhan dan konseling kesehatan gizi yang tujuannya adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan Ibu balita agar terjadi perubahan perilaku yang lebih baik.

“Posyandu itu dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi dan anak balita dengan lebih mudah. Dengan begitu, posyandu juga ikut berperan dalam pemantauan gizi ibu hamil dan anak,” tuturnya.

Sulasmi mengharapkan keberadaan posyandu ini diharapkan bisa memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi dan anak balita yang mana tujuannya mencegah terjadinya stunting itu sendiri.

“Maka itu dengan memaksimalkan peran pos pelayanan terpadu atau posyandu di setiap wilayah kelurahan, setidaknya dapat mencegah dampak buruk pertumbuhan generasi penerus,” tutup Sulasmi.

Baca juga: Sosialisasi Pencegahan Stunting Butuh Dukungan dari Lintas Sektor

Reporter: Wanda
Editor: Mirzu

BMKG Imbau Pj Gubernur Aceh Siaga Banjir dan Longsor

0
Ilustrasi Banjir. (Foto: For Nukilan)

Nukilan.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasius Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda, Kota Banda Aceh meminta Pj Gubernur Aceh untuk bersiaga bencana berupa potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang berpotensi bencana banjir dan longsor selama 13 sampai 20 November 2022.

Hal itu tertuang dalam surat Nomor: ME.02.04/013 /KBTJ/XI/2022 tanggal 13 November 2022 tertandatangani kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Nasrol Adil.

Peringatan itu dikeluarkan perihal terdapat prakiraan angin lapisan 3000 feet sehingga berpotensi daerah sirkulasi siklonik di sekitaran Timur Aceh yang membentuk daerah pertemuan angin (konvergensi) di seluruh wilayah Provinsi Aceh.

“Sirkulasi siklonik adalah peputaran angin, di mana saat ini angin agak masuk ke daerah Sumatera Utara namun pengaruhnya sampai ke Aceh. Sirkulasi siklonik tersebut terjadi karena adanya tekanan rendah sehingga angin bertiup dan berputar dan membawa uap-uap air dan terbentuk awan-awan konvektif atau awan hujan, akibatnya terdapat belokan angin,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, Zakaria, Senin (14/11/2022).

Wilayah yang harus siaga terhadap hujan lebat dan angin kencang saat ini yaitu Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Langsa, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Subulussalam.

Sementara untuk wilayah yang masuk ketagori waspada yakni, Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bener Meriah, Aceh Tengah dan Simeulue.

Lanjutnya, jika dilihat untuk daerah Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tenggara, Singkil, Aceh Selatan dan Aceh Barat, merupakan daerah yang dialiri sungai-sungai besar, sehingga sangat berpotensi mengalami banjir susulan .

“Mungkin banjir tidak parah seperti sebelumnya namun potensinya ada,” tuturnya.