Beranda blog Halaman 1447

Bank Aceh dan Unmuha Tingkatkan Kerjasama

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Bank Aceh dan Universits Muhammadiya tandatangani kerjasama layanan transaksi keuangan, Rabu (28/12/2022) di Kampus Universitas Muhammadiyah (Unmuha), Banda Aceh. Penandatanganan dilakukan oleh Rektor Unmuha, Dr Aslam Nur MA dan Plt Direktur Utama Bank Aceh, Bob Rinaldi di dampingi Pemimpin Cabang Banda Aceh, Hendra Supardi.

“Plt Direktur Utama Bank Aceh, Bob Rinaldi, berjabat tangan dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh, Dr Aslam Nur MA, setelah penandatanganan Perjanjian Kerjasama Layanan Keuangan, di Kampus Unmuha”, Banda Aceh, Rabu (28/12/2022).

Adapun kerjasama antara lain meliputi penempatan dana meliputi cash management system (CMS), penyaluran gaji, pembayaran SPP, dan pemberian fasilitas pembiayaan kepada pegawai.

Plt Direktur Utama Bank Aceh, Bob Rinaldi dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas kerjasama yang telah terjalin antara Bank Aceh dan Unmuha. “Penandatanganan PKS ini menjadi bagian dari peningkatan kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama ini,” ujar Bob Rinaldi.

Bob juga memberikan apresiasi atas kontribusi bagi Unmuha dalam membangun pendidikan di Aceh melalui sejumlah capaian yang diperoleh. Hal tersebut menurutnya terbukti dengan Unmuha mendapat peringkat Juara 1 untuk kategori Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XIII Awar Tahun 2022 oleh Kementerian Pendidikan, Riset dan Teknologi, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XIII.

Sementara itu, Rektor Unmuha, Aslam Nur mengatakan, secara informal Unmuha dan Bank Aceh Syariah telah sejak lama saling bersinergi dalam konteks hubungan kerjasama. “Contohnya di Unmuha sudah ada ATM Bank Aceh, karyawan Bank Aceh ada yang melanjutkan kuliah di Unmuha dan ada mahasiswa Unmuha yang membuat penelitian di Bank Aceh. Baru secara resmi hari ini di teken MoU, mudah-mudahan kedepan akan lebih baik dan akrab lagi antara kedua belah pihak” ujar Aslam seraya mengatakan PKS yang ada dapat perluas di kemudian hari.

Turut hadir pada kegiatan tersebut dari Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan Said Zainal Arifin, Pimpinan Cabang Banda Aceh M. Hendra Supardi, Wakil Pimpinan Cabang Banda Aceh Irna Melinda dan Karyawan Bank Aceh Syariah lainnya.

Sementara itu dari Unmuha turut hadir, Wakil Rektor 2 H Almanar SH MH, Wakil Rektor III Dr Ir H M Zardan Araby MT, Dekan Fakultas Ekonomi Drs Tarmizi Gadeng SE MSi MM, Dekan Fakultas Agama Islam Dr Rosnidarwati MA, Wakil Dekan 1 Fakultas Hukum Mainita SH MHkes, Kepala Biro Administrasi Umum Dr H Nuzulman SE MSi, Kepala Biro Administrasi Keuangan H M Yamin SE MSi, Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama Dr Febyolla Presilawati SE MM, Kepala Bagian Humas Mimiasri SE MM, Bendahara Ella Sulfita SE MSi dan karyawan Unmuha lainnya.[]

Dukung Program Pemko Banda Aceh, Uang Elektronik Bank Aceh Bisa Digunakan di Kawasan Parkir Non Tunai

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Uang Elektronik Bank Aceh atau Pengcard mulai Rabu, 28 Desember 2022 bisa digunakan di sejumlah  kawasan parkir non tunai di Banda Aceh.  Pemilik kartu dapat menggunakan Pengcard dengan menempelkan kartu pada dispenser ticket yang tersedia di lokasi.

“Direktur Operasional Bank Aceh, Lazuardi, menyerahkan secara simbolis uang elektronik Peng Card kepada Pj Walikota Banda Aceh, Bakri Siddiq saat soft launching parkir non tunai”, di Banda Aceh, Rabu (28/12/2022).

Hal tersebut dikatakan Direktur Operasional Bank Aceh, Lazuardi melalui Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan, Said Zainal Arifin, di Banda Aceh pada Soft Launching Kawasan Parkir Elektronik Non Tunai di Kawasan Parkir Non Tunai, Jln P Nyak Makam, Kota Banda Aceh, Rabu (28/12/2022).

Dijelaskan Said,  penggunaan Pengcard dalam layanan transaksi parkir non tunai merupakan wujud keikutsertaan Bank Aceh dalam mendukung agenda pembangunan Pemerintah Kota Banda Aceh, seperti optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) yang akuntabel dan transparan, sebagai indikator kinerja petugas parkir, dan pemantauan secara real time.

“Karena itu, penggunaan Pengcard tentunya menjadi bagian di dalam membangun sinergitas antara perbankan dan Pemerintah Daerah dalam mengakselerasi dampak positif sejumlah program di antaranya parkir non tunai yang sekaligus mendorong program elektronifikasi,” ujar Said.

Dijelaskan, Said, selain dapat digunakan untuk pembayaran kawasan parkir non tunai, Pengcard juga dapat digunakan untuk beragam transaksi seperti pembayaran tol, pembayaran di counter alfamart dan iIndomaret serta sejumlah layanan yang menyediakan transaksi e-money.

Penggunaan Pengcard untuk layanan parkir non tunai untuk saat ini dapat dilakukan di Kawasan Parkir Jalan Sri Safiatuddin, Jalan P Nyak Makam, Jln Prof H Ali Hasymi, Kota Banda Aceh.

Adapun pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam rangka melaksanakan Qanun Nomor 3 Kota Banda Aceh Tahun 2021 Tentang Retribusi Pelayanan Parkir Di Tepi Jalan Umum Dan Tempat Khusus Parkir di Kota Banda Aceh. Pelaksanaan kegiatan turut dihadiri oleh PJ Walikota Banda Aceh , Bakri Siddiq, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, Wahyudi SSTP, MSi dan turut dihadiri oleh Perwakilan Bank Indonesia, SKPK, dan unsur terkait lainnya.[]

Sebanyak 677 Perkara Banding diterima PT BNA selama 2022

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Pengadilan Tinggi Banda Aceh (PT BNA) tercatat telah menerima total 677 perkara yang berasal dari 22 pengadilan negeri di Provinsi Aceh selama tahun 2022.

“Menurut Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) yang disampaikan oleh  Dr Taqwaddin, Humas PT BNA hingga hari jam 11.30 WIB Jumat 30 Desember 2022 disampaikan  data ;   sisa tahun 2021 sebanyak 66 perkara, terima 2022 sebanyak 677 perkara, telah diadili/putusan 666, dan sisa 2022 sebanyak 74 perkara, dengan total capaian penyelesaian perkara sebesar 90%”.  Kata Humas PT BNA Dr Taqwaddin, Jumat, Banda Aceh (30/12/2011)

Secara ringkas, hasil rekapitulasi perkara tahun 2022 dari empat pembidangan perkara sebagai berikut :

Perkara Perdata ; sisa 2021 lalu sebanyak 8 perkara, terima 2022 sebanyak 126 perkara, diadili/putusan sebanyak 121 perkara, sisa 2022 sebanyak 13 perkara dengan capaian penyelesaian 90,30%.

Perkara pidana ; sisa 2021 sebanyak 53 perkara, terima 2022 sebanyak 504 perkara, diadili/putusan sebanyak 498 perkara, sisa 2022 sebanyak 59 perkara dengan capaian penyelesaian 89,41%.

Perkara Tipikor ; sisa 2021 sebanyak 3 perkara, terima 2022 sebanyak 38 perkara, diadili/putusan 41 perkara, sisa 2022 sebanyak 0 perkara dengan capaian penyelesaian 100%.

Perkara Anak ; sisa 2021 sebanyak 2 perkara, terima 2022 sebanyak 6 perkara, diadili/putusan sebanyak 6 perkara, sisa 2022 sebanyak 2 perkara dengan capaian penyelesaian 75%.

Berdasarkan data di atas dapat ditengarai bahwa kuantitas perkara pada tahun 2022 sebanding dengan jumlah perkara pada tahun 2021 saat PT Banda Aceh menerima total 681 perkara.

Dari data di atas, perkara terbanyak yang diadili oleh Majelis Hakim Tinggi PT BNA adalah perkara pidana dengan klasifikasi narkotika.

Jenis kejahatan penyalahgunaan obat-obatan terlarang tersebut terakumulasi sebanyak 364 perkara dari keseluruhan 557 perkara diranah pidana yang ditangani 2022.

Sehubungan dengan data di atas, Ketua PT BNA, Dr Suharjono menyatakan, “besaran perkara yang ditangani tahun ini oleh PT Banda Aceh diharapkan dapat menjadi unsur pendukung dan bahan pertimbangan yang kuat bagi Mahkamah Agung dan Presiden melalui Kemenpan RB untuk menaikkan tipe pengadilan tinggi kita dari yang selama ini bertipe B menjadi Tipe A, dan proses kenaikan tipe tersebut sudah kita usulkan ke Mahkamah Agung melalui Dirjen Badilum dan Deputi Kelembagaan Kemenpan RB ”, ujar Dr Suharjono melalui jaringan seluler. []

Publik Harap Aminullah Usman Kembali Pimpin Banda Aceh Tahun 2024

0
Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman. (Foto: Ist)

Nukilan.id –  Mantan Walikota Banda Aceh Aminullah Usman diharapkan bisa kembali memimpin Kota Banda Aceh pada tahun 2024 mendatang.

Hal itu mencuat usai beredarnya hasil survey nama-nama Wali Kota Potensial tahun 2024 melalui kitapolling.com di Whatsapp Group.

Polling tersebut dimulai sejak pukul 07.48 WIB, Rabu (28/12) lalu, hingga Jumat (30/12) tersebut telah diikuti ribuan responden. Dua nama tokoh kota pun memiliki elektabilitas yang cukup tinggi. Sample telah memadai, dalam 2×24 jam dan lebih 2000 sampling.

Aminullah menempati urutan pertama dengan nilai 44 persen, kedua ada nama politisi Demokrat Arif Fadillah 38 persen, selanjutnya mantan wakil walikota Banda Aceh Zainal Arifin (4, 4 persen), Teuku Irwan Djohan, Ramza Harli, Illiza, Farid Nyak Umar, Darwati A Gani, Nahrawi Noerdin, Sabri B, dan Zulfikar SBY rata-rata 3 persen.

Seperti diketahui dari polling tersebut publik sangat menginginkan sosok mantan wali kota Banda Aceh itu kembali memimpin.

Aminullah Usman memang dikenal sebagai pribadi yang legowo dan bermasyarakat, tak hanya saat menjabat bahkan ketika ia tak lagi menjadi orang nomor satu di Ibukota Provinsi Aceh.

Memimpin Banda Aceh di kala badai pandemi COVID-19 membuat sejumlah program utama dalam visi dan misinya tak berjalan dengan mulus. Meski demikian, ia seakan terus membuka mata bagi warga kota terutama dengan menggerakkan UMKM saat itu.

Hasil survey dalam polling menunjukkan kerinduan para kaum duafa, anak yatim, fakir dan miskin, kaum disabilitas dan pelaku UMKM Banda Aceh terhadap walikotanya dulu. Aminullah Usman seolah diharap kembali mengabdi untuk masyarakat dalam mewujudkan kembali “Banda Aceh Gemilang Dalam Bingkai Syariah” jilid II.

Kapolresta Banda Aceh Berikan Bantuan Kepada Abang Becak & Petugas Parkir dalam Giat Jumat Curhat

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK terlibat obrolan santai dengan para abang becak dan tukang parkir di Ali Kupi, Lampaseh, Banda Aceh, dalam kegiatan Jumat Curhat. Kehadiran para perwakilan dari abang becak dan tukang parkir tersebut disambut baik oleh Kapolresta Banda Aceh dan para pejabat utama.

“Alhamdulillah dapat berkumpul bersama dengan mereka-mereka yang berjiwa besar dalam mengais rezeki,” ungkapnya,  Jumat  30 Desember 2022.

Hari ini, mereka meninggalkan kegiatan dalam mengais rezeki, khusus bertatap muka dengan pucuk pimpinan Polresta Banda Aceh guna menyampaikan masukan dan keluhan yang dialami selama ini, kata Kapolresta.

Ketua sementara Pertisa, Syahrial mengatakan, tukang becak selama ini masih usia muda yang perbah terlibat beberapa kasus pidana, namun, saat ini mereka sudah mengais rezeki menjadi pengendara becak.

“Usia muda pengendara becak sangat mempengaruhi, hal ini perlu dilakukan pembinaan, dimana dulunya mereka banyak terlibat dalam kejahatan, kini sudah berubah drastis, ” kata Syahrial.

Penghasilan becak semakin hari semakin berat akibat persaingan dengan Trans Kutaraja yang menggratiskan biaya dan muncul sentimen dan gesekan sehingga para tukang becak menutupi halte pemberhentian, sambungnya.

Tarif becak saat ini bervariasi, dimana pangkalan sudah terpisah – pisah antar kelompok yang sebelumnya tergabung dalam Gabungan Organisasi Becak Aceh (GOBA), pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Pertiba mengatakan, kami sering melakukan koordinasi dengan pihak satlantas Polresta  Banda Aceh dan Dishub Kota Banda Aceh dimana keterkaitan antara pertisa, pertiba dan juru parkir dengan instansi terkait sangat dibutuhkan.

“Perlunya koordinasi antar instansi dan kelompok becak, sehingga kesamaan persepsi dalam menentukan tarif, ” katanya.

Sementra itu, Dani dari perparkiran mengatakan, masih adanya oknum yang meminta uang muka sebagai biaya lahan parkir.

“Masih adanya oknum yang meminta uang muka sebagai biaya lahan parkir, sementara itu kami sendiri menjadi tukang parkir belum memiliki pekerjaan, hal ini butuh perhatian Kapolresta Banda Aceh, ” pintanya.

Adanya larangan dari pemilik ruko tidak memberikan izin sebagai lahan parkir.

“Benar, lahan yang kami gunakan itu di kaki lima atau badan jalan, namun hal tersebut kami lakukan di depan ruko secara tertib, tidak mungkin lahan parkir yang kami kelola semraut, sehingga kenyamanan pemilik ruko itu terpenuhi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh mengatakan, terima kasih kehadiranya hari ini dalam kegiatan jumat curhat bersama Polresta Banda Aceh.

” Dalam kegiatan jumat curhat, kewajiban seorang Kapolresta menerima keluhan dan masukan dari masyarakat, hal ini merupakan sebuah program Kapolri ,” kata Kapolresta.

Saran dan masukan dari Pertiba dan Pertisa menjadi sebuah masukan bagi kami di Polresta Banda Aceh, ini nanti akan kami tugaskan Kasat yang berkompeten untuk melakukan koordinasi dengan instansi terkait tentang keluhan dan masukan, ucap Kapolresta.

Silahkan koordinasi dengan kami untuk dilakukan penindakan terhadap pelaku yang sering memalak atau meminta uang kepada para pengendara becak atau parkir. Ini perbuatan yang melanggar Undang Undang, sambungnya.

Kami akan menyampaikan kepada Dishub terkait permintaan uang muka perolehan lahan kepada tukang parkir yang sedang mencari pekerjaan, tutur Kapolresta.

Kedepan, pensiunan yang sudah lansia, alangkah baiknya di fasilitasi oleh para pengendara becak dengan melakukan koordinasi terlebih dahulu bersama pihak Kantor Pos.

Kemudian, untuk penumpang becak saat diturunkan berdekatan dengan lokasi tempat tinggal, atau lokasi keramaian,  agar tidak membuat kemacetan saat parkir kenderaan, pinta Kapolresta.

” Untuk mempertahankan tradisi becak, lihatlah perkembangan masa, jika selalu memandang era dulu, maka tak akan ada perkembangan,” pungkasnya.

Diakhir pertemuan, Kapolresta Banda Aceh memberikan bantuan kepada para pengendara becak dan tukang parkir.[]

Meurah Budiman Resmi Dilantik Jadi PJ Bupati Aceh Tamiang

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Penjabat (PJ) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki resmi melantik dan mengambil sumpah Jabatan PJ Bupati Aceh Tamiang, Meurah Budiman di Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (29/12/2022).

Dalam pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut, turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tamiang periode 2017-2022. Kemudian Ketua DPRK, unsur Forkopimda, Asisten pemerintah, kepala bagian umum, kepala bagian pemerintahan. Serta kepala bagian protokol dan komunikasi Pimpinan Setda Aceh Tamiang.

Meurah Budiman dilantik sebagai PJ Bupati Aceh Tamiang mengantikan Mursil dan Wakil Bupati HT Insyafuddin karena telah berakhir masa jabatannya.

Sebelumnya seperti diketahui, Meurah Budiman selama ini menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengajak kedua Pj Bupati yang baru dilantik itu untuk aktif dalam penanganan inflasi, persoalan stunting, kemiskinan, pemberdayaan ekonomi.

“Alhamdulillah, baru saja kita menyaksikan prosesi pelantikan dua penjabat Bupati untuk Kabupaten Aceh Tengah dan Aceh Tamiang. Semoga Saudara berdua siap menjalankan amanah dengan baik dan fokus pada upaya penanganan inflasi, persoalan stunting, kemiskinan, dan pemberdayaan ekonomi,”ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Pj Gubernur juga menyampaikan 7 pesan diantaranya mengajak Pj Bupati untuk membangun komunikasi positif dengan berbagai pemangku kebijakan, terutama Forkopimda, Ulama dan elemen masyarakat sipil lainnya sebagai upaya menjaga harmoni dan kekompakan, serta kesatuan dalam membangun daerah.

Pj Gubernur juga berpesan agar Pj Bupati menjalankan sistem pemerintahan secara transparan, akuntabel dan taat hukum. Seiring dengan pergantian tahun, upayakan pembahasan APBK tepat waktu agar gerak pembangunan dapat dimulai lebih awal.

“Sehubungan dengan tingkat Inflasi Aceh yang masih tinggi, kami imbau saudara mengambil langkah-langkah yang diperlukan dengan mengoptimalkan TPID dan Satgas Pangan di wilayah Saudara. Tingkatkan koordinasi dengan dinas terkait di provinsi dan antar kabupaten/kota. Cari akar permasalahannya, dan tentukan solusinya untuk segera dijalankan, sehingga dengan demikian tingkat inflasi dapat diturunkan,” kata Pj Gubernur.

Selanjutnya, Achmad Marzuki mengimbau para Pj Bupati agar memberi perhatian dan menempuh berbagai upaya untuk menurunkan angka stunting. Di samping itu, perhatian yang sama juga perlu diarahkan pada upaya penurunan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kekerasan seksual pada anak, serta kasus asusila lainnya.

“Selanjutnya, dalam upaya menurunkan angka kemiskinan, segera rumuskan strategi terbaik, antara lain dengan memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan dengan baik, menciptakan lapangan kerja melalui kegiatan padat karya, mengoptimalkan peran TAPD dan TKPK, kolaborasi dengan berbagai pihak, dan lain sebagainya. Di samping itu, lakukan percepatan realisasi belanja yang efektif, efisien, tepat sasaran, dan bermanfaat untuk masyarakat,” imbau Achmad Marzuki.

Sementara itu, terkait penyaluran Dana Desa, Pj Gubernur mengingatkan para Pj Bupati agar mengambil langkah-langkah untuk pendampingan dan pengawasan, agar dana desa yang dikucurkan Pemerintah setiap tahunnya bisa dikelola dengan baik oleh Pemerintah Gampong.

“Untuk itu, pastikan saudara bisa kedepankan peran Mukim dan Camat, agar dana desa tersebut tepat sasaran, dan bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah saudara,” kata Achmad Marzuki.

Terakhir, Pj Gubernur mengajak para Pj Bupati untuk membangun kerjasama yang solid agar semua program terbaik yang telah berjalan sebelumnya dapat berlanjut, khususnya bidang pendidikan, infrastruktur, bidang kesehatan serta fokus juga pada upaya menyukseskan Pemilu dan Pilkada tahun 2024.

“Selamat bekerja kepada para Penjabat Bupati yang baru. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya saya sampaikan kepada para Bupati dan Wakil Bupati sebelumnya atas pengabdiannya selama ini. Semoga kerjasama dalam membangun Aceh ke depan dapat terus terjalin dengan baik,” pungkas Pj Gubernur Aceh.

Usai pelantikan Pj Bupati, di lokasi yang sama juga dilantik Pj Ketua TP PKK dan Bunda PAUD, yaitu Bunda PAUD Kabupaten Aceh Tengah dan Aceh Tamiang. Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan dilakukan oleh Pj Ketua TP PKK dan Bunda PAUD Aceh Ayu Marzuki.

Turut hadir pada pelantikan tersebut Sekretaris Daerah Aceh Bustami Hamzah, unsur Forkopimda Aceh, para mantan Bupati, Forkopimda kabupaten serta sejumlah tamu undangan lainnya. [Hadiansyah]

BKKBN Aceh Terus Lakukan Langkah Strategis Percepatan Penurunan Stunting

0
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Sahidal Kastri. (Foto: Nukilan/Wanda)

Nukilan.id – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh terus melakukan langkah-langkah strategis dalam rangka percepatan penurunan angka Stunting di Aceh.

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Sahidal Kastri dalam konferensi pers program Bangga Kencana di Aula Kantor Perwakilan BKKBN Aceh, Kamis (29/12/2022).

Sahidal menyebutkan diketahui secara nasional sesuai dengan hasil Survei Status Gizi Indonesia atau SSGI yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada akhir tahun 2021 kemarin, Aceh menduduki peringkat ketiga nasional tertinggi angka prevalensi stunting sebesar 33,2%.

“Artinya ketika ada 100 bayi lahir di Aceh, maka 33 orang anak-anak di antaranya terindikasi Stunting, begitu juga ketika 1.000 bayi lahir berarti ada disitu 300, dan begitulah kelipatan-kelipatannya. Dan ini merupakan sebuah pukulan berat bagi pemerintah Aceh, karena ketika angka stunting ini tinggi maka program peningkatan mutu sumber daya manusia itu akan mengalami kendala,” sebutnya.

Untuk mengatasi hal itu, BKKBN Aceh terus menggencarkan tiga program besar yaitu pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana atau disebut dengan Bangga Kencana. Program ini merupakan program BKKBN secara nasional.

Dijelaskan, berdasarkan program tersebut BKKBN ditunjuk sebagai ketua pelaksana tim percepatan penurunan stunting di Indonesia sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021.

“Berdasarkan latar belakang program Bangga Kencana tersebut yang juga memang program reguler, makanya Bapak Presiden menunjuk BKKBN selaku ketua pelaksana kecepatan penurunan stunting nasional dengan diterbitkannya Perpres Nomor 72 tahun 2021,” jelas Sahidal.

Sejauh ini, kata dia, BKKBN telah menyusun strategi nasional yang nantinya dilaksanakan oleh kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, Kabupaten/Kota, Pemerintah Desa, dan juga pemangku kepentingan dalam percepatan penurunan stunting.

“Dari strategi yang disusun oleh BKKBN tersebut maka kemudian dikeluarkanlah keputusan Kepala BKKBN Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting atau disebut RAN PASTI,” ujar Sahidal.

Ia menjelaskan RAN PASTI merupakan panduan penanganan stunting khususnya untuk diterapkan oleh stakeholder di tingkat daerah. RAN tersebut mengacu pada Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting terkait hal-hal yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah.

Kepala BKKBN Aceh menyebutkan langkah-langkah untuk menangani stunting berdasarkan Perpres 72 Tahun 2021 di antaranya adalah melalui pemenuhan kebutuhan gizi bagi ibu dan bayi sejak 1000 hari awal kehidupan, ketersediaan air bersih dan sanitasi yang layak serta memenuhi kebersihan. Demikian pula halnya dengan keberadaan jamban yang terawat kebersihannya menjadi kelayakan kesehatan.

“Kemudian amanah Perpres juga sudah mewajibkan setiap Kabupaten/Kota termasuk Aceh untuk membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting atau TPPS,” tutur Sahidal.

Lebih lanjut, Sahidal menjelaskan dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2021 disebutkan bahwa Ketua TPPS itu dijabat oleh Wakil Kepala Daerah.

“Karena di Aceh sudah dijabat oleh Penjabat (Pj) dan tidak ada Wakil Kepala Daerah, maka secara otomatis ditunjuklah Sekda sebagai Ketua TPPS, baik Sekda Provinsi maupun Sekda Kabupaten/Kota. Dan Alhamdulillah saat ini TPPS sudah terbentuk di 23 Kabupaten/Kota,” jelasnya.

Selain TPPS, lanjut Sahidal, pemerintah juga membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Aceh.

“Saat ini seluruh Kabupaten/Kota di Aceh sudah terbentuk TPK dengan total personil sebanyak 22.410 orang. Masing-Masing TPK terdiri dari 3 personil yaitu Bidan Desa, Kader Tim Penggerak PKK, dan Kader KB yang ada di Gampong,” sebutnya.

Sahidal mengatakan personil TPK ini akan berupaya untuk mencegah stunting mulai dari hulu. Dan inilah konsep BKKBN dalam penurunan stunting mulai dari tingkat nasional, provinsi, Kabupaten/Kota hingga ke tingkat Desa.

Adapun upaya yang dilakukan TPK yaitu dengan melakukan Skrining Calon Pengantin (Catin) menggunakan Aplikasi ELSIMIL (Elektronik Siap Nikah dan Hamil).

“Jadi bagi masyarakat Aceh terutama remaja yang akan melangsungkan pernikahan boleh download Aplikasi ELSIMIL ini di Play Store smartphonenya masing-masing,”

Dalam proses Skrining Catin ini yang pertama dilihat adalah usia calon pengantinnya, walaupun undang-undang perkawinan membolehkan calon pengantin itu berusia 19 tahun, tetapi BKKBN menetapkan calon pengatin perempuan (dara baro) minimal berusia 21 tahun dan calon pengantin laki-laki (linto baro) minimal berusia 25 tahun.

“Batas usia calon penganti yang sudah ditetapkan oleh BKKBN ini adalah demi kebaikan anak-anak kita, saudara-saudara kita yang akan melangsungkan pernikahan di masa yang akan datang,” ujar Sahidal.

“Makanya pencegahan Stunting dari hulu ini sangat penting dilakukan. Dan mudah-mudahan kalau efektif pekerjaan TPK ini, insyaAllah anak lahir selanjutnya itu tidak lagi stunting karena telah dilakukan Skrining Catin terlebih dahulu,” sambungnya.

Kemudian tugas selanjutnya TPK adalah mendampingi para ibu hamil untuk melakukan konsultasi terkait keluhan dan perkembangan kesehatan kandungannya.

Kendati demikian, masih banyak di Kabupaten/Kota yang belum mengoptimalkan tugas TPK ini, akhirnya terjadilah berbagai macam permasalahan kesehatan di lapangan. Karena itu, BKKBN Aceh meminta Kabupaten/Kota untuk bergiat mengoptimalkan tugas-tugasnya.

“Inilah upaya dan ikhtiar yang dilakukan BKKBN Aceh, kita meminta semua pihak untuk mendukung TPK ini. Selama ink kami melihat di daerah-daerah masih banyak pihak yang melemahkannya. Padahal TPK ini merupakan perintah Perpres langsung. Untuk itu, kita berharap Kabupaten/Kota di Aceh bisa mengoptimalkannya,” ucap Sahidal.

Ia juga berharap dan selalu berdoa angka prevalensi stunting di Aceh dapat diturunkan. “Jadi tidak lagi nomor 3 nasional, tapi kalau bisa masuk nomor 7 atau 10 nasional,” pungkasnya. [Wanda]

Honda WR-V Tampil Perdana di Banda Aceh

0
Honda WR-V saat ditampilkan perdana di showroom Honda Arista Banda Aceh pada Kamis, 29 Desember 2022.(Foto: Ist)

Nukilan.id – Setelah diluncurkan untuk pertama kalinya di dunia pada tanggal 2 November 2022 bertempat di Senayan Park, Jakarta dan menjelajah di Pulau Sumatera dengan mengunjungi Kota Medan, Pekanbaru, Jambi, Padang, Palembang dan diakhiri di kota Lampung pada minggu sebelumnya. Kini Honda WR-V tampil pertama kalinya di Kota Banda Aceh, bertempat showroom Honda Arista Banda Aceh pada Kamis, 29 Desember 2022.

Pengunjung dapat melihat langsung serta dapat melakukan booking untuk model terbaru dari produk ini selama pameran berlangsung. Selain itu juga, pengunjung juga bisa mendapatkan program berbagai macam program penawaran seperti bunga 0%, DP rendah 15%, tenor sampai 6 tahun, angsuran mulai 3 jutaan, hingga Lucky Dip seperti Smart LED TV, Smartphone, Home Theater, berbagai macam hadiah langsung dan cash back total puluhan juta rupiah. Informasi detail mengenai pameran ini bisa dilihat melalui social media di Instagram (@hondaaristaaceh_official) dan Website Honda Arista Banda Aceh (honda.arista-group.co.id).

Honda WR-V merupakan produk terbaru dan model pertama Honda di segmen Small SUV di Indonesia, yang memadukan karakter khas SUV Honda yang memiliki performa dan teknologi terdepan dengan desain lebih compact dan gaya lebih sporty.

Honda WR-V dikembangkan dari Honda SUV RS Concept yang merupakan sebuah SUV Compact dengan karakter yang lebih sporty khas varian RS dari Honda. Konsep ini sebelumnya juga telah diwujudkan melalui varian RS yang hadir pertama kali pada sebuah model SUV melalui All New Honda HR-V yang diluncurkan di Indonesia pada Maret 2022. Penerapan penuh dari konsep ini kemudian hadir melalui model produksi massal dari Honda WR-V yang sempat ditampilkan dengan stiker kamuflase di pameran otomotif dan roadshow di berbagai daerah di Indonesia, yang juga telah disambut dengan sangat antusias oleh konsumen.

Sebelum diluncurkan, Honda WR-V telah melalui serangkaian riset terhadap konsumen dan menjalani tes di berbagai kondisi jalan di Indonesia. Berdasarkan  hasil studi tersebut, Honda kemudian merancang sebuah mobil yang menjawab kebutuhan konsumen di Indonesia, khususnya di segmen anak muda dan keluarga muda yang menginginkan sebuah SUV berukuran compact yang cocok untuk perkotaan maupun sub-urban, memiliki desain stylish dan sporty, performa bertenaga dan fitur yang canggih.

Di Indonesia, Honda WR-V hadir melengkapi lini SUV Honda yang sebelumnya telah sukses dengan model seperti New Honda CR-V, All New Honda HR-V dan All New Honda BR-V. Sebagai bagian dari lini SUV Honda, Honda WR-V juga dibekali karakter yang menjadi ciri khas SUV Honda lainnya seperti ground clearance tinggi, performa mesin yang bertenaga, kabin yang luas, serta teknologi yang canggih. Lebih dari itu, Honda WR-V dirancang dengan gaya yang lebih sporty dan berbagai keunggulan dibandingkan model lain di kelasnya.

M. Zein Kayum selaku Direct Operation Manager Wilayah Aceh menyampaikan, “Kehadiran Honda WR-V menjadi salah satu bentuk sebagai komitmen Honda untuk selalu memberikan yang produk yang terbaik dan mampu memenuhi kebutuhan konsumen masyarakat Indonesia. Dirancang dan dikembangkan melalui riset dan pengujian yang langsung dilakukan di Indonesia untuk menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen dan karakter jalan di Indonesia, Honda WR-V hadir dengan berbagai keunggulan dibandingkan model lain di kelasnya. Mulai dari desain yang sporty, performa mesin terbesar, ground clearance tertinggi, hingga teknologi keselamatan terdepan. Dengan seluruh fitur dan kelebihan yang dimilikinya, kami yakin Honda WR-V akan menjadi pemenang dan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia.”

Wins The Sporty Design

Pada sisi eksterior Honda WR-V karakter SUV yang gagah berpadu dengan desain yang lebih sporty. Tampilan depan Honda WR-V pada model ini hadir dengan gril depan yang mengusung desain tesselated bernuansa futuristik dan dilengkapi dengan lampu depan modern dengan aksen chrome berwarna gelap yang sporty. Honda WR-V juga hadir dengan lampu depan LED tipis, tajam dan panjang sehingga terlihat premium serta memberikan visibilitas bagi pengemudi secara jelas. Mobil ini juga dilengkapi dengan lampu sein Sequential yang modern dan membuat tampilan depan SUV ini terlihat menarik.

Tampilan desain belakang mobil terlihat canggih dan unik dengan penggunaan LED bars. Tampilan samping mobil terlihat ramping dan sporty dimana garis bodi mobil dibuat memanjang mulai dari lampu depan memanjang ke samping, bodi, dan berakhir di lampu belakang. Pada pintu belakang Honda WR-V dibuat unik dengan menggunakan konsep layaknya sebuah mobil coupe dimana door handle terletak pada bagian samping bingkai jendela.

Wins in Comfort

Honda WR-V memiliki ground clearance yang tertinggi di kelasnya dengan tinggi 220mm sehingga memberikan rasa aman saat melalui berbagai kondisi jalan. Honda WR-V RS menggunakan velg berukuran 17 inci two-tone yang memiliki elemen desain yang lebih sporty untuk menegaskan karakter RS. Sementara Honda WR-V tipe E menggunakan velg berukuran 16 inci.

Honda WR-V menawarkan area kokpit yang dirancang dengan baik untuk memberikan ruang yang lega bagi pengemudi. Honda WR-V menggunakan bahan kursi kombinasi leather dan fabric serta tersedia center console box berbahan kulit dengan armrest. Desain interior yang sporty dan berkualitas menyatu untuk mewakili karakter SUV kompak. Honda WR-V juga memiliki 12V Power Outlet untuk kemudahan penyambungan dan pengisian daya dengan dua USB port yang dapat dihubungkan ke berbagai perangkat.

Kenyamanan mengendarai Honda WR-V juga didukung layar 4.2” Thin-Film Transistor (TFT) Display pada dashboard untuk menampilkan berbagai informasi akurat saat berkendara seperti fungsi Honda SENSING, rata-rata konsumsi bahan bakar, jarak tempuh perjalanan dan sisa bahan bakar, yang dipadukan dengan display audio dengan layar sentuh 7” yang telah dilengkapi berbagai fungsi antara lain Smartphone Connection dan Hands-Free Telephone.

Proporsi kabin Honda WR-V ramping, namun juga dapat memberikan ruang yang lebih nyaman dan lapang. Ruang lutut dibuat lebar, ruang jarak kepala serta ruang kaki dibuat lebih luas yang merupakan terbesar di kelasnya. Ruang bagasi mobil ini dapat menampung 380 liter menawarkan ruang kargo yang lebih luas untuk membawa ragam barang untuk berbagai kegiatan. Kekedapan kabin Honda WR-V menggunakan bahan peredam semprotan bisa dan struktur panel tertutup di sekitar area panel bodi mobil sehingga menghasilkan tingkat kesenyapan yang lebih baik, mencegah debu dan bau tidak sedap dari luar.

Honda WR-V tipe RS dan RS with Honda SENSING mempunyai kompartemen penyimpanan seat back pocket di belakang kursi penumpang depan dan dapat ditemukan juga di kursi pengemudi,  juga ada  mempunyai total 6 tempat botol air dan kursi baris kedua yang dapat dilipat hingga 40:60. Tipe RS & RS with Honda SENSING juga dilengkapi Rear Seat Reminder yaitu suara dan peringatan tampilan multi-informasi untuk mengingatkan pengemudi untuk memeriksa kursi belakang jika ada yang tertinggal sebelum meninggalkan kendaraan.

Wins The Biggest Power

Honda WR-V menggunakan mesin 1.5 L i-VTEC DOHC 4 silinder segaris DBW, 16 katup yang memiliki tenaga maksimum 121 PS pada 6.600 rpm dan torsi maksimum 145 Nm pada 4.300 rpm, yang merupakan terbesar di kelasnya. Honda WR-V menggunakan transmisi CVT dengan teknologi G-design shift yang menghasilkan performa akselerasi yang bertenaga serta memiliki efisien bakar yang meningkat sebesar 4%. Performa mesin bertenaga dipadu dengan transmisi CVT membantu pengemudi terasa menyenangkan ketika berkendara melewati macam kondisi jalan di perkotaan maupun luar kota.

Wins The Advanced Technology

Honda WR-V juga dilengkapi dengan fitur pertama di kelasnya seperti Walk-Away Auto Lock berfungsi untuk mengunci pintu secara otomatis beberapa saat setelah pengemudi berjalan minimal 2 meter atau lebih dari mobil. Honda WR-V juga dilengkapi fitur seperti Remote Engine Start yang berfungsi untuk menghidupkan mesin kendaraan dan AC secara otomatis sebelum masuk ke dalam kendaraan.

Honda WR-V juga dilengkapi teknologi Honda LaneWatch yang memberikan pengemudi pandangan yang lebih luas dari area blind spot. Smart Entry System untuk mempermudah masuk ke dalam kendaraan tanpa menggunakan kunci dan Auto Foldable Side Door Mirror with LED Turning Signal dimana spion dapat menutup otomatis ketika mobil terkunci.

Honda WR-V memiliki kamera belakang yang dapat menunjukkan tampilan atas, tampilan normal (130°), atau tampilan belakang lebar (180°) saat transmisi dalam posisi Mundur. Terdapat fitur Auto Headlight pada Honda WR-V RS with Honda SENSING, yaitu lampu depan yang dapat menyala secara otomatis saat kondisi pencahayaan rendah dan saat kondisi kunci mobil terbuka dan dan mati beberapa saat setelah mobil terkunci. Selain itu fitur tersebut akan menyala saat wiper digunakan beberapa kali dan otomatis mati ketika wiper tidak digunakan.

Wins The Safety

Dari segi keselamatan, Honda WR-V dilengkapi dengan teknologi keselamatan canggih Honda SENSING. Teknologi ini sebelumnya telah disematkan pada mobil-mobil Honda seperti New Honda Accord, New Honda CR-V, All New Honda Civic RS, All New Honda HR-V, All New Honda BR-V dan Honda City Hatchback RS. Honda SENSING adalah serangkaian teknologi keselamatan yang memberikan perlindungan menyeluruh bagi pengemudi dan penumpang dengan memberikan peringatan untuk secara otomatis mengambil tindakan untuk mengurangi risiko kecelakaan. Teknologi Honda SENSING pada Honda WR-V meliputi:

  • Collision Mitigation Brake SystemTM, merupakan sistem yang membantu ketika terdapat kemungkinan kendaraan berbenturan dengan kendaraan lain atau pejalan kaki yang terdeteksi di depan. CMBSTM didesain untuk memberi tanda atau peringatan ketika potensi berbenturan dapat terjadi, dan membantu mengurangi kecepatan kendaraan untuk mengurangi dampak benturan yang tidak terhindarkan.
  • Auto-High Beam (pertama di kelasnya), sistem ini secara intuitif menggunakan lampu besar ketika penerangan minim dan tidak ada kendaraan di depan maupun arah berlawanan dan berganti menjadi lampu normal tergantung pada kondisi jalan.
  • Lane Keeping Assist System (pertama di kelasnya), membantu kemudi untuk menjaga kendaraan tetap berada pada jalur yang terdeteksi dan memberikan getaran dan visual jika kendaraan terdeteksi keluar dari jalur.
  • Lead Car Departure Notification System (LCDN), sistem yang berfungsi untuk menginformasikan pengemudi saat kendaraan berhenti dan kendaraan didepannya mulai menjauh.
  • Road Departure Mitigation (RDM), berfungsi untuk memberikan peringatan dan jika diperlukan melakukan koreksi secara otomatis pada roda kemudi apabila pengendara keluar dari jalur agar kembali ke jalur yang benar.
  • Adaptive Cruise Control (ACC), membantu menjaga kestabilan kecepatan kendaraan dan mengatur jarak di belakang kendaraan yang terdeteksi di depan, membantu mengurangi kecepatan dan menghentikan kendaraan tanpa harus menginjak rem atau gas apabila kendaraan yang terdeteksi berhenti.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai harga Honda WR-V di area Aceh, silahkan kunjungi dealer resmi Honda terdekat.

FITUR DAN VARIAN

Honda WR-V E CVT

Honda WR-V E CVT hadir dengan velg berukuran 16 inchi, lampu halogen, LED Fog Light, Rear Combi Lights with LED Light Bars, Power Retractable Door Mirror, Heat Rejecting Green Tinted Glass. Sistem suspensinya menggunakan MacPherson Strut untuk bagian depan dan H-Shape Torsion Beam dibagian belakang serta sistem kemudi Tilt Steering Wheel.

Kemudian untuk mendukung kenyamanan, Honda WR-V E CVT dilengkapi dengan 7″ Capacitive Touchscreen Display Audio, AM/FM Radio, Bluetooth, Hands-Free Telephone, Voice Command Switch, USB Player, Smartphone Connection, 4 Speakers dan Digital A/C. Kemudian Honda WR-V E CVT juga dilengkapi dengan 2nd Row Power Outlet dan Day/Night Rear View Mirror.

Untuk fitur keselamatan Honda WR-V E CVT dilengkapi dengan Vehicle Stability Assist (VSA), ABS + EBD + BA, 4 Airbags (Dual Front SRS & Side), Hill Start Assist, Emergency Stop Signal, Brake Override System, ISOFIX & Tether, Pretensioner with Load Limiter Seat Belt dan Parking Sensor di bagian belakang mobil. Honda WR-V Tipe E juga telah lengkapi dengan Smart Key, Remote Engine Start, Keyless Entry, Auto Lock System by Speed, Immobilizer dan Alarm System.

Honda WR-V tipe E hadir dengan berbagai pilihan warna mulai dari Crystal Black Pearl, Meteoroid Gray Metallic, dan Taffeta White.

Honda WR-V RS CVT

Honda WR-V RS CVT hadir dengan semua fitur Honda WR-V Tipe E dengan penambahan Full LED Headlight Daytime Running Light, LED Sequential Turning Signal, Sporty Roof Garnish, serta Stylish RS Aerokit.

Kemudian juga dilengkapi dengan Remote Engine Start, Auto A/C, 6 Speakers, Rear Seat Reminder dan Walk Away Auto Lock. Kemudian juga dilengkapi dengan Auto Foldable Door Mirror dengan LED Turning Signal, Meter Cluster dengan 4.2″ TFT Display.

Honda WR-V RS CVT hadir dengan berbagai pilihan warna mulai dari warna baru yaitu Stellar Diamond Pearl, Crystal Black Pearl, Meteoroid Gray Metallic dan Ignite Red Metallic.

Honda WR-V RS CVT with Honda SENSING

Varian tertinggi dari Honda WR-V hadir dengan Auto Headlight dan seluruh fitur di Honda WR-V dengan dilengkapi 6 Airbags (Dual Front SRS, Side & Side Curtain), teknologi canggih Honda SENSING, Honda LaneWatch, TFT Meter dengan informasi Honda SENSING dan sistem display audio dengan layar sentuh 7” yang telah dilengkapi berbagai fungsi antara lain Smartphone Connection dan juga dilengkapi Hands-Free Telephone untuk kenyamanan pengemudi.

Pertumbuhan SUV di Indonesia

Pada tahun 2021 penjualan mobil passenger terjual 619 ribu unit secara retail di Indonesia, atau naik 51% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Segmen SUV meraih penjualan tertinggi dengan total 227.626 unit dimana penjualan SUV di tahun 2021 meningkat 85% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal tersebut disebabkan oleh pemerataan ekonomi dan infrastruktur ke berbagai daerah di Indonesia sehingga menciptakan pasar otomotif baru dimana konsumen menginginkan mobil yang lebih sesuai dengan kondisi alam dan kebutuhan.

Pada tahun 2021 beberapa pendatang baru di segmen Small SUV mulai hadir dan memberikan kontribusi yang cukup signifikan di segmen Small SUV. Pada periode Januari – Agustus 2022, pertumbuhan Small SUV semakin menunjukkan trend positif dengan peningkatan penjualan sebesar 90% dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya. []

Irmawan Minta Pj Gubernur Aceh Serahkan Jalan Rusak Takengon-Gayo Lues ke Pusat

0
Ketua DPW PKB Irmawan. (Foto: Antara)

Nukilan.id – Anggota DPR-RI asal Wilayah Tengah Aceh H. Irmawan meminta Penjabat (Pj) Gubenur Aceh Achmad Marzuki untuk segera memperbaiki jalan Takengon – Belangkejeren Gayo Lues melalui Kampung Bintang. Bila Provinsi tidak mampu Irmawan agar PJ Gubenur untuk menyerahkan pembagunannya ke Pusat, agar ditangani oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Kasihan masyarakat yang selalu memamfaatkan jalan tersebut untuk berdagang, sering mengalami kerusakan mobil akibat kerusakan jalan,” kata Irmawan kepada media di Takengon, Kamis (29/12/2022).

Itu disampaikan anggota fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI Irmawan setelah mendengarkan aspirasi dari masyarakat Wilayah Tengah Aceh.

“Saya juga sering melintasi jalan itu bila melakukan kunjungan kerja di wilayah tengah,” lanjut Irmawan.

Kerusakan Jalan Takengon – Blangkejeren memang sudah berlangsung lama sejak 2017 lalu, bahkan kini ada puluhan puluhan titik jalan yang amblas, terutama dilintasan jalan Takengan hingga Simpang Simpil.

“Jadi silakan Pak Pj Gubernur Aceh menyerahkan pembangunan jalan tersebut ke pusat, agar ditangani APBN,” ujar Irmawan.

Sementara, masyarakat Gayo Lues yang sering melintasi jalan tersebut, Syafruddin, mengatakan jalan Gayo Lues -Takengon via Bintang menjadi jalan utama bagi masyarakat Aceh. Sementara jalan negara Gayo Lues -Takengon via Isak, akses mulai ditinggalkan karena jaraknya jauh bila dari Gayo Lues.

“Kondisi jalan Takengon-Blangkejeren sekarang mengalami kerusakan parah, sehingga sangat menghambat akses transportasi. Padahal, jalan tersebut adalah akses ekonomi dan akses traspotasi sembako dari wilayah pesisir Aceh menuju ke Gayo Lues. Kami sangat berharap agar ada perhatian dari pemerintah Aceh,” ujar Syafruddin.[]

Hakim Tinggi Kuatkan Putusan Pengadilan Tipikor Soal Kasus Jembatan Gigieng Pidie

0
Ilustrasi Palu Hakim. (Foto: iStock)

Nukilan.id – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tingkat Banding pada Pengadilan Tinggi Banda Aceh dalam sidangnya hari ini, Kamis 29 Desember 2022, membacakan Putusan Nomor 38/PID.SUS/TIPIKOR/2022/PT BNA, yang amarnya antara lain Menguatkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Banda Aceh tanggal 03 November 2022 Nomor 40/Pid.Sus-TPK/2022/PN Bna yang dimintakan banding tersebut.

Setelah mencermati secara seksama surat dakwaan, keterangan para saksi, keterangan ahli, keterangan terdakwa, tuntutan Jaksa Penuntut Umum, memori banding, serta kontra memori banding, yang didukung dengan 117 dokumen barang bukti, maka Majelis Hakim Tinggi PT BNA yang ditugasi untuk mengadili perkara tersebut sepakat untuk mengambil semua pertimbangan Majelis Hakim Tingkat Pertama yang mengadili perkara tersebut.

Dengan demikian maka putusan majelis hakim tingkat pertama yang antara lain amarnya berbunyi menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 (empat) tahun dan 6 (enam) bulan, serta pidana denda sebesar Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dengan ketentuan bahwa apabila pidana denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan.

Menurut pendapat Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi Tingkat Banding pada Pengadilan Tinggi Banda Aceh pidana yang dijatuhkan kepada terdakwa telah setimpal dengan kesalahannya, karena dalam menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa (Ir. JOHNNERI FERDIAN, M.T.) tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Banda Aceh telah merujuk kepada Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemidanaan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Majelis Hakim Tinggi tersebut yang terdiri atas; H. Makaroda Hafat, MHum, Dr Supriadi, dan Dr Taqwaddin, juga memerintahkan agar terdakwa tetap berada dalam tahanan dan menetapkan masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

“Karena terdakwa sekarang berada dalam tahanan kota, maka pengurangan penahanannya menurut Pasal 22 KUHAP adalah seperlima dari jumlah lamanya waktu penahanan”, ujar H. Makaroda Hafat, Hakim Ketua Majelis. [Wanda]