Beranda blog Halaman 14

Argentina Comeback Dramatis, Singkirkan Mesir 3-2 dan Melaju ke Perempatfinal Piala Dunia 2026

0
ARGENTINA
Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi. (Foto: FIFA)

NUKILAN.ID | ATLANTA – Argentina memastikan tempat di perempatfinal Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Mesir pada babak 16 besar di Atlanta Stadium, Selasa (7/7/2026) malam WIB. Sempat tertinggal dua gol, tim asuhan Lionel Scaloni bangkit lewat gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez.

Amatan Nukilan.id, sejak awal pertandingan Argentina tampil dominan dengan menguasai jalannya laga. Namun, Lionel Messi yang dipasang sebagai ujung tombak terus mendapat pengawalan ketat sehingga kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Di sisi lain, Mesir bermain disiplin dan mengandalkan serangan balik yang dipimpin Mohamed Salah.

Mesir berhasil membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui sundulan Yasser Ibrahim yang memanfaatkan umpan silang Marwan Attia. Bek tersebut memenangi duel udara melawan Lisandro Martinez sebelum mengirim bola ke gawang Emiliano Martinez.

Argentina memiliki kesempatan emas menyamakan kedudukan empat menit kemudian setelah mendapatkan hadiah penalti akibat pelanggaran Haissem Hassan terhadap Nicola Tagliafico. Namun, tendangan Messi berhasil ditepis kiper Mesir, Mostafa Shobeir.

Setelah jeda water break, Argentina terus meningkatkan intensitas serangan. Sundulan Alexis Mac Allister masih mampu diamankan Shobeir, sementara tendangan bebas Messi membentur tiang gawang. Julian Alvarez juga memperoleh peluang emas, tetapi penyelesaian akhirnya kembali digagalkan penampilan gemilang Shobeir.

Hingga turun minum, Argentina gagal memanfaatkan dominasi penguasaan bola dan tetap tertinggal 0-1.

Memasuki babak kedua, Argentina kembali menguasai permainan, tetapi kesulitan menembus rapatnya pertahanan Mesir. Pada menit ke-58, Mostafa Zico sempat mencetak gol kedua, namun dianulir setelah tinjauan VAR menunjukkan adanya pelanggaran terhadap Lisandro Martinez dalam proses terciptanya gol.

Meski demikian, Mesir akhirnya benar-benar menggandakan keunggulan pada menit ke-67. Mostafa Zico sukses menuntaskan umpan tarik Haissem Hassan dalam sebuah serangan balik cepat yang diawali aksi Mohamed Salah, membawa Mesir unggul 2-0.

Argentina mulai bangkit selepas jeda water break kedua. Pada menit ke-79, Cristian Romero memperkecil ketertinggalan melalui sundulan memanfaatkan umpan Lionel Messi.

Empat menit berselang, Messi membawa Argentina menyamakan skor menjadi 2-2. Memanfaatkan bola liar hasil kemelut di depan gawang, kapten Argentina itu melepaskan tembakan yang sempat membentur mistar sebelum memantul masuk ke gawang Mesir.

Saat pertandingan memasuki masa injury time, Argentina melengkapi kebangkitan mereka. Enzo Fernandez mencetak gol kemenangan lewat sundulan setelah menerima umpan silang Lautaro Martinez, mengubah skor menjadi 3-2.

Gol tersebut memicu protes keras dari kubu Mesir yang menilai terjadi pelanggaran terhadap Mohamed Salah dalam proses serangan. Wasit Francois Letexier bahkan mengeluarkan kartu merah kepada salah seorang staf Mesir yang masuk ke lapangan untuk memprotes keputusan tersebut.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 tetap bertahan. Kemenangan ini membawa Argentina melangkah ke babak perempatfinal Piala Dunia 2026, sementara Mesir harus mengakhiri perjuangannya di babak 16 besar. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Akademisi Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

0
Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI mengenai RUU Perampasan Aset, Selasa (7/7/2026). (Foto: Tangkapan layar)

NUKILAN.ID | Jakarta – Akademisi Fakultas Hukum Universitas Jember, Dr Khalif, mengingatkan agar Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset tidak membuka ruang penyalahgunaan kewenangan aparat penegak hukum. Menurutnya, pengaturan mengenai aset yang dapat dirampas harus dirumuskan secara ketat untuk menjamin kepastian hukum dan perlindungan hak asasi manusia (HAM).

Hal itu disampaikan Khalif dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI mengenai RUU Perampasan Aset, Selasa (7/7/2026). Menurut Khalif, perampasan aset memang merupakan instrumen penting dalam pemberantasan tindak pidana, khususnya kejahatan bermotif ekonomi, karena pendekatan menghukum pelaku semata dinilai belum cukup efektif. Namun, kewenangan tersebut harus dibatasi agar tidak disalahgunakan.

Ia menilai perluasan objek aset yang dapat dirampas harus tetap memperhatikan asas kepastian hukum. Salah satu yang dikritisinya adalah wacana memasukkan konsep illicit enrichment atau kekayaan yang tidak dapat dijelaskan asal-usulnya sebagai objek perampasan.

“Kalau itu ditetapkan menjadi aset yang dapat dirampas, ini akan berbahaya. Penegak hukum berpotensi melakukan penafsiran yang terlalu luas dan membuka peluang abuse of power,” kata Khalif dalam rapat tersebut, dilansir Nukilan dari akun YouTube DPR RI, Selasa (7/7/2026).

Ia mengusulkan agar RUU hanya mengatur empat kategori aset yang dapat dirampas, yakni aset yang digunakan untuk melakukan tindak pidana, hasil tindak pidana, aset pengganti (corresponding value), dan barang temuan. Menurutnya, empat kategori tersebut sudah memadai tanpa harus memasukkan konsep illicit enrichment.

Khalif juga mengkritisi kemungkinan penggunaan mekanisme non-conviction based asset forfeiture (NCB) secara berlebihan. Ia menegaskan model tersebut seharusnya hanya menjadi alternatif apabila proses pidana tidak dapat dilanjutkan, misalnya karena pelaku meninggal dunia, melarikan diri, atau tidak diketahui keberadaannya.

“Perampasan aset dengan NCB harus menjadi jalan terakhir, bukan mekanisme utama. Tetap harus didahului proses pidana dan adanya tindak pidana asal yang jelas,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan RUU Perampasan Aset harus dibangun di atas tiga prinsip utama, yakni keadilan, proporsionalitas, dan due process of law. Menurutnya, negara hanya boleh merampas aset yang benar-benar memiliki hubungan dengan tindak pidana dan tidak boleh menyasar harta yang diperoleh secara sah.

Ia menambahkan, RUU Perampasan Aset sebaiknya menjadi pelengkap terhadap aturan yang telah ada, termasuk Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, Tindak Pidana Pencucian Uang, dan KUHAP, bukan menggantikan mekanisme pidana yang sudah berjalan. []

Reporter: Sammy

PDI-P Soroti Defisit APBN 2025 dan Anggaran Pendidikan Tak Capai Amanat Konstitusi

0
Rapat paripurna DPR RI ke-24 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung DPR, Selasa (7/7/2026). (Foto: Tangkapan layar)

NUKILAN.ID | Jakarta – Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI menyoroti sejumlah persoalan krusial dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025. PDI-P menilai pemerintah perlu memberikan penjelasan lebih rinci terkait pelebaran defisit anggaran, tidak tercapainya sejumlah target pembangunan, hingga belum terpenuhinya alokasi anggaran pendidikan sesuai amanat konstitusi.

Pandangan tersebut disampaikan juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Didik Haryadi, dalam rapat paripurna DPR RI ke-24 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung DPR, Selasa (7/7/2026), saat menyampaikan pandangan fraksi terhadap RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN 2025.

Fraksi PDI-P mengakui Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2025. Namun, menurut fraksi, opini tersebut tidak menghapus kewajiban pemerintah untuk menindaklanjuti seluruh temuan pemeriksaan agar tidak berulang pada tahun anggaran berikutnya.

“Pemerintah harus segera menindaklanjuti temuan-temuan permasalahan tersebut, memastikan penyelesaiannya, mengambil tindakan penegakan hukum yang diperlukan, dan memastikan agar tidak terjadi kembali pada APBN tahun anggaran berikutnya,” kata Didik dalam rapat yang disiarkan akun YouTube DPR RI, dikutip Nukilan, Selasa (7/7/2026).

Fraksi PDI-P juga menyoroti realisasi APBN 2025 yang dinilai belum sesuai target. Pendapatan negara hanya mencapai 92 persen dari target, sementara belanja negara mencapai 94 persen. Di sisi lain, defisit anggaran mencapai 108 persen dari yang ditetapkan dalam APBN 2025 atau setara 2,81 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), lebih tinggi dibanding target 2,53 persen PDB.

Menurut Fraksi PDI-P, kondisi tersebut menunjukkan pemerintah belum efektif mengendalikan belanja sesuai kemampuan pendapatan negara sehingga defisit bertambah sekitar Rp54 triliun.

Selain itu, Fraksi PDI-P meminta pemerintah mempertanggungjawabkan sejumlah sasaran pembangunan yang tidak tercapai. Di antaranya target tingkat kemiskinan sebesar 7–8 persen yang realisasinya masih 8,25 persen, pertumbuhan ekonomi yang hanya mencapai 5,11 persen dari target 5,2 persen, serta capaian delapan prioritas nasional yang disebut hanya memenuhi sekitar 33 persen indikator yang dilaporkan.

Sorotan paling tajam juga diarahkan pada sektor pendidikan. Fraksi PDI-P menyatakan pemerintah tidak memenuhi kewajiban alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN sebagaimana diamanatkan konstitusi.

Menurut Fraksi PDI-P, realisasi anggaran pendidikan hanya mencapai 90,68 persen dari kewajiban tersebut, sehingga sekitar Rp67 triliun anggaran pendidikan yang menjadi hak masyarakat tidak direalisasikan pemerintah. []

Reporter: Sammy

BMKG Deteksi 100 Titik Panas di Aceh, Terbanyak Berada di Aceh Selatan

0
Ilustrasi titik panas. (Foto: Antara)

NUKILAN.ID | Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mendeteksi 100 titik panas (hotspot) di Aceh berdasarkan hasil pemantauan pada 6 Juli 2026 pukul 00.00 hingga 23.00 WIB. Titik panas terbanyak terpantau di Kabupaten Aceh Selatan.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Fitriana Nur, mengatakan data tersebut diperoleh dari hasil pemantauan Sensor MODIS pada Satelit Terra, Aqua, dan Suomi NPP serta sensor NOAA20/VIIRS.

“Dari hasil pantauan Sensor MODIS (Satelit Terra, Aqua, dan Suomi NPP) serta NOAA20/VIIRS, terdapat 100 titik panas di Provinsi Aceh,” kata Fitriana Nur kepada Nukilan, Selasa (7/7/2026).

Berdasarkan data BMKG, Aceh Selatan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak. Titik-titik tersebut tersebar di Kecamatan Kluet Timur, Kota Bahagia, dan terutama Trumon, dengan tingkat kepercayaan yang didominasi kategori sedang serta beberapa titik berkategori tinggi.

Selain Aceh Selatan, titik panas juga terpantau di Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Timur, Bireuen, Gayo Lues, Nagan Raya, Pidie, Kota Lhokseumawe, dan Kota Subulussalam.

BMKG mencatat titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi berada di Kecamatan Kluet Timur dan Kota Bahagia di Aceh Selatan, Teripe Jaya di Gayo Lues, serta Rundeng di Kota Subulussalam. Sementara sebagian besar titik lainnya berada pada kategori kepercayaan sedang, dengan beberapa titik berkategori rendah di Kecamatan Trumon, Aceh Selatan.

Fitriana menjelaskan, informasi titik panas merupakan hasil deteksi satelit yang digunakan sebagai indikator awal potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karena itu, temuan tersebut masih memerlukan verifikasi di lapangan untuk memastikan ada atau tidaknya kejadian kebakaran.

Menurut BMKG, data sebaran titik panas dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat langkah-langkah pencegahan karhutla di wilayah yang terdeteksi memiliki konsentrasi titik panas. []

Reporter: Sammy

Wali Kota Banda Aceh Ingatkan Pelaku Usaha Patuhi Aturan Syariat Islam

0
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengingatkan seluruh pelaku usaha di ibu kota Provinsi Aceh agar mematuhi ketentuan syariat Islam yang berlaku. Pemerintah Kota Banda Aceh, kata dia, akan menindak tegas pelanggaran sesuai dengan aturan yang diatur dalam qanun.

“Jangan sampai pemilik abai dengan aturan-aturan yang sudah kita sepakati sebagai hukum yang berlaku di daerah kita,” kata Illiza di Banda Aceh, Selasa (7/7/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Illiza usai mengikuti rapat koordinasi lintas aparat penegak hukum terkait pelaksanaan syariat Islam di Banda Aceh.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Banda Aceh akan menerapkan sanksi sesuai ketentuan dalam Qanun Aceh Nomor 12 Tahun 2025.

Peringatan itu secara khusus ditujukan kepada pemilik hotel, penginapan, dan rumah kos. Menurut Illiza, apabila pemilik usaha terbukti berulang kali membiarkan terjadinya pelanggaran syariat Islam di tempat usahanya, maka dapat dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam qanun, termasuk uqubat cambuk setelah melalui tahapan teguran dan pembinaan.

“Yang melakukan pelanggaran sudah kita beri peringatan, tetapi tetap mengulanginya, maka yang punya usaha kita cambuk,” ujarnya.

Illiza menjelaskan, penerapan sanksi terhadap pemilik usaha dilakukan apabila sebelumnya telah diberikan teguran atas pelanggaran yang berulang, namun tidak ada upaya untuk mencegah kejadian serupa. Selain uqubat cambuk, sanksi lain yang dapat dikenakan adalah pencabutan izin usaha.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penanganan pelanggaran syariat Islam di Banda Aceh mengedepankan langkah pencegahan melalui sosialisasi, pembinaan, dan peringatan sebelum dilakukan penegakan hukum.

“Penegakan hukum dilakukan apabila pelanggaran tetap terjadi di lokasi yang sama meski telah berulang kali diberikan peringatan dan pembinaan,” katanya.

Karena itu, Illiza meminta Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh untuk mengumpulkan para pemilik hotel, penginapan, dan rumah kos guna menyosialisasikan ketentuan qanun serta tanggung jawab pelaku usaha dalam mencegah terjadinya pelanggaran syariat Islam.

“Kita tidak segan-segan ke depan. Kalau memang pelanggaran itu terus terjadi di tempat yang sama, maka mau tidak mau kita harus menerapkan aturan hukum yang ada. Jadi pemilik juga harus mendapatkan sanksi,” pungkas Illiza.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

BWS Sumatera I Rutin Ukur Debit Air di AWLR Aneuk Galong untuk Perkuat Data Hidrologi

0
Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I melalui Unit Hidrologi dan Kualitas Air (HKA) kembali melaksanakan pengukuran debit air di Stasiun Automatic Water Level Recorder (AWLR) Aneuk Galong, Kabupaten Aceh Besar. (Foto: KEMENPU)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I melalui Unit Hidrologi dan Kualitas Air (HKA) kembali melaksanakan pengukuran debit air di Stasiun Automatic Water Level Recorder (AWLR) Aneuk Galong, Kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pemantauan hidrologi rutin yang dilakukan pada sejumlah titik pengamatan di wilayah sungai.

Pengukuran dilakukan oleh petugas HKA dengan mengikuti prosedur teknis yang telah ditetapkan guna memperoleh data kondisi aliran sungai secara berkala. Seluruh hasil pengukuran kemudian diolah sebagai bagian dari basis data hidrologi BWS Sumatera I.

Kegiatan tersebut bertujuan menghasilkan data debit air yang akurat sebagai dasar analisis ketersediaan sumber daya air di wilayah sungai. Selain itu, data yang diperoleh juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi kondisi hidrologi, mendukung perencanaan pengelolaan sumber daya air, serta menjadi referensi dalam upaya mitigasi banjir.

Data lapangan yang mutakhir dinilai penting untuk mendukung pengambilan keputusan yang berbasis informasi.

AWLR Aneuk Galong sendiri merupakan stasiun hidrologi yang berfungsi merekam tinggi muka air sungai secara otomatis dan berkelanjutan. Informasi yang dihasilkan menjadi salah satu parameter utama dalam memantau kondisi sungai sekaligus menyediakan data hidrologi secara cepat dan berkesinambungan bagi pengelolaan sumber daya air.

Dalam proses pengukuran, tim memanfaatkan teknologi Acoustic Doppler Current Profiler (ADCP) untuk mengukur debit air, kedalaman sungai, serta kecepatan arus secara real time. Penggunaan perangkat tersebut memungkinkan pengumpulan data yang lebih cepat, akurat, dan efisien sehingga mendukung analisis hidrologi secara optimal.

Selanjutnya, hasil pengukuran menggunakan ADCP dipadukan dengan data yang direkam oleh AWLR untuk memberikan gambaran kondisi sungai yang lebih menyeluruh.

Melalui pemantauan hidrologi yang dilakukan secara berkala, BWS Sumatera I terus memperkuat ketersediaan data hidrologi yang akurat dan andal. Data tersebut menjadi dasar penting dalam perencanaan, pengelolaan, serta mitigasi risiko di bidang sumber daya air, sehingga pemanfaatannya dapat berlangsung secara efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Belgia Permalukan Tuan Rumah Amerika Serikat 4-1

0
BELGIA
Belgia menyingkirkan Amerika Serikat 4-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Seattle. (FOTO: X@FIFAWorldCup)

NUKILAN.ID | SEATTLE – Belgia memastikan satu tempat di babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Amerika Serikat dengan skor telak 4-1 pada pertandingan babak 16 besar yang berlangsung di Stadion Seattle, Washington, Selasa (7/7/2026) pagi WIB.

Amatan Nukilan.id, Charles De Ketelaere tampil sebagai bintang kemenangan Belgia dengan mencetak dua gol pada menit kesembilan dan ke-33. Dua gol lainnya disumbangkan Hans Vanaken pada menit ke-57 serta Romelu Lukaku pada masa injury time babak kedua. Sementara itu, satu-satunya gol Amerika Serikat dicetak Malik Tillman pada menit ke-31.

Belgia Langsung Menekan

Belgia tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Tim asuhan Rudi Garcia langsung mengambil kendali permainan dan menciptakan peluang pertama pada menit kedelapan melalui tembakan Youri Tielemans, meski bola masih melenceng dari sasaran.

Amerika Serikat yang kembali diperkuat Folarin Balogun setelah sempat mendapat kartu merah pada pertandingan sebelumnya, memilih bermain lebih berhati-hati menghadapi tekanan Belgia.

Upaya Belgia akhirnya membuahkan hasil semenit kemudian. Berawal dari aksi Nicolas Raskin di sisi sayap, umpan silangnya berhasil disambut Charles De Ketelaere untuk membawa Belgia unggul 1-0.

Keunggulan tersebut membuat Belgia semakin percaya diri dan terus mendominasi jalannya pertandingan. Sebaliknya, Amerika Serikat berusaha membangun serangan secara perlahan untuk membongkar pertahanan lawannya.

Setelah jeda minum, tim asuhan Mauricio Pochettino mulai menemukan ritme permainan. Tekanan yang dibangun membuat Belgia beberapa kali melakukan pelanggaran di sekitar kotak penalti.

Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Malik Tillman. Tendangan bebasnya pada menit ke-31 meluncur mulus ke dalam gawang tanpa mampu dijangkau Thibaut Courtois, sehingga kedudukan berubah menjadi 1-1.

Namun, skor imbang hanya bertahan dua menit. Belgia kembali memimpin setelah Leandro Trossard mengirim umpan silang yang diselesaikan De Ketelaere melalui sundulan akurat untuk mencetak gol keduanya sekaligus mengubah skor menjadi 2-1.

Menjelang turun minum, Belgia masih terus memberikan tekanan. Nicolas Raskin nyaris memperbesar keunggulan, tetapi tendangannya berhasil diblok Matt Freese.

Amerika Serikat juga memiliki peluang melalui sontekan Folarin Balogun pada menit ke-45, namun bola melambung di atas mistar gawang. Hingga babak pertama usai, Belgia tetap memimpin 2-1.

Blunder AS Dimanfaatkan Belgia

Memasuki babak kedua, Amerika Serikat lebih banyak menguasai bola. Meski demikian, dominasi tersebut tidak mampu dikonversi menjadi peluang berbahaya karena rapatnya lini pertahanan Belgia.

Sebaliknya, Belgia justru berhasil menambah keunggulan pada menit ke-57. Kesalahan Matt Freese saat keluar dari kotak penalti dimanfaatkan Charles De Ketelaere untuk merebut bola sebelum mengirim umpan kepada Hans Vanaken. Gelandang Belgia itu kemudian melepaskan tendangan ke pojok kiri gawang untuk membawa timnya unggul 3-1.

Tertinggal dua gol, Amerika Serikat terus mencoba menekan melalui Christian Pulisic dan rekan-rekannya. Namun disiplin lini belakang Belgia membuat berbagai upaya tuan rumah selalu menemui jalan buntu.

Peluang emas sempat diperoleh Balogun pada menit ke-83 melalui sundulan hasil sepak pojok, tetapi Courtois kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan penting.

Saat Amerika Serikat terus berusaha mengejar ketertinggalan, Belgia justru memastikan kemenangan pada masa injury time. Kesalahan bek Chris Richards dimanfaatkan Romelu Lukaku yang baru masuk sebagai pemain pengganti untuk merebut bola dan melepaskan tembakan mendatar ke pojok kiri gawang.

Gol tersebut menutup pertandingan dengan skor 4-1 sekaligus mengantarkan Belgia melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Tunggu Hasil Labfor, Polda Aceh Dalami Penyebab Ledakan KMP Aceh Hebat 2

0
Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto. (FOTO: Bidhumas Polda Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Penyidikan kasus ledakan yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2 masih terus berlangsung. Hingga kini, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut sekaligus menentukan arah penyidikan selanjutnya.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, mengatakan penyidik telah melakukan berbagai langkah penyidikan sejak peristiwa itu ditangani. Salah satunya dengan menggandeng tim Laboratorium Forensik untuk melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

“Tim penyidik telah berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik untuk melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Hasil pemeriksaan tersebut sangat penting karena akan menjadi salah satu dasar dalam mengungkap penyebab ledakan sekaligus menentukan arah penyidikan,” ujar Joko.

Selain menunggu hasil Labfor, penyidik juga telah memeriksa 12 orang saksi. Mereka terdiri atas petugas PT ASDP Indonesia Ferry, pihak sekolah yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut, serta sejumlah saksi lain yang mengetahui langsung kejadian itu.

Menurut Joko, pemeriksaan para saksi dilakukan untuk melengkapi alat bukti sekaligus menyusun kronologi peristiwa secara utuh.

Ia menjelaskan, hingga saat ini hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik masih belum diterima oleh penyidik. Karena itu, proses penyidikan masih difokuskan pada pendalaman seluruh kemungkinan penyebab ledakan, termasuk menelusuri ada atau tidaknya unsur kelalaian maupun tindak pidana lainnya berdasarkan fakta dan alat bukti yang telah dikumpulkan.

Di sisi lain, proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan status quo telah selesai dilaksanakan. Seiring rampungnya tahapan tersebut, garis polisi (police line) juga telah dicabut dan kapal diserahkan kembali kepada PT ASDP Indonesia Ferry untuk menjalani pemeriksaan teknis serta perbaikan apabila diperlukan.

Joko mengatakan langkah tersebut diambil mengingat KMP Aceh Hebat 2 merupakan salah satu armada penyeberangan yang berperan penting dalam melayani mobilitas masyarakat pada lintasan Banda Aceh–Sabang.

“Penyidik akan terus bekerja secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti. Perkembangan penanganan perkara akan kami sampaikan kepada masyarakat setelah hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik diterima dan dianalisis sebagai bagian dari proses penyidikan,” tutup Joko.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Kirim Surat Kepada Presiden, Ini 4 Poin Usulan Mualem soal Pengelolaan Gas Blok Andaman

0
SURAT
Ilustrasi surat. (Foto: Pixel.com)

NUKILAN.ID | ANDA ACEH – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) secara resmi telah mengirimkan surat kepada Presiden RI Prabowo Subianto terkait pengelolaan minyak dan gas (migas) di Lapangan Tangkulo, Wilayah Kerja (WK) South Andaman.

Surat tersebut dikirim sebagai bentuk usulan agar pemerintah pusat meninjau kembali rencana pengembangan lapangan gas tersebut demi memberikan manfaat yang lebih besar bagi Aceh dan kepentingan nasional.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi, membenarkan bahwa surat tersebut telah dilayangkan sejak pekan lalu.

“Gubernur Mualem mengusulkan yang terbaik untuk negara ini, khususnya untuk Aceh. Sekarang kita menunggu respon Pemerintah Pusat,” kata Nurlis di Banda Aceh, Senin (6 Juli 2026).

Surat Gubernur Aceh bernomor 500.16.7.2/7039 tertanggal 25 Juni 2026 dengan perihal Peninjauan dan Revisi Persetujuan Rencana Plan of Development (PoD) I Lapangan Tangkulo Wilayah Kerja South Andaman diketahui telah diterima Kementerian Sekretariat Negara pada 30 Juni 2026.

Menurut Nurlis, surat tersebut merupakan respons Pemerintah Aceh terhadap keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang sebelumnya menyetujui PoD I Lapangan Tangkulo WK South Andaman.

Melalui surat Menteri ESDM Nomor T-85/MG.04/MEM.M/2026 tertanggal 9 Maret 2026 kepada SKK Migas, pemerintah pusat menyetujui pengolahan gas mentah menggunakan fasilitas Floating Production, Storage and Offloading (FPSO) yang ditempatkan di laut.

Menindaklanjuti keputusan tersebut, Gubernur Mualem kemudian menginstruksikan jajarannya untuk mengkaji secara menyeluruh dokumen PoD I Lapangan Tangkulo. Kajian itu dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Aceh M Nasir Syamaun pada 25 Juni 2026 dengan melibatkan unsur pemerintah, akademisi, pakar migas, serta berbagai pemangku kepentingan.

“Dari hasil rapat inilah yang menjadi inti surat gubernur,” kata Nurlis.

Empat poin utama usulan

Nurlis menjelaskan, terdapat empat poin penting yang disampaikan Gubernur Aceh kepada Presiden Prabowo.

Pertama, Pemerintah Aceh meminta agar skema bagi hasil migas yang tercantum dalam PoD I ditinjau kembali. Saat ini, porsi bagi hasil untuk pemerintah tercatat sebesar 4 persen untuk gas dan 6 persen untuk minyak.

“Dirasionalkan dengan kepentingan nasional dan Aceh,” kata Nurlis.

Kedua, Pemerintah Aceh mengusulkan agar pengolahan gas dilakukan di darat (onshore) dengan memanfaatkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun. Kawasan tersebut dinilai telah memiliki infrastruktur pendukung dari bekas fasilitas PT Arun NGL, sekaligus sejalan dengan Proyek Strategis Nasional dalam RPJMN 2025–2029 dan program Asta Cita Prabowo-Gibran.

Ketiga, Pemerintah Aceh berharap Presiden Prabowo dapat mengarahkan Menteri ESDM untuk meninjau dan merevisi persetujuan PoD I Lapangan Tangkulo WK South Andaman.

“Poin berikutnya, Gubernur Mualem juga meminta alokasi khusus minyak dan gas bumi untuk Aceh,” kata Nurli.

Potensi besar kawasan Andaman

Nurlis menjelaskan, kawasan Andaman memiliki enam blok migas utama, yakni Andaman I, Andaman II, Andaman III, Central Andaman, South Andaman, dan South West Andaman.

Lapangan Gas Tangkulo diproyeksikan mampu memproduksi sekitar 300 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD). Dari jumlah tersebut, sekitar 160 MMSCFD telah memiliki komitmen penjualan melalui Gas Sale Agreement (GSA) kepada PLN, sementara sisanya dinilai berpotensi menjadi pasokan bagi pengembangan berbagai industri hilir.

Selain gas, Lapangan South Andaman juga diperkirakan menghasilkan sekitar 7.500 barel kondensat setiap hari. Komoditas tersebut dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti nafta, kerosin, dan gasoline yang menjadi bahan baku industri petrokimia, cat, hingga bahan bakar minyak.

“Kondensat akan menjadi penggerak lahirnya kilang (refinery). Dampak ekonomi sesungguhnya akan muncul k etika berbagai industri hilir itu mulai berdiri dan beroperasi,” jelasnya. (xrq)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Korban Meninggal Akibat Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah Jadi Empat Orang

0
Ilustrasi Meninggal. (Foto: iStockphoto)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan di Kapal Aceh Hebat (AH) 2 kembali bertambah. Seorang taruna yang sebelumnya menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh dilaporkan meninggal dunia pada Senin (6/7/2026), sehingga total korban jiwa kini menjadi empat orang.

Korban terakhir yang meninggal diketahui bernama Mujibur Rahman (23). Ia sempat menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) sebelum kondisinya memburuk.

“Tadi siang pasien atas nama Mujibur Rahman (23) meninggal dunia di ruangan ICU 1,” kata Kepala Bidang Humas RSUDZA Rahmadi saat dimintai konfirmasi, Senin (6/7/2026).

Rahmadi menjelaskan, kondisi korban mengalami penurunan drastis sekitar pukul 12.20 WIB. Tim medis kemudian menghubungi pihak keluarga setelah melihat adanya perburukan kondisi pasien.

“Pasien dinyatakan meninggal dunia di hadapan keluarga dan perawat ICU 1 pukul 12.38 WIB,” jelasnya.

Sebelum dinyatakan meninggal, tim medis telah melakukan tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) sebanyak lima siklus. Namun, setelah mendapat penjelasan dari dokter, pihak keluarga meminta agar upaya tersebut dihentikan.

Insiden ledakan Kapal Aceh Hebat 2 sendiri terjadi saat kapal tengah bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, usai berlayar dari Sabang pada Jumat (12/6). Setelah seluruh penumpang dan kendaraan turun dari kapal, sebanyak 16 taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) diminta masuk untuk mengikuti kegiatan praktik.

Sebanyak 14 taruna berada di ruang mesin, sementara dua lainnya berada di atas kapal. Kegiatan praktik tersebut dipandu oleh Kepala Kamar Mesin (KKM) Kapal Aceh Hebat 2, Agus Widodo (47), yang juga bertindak sebagai instruktur.

“Ketika itu KKM kapal merupakan instruktur dari Poltekpel jadi bawa anak-anak ngajar untuk mengenal mesin yang ada di kapal. Di saat itulah terjadi insiden itu,” kata Kepala Kantor KSOP Malahayati Amfami.

Ledakan dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.13 WIB. Berdasarkan informasi awal, sumber ledakan berasal dari salah satu pompa yang berada di ruang mesin kapal.

Akibat insiden tersebut, sebanyak 14 taruna Poltekpel Malahayati bersama Kepala Kamar Mesin mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Para korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, namun hingga kini empat taruna dilaporkan meninggal dunia akibat luka yang diderita.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News