Beranda blog Halaman 1360

Banda Aceh Juara Umum Musabaqah Tunas Ramadhan XXI Pidie

0
Kota Banda Aceh kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Kali ini diukir di ajang Musabaqah Tunas Ramadan (MTR) ke XXII Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda) Provinsi Aceh tahun 1444 H/2023 yang digelar di Kabupaten Pidie sejak 3 April lalu. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Kota Banda Aceh kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Kali ini diukir di ajang Musabaqah Tunas Ramadhan (MTR) ke XXII Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda) Provinsi Aceh tahun 1444 H/2023 yang digelar di Kabupaten Pidie sejak 3 April lalu.

Pada malam penutupan, di Pidie Convention Center (PCC), kontingen Banda Aceh kembali keluar sebagai juara umum dan berhak membawa pulang piala bergilir, Kamis (6/4/2023).

Ketua kontingen Kota Banda Aceh Taufiq SE mengatakan berdasarkan hasil rekapitulasi dewan hakim, Banda Aceh berhasil mengumpulkan total poin 45.

Juara II diraih Kontingen tuan rumah Pidie dengan total poin 20.

Kata Taufiq, anak-anak Banda Aceh keluar sebagai juara umum yang kelima kalinya secara berturut di ajang tersebut.

“Alhamdulillah kita berhasil mempertahankan juara umum. Tahun ini anak-anak kita berhasil meraih juara I di sembilan cabang,” ungkap Taufiq yang juga Inspektur Pembantu Khusus di Inspektorat Kota Banda Aceh.

Ia kemudian merincikan, Kontingen Kota Banda Aceh berhasil meraih juara I, yakni di Cabang Tilawah Penegak Putra, Tilawah Penegak Putri juara, Tilawah Penggalang Putri, Tahfiz 1 Juz Penggalang Putra, Tahfiz 5 juz Penegak Putra, Syarhil Putra, Syarhil Putri, Khat Putri dan Fahmil Putra.

Piala bergilir untuk Banda Aceh diserahkan oleh Sekdakab Pidie kepada Sekdakota Amiruddin yang mewakili pj wali kota.

Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq menyampaikan rasa syukur dan apresiasi karena kontingen Banda Aceh mampu meraih prestasi, apalagi berhasil diukir dalam suasana bulan ramadan.

Tak lupa, Bakri Siddiq menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat tinggi dan motivasi, meraih prestasi untuk mengharumkan nama Banda Aceh dengan mempertahankan status sebagai juara umum di MTR tahun ini.

“Tentu ini prestasi yang sangat membanggakan bagi kita, bagi seluruh masyarakat kota. Saya dan Pemko serta mewakili masyarakat kota mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh kontingen,” kata Bakri Siddiq. []

MaTA Minta Usut Tuntas Kasus Korupsi Rumah Sakit Arun

0
Koordinator MaTA, Alfian. (Foto: dialeksi.com)

Nukilan.id – Masyarakat Tranparansi Aceh (MaTA) menganalisis terhadap kontruksi kasus korupsi berdasarkan penelusuran selama ini telah terjadi korupsi yang masif dan juga melibatkan para petinggi atau penyelenggara pemerintah kota lhokseumawe sejak tahun 2016 sampai 2022 dimana anggaran yang terkelola sebesar 942 milyar. 

MaTA berkesimpulan ini masuk kasus besar dan ini menjadi taruhan pihak kejaksaan untuk dapat menyelesaikam korupsi di Rumah Sakit Arun secara tuntas dan utuh, tanpa ada upaya untuk menyelamatkan aktor. Berdasarkan fakta dan data yang telah kami telaah atas penangangan kasus tersebut makan dapat kami simpulkan dalam beberapa catatan penting dan ini juga menjadi bagian untuk memperkuat kinerja kejaksaan dalam mengusut kasus tersebut.

Pertama, Korupsi yang terjadi sejak 2016 sampai 2022 terhadap anggaran rumah sakit yang mencapai 942 milyar terjadi dengan sistematis dan didukung oleh penyelenggaran negara dan birokrasi yang ada waktu itu. jadi mareka melakukan kejahatan tersebut memang secara terencana dan bukan alasan atas ketidak pahaman.

Kedua, Berawal adanya temuan PPATK, terus dilanjukan oleh kejaksaan menjadi landasan kuat telah terjadi money laudry dan peyimpangan. kemudian secara internal birokrasi juga sudah melakukan audit investigasi melalui Inspektorat yang hasilnya sudah di kuasi oleh pihak kejaksaan. 

Ketiga, Saat ini Kejaksaan Lhokseumawe sedang melakukan pendalaman dan pengembangan terhadap kasus yang di maksud dan kami mendukung langkah kejaksaan tersebut selama pengusutan dilakukan secara utuh, artinya tidak ada upaya menyelamatkan aktor pelaku kejahatan.

Keempat, Kejaksaan dengan Kejari yang baru menjadi harapan publik untuk dapat menyelesaikan kasus ini secara tranparan dan akuntabel. mengingat kinerja kejari sebelumnya mendapat rapor merah dari penilaian publik atas kasus yang ditanganinya, seperti korupsi prmbagunan tanggul cunda-meraksa.

Kelima, Kejaksaan tidak perlu ragu dalam penetapan tersangka terhadap kasus tersebut berdasarkan bukti yang cukup, MaTA dan Publik mendukung penuh selama kinerja dalam pengusutan kasus tidak memberi toleransi kepada pelaku kajahatan luas biasa.

Keenam, Mengingat ini kasus besar, MaTA memintak Kejati Aceh untuk mem back up atas pengusutan kasus tersebut. sehingga kepastian hukum terhadap pelaku dapat terjadi.

Ketujuh, MaTA dan publik mengawal selama pengusutan kasus berlangsung. sehingga Kejari yang baru memiliki kemauan yang kuat untuk membersihkan pemerintah kota lhokseumawe dari para pelaku kajahatan.[]

Penjelasan Satpol PP dan WH Aceh Soal Pedagang Daging Babi dan Anjing di Banda Aceh

0
Ilustrasi daging babi. (Foto: Shutterstok)

Nukilan.id – Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk Muhammad Yunus, menyoroti petugas Satpol PP/Wilayatul Hisbah menemukan adanya penjualan daging babi dan anjing di kawasan Peunayong, Banda Aceh.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP dan WH Aceh, Jalaludin mengatakan, pihaknya hanya menjalankan tugas rutin di bulan Ramadhan, salah satunya melaksanakan kegiatan pengawasan dan pembinaan terhadap pedagang makanan di siang hari, agar mematuhi waktu berjualan makanan sebagaimana ketentuan yang berlaku.

“Apabila ada pelanggaran, maka akan diberikan pembinaan secara langsung. Selama ini tidak ditemukan kendala apapun di lapangan,” kata Jalaludin saat di konfirmasi Nukilan.

Dijelaskannya, kalaupun ada ditemukan makanan non muslim, itu hanya dikonsumsi untuk pribadi non muslim, tidak dijual untuk umum apalagi untuk orang muslim.

Ia menambahkan, Satpol PP dan WH Aceh dalam menjalankan tugas selalu mengedepankan sikap humanis, juga sangat memperhatikan azas kerukunan dan toleransi umat beragama. 

“Kami berpesan mari kita saling menghormati dan menghargai satu sama lain terutama dalam bulan suci Ramadhan, hidup dengan damai dan tenteram,” tuturnya. [Rjf]

Harga Daging Ayam di Pasar Al Mahirah Banda Aceh Diprediksikan Naik Jelang Lebaran

0
Penjual daging ayam di Pasar Al-Mahirah, Lamdingin, Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id – Menjelang hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah, harga daging ayam di pasar Al-Mahirah, Lamdingin, Banda Aceh masih terbilang normal yaitu dikisaran Rp55.000 hingga Rp60.000 per ekor.

Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Al-Mahirah, Muhajir mengatakan, menjelang meugang lebaran Idul Fitri harga daging ayam kemungkinan ada peningkatan jika banyak permintaan dari masyarakat.

“Kalau menjelang lebaran stok daging ayam sedikit dan permintaan masyarakat juga banyak dipastikan harga jual mencapai Rp65.000 per ekor,” kata Muhajir saat diwawancarai Nukilan, Jum’at (7/4/2023).

Menurut Muhajir, harga ayam yang merangkak naik membuat daya beli masyarakat menurun. “Kita sebagai pedagang juga serba salah, kalau dinaikkan harga daya beli masyarakat menurun. Sedangkan distributor menaikkan harga jadi kita ikut menaikkan harga jual,” terangnya.

Selama pertengahan puasa ini, kata Muhajir, penjualan daging ayam di Banda Aceh sedikit menurun. Hal tersebut dikarenakan selama bulan Ramadhan pemilik warung nasi sedikit sediakan daging ayam. [Rjf]

Ramadhan Peduli, ICMI Aceh Bagikan 200 Paket Kepada Anak Yatim dan Dhuafa

0
Ikatan Cendikiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Aceh melaksanakan program ICMi Peduli Ramadhan 1444 Hijriah dengan membagikan 200 paket kepada anak yatim dan dhuafa, Jum'at (7/4/2023). (Foto: Antara)

Nukilan.id – Ikatan Cendikiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Aceh melaksanakan program ICMi Peduli Ramadhan 1444 hijriah dengan membagikan 200 paket kepada anak yatim dan dhuafa, Jum’at (7/4/2023).

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian ICMI Aceh dan bagian dari program kerja ICMI yang dilandasi pada 5K,” kata Sekretaris ICMI Orwil Aceh Prof Radjuddin di Banda Aceh, (7/4/2023).

Ia menjelaskan, terdapat lima hal yang menjadi ciri khas dari ICMI adalah kualitas iman dan taqwa, kualitas hidup, kualitas kerja, kualitas karya dan kualitas pikir.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari kita meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dengan ikut peduli kepada sesama terutama di bulan penuh berkah ini,” pungkasnya.

Dia menyampaikn bahwa pelaksaan ICMI peduli dilakukan setiap tahunnya selama 14 kali pada bulan ramadhan. Oleh karena itu, diharapkan dengan sasaran penerima manfaat warga sekitar kantor ICM Orwil Aceh dan dhuafa di daerah tempat pengurus tinggal.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah ikut andil bagian dalam kegiatan ICMI Peduli ini dan Alhamdulillah jumlah donatur terus bertambah dan ini juga berdampak terhadap jumlah penerima manfaat,” ujarnya.

Selain itu, Ketua Panitia ICMI Peduli Djusiah Djamaran menjelaskan, terjadi peningkatan jumlah pemberian paket dalam bentuk zakat, infaq dan sadakoh dengan 200 paket, lebih banyak dari pada tahun sebelumnya yakni 190 paket.

“Paket ini dibagikan kepada masyarakat di lingkungan Peuniti sebanyak 60 paket, masyarakat di lingkungan kantor ICMI Orwil Aceh, dan masyarakat di lingkungan anggota pengurus ICMI Orwil Aceh yg telah ditentukan,” ungkapnya.

Selanjutnya, jumlah dana yang berhasil dikumpulkan pada rammadhan tahun ini sebanyak Rp 61.000.000. Adapun setiap paket yang diberikan dengan total Rp. 250.000 terdiri dari paket sembako seharga Rp 150.00 dan uang tunai Rp 100.000.

Sementara itu, ia mengaskan bahwa, pihaknya berencana akan memberi bantuan ke beberapa lokasi lainnya seperti Rumah Tahfizh Quran Al Kahfi, Panti Asuhan Barbate, dan Panti Asuhan Muhamadiah.

Hal senada disampaikan oleh Koordinator ICMI Peduli Orwil Aceh Lailisma Sofyati yang mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi dalam kegiatan rutin yang telah berlangsung 14 kali tersebut.

“Kami berharap tahun depan jumlah donatur bisa meningkat lagi sehingga jumlah penerima juga lebih banyak ,” tuturnya. [Antara]

Hari Ini Harga Emas Antam di Banda Aceh Alami Penurunan Rp 10.000

0
Ilustrais emas logam mulia. (Foto: Logammulia.com)

Nukilan.id – Harga Emas murni per-mayam di Kota Banda Aceh hari ini terpantau berada di kisaran Rp. 3.080.000, namun, itu pun dan belum termasuk ongkos pembuatan emas menjadi perhiasan.

“Sejauh ini, harga emas masih relatif sama yaitu Rp 3.080.000 itupun belum termasuk ongkos pembuatan menjadi perhiasan,” ucap Daffa kepada Nukilan.id salah satu pedagang emas di pasar Peunayong, Banda Aceh, Juma’at (7/4/2023)

Daffa mengetakan, saat ini besaran harga Emas Logam Mulia adalah Rp 962.500 per gram, dengan harga jual kembali (buy back) sebesar Rp 953.000 per gram.

Ia menlanjutkan, mulai terjadi peningkatan daya beli masyarakat selama bulan ramadhan ini terhitung sejak beberapa hari lalu. Adapun pembelian tersebut berupa perhiasan.

“Lumayan sih, ada peningkatan juga, itu perhiasan banyak juga yang beli mungkin karna moment ramadhan,” tambahnya.

Selanjutnya, ia menjelaskan, bahwa terjadi penurunan harga emas antam dikisaran Rp 1,070,000 per gram dari sebelumnya Rp 1,080,000 per gram atau tepatnya turun Rp. 10.000.

“Ada penurunan, dari jenis emas antam untuk hari ini,” jelasnya.

Sementara itu, sebagai pembanding, Nukilan.id menelusuri melalui laman logammulia.com per-tanggal 7 April 2023 harga emas Logam Mulia di pusat berada pada kisaran Rp 1.074.000,00 per gram dan alami penurunan dari sebelumya Rp 1,078,833 per gram. [Azril]

Arus Mudik Lebaran, Polri Persiapkan Rekayasa Lalu Lintas Penyeberangan Antar Pulau

0
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi persiapan Idul Fitri 2023 di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (6/4/2023). (Foto: Antaranews.com)

Nukilan.id – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo persiapkan rekayasa lalu lintas penyeberangan antar pulau saat arus mudik lebaran 2023, Jumat (7/4/2023).

Ia mengatakan, bahwa rekayasa lalu lintas ini dilakukan agar mencegah terjadainya penumpukan kendaraan saat melakukan menyeberang saat arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2023.

“Demikian juga dengan penyeberangan tadi sudah kami sudah menambah sarana rest area dan pelabuhan yang dimungkinkan, termasuk juga pengaturan sepeda motor nanti masuk ke Ciwandan atau Merak,” kata Sigit.

Menurut dia, kepolisian dan kementerian/lembaga yang terkait telah mengevaluasi manajemen penanganan arus mudik pada tahun ini sehingga terdapat keamanan dan pengamanan secara menyeluruh terhadap aktivitas lalu lintas penyeberangan antar pulau.

“Rencana aksi untuk pelayanan dan pengamanan arus mudik tahun ini disampaikan dalam rapat koordinasi kesiapan Idul Fitri 2023 di Mabes Polri,” ujar Sigit pada rapat koordinasi yang dihadiri seluruh menteri dan kepala lembaga terkait.

Selanjutnya, dilanjutkan sigit, menjelaskan, sejauh ini persiapan skenario rekayasa lalu lintas penyeberangan di pelabuhan juga akan diterapkan. Hal itu dilakukan dengan cara menyiapkan sarana dan prasarana dan juga kebijakan pengaturan kendaraan yang dapat menyeberang pada jadwal-jadwal yang telah diatur seperti kendaraan angkutan barang.

“Kemudian mana yang roda empat khususnya yang kendaraan angkutan barang dan yang kendaraan pribadi nanti semua akan disampaikan, sehingga kemudian masyarakat bisa langsung menyesuaikan dengan pengaturan yang ada,” tuturnya. [Antara]

Pemkab Aceh Utara Lakukann Mufakat Guna Targetkan Penurunan Angka Stunting

0
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menggelar mufakat stunting dalam rangka komitmen para pengambil kebijakan Pemerintah Daerah tahun 2024. Kegiatan tersebut diigagas oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Aceh Utara, berlokasi di aula Kantor Bupati, Kamis (6/4/2023). (Foto: lintasberita.com)

Nukilan.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menggelar mufakat stunting dalam rangka komitmen para pengambil kebijakan Pemerintah Daerah tahun 2024. Kegiatan tersebut diigagas oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Aceh Utara, berlokasi di aula Kantor Bupati, Kamis (6/4/2023).

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Utara, Murtala mengatakan, saat ini pemerintah pusat telah menyusun langkah-langkah strategis untuk percepatan penurunan angka stunting secara nasional. Hal tersebut tertuang dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting dikoordinarir oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan dengan menargarget prevalensi stunting mengamalami turun menjadi 14 persen pada tahun 2024 mendatang.

Adapun isi dari Perpres 72 Tahun 2021 telah dituangkan dalam Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI). Terdapat tiga pendekatan dalam pelaksanaannya yaitu pendekatan intervensi gizi, pendekatan multi sektor dan multi pihak, dan pendekatan berbasis keluarga beresiko. Intervensi gizi spesifik secara langsung mempengaruhi pemenuhan gizi dan perkembangan janin dan anak, yang bertujuan untuk memastikan kecukupan gizi ibu hamil dan anak serta penurunan faktor risiko infeksi dan juga mencakup kualitas penyiapan kehidupan berkeluarga, perbaikan pola asuh, peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan, peningkatan akses air minum dan sanitasi, keamanan pangan dan bantuan sosial.

Ia menjelaskan, sebagai wujud implementasi Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, secara menyeluruh pemerintah telah menetapkan delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting.

“Aksi ini dimulai dengan analisis situasi untuk mengidentifikasi sebaran prevalensi stunting, dilanjutkan dengan penyusunan rencana kegiatan dan aksi ketiga adalah pelaksanaan Rembuk Stunting yang kita laksanakan pada hari ini. Rembuk stunting ini bertujuan untuk memastikan rencana kegiatan akan dilaksanakan secara terintegrasi oleh seluruh stakeholder,” kata Murtala.

Murtala menyampaikan, jika dilihat berdasarkan hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting yang ada di Aceh Utara menurun 0,5 persen dari sebelumnya 38,8 persen pada tahun 2021 menjadi 38,3 persen pada tahun 2022 lalu.

“Angka ini masih sangat tinggi dan jauh dari target yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Daerah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2023-2026, di mana diharapkan pada tahun 2024 prevalensi stunting turun menjadi 28 persen,” ungkapnya

Selanjutnya, dirinya meminta, agar Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat kabupaten, kecamatan, gampong dan seluruh stakeholder terkait untuk dapat melakukan peningkatan koordinasi dan berkolaborasi sehingga penurunan stunting cepat terlaksanakan.

“Untuk para camat selaku Ketua TPPS Kecamatan, kami minta untuk memfasilitasi, mengkoordinir gampong dan memastikan intervensi baik spesifik maupun sensitif terakomodir dalam APBG,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, untuk tingkatan Gampong agar lebih aktif melakukan pendataan kepada bayi atau balita yang resiko terkena stunting beserta keluarga. Oleh karena itu, dapat mengoptimalkan dana desa untuk langkah peenurunan ini.

“kami minta geusyik selaku Ketua TPPS Gampong, bersama-sama dengan bidan desa, petugas gizi Puskesmas, petugas KB dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) untuk melakukan penelusuran untuk menemukan bayi/balita yang beresiko stunting dan keluarga berisiko stunting dan mengoptimalkan penggunaan Dana Desa untuk percepatan penurunan stunting,” terangnya.

Sementara itu, dia berharap agar seluruh pihak terkait mengambil peran masing-masing untuk meelakukaan kinerja yang baik, lalu menjadikan daerah lainnya sebagai contoh dalam hal penurunan angka stunting dan dirinnya lahirnya inovasi baru sehingga percepatan penurunan dapat tercapai sesuai target.

“Terakhir, melalui Rembuk Stunting ini kami harapkan semua stakeholder dapat mengambil perannya masing-masing, dengan meniru praktik baik yang telah dilakukan di daerah-daerah lain, serta menciptakan inovasi baru, sehingga percepatan penurunan stunting di Kabupaten Aceh Utara dapat tercapai sesuai dengan target yang telah kita tetapkan.” terangnya. [lintasberita]

Pemkab Bener Meriah Terima Deviden dari Bank Aceh Sebesar Rp 3,6 Milyar

0
Bener Meriah Terima Deviden dari Bank Aceh Syariah Sebesar 3,6 Miliar, Kamis (6/4/2023). (Foto: Dok. Bener Meriah)

Nukilan.id – PT Bank Aceh Syariah (BAS) memberikan deviden tahun 2022 sebesar Rp 3.613.460.762 kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah. Penyerahan tersebut berlangsung di ruang kerja bupati, Kamis (6/4/2023).

Deviden tersebut diserahkan oleh Kepala Cabang Bank Aceh Kabupaten Bener Meeriah, Zaki kepada Penjabat (Pj) Bupati Haili Yoga. Adapun pembagian laba atas penyertaan modal sebagai salah satu pemilik saham.

Adapun deviden itu atas penyertaan modal Pemkab Bener Meriah, sebagai salah satu pemegang saham Bank Aceh Syaria sebesar Rp 18,1 miliar, terhitung sejak tahun 2006 lalu.

Haili mengucapkan, rasa syukur dan berterima kasih kepada Bank Aceh Syariah sembari menerima secara simbolis penyerahan deviden tersebut.

“Alhamdulillah Bener Meriah hari ini menerima deviden dari Bank Aceh yang akan kita manfaatkan untuk pembangunan di daerah kita,” kata dia.

Ia menambahkan, sejauh ini kerjasama antara kedua belah pihak telah terjalin sangat baik terkhusu pada penyalurann pembiayaan sektor produktif.

“Bank Aceh, telah lama menjadi mitra strategis Pemkab Bener Meriah, semoga ini dapat berlanjut dan menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang,” tambahnya.

Diketahui, Pemkab Bener Meriah melakukaan penyertaan modal kepada Bank Aceh sebesar Rp 18.1 miliar sejak tahun 2006 silam.[rri]

Kasi Korwas PPNS Ditreskrimsus Dampingi BPOM Sidak Obat dan Makanan di Bireuen

0

Nukilan.id – Kepala Seksi Koordinasi dan Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Kasi Korwas PPNS) Ditreskrimsus Polda Aceh Iptu Iskandar mendampingi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan sidak obat, komestik, dan Makanan di Kabupaten Bireuen, Kamis, 6 April 2023.

Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Winardy menyampaikan, kapasitas Seksi Korwas PPNS m adalah untuk mendampingi pihak BPOM melakukan sidak terhadap obat, komestik, dan makanan yang mengandung bahan berbahaya dan kadaluarsa..

Winardy menyampaikan, kegiatan tersebut adalah upaya Polri dan BPOM menjaga masyarakat dari efek negatif obat, komestik, dan makanan yang beredar tanpa pengawasan dari badan atau instansi terkait.

Selain itu, sidak tersebut juga dilakukan dalam rangka perlindungan konsumen selama Ramadan dan persiapan hari raya Idul Fitri agar masyarakat terjamin dan terlindungi dari makanan dan obat yang mengandung zat berbahaya atau kadaluarsa.

“Dalam sidak tersebut, kapasitas Seksi Korwas PPNS Ditreskrimsus adalah mendampingi pihak BPOM melakukan sidak dalam rangka melindungi masyarakat agar terjamin dan terlindungi dari makanan dan obat yang mengandung zat berbahaya atau kadaluarsa,” kata Winardy, dalam keterangannya di Polda Aceh, Kamis, 6 April 2023.

Sejauh ini, Winardy juga belum bisa memberikan keterangan lebih jauh terkait hasil dari sidak tersebut. Mengingat kegiatan sidak masih dilaksanakan hingga beberapa hari ke depan.

“Yang pasti, bila ditemukan barang atau makanan yang sudah kadaluarsa atau mengandung bahan berbahaya akan langsung disita. Untuk hasil lengkapnya kita tunggu saja dulu sampai sidak itu selesai dilaksanakan,” demikian, kata Winardy. []