NUKILAN.ID | JAKARTA — Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, melakukan pertemuan dengan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, di Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2026). Pertemuan tersebut berlangsung setelah Jumhur resmi dilantik menggantikan Hanif Faisol Nurofiq pada akhir April lalu.
Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah membahas sejumlah program strategis di sektor lingkungan hidup, khususnya terkait pengelolaan sampah dan upaya menjaga kebersihan daerah yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata di Aceh.
Selain membahas penguatan tata kelola lingkungan, Pemkab Aceh Tengah juga menyampaikan rencana pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Uer Tetemi di Kampung Mulie Jadi, termasuk sejumlah dampak bencana yang dinilai membutuhkan dukungan pemerintah pusat.
Pada kesempatan tersebut, Haili Yoga menegaskan komitmennya membawa Aceh Tengah menuju daerah yang lebih bersih dan berpeluang meraih penghargaan Adipura.
“Hari ini kami berada di Jakarta bersama Pak Menteri Lingkungan Hidup. Bapak Menteri baru ini luar biasa responnya terkait Kabupaten Aceh Tengah. Kita ingin membawa Aceh Tengah menuju Adipura,” ujar Bupati.
“Adipura itu simbolis sebenarnya, tetapi yang paling penting adalah pola perilaku bagaimana sampah menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari pemilahan sampah di tingkat rumah tangga,” sambungnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah kebutuhan terkait penanganan sampah telah diajukan melalui proposal kepada kementerian.
“Pak Menteri juga harus hadir nanti di Aceh Tengah, kabupaten penghasil kopi terbaik dunia,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat menyambut positif berbagai usulan yang disampaikan Pemkab Aceh Tengah dan menegaskan bahwa isu lingkungan merupakan tanggung jawab kolektif.
“Urusan lingkungan hidup adalah urusan kita bersama, gerakan kita bersama. Terima kasih Pak Bupati, kami dengan senang hati menerima kehadiran Bapak dan jajaran. Beberapa usulan sangat kami perhatikan dan mudah-mudahan bisa terealisasi,” kata Jumhur.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan Aceh Tengah, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Saya mendengar Aceh Tengah sudah luar biasa majunya. Selain kopinya, soal kebersihannya juga bisa menjadi contoh bagi kabupaten-kabupaten lain,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu turut hadir Ketua TP PKK Aceh Tengah Risnawati, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Aceh Tengah Mauiza Uswa, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Salman Nuri, tenaga ahli bupati, serta Kabag Prokopim Setdakab Aceh Tengah Rahmat Hidayat.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

